. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Posisi wanita dalam islam

Seluk beluk ttg hak/kewajiban wanita, pernikahan, waris, bentuk2 pelecehan hak2 wanita dlm Islam dll.

Menurut anda, bagaimanakah posisi wanita dalam islam, terhadap pria?

lebih tinggi
1
3%
lebih rendah
31
82%
sama
6
16%
 
Total votes : 38

Posisi wanita dalam islam

Postby stivana2 » Tue Sep 12, 2006 9:45 am

mo tny nih, bgmn posisi wanita terhadap para pria muslim yach, sprt dalam solat, berjalan keluar rmh, dll, dalam kehidupan sehari-hari, trus pk alasannya
Last edited by stivana2 on Wed Sep 13, 2006 5:32 pm, edited 1 time in total.
stivana2
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 146
Joined: Tue Aug 15, 2006 5:00 pm

Re: Posisi wanita dalam islam

Postby gen x » Wed Sep 13, 2006 9:46 am

stivana2 wrote:mo tny nih, bgmn posisi wanita terhadap para pria muslim yach



Sepengetahuan gw, umat muslim memandang wanita dalam tiga aspek;
1.Kesetaraan perempuan & laki-laki dimata Tuhan Pencipta alam semesta
2.Perbedaan Hak & Kewajiban antara perempuan & laki-laki
3.Tatanan dan hukum perkawinan antara perempuan & laki-laki


Pada dasarnya perempuan & laki-laki sederajat dimata Tuhan. Karena sama-sama makhluk Tuhan, sama-sama manusia, dan merupakan pasangan yg saling melengkapi

53:45. dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan,


Keseteraaan dalam hal Kriteria kemuliaan
49:13. Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.


Kesetaraan dalam kewajiban mengikuti aturan Tuhan
33:36. Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.


Kesetaraan dalam mendapatkan penghargaan terhadap amal baik
16:97. Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

57:18. Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.

33:35. Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.

3:195. Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik."


Kesetaraan dalam mendapatkan perlindungan dari aniaya
85:10. Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertobat, maka bagi mereka azab Jahanam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.


Kesetaraan untuk mendapatkan keadilan dalam sengketa
4:35. Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga perempuan. Jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-istri itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.


Kesetaraan besarnya Hukuman terhadap pelanggaran yg sama
5:38. Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

24:2. Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.


Kesetaraan penilaian dalam menentukan imbalan pd kehidupan akhirat
40:40. Barang siapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalas melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barang siapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki di dalamnya tanpa hisab.

9:67. Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang mungkar dan melarang berbuat yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.

9:68. Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah melaknati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal,

9:71. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

9:72. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang mukmin lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga Adn. Dan keridaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.


Kesetaraan untuk didoakan
47:19. Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Hak) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu.
gen x
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 27
Joined: Wed Sep 06, 2006 11:02 am
Location: tokyo

Postby curious » Wed Sep 13, 2006 3:32 pm

Image

naik taksi pun tak boleh di tempat duduk biasa, mesti sama sama dengan bagasi
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby curious » Wed Sep 13, 2006 3:46 pm

typical muslim, OOT ke Kristen mulu. kasiannnn... kagak bisa bela agama sendiri pake qur'an toilet paper huh?
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby No_Name » Thu Sep 14, 2006 12:54 pm

eh hasil polingnya fivty-fivty nih....waahh jangan2 yg jawab posisi wanita dalam Islam terhadap Pria sama adalah Pria2 bandot hasil didikan Muhammad bin cabul nih,yg doyan sama cewek segudang.

ato kalo cewek yg jawab,tuh cewek udah pasrah kali,atau membohongi diri sendiri bilang dimadu pria muslim itu indah...mungkin ini cewek udah frustasi....
User avatar
No_Name
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1677
Joined: Mon Jun 05, 2006 7:01 pm
Location: the Rock n Roll place

Re: Posisi wanita dalam islam

Postby gen x » Sat Sep 16, 2006 1:15 pm

gen x wrote:
stivana2 wrote:mo tny nih, bgmn posisi wanita terhadap para pria muslim yach



Sepengetahuan gw, umat muslim memandang wanita dalam tiga aspek;
1.Kesetaraan perempuan & laki-laki dimata Tuhan Pencipta alam semesta
2.Perbedaan Hak & Kewajiban antara perempuan & laki-laki
3.Tatanan dan hukum perkawinan antara perempuan & laki-laki



Gw lanjutin ya,

Perempuan dan laki-laki adalah pasangan manusia yg saling melengkapi. Fungsi pasangan ini terutama dalam proses regenerasi, berkembang biak, dimana peran perempuan dan laki-laki berbeda. Yang laki membuahi, yang perempuan mengandung dan menyusui. Untuk memperoleh generasi yg sempurna, tugas laki-laki lebih mudah karena hanya menjaga kualitas spermanya bagus. Sedangkan tugas perempuan lebih berat, karena selain menjaga kualitas sel telur, perempuan juga harus mempersiapkan rahim yang kokoh dan produksi air susu ibu yg baik.

Karena perbedaan peran inilah maka timbulah perbedaan-perbedaan kewajiban dan hak antara perempuan dan laki-laki.Setahu gw ada beberapa perbedaan antara perempuan dan laki-laki:
- Perempuan diminta untuk berkerudung dan mengulurkan jilbab
- Perempuan dilarang beribadah dan berhubungan sex ketika sedang haid
- Poligami dibatasi
- Ada masa idah bagi perempuan
- Laki-laki bertanggungjawab untuk menafkahi keluarga
- Laki-laki bertanggungjawab atas kepemimpinan di keluarga
- Dalam pembagian warisan, anak laki mendapat bagian dua kali anak perempuan
- Dalam proses menjadi kesaksian dibutuhkan dua perempuan untuk mengganti satu saksi laki-laki



Menurut gw ada dua alasan kenapa perempuan harus berpakaian panjang dan memakai kerudung;


Pertama, berkaitan dg daya tarik. Untuk menarik pasangannya, secara natural, tubuh perempuan merupakan daya pikat bagi laki-laki, sedangkan sikap dan perhatian khusus laki-laki merupakan daya pikat bagi perempuan. Jadi perempuan seyognyanya tidak mengobral ‘perhiasannya’, biar tdk bikin repot laki-laki ataupun dirinya sendiri terhadap tindakan atau kejadian yg negatif.

