April 21, 2009
http://theopinionator.typepad.com/my_we ... n-the.html
Denmark sekali lagi mempertimbangkan untuk melarang perkawinan antar saudara sepupu mengingat kejadian2 serius dan cacat lahir yang tidak biasa ditemukan pada anak2 yang lahir pada pasangan2 muslim ini.
“Perkawinan antar sepupu adalah sangat umum dalam keluarga2 dengan akar Pakistan dan Turki. Sebuah studi oleh orang2 Norwegia dari tahun 2007 menunjukkan sepertiga orang Pakistan dan sepersepuluh orang Turki menikah dengan saudara sepupu. Menurut journal Sygeplejersken (Perawat), resiko pasangan yang bersaudara sepupu untuk melahirkan anak2 dengan suatu kecacatan atau penyakit gentika adalah dua kali dari rata2.
Bahkan disebutkan juga, tentang para orangtua muslim mendatangkan pengantin2 untuk dikawinkan dan konsekwensinya menyediakan seorang pelayan bagi anak mereka yang terbelakang mentalnya. “Banyak persoalan dengan anak2 idiot diselesaikan dengan mengimpor pengantin2, yang dibawa ke Belanda untuk menjadi perawat/istri dalam sebuah kehidupan seperti dipenjarakan seumur hidup.
Sehingga suatu fakta yang jelas telah muncul dari ‘budaya’ Islam – suatu hal yang kasat mata dan tingginya angka kelahiran cacat yang mengejutkan disebabkan oleh perkawinan dalam keluarga muslim. Kaum muslim dari Pakistan adalah pelaku2 terbesar.
Bukti yang sama dari tingginya angka kelahiran cacat dalam perkawinan antar sepupu kaum muslim jelas terlihat di Inggris. Jadi pada saat yang sama NHS Inggris mencoba untuk mencegah para perokok, mereka yang kegemukan dan orang2 tua untuk menerima perawatan medis – merujuk kepada gaya hidup mereka atau usia sebagai pembenaran untuk menolak pembedahan, transplantasi organ tubuh, dll -- walaupun mayoritas dari orang2 ini adalah para pembayar pajak Inggris – terus menerus mendiamkan mengenai pilihan kaum muslim Pakistan (seringkali satu orang dari pasangan tersebut adalah imigran terbaru) untuk menikah dengan saudara2 sepupu mereka. Ikatan perkawinan tersebut yang mana dipastikan akan menghasilkan sebuah resiko tinggi atas cacat lahir bawaan utama di antara keturunan mereka. Sebuah laporan BBC menemukan :
Orang2 Pakistan di Inggris, 55% dari siapa yang menikahi seorang saudara sepupu, 13 kali mempunyai kemungkinan untuk menghasilkan anak2 dengan gangguan genetika, dan itu satu dari sepuluh anak2 dari perkawinan antar sepupu mungkin meninggal dalam usia balita atau meningkatnya sebuah kondisi cacat yang serius daripada populasi pada umumnya. Sehingga orang2 Inggris keturunan Pakistan, yang membentuk sejumlah 3% dari seluruh angka kelahiran di Inggris, menghasilkan “hanya sedikit di bawah sepertiga dari seluruh anak2 Inggris dengan penyakit2 genetika.”
Menurut pada sebuah artikel yang lalu di Sunday Times: “ulama tersebut yang mewakili Oldham East dan Saddleworth mengatakan: “Jika anda berbicara dengan para pekerja social utama manapun mereka akan mengatakan pada anda bahwa tingkat keadaan cacat di antara ….populasi orang2 Pakistan lebih tinggi daripada populasi pada umumnya. Dan semua orang mengetahui bahwa hal itu disebabkan oleh pernikahan dengan saudara sepupu. “ Hal itu lebih kepada masalah budaya daripada masalah keagamaan. Dan tidaklah melanggar hukum di Negara ini. “ Masalahnya adalah bahwa banyak para orangtua itu sendiri dan banyak dari para wakil masyarakat sendiri juga merupakan hasil dari perkawinan antar saudara sepupu.”
Ann Cryer MP, yang para konstituennya mempunyai sebuah populasi orang2 Pakistan yang besar, telah mengamati dan menyatakan bahwa kebanyakan komunitas orang2 Pakistan berada dalam kondisi menyangkali mengenai masalah tersebut. LINK Hal tersebut jelas bahwa mayoritas politisi2, pemimpin sipil dan kebanyakan profesional2 medis juga menggunaan pembuta political-correct ketika sampai pada menghadapi perkawinan dalam kaum muslim.
Betul2 TIDAK dapat diragukan lagi bahwa para politisi dan pemimpin2 sipil perlu untuk bangkit dari pemujaan di altar multikulturisme, membersihkan debu dari lutut2 mereka, dan menjadikan pernikahan antara saudara2 sepupu illegal dan sebuah alasan untuk menolak imigrasi ke dalam Inggris (dan Uni Eropa, USA, dll). Hal ini tidak hanya akan membantu Inggris mengurangi kerusakan keuangan yang luarbiasa seperti pernikahan seperti itu telah berakibat pada sistim perawatan kesehatan Inggris tetapi juga akan membantu mencegah anak2 yang lemah, yang tidak dapat memilih asal mereka, dari penderitaan yang berlebihan dari berbagai dan seringkali kelahiran2 abnormal dan cacat.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Padahal Muhammed boleh tuh nikah ama sepupu2 nya !
Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mu'min yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mu'min. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 33:50)
Coba kalo sampai punya anak...




