. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Pembuktian bahwa Islam bukanlah ajaran dari Tuhan.

Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby Muhammad Pagi » Mon Aug 31, 2009 1:33 pm

Topik ini berasal dari hasil membaca diskusi Duladi dengan LinduA di:

Code: Select all
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/adrianus-duladi-islam-itu-benar-t33118/page380.html


Ada hal menarik yang membedakan bagaimana islam dan non islam menilai sesuatu perbuatan yang termasuk dalam perilaku pantas atau tidak pantas dilakukan. Salah satunya adalah dalam hal perilaku selingkuh menurut moral islam dan non islam.

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan untuk menilai bentuk selingkuh atau perilaku tidak setia terhadap pasangan yang dinikahi menurut moral teman-teman muslim dan non muslim.

Apakah ini bentuk selingkuh, menyeleweng dan tidak setia:
1. Dalam kasus laki-laki.
a. Seorang suami melirik perempuan lain, menginginkannya dan akhirnya bersenggama dengannya.
Apakah ini bentuk perselingkuhan? Ya/Tidak

b. Seorang suami melirik perempuan lain, menginginkannya, melakukan pernikahan dan akhirnya bersenggama dengannya.
Apakah ini bentuk perselingkuhan? Ya/Tidak

2. Dalam kasus perempuan.
a. Seorang istri melirik laki-laki lain, menginginkannya dan akhirnya bersenggama dengannya.
Apakah ini bentuk perselingkuhan? Ya/Tidak

b. Seorang istri melirik laki-laki lain, menginginkannya, melakukan pernikahan dan akhirnya bersenggama dengannya.
Apakah ini bentuk perselingkuhan? Ya/Tidak

Silakan dicermati dan dielaborasi serta dijawab baik oleh teman-teman islam dan non islam.
User avatar
Muhammad Pagi
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1210
Joined: Thu Nov 22, 2007 1:38 pm
Location: In front of U

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby Muhammad Pagi » Mon Aug 31, 2009 1:36 pm

Pertama saya yg menjawab:
Saya non islam,
1. a. Ya, selingkuh
b. Ya, selingkuh
2. a. Ya, selingkuh
b. Ya, selingkuh
User avatar
Muhammad Pagi
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1210
Joined: Thu Nov 22, 2007 1:38 pm
Location: In front of U

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby Duladi » Mon Aug 31, 2009 3:28 pm

Rubrik tentang "ketidaksetiaan" ini perlu kita angkat sekencang-kencangnya agar muslim sadar kalau selama ini Islam telah membutakan mata hati mereka.

Islam adalah ajaran yang benar-benar kucluk, terlalu **** untuk dikategorikan sebagai ajaran Tuhan.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby AkuAdalahAing » Mon Aug 31, 2009 3:49 pm

Kedua saya AAA menjawab:
Saya non islam,
1. a. Ya, selingkuh
b. Ya, selingkuh
2. a. Ya, selingkuh
b. Ya, selingkuh
User avatar
AkuAdalahAing
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6603
Joined: Sat Oct 28, 2006 5:20 pm

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby Tanpa Nama » Mon Aug 31, 2009 4:28 pm

Tidak ada muslim yang berani nongol disini? Sekalian bantu up, saya juga mau jawab.
Saya non islam,
1. a. Ya, selingkuh
b. Ya, selingkuh
2. a. Ya, selingkuh
b. Ya, selingkuh


Best regards,


Tanpa Nama
Tanpa Nama
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1979
Joined: Wed Feb 06, 2008 10:18 pm
Location: Somewhere....in the north from here....