24:31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

33:59. Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.




Yang kedua, berkaitan dengan regenerasi. Perintah mengulurkan jilbab dan berkerudung ini tidak berlaku bagi perempuan yang sudah menopause atau perempuan yang sudah tidak ingin kawin (beranak). Artinya perintah ini ada kaitannya dengan aktivitas hamil dan menyusui perempuan. Ini yg sering terlewat dalam membahas masalah jilbab.


24:60. Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.


Perempuan harus mempersiapkan proses kehamilan dan menyusui yang sempurna. Untuk itu harus menjaga, membersihkan dan merawat rahim serta kelenjar payudara, agar selalu berada pada kondisi sehat. Perawatan rutin ini dilakukan terus menerus termasuk pembuangan kotorannya melalui haid.

Untuk terjadinya proses perawatan rahim dan kelenjar payudara yang baik, perempuan membutuhkan hypophysis, hormon oestrogen dan progestagen di otak yang lebih aktif. Aktifitas hormon ini diperintah oleh hypothalamus pada otak. Perintah hypothalamus ternyata dipengaruhi oleh tinggi rendahnya kadar matahari yang kena kepala dan otak manusia. Bila kadar sinar matahari yang diterima cukup tinggi, maka hypothalamus cenderung memberi perintah untuk memproduksi hormon testoteron atau hormonnya laki-laki. Sedangkan bila kadar sinar mataharinya rendah akan cenderung memproduksi hormon estrogen, atau hormonnya perempuan.

Berarti perempuan harus ‘melindungi’ kepalanya dari sinar matahari. Secara alami perempuan akan memperpanjang dan mempertebal rambut di kepala untuk mengurangi kadar sinar matahari. (Kalau laki-laki malah banyak yg botak). Dengan demikian wajarlah bila perempuan yang ingin hamil dan menyusui dianjurkan agar menggunakan tutup kepala atau kudung.


Ketika hamil dan menyusui, perempuan membutuhkan kalsium baik bagi pertumbuhan janin yang dikandungnya maupun produksi air susu ibu. Dalam tubuh kita proses penyerapan kalsium yg baik sangat tergantung kandungan Vitamin D. Pembentukan vitamin D sangat dibantu oleh banyaknya energi matahari yg diserap. Banyaknya energi matahari yg diserap tergantung dari tipis tebalnya lapisan melanin pada kulit. Lapisan melanin ini yg terlihat sebagai warna kulit, gelap atau terang. Makin banyak bagian tubuh wanita dgn kulit yg terang, makin mudah wanita membentuk vitamin D dan memberikan kalsium bagi pertumbuhan janin dalam perut maupun bayi yg disusui. Jadi sebaiknya kulit wanita di seluruh tubuh harus terang.

Disisi lain, ketika hamil, wanita harus menjaga dirinya dari radiasi ultraviolet matahari yg berlebihan. Pada saat hamil kulit wanita lebih sensitif terhadap radiasi ultraviolet.
Radiasi ultraviolet yang menembus kulit secara berlebihan dapat menyebabkan fotodegradasi fotodegradasi riboflavin, karotenoid, tocopherol, dan folat dari beberapa vitamin esensial.
Folat vitamin B sangat dibutuhkan untuk sintesis DNA saat sel membelah. Kekurangan folat dapat menyebabkan perubahan atau mutasi DNA, hal ini dapat berbahaya bagi janin bayi pada ibu-ibu yang sedang hamil.

Radiasi ultravioliet yang kena ke kulit akan diantisipasi dengan pembentukan melanin oleh tubuh sehingga kulit menjadi berwarna gelap. Jadi agar wanita hamil tidak terkena radiasi ultraviolet dan punya kulit terang, maka sebaiknyalah wanita memakai baju yang menutupi seluruh tubuhnya. Kecuali wajah untuk dikenal, dan telapak tangan untuk beraktivitas. Menurut gw, baju wanita yg panjang tidak harus model baju-baju Arab zaman baheula.


So, gw akan bilang sama gebetan gw, bahwa utk menghindari sikap mengobral daya tarik seksual, juga supaya ntar dapet keturunan yg sehat, gw akan suruh dia pake baju yg menutupi tubuhnya. Tentu yg modis, biar gw tambah demen ama dia.
gen x
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 27
Joined: Wed Sep 06, 2006 11:02 am
Location: tokyo

Postby luv_nice » Sat Sep 16, 2006 2:38 pm

Hihihi..gen x sok ilmiah tuh.
1. Tentang menjaga nafsu..itu sih tergantung budaya setempat aja..gak ada relevansi signifikan kok. Nyatanya di tempat yg muslimahnya berjilbab banyak juga perkosaan, banyak juga ce berjilbab berfoto bugil. Smentara di tempat yg relatif busananya bebas gak kurang juga yg perempuannya aman2 saja. Tergantung bagaimana karakter masyarakat (bangsa juga). Nah tanggungjawab siapa membangun karakter bangsa?? Bukan pada pakaian yg jelas.
2. Soal hormon kali kamu benar..tp soal paparan matahari berpengaruh itu kan kalau berlebihan..nah yg berlebihan tu di Arab sono. Bukan di sni yg kelebaban udaranya aja udah tinggi.
3. Vitamin D bisa dibentuk kalau ada paparan sinar matahari yg mengatifkan provitaminnya. Kulit terang krn pucat..gak ngefek tuh.
Jadi mari berketuhanan jgn terjebak pada hal-hal lahiriah..agamawi semata..yg justru kadang membutakan hati. Kualitas iman justru tercermin dari bagaimana kita menghargai ciptaan Tuhan yg lain. Jadi tidak berbuat jahat bukan sekadar Takut neraka..tp karena mengasihi orang lain karena kita sudah merasakan cinta kasih Tuhan. Begitu kira2.
luv_nice
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Re: Posisi wanita dalam islam

