. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Perayaan ASHURA : Agama Tuhan atau Agama Setan?

Artikel dan pertukaran pikiran mengenai SYI'AH, Ahmadiyah, Sufi, Salafi, Wahabi, dan berbagai aliran dan sekte Islam selain Sunni.

Postby Eneng Kusnadi » Sat Sep 22, 2007 9:19 am

arman wrote:Apakah Orang arab mesti lebih baik pemahaman Islamnya daripada orang Indonesia??, Logika yang ga masuk akal!!


aleey shatree wrote:ya udah sekarang kamu tunjukin deh dasar ajaran menyakiti diri sendiri di peringatan ashura dalam Islam ??
setau gue dalam peringatan ashura ( 10 muharram) itu kita disunahkan untuk berpuasa...sedang peringatan di Iran itu setau gw kan lebih ke peringatan meninggalnya cucu Nabi Mohammad - Husayn...jadi sudah 'diluar' ajaran Islam...tergantung niat masing2 orang yg memperingatinya. kalo Ajaran Islam ya ajaran yg dibawa sampai meninggalnya nabi Mohammad.


Oh gituh ya? Jadi Logikanya bahwa Orang Indonesia bisa lebih paham budaya dan agama arab lebih dari orang arabnya yah?

Kalau Arab arab ashura tersebut menyakiti diri sendiri itu salah berarti pemahaman yang bener itu yang menyakiti kafir khan?
Yang Alllohuuuuakdhuarrr!! Jegerrrrr!

Image
Dan yang ini

Image
juga ini:
Image
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby rockbebeh » Sat Sep 22, 2007 5:16 pm

Eneng Kusnadi wrote:Oh gituh ya? Jadi Logikanya bahwa Orang Indonesia bisa lebih paham budaya dan agama arab lebih dari orang arabnya yah?

Kalau Arab arab ashura tersebut menyakiti diri sendiri itu salah berarti pemahaman yang bener itu yang menyakiti kafir khan?
Yang Alllohuuuuakdhuarrr!! Jegerrrrr!


Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang....

sahabatku Eneng Kusnadi gak usah berdebat tentang ini.... cuma yang harus tahu... segala galanya pasti ada di dalam quran sebagai petunjuk.... namun perayaan seperti itu tiada didalam quran malah klue nya juga gak ada....

dan udah ternyata sekali itu adalah bid`ah.... jika ada ayat quran atau hadis yang menyatakan perbuatan itu harus atau wajib sila paste disini.... malah gak ada bukan.... bermakna itu bukan fakta dan sekaligus itu hanya sebagai tradisi kuno yang menjadi ikutan yang dikira sebagai bid`ah.
User avatar
rockbebeh
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 518
Joined: Sun Jun 24, 2007 2:23 am

Postby Eneng Kusnadi » Sat Sep 22, 2007 6:01 pm

rokbebek wrote:ahabatku Eneng Kusnadi gak usah berdebat tentang ini.... cuma yang harus tahu... segala galanya pasti ada di dalam quran sebagai petunjuk.... namun perayaan seperti itu tiada didalam quran malah klue nya juga gak ada....

Rock bukan sahabatku bahkan kenal juga enggak! forum ini tempatnya berdebat, jadi kalau sudah gak punya argumen artinya kalah.
rok bebeh tang bukan temanku,
bukti kekerasan islam pada diri sendiri bahkan pada orang lain sudah saya sampaikan, mohon argumennya!
Rock bebeh yang mocking aku jadi sahabatnya Aku bukan sahabat kamu!!! :lol: :lol: :lol: :lol:
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby rockbebeh » Sun Sep 23, 2007 1:35 am

Eneng Kusnadi wrote:Rock bukan sahabatku bahkan kenal juga enggak! forum ini tempatnya berdebat, jadi kalau sudah gak punya argumen artinya kalah.
rok bebeh tang bukan temanku,
bukti kekerasan islam pada diri sendiri bahkan pada orang lain sudah saya sampaikan, mohon argumennya!
Rock bebeh yang mocking aku jadi sahabatnya Aku bukan sahabat kamu!!! :lol: :lol: :lol: :lol:


Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang....

sahabatku eneng kusnaidi.... setiap manusia adalah sahabat dan saudara... kerana penciptaan kita semua adalah dari bapak yang sama iaitu nabi adam a.s dan islam melarang permusuhan sila baca ini http://rockbebeh.blogspot.com/2007/09/h ... -hati.html

bukti kekerasan islam yang kamu tunjukkan adalah org islam yang tidak faham maksud islam sebenar.... dan bagaimana pula pendapat kamu tentang bush yang beragama kristien telah menyerang iraq? apakah pendapat kamu juga tentang agama kristien adalah agama penganas? dan setujukah kamu jika semua didunia ini membenci kristien hanya kerna sifat ganas bush?

pada pendapat saya... agama tiada kena mengena dengan sifat manusia... walaupun seseorang manusia dari agama islam, buddha, kristien atau hindu telah membunuh 100 org.... mereka tetap ada sifat manusia dalam diri mereka.... dan tiada kena mengena dengan agama.... benar gak?
User avatar
rockbebeh
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 518
Joined: Sun Jun 24, 2007 2:23 am

Postby ganteng_maut » Sun Sep 23, 2007 2:53 am

Eneng Kusnadi wrote:Rock bukan sahabatku bahkan kenal juga enggak! forum ini tempatnya berdebat, jadi kalau sudah gak punya argumen artinya kalah.