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby poringrebirth » Mon Aug 31, 2009 4:38 pm

Saya poring

Saya non-islam
1.a. Ya, selingkuh
b. Ya, selingkuh
2.a. Ya, selingkuh
b. Ya, selingkuh

Sincerely Yours,

PoringRebirth
poringrebirth
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 94
Joined: Sat Jul 25, 2009 3:56 pm
Location: Yang pasti bukan di Arab

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby gaston31 » Mon Aug 31, 2009 10:04 pm

gw muslim,
1. a. ya
b. tidak

2. a. ya
b. ya

jika dlm kasus 1.b dianggap selingkuh, apa kesalahan dia? dan bagaimana memperbaiki kesalahan tsb?

pertanyaan lanjutan,
suami ditinggal mati istrinya, lantas menikah lagi. apakah dia berselingkuh? Ya/Tidak
istri ditinggal mati suaminya, lantas menikah lagi. apakah dia berselingkuh? Ya/Tidak
User avatar
gaston31
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby Duladi » Tue Sep 01, 2009 12:20 pm

gaston31 wrote:gw muslim,
1. a. ya
b. tidak


Kamu tahu nggak, selingkuh itu apa?

Selingkuh itu TIDAK SETIA, serong atau menyeleweng dengan wanita lain. Selingkuh adalah perbuatan yang berhubungan dengan kejahatan terhadap istri.

Kamu menjawab 1b dengan jawaban "TIDAK". Itu artinya, sampeyan setuju seorang pria SERONG dengan wanita lain, asalkan disahkan dulu dengan "nikah"?



Gaston wrote:2. a. ya
b. ya


Kenapa kalau pria yang berbuat itu, kamu anggap BENAR, sebaliknya kalau wanita yang melakukan itu, kamu anggap SALAH?

Apakah wanita itu lebih rendah kedudukannya daripada pria? Apakah perasaan wanita tidak sama dengan perasaan pria?
Pria berhak sakit hati, sedangkan wanita tidak berhak sakit hati?


Gaston ***** wrote:jika dlm kasus 1.b dianggap selingkuh, apa kesalahan dia? dan bagaimana memperbaiki kesalahan tsb?


Kesalahan dia jelas: (ada 3 kejahatan yg dilakukan)
A. Dia telah tidak setia kepada istrinya (dosa di dalam hati)
B. Dia telah memakai "nikah" sebagai alat untuk membenarkan perbuatan tidak setianya terhadap istri. (dosa karena bersiasat)
C. Dia telah bersetubuh dengan wanita lain (dosa dalam perbuatan)


Awloh itu setan, karena dia menyediakan "tool" untuk menyulap yang salah menjadi tampak seolah benar, dan itu membuat para pria keenakan dan tidak lagi peduli dengan dosanya terhadap istri.

Mari kita analisa diagram Sdr Muhammad Pagi:

    b. Seorang suami melirik perempuan lain, menginginkannya, melakukan pernikahan dan akhirnya bersenggama dengannya.

[1] Seorang suami melirik perempuan lain
[2] Menginginkannya
[3] Melakukan pernikahan
[4] Akhirnya bersenggama dengannya

Lihat urut-urutannya.

Nomor [1]
Dapatkah dibenarkan, seorang pria beristri, melirik atau tertarik secara seksual dengan wanita lain?
Apakah pria tipe ini masih bisa dibanggakan sebagai tipe pria ideal yang setia kepada pasangannya?

Bila dari awalnya saja sudah salah, bagaimana Islam yang katanya AGAMA BERMORAL & SEMPURNA ini, bisa mengakalinya dengan membuatkan suatu "tool" atau alat guna menghapus yang salah itu agar kelihatan seolah-olah HALAL?

Yang kita lihat bukan "nikah"nya, tapi apa yang telah pria lakukan terhadap istrinya, yaitu BERKHIANAT, TIDAK SETIA, MENDUA HATI.


Kamu mungkin berpikir, "Saya hanya bertanggung jawab kepada awoh, tidak kepada istri."
Nah, kenapa awloh yang katanya Tuhan itu sangat tidak peduli dengan perasaan istri? Dianggap apakah istri itu di mata awloh?
Tidakkah istri bisa protes dan meminta keadilan kepada TUHAN SEJATI, bahwa suaminya sudah menyakiti perasaannya, sudah mendua hati, sudah mengkhianati cintanya, sudah berbuat serong dengan wanita lain. TUHAN SEJATI sebagai HAKIM YANG ADIL, apa yang akan dilakukanNya kepada SANG PRIA?

