Moderator: Forum Watch

Foxhound wrote:Russky, loe bisa liat nggak komentar Alley bencong pedophile? Atau loe mau ikut2 bilang it is ok nieeh tingkah laku Syekh Puji? Atau loe mau ikut2 bilang Pemerintah Indonesia yang guooblok?!?
Foxhound wrote:ISLAM jelas2 merusak pola pikir pemeluknya. Contohnya juga jelas: Muslimah yang dinilai lebih rendah dari pelacur bisa dengan bangga dan rela diperlakukan lebih rendah dari pelacur, sekarang ada Muslim yang sudah mulai ikut2 terima logika seorang pedophile!
Foxhound wrote:Siapa muslim di sini yang bilang ISLAM nggak berbahaya?!?! Mana si RUSSKAYAPRAVDA muslim taqiya yang ngaku2 Kristen itu?!?!? Gua tunjukin nih di depan hidung loe.... Ada satu Arab Bencong Pedophile, Alley Shatree otaknya udah rusak kena ISLAM!!
Foxhound wrote:Nggak perlu tunggu akhir jaman untuk tahu ISLAM itu ancaman bagi kemanusiaan, paham?!?!?!


russkayapravda wrote:Tenang Fox, ngga perlu marah2. Posting dengan hati nurani dan tanpa emosi. Kurangi juga kata2 hujat dan caci makinya itu.tx
Buat saya hukum sekuler sudah yang paling baik buat masyarakat yang majemuk, pemerintah Indonesia tidak bodoh. Mengenai kasus Syekh Puji buat saya pribadi yang non-muslim, yang hidup di bawah hukum yang tidak sama, saya jelas memandangnya kurang baik, dan WHO sendiri memberi batasan bahwa anak-anak adalah di bawah 18 tahun jadi entah sudah menstruasi atau tidak, berarti masih tergolong anak-anak dan patokan saya pada WHO.
Anehnya kenapa Foxhound kedengaran kuatir sekali, padahal hal2 semacam ini bisa dipastikan tidak akan berimbas sama sekali terhadap non muslim, hanya akan terjadi di kalangan intern saja (muslim). Apa yang jadi masalah, kan itu urusan mereka sendiri? Ayo jawab Fox!
Jangan ngaku2 karena bicara sopan berarti lu bicara pake nurani... Nurani apa yang lu pakai?!?! Kalau memang itu urusan mereka sendiri, ngapain lu ikut2an di sini kalau lu non-muslim?!?!?!? russkayapravda wrote:Bung Foxhound, menurut Anda netter2 nonmuslim yang jumlahnya sedikit di FFI ini apa sanggup memberi perlawanan yg berarti thd ajaran Islam yg sudah mendunia? Kalo dipikir2, mau berdebat sepandai apapun, tiap tahun penganut agama Islam semain bertambah pesat lewat jalur reproduksi (poligami) dan dakwah (mualaf). Saya juga ngga habis pikir, semakin dihujat semakin banyak mualafnya. Mungkin kita2 yg nonmuslim ini memang tidak bisa memahami Islam sesungguhnya spt yg sering dikatakan saudara muslim kita, sudah dikunci hatinya. Juga seandainya dgn segala usaha yg sudah dikerahkan melalui debat di FFi ini, ternyata tidak membawa perubahan yg berarti apakah itu tidak apa2 bagi Anda? Apa tidak merasa capek, apa itu berharga? Untungnya buat Anda apa? Selamat malam, selamat beristirahat...
Foxhound wrote:Siapa muslim di sini yang bilang ISLAM nggak berbahaya?!?! Mana si RUSSKAYAPRAVDA muslim taqiya yang ngaku2 Kristen itu?!?!? Gua tunjukin nih di depan hidung loe.... Ada satu Arab Bencong Pedophile, Alley Shatree otaknya udah rusak kena ISLAM!!
russkayapravda wrote:Otaknya tidak rusak tapi hanya berusaha membela agama, saya yakin kalo Foxhound lahir sebagai muslim bisa jadi tidak akan bicara spt ini, tapi malah membenarkan pernikahan Syekh Puji dan Ulfa karena berdasarkan hukum Syaria adalah sah.
Foxhound wrote:Nggak perlu tunggu akhir jaman untuk tahu ISLAM itu ancaman bagi kemanusiaan, paham?!?!?!
russkayapravda wrote:Tidak.
Menurut sebuah situs, korban terorisme kaum muslim ekstremis dari tahun 2001 hingga sekarang hanya berkisar pada angka 12.973 mendekati 13.000 orang tewas, saya kira masih terlalu dini untuk menyatakan Islam adalah ancaman, apalagi motifnya belum tentu karena anjuran dari Al-Qur'an, kesimpulannya belum begitu besar kerusakan yang ditimbulkan, masih terlalu jauh. Bandingkan dengan korban karena pihak non-muslim melalui perang Dunia 1,2, perang Korea, Russo-Japanese War 1905 dll, sudah mencapai jutaan orang dan sangat tidak sepadan
russkayapravda wrote:Yang merupakan ancaman adalah orang2 yang membajak ajaran Islam untuk melakukan kegiatan terorisme, memutarbalik pengertian dalam al-Quran menjadi ayat2 kekerasan, sehingga oknumnya lah yang musti diperangi bukan ajarannya. Miliaran orang percaya dengan ajaran Islam sehingga mustahil Islam bawaan setan. Nye-werayatna! Tidak mungkin!.
Oh ya, satu lagi. Saya bukan muslim taqqiya, saya juga berkali2 bilang kalo saya bukan dahlanf. Harus bicara apa lagi saya, memang kamu ini kadang keras kepala sekali Fox. Tapi ya sudahlah kalo g percaya, tiap orang masing2. Good day, caio.............
russkayapravda wrote:Lagipula, mengenai kasus terorisme yang dilakukan oleh kelompok2 macam Taliban, Abu Sayyaf dll, jumlah kematian yang diakibatkan oleh mereka toh masih jauh di bawah orang2 yang mati krn ulah orang Kristen kan?