Ini yang aku gak setuju. Jadi kalo ga jawab berarti kalah.. Supaya masih bisa jawab ngeyel pun gak pa pa. Jadi sebenernya diskusi nyari PEMBENARAN atau KEBENARAN???
User avatar
ganteng_maut
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1197
Joined: Sun Jun 11, 2006 3:48 am
Location: Somewhere in the World

Postby Eneng Kusnadi » Sun Sep 23, 2007 3:08 am

Rockbebeh bukan sahabatku bahkan kenal saja tidak!
Kita waajib hukumnya bermusuhan dengan syetan, karena memang syetan itu selalu bermusuhan dengan kemanusiaan.
Dan kita wajib hukumnya (hukum eneng kusnadi) menyelidiki siapa Allah sebenar!
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1928
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1928
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=13268
Sudah dibahas sebelumnya sampai bosan entah kau ni nak mengerti ataumemang tak hendak memahami.
Kristen Budha Hindu pernah berlaku sebagai pengganas, tapi adakah ajaran ugamanya mereka ini diajarkan sebagai pengganas seperti Islam ke?

Adakah Kristian Hindu Budha membunuh dengan berteriak teriak Haleluyah? Om sati santi? Om Pasikom?
Yang terbukti mengenai islam adalah seperti gambar gambar yang saya tayangkan seperti post saya sebelum.
Alllahuuuuakbarrrr !!! Jegeeeeeerrrrrrrr
dan bila kau nak tengok ayat ayatnya kau bisa klik : http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 192ad8784e


Ini yang aku gak setuju. Jadi kalo ga jawab berarti kalah.. Supaya masih bisa jawab ngeyel pun gak pa pa. Jadi sebenernya diskusi nyari PEMBENARAN atau KEBENARAN???

Gak terbalik nanyanya???? Siapa yang suka ngeyel ??? siapa sih yang nyari pembenaran???:lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby alley_shatree » Sun Sep 23, 2007 5:33 am

@eneng

Adakah Kristian Hindu Budha membunuh dengan berteriak teriak Haleluyah? Om sati santi? Om Pasikom?


OO...jadi kalo ada orang Islam pembunuh sambil teriak allohu akbar berarti agama Islamnya ngajarin membunuh ?
kalo ada perampok melakukan aksinya sambil teriak Allohu akbar berarti agama Islamnya mengajarkan merampok ?
kalo ada koruptor lagi korupsi sambil baca bismillah berarti agamanya ngajarin korupsi gitu ?

kalo ada orang kristen yang membunuh tanpa nyebut haleluyah apa dia jadi bukan kristen saat membunuh ????

apa gitu tho mbak maksudmu ??? :roll: :roll:
User avatar
alley_shatree
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby Eneng Kusnadi » Sun Sep 23, 2007 8:07 am

alley_shatree wrote:@eneng

Adakah Kristian Hindu Budha membunuh dengan berteriak teriak Haleluyah? Om sati santi? Om Pasikom?


OO...jadi kalo ada orang Islam pembunuh sambil teriak allohu akbar berarti agama Islamnya ngajarin membunuh ?
kalo ada perampok melakukan aksinya sambil teriak Allohu akbar berarti agama Islamnya mengajarkan merampok ?
kalo ada koruptor lagi korupsi sambil baca bismillah berarti agamanya ngajarin korupsi gitu ?


kalo ada orang kristen yang membunuh tanpa nyebut haleluyah apa dia jadi bukan kristen saat membunuh ????

apa gitu tho mbak maksudmu ??? :roll: :roll:


Alley jangan pura-pura dongok ya nduk!
Kristen Budha Hindu Scientology Bahai dll tidak mengajarkan membunuh ! Tidak juga pernah mengajarkan ajaran Pedang Inti Sex!
coba kamu baca ayat favorit Islam dan renungkan apa akibat dari ajaran ini kepada manusia waras apakah manusia waras tadi akan tetap waras?
tidak racist dan tidak gila sex? tidak juga jadi tukang jarah???koruptor????
:


Silahkan ngeles dari ajaran Islam dibawah ini dengan alasan latar belakang diturunkannya ayat ini

Silahkan pilih ayat-ayat favorit anda!
Sekalian membuktikan ajaran Islam memang mengajarkan kejahatan kemanusiaan


