. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby usmanabdullah » Thu Jan 31, 2013 4:36 pm

JAKARTA- (Okezone) Penetapan status tersangka kepada Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq atas kasus impor daging sapi dinilai sebuah rekayasa menjelang pemilu 2014.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Refrizal, mengatakan dirinya tidak pernah mengenal sosok Ahmad Fathanah yang tertangkap KPK dalam penggerebekan di hotel Le Meridien, Jakarta. Menurutnya Luthfi pun tidak mengenal sosok Ahmad yang saat tertangkap tengah bersama perempuan seksi itu.

"Saya dan Ustadz Luthfi berteman dari tahun 80-an, selama ini saya tidak pernah bertemu dengan orang itu (Ahmad), apalagi dia bersama perempuan panggilan, tidak mungkin ustadz mengenal orang seperti itu, ini kejanggalan luar biasa, ini rekayasa jelang pemilu 2014," kata Refrizal saat dihubungi wartawan, Kamis (31/1/2013).

Menurutnya, PKS sudah terbiasa dengan kejadian yang mengagetkan seperti ini, sebut saja saat kasus Misbakun yang dituduh melakukan kejahatan perbankan atau pemalsuan letter of credit (LC) bodong PT Selalang Prima Internasional.

"Misbakhun langsung ditangkap dan ditahan, langsung dipenjara, ternyata di MA akhirnya dibebaskan, ini bukan pertama kalinya PKS dipermainkan," paparnya.

Partai berlambang bulan sabit kembar itu tidak khawatir pendukungnya akan berubah haluan saat pemilu 2014 mendatang. PKS optimis dapat melewati badai 'Tsunami' yang tengah menerpanya.

"Kami kader partai yang berjuang untuk bangsa dan negara, tidak akan berhenti tingkatkan keadilan dan pemberantasan korupsi, Insyaallah akan selalu ada perenungan dan jalan keluar," ucapnya.

(ugo)

Klik Alternatif Diskusi Kalau FFI Terblokir
Mirror
Mirror Rss Feed
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1179
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby usmanabdullah » Thu Jan 31, 2013 4:55 pm

Luthfi tersangka, kader PKS syok

JAKARTA - (Okezone) Paska penetapan Lutfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka kasus suap impor daging, seluruh anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seolah menghilang dari Gedung DPR.

Sejak tadi malam sampai siang tadi, ruangan Fraksi partai berlambang bulan sabit kembar itu sangat sepi. Hanya terlihat Anggota Komisi VI Refrizal yang berada di ruangan tersebut.

Menurut Refrizal, anggota Fraksi PKS masih kaget mendengar informasi itu, sehingga sangat banyak yang tidak datang ke DPR. "Bagian dari syok," kata Refrizal saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Refrizal menegaskan tidak ada instruksi apapun dari DPP PKS untuk menutup diri dari kejaran awak media.

Menurutnya, ketidakhadiran para kader partainya disebabkan karena faktor kelelahan setelah menggelar rapat tadi malam.

"Enggak ada ya, enggak ada instrusi apa-apa. Kemarin kan sampai malam, sampai pagi malah," tegas Refrizal.

Sebelumnya diketahui kantor pusat PKS di bilangan TB. Simatupang, Jakarta Selatan, mendadak tertutup untuk kalangan media.

Hal ini terkait penjemputan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, yang terjadi pada Rabu malam, 30 Januari 2013. Saat ini Luthfi pun sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK.

"Jadi dari staf humas PKS menginformasikan tidak ada wawancara bagi semua wartawan. Karena para pengurus PKS belum ada yang tiba di DPP," ungkap petugas jaga PKS, Firmansyah, kepada Okezone, Kamis (31/1/2013).

Sekedar diketahui Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan LHI yang ditengarai Luthfi Hasan Ishaq diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11. Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1. Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama Ahmad Fathanah, pihak swasta.

Praktik suap itu sendiri terjadi di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat. Ketika suap terjadi Lutfi Hasan Ishak tidak berada di tempat. Namun, KPK berhasil membekuk pengusaha berinisial A dari PT Indoguna Utama, pria berinisial S yang diduga sebagai sopir A, serta wanita berinisial M.