...... Tapi hati nurani anda pasti tau kalo itu bejat, jahat, keji 'n biadab...

](./images/smilies/eusa_wall.gif)

anak_polos wrote:kemudian aturan agama itu kan berlaku bukan cuma pada periode tertentu tetapi untuk segala zaman, tiap2 zaman berbeda trendnya.
anak_polos wrote:nah kasus syech puji itu dia mengikuti trend masa lalu sehingga bertabrakan dgn trend masa kini, itu namanya perbenturan budaya, tapi secara agama atau Allah tetap merestui kalo memang memenuhi syarat.
anak_polos wrote:sama halnya bila kita menemui orang yg naik kuda untuk transportasi, walaupun hal itu melawan trend masa kini tapi kita tidak berhak melarangnya.
makanya tuh orang2 kudu berpikir jernih, mau PBNU, MUI dsb kagak berhak menyalahkan orang yg mengikuti trend masa lalu.
anak_polos wrote:jadi dimungkinkan orang itu tidak melanggar agama tetapi melanggar tata nilai/norma dalam masyarakat tsb. kalo nilai2/norma dalam masyarakat itu sifatnya relatif, sementara, dan tidak tetap/bisa berubah mengikuti trend. tapi kalo hukum agama dalam hal ini adalah TETAP makanya batasannya kan dari akil baligh dan seterusnya.
anak_polos wrote:mudah2an komentar kapir ngga bodohh..


](./images/smilies/eusa_wall.gif)

anak_polos wrote:ck ck ck...tetep aja bodohh kommentnya....bukanya mencari hikmah/kebenaran tapi malah cari celah buat ngekick balik....aduh pir pir u bicara hati nurani tapi hati nuranimu sendiri malah buta.

anak_polos wrote:@fox heh gw ngajak mikir loe pake otak bukan pake dengkul ya, skrg gw nanya
-. dipernikahan itu ada paksaan ngga ke ulfa dari semua pihak ?
-. ulfa sudah berakal ngga dalam menentukan pernikahannya ? dia bisa ngomong kan kalo setuju dan bersedia dinikahi syech puji apalagi gw denger ulfa juga aada rasa cinta ke syech puji bahkan ulfa juga bisa menolak atas larangan pernikahannya. berarti dia responsif berarti bisa mikir mana yg baik untuk dirinya kan
-. orang tua ulfa juga setuju kan
-. syech pujinya juga orang bertanggung jawab kan
mau apa lagi ?
justru pernikahan usia muda dgn orang yg jauh lebih tua itu malah bisa langgeng, jarang terkena masalah apalagi sampai cerai karena suami yg tua itu akan lebih bersifat ngemong dan pengertian banget ke si cewe....justru baik untuk perkembangan si cewe. kalo masalah pantas tidak pantas itu masalah relatif, tapi intinya kan mau mencari kebaikan buat si cewe dan semua pihak.
gw belum pernah denger tuh pernikahan antara cewe muda belia dan suami yg tua berakibat masalah....yg sering kena masalah malah justru pernikahan yg sebaya umurnya ( yg sering gw denger ), kawin cerai udah biasa di pernikahan "normal"....apa gitu yg diminta ?
kalo pedhophile itu bukan pernikahan, itu orang menuruti nafsu dan fantasinya ke anak kecil....jangan disamain.
Hey, bencong pedophile goblok! Mau nikah apa nggak, di Islam itu cuma urusan sah melakukan hub seks apa nggak. Pedophile itu urusan orientasi seksual, sah atau nggak sah, orientasi seksual itu ya tetep orientasi seksual!! Nikah nggak nikah, yang namanya PEDOPHILE itu tetep PEDOPHILEmakanya gak perlu sok menilai baik buruk pernikahan seseorang karena bukan elu yg ngerasain, belum tentu pernikahan yg loe dianggap normal bisa langgeng....banyak tuh yg malah kacau balau.
udah deh ngga perlu sok bener mau muntah rasanya![]()
![]()



