. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

RA KARTINI & ISLAM. PENTING !!

Seluk beluk ttg hak/kewajiban wanita, pernikahan, waris, bentuk2 pelecehan hak2 wanita dlm Islam dll.

Anda pernah membaca surat2 atau buku RA Kartini ?

sudah
19
26%
belum, bukunya ada cuma saya malas baca
6
8%
belum, bukunya tidak tersedia secara umum
42
58%
belum, bukunya ada tapi dlm bahasa asing
0
No votes
belum karena tidak perlu
6
8%
 
Total votes : 73

Postby ali5196 » Tue Apr 25, 2006 2:21 am

feodor fathon FF wrote: http://swaramuslim.net/more.php?id=1773_0_1_0_m

6. Kartini Ingin Menjadi Muslimah Sejati


Jelas aja swaramuslim.net akan mengatakannya. Wong, mereka perlu propaganda ttg agama mereka. Tapi saking tololnya swaramuslim.net mereka lupa yg mereka tulis dibawah ini.

Kata swaramuslim.net:
Kita tahu sebagian besar teman-teman dekat Kartini adalah Yahudi dan Nasrani. Allah sudah memperingatkan kepada kita : Tidak akan pernah ridho orang-orang Yahudi dan Nasrani, sebelum kamu mengikuti tata cara mereka (Al-Quran, 2:120).


Ayat ini saja akan membuat orang pintar spt Ibu Kartini curiga akan ajaran Islam. Jelas dari kenyataan sekeliling Ibu Kartini, beliau bisa mengambil kesimpulan bahwa JUSTRU ORANG YAHUDI DAN NASRANI yang diberi ridhoi Tuhan ! Kalau memang Ibu Kartini percaya akan ayat Islam ini, mengapa sampai hari2 terakhir kematiannya ia masih saja menulis surat pada kawan2nya yang 'NASRANI' itu ?

Bagaimana Kartini bisa disebut sbg MUSLIMAH SEJATI kalau mengambil orang Nasrani sbg teman2 terdekatnya ? INI JELAS MENUNJUKKAN MURTADNYA IBU KARTINI !

BETUL NGGAK ?? (SKAK !!! BIAR MAMPUS ELU !)
:lol: :lol:
Last edited by ali5196 on Tue Apr 25, 2006 3:26 am, edited 4 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Apr 25, 2006 2:41 am

Setelah pertemuannya dengan Kartini, Kyai Sholeh Darat tergugah untuk menterjemahkan Al-Quran ke dalam bahasa Jawa. ..Mulailah Kartini mempelajari Islam dalam arti yang sesungguhnya. Tapi sayang tidak lama setelah itu Kyai Sholeh Darat meninggal dunia, sehingga Al-Quran tersebut belum selesai diterjemahkan seluruhnya ke dalam bahasa Jawa. Kalau saja Kartini sempat mempelajari keseluruhan ajaran Islam (Al-Quran) maka tidak mustahil ia akan menerapkan semaksimal mungkin semua hal yang dituntut Islam terhadap muslimahnya.


Nah, baca sendiri tuh diatas ! Qurannya belum selesai diterjemahkan dalam bahasa Jawa, kok swaramuslim.net sudah dgn mudah berasumsi bahwa Ibu Kartini mengertinya ? Kalau saja terjemahan Quran diselesaikan dalam bahasa Jawa (dan artinya tidak ditutup2i), Ibu Kartini bisa menyimak ayat2 ttg pemukulan istri, rendahnya nilai kesaksian wanita di pengadilan dsb dsb. Betapa kagetnya Ibu Kartini seandainya ia tahu akan adanya ayat2 ini DAN MUSTAHIL IA AKAN MENERAPKAN SEMAKSIMAL MUNGKIN SEMUA HAL YG DITUNTUT ISLAM TERHDP MUSLIMAHNYA !

Kata swaramuslim.net:
Bukankah pada mulanya beliau paling keras menentang poligami, tapi kemudian setelah mengenal Islam, beliau dapat menerimanya.

WHAT NONSENSE, KABEH !!!! IBU KARTINI TIDAK PUNYA PILIHAN ! ANAK REGENT JAWA MAU MENENTANG TRADISI POLIGAMI ? MAU MBALELO ?? BUKANNYA BAPAKNYA SENDIRI MENGATAKAN KEPADANYA : Kalau sbg puteri Jawa kau mbalelo, sulit kau mendapatkan pengikut. Para orang tua (aristokrat Jawa) tidak mungkin membiarkan puteri2 mereka dididik oleh guru yg suka memberontak spt kau ini. Nanti kata2 persisnya, gua harus cari lagi bukunya !

Kata swaramuslim.net:
Saat mempelajari Al-Islam lewat Al-Quran terjemahan berbahasa Jawa itu, Kartini menemukan dalam surat Al-Baqarah ayat 257 bahwa ALAH-lah yang telah membimbing orang-orang beriman dari gelap kepada cahaya (Minazh-Zhulumaati ilan Nuur). Rupanya, Kartini terkesan dengan kata-kata Minazh-Zhulumaati ilan Nuur yang berarti dari gelap kepada cahaya.


BULLSHIT-LAH ! Ini khan asumsi swaramuslim.net ! Lupa yah bahwa Qurannya tidak selesai diterjemahkan. Lagipula, Kartini tidak sedikitpun menyebut Surat Baqarah dalam segudang suratnya. Abendanon dalam pendahuluannya juga tidak sedikitpun menyebutkan pengaruh positif Islam pada Kartini. Kalau Kartini memang merasa Islam begitu hebat, akan disebutnya BERKALI-KALI dalam surat2nya. Ternyata tidak satupun hal yg positif ttg Islam disinggungnya. Ini hanya tafsiran Muslim. KETAHUANLAH ! AKUI SAJALAH ...