Dari penangkapan itu, KPK mengamankan sejumlah uang yang nilainya ditaksir mencapai Rp1 miliar. Uang pecahan Rp100.000 itu disimpan dalam dua kantong plastik berwarna putih dan hitam.
(ydh)

Klik Alternatif Diskusi Kalau FFI Terblokir
Mirror
Mirror Rss Feed
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1179
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby usmanabdullah » Thu Jan 31, 2013 4:58 pm

Curahan Hati Kader PKS soal LHI



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penangkapan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq pada Rabu (29/1) mengejutkan jutaan kader PKS.

Partai yang selama ini mengusung citra antikorupsi itu pun harus menenangkan kadernya di akar rumput.

Kader PKS dari Dewan Perwakilan Ranting Pasar Minggu Deni Saiful menganalisis konstruksi dari penangkapan Luthfi kacau balau. "Yang bikin skenario kurang profesional," katanya menegaskan dalam pesan BlackBerry, Kamis (31/1).

Saat berita penangkapan muncul, tuturnya, sopir menteri pertanian diisukan ikut ditangkap. Akan tetapi, ternyata tidak terbukti.

Selanjutnya, anggota DPR yang ditangkap sempat diberitakan berasal dari Komisi IV. Akan tetapi, ternyata yang ditangkap adalah Luthfi Hasan Ishak yang notabene berasal dari Komisi I.

Kemudian, dia pun mempertanyakan tuduhan dari KPK bahwa Luthfi dan Menteri Pertanian Siswono mengatur impor daging sapi dengan adanya kasus tersebut.

"Jelas salah alamat karena mentan tak lagi mengatur impor daging. Impor daging yang mengatur kuotanya Deperindag," ujarnya.

KPK sudah menetapkan Luthfi sebagai tersangka pada Rabu (30/1) malam. Bersama Luthfi, penyidik menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni dua direktur PT Indoguna Utama Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, serta Ahmad Fathanah.

Ahmad Fathanah ditangkap bersama Maharani oleh KPK di Hotel Le Meredien Jakarta, Selasa (29/1) sekitar pukul 20.20 WIB. Dari mereka, didapatkan uang senilai Rp 1 miliar yang diduga akan diberikan kepada LHI atau Luthfi Hasan Ishaaq.
Redaktur: A.Syalaby Ichsan

Klik Alternatif Diskusi Kalau FFI Terblokir
Mirror
Mirror Rss Feed
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1179
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby usmanabdullah » Thu Jan 31, 2013 5:01 pm

Presiden PKS Tersangka akan memicu konflik internal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penetapan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka dipastikan akan memicu konflik internal. Yaitu, antara kubu yang ingin melindungi Luthfi dan yang ingin hukum ditegakan.

Pengamat politik UGM, Arie Sudjito melihat, kasus ini pada akhirnya akan memengaruhi stabilitas partai Islam terbesar tersebut. Termasuk elektabilitasnya di mata masyarakat.

Meski pun ia memandang, hal tersebut sebagai biaya yang harus dibayar parpol terhadap rakyat. Karena selama ini partai tidak pernah mendengarkan kritik dari rakyat tentang korupsi.

"Partai tidak takut sama rakyat, mereka takutnya cuma sama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," ujarnya ketika dihubungi, Kamis (31/1).

Solusinya, kata dia, PKS harus menjadikan kasus ini sebagai ajang untuk segera melakukan pembenahan diri. Termasuk mulai melakukan transparansi pengelolaan keuangan partai.

"Istilah mahar politik yang selama ini lekat dengan PKS juga harus dihilangkan dengan sikap transparan kepada publik," jelas dia.

Redaktur: Mansyur Faqih
Reporter: Ira Sasmita

Klik Alternatif Diskusi Kalau FFI Terblokir
Mirror
Mirror Rss Feed
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1179
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby usmanabdullah » Thu Jan 31, 2013 5:09 pm

Politisi PKS: Elektabilitas Tak Terganggu
Penulis : Sandro Gatra | Kamis, 31 Januari 2013 | 15:49 WIB|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Refrizal meyakini bahwa perkara yang menjerat Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq tidak akan menurunkan elektabilitas partai menjelang Pemilu 2014 .

Pasalnya, Refrizal yakin perkara kasus yang membelit Luthfi itu adalah sebuah rekayasa.