QS 9:123 Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.
Surat Al maidah ayat 51 Wahai orang-orang beriman, jangalah kamu menjadikan orang2 yahudi dan nasrani sebagai teman. Mereka itu menjadi teman satu dengan yang lain. Barang siapa diantara kamu menjadikan mereka sebagai teman, maka dia termasuk golongan mereka. Sungguh Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.
QS 8:39 Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.
QS 9:14 Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,
QS 9:29 Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.
QS 66:9 Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.
QS 2:191 Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka.
Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.
QS 4:66 Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: "Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu", niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka),
QS 4:89 Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong (mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,
QS 4:91 Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman daripada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun ke dalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dimana saja kamu menemui mereka, dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka.
QS 9:5 Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
QS 8:12 Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
QS 9:103 Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu
membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
QS 59:2 Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah mencampakkan ketakutan ke dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan.
QS 2:7 Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.
QS 2:10 Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
QS 2:59 Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu siksa dari langit, karena mereka berbuat fasik.
QS 2:86 Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong.
QS 2:114 Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.
QS 2:161-162 Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya. Mereka kekal di dalam la`nat itu; tidak akan diringankan siksa dari mereka dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.
QS 2:165-166 Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa, bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya. (Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.
QS 2:178 Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash (=pembalasan setimpal) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema`afan dari saudaranya, hendaklah (yang mema`afkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma`af) membayar (diat) kepada yang memberi ma`af dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih.
QS 3:4 Sebelum Al Qur"an, menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan siksa.
QS 3:10 Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak nereka, sedikitpun tidak dapat menolak siksa Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka,
QS 3:56 Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.
QS 3:85, 87-88 Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama ini) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya laknat Allah ditimpahkan kepada mereka (demikian pula) laknat para malaikat dan MANUSIA SELURUHNYA. mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula)
mereka diberi tangguh,
QS 3:91 Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong.
QS 3:105 Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,
QS 4:14 Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. QS 6:49 Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan ditimpa siksa disebabkan mereka selalu berbuat fasik.
QS 6:124-125 Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata: "Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada utusan-utusan Allah". Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya. Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.
QS 7:96 Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
QS 8:50 Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan merasa ngeri).
QS 9:34 Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,
QS 9:39 Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. QS 9:101 Di antara orang-orang Arab Badwi yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kamilah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.
QS 13:37 Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Qur"an itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap siksa Allah.
QS 22:25 Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih.
QS 32:14 Maka rasailah olehmu siksa ini disebabkan kamu melupakan akan pertemuan dengan harimu ini; sesungguhnya Kami telah melupakan kamu (pula) dan rasakanlah siksa yang kekal, disebabkan apa yang selalu kamu kerjakan".
QS 32:20 Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak ke luar daripadanya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: "Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya".
QS 33:57 Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan mela`natinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. QS 36:45 Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan siksa yang di hadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka berpaling).
QS 40:77 Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar; maka meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka ataupun Kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan. QS 40:85 Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami. Itulah sunnah Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.
QS 46:26 Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukanmu dalam hal itu dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikit juapun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya. QS 58:5 Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan.
QS 67:28 Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersama dengan aku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk surga), tetapi siapakah yang dapat melindungi orang-orang yang kafir dari siksa yang pedih?"
QS 3:85 Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
QS 5:33 Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.
QS 9:28 Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis
QS 9:73 Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya. QS 22:19, 20, 21,22 Inilah dua golongan (golongan mu"min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), "Rasailah azab yang membakar ini".
Berikut ini adalah ayat-ayat yang menunjukkan Muhammad menghalalkan perampokan dan penjarahan. (Merampas harta orang dianggap halal) Muhammad semasa menjadi pemimpin Islam, beliau memang suka memerangi dan merampoki serta menjarahi suku-suku kafir yang belum masuk Islam.
Quran 8:69 Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Quran 8:1 Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman." QS 78:30-34 Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa
mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, dan GADIS-GADIS REMAJA yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Quran 59:6 Dan apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari harta benda) mereka, maka untuk mendapatkan itu kamu tidak mengerahkan seekor kudapun dan (tidak pula) seekor untapun, tetapi Allah yang memberikan kekuasaan kepada RasulNya terhadap apa saja yang dikehendakiNya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Quran 59:7. Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby arman » Sun Sep 23, 2007 9:39 am

@Eneng
Emang kamu tahu asbabun nuzul dan tafsirnya dari ayat2 tersebut..??.Oia jangan dipotong satu persatu gitu dunk!!.
User avatar
arman
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 275
Joined: Tue Jul 25, 2006 2:46 pm

Postby ganteng_maut » Sun Sep 23, 2007 12:13 pm

Eneng Kusnadi wrote:
Ini yang aku gak setuju. Jadi kalo ga jawab berarti kalah.. Supaya masih bisa jawab ngeyel pun gak pa pa. Jadi sebenernya diskusi nyari PEMBENARAN atau KEBENARAN???

Gak terbalik nanyanya???? Siapa yang suka ngeyel ??? siapa sih yang nyari pembenaran???:lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:


Loh, bukannya kamu yang suka ngeyel? Siapa sih yang berpendapat POKOKNYA Islam harus salah? Aku atau Kamu? :wink:
User avatar
ganteng_maut
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1197
Joined: Sun Jun 11, 2006 3:48 am
Location: Somewhere in the World

Postby mr. Hercule Poirot » Sun Sep 23, 2007 12:31 pm

aduh.. muter-muter thread ini. kan udah bolak-balik di posting, ashura kagak ada dasar hukumnya. perayaan yang kayak gitu. baik di sunni maupun di syiah. orang sunni merayakannya sesuai hadist nabi, sesuai nabi merayakannya, puasa. kalo orang syiah, ada yang puasa juga sih, tapi kebanyakan sedih-sedihan mengingat tewasnya Imam Husein dan keluarganya. orang arab kan gitu, kalo berduka cita mereka meratap-ratap (suka liat kan di tipi), memukuli dirinya sendiri, dan kadang mencabik-cabik bajunya sendiri. nah..lama-lama makin besar sampe melakukan hal-hal yang gak waras itu... itu bukan perayaan agama, perayaan budaya..

kalo di Indonesia orang syiahnya ngerayain ashura kagak ngebcokin kepalanya sendiri, tapi macem-macem. ada ngarak-arakan, ada ngadain baca puisi, ada yang ngumpul di masjid baca syair trus nangis-nangis bombay, ada yang nyelenggarain dialog interfaith.

