. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Polisi Ungkap 32 Kasus "Jihad" di Poso

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Polisi Ungkap 32 Kasus "Jihad" di Poso

Postby No_Name » Wed Mar 07, 2007 1:29 am

perhatikan kasus2 dibawah ini!!
Muslim mengaku dianiaya...
Muslim mengaku ditindas....
Muslim mengaku diperangi..
Muslim mengaku dibantai....

untuk lebih jelasnya mari kita lihat,siapa yg sesungguhnya senang membantai....

sebelumnya agar lebih menjiwai bacaan dibawah,ada baiknya kaum Muslimin untuk membaca ayat suci Al-Quran berikut ini agar lebih menghayati:

Q 9:123
Hai orang-orang yang beriman, bunuhlah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa.


Judul asli : Polisi Ungkap 32 Kasus Kekerasan di Poso
http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=123270

------###-------

JAKARTA--MIOL: Detasemen 88 dan Polda Sulawesi Tengah berhasil mengungkap 32 kasus kekerasan di Poso, sejak tertangkapnya para buronan dan puluhan tersangka.

Wakadiv Humas Polri Brigj Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Senin (29/1) membenarkan bahwa dengan tertangkapnya buronan dan tersangka pada 11 dan 22 Januari lalu, Polri berhasil mengungkap 32 kasus kekerasan yang menonjol di Poso.

"Kita juga sudah menemukan bukti-bukti kuat untuk menjerat mereka ke persidangan," ujar Anton.

Menurut Anton, sejak November 2005 hingga Mei 2006, Detasemen 88 Bareskrim dan Polda Sulteng mengungkap 13 kasus kekerasan menonjol. Dan setelah penangkapan buronan dan tersangka 11 dan 22 Januari 2007, terungkap 19 kasus kekerasan, sehingga keseluruhan kasus yang terungkap ada 32 kasus.

32 Kasus Kekerasan yang Terungkap:

1. Mutilasi Kades Pinedapa
2. Mutilasi 3 siswi ---> QS 47:4, QS 5:33 ,QS 9:123
3. Bom Tentena ---> QS 47:4, QS 5:33 ,QS 9:123
4. Bom Pasar Sentral Poso
5. Bom Gereja Immanuel Palu
6. Penembakan mati Pdt Susianti (Palu)
7. Penembakan mati Jaksa Ferry (Palu)
8. Perampokan Pasar Tua palu ---> Hadits2, & QS 48:20, QS 8:1 QS 59:7, QS 8:69
9. Penembakan Gereja Anugerah Palu
10. Perampokan di Tomini Parigi ---> Hadits2, & QS 48:20, QS 8:1 QS 59:7, QS 8:69
11. Perampokan Pemda Poso ---> Hadits2, & QS 48:20, QS 8:1 QS 59:7, QS 8:69
12. Pembunuhan Ny Helmi TombilingPoso
13. Pembunuhan Bendahara GKST Oranye Tajoje
14. Pembunuhan/penyerangan diMaranatha Palu 2004 oleh Anang Papa Enal cs.
15. Penembakan mati Budiyanto (Poso) 2005 oleh Basri cs
16. Penembakan mati Sugito (Poso) 2005 oleh Basri cs
17. Penembakan mati Briptu Agus Sulaiman (Poso) 2004 oleh Basri cs
18. Penembakan Khasrin Lajidin (Poso) 2005 oleh Anang Papa Enal cs
19. Penembakan Kapolres AKBP Rudi 2006 oleh Basri cs
20. Pemboman GOR Poso 2004 oleh Sarjono cs
21. Pemboman Gereja Eklesia Poso 2006 oleh Basei cs
22. Pemboman agen bus Lita Sayo (Poso) 2005 oleh Basri Upik Kokong cs
23. Pemboman belakang RSU Poso 2006 oleh Basri/Upik Tarakan cs
24. Pemboman Pasar Maesa Palu (16 MD) 31 Des 05 oleh Abdul Muis cs
25. Pemboman lontar di Kel Kawua Poso 30 Sep 05 oleh Basri/Upik Tarakan cs
26. Penembakan Pdt Irianto Kongkoli Palu 16 Okt 06 oleh Abdul Muis cs
27. Pemboman Termos Ds Tangkura Poso Sept 06 oleh UpikLawanga dan Duan/Basri cs
28. Pemboman Senter Kel Kawua Poso Sept 06 oleh Tugiran/Basri cs
29. Penembakan Rektor Unsimar Poso 2005 oleh Kana dan Umang atas perintah Basri
30. Penembakan mati warga nasrani di Sayo Atas Poso 2005 oleh Wiwin Kalahe cs
31. Penembakan dua siswi Ivon Siti Nov 05 di Poso oleh Wiwin Kalahe cs atas perintah Basri
32. Kasus pembunuhan 2 warga Masamba degan tersangka 17 orang.


Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap buronan dan tersangka yang tertangkap maupun para tersangka yang menyerahkan diri, maka total kasus yang terungkap hingga akhir Januari 2007 tercatat 32 kasus

-------####-------


sebelum menyelesaikan akhir bacaan ini ada baiknya membaca lagi ayat suci AlQuran sebagai penutup dan penyejuk iman Muslim

Q 8:17
Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mu'min, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

selesai...alhamdulilah
User avatar
No_Name
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1677
Joined: Mon Jun 05, 2006 7:01 pm
Location: the Rock n Roll place

Postby No_Name » Wed Mar 07, 2007 1:32 am

Image
Church of Soya village was set on fire by the Laskar Jihad



Image
Church of Soya village, one of the oldest church remaining in Ambon, is in riun
User avatar
No_Name
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1677
Joined: Mon Jun 05, 2006 7:01 pm
Location: the Rock n Roll place

Postby No_Name » Wed Mar 07, 2007 1:34 am

Image
9-month old Agnes Debora Souhoka was killed during the attack by the Laskar Jihad in Soya village



Image
Body of 9-month old baby, Agnes Debora Souhoka
User avatar
No_Name
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1677
Joined: Mon Jun 05, 2006 7:01 pm
Location: the Rock n Roll place

Postby No_Name » Wed Mar 07, 2007 1:38 am

Image
High explosive ammunition used by the Laskar Jihad found in Soya village after the attack


semua berita2 diatas dapat dilihat di:http://www.geocities.com/kariu67/photosnf.htm?20077

atau,
http://www.geocities.com/rumah3poka/index.htm?20077
User avatar
No_Name
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1677
Joined: Mon Jun 05, 2006 7:01 pm
Location: the Rock n Roll place

Postby No_Name » Wed Mar 07, 2007 1:49 am

dari:http://www.suaramerdeka.com/harian/0702/02/nas05.htm


-------####-------

Tembak Pendeta dan Merampok

PALU - Basri alias Bagong, tersangka DPO (Daftar Pencarian Orang) polisi yang tertangkap dalam operasi penyergapan di Kelurahan Kayamanya Kota Poso, Kamis pagi, terlibat sedikitnya 15 kasus kekerasan di Poso dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam di Palu, Kamis, mengatakan Basri terlibat lima kasus kekerasan di Palu dan 12 kasus di Poso sejak tahun 2001 hingga 2006.

Kasus yang melibatkan lelaki berusia 30 tahun itu di Palu, yakni penembakan Pendeta Susinti Tinulele tahun 2004, penyerangan di Desa Maranata (2004), perampokan toko emas di Pasar Tua (2004), penembakan gereja Anugerah (2004) dan perampokan toko emas Monginsidi (2006).

Sementara kasus kekerasan yang dilakukan Basri di Poso, yakni penembakan wartawan Poso Post, I Wayan Sumaryasa (2001), mutilasi Kades Pinedapa (2004), mutilasi tiga siswa SMU (2005), perampokan uang Pemda Poso sebesar Rp 490 juta (2005) dan penembawan dua siswa SMU, Ivon dan Siti (2006).

Kasus lainnya, bom senter Kawua (2006) dan penembakan anggota polisi Briptu Dedy Hendra (2006), penembakan rumah anggota Polri di Jalan Pulau Jawa II dan kompleks PDAM (2006), serta penembakan Kapolres Poso (2006).