Postby curious » Sat Sep 16, 2006 2:52 pm

gen x wrote:
Yang kedua, berkaitan dengan regenerasi. Perintah mengulurkan jilbab dan berkerudung ini tidak berlaku bagi perempuan yang sudah menopause atau perempuan yang sudah tidak ingin kawin (beranak). Artinya perintah ini ada kaitannya dengan aktivitas hamil dan menyusui perempuan. Ini yg sering terlewat dalam membahas masalah jilbab.


lalu mengapa anak kecil yang jelas belum masuk masa reproduksi misalnya anak sd kelas 3-4 sudah pake jilbab dan kudung?
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Re: Posisi wanita dalam islam

Postby namasamaran » Sat Sep 16, 2006 5:41 pm

gen x wrote:Perempuan dan laki-laki adalah pasangan manusia yg saling melengkapi. Fungsi pasangan ini terutama dalam proses regenerasi, berkembang biak, dimana peran perempuan dan laki-laki berbeda. Yang laki membuahi, yang perempuan mengandung dan menyusui. Untuk memperoleh generasi yg sempurna, tugas laki-laki lebih mudah karena hanya menjaga kualitas spermanya bagus. Sedangkan tugas perempuan lebih berat, karena selain menjaga kualitas sel telur, perempuan juga harus mempersiapkan rahim yang kokoh dan produksi air susu ibu yg baik.

Kalo penjelasan yg beginian mah, dunia kagak butuh islam buat ngejelasinnya coy! Itu mah udah pengetahuan umum khalayak ramai. Dan sumbernya pengetahuan tsb pun jg bukan atas inisiatif islam kok!

Karena perbedaan peran inilah maka timbulah perbedaan-perbedaan kewajiban dan hak antara perempuan dan laki-laki.Setahu gw ada beberapa perbedaan antara perempuan dan laki-laki:
- Perempuan diminta untuk berkerudung dan mengulurkan jilbab
- Perempuan dilarang beribadah dan berhubungan sex ketika sedang haid
- Poligami dibatasi
- Ada masa idah bagi perempuan
- Laki-laki bertanggungjawab untuk menafkahi keluarga
- Laki-laki bertanggungjawab atas kepemimpinan di keluarga
- Dalam pembagian warisan, anak laki mendapat bagian dua kali anak perempuan
- Dalam proses menjadi kesaksian dibutuhkan dua perempuan untuk mengganti satu saksi laki-laki

Menurut gw ada dua alasan kenapa perempuan harus berpakaian panjang dan memakai kerudung;

Kok bukan persoalan krusial-nya yg lo bahas, misalnya ttg mengapa dlm proses menjadi saksi butuh dua perempuan, sedang laki2 cuma satu? Menurutku ini persoalan substansi dr posisi perempuan dlm islam (sebagaimana judul postingan atau polling ini).
Kok malah lo sibuk bersilat lidah soal apa yg mesti dipake perempuan?! Ini sih bukan hal substantif bung!


Berarti perempuan harus ‘melindungi’ kepalanya dari sinar matahari. Secara alami perempuan akan memperpanjang dan mempertebal rambut di kepala untuk mengurangi kadar sinar matahari. (Kalau laki-laki malah banyak yg botak). Dengan demikian wajarlah bila perempuan yang ingin hamil dan menyusui dianjurkan agar menggunakan tutup kepala atau kudung.
Studi ilmiah mana yg telah membuktikan bhw perempuan berjilbab lebih panjang dan tebal rambutnya?! Yg ada malah kepala cewek rambut berjilbab kebanyakan bau bangke krn keringat di kepala mengendap dan kagak bisa kering. Tentu saja ini bikin baunya kagak ketulungan dah... persis kayak baunya WC di terminal kampung rambutan!

Pertama, berkaitan dg daya tarik. Untuk menarik pasangannya, secara natural, tubuh perempuan merupakan daya pikat bagi laki-laki, sedangkan sikap dan perhatian khusus laki-laki merupakan daya pikat bagi perempuan. Jadi perempuan seyognyanya tidak mengobral ‘perhiasannya’, biar tdk bikin repot laki-laki ataupun dirinya sendiri terhadap tindakan atau kejadian yg negatif.
Logika ini jg lucu banget. Kalo krn tubuh perempuan adl sumber daya tarik lelaki, dan oleh karenanya maka perempauan seyogyanya tdk obral "perhiasan" (baca: tubuh-nya), maka problemnya adl, mengapa hal yg sama tidak berlaku atau diwajibkan bagi laki2 utk tidak obral "sikap & perhatian", dimana hal tsb merupakan sumber daya pikat lelaki (menurut ente)....?

Si Mamad nabi ente malah ngasih contoh yg sebaliknya, dimana ia selalu obral pesona kpd setiap perempuan di padang pasir! (ironis banget!!!)

Yang kedua, berkaitan dengan regenerasi. Perintah mengulurkan jilbab dan berkerudung ini tidak berlaku bagi perempuan yang sudah menopause atau perempuan yang sudah tidak ingin kawin (beranak). Artinya perintah ini ada kaitannya dengan aktivitas hamil dan menyusui perempuan. Ini yg sering terlewat dalam membahas masalah jilbab.

Perempuan harus mempersiapkan proses kehamilan dan menyusui yang sempurna. Untuk itu harus menjaga, membersihkan dan merawat rahim serta kelenjar payudara, agar selalu berada pada kondisi sehat. Perawatan rutin ini dilakukan terus menerus termasuk pembuangan kotorannya melalui haid.

Untuk terjadinya proses perawatan rahim dan kelenjar payudara yang baik, perempuan membutuhkan hypophysis, hormon oestrogen dan progestagen di otak yang lebih aktif. Aktifitas hormon ini diperintah oleh hypothalamus pada otak. Perintah hypothalamus ternyata dipengaruhi oleh tinggi rendahnya kadar matahari yang kena kepala dan otak manusia. Bila kadar sinar matahari yang diterima cukup tinggi, maka hypothalamus cenderung memberi perintah untuk memproduksi hormon testoteron atau hormonnya laki-laki. Sedangkan bila kadar sinar mataharinya rendah akan cenderung memproduksi hormon estrogen, atau hormonnya perempuan.

