
jj wrote:Pada hari akhir nanti ada beberapa kategori manusia yang akan dimasukan surga:
1. Pasangan Suami-Istri
2. Pria yang istrinya tidak masuk ke surga,
3. wanita yang suaminya tidak masuk ke surga
4. Pria atau wanita yg belum menikah.


maikel wrote:itulah gan...
kalo melihat postingan TS, saya melihat (CMIIW) bahwa al-qur'anlah yang menjelaskan laki-laki dapat sekian bidadari.
Adapun dengan wanita dapat apa di surga, sepertinya dijawab oleh pengikut Islam dan bukan dijawab oleh alquran sendiri. dan jawaban dari pengikut islam tersebut bisa beraneka ragam tergantung tingkat pengetahuannya dan kepentingannya, dan itu bukanlah patokan, yang tetap menjadi patokan adalah alqur'an adapun hadits merupakan patokan dengan prioritas kedua.
Tapi apabila saya salah, tolong kasih tahu saya qur'an surat apa ayat berapa yang menjelaskan tentang wanita dapat apa di surga.
Thanks,
Mak Ikel


jj wrote:Pada hari akhir nanti ada beberapa kategori manusia yang akan dimasukan surga:
1. Pasangan Suami-Istri
2. Pria yang istrinya tidak masuk ke surga,
3. wanita yang suaminya tidak masuk ke surga
4. Pria atau wanita yg belum menikah.
iamthewarlord wrote:lelaki dapat 72 bidadari,
wanita dapat apa?



hendro212 wrote:Wanita mendapat ditempat yang mulia didunia Islam..!
Baca Threat berikut :
http://muslimahui.my-php.net/?p=7
Menurut ajaran Islam:
1. Kedudukan wanita sama dengan pria dalam pandangan Allah (QS Al-Ahzab:35,
Muhammad:19). Persamaan ini jelas dalam kesempatan beriman, beramal saleh
atau beribadah (shalat, zakat, berpuasa, berhaji) dan sebagainya.
2. Kedudukan wanita sama dengan pria dalam berusaha untuk memperoleh,
memiliki, menyerahkan atau membelanjakan harta kekayaannya (QS An-Nisa:4 dan
32).
3. Kedudukan wanita sama dengan pria untuk menjadi ahli waris dan memperoleh
warisan, sesuai pembagian yang ditentukan (QS An-Nisa:7).
4. Kedudukan wanita sama dengan pria dalam memperoleh pendidikan dan ilmu
pengetahuan: "Mencari/menuntut ilmu pengetahuan adalah kewajiban muslim pria
dan wanita" (Hadits).
5. Kedudukan wanita sama dengan pria dalam kesempatan untuk memutuskan
ikatan perkawinan, kalau syarat untuk memutuskan ikatan perkawinan itu
terpenuhi atau sebab tertentu yang dibenarkan ajaran agama, misalnya melalui
lembaga fasakh dan khulu', seperti suaminya zhalim, tidak memberi nafkah,
gila, berpenyakit yang mengakibatkan suami tak dapat memenuhi kewajibannya
dan lain-lain.
6. Wanita adalah pasangan pria, hubungan mereka adalah kemitraan,
kebersamaan dan saling ketergantungan (QS An-Nisa:1, At-Taubah:71,
Ar-Ruum:21, Al-Hujurat:13). QS Al-Baqarah:2 menyimbolkan hubungan saling
ketergantungan itu dengan istilah pakaian; "Wanita adalah pakaian pria, dan
pria adalah pakaian wanita".
7. Kedudukan wanita sama dengan kedudukan pria untuk memperoleh pahala
(kebaikan bagi dirinya sendiri), karena melakukan amal saleh dan beribadah
di dunia (QS Ali Imran:195, An-Nisa:124, At-Taubah:72 dan Al-Mu'min:40).
Amal saleh di sini maksudnya adalah segala perbuatan baik yang diperintahkan
agama, bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, lingkungan hidup dan
diridhai Allah SWT.
8. Hak dan kewajiban wanita-pria, dalam hal tertentu sama (QS
Al-Baqarah:228, At-Taubah:71) dan dalam hal lain berbeda karena kodrat
mereka yang sama dan berbeda pula (QS Al-Baqarah:228, An-Nisa:11 dan 43).
Kodratnya yang menimbulkan peran dan tanggung jawab antara pria dan wanita,
maka dalam kehidupan sehari-hari --misalnya sebagai suami-isteri-- fungsi
mereka pun berbeda. Suami (pria) menjadi penanggungjawab dan kepala
keluarga, sementara isteri (wanita) menjadi penanggungjawab dan kepala
rumahtangga.
Menurut ajaran Islam, seorang wanita tidak bertanggungjawab untuk mencari
nafkah keluarga, agar ia dapat sepenuhnya mencurahkan perhatian kepada
urusan kehidupan rumahtangga, mendidik anak dan membesarkan mereka. Walau
demikian, bukan berarti wanita tidak boleh bekerja, menuntut ilmu atau
melakukan aktivitas lainnya. Wanita tetap memiliki peranan (hak dan
kewajiban) terhadap apa yang sudah ditentukan dan menjadi kodratnya.
Sebagai anak (belum dewasa), wanita berhak mendapat perlindungan, kasih
sayang dan pengawasan dari orangtuanya. Sebagai isteri, ia menjadi kepala
rumah tangga, ibu, mendapat kedudukan terhormat dan mulia. Sebagai warga
masyarakat dan warga negara, posisi wanita pun sangat menentukan.




yusah wrote:perempuan dapat apa?
tanya dulu perempuan maunya apa? semua keinginannya pasti di kabulkan termasuk apa yang kamu pikirkan ha ha gitu aja kok repot!

yusah wrote:perempuan dapat apa?
tanya dulu perempuan maunya apa? semua keinginannya pasti di kabulkan termasuk apa yang kamu pikirkan ha ha gitu aja kok repot!



yusah wrote:perempuan dapat apa?
tanya dulu perempuan maunya apa? semua keinginannya pasti di kabulkan termasuk apa yang kamu pikirkan ha ha gitu aja kok repot!

iamthewarlord wrote:
Apakah anda percaya, Kirana?
Jika anda percaya (jika anda muslim), apakah anda suka rela di gang bang sama lelaki muslim penghuni sorga?


abbadul wrote:Kalau laki2 udeh dipastikan dapat 72 bidadari,tanpa ditanya dulu maunya apa !


Return to SURGA & NERAKA Islam
Users browsing this forum: No registered users