. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Q 2:54 BUNUH DIRI HALAL DALAM ISLAM!!

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Re: Q 2:54 BUNUH DIRI HALAL DALAM ISLAM!!

Postby ICU » Fri Mar 18, 2011 1:34 pm

eddie1984id wrote:Allah tidak menyukai (melarang) bunuh diri (yang ditafsirkan sama dengan membunuh sesama muslim), karena itu barang siapa baik yang membunuh diri maupun membunuh sesama muslim, akan masuk neraka, i

Kamu ngotot mengatakan demikian karena belum baca berbagai Sira dan Hadis yang memberikan banyak contoh Muslim bunuh diri demi keuntungan Allah SWT/Muhammad, sedangkan saya sudah membacanya. Para pembom bunuh diri sedunia pun sudah membacanya, dan mereka mengambil kesimpulan yang sama. Usaha bunuh diri demi Islam sudah berlangsung sejak jaman Nabi, tapi tentunya tidak pake bom sebab bom (ciptaan kafir) belum dikenal Muslim saat itu. Allah SWT/Muhammad mengijinkan Muslim membunuh diri sendiri untuk kepentingan Islam dan Mujahidin. Hal ini susah untuk diperdebatkan tanpa bukti. Untungnya, buktinya banyak di Qur’an + tafsirnya, hadis, dan Sira. Hadis berikut adalah salah satu contohnya, bersangkutan dengan kekalahan tentara Muslim di Uhud:

Hadis Bukhari Sahih (36, nomer 7226)
Demi Allah yang tangannya memegang jiwaku! Aku sangat berharap untuk dibunuh di Jalan Allah, lalu dihidupkan kembali, lalu dibunuh lagi, lalu dihidupkan lagi, lalu dibunuh lagi!”
Hadis ini dinyatakan sahih oleh Ibn ‘Abdil-Barr di at-Tamhid (18.340) dan al-Albani di Sahih al-Jami’ (1491, 7075), Sahih an-Nasa’I (2902), dan dinyatakan Hasan oleh al-Wadi’I di al-Jami’ as-Sahih (2/319, 3/171, 6/269) dan juga di as-Sahih al-Musnad (1053).

Jadi jelas bahwa Allah SWT/Muhammad mendukung penuh Muslim yang berharap mati, dan dia malah mendorong Muslim2 lainnya untuk cari mati pula, tapi MATI DEMI KEUNTUNGAN ALLAH SWT/MUHAMMAD.

Contoh lain halalnya Muslim cari mati demi dapet surga:
Hadis Muslim Sahih (1889), Majah Sahih (3212), at-Targhib Sahih (1226, 2736), dan al-Jami Sahih (5915)
“Among the best people, is a man who clasps the reins of his horse in the Path of Allah, flying on its back; whenever he hears a call (for battle) or advancement towards the enemy – he flies to it, seeking death and being slain with eagerness …”
Terjemahan:
“Diantara Muslim terbaik adalah orang yang menggenggam kekang kudanya di Jalan Allah, memacu kudanya; di manapun dia mendengar panggilan perang atau melaju menyongsong musuh – dia melaju menghadapinya, mencari kematian dan berhasrat dibunuh …”

Hadis di atas menjelaskan bahwa Muslim boleh berniat mati menyerbu musuh, dan malah mengharapkan kematian, asalkan niatnya untuk menguntungkan Allah SWT/Muhammad. Contohnya, Muslim boleh jadi tameng untuk mati demi melindungi Muhammad. Hal ini terjadi di perang Uhud pada diri Abu Talhah, dan tercatat di berbagai Sira. Abu Talhah berdiri di depan Muhammad untuk menyambut terjangan anak2 panah di dada dan lehernya demi melindungi Nabi.
(Hadis al-Mawarid Sahih (1896), al-Bukhari (3811, 4064), Muslim (1811)
Abu Talhah berkata, “Seperti ini wahai Nabi Allah! Semoga Allah mengorbankan diriku bagimu! Leherku, dan bukan lehermu.”