Ketika hamil dan menyusui, perempuan membutuhkan kalsium baik bagi pertumbuhan janin yang dikandungnya maupun produksi air susu ibu. Dalam tubuh kita proses penyerapan kalsium yg baik sangat tergantung kandungan Vitamin D. Pembentukan vitamin D sangat dibantu oleh banyaknya energi matahari yg diserap. Banyaknya energi matahari yg diserap tergantung dari tipis tebalnya lapisan melanin pada kulit. Lapisan melanin ini yg terlihat sebagai warna kulit, gelap atau terang. Makin banyak bagian tubuh wanita dgn kulit yg terang, makin mudah wanita membentuk vitamin D dan memberikan kalsium bagi pertumbuhan janin dalam perut maupun bayi yg disusui. Jadi sebaiknya kulit wanita di seluruh tubuh harus terang.

Disisi lain, ketika hamil, wanita harus menjaga dirinya dari radiasi ultraviolet matahari yg berlebihan. Pada saat hamil kulit wanita lebih sensitif terhadap radiasi ultraviolet.
Radiasi ultraviolet yang menembus kulit secara berlebihan dapat menyebabkan fotodegradasi fotodegradasi riboflavin, karotenoid, tocopherol, dan folat dari beberapa vitamin esensial.
Folat vitamin B sangat dibutuhkan untuk sintesis DNA saat sel membelah. Kekurangan folat dapat menyebabkan perubahan atau mutasi DNA, hal ini dapat berbahaya bagi janin bayi pada ibu-ibu yang sedang hamil.

Radiasi ultravioliet yang kena ke kulit akan diantisipasi dengan pembentukan melanin oleh tubuh sehingga kulit menjadi berwarna gelap. Jadi agar wanita hamil tidak terkena radiasi ultraviolet dan punya kulit terang, maka sebaiknyalah wanita memakai baju yang menutupi seluruh tubuhnya. Kecuali wajah untuk dikenal, dan telapak tangan untuk beraktivitas. Menurut gw, baju wanita yg panjang tidak harus model baju-baju Arab zaman baheula.

So, gw akan bilang sama gebetan gw, bahwa utk menghindari sikap mengobral daya tarik seksual, juga supaya ntar dapet keturunan yg sehat, gw akan suruh dia pake baju yg menutupi tubuhnya. Tentu yg modis, biar gw tambah demen ama dia.

Bacot lo sok ilmiah tp malah bikin masyarakat ilmiah tertawa ter-pingkal2. Logikanya begini bung; Berapa prosentase perempuan hamil di dunia ini yg pake jilbab dibandingkan dng perempuan hamil yg tak berjilbab,,, dan apakah perempuan yg tidak berjilbab itu pd kagak bisa hamil dan menyusui hanya karena kepala mereka tdk terlindungi dr matahari?
Buktinya anak2 Eropa dan negara2 maju yg perempuannya tdk berjilbab, malah lebih sehat, montok, dan cerdas dibanding anak2 di dunia islam yg perempuannya pada berjilbab! (lihat anak2 mereka pada kurang gizi, **** dan terbelakang... kayak ente).

Boleh2 aja seh ngebela agama lo, tp mbok ya yg logis, jangan konyol gitu, malah bikin sakit perut gw kepingkal2.... KAYAKNYA GW AKAN BIKIN PENELITIAN TTG PENGARUH ARGUMENTASI MUSLIM YG LUCU2 TERHADAP KESEHATAN PARA PEMBACA NON MUSLIM. SEMAKIN LUCU SEMAKIN SEHAT KITA, KRN BUKANKAH TERTAWA ITU SEHAT?! hehehee....
:toimonster:
User avatar
namasamaran
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 330
Joined: Thu Jun 22, 2006 7:19 am
Location: Indonestan

Re: Posisi wanita dalam islam

Postby stivana2 » Sat Sep 16, 2006 11:28 pm

gen x wrote:
stivana2 wrote:mo tny nih, bgmn posisi wanita terhadap para pria muslim yach



Sepengetahuan gw, umat muslim memandang wanita dalam tiga aspek;
1.Kesetaraan perempuan & laki-laki dimata Tuhan Pencipta alam semesta
2.Perbedaan Hak & Kewajiban antara perempuan & laki-laki
3.Tatanan dan hukum perkawinan antara perempuan & laki-laki


Pada dasarnya perempuan & laki-laki sederajat dimata Tuhan. Karena sama-sama makhluk Tuhan, sama-sama manusia, dan merupakan pasangan yg saling melengkapi

53:45. dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan,


Keseteraaan dalam hal Kriteria kemuliaan
49:13. Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.


Kesetaraan dalam kewajiban mengikuti aturan Tuhan
33:36. Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.


Kesetaraan dalam mendapatkan penghargaan terhadap amal baik
16:97. Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

57:18. Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.

33:35. Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.

3:195. Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik."


Kesetaraan dalam mendapatkan perlindungan dari aniaya
85:10. Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertobat, maka bagi mereka azab Jahanam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.


Kesetaraan untuk mendapatkan keadilan dalam sengketa
4:35. Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga perempuan. Jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-istri itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.


Kesetaraan besarnya Hukuman terhadap pelanggaran yg sama
5:38. Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

24:2. Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.


Kesetaraan penilaian dalam menentukan imbalan pd kehidupan akhirat
40:40. Barang siapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalas melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barang siapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki di dalamnya tanpa hisab.

9:67. Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang mungkar dan melarang berbuat yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.

9:68. Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah melaknati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal,

9:71. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

9:72. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang mukmin lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga Adn. Dan keridaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.


Kesetaraan untuk didoakan
47:19. Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Hak) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu.

Gw lanjutin ya,

Perempuan dan laki-laki adalah pasangan manusia yg saling melengkapi. Fungsi pasangan ini terutama dalam proses regenerasi, berkembang biak, dimana peran perempuan dan laki-laki berbeda. Yang laki membuahi, yang perempuan mengandung dan menyusui. Untuk memperoleh generasi yg sempurna, tugas laki-laki lebih mudah karena hanya menjaga kualitas spermanya bagus. Sedangkan tugas perempuan lebih berat, karena selain menjaga kualitas sel telur, perempuan juga harus mempersiapkan rahim yang kokoh dan produksi air susu ibu yg baik.