TUHAN SEJATI akan menjawab: "Hai pria hidung belang dan tidak setia, apa yang kamu lakukan terhadap istrimu itu sungguh tidak terpuji. Masuklah kamu ke dalam neraka."
Sang pria membela diri: "Saya tidak serong, Tuhan. Saya sudah menikahi wanita itu."
TUHAN SEJATI murka: "Hai orang ****. Kamu sudah serong terhadap istrimu, tapi masih menyangkal bahwa dirimu tidak serong?"
Sang Pria membela diri: "Bukankah engkau sudah memberi kami para pria suatu alat untuk melegalkan perbuatan kami itu? Bukankah engkau mengajarkan: Sebelum bersetubuh dengan wanita yang bukan muhrim, harus diadakan upacara nikah terlebih dahulu?"
TUHAN SEJATI menjawab: "Aku tidak pernah memberi ajaran katrok seperti itu. Itu adalah ajaran Iblis untuk menyesatkan orang-orang **** di bumi. Di dalam kitab sucimu ada dinyatakan secara jelas, bahwa Awloh adalah PENYESAT MANUSIA. Aku sudah memberi isyarat itu kepada kamu, kenapa kamu tidak menyadarinya?"
Sang Pria membela diri: "Bukankah di dalam kitab suci dikatakan juga Awloh itu Tuhan?"
TUHAN SEJATI menjawab: "Aku bukan awloh. Awloh itu cuma nama samaran Iblis. Nah, sekarang, karena kamu sudah berbuat jahat terhadap istrimu, masuklah ke dalam neraka, tempat di mana orang-orang sundal dan orang-orang yang tidak setia tersiksa selamanya."


Ketika 2 insan menjalin hubungan suami istri, maka istri bertanggung jawab kepada suaminya dan suami bertanggung jawab kepada istrinya.
Istri tidak boleh menjahati suaminya, dan suaminya tidak boleh menjahati istrinya. Kalau ada pihak ketiga, sekalipun itu mengaku "Tuhan", memberi legalitas pada salah satu pihak untuk berbuat jahat kepada pihak yang lain, contohnya dalam kasus awloh yang memberi legalitas pada pria untuk mengkhianati istrinya, maka sudah dipastikan pihak ketiga itu, yaitu awloh, adalah IBLIS KEPARAT.

Semestinya PIHAK KETIGA itu menjadi HAKIM, dan bukannya malah menjadi FASILITATOR bagi pria agar bisa selingkuh (menjahati istrinya).

Sang fasilitator perselingkuhan itu, yaitu awloh, sudah dipastikan bukan TUHAN. Awloh adalah sebenar-benarnya PENYESAT MANUSIA, sebagaimana tertulis terang dalam Alquran.


Gaston wrote:pertanyaan lanjutan,
suami ditinggal mati istrinya, lantas menikah lagi. apakah dia berselingkuh? Ya/Tidak
istri ditinggal mati suaminya, lantas menikah lagi. apakah dia berselingkuh? Ya/Tidak


Kita tidak membahas tentang salah satu pihak yang mati, tapi keduanya masih hidup, istri tidak mandul dan masih setia kepada suaminya.
Alquran dengan jelas menuliskan aturannya: Bahwa istri tidak bersalah pun boleh dikhianati oleh suaminya.

AJARAN IBLIS!!!
Last edited by Duladi on Tue Sep 01, 2009 10:10 pm, edited 1 time in total.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby Muhammad Pagi » Tue Sep 01, 2009 12:28 pm

gaston31 wrote:gw muslim,
1. a. ya
b. tidak

2. a. ya
b. ya

jika dlm kasus 1.b dianggap selingkuh, apa kesalahan dia? dan bagaimana memperbaiki kesalahan tsb?