"Apakah masyarakat percaya dengan rekayasa itu? Saya tidak begitu yakin. Masyarakat kita sudah cerdas," kata Refrizal di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Hal itu dikatakan Refrizal menanggapi dugaan suap yang menjerat Luthfi yang dikhwatirkan akan menurunkan elektabilitas PKS menjelang Pemilu 2014.

Sebelumnya, Luthfi ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pemberian rekomendasi kuota impor daging kepada Kementerian Pertanian.

Refrizal mengatakan, sejak penetapan Luthfi sebagai tersangka, banyak konstituen yang menghubungi untuk mempertanyakan permasalahan itu. Kepada mereka, Refrizal menyebut ada skenario rekayasa dalam perkara itu lantaran banyak kejanggalan.

Refrizal menjelaskan, dirinya sudah mengenal dekat Luthfi sejak 1980 -an. Dia mengaku tak pernah mengenal dan melihat Ahmad Fathanah, pria yang mengaku orang dekat Luthfi.

Cerita dari para politisi Komisi IV DPR, kata dia, Fathanah sering mengatasnamakan Luthfi untuk mendapatkan proyek.

"Dia (Fathanah) bukan asisten pribadi atau staf khusus pak Luthfi. Kalo iya, dia pasti kader PKS. Saya konfirmasi ke teman-teman Komisi IV, dia sering mengatasnamakan Pak Luthfi, tapi ujung-ujungnya cari proyek," kata dia.

Ketika ditanya mengapa PKS tidak membawa pencatatuan nama pemimpinnya itu kepada penegak hukum, Refrizal tak bisa menjawab.

Kejanggalan lain, tambah dia, uang suap senilai Rp 1 miliar tidak sampai ke tangan Luthfi.

"Seandainya iya untuk Luthfi, kenapa tidak sabar uang sampai ke Luthfi dulu baru ditangkap? Kejanggalan lain, bukannya pemanggilan dulu (Luthfi), tapi dibawa. Ada kasus yang sudah bertahun-tahun tapi enggak diapa-apain. Ini begitu cepat, 1 x 24 jam. Ini bisa tutup berita-berita yang besar karena yang diangkat kan Presiden PKS-nya," kata dia.

Tapi, tersangka KPK selama ini kan tidak pernah bebas di pengadilan?,

"Kemungkinan itu selalu ada. KPK kan bukan malaikat yang tidak ada salahnya," jawab dia.

Jadi, apakah Refrizal yakin perkara Luthfi ini akan menjadi kesalahan pertama KPK?, "

Nantilah kita buktikan," pungkas anggota Komisi VI DPR itu.
Editor :
Ervan Hardoko

Klik Alternatif Diskusi Kalau FFI Terblokir
Mirror
Mirror Rss Feed
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1179
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby usmanabdullah » Thu Jan 31, 2013 5:13 pm

Yusuf Supendi: PKS Akan Hancur
Penulis : Sandro Gatra | Kamis, 31 Januari 2013 | 13:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan pendiri Partai Keadilan (awal mula Partai Keadilan Sejahtera) Yusuf Supendi mengaku sedih atas penangkapan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam perkara dugaan suap impor daging sapi. Yusuf meyakini perkara itu akan menghancurkan PKS di Pemilu 2014 .

"Menyedihkan karena memakai atribut dakwah. Sangat merugikan umat Islam. PKS akan hancur lebur atau punah habis 2014," kata Yusuf ketika dihubungi, Kamis (31/1/2013).

Yusuf mengaku tak terkejut dengan penetapan tersangka Luthfi. Pasalnya, para petinggi PKS sudah lama disebut-sebut terlibat dalam penyimpangan impor daging sapi. Hanya saja, dia menyayangkan sikap para petinggi PKS yang menilai ada skenario politik dari pengungkapan kasus itu.

"Jangan salahkan orang lain. KPK berangkat dari profesionalitas, pasti punya alat bukti," kata Yusuf.

Yusuf menilai, seharusnya Menteri Pertanian Suswono yang juga kader PKS mundur dari jabatannya. Selain itu, para petinggi PKS lain di antaranya Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta dan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, kata dia, juga harus mundur.

"Selama mereka tidak legowo mundur, selama itu juga partai hancur," pungkas Yusuf.