Image
User avatar
mr. Hercule Poirot
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 457
Joined: Fri May 18, 2007 2:56 pm
Location: DKI Jakarta

Postby mr. Hercule Poirot » Sun Sep 23, 2007 12:36 pm

nih perayaan Ashura di Indonesia, tapi kalo mo dateng rada telat...

Asyura Nasional IJABI 2007

Nama Proyek
Asyura Nasional IJABI 2007

Penyelenggara
Pimpinan Pusat IJABI (Ikatan Jemaah Ahlulbait Indonesia):
7 Kordinator Wilayah (KORWIL)
2O Pengurus Wilayah / Provinsi (PW)
60 Pengurus Daerah / Kota / Kabupaten (PD)
44 Pengurus Cabang / Kecamatan (PC)
Jalan Puri Mutiara II/39, Jakarta Selatan, DKI; bekerja sama dengan Jakarta Islamic Center, Jakarta Utara

Dasar Pemikiran

Peringatan Sepuluh Muharam (Asyura) telah menjadi tradisi bangsa Indonesia selama berabad-abad. Orang Jawa bahkan menyebut bulan pertama Hijriyah ini sebagai bulan Syura, merujuk pada kata Asyura. Upacara Tabut di Bengkulu, bubur Syura di Jawa, bubur merah putih di Aceh, adalah beberapa contohnya.

Sepuluh Muharram mengabadikan tragedi yang paling mengenaskan dalam sejarah Islam: Huseyn, cucu Nabi saw, beserta keluarga Nabi lainnya dibantai di padang Karbala. Huseyn dibunuh hanya karena ia ingin mengembalikan lagi missi agama kakeknya; yakni, “melepaskan beban derita manusia dan belenggu-belenggu yang memasung mereka” (Al-A’raf 157). “Amdhi ‘ala diin al-Nabiy,” kata Huseyn di Karbala. Aku hanya melanjutkan missi Nabi.

Huseyn melihat di zamannya bahwa agama yang seharusnya mendatangkan rahmat bagi seluruh alam menjadi agama yang menyebarkan bencana. Atas nama agama para tiran menumpahkan darah, menjatuhkan kehormatan, dan merampas harta kekayaan. Huseyn bangkit untuk menegakkan agama yang memihak orang yang teraniaya –mengenyangkan yang lapar, mengobati yang sakit, menghibur yang menderita.

PP IJABI ingin mengajak umat Islam untuk melanjutkan missi Huseyn, yang pada gilirannya melanjutkan missi para Nabi. Karena itu, missi Huseyn adalah missi semua agama. Perjuangan Huseyn berbeda dengan kaum Marxis, karena ia menentang penindasan bukan untuk pertentangan kelas. Ia memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan yang adil dan beradab atas dasar keTuhanan yang MahaEsa. Ia kecewa dengan kekuasaan yang tidak lagi ditegakkan di atas hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan.

PP IJABI melihat gejala yang memprihatinkan dalam kehidupan bangsa Indonesia. Apa yang terjadi pada zaman Huseyn tampak lagi di tengah-tengah kita. Agama telah digunakan untuk memecah-belah kesatuan bangsa, merampas hak-hak rakyat, dan menindas orang yang lemah. Pancasila adalah karya bangsa Indonesia yang merupakan missi para Nabi “in a nutshell”. PP IJABI akan menyelenggarakan Asyura dengan bingkai Pancasila sebagai modus vivendi bangsa.

Tema


“Bersama Huseyn, lanjutkan missi suci para Nabi.”
“Together with Huseyn, perpetuate the sacred mission of the Prophets”.

“ والوا الرسالة الزكية للأنبياء مع الحسين”

Program

Asyura dengan tema yang sama di setiap wilayah Ijabi di seluruh Indonesia, pada
tanggal 29 dan 30 Januari 2007.