Justru ini yang dikatakan IBU KARTINI :
hal 138 Surat kpd Ny Abendanon-Mandiri, Nov 1901
Ide utk menerbitkan buku ttg segala pemikiran dan perasaan saya ttg kondisi wanita Muslim kami, sudah ada sejak lama. Saya ingin menuliskannya dlm buku, dlm bentuk 2 puteri regent-satu Sunda, satu Jawa. Saya sudah menulis sejumlah surat, tetapi saya akan menundanya dulu. ... Kesulitannya adalah bahwa Ayah tidak akan mengijinkan saya menerbitkan buku macam itu. "Bagus kalau kamu pandai menulis dlm bhs Belanda," kata Ayah, " tetapi itu bukan alasan utk membongkar pemikiranmu yg paling mendalam."



Kata swaramuslim.net:
Setelah Kartini mengenal Islam sikapnya terhadap Barat mulai berubah : "Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik, tiada taranya. ..." [Surat Kartini kepada Ny. Abendanon, 27 Oktober 1902]


FEODOR, anda lupa kata2nya dalam surat yang sama :
... Ya, Stella, saya juga tahu bahwa di Eropa keadaan moralitas lelaki juga tragis ... tetapi (paling tidak) ibu2 muda disana bisa berbuat lebih banyak ...


SO FEODOR, APA LAGI ALASANMU SEKARANG BAHWA IBU KARTINI SUKA SEKALI PADA ISLAM ?? Silahkan kau berputar2, TAPI HABIS GELAP TERBITLAH TERANG !!
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Apr 25, 2006 3:55 am

Bener nggak nih ? :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

BTW siapa yg pakai sanggul di hari Kartini ? Atau udah pada nge-jilbab semua, wanita indonesia ? Takut lelaki pada ngeres yah ... Nggak tuh ! :lol:

Kalau wanita Arab pakai hijab masih cakep ! Matanya GEDE, bibirnya merah, kulitnya putih ... giliran perempuan Asia nge-jilbab ... yahhhh hidungya pesek, bibirnya do-er, matanya sipit, kulitnya dekil man ! ... pakai jilbab, malah mukanya semakin pesek, do-er dan sipit kelihatannya. Siapa yg bisa ngeres nih ! Nanti elu pada nggak dapat jodoh, jangan nyalahin Kristen/Yahudi yah !

Kayak ibu Kartini dong, cantik, bersanggul dan berkebaya gaya Indonesia. Jangan gaya Arab, karena itu budaya impor padang pasir.
:twisted: :twisted:
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby feodor fathon FF » Tue Apr 25, 2006 6:43 pm

ali5196 wrote:
feodor fathon FF wrote:maka pisahkan mana adat mana ajaran Islam

Bukannya Islam menentukan ADAT setempat ? Mengapa adat Mindanao atau adat Cina Hokkian berbeda dgn adat Jawa misalnya ? Karena AGAMA mereka berbeda, CING !

waduh ... ha ha ha ha ..lah kenapa Amerika sama ente beda ?..bukannya agamanya sama ?

Islam adalah agama yang menentukan adat istiadat muslim: dari bangun pagi, makanan, sampai urusan kawin, urusan perbankan, urusan wanita... Itu juga mengapa Aceh berbeda dgn Bali. Mengapa ? Karena agama mereka berbeda, adat mereka berbeda pula !

seharusnya Agama menjadi tradisi tapi dilapangan laen ... banyak yg memilih budaya dibanding agama dan inipun berbeda2 kemampuan orang menjadikan agama sbg way of life nya

Jika Wanita Indonesia atau kaum muslimat mau berubah maka berubah lah dan usahakan oleh dirinya sendiri karena sistem Islam dan UU RI tdk pernah membatasi wanita.
Jika wanita Indonesia spt Vietnam, Filipina, Singapura, wanitanya sudah maju dari kapan2.
Ingat apa kata Quran ttg NILAI KESAKSIAN WANITA DI PENGADILAN, HAK WARIS WANITA, POLIGAMI dan PEMUKULAN WANITA YG TIDAK PATUH ... Belum lagi dalam hadis, Muhamad mengatakan wanita 'defisien dalam agama dan intelektualitas.' (Atau elu mau bersikeras bahwa hadis itu tidak berlaku lagi, tanpa bisa menyebutkan mana yg dinyatakan tidak sahih ?)
Baca artikel ttg Islam dan Wanita (kalau elu mau dan tidak 'koppig')
Debat Islam & Wanita
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=497
Surga Islam 7 Wanita
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... c.php?t=48

gue udeh bahas ini ..yaah mungkin ada yg berbeda pendapat dng gue tapi gue menyoroti bahwa itu terjadi karena perempuan pada masa itu tidak pernah mengenal atau bersentuhan dng transaksi sosial maupun interaksi hukum shg kepercayaan diri perempuan saat itu belum terlatih ...namun saya tdk melihat ini sbg AKHIR tapi proses sebab masih ada ayat2 kesetraaan pada Quran.

Kadangkala arti emansipasi hanya disempitkan dng Kesempatan Bekerja seperti lelaki ..padahal Kartini lebih dalam dari itu yaitu Konsep Islam "Sebaik2 manusia adalah yang memberi manfaat bagi manusia"....

