by BB2009 » Sat Oct 10, 2009 5:37 am
Salam,
Thread ini aneh, Muhammad adalah seorang Yahudi juga, Bapak Yahudi - Emak Arab, kenapa lantas Muhammad musuhi suku bangsanya sendiri, apa ada yang keliru bahwa di Al-Qur'an dinyatakan bahwa garis keturunan Abdullah ke atas menuju Ismail yang juga anak Ibrahim, jadi lagi-lagi Muhammad adalah Yahudi gentiles di tanah Arab: itu sebabnya Muhammad tidak disukai ibunya sendiri, Aminah karena orang-orang Arab asli (bapak-emak Arab) tidak senang dengan Yahudi karena mereke monotheis, sedangkan Arab adalah Pagan.
Lebih Lagi Islam adalah "Agama" sementara Yahudi adalah "Bangsa", masa ada perang agama lawan bangsa, gak ada negara yang disebut Negara Islam karena Islam terpecah belah menjadi beberapa bangsa yang bahkan sekuler seperti Indonesia, kalau Negara Yahudi ada namanya: Israel !
Kalau Phobia Arab atas Israel nah itu baru lebih bener, Negara lawan negara, sekalipun Negara Arab pun tidak ada, yang ada persemakmuran Arab yang disebut Darussalam, bentuknya gak jauh dari USA, United States Of Amerika yang awalnya adalah persemakmuran 13 negara yang founding fathersnya juga Yahudi: kelompok Sefaradim, Mizrahim, dan Ashkenazim.
Tokoh-tokoh Yahudi di US adalah seperti Benjamin Franklin, dan pencipta serikat Amerika tatanan baru dengan abolisi perbudakan kulit hitam yaitu Abraham Lincoln. Karena demikian maka bangsa Arab juga sebel sama USA, dan untuk menghilangkan kesan itu, mereka menyebut USA sebagai Amerika, sementara tidak ada yang disebut United States of Arab ! yang ada Uni Emirat Arab, itupun tidak disukai oleh Saudi Arabia
Sudah saya katakan Islam itu sudah tidak ada lagi !!!! Yang ada hanya kerinduan akan golden moment Islam, karena Islam sudah punah beberapa detik semenjak Nabi Muhammad wafat, karena apa ? Karena Raja Islam yaitu Muhammad sendiri menyatakan tidak ada Raja lagi setelah dia, Muhammad adalah Nabiyal Bada, Raja Yang Pertama dan Yang Terakhir bagi Islam, itu sebabnya ketika sebelum wafat Muhammad berteriak umati...umatku...umatku, karena sudah tahu persis bahwa sepeninggal Beliau, Islam akan jadi seonggok bangkai yang akan diperbutkan burung-burung nasar.
Ini berbeda dengan Joshua yang sudah bangkit dari kematiannya yang pertama dan terakhir, dan ada Nubuatan baik dalam konteks Yahudi, Islam, dan Nasrani bahwa Joshua ini akan turun dari langit untuk menjelaskan dan menentramkan keributan ini melalui Armagedon, Qiyamat, jadi Raja Yahudi ini BELUM MATI sampai sekarang, dan tidak akan pernah mati sampai kapanpun, inilah DEVINE ARGUMENT OF KINGDOM OF HEAVEN: State is a Nation with character of Devine Act, and Nation is a State with Devine purposes, itulah Demokrasi ! Suara rakyat (orang kecil) adalah suara Tuhan ! Bayangin..apa gak berdiri bulu roma mendengarkannya !
Kebencian Muslim atas Yahudi atau Israel karena Yahudi bisa menunjukan konsistensinya, sekalipun di sana-sini Judaisme termasuk Farisi dan Saduki sudah di murtad kan menjadi Kristen oleh Jesus, Yahudi gak ambil pusing dengan keadaan ini, Judaisme jalan, dan Kristen pun demikian, diantara keduanya tidak ada konflik terbuka, kecuali ketika saat Adolf Hitler menguasai Eropa.