Lebih lanjut Bachrul Alam mengatakan, Ardin Djanut alias Rojak, tersangka DPO lainnya yang tertangkap bersama Basri dalam penyergapan di Kayamanya, terlibat lima kasus kekerasan.

Ardin terlibat dalam tiga kasus di Palu, yakni penyerangan di Desa Maranata, perampokan toko emas di Pasar Tua, penembakan di gereja Anugerah. Dua kasus di Poso, penembakan Ivon dan Siti, serta kasus bom Tentena tahun 2005.

"Keterlibatan Basri dan Ardin terungkap berdasarkan keterangan sejumlah DPO yang sudah tertangkap sebelumnya, serta pengakuan keduanya yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolda Sulteng," kata Bachrul Alam.

Mengenai kasus yang melibatkan Yudit Parsan, tersangka DPO yang menyerahkan diri di Mapolres Poso berselang beberapa saat setelah penangkapan Basri dan Ardin, Bacrul Alam mengatakan Yudit terlibat dalam tiga kasus, yakni penembakan Pendeta Susianti Tinulele, penembakan Ivon dan Siti, serta merakit bom di rumah Yuyun tahun 2007.

"Ketiga tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Sulteng," ujarnya.

-------####-------

QS 48:20
Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.


Q 9:123
Hai orang-orang yang beriman, bunuhlah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa
User avatar
No_Name
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1677
Joined: Mon Jun 05, 2006 7:01 pm
Location: the Rock n Roll place

Postby No_Name » Wed Mar 07, 2007 1:59 am

User avatar
No_Name
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1677
Joined: Mon Jun 05, 2006 7:01 pm
Location: the Rock n Roll place

Postby No_Name » Wed Mar 07, 2007 2:06 am

dari:
http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=124794


Basri Mengaku Disuruh Membunuh Oleh Ustad Jamaah Islamiyah

JAKARTA--MIOL: Buronan Basri mengaku sudah membunuh empat orang di Poso. "Saya membunuh karena disuruh oleh Ustad Ryan dan ustad lain. Doktrinnya, orang kafir harus dibunuh," ujar Basri, tersangka kerusuhan, pembunuhan dan bom di Poso, di Bareskrim Polri, Jumat (16/2).

Menurut Basri, doktrin untuk membunuh orang kafir, berulangkali didengarnya dari para ustad, yakni Ryan, Mahmud, Hiban, Yahya, Sahal, Rifki, dan juga pembunuh dan Hasanudin. "Saya baru tahu kemudian, bahwa mereka adalah Ustad-ustad JI," ujar Basri.

Basri juga mengakui terlibat 17 kasus yang di lakukan antara lain pembunuhan pendeta Susianti, perampokan toko emas di Palu, penembakan di gereja Anugrah, pembunuhan kades pinedapa, mutilasi tiga siswi, penembakan Ivon dan Siti, dan beberapa kasus bom di Poso, bom Kawua.

Motif Basri melakukan perbuatan kejinya, menurut dia, disamping dendam karena keluarganya banyak terbunuh dalam kerusuhan tahun 2000, juga adanya doktrin dari ustad-ustad di Tanah Runtuh asal Jawa.

Dikatakan Basri, ustad-ustad ini bukan hanya mendoktrin boleh bunuh kafir saja, juga disuruh mencari fai, yakni harta benda yang dirampas dari kafir dan pemerintah yang tidak berdasarkan syariat Islam.

Dikatakan Basri, awalnya dia bertemua dengan para ustad untuk belajar mengaji. Namun, oleh ustad itu, dia dilatih perang, diberi senjata api, melatih buat bom dan kasih bahan bom.

Dalam acara jumpa pers itu, Basri meminta agar dirinya diberi maaf karena sudah membuat situasi Poso tidak aman dan membuat masyarakat resah. "Saya minta maaf ke warga Nasrani maupun Islam yang terganggu atas perbuatan saya di Poso," ujar Basri yang didampingi buronan Tugiran dan Wakadiv Humas Polri Brigjen Anton Bachrul Alam.
User avatar
No_Name
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1677
Joined: Mon Jun 05, 2006 7:01 pm
Location: the Rock n Roll place


Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users