Asyura Nasional di Jakarta, pada tanggal 10 Maret 2007 terdiri dari dua kegiatan:

DIALOG INTERFAITH INTERNATIONAL
9:30 -10:00 - Pembukaan oleh Gubernur DKI
10:00 – 11:30 – Interfaith Dialogue on “ Together with Husayn, perpetuate the sacred mission of the Prophets “
Pembicara:
Ayatullah Hadavi Tehrani ( World Assembly of Ahlulbayt): ” Islamic Struggle as Inspired by Imam Husayn as
Dr. Elias Kiattitharai (Thailand): ” Shias in Buddhist Community: Thai Moslem’s Experience”
Dr. Ashouk Kaul (India): “ Husayn, The Guiding Light of Divine Love: Hindu’s Perspectives”
Perwakilan dari Catholic (Vatican): “Husayn Fights against Oppressions: Catholic Perspectives”

Penanggap:
Bp. Dr. Wahyono Raharjo, MBA (Ketua Aliran Kepercayaan Indonesia)
Bp. Sarjono (Gereja Kristen Jawa)
Bp. Xs. Onga Wijaya (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia)
Bp. Pdt.Ir Alvin S Purnama (PP.Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia)
Bp. Syaiful Bahri (PBNU)

KAFILAH BUDAYA ASYURA 2007
13:30 – 14:00 Pembukaan oleh Wakil Gubernur
14:00 – 15:00 Kafilah Budaya Asyura 1
15:00 – 15:30 Shalat Ashar
15:30 – 17:30 Kafilah Budaya Asyura 2

Detail :
GRAND NARRATOR: Dr Zafar Iqbal (15 menit)
NAD: Tari Saman dan Lagu daerah “ Hasan&Husein” (10 menit)
Bengkulu: Tabut (10 menit)
DKI: Lagu “Li Khamsatun” (10 menit)
JATENG: Hadrah & Gamelan (15 menit)
JATIM: Operet & Mocopat (20 menit)
Madura: Mamacah & Hajir Murawis (10 menit)
Bali: Puisi dan Syair dalam Bahasa Bali (15 menit)
Makasar: Sanrili (15 menit)
Papua: Tari dan Lagu Tradisional (15 menit)
JABAR: Maqtal & Ziyarah (15 menit)

Tempat
Asyura wilayah diselenggarakan pada setiap provinsi.
Asyura Nasional diselenggarakan di Jakarta Islamic Centre, Kramat Jaya, Koja, Tugu.

Undangan
Tokoh dari berbagai agama, nasional dan International
Jama’ah IJABI nasional
Simpatisan Syi’ah
Undangan Umum

Susunan Panitya
Ketua Panitya : Furqan Bukhari
Kordinator Lapangan (Seminar) : Syaifullah Saragih, Nike Az
Kordinator Lapangan (Asyura Nasional) : Harja Saputra
Dokumentasi : Heroe Suhendro dan tim
Laisson Officer:
- English Speakers: Adi Bunardi, Andi,Samanto,Nike Az, Muchlisah
- Persian Speakers: Supa
- Arabic Speakers: Mahmudin, Ramli, Bagir al Habsyi, Mubarok, Muhammad

Exhibition: Andi, Fauzan
Public Relation: Rudi Suharto, Nike Az
Konsumsi: Sumirah, Sartini & Neneng
Securities: Waginem, KH. Noor Khatib, Jumhi, Devis dan tim
Crews:Asep, Andri dan tim

Pembiayaan
Biaya diperoleh dari sumbangan para anggota IJABI dan para donatur
User avatar
mr. Hercule Poirot
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 457
Joined: Fri May 18, 2007 2:56 pm
Location: DKI Jakarta

Postby Eneng Kusnadi » Sun Sep 23, 2007 1:41 pm

@ para ngeyelers arman dan ganteng maut ,kamu bantah saja Quran kamu sendiri mau pake asbabun nuzul boleh mau pake babon dosol juga boleh! :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: Gw udah bosen ngadepin taqeyya!

Tuch kan tinggal pilih ayat emas kalian sendiri di quran kamu! Resapi secara mendalam dan selamat menjadi teroris penjarah, perusuh 13 mei98!!! :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby charles-mattel » Sun Sep 23, 2007 2:24 pm

perbedaan adalah rahmat
tapi penyeragaman (pake syariah) adalah amanah awloh
charles-mattel
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 850
Joined: Fri Jun 15, 2007 12:13 pm

Asyuro' dalam ajaran Islam

Postby rockbebeh » Mon Sep 24, 2007 1:14 am

pertama sekali....

dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang...

A. Asyuro' dalam ajaran Islam

Ulama Ahlussunnah sepakat bahwa pada hari 10 Muharram disyari'atkan untuk berpuasa. Ibnu Abbas mencerita-kan :

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tiba di Madinah, lalu beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura' ( tanggal 10 Muharram), maka beliau bertanya: "Hari apakah ini?" Mereka menjawab: "Ini adalah hari yang baik. Ini adalah hari dimana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Musa shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa pada hari itu karena syukur kepada Allah. Dan kami berpuasa pada hari itu untuk mengagungkannya." Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku lebih berhak atas Musa daripada kalian", maka Nabi berpuasa Asyura' dan memerintah-kan puasanya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Harus Menyalahi Ahli Kitab

Para sahabat berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam : "Ya Rasulullah, sesung-guhnya Asyura' itu hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani", maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tahun depan insya Allah kita akan puasa (juga) pada hari yang kesembilan." (HR. Muslim (1134) dari Ibnu Abbas).

Imam Ahmad meriwayatkan dari Ibnu Abbas dari jalur lain, sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam :

"Berpuasalah pada hari Asyura' dan selisihilah orang-orang Yahudi itu, berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya." (Fathul Bari, 4/245). Imam Syafi'i juga meriwayatkan hadits di atas, makanya beliau di dalam kitab Al-Um dan Al-Imla' menyatakan kesun-nahan puasa tiga kali tanggal 8, 9 dan 10 Muharram. (Al-Ibda', Ali Mahfudz hal. 149, Fathul Bari 4/246).