Cing, Kartini juga tidak bermaksud utk menyempitkan kesempatan bekerja wanita. Kalau memang ia ingin menghentikan kesempatan bekerja perempuan, buat apa dia bikin sekolah utk anak2 perempuan ? Bukannya agar mereka pintar dan tidak dibodohi lelaki ? Bukannya agar mereka nantinya mampu bekerja ?

wanita yang maju adalah wanita yang menjadi SUbjek bukan objek (berperan aktif dalam memberikan manfaat bagi lingkungan sesuai profesinya masing2...ibu RT kah, Karir kah, dsb)


SETUJU ! DAN LIHATLAH KEADAAN WANITA DI NEGARA MUSLIM. KAU, FEODOR, BERUNTUNGLAH BAHWA KAU TIDAK TINGGAL DI NEGARA MUSLIM. HANYA ISLAM YG MENJADIKAN WANITA SBG 'OBYEK'.

SEBEGITU BUTAKAH ANDA ?

loh apakah saya menganggap TIMUR TENGAH itu selalu ISLAMI???
dimana statement saya itu ??....
PATOKAN SAYA CUMA QURAN DAN HADITS SERTA ANALISA KEDUANYA (HIKMAH) ...bulshit dng budaya Arab atau apapun
User avatar
feodor fathon FF
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Postby nescafe » Tue Apr 25, 2006 7:25 pm

Saya sebenarnya masih dibingungkan oleh masalah poligami.
Benarkah islam memperbolehkannya?

Atau hanya isu-isu?

Ada ibu-ibu dari NU (kalo gak salah istri Gus Dur), beliau menolak keras poligami, yang katanya islam tidak mengajarkan poligami, benarkah?

Saya bingung?
Mana yang benar?
nescafe
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 7
Joined: Sat Apr 22, 2006 11:13 am

Postby ali5196 » Wed Apr 26, 2006 1:41 am

feodor fathon FF wrote:
ali5196 wrote:
feodor fathon FF wrote:maka pisahkan mana adat mana ajaran Islam

Bukannya Islam menentukan ADAT setempat ? Mengapa adat Mindanao atau adat Cina Hokkian berbeda dgn adat Jawa misalnya ? Karena AGAMA mereka berbeda, CING !

waduh ... ha ha ha ha ..lah kenapa Amerika sama ente beda ?..bukannya agamanya sama ?


JAWAB PERTANYAAN GUA CING ! NGGAK BISA KHAN ? CUMA BISA HAHAHAHAH DOANG !

seharusnya Agama menjadi tradisi tapi dilapangan laen ... banyak yg memilih budaya dibanding agama dan inipun berbeda2 kemampuan orang menjadikan agama sbg way of life nya

NGALOR NGIDUL, NGALOR NGIDUL ... biar pembaca bisa menilai sendiri. Elu mencoba memisahkan adat Indonesia dari Islam shg Islam tidak dapat disalahkan dari kejanggalan yg diciptakannya. Tapi pada akhirnya kau sendiri kejepit dan tidak bisa membedakan mana adat Islam dan mana yg bukan. Begitu khan ?

gue udeh bahas ini ..yaah mungkin ada yg berbeda pendapat dng gue tapi gue menyoroti bahwa itu terjadi karena perempuan pada masa itu tidak pernah mengenal atau bersentuhan dng transaksi sosial maupun interaksi hukum shg kepercayaan diri perempuan saat itu belum terlatih ...namun saya tdk melihat ini sbg AKHIR tapi proses sebab masih ada ayat2 kesetraaan pada Quran.

Ah mana pembahasan elu ... sejauh ini elu cuma ngalor ngidul ngalor ngidul ... elu semakin bingung rupanya dgn jawaban elu sendiri.

loh apakah saya menganggap TIMUR TENGAH itu selalu ISLAMI???
dimana statement saya itu ??....
PATOKAN SAYA CUMA QURAN DAN HADITS SERTA ANALISA KEDUANYA (HIKMAH) ...bulshit dng budaya Arab atau apapun


Patokanmu Quran dan Hadis ? Bagus ... bagus ... nah, jelaskan sekarang mengapa ketentuan Quran dan Hadis diterapkan secara salah oleh Arab2 yg kau katakan 'bullshit' itu. Bukannya mereka adalah Muslim tulen yg kenal benar Quran dan Hadis luar dalam ? Atau mungkin kau menganggap pengertianmu ttg Quran dan hadis yg paling benar ? So, you are a self-appointed ayatollah now ? Congrats.

AYO JAWAB PERTANYAAN2 GUA YANG MASIH TERSISA DIATAS TUH !
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby feodor fathon FF » Wed Apr 26, 2006 6:24 pm

nescafe wrote:Saya sebenarnya masih dibingungkan oleh masalah poligami.
Benarkah islam memperbolehkannya?
Atau hanya isu-isu?
Ada ibu-ibu dari NU (kalo gak salah istri Gus Dur), beliau menolak keras poligami, yang katanya islam tidak mengajarkan poligami, benarkah?
Saya bingung?
Mana yang benar?

ya ya ...saya ngerti ..begini saja biar netral kita lihat bagaimana saya menanggapi ayat ttg Poligami.

begini om .... bahwa Inti dari ayat Poligami adalah bahwa beristri satu itu lebih baik bagi kita karena tdk akan berbuat dzalim pada orang lain (istri2 bila lebih dari satu)..... lebih selamat deh ...

naaah namun poligami juga merupakan suatu kemestian dalam kondisi2 tertentu maksudnya mengundang kebaikan oleh karenanya Allah tdk melarang poligami. ...emang ini bisa disalahgunakan ...tapi apakah kita harus menyalahkan Pisau Dapur kalo pisau itu dipakainya salah , misalnya buat bunuh orang ??

artinya dalam kondisi2 tertentu poligami diperlukan , contoh :
1. Islam masuk ke Arab yg memiliki budaya beristri lebih dari 4. maka angka 4 ini adlah penciutan. dan mungkin masih ada di belahan dunia ini yg berbudaya demikian.

