. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Penusukan 'terkait' konflik agama

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Sabilla » Fri Sep 17, 2010 2:48 am

HKBP
Muharli Tersangka Terlalu Terburu-buru

Kamis, 16 September 2010 | 19:53 WIB
Image
KOMPAS.com/Caroline Damanik
Lahan kosong yang biasa digunakan jemaat HKBP Ciketing untuk beribadah dihiasi sejumlah spanduk penolakan, Senin(13/9/2010).



JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM), Mahendradatta, menilai, peningkatan status Ketua DPW FPI Bekasi, Muharli Barda, sebagai tersangka dalam insiden HKBP terlalu terburu-buru. Mahendradatta melihat dalam hal ini pihak kepolisian hanya berusaha menyenangkan suatu pihak.

Ini kan ingin menyenang-nyenangkan. Pihak kepolisian kan harus di tengah.
-- Mahendradatta


"Ini kan ingin menyenang-nyenangkan. Pihak kepolisian kan harus di tengah, enggak boleh belain ini, itu, faktanya saja. Yang nusuk saja enggak ketangkap-ketangkap. Lah ini (Muharli) kan cuma aksesori," katanya di Kantor TPM, Jalan Fatmawati, Jakarta, Kamis (16/9/2010).

Dikatakan Mahendra, pasal penghasutan dan provokasi yang disangkakan kepada Muharli terlalu dramatis. Menurutnya, Muharli tidak dapat dikatakan menghasut jika dia mengirimkan pesan singkat agar masyarakat menolak pembangunan Gereja HKBP Ciketing.

Informasi penolakan yang disebarkan Muharli tersebut dinilai Mahendra sebagai suatu hal yang wajar. "Kalau penolakan itu enggak masuk penghasutan. Berhak nolak dong, kan enggak harus setuju (pendirian gereja). Dalam undang-undang IMB kan untuk mendirikan sebuah bangunan harus ada izin kanan-kiri," katanya.

Jikapun polisi menetapkan Muharli sebagai tersangka karena isi ceramahnya yang menolak pembangunan Gereja HKBP, Mahendra menilai bahwa polisi telah menyentuh kebebasan berpendapat seseorang.

Penulis: Icha Rastika | Editor: I Made Asdhiana
http://megapolitan.kompas.com/read/2010 ... rburu.buru


Argumen Mahendra seorang pengacara muslim....... :-k
Kalau otak taruh di syahwat..................................... [-(
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Sabilla » Fri Sep 17, 2010 3:07 am

HKBP
Mereka Simpatisan, Bukan Anggota FPI

Kamis, 16 September 2010 | 20:19 WIB
Image
SURYA/yuli akhmada


JAKARTA, KOMPAS.com — Front Pembela Islam (FPI) diduga terlibat dalam insiden penusukan dan penganiayaan terhadap dua jemaat HKBP Pondok Timur Indah, Ciketing, Bekasi. Namun, sembilan orang tersangka yang sudah ditetapkan oleh Polres Bekasi tersebut dibantah sebagai anggota dari FPI.

Tidak ada satu pun anggota FPI. Mereka semua adalah simpatisan, bukan anggota FPI.
-- Munarman


"Tidak ada satu pun anggota FPI. Mereka semua adalah simpatisan, bukan anggota FPI," ucap Munarman, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FPI, dalam "Dialog Terbuka Mencari Solusi HKBP", Kamis (16/9/2010) di Jakarta.

Menurut Munarman, pihaknya memang dihubungi oleh kepolisian karena diduga ada pihak FPI yang terlibat dalam insiden yang terjadi pada 12 September lalu. Dan, setelah pihak FPI sendiri melakukan verifikasi terhadap kesembilan orang tersangka tersebut, mereka bukanlah anggota FPI.

"Semuanya simpatisan dan bukan anggota. Mereka tidak ada kartu anggota FPI," katanya.

"Kita yang ke polres, bukan ditangkap, dan juga belum ada surat panggilan," lanjut Munarman ketika ditanya mengenai kronologi datangnya Ketua DPW FPI Bekasi Muharli Barda ke Polres Bekasi, yang kemudian dinaikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka.