Contoh lain juga ada di hadis Al-Musnad (4/295, #2,822) tentang tukang rambut putri Faraoh yang membunuh dirinya dan anak2nya dengan jalan terjun ke dalam tungku api demi menunjukkan imannya pada Allah SWT.
Di Hadis ini Allah SWT membuat bayi ibu (tukang rambut) bicara untuk memberi perintah pada ibunya untuk terjun ke dalam tungku api. Kisah bayi ini juga serupa dengan Hadis tentang Perang Parit (Khandaq). Muhammad memuji perbuatan2 bunuh diri para Muslim tersebut, karena mereka mati demi keuntungan Allah SWT/Muhammad.

Contoh tindakan bunuh diri lain juga ditulis di Hadis As-Sunan Al-Kubra oleh Al-Bayhaqi (9/100):
Al Bayhaqi bercerita, “Ash-Shafi’i berkata, “Salah seorang Ansar terlambat datang ketika terjadi pembantaian para sahabat dekat sumur Ma’unah. Di saat dia tiba, burung2 nasar sudah memakani bangkai teman2 Muslimnya. Dia berkata pada ‘Amr ibn Umayyah: “Aku akan maju menyerbu para musuh, agar mereka membunuhku. Aku tak mau ditinggal hidup sedangkan sahabat2 kita terbunuh.” Dia lalu melakukan apa yang dikatakannya, dan dia pun mati. Ketika ‘Amr ibn Umayyah (satu2nya yang masih hidup) menyampaikan pada Nabi Allah kejadian tersebut, Nabi Allah memuji perbuatan orang Ansar tersebut dan lalu bertanya pada ‘Amr ibn Umayyah: “Dan mengapa kamu tidak ikut menyerbu musuh bersamanya?”

Perhatikan bahwa Muhammad memuji sikap orang Ansar itu yang memang berniat mati bunuh diri dengan menerjang musuh, dan berusaha membunuh musuh sebanyaknya. Niatnya memang untuk mati, mengikuti jejak teman2 Muslimnya yang sudah mati pula.

Ayat diatas sekali lagi menggambarkan sifat orang murtad yang enolak diperintah ,

Tidak betul. Baca kalimat pertama Nabi di halaman 292:
Nabi berkata, "Aku tak menduga bahwa Umar berani membunuh seorang mukmin."
Muslim yang dipenggal si Umar adalah Muslim mukmin, tapi Muhammad takut untuk menghukum Umar, sebab pengaruh Umar sangat besar di kalangan Muslim dan Muhammad butuh dukungannya. Karena itulah Muhammad mengucapkan Q 4:65, seakan-akan Muslim mukmin itulah yang salah.

>> saya tidak tahu bukan percaya, karena itu saya minta referensi, dan terimakasih, membuat saya semakin sadar akan KEBODOHAN KAUM YAHUDI yang minta dipotongkan pajak 50%

Terima kasih kembali. Kalau begitu Mamad SAW juga **** dunk, sebab dia kan menyogok ketua suku Ghatafan si Uyanah 50% hasil panen kurma Medina agar berhenti menyerang Muslim di Perang Khandaq.

ICU wrote:buset dari mana anda tahu berdasar UU sekuler, terus sila satu pancasila apaan dong, ??

Sejak kapan sila 1 = aqidah islam? Pemerintahan sekuler di sini artinya Pemerintahan yang tidak mengikutsertakan aturan agama apapun sebagai UU negara. Dengan begitu, UU RI melindungi para murtadun dan kafirun dari hukuman bejad Islam yang doyan menindas mereka. Tak ada Muslim Indonesia yang berani bunuh murtadun di Indonesia, sedangkan hukum Islam mengharuskannya. Di sini sudah jelas bahwa nyawa murtadun lebih tinggi nilainya daripada syariah Islam. Payah nih si mbah, gitu aja pake harus diterangin lagi.

ICU wrote:Bunuh diri atau jual nyawa dalam Islam boleh, jika itu adalah tindakan yang mengutamakan agama/din Allah SWT, melindungi umat Muslim lainnya, mencari keridaan Allah SWT, menghindari neraka. Baca tuh Al Baqarah:207 dan At-Taubah: 111 dan TAFSIRnya!! Buanyak contoh kasus di Qur'an, Hadis, Sira yang menyebut Muslim bunuh diri untuk bisa mati syahid! Yang tidak boleh adalah bunuh diri karena putus asa, patah hati, putus cinta, putus harta, dan tak ada hubungannya dengan ijtihad.

pertama apakah anda sudah mengakui dari ayat yang kita bahas disini bahwa itu adalah ayat pembatalan / larangan untuk bunuh diri ?

