Patah Salero wrote:@duren dan JGA
Gw gak mau terjebak OOT di trit yang membahas ketuhanan ISA dalam Quran. Jadi ini tanggapan terakhirku soal anak perempuan Tuhan.
Coba difikir kenapa anak perempuan dibunuh, dan kenapa anak laki-laki dibunuh.
Anak perempuan dibunuh Quraish karena dianggap menyusahkan.
Apakah motif yang sama berlaku untuk pembunuhan anak laki-laki ??
Apakah belum jelas keterangan yang diriwayatkan Ibnu Hisyam yang saya tunjukkan dan juga keterangan hadits yang ditunjukkan bro duren?
semuanya kan bermuara dari tradisi Penyembahan Berhala...Dengarlah apa kata Abdul Muththalib, maka anda akan tahu mengapa? Jelas karena dia sedang mengharap berkah...berkah dari mempunyai anak yang banyak...berkah buat kehidupannya...dan yang jelas bila pengorbanan Abdullah--ayah Muhammad--sukses, maka akan dilakukan di altar Hubal yang ada di depan Kabah...
bagi penyembah berhala tidak ada bedanya antara anak laki-laki dan anak perempuan sebab tuntutan sebenarnya bukan jenis kelamin, tetapi nyawa yang harus dikorbankan kepada roh-roh jahat yang ada dibalik sosok-sosok sembahan mereka. Bukan karena motif "menyusahkan" seperti kata anda. Itu hanya alasan yang dikarang-karang Islam. Tidak sesuai fakta lapangan...
Mungkin anda tidak atau belum tahu bagaimana suku-suku Nusantara yang masih menganut politeisme saat mereka berperang? Para tawanan perang, disamping digunakan sebagai budak, kebanyakan dijadikan stock korban dalam upacara penyembahan berhala mereka. Ada dua suku di Nusantara yang dahulu dicap sebagai tukang makan orang...

(silakan tebak sendiri...) di zaman ketika belum mengenal dunia luar, suka mempersembahkan kepala musuh yang mereka taklukkan di altar dewa mereka...(sebagai clue..tak kasih pulaunya deh...Sumatera dan Kalimantan).
Di kitab sebelah pun juga ada dijelaskan mengapa bangsa-bangsa Kanaan, termasuk Filistin diperintahkan untuk dimusnahkan Tuhan israel. Sebab mereka melakukan hal jijik ini di hadapan para dewa mereka.