Seperti diberitakan, Luthfi ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pemberian rekomendasi kuota impor daging kepada Kementerian Pertanian. Selain Luthfi, tiga orang lainnya juga ditetapkan tersangka, yakni Direktur PT Indoguna Utama (IU) berinisial AAE, Direktur PT IU berinisial JE, dan orang dekat Luthfi berinisial AF.

Pihak PKS menilai ada konspirasi dalam perkara tersebut. PKS melihat banyak kejanggalan. "Kami ingin membaca apa yang ada behind the scene," ujar politisi senior PKS Suryama M Sastra.

Yusuf pernah laporkan petinggi PKS

Nama Yusuf Supendi pada tahun 2011 lalu sempat menjadi sorotan media. Ia melaporkan sejumlah elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS), termasuk Luthfi Hasan Ishaaq, ke Badan Kehormatan DPR. Yusuf menilai sejumlah elite tersebut melanggar kode etik anggota Dewan. Selain Luthfi, Yusuf juga melaporkan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, dan Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta.

Menurut Yusuf, Luthfi telah melanggar etika dan akhlak sebagai anggota DPR. Luthfi juga melanggar syariah dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan dengan mengirimkan pesan singkat kepada Yusuf bernada mengancam.

"Bahkan ada yang mengirimkan SMS mau menghirup darah Yusuf Supendi. Aktor intelektualnya adalah Luthfi," ujar Yusuf saat itu.

Sedangkan Hilmi dan Anis dituding Yusuf telah menyalahgunakan anggaran. "Anis, penggelapan dana Pilkada DKI Rp 10 miliar bersumber dari Adang Daradjatun. Hilmi, putra pentolan Darul Islam, Danu Muhammad Hasan, gesit mengumpulkan setoran untuk memperkaya diri," ujar Yusuf

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi
Editor :
Inggried Dwi Wedhaswary

Klik Alternatif Diskusi Kalau FFI Terblokir
Mirror
Mirror Rss Feed
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1179
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby usmanabdullah » Thu Jan 31, 2013 5:16 pm

Pengamat: Elektabilitas PKS Akan Hancur Lebur
Penulis : Sabrina Asril | Kamis, 31 Januari 2013 | 12:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus melewati ujian yang cukup berat setahun menjelang Pemilu 2014. Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap impor daging sapi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Luthfi merupakan politisi pertama yang ditetapkan sebagai tersangka pada tahun politik ini. Bagaimana peta kekuatan PKS pascakasus tersebut?

Direktur Eksekutif Pol-Track Institute Hanta Yudha AR memprediksi, elektabilitas PKS akan hancur lebur dalam Pemilu mendatang. "PKS tampaknya mengalami pukulan luar biasa. Yang jelas, untuk saat ini jantung kekuatan elektoral PKS akan remuk," ujar Hanta, Rabu (30/1/2013), saat dihubungi wartawan.

Hanta menjelaskan, selama ini kekuatan elektoral PKS dalam merekrut kader dan simpatisannya dengan mengangkat ikon sebagai partai bersih dan antikorupsi. Isu ini menjadi magnet elektoral bagi PKS.

"Terlepas pada benar atau tidak nanti LHI tersangkut kasus ini, dan persepsi publik terhadap citra PKS akan memperburuk. Sanksi sosial dan hukuman publik relatif lebih berat terhadap PKS," kata Hanta.

Oleh karena itu, Hanta mengatakan, pekerjaan rumah terbesar bagi PKS adalah dengan memperbaiki citra partai yang tetap bersih dan antikorupsi. "PKS juga perlu menjaga soliditas internal agar mesin politik partai tetap efektif, serta mulai memikirkan strategi-strategi baru sebagai magnet elektoral partai, selain isu anti-korupsi tentunya. Jadi ini bisa menjadi tantangan, peluang, tetap juga ancaman bagi PKS yang semakin terjal menuju 3 besar di Pemilu 2014," ujar Hanta.

Suap impor daging

KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap kebijakan impor daging sapi. Adapun, para tersangka dalam kasus ini adalah Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutfhi Hasan Ishaaq dan orang dekatnya, Ahmad Fathanah, serta dua direktur PT Indoguna, yakni Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi.