Tidak lahyaw. Gw masih punya buanyak contoh2 Hadis sahih yang menunjang keterangan tafsir Qur'an Ibnu Kasir dan Tabari bahwa bunuh diri untuk mati syahid menghindari neraka, meraih surga, adalah halal dalam Islam. Kamu banyak baca2 deh tentang Islam, agar tak memalukan kayak gini. Masak kalah pengetahuan sama gw yang kafir?
ICU
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 865
Joined: Thu Jan 22, 2009 8:33 am

Re: Q 2:54 BUNUH DIRI HALAL DALAM ISLAM!!

Postby eddie1984id » Fri Mar 18, 2011 7:50 pm

@mas ICU

oh ya pertanyaan saya belum dijawab, udah tahu kan kalau ada ayat larangan bunuh diri dalam AQ yang menggagalkan ayat seruan bunuh diri untuk muslim Nabi Musa?

jawab Itu dulu pertama, baru saya balas pernyataan anda selanjutnya,


Salam,
User avatar
eddie1984id
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 350
Joined: Wed Feb 09, 2011 9:32 am

Re: Q 2:54 BUNUH DIRI HALAL DALAM ISLAM!!

Postby ICU » Sat Mar 19, 2011 1:00 am

eddie1984id wrote:@mas ICU
oh ya pertanyaan saya belum dijawab, udah tahu kan kalau ada ayat larangan bunuh diri dalam AQ yang menggagalkan ayat seruan bunuh diri untuk muslim Nabi Musa? jawab Itu dulu pertama, [baru saya balas pernyataan anda selanjutnya,]

Mbah eddie, harus berapa kali saya jelaskan bahwa ada pengharaman dan penghalalan bunuh diri, tergantung APA NIATNYA. Jadi untuk pertanyaanmu di atas, jawaban saya adalah TIDAK ADA LARANGAN BUNUH DIRI DALAM AQ selama niatnya adalah untuk keuntungan agama Allah SWT/Muhammad. Ibnu Kasir, Thabari, dan berbagai ahli Islam mana pun tidak pernah mengatakan Q 4:29 membatalkan Q 2:54. Ini keterangan dari Ibn Abbas tentang Q 4 ayat 29:

http://altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo ... nguageId=2
------------------------------------
* تفسير Tanwîr al-Miqbâs min Tafsîr Ibn ‘Abbâs

{ يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَأْكُلُوۤاْ أَمْوَٰلَكُمْ بَيْنَكُمْ بِٱلْبَٰطِلِ إِلاَّ أَن تَكُونَ تِجَٰرَةً عَن تَرَاضٍ مِّنْكُمْ وَلاَ تَقْتُلُوۤاْ أَنْفُسَكُمْ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيماً }

(O ye who believe! Squander not your wealth among yourselves in vanity) through transgression, usurpation, false testimony, lying in oath or through other unlawful means, (except it be a trade by mutual consent) except if there is mutual agreement between you in the course of buying and selling or in abating the price in selling (Muhabat), (and kill not one another) without justified right. (Lo! Allah is ever Merciful unto you) when He forbade you to kill one another without such a justification.

terjemahan:
(Wahai Muslim! Jangan berantem tentang harta dengan sesama secara sia2) melalui pelanggaran, perebutan, saksi dusta, bohong dalam bersumpah atau berbagai tindakan jahat, (kecuali jika ada perjanjian bersama) kecuali jika ada perjanjian bersama antara kalian untuk perkara beli dan jual atau menentukan harga jua (Muhabat), (dan jangan bunuh satu sama lain) tanpa alasan yang benar. (Lihat! Allah maha pengasih bagimu) saat Dia melarang kamu membunuh satu sama lain tanpa alasan yang benar.
------------------------------------

Tak ada satu pun penjelasan Ibn Abbas di atas bahwa Q 4:29 membatalkan Q 2:54. Tak ada itu, mbah eddie. Jangan sok memaksakan kehendak sendiri jika tidak punya landasan literatur yang tepat.

q-2-54-bunuh-diri-halal-dalam-islam-t43097/page60.html#p730926
itu adalah ijtihad dari ulama, untuk membolehkan bunuh diri jika ...dst, sesuai yang anda jelaskan, tetapi sudahkah anda fahami secara luas jika untuk umat muslim larangan dasarnya untuk bunuh diri adalah haram?