Gw jawab neh ton dengan dengan jelas:
Kesalahannya dia mengkhianati kesetiaan istrinya. Karena dalam pernikahan seharusnya suami dan istri harus setia. Dengan bersenggama (atau berkencan) dgn perempuan lain, seorang suami telah mengkhianati kesetiaan sang istri.

Sekarang gue tanya kenapa dalam kasus 1.b. Bagi gaston yg islam dianggap bukan selingkuh TETAPI kasus 2.b. dianggap selingkuh?

gaston31 wrote:pertanyaan lanjutan,
1. suami ditinggal mati istrinya, lantas menikah lagi. apakah dia berselingkuh? Ya/Tidak
2. istri ditinggal mati suaminya, lantas menikah lagi. apakah dia berselingkuh? Ya/Tidak

Gw, jawab:
1. Tidak.
2. Tidak.

Kesetiaan hanya maut yg dapat memisahkan, tetapi dalam hal ini kalo ada suami atau istri yg telah ditinggal mati tetapi masih memilih untuk melajang itu adalah pilihannya.
User avatar
Muhammad Pagi
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1210
Joined: Thu Nov 22, 2007 1:38 pm
Location: In front of U

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby poringrebirth » Tue Sep 01, 2009 12:37 pm

Seandainya mas Gaston adalah seorang wanita yang bersuami, apakah jawabannya akan berubah atau ga ya?
poringrebirth
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 94
Joined: Sat Jul 25, 2009 3:56 pm
Location: Yang pasti bukan di Arab

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby newbie » Tue Sep 01, 2009 1:00 pm

Muhammad Pagi wrote:Apakah ini bentuk selingkuh, menyeleweng dan tidak setia:
1. Dalam kasus laki-laki.
a. Seorang suami melirik perempuan lain, menginginkannya dan akhirnya bersenggama dengannya.
Apakah ini bentuk perselingkuhan? Ya/Tidak

b. Seorang suami melirik perempuan lain, menginginkannya, melakukan pernikahan dan akhirnya bersenggama dengannya.
Apakah ini bentuk perselingkuhan? Ya/Tidak

2. Dalam kasus perempuan.
a. Seorang istri melirik laki-laki lain, menginginkannya dan akhirnya bersenggama dengannya.
Apakah ini bentuk perselingkuhan? Ya/Tidak

b. Seorang istri melirik laki-laki lain, menginginkannya, melakukan pernikahan dan akhirnya bersenggama dengannya.
Apakah ini bentuk perselingkuhan? Ya/Tidak


Aku jawab semua kasus di atas = selingkuh.
http://psychology4us.blogspot.com wrote:se.ling.kuh a 1 tidak berterus terang; tidak jujur; suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri; curang; serong.(Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, 1991.....kata yang simple "SELINGKUH" namun punya makna besar..satu kali perbuatan saja bisa menimbulkan kehancuran dalam rumah tangga atau ketidak percayaan terhadap pelaku seumur hidup ini tulisan dari http://www.kompas.com yang bisa buat bahan perenungan,
Selingkuh, ngeduain, cinta segi tiga… or whatever-lah. Sebenarnya apa, sih, artinya? "Selingkuh itu (ketika) orang melakukan suatu tindakan yang tidak sesuai dengan komitmennya," jelas psikolog Zainoel B Biran, yang biasa dipanggil Pak Noel.


Maksudnya, saat dua orang memutuskan untuk pacaran, mereka punya komitmen buat menjaga hubungan. Misalnya, lawan jenis yang boleh ngajak kita jalan berdua cuma pacar, pegangan tangan sama lawan jenis pun hanya dilakukan dengan pacar. Jadi, saat salah satu pihak nge-date sama orang lain, bisa dibilang dia sudah selingkuh!