Luthfi dan Fathanah diduga menerima suap terkait kebijakan impor sapi dari dua direktur PT Indoguna tersebut. Penetapan Luthfi sebagai tersangka ini berawal dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK, Selasa (29/1/2013) malam. Dari situ, KPK mengamankan empat orang, yakni Ahmad Fathanah, Arya Abdi Effendi, Juard Effendi, dan seorang wanita bernama Maharani. Bersamaan dengan penangkapan tersebut, KPK menyita uang Rp 1 miliar yang disimpan dalam kantong plastik dan koper. Keempatnya lalu diperiksa seharian di gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Melalui proses gelar perkara, KPK menyimpulkan ada dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan Luthfi sebagai tersangka. Informasi dari KPK menyebutkan, uang yang dijanjikan PT Indoguna terkait kebijakan impor daging sapi ini mencapai Rp 40 miliar. Adapun uang Rp 1 miliar yang ditemukan saat penggeledahan tersebut, diduga hanya uang muka. Saat ini, Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq tengah diperiksa di KPK. Dia dijemput penyidik KPK dari kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta, pada Rabu (30/1/2013) malam.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi
Editor :
Inggried Dwi Wedhaswary

Klik Alternatif Diskusi Kalau FFI Terblokir
Mirror
Mirror Rss Feed
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1179
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby usmanabdullah » Thu Jan 31, 2013 5:24 pm

Mentan: Aneh, Tiba-tiba Muncul Suap Impor Daging
Penulis : Dian Maharani | Kamis, 31 Januari 2013 | 15:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Suswono menyatakan heran atas disidiknya kasus dugaan suap impor daging sapi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia sendiri mengaku belum tahu secara rinci kasus yang turut menyeret Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka. Menurutnya, masalah kuota daging impor telah selesai dibahas di kementrian terkait.

"Kami belum jelas betul persoalannya apa. Karena kalau terkait impor daging, sebetulnya sudah selesai, baik kuotanya, juga alokasinya. Ini kuota sudah diputuskan dalam rapat Menko itu untuk 2013. Totalnya 80.000 ton," ujar Suswono, di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2013).

Menurut Suswono, pemberian alokasi untuk perusahaan juga telah diatur. Perusahaan yang mengajukan mendapat kuota sesuai alokasi yang diatur untuk satu tahun. Selain itu, lanjut Suswono, dirinya juga telah bersurat kepada Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa terkait tidak perlunya tambahan impor daging.

"Makanya sekarang saya jadi agak aneh. Ada apa ini, kok tiba-tiba ada muncul seolah-olah kaitannya dengan impor daging. Padahal, minggu lalu saya baru kirim surat juga ke Menko, bahwa daerah-daerah produsen sapi, mereka siap untuk menyuplai ke Jakarta. Artinya tidak perlu ada tambahan impor," terangnya.

Kementrian Pertanian sendiri, jelas Suswono, hanya berwenang memberikan rekomendasi kuota impor.

Seperti diberitakan, Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang juga Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap terkait kebijakan impor sapi, KPK menetapkan Luthfi sebagai tersangka atas dugaan bersama-sama menerima suap dari PT Indoguna Utama terkait kebijakan impor daging sapi.

Selain Luthfi, KPK menetapkan orang dekatnya, yakni Ahmad Fathani sebagai tersangka atas dugaan perbuatan yang sama. KPK juga menetapkan dua Direktur PT Indoguna, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi sebagai tersangka pemberian suap. Penetapan Luthfi sebagai tersangka ini berawal dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK, Selasa (29/1/2013) malam di Hotel Le Meridien dan di kawasan Cawang, Jakarta.

Dari situ, KPK menahan empat orang, yakni Ahmad, Arya, Juard, dan seorang perempuan bernama Maharani. Bersamaan dengan penangkapan tersebut, KPK menyita uang Rp 1 miliar yang disimpan dalam kantung plastik dan koper. Keempatnya lalu diperiksa seharian di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sedangkan, Maharani sendiri telah dibebaskan Kamis, pukul 02.10, karena tidak terbukti terlibat kasus suap.