Ulama mana pun tak akan ada yang berani main2 dengan hukum Islam yang bersangkutan dengan NYAWA MUSLIM. Jika tak ada contoh ayat Qur'an, Hadis, dan Sira yang menegaskan perintah/anjuran bunuh diri demi din Allah SWT, maka tidak akan ada satu pun ulama yang berani menyampaikan pesan seperti itu. Untungnya, contohnya banyak banget. Mari simak Qur'an, Sura Al-Baqarah:207 dan At-Taubah:111.

Qur'an, Sura Al-Baqarah:207
Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.

Qur'a, Sura At-Taubah:111
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.

Ini tafsir Ibnu Kasir tentang kedua ayat di atas:
Image
Gw kutip lagi agar yang tidak bisa baca gambar di atas lebih mengerti.

Menurut kebanyakan mufassirin, ayat Q 2:207 diturunkan berkenaan dengan semua mujahid yang berjuang di jalan Allah. Seperti pengertian yang terkandung dalam firmanNya: Q 9:111.

Ketika Hisyam ibnu Amir maju menerjang kedua sayap barisan musuh, sebagian orang memprotes perbuatannya itu (dengan mengatakan ia menjatuhkan dirinya ke dalam kebinasaan (alias BUNUH DIRI). Maka Umar ibnul Khattab dan Abu Hurairah serta selain keduanya membantah protes tersebut, lalu mereka membacakan ayat ini: Q 2:207.


Lihatlah bahwa Muhammad dan Umar ibn al-Khattab tidak mengecam dan malah memuji Muslim yang menerjang musuh dengan niat mengorbankan nyawa, mencari kebinasaan demi din Allah SWT/Muhammad. Hal ini pun sesuai dengan berbagai hadis sahih yang sudah saya tulis di posting sebelumnya.
ICU
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 865
Joined: Thu Jan 22, 2009 8:33 am

Re: Q 2:54 BUNUH DIRI HALAL DALAM ISLAM!!

Postby eddie1984id » Sun Mar 20, 2011 10:31 am

@mas ICU

Kalau hadis ini bagaimana pendapat anda dari imam bukhari ;

diriwayatkan dari Tsabit bin Al Dhahhak ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, "siapa pun yang secara sengaja bersumpah palsu bahwa agamanya bukanlah Islam, maka ia adalah sebagaimana yang ia katakan. dan siapapun yang membunuh dirinya sendiri dengan sepotong besi, di neraka ia akan diazab dengan benda yang sama".


diriwayatkan dari Jundab ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, "seorang lelaki terluka dan bunuh diri, maka Allah berkata, "Hamba-Ku mendahului-Ku dengan membunuh dirinya sendiri maka Aku haramkan surga untuknya"".


diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, "ia yang bunuh diri dengan mencekik dirinya sendiri, di neraka ia akan terus menerus mencekik dirinya sendiri dan ia yang bunuh diri dengan menikam dirinya sendiri, di neraka ia akan terus menerus menikam dirinya sendiri".