Dalam sebuah riset yang dilakukan psikolog Drigotas SM dan koleganya di Journal of Personality and Social Psychology tahun 1999, selingkuh disebut sebagai dating infidelity. Istilah ini mengacu pada adanya perasaan bahwa pasangan telah melanggar norma dalam pacaran, yang berkaitan dengan interaksi terhadap orang lain dan diikuti timbulnya kecemburuan dan persaingan.

Selingkuh itu sendiri juga dibagi dua: selingkuh fisik dan emosional. Selingkuh fisik artinya kita melakukan kontak fisik dengan lawan jenis, seperti pelukan dan ciuman sama orang yang bukan pacar kita. Sedangkan selingkuh emosional lebih berupa perasaan kita terhadap orang lain yang bukan pacar. Contoh, kangen dan pengin sering ngobrol sama lawan jenis yang bukan pacar.

Batasan seberapa jauh seseorang bisa disebut berselingkuh itu pun macam-macam dan sangat relatif. Dalam majalah Psychology Today terbitan Desember 2000, menurut teori evolusi psikologi zaman dulu, cowok akan lebih kecewa kalau pasangannya melakukan selingkuh fisik. Soalnya, cowok enggak akan terima harus membesarkan dan membiayai anak hasil perselingkuhan istrinya (iyalaah!). Sementara cewek bakal lebih sebal kalau pasangannya melakukan selingkuh emosional. Sebab, cewek pengin pasangannya ada di sampingnya untuk membantunya membesarkan keturunan.

Tapi teori ini diragukan oleh hasil eksperimen yang dilakukan Christine R Harris, profesor psikologi dari Universitas California, San Diego, tahun 2000. Reaksi seseorang terhadap bentuk selingkuh itu bergantung pada pengalaman hidupnya, bukan pada jenis kelaminnya.
Ini juga disetujui oleh Pak Noel yang bilang bahwa selingkuh itu batasannya relatif. Tergantung persepsi orang masing-masing. Ada cewek yang menganggap pacarnya yang sering ngobrolin tentang cewek lain artinya dia sudah selingkuh. Tapi ada juga cewek enggak menganggap pacarnya selingkuh walaupun pacarnya sudah pelukan plus ciuman sama cewek lain. Sebab dia tahu pacarnya sedang khilaf dan enggak ada feeling apa pun pada cewek tersebut.

SUMBER:
http://psychology4us.blogspot.com/2006/ ... ngkuh.html

Heran juga.. kenapa dalam membangun hubungan pra-nikah seseorang harus setia dengan pasangannya. Satu pria membangun hubungan pra-nikah dengan beberapa wanita disebut playboy (selingkuh) tapi kenapa kalau sudah berumah tangga satu pria membagi cinta kepada beberapa istri tidak disebut buaya kucluk (selingkuh). Padahal kalau dibandingkan "tingkat keintiman", berselingkuh/membagi cinta dalam rumah tangga tentu jauh lebih serius dari kasus pacaran. Newbie tanya kenapa islam tidak mengatakan kasus serius dalam rumah tangga tentang poligami = selingkuh?

Mungkin ini maksudnya islam tidak mengakui pacaran sebagai proses pra-nikah supaya bisa selingkuh. Seorang wanita layaknya barang dagangan. Bisa dibeli, bisa diretur ke orangtuanya kalau sudah bosan, bisa beli banyak cinta, bisa ganti-ganti.

Ada ayat dalam Al-Quran, Surat An-Nisa yang menjelaskan bahwa:
Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain,
sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta
yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali daripadanya barang
sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan
yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata?
”. (QS.4:20)

Gaston31 apakah anda setuju ibu anda digonta-ganti oleh ayahmu?


Newbie
newbie
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 713
Joined: Thu Mar 19, 2009 9:39 pm
Location: TIM HORE-HORE (COROLEADER) BASECAMP

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby Duladi » Tue Sep 01, 2009 1:36 pm

    Heran juga.. kenapa dalam membangun hubungan pra-nikah seseorang harus setia dengan pasangannya. Satu pria membangun hubungan pra-nikah dengan beberapa wanita disebut playboy (selingkuh) tapi kenapa kalau sudah berumah tangga satu pria membagi cinta kepada beberapa istri tidak disebut buaya kucluk (selingkuh).