"Waktu itu saya yang antar bersama dengan Shalih ke sana. Bagi saya, berat untuk mengantarkan Muharli ke sana, dan tidak ada surat panggilan," terangnya.

Penulis: Engge | Editor: I Made Asdhiana

http://megapolitan.kompas.com/read/2010 ... nggota.FPI


Perhatikan, gaya diplomatis si Munarman............. [-(
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Sabilla » Fri Sep 17, 2010 3:43 am

HKBP
Mendagri: Wali Kota Harus Tegur FPI

Kamis, 16 September 2010 | 18:39 WIB
Image
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi melihat waktu sebelum memberikan keterangan pers mengenai pertemuan dengan Asosiasi Konsultan Politik Indonesia (AKPI) di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (23/4/2010).



JAKARTA, KOMPAS.com — Wali Kota Bekasi dinilai perlu mengambil tindakan terhadap organisasi Front Pembela Islam (FPI) Bekasi jika pimpinannya memang terbukti terlibat dalam tindakan kriminal yang meresahkan warga. Hal ini disampaikan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Istana Negara, Kamis (16/9/2010). "Kalau tersangkanya ketua dan itu organisasi, silakan diambil tindakan oleh wali kotanya," ungkapnya seusai mengikuti sidang kabinet paripurna.

Jika pelanggaran dilakukan pengurus organisasi tingkat kabupaten/kota maka yang berhak mengambil tindakan adalah wali kota.
-- Gamawan Fauzi


Mendagri mengatakan, UU Keormasan Nomor 8 Tahun 1985 mengatur pihak yang berwenang untuk mengambil tindakan kepada ormas yang meresahkan masyarakat sesuai dengan tempat kejadian perkara. "Artinya, jika pelanggaran dilakukan oleh pengurus organisasi tingkat kabupaten/kota maka yang berhak mengambil tindakan adalah wali kota, jika pelanggaran di tingkat provinsi maka gubernur yang berhak, jika di tingkat pusat, menteri yang akan menegur," katanya.

Menurut UU tersebut, pimpinan pemerintahan masing-masing berhak mengambil tindakan, menegur dengan keras atau bahkan membekukan serta membubarkan organisasi tersebut jika mengulang perbuatannya.

Gamawan mengatakan, UU memang tidak mengatur sanksi jika pimpinan pemerintahan setempat tidak melakukan tindakan terhadap organisasi masyarakat yang melakukan tindakan yang meresahkan warga tersebut. Namun, pimpinan tersebut akan dinilai berdasarkan UU Pelayanan Publik.

"(UU Ormas) tidak ada (mengatur), tapi kan pemerintah kalau tidak mengambil tindakan itu kan lalai ada sanksi dari UU Pelayanan Publik namanya," tambahnya.

Penulis: Caroline Damanik | Editor: I Made Asdhiana
http://megapolitan.kompas.com/read/2010 ... .Tegur.FPI
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Sabilla » Fri Sep 17, 2010 4:11 am

Penusukan Jemaat HKBP
Pimpinan DPR: Tinjau Ulang SKB Rumah Ibadah
UU Ormas juga harus direvisi untuk memberi landasan kerja Polri.

Rabu, 15 September 2010, 16:07 WIB
Arfi Bambani Amri, Mohammad Adam

Image
Pramono Anung Wibowo (Antara/ Prasetyo Utomo)


VIVAnews - Insiden penusukan jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) diharap jangan sampai mengadu-domba bangsa dengan saling melempar tuduhan. Pemerintah bersama parlemen harus bersatu melawan tindakan itu.

"Saya pribadi termasuk yang berkeinginan agar hal-hal yang menjadi penghambat kita di dalam menjalankan kebebasan beragama itu dihilangkan," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung di gedung DPR, Jakarta, Rabu 15 September 2010.

Salah satu penghambat itu adalah Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri tentang Rumah Ibadah. Menurut mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, SKB itu harus ditinjau ulang.