Sahl bin Saad As-Saidi r.a. berkata: Rasulullah saw. berhadapan dengan kaum musyrikin dalam perang, kemudian ketika Nabi saw. telah berkumpul dengan pasukannya, demikian pula kaum musyrikin kini telah kembali kepada pasukannya, sedang ada seorang dari sahabat Nabi saw. yang sangat hebat perjuangannya pada hari itu sehingga serbuannya benar-benar mengagumkan sahabat-sahabat lainnya, mengejar musuh ke sana kemari, memenggal dengan pedangnya, sehingga sahabat berkata: Hari ini tiada seorang yang sehebat Fulan, tiba-tiba Rasulullah saw. bersabda: Ingatlah dia seorang ahli neraka. Maka seorang sahabat berkata: Aku akan menyelidiki keadaannya. Lalu sahabat ini selalu mengikutinya jika lari maupun berhenti. Tiba-tiba orang itu terkena luka yang sangat parah, lalu ia tidak tahan menderita dan meletakkan pedangnya di tanah sedang tajamnya di letakkan di dada antara kedua teteknya, lalu ditekannya sehingga mati bunuh diri. Maka segera sahabat itu lari kepada Rasulullah saw. dan berkata: Aku bersaksi bahwa engkau adalah Rasulullah. Ditanya oleh Nabi saw.: Mengapakah? Jawabnya: Orang yang tuan sebut ahli neraka itu, karena orang-orang ragu dan bingung menerimanya, maka aku selidiki keadaannya, kemudian setelah ia luka parah, ia ingin segera mati dan meletakkan pedangnya di tanah dan tajamnya di antara kedua teteknya, kemudian ditekan sehingga mati bunuh diri. Maka sabda Nabi saw.: Sesungguhnya ada kalanya seorang berbuat amal ahli surga pada lahirnya yang terlihat pada orang, padahal ia ahli neraka, dan adakalanya seorang mengerjakan amal ahli neraka dalam pandangan orang, padahal ia ahli surga


maaf, anda bercerita tentang bunuh diri atau terbunuh si?

Salam,
User avatar
eddie1984id
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 350
Joined: Wed Feb 09, 2011 9:32 am

Re: Q 2:54 BUNUH DIRI HALAL DALAM ISLAM!!

Postby ICU » Tue Mar 22, 2011 12:48 pm

eddie wrote:maaf, anda bercerita tentang bunuh diri atau terbunuh si?

Bunuh diri dengan menggunakan segala cara, termasuk (1) menerjang banyak musuh bersenjata lengkap sendirian saja, tanpa menggunakan pedang, tameng, atau baju perang; (2) mogok makan; (3) meledakkan diri sendiri pake bom di tengah2 musuh; (4) membiarkan diri ditabrak kereta api; (5) loncat ke dalam api, dll.

Semua usaha bunuh diri dalam hadis2 yang kamu sebut di atas adalah haram dalam Islam, karena tak ada untungnya bagi Allah SWT/Muhammad, bukan dilakukan untuk membela umat Muslim, dan malahan menguntungkan pihak musuh Muslim.

Dalam Sira Mubarakpuri, dijelaskan bahwa Muslim Fulan (sebenarnya namanya adalah Quzaman) yang berjuang sangat hebat di Perang Uhud (membunuh 8 atau 9 orang Quraysh) itu dipuji-puji rekan2 Muslimnya. Tapi Fulan mengatakan bahwa alasan dia berperang sehebat itu adalah karena negaranya (Medinah) diserang, dan bukan untuk Allah dan RasulNya. (ref. Sira Mubarakpuri, hal. 334) Muhammad yang mendengar itu tentunya marah, karenanya dia mengatakan Fulan masuk neraka. Anyway, kematian Fulan tidak ada gunanya bagi Muhammad, karena dia bunuh diri disebabkan tak kuat menahan rasa sakit, dan bukan mati dalam membela Muhammad.

Mari kita lihat lagi keterangan tafsir Imam al-Qurtubi tentang Sura an-Nisaa: 29-30:

“Do not kill yourselves; Surely, Allah is Most Merciful to you. And whoever commits that through aggression and injustice, We shall cast him into the Fire. And that is easy for Allah.”

Imam al-Qurtube menjelaskan hal ini:
And the scholars are upon Ijma (consensus) that what it meant in this verse, is the prohibition of people (Muslims) to kill one another. And this literal wording also implies a prohibition for a person to kill himself due to any worldly desire, or seeking for wealth in such a way which he endangers his life with utter destruction; and the verse also implies the meaning of ‘Do not kill yourselves due to misery or fury’ – So all of this is implied by this verse.