Karena perbedaan peran inilah maka timbulah perbedaan-perbedaan kewajiban dan hak antara perempuan dan laki-laki.Setahu gw ada beberapa perbedaan antara perempuan dan laki-laki:
- Perempuan diminta untuk berkerudung dan mengulurkan jilbab
- Perempuan dilarang beribadah dan berhubungan sex ketika sedang haid
- Poligami dibatasi
- Ada masa idah bagi perempuan
- Laki-laki bertanggungjawab untuk menafkahi keluarga
- Laki-laki bertanggungjawab atas kepemimpinan di keluarga
- Dalam pembagian warisan, anak laki mendapat bagian dua kali anak perempuan
- Dalam proses menjadi kesaksian dibutuhkan dua perempuan untuk mengganti satu saksi laki-laki



Menurut gw ada dua alasan kenapa perempuan harus berpakaian panjang dan memakai kerudung;


Pertama, berkaitan dg daya tarik. Untuk menarik pasangannya, secara natural, tubuh perempuan merupakan daya pikat bagi laki-laki, sedangkan sikap dan perhatian khusus laki-laki merupakan daya pikat bagi perempuan. Jadi perempuan seyognyanya tidak mengobral ‘perhiasannya’, biar tdk bikin repot laki-laki ataupun dirinya sendiri terhadap tindakan atau kejadian yg negatif.

24:31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

33:59. Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.



Yang kedua, berkaitan dengan regenerasi. Perintah mengulurkan jilbab dan berkerudung ini tidak berlaku bagi perempuan yang sudah menopause atau perempuan yang sudah tidak ingin kawin (beranak). Artinya perintah ini ada kaitannya dengan aktivitas hamil dan menyusui perempuan. Ini yg sering terlewat dalam membahas masalah jilbab.


24:60. Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.


Perempuan harus mempersiapkan proses kehamilan dan menyusui yang sempurna. Untuk itu harus menjaga, membersihkan dan merawat rahim serta kelenjar payudara, agar selalu berada pada kondisi sehat. Perawatan rutin ini dilakukan terus menerus termasuk pembuangan kotorannya melalui haid.

Untuk terjadinya proses perawatan rahim dan kelenjar payudara yang baik, perempuan membutuhkan hypophysis, hormon oestrogen dan progestagen di otak yang lebih aktif. Aktifitas hormon ini diperintah oleh hypothalamus pada otak. Perintah hypothalamus ternyata dipengaruhi oleh tinggi rendahnya kadar matahari yang kena kepala dan otak manusia. Bila kadar sinar matahari yang diterima cukup tinggi, maka hypothalamus cenderung memberi perintah untuk memproduksi hormon testoteron atau hormonnya laki-laki. Sedangkan bila kadar sinar mataharinya rendah akan cenderung memproduksi hormon estrogen, atau hormonnya perempuan.

Berarti perempuan harus ‘melindungi’ kepalanya dari sinar matahari. Secara alami perempuan akan memperpanjang dan mempertebal rambut di kepala untuk mengurangi kadar sinar matahari. (Kalau laki-laki malah banyak yg botak). Dengan demikian wajarlah bila perempuan yang ingin hamil dan menyusui dianjurkan agar menggunakan tutup kepala atau kudung.


Ketika hamil dan menyusui, perempuan membutuhkan kalsium baik bagi pertumbuhan janin yang dikandungnya maupun produksi air susu ibu. Dalam tubuh kita proses penyerapan kalsium yg baik sangat tergantung kandungan Vitamin D. Pembentukan vitamin D sangat dibantu oleh banyaknya energi matahari yg diserap. Banyaknya energi matahari yg diserap tergantung dari tipis tebalnya lapisan melanin pada kulit. Lapisan melanin ini yg terlihat sebagai warna kulit, gelap atau terang. Makin banyak bagian tubuh wanita dgn kulit yg terang, makin mudah wanita membentuk vitamin D dan memberikan kalsium bagi pertumbuhan janin dalam perut maupun bayi yg disusui. Jadi sebaiknya kulit wanita di seluruh tubuh harus terang.

Disisi lain, ketika hamil, wanita harus menjaga dirinya dari radiasi ultraviolet matahari yg berlebihan. Pada saat hamil kulit wanita lebih sensitif terhadap radiasi ultraviolet.
Radiasi ultraviolet yang menembus kulit secara berlebihan dapat menyebabkan fotodegradasi fotodegradasi riboflavin, karotenoid, tocopherol, dan folat dari beberapa vitamin esensial.
Folat vitamin B sangat dibutuhkan untuk sintesis DNA saat sel membelah. Kekurangan folat dapat menyebabkan perubahan atau mutasi DNA, hal ini dapat berbahaya bagi janin bayi pada ibu-ibu yang sedang hamil.

Radiasi ultravioliet yang kena ke kulit akan diantisipasi dengan pembentukan melanin oleh tubuh sehingga kulit menjadi berwarna gelap. Jadi agar wanita hamil tidak terkena radiasi ultraviolet dan punya kulit terang, maka sebaiknyalah wanita memakai baju yang menutupi seluruh tubuhnya. Kecuali wajah untuk dikenal, dan telapak tangan untuk beraktivitas. Menurut gw, baju wanita yg panjang tidak harus model baju-baju Arab zaman baheula.