2. dalam kondisi tertentu banyak wanita yg tdk memiliki pasangan laki2 akibat jumlah lelaki terbatas bnaik di negara maju maupun miskin seperti ethiopia. saya lupa ada di eropa uu poligami didesak untuk di syahkan karena pertimbangan yg statistik. kalo misalnya lagi kasus di Aceh yg terkena bencana banyak anak2 yatim plus ibunya yg butuh perlindungan. dsb

jadi tetep prinsip hukum Islam bagi saya adalah seperti celana karet
kalo dipake si gendut = melabar
kalo dipake si kurus = menyempit
FLEKSIBEL
User avatar
feodor fathon FF
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Postby feodor fathon FF » Wed Apr 26, 2006 6:31 pm

ali5196 wrote:
seharusnya Agama menjadi tradisi tapi dilapangan laen ... banyak yg memilih budaya dibanding agama dan inipun berbeda2 kemampuan orang menjadikan agama sbg way of life nya

NGALOR NGIDUL, NGALOR NGIDUL ... biar pembaca bisa menilai sendiri. Elu mencoba memisahkan adat Indonesia dari Islam shg Islam tidak dapat disalahkan dari kejanggalan yg diciptakannya. Tapi pada akhirnya kau sendiri kejepit dan tidak bisa membedakan mana adat Islam dan mana yg bukan. Begitu khan ?

kok nuduh seeh ?
mulai sekarang cobalah belajar ilmu sosiologi

gue udeh bahas ini ..yaah mungkin ada yg berbeda pendapat dng gue tapi gue menyoroti bahwa itu terjadi karena perempuan pada masa itu tidak pernah mengenal atau bersentuhan dng transaksi sosial maupun interaksi hukum shg kepercayaan diri perempuan saat itu belum terlatih ...namun saya tdk melihat ini sbg AKHIR tapi proses sebab masih ada ayat2 kesetraaan pada Quran.

Ah mana pembahasan elu ... sejauh ini elu cuma ngalor ngidul ngalor ngidul ... elu semakin bingung rupanya dgn jawaban elu sendiri.

elo yg keliatan bingung ...kalo bingung jangan dipaksain deh
elo udeh baca Quran belon ??.... kalo pernah baca pasti disana ada kesetaraan gender.
    QUR’AN [4:124] And whoever does good deeds whether male or female and he (or she) is a believer -- these shall enter the garden, and they shall not be dealt with a jot unjustly.

    [4:124] Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.


loh apakah saya menganggap TIMUR TENGAH itu selalu ISLAMI???
dimana statement saya itu ??....
PATOKAN SAYA CUMA QURAN DAN HADITS SERTA ANALISA KEDUANYA (HIKMAH) ...bulshit dng budaya Arab atau apapun


Patokanmu Quran dan Hadis ? Bagus ... bagus ... nah, jelaskan sekarang mengapa ketentuan Quran dan Hadis diterapkan secara salah oleh Arab2 yg kau katakan 'bullshit' itu. Bukannya mereka adalah Muslim tulen yg kenal benar Quran dan Hadis luar dalam ? Atau mungkin kau menganggap pengertianmu ttg Quran dan hadis yg paling benar ? So, you are a self-appointed ayatollah now ? Congrats.

AYO JAWAB PERTANYAAN2 GUA YANG MASIH TERSISA DIATAS TUH !

yeeee...kagak ngerti juga yah ?
Arab teh luas dan berbeda2 mau yg mana ??..... perasaan ada tuh di Islam dalam gambar internasional atau apa tuh ...coba sono buka2..
User avatar
feodor fathon FF
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Postby ali5196 » Wed Apr 26, 2006 8:01 pm

feodor fathon FF wrote:.... kalo pernah baca pasti disana ada kesetaraan gender.
    QUR’AN [4:124] And whoever does good deeds whether male or female and he (or she) is a believer -- these shall enter the garden, and they shall not be dealt with a jot unjustly.

    [4:124] Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.


Bangun bangun ! Jangan belekan melulu ! Lupa yah dgn ini :
Muhamad seorang misoginis yg membenci wanita dan menganggap mereka :
satu derajad dibawah lelaki (Q2:228)
ladang lelaki, dan oleh karena itu pergunakanlah ladangmu sesukamu (Q2:223)
BOLEH DIMADU ! DIKAWIN MUTA, DITINGGAL CERAI SETELAH TALAK 3!
bisa dipukuli suami (Q 4:34),
nilai kesaksian di pengadilan 1/2 dari lelaki (Q2:286), kesaksian pemerkosaan perlu 4 saksi (Q24:13)
hak warisan juga 1/2 dari lelaki (Q4:11-12),
pantas dirajam[/b] (Sunaan Abu Dawud 38.4426),
menganggap mereka kurang dalam intelek dan agama [/b](Shahih Muslim 1.0142),
tidak pantas menjadi pemimpin,
penghuni neraka (Shahih Bukhari 1.6.301),
tidak memiliki hak2 dlm ekonomi dan sosial, kalau keluar rumah seorang diri/tidak menutupi seluruh tubuh dicap pelacur (The History by al-Tabari. Vol.IX: The Last Years of the Prophet, pages 112-114).