Memang poin utama dalam SKB itu negara menjamin Kebebasan beribadah bagi masyarakat, tetapi di dalam beribadah tersebut selaiknya tidak mengganggu masyarakat atau umat beragama lainnya. Dengan demikian hal-hal yang dianggap dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan beribadah tersebut mestinya diperbaiki.

"Saya melihat dalam konteks sekarang ini, SKB Tiga Menteri itu sudah perlu diperbaiki karena tantangannya sudah berbeda, kita sudah menjadi negara demokrasi. Dalam negara demokrasi itu ada aturan main yang harus ditegakkan, tetapi juga ada punishment yang harus dilakukan," katanya.

Pram menambahkan, jangan sampai terjadi multitafsir di tengah masyarakat mengenai siapa sebenarnya yang paling bertanggung jawab menjamin kebebasan beribadah. Sebab yang memang paling bertanggungjawab atas hal tersebut adalah negara, bukan pemerintah daerah.

"Kita tak boleh salahkan ke mana-mana. Itu negara yang paling bertanggung jawab. Negara itu ada pemerintah dan DPR," kata Pram.


Selain SKB Tiga Menteri, Pram juga menunjuk perlunya revisi Undang-undang tentang Organisasi Massa. Menurutnya, UU ini menghambat masyarakat dalam kehidupan beragama maupun bermasyarakat. "Supaya ini tidak menjadi persoalan hak asasi manusia ketika aparat kepolisian maka harus ada payungnya," kata Pram.

Selain itu Presiden juga diminta agar menginstruksikan aparat kepolisian dan penegak hukum bersikap lebih tegas menangani persoalan semacam ini.

Soal revisi SKB ini, beberapa pihak sudah menyuarakan yang sama termasuk Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Ketua Partai Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Saifudin malah menawarkan, SKB ini perlu digantikan peraturan yang lebih tinggi seperti undang-undang. (umi)

• VIVAnews
http://nasional.vivanews.com/news/read/ ... mah-ibadah

Komentar

hilalbenshahar
16/09/2010
Kembalikan kedamaian negeriku, kita bisa terima bangsa-bangsa lain jadi warga negara kita, masuklah juga dalam budaya bangsa ini. jangan kacaukan dengan budaya masa lalumu.
• Balas
hilalbenshahar
16/09/2010
Kembalikan kedamaian bangsaku, kami terima bangsa-bangsa lain menjadi warga negara kami, masuklah juga dalam budaya kami. jangan kacaukan.
• Balas
taufan_aji
16/09/2010
bagi yang merasa teraniaya, Please check http://dunia.vivanews.com/news/read/177 ... ommentform
• Balas
anak negri
16/09/2010
Sekian lama kita merdeka ..masih aja kita ribut di persoalan PERBEDAAN!!! mau kapan kita jadi bangsa yang maju dan kuat..tunggu bangsa lain injak2 kita kaya malaysia baru kita melek x ya..jeli lah jgn mau kita di adu domba...habislah kita!!
• Balas
ahmad_tpk007
16/09/2010
kagak stuju ...
• Balas
ariefign
16/09/2010
Memang memprihatinkan peristiwa akhir2 ini.Di sebuah Negara Pancasila dan berlandaskan UUD.'45,di mana KeTuhanan YME jadi Sila pertama dan Utama,orang beribadah dihalang halangi dan mendirikan tempat ibadah dipersulit dengan berbagai dalih.
• Balas
andi
15/09/2010
SKB melanggar HAM...elu pada baca kaga sih isi SKB tsb? masak mau bangun tempat ibadah kudu ijin dulu ama kompetitor...ya 100% gak bakalan jadi....payah lo..
• Balas
Mohonjawaban
15/09/2010
Apa ini berarti 3 Menteri lebih tinggi daripada Presiden, UUD'45 dan Pancasila ya ? Jika ya, ide siapa 3 Menteri lebih tinggi daripada Presiden, UUD'45 dan Pancasila?
• Balas
yamada
15/09/2010
Setuju, semua di bibir mengakui PANCASILA, tapi tidak semua dalam tindakan bernegara dan perilaku sehari-hari melaksanakan sila-sila nya. Munafik lah namanya !!!
• Balas
Ihsan
15/09/2010
Diharapkan pmpinan parlemen, masyarakat NKRI berlaku adil, bisakah kaum Non muslim di Ambon Sulawesi,kalimantan tengah, Papua dan Papua Barat dapat menjamin keselamatan Muslim bangun Masjid disana masalah yg ada di Jabotabek & DKI ialah reaksi kejadian ts
• Balas
balung | 16/09/2010
setuju pak...!!!!!
nodiskriminasi
15/09/2010
ayo kita mencontoh warga new york yang memberikan ijin utk pembangunan mesjid.. krn hidup dalam keberagaman lebih indah dan damai.. seperti bunga yang berwarna warni lebih indah di pandang..
• Balas
mapsihotang
15/09/2010
makanya jangan membuat peraturan yang tidak berbobot...dari dulu UUD 1945 pasal 29 yang namanya kerukunan dan kebebasan menjalankan ibadah itu gak ada masalah tetapi dengan ada nya keputusan tiga mentri itu semua jadi kacau...
• Balas
RBT
15/09/2010
Setuju jangan hanya usulan tapi di Lakukan ....Kita masyarakat percaya Pemerintah harus Bijaksana dalam hal ini sebagai negara demokrasi.agar tidak ada lagi kekerasan dalam Beragama
• Balas
yohsetyo
15/09/2010
Sebenarnya UUD 1945 pasal 29 kan sdh jelas, knapa jg ada peraturan mentri yg bikin rusuh. Lebih bagus lg kl PMP Pendidikan Moral Pancasila diadakan lg dr SD - SMU biar moral generasi penerus sdh terbina kembali.
• Balas
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Sabilla » Fri Sep 17, 2010 4:16 am