Apalagi Israel kini menguasi Taring Singa, sebuah teritorial yang membelah rangkaian bulan sabit hitam Islam, jazirah Sinai membelah persekutuan Islam Arab-Persia dari Eropa dan Afrika, sebagai akibatnya Islam semakin terpecah, di Barat dan di sisi timurnya, masing-masing jalan sendiri-sendiri dengan format kebangsaannya, gak akan pernah bisa disatukan lagi sama sekali dengan cara apapun, bagaimanapun, selama Taring Singa itu ada, Israel mau tidak mau harus dihancurkan, tetapi karena USA juga adalah Israel, Arab serba salah ! tanpa bantuan USA negeri itu tidak bisa mengambil minyak bumi yang berharga, karena teknologi eksplorasi, eksploitasi, dan distribusi produk petroleoum yang paling efesien adalah Made In USA, seperti Haliburton, Schlumberger, Exxon, Gulf Oil, dst.
Semua desas-desus dan gossip kebencian Islam terhadap Yahudi adalah rengekan akan kekalahan, hanya bisa teriak-teriak, dan karena putus asa, maka USA dan Israel bersama seluruh kepentingannya di seantero bumi jadi musuh Islam garis keras, bikin bom, ledakin, ga peduli yang mati siapa, yg penting puas, persiiiissssss kaya anak kecil kehilangan permen terus nonjok temen disebelahnya untuk sekedar ambil permennya. Minta ampun konyolnya !
Secara teologis, Islam yang ada sekarang bahkan PERSIS SAMA DENGAN ORANG FARISI di jaman Joshua orang dari Nazareth itu, yaitu sekumpulan orang yang menjual agama dengan harga murah, menyebut Demokrasi sebagai Democrazy karena suara rakyat kecil sudah dianggap suara Tuhan, bukan suara kaum elit ulama dan syekh berkabut putih, sementara Joshua memerintahkan separasi agama dari negara, dan mengadopsi suara rakyat kecil sebagai alat perjuangan dalam mencapai keadilan sosial: Sekulerisme, Individualisme, Humanisme yang muaranya adalah DEMOKRASI !
Saya ambil contoh Turki, negara terakhir dari Kalifah Utsmaniah Otoman ini pada akhirnya memilih Sekuler melalui Mustapha Kemal Pasha Al Tar Turk karena sudah merasakan penderitaan dan perang yang gak habis-habisnya serta urusan dalam negeri yang runyam karena mengadopsi sistem kilafiah Islam, dengan Demokrasi, Turki menjadi sebuah negara bercorak Islam yang bisa bersanding hands on hands dengan peradaban Eropa yang maju sekali. Begitu pula dengan Indonesia yang merupakan negara yang termaju diantara negara-negara Islam lain, bahkan Iran pun menerapkan pemilu untuk memilih Ahmad di Nejad, pemilu Indonesia dan Iran terakhir sama-sama dilakukan pada tahun 2009 !
Orang-orang Arab yang digandrungi impian akan kekuasaan yang telah mereka sesep selama 300 tahun dengan menggunakan magic dan sihir kain kafan dari bangkai Islam jadi putus asa, dan lahirlah aneka gerakan anti Yahudi dan USA, bagi orang-orang muslim melayu yang miskin dan tertutup pengetahuannya dari internasionalisme, uang, atribut, dana, anggaran, dan pengakuan orang-orang Arab mereka adalah sesuatu yang layak di bayar dengan Jihad fi sabililah, mendingan mati jadi martir dari pada hidup jadi gembel jembel, orang sekelas Noordin M.Top paling hanya bisa kerja jaga WC umum kalau tidak di danai oleh Arab-Arab gendeng, karena kepribadiannya egoistis dan pikirannya ngayap kemana tau.
Ok, kepanjangan bisa jadi akan saya coba kupas tuntas, bahwa tuduhan arab kepada Yahudi dalam thread ini adalah bagaikan memukul air di atas tempayan, yang basah malah muka sendiri, yang umat bergaya Yahudi itu ternyata Arab, dan umat yang konsisten muslim itu ternyata Yahudi... NAH LHO !
Salam..