Nih, kata2 mutiara isteri favoritnya kpd Muhamad:
Aisha said: I have not seen any woman suffering as much as the believing women. Bukhari 7:77:5825 Belum pernah dia melihat wanita menderita spt wanita2 Muslim.

APA YG AKAN DIKATAKAN IBU KARTINI KALAU IA TAHU AKAN AYAT2 DAN HADIS2 INI ! Wahhh ... bisa ngamuk dia !

ali5196: Patokanmu Quran dan Hadis ? Bagus ... bagus ... nah, jelaskan sekarang mengapa ketentuan Quran dan Hadis diterapkan secara salah oleh Arab2 yg kau katakan 'bullshit' itu. Bukannya mereka adalah Muslim tulen yg kenal benar Quran dan Hadis luar dalam ? Atau mungkin kau menganggap pengertianmu ttg Quran dan hadis yg paling benar ? So, you are a self-appointed ayatollah now ? Congrats.

AYO JAWAB PERTANYAAN2 GUA YANG MASIH TERSISA DIATAS TUH !

FF:: yeeee...kagak ngerti juga yah ?
Arab teh luas dan berbeda2 mau yg mana ??..... perasaan ada tuh di Islam dalam gambar internasional atau apa tuh ...coba sono buka2..


Rupanya kau memang tidak mengerti apa yg gua tulis. Itu tanda otakmu sudah tumpul. Mana dong Arab yg elu bilang bullshit itu? Kan 'Arab teh luas' bukan ?

Jawab pertanyaan gua kalau bisa. Gua akan tulis utk kedua kalinya :
Jelaskan sekarang mengapa ketentuan Quran dan Hadis diterapkan secara salah oleh Arab2 yg kau katakan 'bullshit' itu. Bukannya mereka adalah Muslim tulen yg kenal benar Quran dan Hadis luar dalam ? Atau mungkin kau menganggap pengertianmu ttg Quran dan hadis yg paling benar ?
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby nescafe » Wed Apr 26, 2006 8:51 pm

feodor fathon FF wrote:
nescafe wrote:Saya sebenarnya masih dibingungkan oleh masalah poligami.
Benarkah islam memperbolehkannya?
Atau hanya isu-isu?
Ada ibu-ibu dari NU (kalo gak salah istri Gus Dur), beliau menolak keras poligami, yang katanya islam tidak mengajarkan poligami, benarkah?
Saya bingung?
Mana yang benar?

ya ya ...saya ngerti ..begini saja biar netral kita lihat bagaimana saya menanggapi ayat ttg Poligami.

begini om .... bahwa Inti dari ayat Poligami adalah bahwa beristri satu itu lebih baik bagi kita karena tdk akan berbuat dzalim pada orang lain (istri2 bila lebih dari satu)..... lebih selamat deh ...

Terima kasih atas penjelasannya.

Memang lebih baik sepasang-sepasang (1 laki + 1 wanita) supaya tidak menimbulkan konflik internal di antara sesama istri, entah perhatian, kasih sayang, anak-anak dst.

Selain itu, saya pikir rasanya gak adil juga kalo kaum wanita selalu diposisikan sebagai korban ego laki-laki.

Saya bisa membayangkan kalo anak kandung perempuan, ato sodara kandung perempuan dimadu atau dinikahi oleh laki-laki yang udah beristri.

Rasanya ngga adil buat dia dan keluarga juga.

Saya setuju pandangan kamu. :P

naaah namun poligami juga merupakan suatu kemestian dalam kondisi2 tertentu maksudnya mengundang kebaikan oleh karenanya Allah tdk melarang poligami. ...emang ini bisa disalahgunakan ...tapi apakah kita harus menyalahkan Pisau Dapur kalo pisau itu dipakainya salah , misalnya buat bunuh orang ??

artinya dalam kondisi2 tertentu poligami diperlukan , contoh :
1. Islam masuk ke Arab yg memiliki budaya beristri lebih dari 4. maka angka 4 ini adlah penciutan. dan mungkin masih ada di belahan dunia ini yg berbudaya demikian.

2. dalam kondisi tertentu banyak wanita yg tdk memiliki pasangan laki2 akibat jumlah lelaki terbatas bnaik di negara maju maupun miskin seperti ethiopia. saya lupa ada di eropa uu poligami didesak untuk di syahkan karena pertimbangan yg statistik. kalo misalnya lagi kasus di Aceh yg terkena bencana banyak anak2 yatim plus ibunya yg butuh perlindungan. dsb

jadi tetep prinsip hukum Islam bagi saya adalah seperti celana karet
kalo dipake si gendut = melabar
kalo dipake si kurus = menyempit
FLEKSIBEL

Ooo jadi maksud kamu, islam memperbolehkan laki-laki memiliki istri lebih dari satu orang?

Fleksibel disesuaikan keadaan / kondisi dimana ia tinggal?
Mungkin kalo kultur di indo kita, apalagi di jaman sekarang dimana hak bersuara setiap individu lebih diperhatikan, kasus poligami mulai ditinggalkan. Mungkin?

Sebenarnya kalo hukum islam memperbolehkan poligami, saya ngga setuju. Ini rasanya ngga adil buat wanita.