Keutamaan Asyura'

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang puasa Asyura', maka beliau menjawab:

"Ia menghapuskan dosa tahun yang lalu." (HR. Muslim (1162), Ahmad 5/296, 297).

Karena itu, pantas jika Ibnu Abbas menyatakan : "Saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa pada suatu hari karena ingin mengejar keutamaannya selain hari ini (Asyura') dan tidak pada suatu bulan selain bulan ini (maksudnya: Ramadhan)." (HR. Al-Bukhari (2006), Muslim (1132)).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
"Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah bulan Allah yang bernama Muharram. (HR. Muslim,1163).

B. Bid'ah-bid'ah Asyura'

10 Muharram 61 H adalah hari terbu-nuhnya Abu Abdillah Al-Husen bin Ali (ra) di padang Karbala. Karena peristiwa berdarah ini, setan berhasil menciptakan dua kebid'ahan sekaligus.

Pertama : Bid'ah Syi'ah

Asyura' dijadikan oleh Syi'ah sebagai hari berkabung, duka cita, dan menyiksa diri sebagai ungkapan dari kesedihan dan penyesalan. Pada setiap Asyura', mereka memperingati kematian Al-Husen dan melakukan perbuatan-perbuatan yang tercela seperti berkumpul, menangis, meratapi Al-Husen secara histeris, membentuk kelompok-kelompok untuk pawai berkeliling di jalan-jalan dan di pasar-pasar sambil memukuli badan mereka dengan rantai besi, melukai kepala dengan pedang, mengikat tangan dan lain sebagainya. (At-Tasyayyu' Wasy-Syi'ah, Ahmad Al-Kisrawiy Asy-Syi'iy, hal. 141, Tahqiq Dr. Nasyir Al-Qifari).

Kedua : Bid'ah Jahalatu Ahlissunnah

Sebagai tandingan dari apa yang dilakukan oleh orang Syi'ah di atas, orang Ahlussunnah yang jahil (****) menjadikan hari Asyura' sebagai hari raya, pesta dan serba ria.

Menurut Ahmad Al-Kisrawi Asy-Syi'iy: "Dua budaya (bid'ah) yang sangat kontras ini, menurut literatur yang ada bermula pada jaman dinasti Buwaihi (321H - 447 H.) yang mana masa itu terkenal dengan tajamnya pertentangan antara Ahlus-sunnah dan Syi'ah. Orang-orang jahalatu (****) Ahlussunnah menjadikan Asyura' sebagai hari raya dan hari bahagia sementara orang-orang Syi'ah menjadikannya sebagai hari duka cita, mereka berkumpul membacakan syair-syair haru kemudian menangis dan menjerit." (At-Tasyayyu' Wasy-Syi'ah hal.142)

Sementara Syekh Ali Mahfudz mengatakan bahwa di Kufah ada kelompok Syi'ah yang sampai ghuluw (berlebihan) dalam mencintai Al-Husen (ra) yang dipelopori oleh Al-Mukhtar bin Abi Ubaid Ats-Tsaqafi (tahun 67 H dibunuh oleh Mush'ab bin Az-Zubair) dan ada kelompok Nashibah (yang anti Ali beserta keturunannya), yang diantaranya adalah Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi. Dan telah disebut di dalam hadits shahih.
"Sesungguhnya (akan muncul) di Tsaqif (kepala suku dari Hawazin) seorang pendusta dan pembantai."

Pendusta tadi adalah Al-Mukhtar yang memperselisihkan keimamahan Ibnul Hanafiyah, dan pembantai tadi adalah Al-Hajjaj yang membenci Alawiyyin, maka yang Syi'ah tadi menciptakan bid'ah duka cita sementara yang Nashibah menciptakan bid'ah bersuka ria. (Al-Ibda' hal. 150)

Bid'ah-bid'ah tersebut berbentuk :

1. Menambah belanja dapur.
Banyak riwayat yang mengatakan :"Barangsiapa yang meluaskan (nafkah) kepada keluarganya pada hari Asyura', maka Allah akan melapangkan (rizkinya) selama setahun itu." (HR. At-Thabraniy, Al-Baihaqi dan Ibnu Abdil Barr). Asy-Syabaniy berkata: semua jalurnya lemah, Al-Iraqi berkata : sebagian jalur dari Abu Hurairah dishahihkan oleh Al-Hafidz Ibnu Nashir, jadi menurutnya ini hadits hasan, sedangkan Ibnul Jauzi menulisnya di dalam kumpulan hadits palsu. (Tamyizuth-Thayyib minal Khabits, no. 1472, Tanbihul Ghafilin, 1/367). Sementa-ra itu imam As-Suyuthi dengan tegas mengatakan : "Telah diriwayatkan tentang keutamaan meluaskan nafkah sebuah hadits dhaif, bisa jadi sebabnya adalah ghuluw di dalam mengagungkan-nya, dari sebagian segi untuk menandingi orang-orang Rafidhah (Syi'ah) karena syetan sangat berambisi untuk memalingkan manusia dari jalan lurus. Ia tidak peduli ke arah mana -dari dua arah- mereka akan berpaling, maka hendaklah para pelaku bid'ah menghin-dari bid'ah-bid'ah sama sekali." (Al-Amru Bil Ittiba', hal.88-89)
Imam Ahmad mengatakan ketika ditanya : "Hadits ini tidak ada asalnya, ia tidak bersanad kecuali apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Uyainah dari Ibnul Muntasyir, sementara ia adalah orang Kufah, ia meriwayatkan dari seorang yang tidak dikenal." (Al-Ibda', Ali Mahfudz, 150)