Ketua MK: SKB Rumah Ibadah Harus Direvisi
SKB sangat dibutuhkan sebagai sebuah aturan yang memproteksi masyarakat dalam beragama.

Rabu, 15 September 2010, 15:38 WIB
Arry Anggadha, Aries Setiawan

Image
Putusan Uji Materi UU MPR : Mahfud MD (VIVAnews/Tri Saputro)


VIVAnews - Berbagai pihak meminta agar keberadaan Surat Keputusan Bersama (SKB) dua menteri tentang pendirian rumah ibadah tidak perlu dipersoalkan. SKB itu hanya perlu revisi karena sudah tidak sesuai dengan kondisi masyarakat.

"Jangan dipersoalkan adanya aturan itu. Tetapi sekarang perlu dievaluasi isinya. Apa sudah sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini," kata Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, di usai halal bihalal di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu 15 September 2010.

Mahfud menjelaskan, pada saat SKB lahir, kantong wilayah di mana masing-masing pemeluk agama berada sangat jelas. Sehingga, pengaturan pendirian tempat-tempat ibadah mudah diatur. Namun saat ini, mobilitas sosial masyarakat sudah sangat tinggi. Sehingga, tidak ada batas wilayah antar pemeluk agama.

"Bahkan sekarang di dalam satu rumah itu agamanya bisa berbeda-beda. Sehingga mungkin sudah sulit diatur dengan SKB yang ada sekarang," katanya.

Mahfud menegaskan SKB sangat dibutuhkan sebagai sebuah aturan yang memproteksi masyarakatnya dalam beragama. Selain itu, katanya, SKB bukan hanya kebutuhan hukum masyarakat Indonesia saja, Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam konvensi internasional juga mengatur tentang kehidupan orang beragama agar tidak terjadi konflik.


Menurutnya, jika tidak ada SKB justru kehidupan sosial di tengah masyarakat akan rusak. "Karena kalau meniadakan SKB bisa kacau balau. Negeri ini akan bikin hukum sendiri orang-orangnya," ucapnya.

Terkait dengan penusukan terhadap pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) menurut Mahfud, hal tersebut merupakan sebuah tindakan kriminal. Sehingga, tidak perlu ditanggapi dengan musyawarah bersama. Penegak hukum harus segera menangkap dan menindak tegas pelaku kekerasan, tanpa pandang bulu.