So, gw akan bilang sama gebetan gw, bahwa utk menghindari sikap mengobral daya tarik seksual, juga supaya ntar dapet keturunan yg sehat, gw akan suruh dia pake baju yg menutupi tubuhnya. Tentu yg modis, biar gw tambah demen ama dia


@gen x
spertinya [enjelasan anda OOT, posisi disini maksudnya, mengapa dalam islam, wanita bila sholat harus di pisah dgn pria dgn kata lain hrs pk penyekat, sedangkan bila tidak ada penyekat wanita harus di belakang, kemudian mengapa wanita hrs 2 untuk menjadi saksi, sedangkan pria 1, mengapa bila pria sedang solat kemudian wanita lewat di depan nya maka solat itu batal, mengapa wanita hrs menutup seluruh tubuhnya sdgkan pria tidak???, dlm warisan pria mendapat lebih banyak dan masih >??? dan byk lagi, bukan mslh ultra violet, vit d, hamil,sex
stivana2
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 146
Joined: Tue Aug 15, 2006 5:00 pm

Postby No_Name » Sun Sep 17, 2006 10:40 pm

tuk gen x

Posted: Sat Sep 16, 2006 1:15 pm,paragraf2 baris ke 4
gen x wrote:- Perempuan dilarang beribadah dan berhubungan sex ketika sedang haid


ahh yang bener gen x??

sekedar informasi aja,buat gen x,nih artikelnya ali5196:
Sex & Seksualitas dlm Islam, 6 bagian
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=3357


Sunaan Abu Dawud: Book 1, Number 0270:
Diriwayahkan Aisha, Ummul Mu'minin:
Umarah ibn Ghurab mengatakan bahwa bibi dari garis ayahnya meriwayahkan kpd nya bahwa ia bertanya kpd Aisha: Bgm jika wanita sedang datang bulan dan suaminya tidak memiliki tempat tidur selain tempat tidur isterinya ? Jawab Aisha: Ini yg dilakukan Rasulullah (saw).
Satu hari ia memasuki dirinya saat saya sedang datang bulan. Ia pergi ke tempat solat yg disediakan dirumahnya. Ia tidak kembali sebelum sampai saya tertidur nyenyak dan ia merasakan sakit karena kedinginan. Dan ia mengatakan: Dekatilah saya. Saya mengatkaan: Saya sedang datang bulan. KATANYA: BUKALAH PAHAMU.
Saya kemudian membuka kedua paha saya. Lalu ia menaruh pipi dan dadanya pada paha saya dan dan saya bersandar padanya sampai ia menjadi hangat dan tertidur.


Sahih Bukhari:Volume 3, Book 33, Number 247:
Diriwayahkan 'Aisha:
Nabi biasa memeluk saya selama menses saya.
Ia juga mengeluarkan kepalanya dari mesjid saat ia di Itikaf, dan saya selalu mencucinya selama menses.


Sunaan Abu Dawud: Book 1, Number 0212:
Diriwayahkan Abdullah ibn Sa'd al-Ansari:
Abdullah bertanya kpd Rasulullah (saw) : Apa yg sah bagi saya utk dilakukan saat ia menstruasi ? Ia menjawab : apa yg ada diatas ikat pinggang sah bagimu.


Sunaan Abu Dawud: Book 1, Number 0264:
Diriwayahkan Abdullah ibn Abbas:
Nabi (saw) bercerita ttg seseorang yg bersenggama dgn isterinya selama ia haid: ia harus memberikan satu dinar atau setengah dinar sbg zakat.
User avatar
No_Name
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1677
Joined: Mon Jun 05, 2006 7:01 pm
Location: the Rock n Roll place

Postby gen x » Wed Sep 20, 2006 10:44 am

Gw lanjutin lagi ya,

Utk menjaga agar rahimnya kuat dan bersih agar siap mengandung janin, wanita mempunyai siklus menstruasi. Menurut Quran, haid adalah kotoran dan suami sebaiknya tidak bercampur (ML) dengan istrinya ketika sedang haid. Selesai haid baru boleh lagi.


2:222. Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: "Haid itu adalah kotoran". Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.


Selama periode haid wanita mengeluarkan darah sekitar 35 ml darah, tapi darahnya beda dg darah biasa. Darah ini tdk bisa menggumpal, darah seperti ini merupakan tempat tumbuh yg baik utk mikroorganisme dan pathogen. Darah ini harus keluar karena dapat menyebabkan infeksi pada organ-organ reproduksi wanita. ML dpt menyebabkan adanya darah haid yg tertinggal di organ reproduksi wanita.

Dalam proses ML normal, organ reproduksi wanita mempunyai pertahanan dan perangkap berlapis untuk membunuh mikroorganisma yg mencoba masuk ke organ-organ reproduksi wanita. Bahkan dari 3 milyar sperma hanya ratusan yg berhasil mencapai sel telur. Saat haid, semua pertahanan & perangkap wanita ini tidak berfungsi karena sedang terbuka untuk mengeluarkan darah dari dalam. Ejakulasi laki-laki dpt membawa beragam mikroorganisme. Selain akan berkembang pada darah haid, beberapa mikroorganisme juga dapat menembus organ reproduksi wanita yg tanpa pertahanan. Sperma tahan 3 hari di dalam organ reproduksi wanita.

Untuk kelancaran fase follicular, saat haid suhu tubuh wanita turun sekitar hampir 1 derajat celsius. Ketika ML tubuh malah menjadi panas sehingga dapat mengganggu proses haid.

Jadi karena wanita rentan terhadap mikroba dan agar periode haid nya berjalan lancar maka suami dilarang ML dg istrinya disaat haid. Dan istri punya hak untuk menolak ajakan ML suami disaat ia sedang haid.


Aktivitas hormon dan uterus serta kehilangan darah pd saat haid, membutuhkan energi yg besar. Penggunaan energi utk proses haid akan mempengaruhi suplai energi ke otak. Itulah sebabnya, bagi perempuan beragam perasaan muncul saat haid seperti dysmenorrhea, nyeri otot perut, sakit kepala migren, depresi, sensitivitas emosional, selera ML, diarrhea dan payudara mengeras. Wanita sulit fokus dan berkonsentrasi pd saat haid terjadi.

Karena pengeluaran sering tidak beraturan, baik banyaknya dan waktunya, selama hari-hari haid, maka wanita dibebaskan dari kewajiban shalat ketika sedang haid. Karena shalat butuh konsentrasi (khusyu) sedangkan bagi muslim, shalat yg tidak khusyu bukan saja tidak bermanfaat tetapi malah celaka.

107:4-5 Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai dalam salatnya,

Karena haid juga menghabiskan banyak energi, maka wanita juga dibebaskan dari kewajiban puasa Ramadhan ketika sedang haid.