    Padahal kalau dibandingkan "tingkat keintiman", berselingkuh/membagi cinta dalam rumah tangga tentu jauh lebih serius dari kasus pacaran.

Kalimat di atas adalah pernyataan dari Sdr Newbie. Bagus sekali. Itulah Islam, "agama *****" yang memperbolehkan pria yang sudah menikah selingkuh.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby F-22x » Tue Sep 01, 2009 2:03 pm

Tunggu pendapat muslimah mbak netralikum dulu deh. :rolleyes:
F-22x
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 777
Joined: Tue Sep 09, 2008 9:07 am

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby AkuAdalahAing » Tue Sep 01, 2009 2:08 pm

gaston31 wrote:1. suami ditinggal mati istrinya, lantas menikah lagi. apakah dia berselingkuh? Ya/Tidak
2. istri ditinggal mati suaminya, lantas menikah lagi. apakah dia berselingkuh? Ya/Tidak

AAA, non-muslim, menjawab:
1. Tidak.
2. Tidak.

muhammad pagi wrote:Kesetiaan hanya maut yg dapat memisahkan, tetapi dalam hal ini kalo ada suami atau istri yg telah ditinggal mati tetapi masih memilih untuk melajang itu adalah pilihannya.

SETUJU !!!
User avatar
AkuAdalahAing
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6603
Joined: Sat Oct 28, 2006 5:20 pm

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby newbie » Tue Sep 01, 2009 3:34 pm

Waduh jadi malu deh dipuji senior Duladi..
Memang, bila poligami islam bukan perselingkuhan (tidak ada janji setia), lalu apa fungsi formal pernikahan islam selain pengesahkan persetubuhan demi persetubuhan? Saya tidak melihat nilai kesetiaan pada pasangannya.

Newbie
newbie
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 713
Joined: Thu Mar 19, 2009 9:39 pm
Location: TIM HORE-HORE (COROLEADER) BASECAMP

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby mikimos » Tue Sep 01, 2009 7:26 pm

saya, miki... non-muslim

saya ikut jawab pertanyaan MP:
1.
    a. ya, selingkuh
    b. ya, selingkuh

2.
    a. ya, selingkuh
    b. ya, selingkuh

Selingkuh itu adalah sebuah bibit, sebuah benih, dari kehancuran kehidupan rumah tangga. Alasannya macem-macem, kenapa selingkuh itu ada.
Apakah ini merupakan penyakit hati??
Ini bagian dari sekian banyak penyakit hati.
Kenapa kok jaman sekarang ini ada kesan seakan-akan selingkuh itu dihalalkan?
Halal itu lahir karena adanya pembenaran.


miki
User avatar
mikimos
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3215
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby mikimos » Tue Sep 01, 2009 7:57 pm

@ gaston,

saya mau tanya sama kamu,
poin 1.b kamu bilang tidak selingkuh
poin 2.b kamu bilang selingkuh

pertanyaan si MP pada kedua poin tersebut sama persis, hanya berbeda pada jenis kelamin dari pelaku pernikahan yang ke duanya.
apa yang menjadi argumen dari kamu bahwa pada poin 1.b itu tidak kamu katakan selingkuh, namun pada poin 2.b kamu katakan itu selingkuh.


miki
User avatar
mikimos
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3215
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby juslalat » Tue Sep 01, 2009 9:39 pm

Gaston ***** wrote:jika dlm kasus 1.b dianggap selingkuh, apa kesalahan dia? dan bagaimana memperbaiki kesalahan tsb?