Saya setuju apabila paham poligami ini dilarang ato dibuatkan RUU seperti RUU APP. Sehingga kondisi fleksibel ini bisa dikurangi dan dapat mengembalikan citra wanita sebagaimana layaknya laki-laki.
nescafe
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 7
Joined: Sat Apr 22, 2006 11:13 am

Postby feodor fathon FF » Thu Apr 27, 2006 10:52 am

nescafe wrote:
feodor fathon FF wrote:
nescafe wrote:Saya sebenarnya masih dibingungkan oleh masalah poligami.
Benarkah islam memperbolehkannya?
Atau hanya isu-isu?
Ada ibu-ibu dari NU (kalo gak salah istri Gus Dur), beliau menolak keras poligami, yang katanya islam tidak mengajarkan poligami, benarkah?
Saya bingung?
Mana yang benar?

ya ya ...saya ngerti ..begini saja biar netral kita lihat bagaimana saya menanggapi ayat ttg Poligami.
begini om .... bahwa Inti dari ayat Poligami adalah bahwa beristri satu itu lebih baik bagi kita karena tdk akan berbuat dzalim pada orang lain (istri2 bila lebih dari satu)..... lebih selamat deh ...

Terima kasih atas penjelasannya.
Memang lebih baik sepasang-sepasang (1 laki + 1 wanita) supaya tidak menimbulkan konflik internal di antara sesama istri, entah perhatian, kasih sayang, anak-anak dst.
Selain itu, saya pikir rasanya gak adil juga kalo kaum wanita selalu diposisikan sebagai korban ego laki-laki.
Saya bisa membayangkan kalo anak kandung perempuan, ato sodara kandung perempuan dimadu atau dinikahi oleh laki-laki yang udah beristri.
Rasanya ngga adil buat dia dan keluarga juga.
Saya setuju pandangan kamu. :P

syukurlah kalo ngerti dan sependapat sng saya ... dan memang itulah inti dari ayat berikut :
    [4:3] Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap perempuan yang yatim , maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil , maka seorang saja , atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.
    mereka


naaah namun poligami juga merupakan suatu kemestian dalam kondisi2 tertentu maksudnya mengundang kebaikan oleh karenanya Allah tdk melarang poligami. ...emang ini bisa disalahgunakan ...tapi apakah kita harus menyalahkan Pisau Dapur kalo pisau itu dipakainya salah , misalnya buat bunuh orang ??

artinya dalam kondisi2 tertentu poligami diperlukan , contoh :
1. Islam masuk ke Arab yg memiliki budaya beristri lebih dari 4. maka angka 4 ini adlah penciutan. dan mungkin masih ada di belahan dunia ini yg berbudaya demikian.

2. dalam kondisi tertentu banyak wanita yg tdk memiliki pasangan laki2 akibat jumlah lelaki terbatas bnaik di negara maju maupun miskin seperti ethiopia. saya lupa ada di eropa uu poligami didesak untuk di syahkan karena pertimbangan yg statistik. kalo misalnya lagi kasus di Aceh yg terkena bencana banyak anak2 yatim plus ibunya yg butuh perlindungan. dsb

jadi tetep prinsip hukum Islam bagi saya adalah seperti celana karet
kalo dipake si gendut = melabar
kalo dipake si kurus = menyempit
FLEKSIBEL

Ooo jadi maksud kamu, islam memperbolehkan laki-laki memiliki istri lebih dari satu orang?

Fleksibel disesuaikan keadaan / kondisi dimana ia tinggal?
Mungkin kalo kultur di indo kita, apalagi di jaman sekarang dimana hak bersuara setiap individu lebih diperhatikan, kasus poligami mulai ditinggalkan. Mungkin?

kalo kondisi normal kayak di kita Poligami cuma maen2 saja sih kebanyakan mah dan saya tdk setuju dng itu. itu bukan Kehendak Allah namnya tapi NAFSU ... naah pada Zaman kerajaan dulu baru tuh budayanya masih beristri lebih dari 4 makanya menurut kartini bahwa dikerajaannya masih mending cuma punya istri 4 dibanding daerah lain.

Sebenarnya kalo hukum islam memperbolehkan poligami, saya ngga setuju. Ini rasanya ngga adil buat wanita.

kalo kondisinya banyak janda dan anak yatim yg melarat dan tanpa perlindungan maka menurut saya alangkah mulianya kalo ada lelaki yg berkecukupan menikahi janda2 tersebut demi menolong kehidupannya dan memelihara anak yatimnya ..misal akibat perang...bencana alam dsb ... bukan motif nafsu tentunya karena itulah tujuan pernikahan dalam Islam yaitu Ibadah juga.

Saya setuju apabila paham poligami ini dilarang ato dibuatkan RUU seperti RUU APP. Sehingga kondisi fleksibel ini bisa dikurangi dan dapat mengembalikan citra wanita sebagaimana layaknya laki-laki.

menurut saya sih dilarang saklek mah jangan tap8i diberi batasan/syarat bisa berpoligami ...jadi misalnya syaratnya bukan karena semata2 pengen punya istri banyak tapi menolong atau tujuan mulia lainnya dng bukti yg kuat tentunya
User avatar
feodor fathon FF
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Postby feodor fathon FF » Thu Apr 27, 2006 11:06 am

ali5196 wrote:
feodor fathon FF wrote:.... kalo pernah baca pasti disana ada kesetaraan gender.
    QUR’AN [4:124] And whoever does good deeds whether male or female and he (or she) is a believer -- these shall enter the garden, and they shall not be dealt with a jot unjustly.