Jadi menurut gw perbedaan hak dan kewajiban wanita ini masih berkaitan dgn perbedaan peran wanita & pria dlm hal reproduksi.
gen x
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 27
Joined: Wed Sep 06, 2006 11:02 am
Location: tokyo

Postby luv_nice » Thu Sep 21, 2006 10:40 am

Waduh penjelasannya berkutat di reproduksi aja nih..balik ke topik dong..gimana posisi wanita secara sosial dan hukum. Belum kejawab sama sekali
luv_nice
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Re: Posisi wanita dalam islam

Postby gen x » Thu Sep 21, 2006 12:03 pm

stivana2 wrote:mengapa dalam islam, wanita bila sholat harus di pisah dgn pria dgn kata lain hrs pk penyekat,

kalau bersentuhan harus wudhu lagi

stivana2 wrote:sedangkan bila tidak ada penyekat wanita harus di belakang,

karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Ada kaitannya dengan siklus haid wanita

mengapa wanita hrs 2 untuk menjadi saksi, sedangkan pria 1,

karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Ada kaitannya dengan siklus haid wanita

mengapa bila pria sedang solat kemudian wanita lewat di depan nya maka solat itu batal,

karena yg lewat didepan orang solat itu nggak bener, kudu distop. Kalau nyetop wanita yg lewat khan jadi bersentuhan jadi harus wudhu lagi

mengapa wanita hrs menutup seluruh tubuhnya sdgkan pria tidak

Karena wanita dpt tugas hamil & menyusui, laki-laki tidak

dlm warisan pria mendapat lebih banyak

Krn laki wajib menafkahi, wanita tdk. Ada kaitannya dg tugas wanita hamil & menyusui

Seperti yg sudah gw sampein sebelumnya, Sebagai manusia, pada dasarnya wanita dan pria mempunyai status sosial dan hukum yg sama
Perbedaan timbul sebagai konsekuensi logis perbedaan peran reproduksi; yg satu menghamili, yg satunya lagi haid, hamil & menyusui.
gen x
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 27
Joined: Wed Sep 06, 2006 11:02 am
Location: tokyo

Re: Posisi wanita dalam islam

Postby luv_nice » Thu Sep 21, 2006 12:30 pm

gen x wrote:
stivana2 wrote:mengapa dalam islam, wanita bila sholat harus di pisah dgn pria dgn kata lain hrs pk penyekat,

kalau bersentuhan harus wudhu lagi

stivana2 wrote:sedangkan bila tidak ada penyekat wanita harus di belakang,

karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Ada kaitannya dengan siklus haid wanita

mengapa wanita hrs 2 untuk menjadi saksi, sedangkan pria 1,

karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Ada kaitannya dengan siklus haid wanita

mengapa bila pria sedang solat kemudian wanita lewat di depan nya maka solat itu batal,

karena yg lewat didepan orang solat itu nggak bener, kudu distop. Kalau nyetop wanita yg lewat khan jadi bersentuhan jadi harus wudhu lagi

mengapa wanita hrs menutup seluruh tubuhnya sdgkan pria tidak

Karena wanita dpt tugas hamil & menyusui, laki-laki tidak

dlm warisan pria mendapat lebih banyak

Krn laki wajib menafkahi, wanita tdk. Ada kaitannya dg tugas wanita hamil & menyusui

Seperti yg sudah gw sampein sebelumnya, Sebagai manusia, pada dasarnya wanita dan pria mempunyai status sosial dan hukum yg sama
Perbedaan timbul sebagai konsekuensi logis perbedaan peran reproduksi; yg satu menghamili, yg satunya lagi haid, hamil & menyusui.


1. Kepemimpinan dikaitkan dengan fisik yang berakibat beda posisi pria-wanita sudah tidak relevan saat ini.
2. Kalau disepakati bahwa tugas wanita untuk hamil, beranak, menyusui adalah tugas wanita, seharusnya jatah warisannya harus lebih besar. Berat sekali tugas itu..kenapa kompensasinya dalam hal warisan malah lebih kecil?? Padahal pewarisan itu urusannya dengan hal-hal beranak-pinak. Mustinya wanita dpt lebih besar..atau sama, itu baru adil.
3. Perbedaan fungsi reproduksi tidak seharusnya membedakan hak sosial dan hukum. Gak nyambung.
luv_nice
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Postby BOMBASTIC » Thu Sep 21, 2006 2:27 pm

Gen X wrote
kalau bersentuhan harus wudhu lagi

karena yg lewat didepan orang solat itu nggak bener, kudu distop. Kalau nyetop wanita yg lewat khan jadi bersentuhan jadi harus wudhu lagi

Hihi lucu lu gen kalo sholatnya sewaktu naek haji orang kan berjubel jubel tuh antara laki dan perempuan, kalo musti wudhu lagi kapan sholatnya tuh..kan setiap saat bersentuhan...?
jangan lu bilang itu pengecualian ya...
User avatar
BOMBASTIC
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 736
Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
Location: HEAVEN

Postby BOMBASTIC » Thu Sep 21, 2006 2:54 pm

Ada seorang perempuan Anshar bertanya kepada Nabi tentang menyetubuhi perempuan di farjinya tetapi lewat belakang, maka Nabi membacakan ayat:
“Isteri-isterimu adalah ladang buat kamu, karena itu datangilah ladangmu itu sesukamu.” (al-Baqarah: 223) — (Riwayat Ahmad)

Nabi muhamad berkata istri istrimumu adalah ladang... :ANAL: bagaimana bisa dikatakan wanita bisa sejajar istri istri diibaratkan ladang...
User avatar
BOMBASTIC
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 736
Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
Location: HEAVEN

Re: Posisi wanita dalam islam

Postby stivana2 » Thu Sep 21, 2006 3:05 pm

gen x wrote:
stivana2 wrote:mengapa dalam islam, wanita bila sholat harus di pisah dgn pria dgn kata lain hrs pk penyekat,

kalau bersentuhan harus wudhu lagi

stivana2 wrote:sedangkan bila tidak ada penyekat wanita harus di belakang,

karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Ada kaitannya dengan siklus haid wanita

mengapa wanita hrs 2 untuk menjadi saksi, sedangkan pria 1,

karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Ada kaitannya dengan siklus haid wanita

mengapa bila pria sedang solat kemudian wanita lewat di depan nya maka solat itu batal,

karena yg lewat didepan orang solat itu nggak bener, kudu distop. Kalau nyetop wanita yg lewat khan jadi bersentuhan jadi harus wudhu lagi

mengapa wanita hrs menutup seluruh tubuhnya sdgkan pria tidak

Karena wanita dpt tugas hamil & menyusui, laki-laki tidak

dlm warisan pria mendapat lebih banyak

Krn laki wajib menafkahi, wanita tdk. Ada kaitannya dg tugas wanita hamil & menyusui