2. Memakai celak (sifat mata).
3. Mandi.
Mereka meriwayatkan sebuah hadits: "Barangsiapa yang memakai celak pada hari Asyura', maka ia tidak akan mengalami sakit mata pada tahun itu. Dan barangsiapa mandi pada hari Asyura', ia tidak akan sakit selama tahun itu." (Hadits ini palsu menurut As-Sakhawi, Mulla Ali Qari dan Al-Hakim) (Al-Ibda', hal. 150-151)

4. Mewarnai kuku.
5. Bersalam-salaman. Imam As-Suyuthi mengatakan : " Semua perkara ini (no.2-5) adalah bid'ah munkarah, dasarnya adalah hadits palsu atas nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ." (Al-Amru bil Ittiba' , hal.88)

6. Mengusap-usap kepala anak yatim.
7. Memberi makan seorang mukmin di malam Asyura'. Mereka tidak segan-segan membuat hadits palsu dengan sanad dari Ibnu Abbas yang mirip dengan haditsnya orang Syi'ah yang berbunyi:
"Barangsiapa berpuasa pada hari Asyura' dari bulan Muharram, maka Allah memberinya (pahala) sepuluh ribu malaikat, sepuluh ribu haji dan umrah dan sepuluh ribu orang mati syahid. Dan barangsiapa memberi buka seorang mukmin pada malam Asyura', maka seakan-akan seluruh umat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam berbuka di rumahnya sampai kenyang." (Hadits palsu dinyatakan oleh imam As-Suyuthi dan Asy-Syaukani, no. 34, lihat Tanbihul Ghafilin, 1/366).

8. Membaca do'a Asyura' seperti yang tercantum dalam kumpulan do'a dan Majmu' Syarif yang berisi minta panjang umur, kehidupan yang baik dan khusnul khotimah. Begitu pula keyakinan mereka bahwa siapa yang membaca do'a Asyura' tidak akan meninggal pada tahun tersebut adalah bid'ah yang jahat. (As-Sunan wal Mubtada'at, Muhammad Asy-Syuqairi, hal.134).

9. Membaca "Hasbiyallah wani'mal wakil" pada air kembang untuk obat dari berbagai penyakit adalah bid'ah.

10. Shalat Asyura'. Haditsnya adalah palsu, seperti yang disebutkan oleh As-Suyuthi di dalam Al-La'ali Al-Mashnu'ah (As-Sunan wal Mubtada'at, 134).

C. Asyuro dalam Tradisi dan Kultur Kejawen

Bulan Suro banyak diwarnai oleh orang Jawa dengan berbagai mitos dan khurafat, antara lain :

Keyakinan bahwa bulan Suro adalah bulan keramat yang tidak boleh dibuat main-main dan bersenang-senang seperti hajatan pernikahan dan lain-lain yang ada hanya ritual.

Ternyata kalau kita renungkan dengan cermat apa yang dilakukan oleh orang Jawa di dalam bulan Suro adalah merupakan akulturasi Syi'ah dan animisme, dinamisme dan Arab jahiliyah. Dulu,orang Quraisy jahiliyah pada setiap Asyura' selalu mengganti Kiswah Ka'bah (kain pembungkus Ka'bah) (Fathul Bari, 4/246). Kini, orang Jawa mengganti kelambu makam Sunan Kudus. Alangkah miripnya hari ini dan kemarin.

Di dalam Islam, Asyura' tidak diisi dengan kesedihan dan penyiksaan diri (Syi'ah), tidak diisi dengan pesta dan berhias diri (Jahalatu Ahlissunnah) dan tidak diisi dengan ritual di tempat-tempat keramat atau yang dianggap suci untuk tolak bala' (Kejawen) bahkan tidak diisi dengan berkumpul-kumpul. Namun yang ada hanyalah puasa Asyura' dengan satu hari sebelumnya atau juga dengan sehari sesudahnya. Waallahu-a'lam. ( Abu Hamzah A. Hasan Bashori)

* * *
Jabir bin Abdullah radhiallahu anhu berkata:Jika kamu berpuasa, hendaknya berpuasa pula pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu dari dusta dan dosa-dosa, tinggalkan menyakiti tetangga, dan hendaknya kamu senantiasa bersikap tenang pada hari kamu berpuasa, jangan pula kamu jadikan hari berbukamu sama dengan hari kamu berpuasa."
User avatar
rockbebeh
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 518
Joined: Sun Jun 24, 2007 2:23 am

Postby rockbebeh » Mon Sep 24, 2007 1:22 am

Eneng Kusnadi wrote:Silahkan ngeles dari ajaran Islam dibawah ini dengan alasan latar belakang diturunkannya ayat ini

Silahkan pilih ayat-ayat favorit anda!
Sekalian membuktikan ajaran Islam memang mengajarkan kejahatan kemanusiaan


dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang...

sahabatku... eneng kusnaidi.... sila baca entry apa itu jihad.... kamu gak faham maksud sebenar ayat Allah... makanya jangan membuat andaian sebarangan....