Duladi wrote:
Kesalahan dia jelas: (ada 3 kejahatan yg dilakukan)
A. Dia telah tidak setia kepada istrinya (dosa di dalam hati)
B. Dia telah memakai "nikah" sebagai alat untuk membenarkan perbuatan tidak setianya terhadap istri. (dosa karena bersiasat)
C. Dia telah bersetubuh dengan wanita lain (dosa dalam perbuatan)


Awloh itu setan, karena dia menyediakan "tool" untuk menyulap yang salah menjadi tampak seolah benar, dan itu membuat para pria keenakan dan tidak lagi peduli dengan dosanya terhadap istri.

Mari kita analisa diagram Sdr Muhammad Pagi:

    b. Seorang suami melirik perempuan lain, menginginkannya, melakukan pernikahan dan akhirnya bersenggama dengannya.

[1] Seorang suami melirik perempuan lain
[2] Menginginkannya
[3] Melakukan pernikahan
[4] Akhirnya bersenggama dengannya

Lihat urut-urutannya.

Nomor [1]
Dapatkah dibenarkan, seorang pria beristri, melirik atau tertarik secara seksual dengan wanita lain?
Apakah pria tipe ini masih bisa dibanggakan sebagai tipe pria ideal yang setia kepada pasangannya?

Bila dari awalnya saja sudah salah, bagaimana Islam yang katanya AGAMA BERMORAL & SEMPURNA ini, bisa mengakalinya dengan membuatkan suatu "tool" atau alat guna menghapus yang salah itu agar kelihatan seolah-olah HALAL?

Yang kita lihat bukan "nikah"nya, tapi apa yang telah pria lakukan terhadap istrinya, yaitu BERKHIANAT, TIDAK SETIA, MENDUA HATI.


Kamu mungkin berpikir, "Saya hanya bertanggung jawab kepada awoh, tidak kepada istri."
Nah, kenapa awloh yang katanya Tuhan itu sangat tidak peduli dengan perasaan istri? Dianggap apakah istri itu di mata awloh?
Tidakkah istri bisa protes dan meminta keadilan kepada TUHAN SEJATI, bahwa suaminya sudah menyakiti perasaannya, sudah mendua hati, sudah mengkhianati cintanya, sudah berbuat serong dengan wanita lain. TUHAN SEJATI sebagai HAKIM YANG ADIL, apa yang akan dilakukanNya kepada SANG PRIA?

TUHAN SEJATI akan menjawab: "Hai pria hidung belang dan tidak setia, apa yang kamu lakukan terhadap istrimu itu sungguh tidak terpuji. Masuklah kamu ke dalam neraka."
Sang pria membela diri: "Saya tidak serong, Tuhan. Saya sudah menikahi wanita itu."
TUHAN SEJATI murka: "Hai orang ****. Kamu sudah serong terhadap istrimu, tapi masih menyangkal bahwa dirimu tidak serong?"
Sang Pria membela diri: "Bukankah engkau sudah memberi kami para pria suatu alat untuk melegalkan perbuatan kami itu? Bukankah engkau mengajarkan: Sebelum bersetubuh dengan wanita yang bukan muhrim, harus melalui upacara nikah terlebih dahulu?"
TUHAN SEJATI menjawab: "Aku tidak pernah memberi ajaran katrok seperti itu. Itu adalah ajaran Iblis untuk menyesatkan orang-orang **** di bumi. Di dalam kitab sucimu ada dinyatakan secara jelas, bahwa Awloh adalah PENYESAT MANUSIA. Aku sudah memberi isyarat itu kepada kamu, kenapa kamu tidak menyadarinya?"
Sang Pria membela diri: "Bukankah di dalam kitab suci dikatakan juga Awloh itu Tuhan?"
TUHAN SEJATI menjawab: "Aku bukan awloh. Awloh itu cuma nama samaran Iblis. Nah, sekarang, karena kamu sudah berbuat jahat terhadap istrimu, masuklah ke dalam neraka, tempat di mana orang-orang sundal dan orang-orang yang tidak setia tersiksa selamanya."