Melalui proses gelar perkara, KPK menyimpulkan ada dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan Luthfi sebagai tersangka. Informasi dari KPK menyebutkan, uang yang dijanjikan PT Indoguna terkait kebijakan impor daging sapi ini mencapai Rp 40 miliar. Adapun uang Rp 1 miliar yang ditemukan saat penggeledahan tersebut, diduga hanya uang muka.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi
Editor :
Inggried Dwi Wedhaswary

Klik Alternatif Diskusi Kalau FFI Terblokir
Mirror
Mirror Rss Feed
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1179
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby usmanabdullah » Thu Jan 31, 2013 5:26 pm

Impor Daging Sapi Memang Banyak Penyimpangan
Penulis : Sandro Gatra | Kamis, 31 Januari 2013 | 13:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Siswono Yudhohusodo mengatakan, praktik impor daging sapi selama ini memang banyak terjadi penyimpangan. Salah satu modusnya, kata dia, jumlah daging yang diimpor ke Indonesia melebihi izin yang diberikan.

"Kita tidak bisa tutup mata penyelundupan daging. Itu memang tidak vulgar. Modusnya izin diberikan 10 ton, tapi masuk 15 ton. Itu banyak terjadi," kata Siswono di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Hal itu dikatakan Siswono ketika dimintai tanggapan terungkapnya kasus suap terkait pemberian rekomendasi kuota impor daging kepada Kementerian Pertanian.

Siswono mengatakan, setiap tahun produksi daging sapi dalam negeri memang tidak bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri. Setiap tahun, kata dia, pemerintah harus mengimpor daging sapi sekitar 40 persen dari total kebutuhan. Selain itu, ikut diimpor 700 ribu ekor sapi.

Siswono mengaku tak paham mengenai modus penyimpangan yang baru diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi. Hanya saja, kata politisi Partai Golkar itu, rekomendasi kuota impor ada di Kementerian Pertanian dan izin impor ada di Kementerian Perdagangan.

"Kita tidak tahu apakah penyuapannya terjadi di Kementan atau Kemendag. Tapi kalau ada swasta menyuap, itu harus ditindak tegas karena merusak rencana kita swasembada daging 2014," ujar Siswono.

Seperti diberitakan, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pemberian rekomendasi kuota impor daging kepada Kementerian Pertanian. Selain Luthfi, tiga orang lainnya juga ditetapkan tersangka, yakni Direktur PT Indoguna Utama (IU) berinisial AAE, Direktur PT IU berinisial JE, dan orang dekat Luthfi berinisial AF.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi
Editor :
Inggried Dwi Wedhaswary

Klik Alternatif Diskusi Kalau FFI Terblokir
Mirror
Mirror Rss Feed
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1179
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby usmanabdullah » Thu Jan 31, 2013 5:37 pm

Masih Berharap Luthfi Lolos dari Jerat Pidana, PKS: KPK Bukan Malaikat
Ahmad Juwari - detikNews
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih berharap Luthfi Hasan Ishaaq bisa lolos dari jerat kasus suap impor daging sapi. PKS yakin, KPK bukan malaikat yang sempurna. Masih ada harapan untuk Luthfi.

"Kemungkinan ada (lolos dari KPK), bukan malaikat kan KPK," ujar Ketua DPP PKS Refrizal.

Hal ini dikatakan Refrizal kepada wartawan saat ditanya terkait kemungkinan lolos dari jeratan KPK, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Selama ini memang seseorang yang menjadi "tersangka" di KPK tidak akan lolos dari hukum. KPK tak bisa melakukan SP3 suatu kasus. Tersangka korupsi yang dilimpahkan ke pengadilan pun selalu divonis penjara.

"Memperjuangkan kebenaran tidak boleh pesimis, sampai anak cucu kita menegakkan keadilan tidak boleh berhenti. Kita berjuang untuk semuanya," kata Refrizal.

"Masyarakat sudah mulai cerdas," sambungnya.

(ndr/ndr)

Klik Alternatif Diskusi Kalau FFI Terblokir
Mirror
Mirror Rss Feed
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1179
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: PKS : Ini semua rekayasa jelang pemilu

Postby 1234567890 » Thu Jan 31, 2013 7:15 pm

usmanabdullah wrote:Pengamat: Elektabilitas PKS Akan Hancur Lebur
Penulis : Sabrina Asril | Kamis, 31 Januari 2013 | 12:09 WIB



tapi erektabilitas para kader pe ka es akan tetap naik
:green:
1234567890
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3860
Joined: Sun Aug 09, 2009 2:31 am


Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users