Dialah yang menurunkan kepada mu (wahai Muhammad) Kitab Suci Al-Qur'an. Sebahagian besar dari Al-Qur'an itu ialah ayat-ayat "Muhkamaat" (yang tetap, tegas dan nyata ma'nanya serta jelas maksudnya); ayat-ayat Muhkamaat itu ialah ibu (atau pokok) isi Al-Qur'an. Dan yang lain lagi ialah ayat-ayat “mutasyaabihaat” (yang samar- samar , tidak terang maksudnya). Oleh sebab itu (timbullah faham yang berlainan menurut kandungan hati masing-masing) adapun orang-orang yang ada dalam hatinya kecederungan kearah kesesatan, maka mereka selalu menurut apa yang samar-samar dari Al-Qur'an untuk mencari fitnah dan mencari-cari Ta'wilnya (memutarkan maksudnya menurut yang di sukainya). Padahal tidak ada yang mengetahui Ta'wilnya (tafsir maksudnya yang benar) melainkan Allah. Dan orang-orang yang tetap teguh serta mendalam pengetahuannya dalam ilmu-ilmu ugama, berkata : "Kami beriman kepadanya , semuanya itu datangnya dari sisi Tuhan kami". Dan tiadalah yang mengambil pelajaran dan peringatan melainkan orang-orang yang berfikiran . ( 03 : 07 )

makanya jelas sekali... bahawa manusia tidak akan memahami maksud tepat firman Allah dan manusia suka membuat tafsiran mengikut nafsu dan emosi.... sila ke entry apa itu jihad... aku sudah menerangkan disana....

ingatlah sahabat... Allah itu maha pengasih dan penyayang dan maha pengampun.... kembali lah kamu kepada Allah....

dari aku yang amat jahil dan hina.... sekian maafkan aku jika aku membuat engkau tersinggung....
User avatar
rockbebeh
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 518
Joined: Sun Jun 24, 2007 2:23 am

Postby alley_shatree » Mon Sep 24, 2007 2:18 am

@eneng

kamu ngerti persis ngga kondisi dan situasi saat ayat2 'untuk membunuh' itu diturunkan ??
dan lo juga mesti ngerti ayat itu hanya ditujukan untuk sebagian orang(baca tuh bhs arab Qurannya).
kalo ngga ngerti mending elo stop bicara seperti itu lagi.ok....cape deh nanggepinya.

lha wong nyatanya aja umat yahudi bisa tinggal berabad-abad di negara2 Islam...malah yahudi yg di eropa pada dibunuhin oleh orang2 kristen.
:)
User avatar
alley_shatree
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby Eneng Kusnadi » Mon Sep 24, 2007 5:55 am

Lho justru tugas kamu yang membantah dan menjawab postingan ku itu.
Malah balik nanya dan postinganmu itu tidak ada isinya sama sekali. Hayoooo jawab!!!
Jelasin kondisinya , kalau kamu aja gak ngerti situasi ayat itu apalagi gw yang bukan muslim yang sedang mempertanyakan Islam.
Jawab kok balik nanya urusan Hitler , gak nyambung dan jangan biasakan diskusi model gitu, jadi bloon!


PS>Buat netter Rokbebeh jangan sekalikali panggil aku dengan sahabatmu. Kenal aja tidak. Kamu mocking aku sebagai sahabat supaya aku jangan nyerang Islam terlalu tajam yah? Dasarrr!!!!!
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby alley_shatree » Mon Sep 24, 2007 9:34 pm

ceritanya panjang mbak...yang jelas ayat2 itu ada asbabun nuzulnya. kalo memang pengen tau sebab2 turunnya ayat2 tsb ya silahkan baca buku Asbabun nuzul...ya paling ngga sedikit tau lah sikonnya gimana hingga ayat tsb diturunkan.
gw sebutin masalah sampai hitler segala itu maksudnya ialah apakah tuduhanmu itu sesuai dengan fakta ????...kan nyatanya yahudi bisa hidup nyaman di negara2 Islam ngga ada yg dibunuh..justru mereka hidup di eropa malah banyak yg dibunuhi....fakta kan :wink:
User avatar
alley_shatree
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby Eneng Kusnadi » Mon Sep 24, 2007 10:25 pm

Disuruh jelasin asbabun nuzul malah balik lagi ke Hitler! :lol:

Ley gw rasa elo gak tahu apa apa yah soal asbabon nuzul! :lol:

Bukan ngejelasin malah muter lagi ke soal pembunuhan yahudi di eropa.

BTW 13 mei 98 siapa bunuh siapa yah? Alllohhhhuakbar!!!! :lol: :lol: :lol: :lol: DOR DOR DOR
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

PreviousNext

Return to Aliran dan Sekte2 Dalam Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users