Ketika 2 insan menjalin hubungan suami istri, maka istri bertanggung jawab kepada suaminya dan suami bertanggung jawab kepada istrinya.
Istri tidak boleh menjahati suaminya, dan suaminya tidak boleh menjahati istrinya. Kalau ada pihak ketiga, sekalipun itu mengaku "Tuhan", memberi legalitas pada salah satu pihak untuk berbuat jahat kepada pihak yang lain, contohnya dalam kasus awloh yang memberi legalitas pada pria untuk mengkhianati istrinya, maka sudah dipastikan pihak ketiga itu, yaitu awloh, adalah IBLIS KEPARAT.

Semestinya PIHAK KETIGA itu menjadi HAKIM, dan bukannya malah menjadi FASILITATOR bagi pria agar bisa selingkuh (menjahati istrinya).

Sang fasilitator perselingkuhan itu, yaitu awloh, sudah dipastikan bukan TUHAN. Awloh adalah sebenar-benarnya PENYESAT MANUSIA, sebagaimana tertulis terang dalam Alquran.


Maaf ya kalo OOT.

FASILITATOR, inilah sebenarnya "key word" dari semua fungsi/tugas allah swt. Semua kejahatan, kebejatan, kebencian, kebusukan nabi muhammad, kalifah2, dan muslim2 sampai sekarang, mulus berjalan (dilakukan tanpa merasa bersalah/dosa) adalah akibat dari fasilitas (tools) yang disediakan allah swt melalui ayat2 dalam Quran.

Seharusnya kalau allah swt adalah Tuhan Sejati, Dia seharusnya berdiri sebagai Hakim.

Thanks Om duladi, anda begitu mencerahkan malam ini. Tuhan memberkati kamu dan tolong jaga kesehatan, krn masih panjang perjalanan untuk mencerahkan saudara2 kita yg muslim. HIDUP INDONESIA. MERDEKA
juslalat
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 42
Joined: Wed Aug 26, 2009 9:07 pm

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby gaston31 » Wed Sep 02, 2009 8:02 am

mikimos wrote:saya mau tanya sama kamu,
poin 1.b kamu bilang tidak selingkuh
poin 2.b kamu bilang selingkuh

Jawaban gw jelas, dalam Islam diperbolehkan berbagi suami, tp tidak diperbolehkan berbagi istri.
Jadi suami diperbolehkan SETIA kpd BEBERAPA WANITA.
Ingat konteksnya adalah PERNIKAHAN, dimana ada kerelaan dari si wanita (dimadu) dan orang tua (wali).

muh_pagi wrote:Kesetiaan hanya maut yg dapat memisahkan, tetapi dalam hal ini kalo ada suami atau istri yg telah ditinggal mati tetapi masih memilih untuk melajang itu adalah pilihannya.

Ketika suami ditinggal mati istri, kmdian menikah lagi. apakah dia masih SETIA kpd mendiang istrinya??
User avatar
gaston31
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Perselingkuhan menurut islam dan non islam

Postby newbie » Wed Sep 02, 2009 8:22 am

gaston31 wrote:Jawaban gw jelas, dalam Islam diperbolehkan berbagi suami, tp tidak diperbolehkan berbagi istri.
Jadi suami diperbolehkan SETIA kpd BEBERAPA WANITA.
Ingat konteksnya adalah PERNIKAHAN, dimana ada kerelaan dari si wanita (dimadu) dan orang tua (wali).


Kalau begitu sdr gaston31 sangat-sangat setuju dong ya bila suatu hari ayahnya gaston31 memadu ibunya gaston31 dengan 3 wanita lain yg lebih cantik? Kalau nanti gaston31 punya anak gadis tentunya sangat-sangat setuju dong ya anaknya dimadu sama pria poligami?
Saya tidak sabar menunggu jawaban gw jelas nya gaston31 nih...


Newbie
newbie
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 713
Joined: Thu Mar 19, 2009 9:39 pm
Location: TIM HORE-HORE (COROLEADER) BASECAMP

Next

Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users