    [4:124] Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.


Bangun bangun ! Jangan belekan melulu ! Lupa yah dgn ini :
Muhamad seorang misoginis yg membenci wanita dan menganggap mereka :

masa sih Muhammad membenci Wanita ..membenci kok dikawini ...waduh !

satu derajad dibawah lelaki (Q2:228)

ini dalam posisi Hukum Rumah Tangga. di dunia Barat pun peran lelaki dalam Rumah Tangga adalah PEMIMPIN.
Pemimpin itu bertanggungjawab penuh thd rakyatnya (istri dan anak)
maka dlm posisi itu Lelaki tentunya lebih derajatnya dunk !!

ladang lelaki, dan oleh karena itu pergunakanlah ladangmu sesukamu (Q2:223)

itu mah ayat ttg STYLE ON THE BAD ...KAMASUTRA

BOLEH DIMADU ! DIKAWIN MUTA, DITINGGAL CERAI SETELAH TALAK 3!

aduuuuh kacau dah ..nanti aja ini mah di forum lain jangan di sini

bisa dipukuli suami (Q 4:34),

huss.... sembarangan emang samsak dipukulin ...
sbg pemimpin kalo istri ente berbuat pelanggaran hukum siapa yg tanggungjawab ?..suami atau anak ?
Suami berhak menegakkan aturan demi terpeliharanya keutuhan keluarga apalagi kalo istri melacurkan diri..dan dipukul juga bukan dipukulin atuh ..dan itu juga tahap ultimatum ke 3....enggak langsung mukul ...gak disentuh dikasur dulu, pisah ranjang dulu baru kalo belum keliatan insyaf boleh dipukul

nilai kesaksian di pengadilan 1/2 dari lelaki (Q2:286), kesaksian

iyaa ini kan kala itu wanita dipenjara alias ENGGAK GAUL jadi perlu teman kalo jadi saksi hukum atau perkara transaksi ekonomi karena Muhammad memberi kesempatan sama wanita untuk bersosialisasi krn sebelumnya gag gaul. jadi pelan2 lah ..

pemerkosaan perlu 4 saksi (Q24:13)

bagus buat wanita ...yg harus ngedatangin saksi 4 orang itu yang nuduh neng !!! ha ha ha kalo gak bisa yg nuduh gak akan diterima selamanya persaksiannya

hak warisan juga 1/2 dari lelaki (Q4:11-12),

kan hukum Keluarga lelaki itu pemimpin dan wali hukum ini hukum dimana2 loh bahkan di Barat ...lebih parah dibarat kalo cerai istri gak dapat harta bersama (50 : 50) di islam mah harta dibagi dua.


pantas dirajam[/b] (Sunaan Abu Dawud 38.4426),

yeee laki2 juga dirajam atuh

menganggap mereka kurang dalam intelek dan agama [/b](Shahih Muslim 1.0142),

huss...Allah tdk akan merubah suatu kaum hingga ianya merubah dirinya sendiri

tidak pantas menjadi pemimpin,

kata siapa ...boleh kok dalam lapangan sosial mah ..kecuali dlm keluarga Allah hanya ingin laki2 jadi pemimpin dlm keluarga

penghuni neraka (Shahih Bukhari 1.6.301),

tidak memiliki hak2 dlm ekonomi dan sosial, kalau keluar rumah seorang diri/tidak menutupi seluruh tubuh dicap pelacur (The History by al-Tabari. Vol.IX: The Last Years of the Prophet, pages 112-114).[/quote]
aah tambah ngaco lagi ... kan illatnya kalo kondisi tdk aman
kalo aman mah boleh

Nih, kata2 mutiara isteri favoritnya kpd Muhamad:
Aisha said: I have not seen any woman suffering as much as the believing women. Bukhari 7:77:5825 Belum pernah dia melihat wanita menderita spt wanita2 Muslim.

maksudnya miskin bukan menderita bathin .... yeee mereka semua senang kok jadi istri nabi
User avatar
feodor fathon FF
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Postby curious » Thu Apr 27, 2006 11:39 am

feodor fathon FF wrote:maksudnya miskin bukan menderita bathin .... yeee mereka semua senang kok jadi istri nabi


sok tahu ah ente. penafsiran sendiri lagi ya????
sudah baca belum hadithnya:

Sahih bukhari
Volume:7 Book :72 Number :715

Narrated Ikrima:

Rifa'a divorced his wife whereupon 'AbdurRahman bin Az-Zubair Al-Qurazi married her. 'Aisha said that the lady (came), wearing a green veil (and complained to her (Aisha) of her husband and showed her a green spot on her skin caused by beating). It was the habit of ladies to support each other, so when Allah's Apostle came, 'Aisha said, "I have not seen any woman suffering as much as the believing women. Look! Her skin is greener than her clothes!"

Baca tuh. menderita karena dipukulin suaminya!!!
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby telor » Thu Apr 27, 2006 1:16 pm

Sudah jelas ajaran momet ngga ngehargai wanita kok malah ngga ngaku.
Klo islam bener2 dihargai kenapa hak2 mereka masih di kebiri?
Islam sering beralasan aturan2 yang di buat untuk wanita itu untuk melindungi dan menghormati serta mengangkat harkat dan martabat wanita.

Apa bukti perlindungan, penghormatan dan pengangkatan harkat yang di gembar-gemborkan itu?

