. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Perdagangan Anak Islamiah

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Perdagangan Anak Islamiah

Postby Adadeh » Fri Dec 28, 2012 1:32 am

Perdagangan Anak Berkedok Pernikahan Islamiah Menjamur
06/12/2012

Image
Aib bangsa Indonesia.

Jwalita News . Sekretaris Jenderal Satuan Tugas Perlindungan Anak, Muhammad Gufron, tidak kaget dengan kasus nikah kilat 4 hari antara Bupati Garut Aceng HM Fikri dan perempuan belia Fani Oktora yang saat dinilkasi masih di bawah umur. Di Jawa Barat, khususnya Garut dan Indramayu perdagangan anak berkedok pernikahan sudah banyak terjadi.

“Kebanyakan di kota besar. Modus seperti ini banyak, Indramayu, Jawa Barat. Anak 12 tahun melakukan pernikahan dan tiga kali menjanda,” kata Gufron saat ditemui di Badan Reserse dan Kriminal Polri, Jakarta Selatan, Kamis 6 Desember 2012.

Gufron menuturkan, di Garut ada beberapa aduan serupa. Sama seperti Fani, modus yang digunakan juga terkait dengan pesantren.

“Mereka ditawarkan oknum guru di pesantrennya dan dikenalkan dengan orang lain. Kemudian, ada pejabat yang ingin mencari istri, bisa diberikan oleh pesantren,” kata Gufron.

Dalam proses ini Gufron mengategorikannya sebagai perdagangan gelap. Gufron mengakui kerap orangtua terlibat di dalamnya. Maka itu, Satuan Tugas Perlindungan Anak mendesak polisi agar dapat menjerat pelaku secara tegas.

Ini semua terjadi karena faktor ekonomi dan faktor kedekatan dengan oknum gurunya. Dengan alasan, sang anak dinikahi supaya menjadi pintar dan dinikahkan dengan gurunya. “Atau dengan harapan sang anak punya masa depan yang baik dan dinikahkan dengan pejabat atau pengusaha setempat,” urai Gufron. (umi)
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8459
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Perdagangan Anak Islamiah

Postby Adadeh » Fri Dec 28, 2012 1:34 am

Kata gw juga apa: Islam itu sarat dengan sex, sexisme, sexual manipulation, sexual intimidation, sexual violence, sexual repression dalam bentuk nikah mut'ah, nikah siri, nikah misyar, talaq lewat SMS, tabok istri, perbudakan/perdagangan wanita. Ujung²nya, tokoh pelaku utama malah yang ngurus pesantren.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8459
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Perdagangan Anak Islamiah

Postby Adadeh » Fri Dec 28, 2012 1:38 am

Aib bangsa Indonesia terus berlangsung:

2011, Kekerasan pada Perempuan Semakin Parah
Penulis : Maria Natalia | Rabu, 7 Maret 2012 | 16:24 WIB

Image

Dalam pemaparan survei ini disebutkan, ada sekitar 119.107 kasus kekerasan terjadi pada perempuan. Jumlah ini didapat dari 395 kembaga layanan perempuan korban kekerasan di 33 provinsi di Indonesia.

Dalam pemaparan survei ini disebutkan, ada sekitar 119.107 kasus kekerasan terjadi pada perempuan. Jumlah ini didapat dari 395 kembaga layanan perempuan korban kekerasan di 33 provinsi di Indonesia.

"Angka ini meningkat 13,32 persen dari tahun lalu, 105.103 korban. Perempuan masih tetap menjadi korban dalam berbagai kesempatannya bersosialisasi dengan lingkungannya," terang Anggota Komisioner Sub Komisi Pendidikan Komnas Perempuan, Yustina Rostiawati, di Jakarta, Rabu (7/3/2012).

Jumlah korban tertinggi pada 2011 terjadi di daerah Jawa Tengah, yang mencapai angka 25.628 korban. Setelah Jawa Tengah, wilayah Jawa Timur menempati urutan kedua korban kekerasan dengan jumlah perempuan korban kekerasan 24.555, kemudian diikuti wilayah Jawa Barat 17.720, dan DKI mencapai angka 11.289.

Kekerasan seksual, kata Yustina, merupakan bentuk kekerasan paling mencuat dalam catatan Komnas Perempuan selama 2011, terutama di ranah domestik dan ranah publik. Dalam ranah domestik, kasus kekerasan terbanyak terjadi dalam rumah tangga, yaitu mencapai 113. 878 kasus, yang 110. 468 kasus di antaranya kekerasan terhadap istri. Sementara kekerasan lainnya terjadi dalam hubungan pacaran sebanyak 1.405 kasus.