russkayapravda wrote:Banyak orang muslim mengatakan menikah dengan anak-anak yang sudah menstruasi adalah sah, salah satunya mengatakan bermanfaat (anak_polos). Supaya adil, mungkin perlu dilakukan uji coba pelegalan hukum ini dalam rentang waktu tertentu, krn saya juga penasaran mau lihat seperti apa bukti nyata dari keunggulan hukum Syariah Islam. Siapa tahu malah menjadikan umat muslim semakin maju dan modern.
Tapi jika tidak terjadi banyak masalah dan kasus2 tak terduga di tengah jalan, cukup dianulir oleh pemerintah sekuler Indonesia. Ini juga sebagai penghormatan terhadap hak2 asasi dari kaum muslim. Sekedar ide dari saya......mudah2an tidak ada yang tersinggung.Thx


Nggak ada yang tahu, ada eksploitasi ekonomi di sini, eksploitasi berart ada pemaksaan, entah secara terbuka atau tersembunyi

anak_polos wrote:lagi2 prejudice, ada ngga sih jawabanmu itu yg rada bener bukan hanya dari prejudice ?
mau nikah dgn alasan apapun selama itu masih positif dan bukan dosa ya silahkan, andai orang mau menikah karena alasan duit itu no problem kog, syarat nikah ngga ada pake alasan2.

anak_polos wrote:mau nikah dgn alasan apapun selama itu masih positif dan bukan dosa ya silahkan, andai orang mau menikah karena alasan duit itu no problem kog, syarat nikah ngga ada pake alasan2.


Alkindy wrote:- Siapa yang mau jadi "kelinci percobaan" pedophile??![]()
![]()
Alkindy wrote:- Hak asasi kaum muslim?? Muslim(ah)-nya gimana??![]()


russkayapravda wrote:Yang mengatakan pedophile itu kan kita non-muslim, tapi buat sebagian orang tidak pedophile melainkan berkah dll.
Maka dari itu menurut saya sebuah percobaan itu penting.
Kemungkinan besar si Foxhound juga akan setuju.


Alkindy wrote:- Siapa yang mau jadi "kelinci percobaan" pedophile??![]()
![]()
russkayapravda wrote:Yang mengatakan pedophile itu kan kita non-muslim, tapi buat sebagian orang tidak pedophile melainkan berkah dll.
Maka dari itu menurut saya sebuah percobaan itu penting.
Kemungkinan besar si Foxhound juga akan setuju.
Alkindy wrote:Siapa yang tahu isi hati muslimah kata @malamputri.
Siapa yang tahu ternyata muslimah anak-anak yang sudah menstruasi, ternyata senang saja menikah dengan pria dewasa. Dan juga hak asasi mereka untuk menerima.
Lagi-lagi demi tegaknya HAM dan demokrasi.
russkayapravda wrote:Mengenai kasus Syekh Puji buat saya pribadi yang non-muslim, yang hidup di bawah hukum yang tidak sama, saya jelas memandangnya kurang baik, dan WHO sendiri memberi batasan bahwa anak-anak adalah di bawah 18 tahun jadi entah sudah menstruasi atau tidak, berarti masih tergolong anak-anak dan patokan saya pada WHO

russkayapravda wrote:Siapa yang tahu isi hati muslimah kata @malamputri.
Siapa yang tahu ternyata muslimah anak-anak yang sudah menstruasi, ternyata senang saja menikah dengan pria dewasa. Dan juga hak asasi mereka untuk menerima.
Lagi-lagi demi tegaknya HAM dan demokrasi.


Pedagang_Makanan wrote:Kalau ortunya ulfa menikahkan anaknya yang masih kecil karena alasan duit bisa bilang NO PROBLEM??
Kamu kok ga mikir perasaan si anak yah??
Kamu kok ga mikir masa depan si anak yah??
Kalau hal itu NO PROBLEM, kenapa juga musti ada masalah sama si syekh puji? Kenapa juga sampe si Seto dan bagian perlindungan anak protes2...
Kamu itu... ckckck... jahat banget!
Wong ada ibu-ibu muslimah pake jilbab pernah bilang, "Amit2 sama si syekh puji, jangankan ulfa, saya aja ga mau! Ga bisa bayangin pagi2 bangun tidur ada kakek2 gitu di samping saya"

anak_polos wrote:kalo si ulfa itu diexploitasi atau dipaksa dsb maka omongannya di TV kagak kayak gitu oneng, apalagi ulfa masih semuda itu tentu bicaranya jujur, paling engga kelihatan lah omongan orang yg dipaksa, terpaksa atau bukan, orang psikolog tentunya tau cara bicara orang yg dipaksa, terpaksa atau di exploitasi....dan ulfa sama sekali tidak menunjukkan tanda2 itu.
justru ulfa terlihat sedih di TV saat digagalkan pernkahannya dgn syech....itu justru perampasan hak bahagia anak !!!!


Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam
Users browsing this forum: No registered users and 0 guests