Tolong untuk muslimer berikan jawab pertanyaan saya
User avatar
telor
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1078
Joined: Sat Oct 22, 2005 1:51 pm

Postby ali5196 » Thu Apr 27, 2006 2:01 pm

yahhh ... saya tidak lagi perlu menanggapi komat kamitnya Feodor yg makin hari makin PANIK, BERINGAS dan tidak ketahuan juntrungan logikanya.

Kpd Kartini2 Indonesia yg hadir pada situs ini saya undang utk baca debat seru ini :

ISLAM & WANITA
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=497

Debat ini mencakup semua hal yg sudah kita bicarakan, baik dari pihak Muslim maupun non-muslim. So, enjoy reading !


Kasihan si Feodor : :cry: :cry:
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby feodor fathon FF » Thu Apr 27, 2006 2:30 pm

curious wrote:
feodor fathon FF wrote:maksudnya miskin bukan menderita bathin .... yeee mereka semua senang kok jadi istri nabi


sok tahu ah ente. penafsiran sendiri lagi ya????
sudah baca belum hadithnya:

Sahih bukhari
Volume:7 Book :72 Number :715

Narrated Ikrima:

Rifa'a divorced his wife whereupon 'AbdurRahman bin Az-Zubair Al-Qurazi married her. 'Aisha said that the lady (came), wearing a green veil (and complained to her (Aisha) of her husband and showed her a green spot on her skin caused by beating). It was the habit of ladies to support each other, so when Allah's Apostle came, 'Aisha said, "I have not seen any woman suffering as much as the believing women. Look! Her skin is greener than her clothes!"

Baca tuh. menderita karena dipukulin suaminya!!!

yeeee ...ha ha ha itu mah bukan cerita menderita dipukulin atuh ..tapi karena kemiskinan .... rasul mah gak pernah manjain istrinya dng harta melimpah karena ia hidup bersahaja.
mana kalimat menderita karena dipukuli ?..ha ha ha ... cah ..cah
pernah suatu ketika nabi menawarkan apakah masih mau hidup bersama beliau dng keadaan miskin kpd istri2 dan kalo tdk bersedia maka dng baik2 akan rasul ceraikan ..... eeeh kagak ada yg mau cerai sama nabi tuh .... mana mau meninggalkan Nabi yang halus tutur kata, sopan, penyayang, gak pernah marahin mereka, gak pernah mukul, gak pernah perang mulut , apalagi kata2 kasar, apalagi lempar piring gelas ... gak ada tuh ..!!


eeh bukannya ente udeh bikin topic khusus ttg ini ??... ya udeh sana baca jawaban saya di sana ...!!
User avatar
feodor fathon FF
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Postby curious » Thu Apr 27, 2006 2:38 pm

oh lu nggak bisa bhs inggris toh?
nih tak bantu terjemahin - itu bukan cerita tentang bininya si napi yang dipukulin atau dimanja, ya nak!
itu cerita tentang bininya 'AbdurRahman bin Az-Zubair Al-Qurazi. kasian... belum tamat smp ya, atau smp lu nggak ngajar bhs inggris?
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby feodor fathon FF » Thu Apr 27, 2006 2:41 pm

ali5196 wrote:yahhh ... saya tidak lagi perlu menanggapi komat kamitnya Feodor yg makin hari makin PANIK, BERINGAS dan tidak ketahuan juntrungan logikanya.
Kpd Kartini2 Indonesia yg hadir pada situs ini saya undang utk baca debat seru ini :
ISLAM & WANITA
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=497
Debat ini mencakup semua hal yg sudah kita bicarakan, baik dari pihak Muslim maupun non-muslim. So, enjoy reading !

Kasihan si Feodor : :cry: :cry:

aduh ..sudah kehabisan bahan yah mas ?
inilah suara-suara yang argumentnya terbantahkan...tadinya sih niatnya mau menominasikan KARTINI sbg ANti Islam ...eeeh gak taunya kebantah
dan ternyata Kartini benci dunia barat (kristen) dan kristenisasi.

dan akhir perjalanan pemikiran Kartini ternyata malah makin cinta sama Islam .... kasihan upaya kamu gagal deh .. :wink: :lol:
User avatar
feodor fathon FF
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Postby feodor fathon FF » Thu Apr 27, 2006 2:46 pm

curious wrote:oh lu nggak bisa bhs inggris toh?
nih tak bantu terjemahin - itu bukan cerita tentang bininya si napi yang dipukulin atau dimanja, ya nak!
itu cerita tentang bininya 'AbdurRahman bin Az-Zubair Al-Qurazi. kasian... belum tamat smp ya, atau smp lu nggak ngajar bhs inggris?

ya elaa ...justru elo yg aneh ...yg lo hujat Muhammad ...kok hadits ttg orang lain yg lo sodorin ...

bukannya lo ngomongin Muhammad ...siapa peduli hadits itu .. mana ada kalimat Muhammad memukuli istrinya ??

kalo perkara sahabatnya ... itu urusan laen namanya juga orang baru faham agama
User avatar
feodor fathon FF
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Postby curious » Thu Apr 27, 2006 2:49 pm

waduh wadhuh..kok marah marah... .itu hadith ada kok tentang si child bride aisah. dia yang mengeluh ke suami nya si bandot bahwa muslimah memang nasibnya malang. nggak ada wania yang semalang kaum muslimah yang kena pukul sama suami mulu. gitu lho.... ayo bikin pr bhs inggris mu lagi. yang rajin ya... kalau lu perlu gua terjemahan kata per kata besok besok ya. lagi pake laptop susah ngetiknya
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

PreviousNext

Return to Hak WANITA dlm Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users