Selain kekerasan dalam rumah tangga, Komnas Perempuan juga mencatat, kekerasan dialami wanita bermacam-macam, di antaranya kekerasan kejiwaan, yang mencapai 103. 691 kasus, kekerasan ekonomi sebanyak 3.222, kekerasan fisik sebanyak 2.790, serta kekerasan seksual sebanyak 1.398 kasus.

Namun demikian, angka tersebut belum termasuk kekerasan terhadap wanita yang dilakukan negara, seperti kekerasan oleh aparat sebanyak 31 kasus, pengambilan lahan sebanyak 6 kasus, serta pelayanan publik berkaitan dengan kewarganegaraan sebanyak dua kasus.

"Komnas juga mencatat ada 289 kasus trafficking perempuan, 105 kekerasan oleh pekerja migran, dan 43 kasus kekerasan di tempat kerja," terangnya.

Meski tercatat dalam sejumlah data itu, Yustina menilai, korban kekerasan terhadap perempuan kini layaknya fenomena gunung es. Karena pada kenyataanya, kata dia, masih banyak angka korban masih belum diketahui di seluruh wilayah Indonesia.

"Kekerasan terhadap perempuan ini tidak mudah, dan sangat sensitif. Dan, kalau kita lihat angka kekerasan sekarang ini, hanya yang ke lembaga pelayanan saja diketahui. Memang seperti gunung es, yang kelihatan pucuknya saja," ujar Yustina.

Ia mengatakan, hal tersebut terjadi karena kadang aparat keamanan justru melakukan pembiaran ketika ada laporan kekerasan terhadap perempuan.

"Masalahnya, ketika dia meminta pertolongan, justru menjadi korban kembali, seperti peristiwa perkosaan, malah disangsikan dan dinyatakan salahnya sendiri mengundang untuk diperlakukan kekerasan. Kalau sudah begitu, sangat susah bagi perempuan untuk mendapat perlindungan," pungkasnya.

Editor :Latief
=================

Muslim jerit² promosi Islam, mengatakan bahwa Islam melindungi wanita, mengangkat harkat wanita, tapi kok kekerasan terhadap wanita marak di masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim? Bukankah Islam mengharamkan kekerasan terhadap Muslimah? Ataw jangan² malah menghalalkan? :-k
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8459
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Perdagangan Anak Islamiah

Postby Adadeh » Fri Dec 28, 2012 1:42 am

Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Meningkat
Sabtu, 10 Desember 2011 | 05:26 WIB

Serang, Kompas - Laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang diterima Pusat Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Banten cenderung meningkat setiap tahun. Hal ini perlu menjadi perhatian semua pihak untuk bersama-sama menekan kasus kekerasan tersebut.

Wakil Ketua PTP2A Provinsi Banten Yayah Rukhiyah seusai Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kota Serang, Banten, Jumat (9/12), menyebutkan, tahun 2007 PTP2A menangani enam kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Jumlah ini terus meningkat di tahun-tahun berikutnya. Dalam tiga terakhir tercatat ada 176 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani lembaga tersebut.

Jumlah itu merupakan kasus yang dilaporkan ke PTP2A Provinsi Banten. Yayah mengatakan, tidak menutup kemungkinan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Banten lebih tinggi dari angka tersebut. Pasalnya, banyak kasus kekerasan yang tidak dilaporkan.

”Masih ada kecenderungan enggan melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bisa karena malu atau merasa kasus itu persoalan internal mereka,” kata Yayah.

Jenis perlakuan buruk yang dialami perempuan dan anak tersebut beragam seperti pelecehan anak, perdagangan anak, pelecehan seksual, kekerasan di tempat kerja, pencabulan, dan penculikan.

Yayah mengatakan, kasus perdagangan orang kerap menyasar warga di pedesaan yang masih polos. Namun, berdasar pengakuan korban, ada pula jaringan perdagangan orang yang menggunakan modus meminjamkan sejumlah uang sebelum kemudian membawa lari korban.

Terkait merebaknya pelecehan seksual yang pelakunya juga anak di bawah umur, Yayah mengatakan, salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengawasan terhadap anak sehingga anak mudah mengakses situs porno. ”Ada kasus yang pelakunya anak usia tujuh tahun dengan korban berusia lima tahun. Ini sangat memprihatinkan,” katanya.

Yayah mengatakan, PTP2A memiliki relawan untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Lembaga ini juga menyediakan jasa pengacara gratis bagi korban hingga sampai ke pengadilan.

PTP2A melayani konsultasi bagi masyarakat. Warga yang jadi korban mendapat pendampingan dari psikolog untuk memulihkan trauma yang diderita akibat kekerasan yang dialami. (CAS)
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8459
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby ali5196 » Fri Dec 28, 2012 5:08 am

Laporan thn 2012 Banten udah keluar belon yah?

islam-sex-dan-kekerasan-t2840/
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm


Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users