Seperti yg sudah gw sampein sebelumnya, Sebagai manusia, pada dasarnya wanita dan pria mempunyai status sosial dan hukum yg sama
Perbedaan timbul sebagai konsekuensi logis perbedaan peran reproduksi; yg satu menghamili, yg satunya lagi haid, hamil & menyusui.


kl bisa sy ambil kesimpulan, mk pria islam "menguasai" wanita. hny karena wanita mendapat haid, sehingga posisi wanita berada 1 tingkat di bawah pria, krn anda bilang pria adalah pemimpin wanita, bisa di artikan pria posisinya berada di atas wanita
stivana2
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 146
Joined: Tue Aug 15, 2006 5:00 pm

Re: Posisi wanita dalam islam

Postby luv_nice » Thu Sep 28, 2006 2:52 pm

stivana2 wrote:
gen x wrote:
stivana2 wrote:mengapa dalam islam, wanita bila sholat harus di pisah dgn pria dgn kata lain hrs pk penyekat,

kalau bersentuhan harus wudhu lagi

stivana2 wrote:sedangkan bila tidak ada penyekat wanita harus di belakang,

karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Ada kaitannya dengan siklus haid wanita

mengapa wanita hrs 2 untuk menjadi saksi, sedangkan pria 1,

karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Ada kaitannya dengan siklus haid wanita

mengapa bila pria sedang solat kemudian wanita lewat di depan nya maka solat itu batal,

karena yg lewat didepan orang solat itu nggak bener, kudu distop. Kalau nyetop wanita yg lewat khan jadi bersentuhan jadi harus wudhu lagi

mengapa wanita hrs menutup seluruh tubuhnya sdgkan pria tidak

Karena wanita dpt tugas hamil & menyusui, laki-laki tidak

dlm warisan pria mendapat lebih banyak

Krn laki wajib menafkahi, wanita tdk. Ada kaitannya dg tugas wanita hamil & menyusui

Seperti yg sudah gw sampein sebelumnya, Sebagai manusia, pada dasarnya wanita dan pria mempunyai status sosial dan hukum yg sama
Perbedaan timbul sebagai konsekuensi logis perbedaan peran reproduksi; yg satu menghamili, yg satunya lagi haid, hamil & menyusui.


kl bisa sy ambil kesimpulan, mk pria islam "menguasai" wanita. hny karena wanita mendapat haid, sehingga posisi wanita berada 1 tingkat di bawah pria, krn anda bilang pria adalah pemimpin wanita, bisa di artikan pria posisinya berada di atas wanita


Anda wanita? Relakah anda diposisikan tidak adil hanya karena mendapat haid, mengandung, dan melahirkn?
Tahukah anda bahwa haid, mengandung, melahirkan itu butuh kemampuan fisik yg prima? Justru karena tugas maha berat itu seharusnya wanita diutamakan (atau paling tidak disamakan), bukan malah direndahkan seakan hanya alat pemuas nafsu laki2 dan mesin penetas telur.
luv_nice
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Re: Posisi wanita dalam islam

Postby stivana2 » Thu Sep 28, 2006 5:28 pm

luv_nice wrote:
stivana2 wrote:
gen x wrote:
stivana2 wrote:mengapa dalam islam, wanita bila sholat harus di pisah dgn pria dgn kata lain hrs pk penyekat,

kalau bersentuhan harus wudhu lagi

stivana2 wrote:sedangkan bila tidak ada penyekat wanita harus di belakang,

karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Ada kaitannya dengan siklus haid wanita

mengapa wanita hrs 2 untuk menjadi saksi, sedangkan pria 1,

karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Ada kaitannya dengan siklus haid wanita

mengapa bila pria sedang solat kemudian wanita lewat di depan nya maka solat itu batal,

karena yg lewat didepan orang solat itu nggak bener, kudu distop. Kalau nyetop wanita yg lewat khan jadi bersentuhan jadi harus wudhu lagi

mengapa wanita hrs menutup seluruh tubuhnya sdgkan pria tidak

Karena wanita dpt tugas hamil & menyusui, laki-laki tidak

dlm warisan pria mendapat lebih banyak

Krn laki wajib menafkahi, wanita tdk. Ada kaitannya dg tugas wanita hamil & menyusui

Seperti yg sudah gw sampein sebelumnya, Sebagai manusia, pada dasarnya wanita dan pria mempunyai status sosial dan hukum yg sama
Perbedaan timbul sebagai konsekuensi logis perbedaan peran reproduksi; yg satu menghamili, yg satunya lagi haid, hamil & menyusui.


kl bisa sy ambil kesimpulan, mk pria islam "menguasai" wanita. hny karena wanita mendapat haid, sehingga posisi wanita berada 1 tingkat di bawah pria, krn anda bilang pria adalah pemimpin wanita, bisa di artikan pria posisinya berada di atas wanita


Anda wanita? Relakah anda diposisikan tidak adil hanya karena mendapat haid, mengandung, dan melahirkn?
Tahukah anda bahwa haid, mengandung, melahirkan itu butuh kemampuan fisik yg prima? Justru karena tugas maha berat itu seharusnya wanita diutamakan (atau paling tidak disamakan), bukan malah direndahkan seakan hanya alat pemuas nafsu laki2 dan mesin penetas telur.


Maaf Luv nice, saya wanita tp bukan "wanita islam" karena wantia islam martabatnya lebih rendah dari pria, bakhan bisa dikatakan sama dengan binatang seperti sindiran aisah kepada muhammad
stivana2
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 146
Joined: Tue Aug 15, 2006 5:00 pm

Next

Return to Hak WANITA dlm Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users