(ref. Tafsir al-Qurtubi (5/156)

Terjemahan:

Dan para ahli Islam bermufakat tentang arti ayat ini adalah larangan bagi Muslim untuk saling membunuh. Arti harafiah perkataannya berarti larangan bagi seseorang untuk membunuh diri karena keinginan duniawi apapun, atau mencari harta sedemikian rupa sehingga membahayakan nyawanya; dan ayat ini juga menyiratkan makna ‘Jangan bunuh diri karena penderitaan atau kemarahan’ – Semuanya ini termaktub dalam ayat ini.

Keterangan al-Qurtubi sama dengan keterangan Ibn Abbas, Thabari, dan Ibnu Kasir. Semoga sudah jelas sekarang bahwa tak semua tindakan bunuh diri diharamkan dan/atau dihalalkan Islam. Tergantung apa dulu niat usaha bunuh dirinya. Jika bunuh diri karena alasan pribadi, maka Muslim bahkan tak boleh mendoakan mayatnya. Ini tercantum di al-Bukhari nomer 5671 dan 6351. Tapi jika usaha bunuh dirinya adalah untuk mati syahid dalam Jihad, maka hal itu jelas menyenangkan hati Muhammad/Allah SWT. Hal ini berkali-kali diungkapkan di banyak hadis. Contohnya:

Hadis Muslim Sahih (1909):
Siapapun yang secara tulus meminta Allah untuk mati syahid, maka Allah akan mengijinkannya mencapai syahid, bahkan jikalau dia mati di atas ranjangnya.
(juga di al-Baghawi di Sharh as-Sunnah (5/519))

Jadi Muslim boleh mengharapkan kematian, selama hal itu menguntungkan Allah SWT/Muhammad. Ini contoh lain hadis bunuh diri demi din Allah:

Hadis Al-Musnad (1/310)
Imam Ahmad mengisahkan dari Ibn Abbas, bahwa Rasul Allah berkata: “Aku mencium bau harum di malam Mi’raj, maka aku bertanya pada Jibril tentang hal itu. Dia berkata bahwa bau itu berasal dari tukang rambut putri Firaun, dan anak2nya (anak2 tukang rambut itu).
Aku bertanya pada Jibril, “Apa yang wanita (tukang rambut) itu lakukan?”
Jibril menjawab, “Suatu hari dia menyisir rambut putri Firaun, dan sisirnya jatuh dari tangannya, dan dia berkata, “Dalam nama Allah.”
Putri Firaun lalu bertanya, “Maksudmu adalah ayahku?”
Tukang rambut menjawab, “Bukan, tapi Tuhanku dan Tuhan ayahmu adalah Allah.”
Putri itu berkata, “Apakah aku harus laporkan ini pada ayahku?”
Tukang rambut berkata, “Ya.”
Maka putri itu pun melaporkan hal itu pada Firaun, dan Firaun memanggil tukang rambut itu, dan bertanya padanya, “Apakah kamu punya tuhan lain selain diriku?”
Tukang rambut berkata, “Tuhanku dan tuhanmu adalah Allah.”
Firaun memerintahkan tungku tembaga dipanaskan, dan menyuruh tukang rambut dan anak2nya dibuang ke dalam tungku api itu.
Tukang rambut berkata, “Dapatkah aku minta satu permintaan?”
Firaun bertanya, “Apa yang kau minta?”
Tukang rambut berkata, “Aku ingin kau mengumpulkan tulang2ku dan anak2ku dalam satu lembar kain, dan kuburkan kami.”
Firaun berkata, “Baiklah.”
Maka anak2 tukang rambut itu dibuang ke dalam api di hadapan matanya, satu per satu sampai tinggal seorang bayi lakinya yang masih disusuinya. Dia tampak ragu, tapi putranya berkata, “Wahai ibu! Segera masuklah dalam api, karena siksaan di dunia ini jauh lebih ringan daripada siksaan neraka!” Maka tukang rambut itu pun melemparkan dirinya ke dalam api.


Kejadian serupa terulang lagi pada diri seorang pemuda Muslim yang bunuh diri di Perang Khandaq. Sudah jelas bahwa bunuh diri seperti ini diperbolehkan dalam Islam.
ICU
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 865
Joined: Thu Jan 22, 2009 8:33 am

Previous

Return to Pembelaan Terhadap Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users