"Nggak usah duduk bersama mencari solusi. Itu langsung ditangkap saja orangnya dan diadili. Tidak ada solusi," tegasnya. (umi)

• VIVAnews
http://nasional.vivanews.com/news/read/ ... mah-ibadah

Komentar

jabal moussa
15/09/2010
hapus kalau memang membuat kerukunan beragama jadi runyam, sejak ada skb ini sekelompok masyarakat+ormas tertentu semakin anarki.
• Balas
Tatang
15/09/2010
yang penting kita harus kembali ke Pancasila sebagai dasar negara kita yang sekarang ini sudah dilupakan
• Balas
johnytanzil
15/09/2010
jangan pada OMDO aja,buktikan ayoo!!!!cepet tuh DPR rapat!!!qt buktikan bahwa bangsa INDONESIA saling menghargai satu sama yg lain.AMIN.
• Balas
mapsihotang
15/09/2010
hapuskan aja sk 3 mentri itu...gak ada gunanya...
• Balas
catur
15/09/2010
Saya suka dgn Pak Mahfud. Pribadi yg bersahaja, low profile, kalem, serta menjunjung tinggi HAM & menegakkan UUD'45. Andaikan SKB 2 Menteri sudah menjadi Undang-2 maka saya akan menyimak apakah bertentangan dengan kandungan UUD'45. Kalau ya, perlu direvis
• Balas
ahmad_tpk007
15/09/2010
kagak setuju ..
• Balas
James
15/09/2010
Pembangunan Mesjid di daerah Tapanuli Utara yang 99% Nasrani setahu saya belum pernah ada yang batal atau menjadikan itu masalah. Karna agama mu untuk mu & Agama ku untuk aku.
• Balas
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Sabilla » Fri Sep 17, 2010 4:22 am

PPP Terbuka dengan Revisi SKB Rumah Ibadah
Bahkan kalau perlu ditingkatkan menjadi peraturan lebih tinggi seperti Undang-undang.

Rabu, 15 September 2010, 13:58 WIB
Arfi Bambani Amri, Mohammad Adam

Image
Lukman Hakim Saifudin (Antara/ Ismar Patrizki)


VIVAnews - Partai Persatuan Pembangunan mengajak tokoh-tokoh masyarakat merespons kasus penusukan pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dengan tenang. Lebih arif lagi jika dengan solusi seperti merevisi Surat Keputusan Bersama (SKB) Dua Menteri mengenai tata cara pendirian rumah ibadah.

"Kalau SKB ada kekurangan, mari kita sampaikan sama-sama revisi," kata Ketua PPP Lukman Hakim Saifudin di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 15 September 2010. "Bisa sharing pendapat dulu, lalu kemungkinan diajukan ke partai politik, untuk kemudian diajukan menjadi peraturan lebih tinggi, apakah undang-undang atau peraturan yang lain," katanya.

Lukman yang juga Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu menyatakan, SKB itu tak bisa dibatalkan begitu saja tanpa ada penggantinya. "Kalau dicabut akan terjadi kekosongan hukum. Tidak ada aturan lagi. Kalau dinilai tidak adil, mari diperbaiki bersama, cuma jangan dihilangkan aturan itu," katanya.

"Bagaimana pun kehidupan yang plural, harus mengedepankan toleransi di antara kedua pihak, baik masyarakat atau pun pihak yang beribadah," kata Lukman. Dan harus diingat pula, kata Lukman, jangan hanya mengutamakan hak, tapi juga kewajiban.

Sebelumnya, Jhon O Marthen dari Forum Kerukunan Umat Beragama menyampaikan, perlu ketegasan sikap pemerintah daerah soal izin pendirian rumah ibadah jemaat HKBP. "Memang sosialisasi tentang SKB 2 Menteri itu tidak berjalan dengan baik, sehingga terjadi permasalah tersebut," ujar dia.

Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Romo Benny Susetyo, juga ikut angkat bicara dalam persoalan ini. Lagi-lagi ditegaskan kalau keputusan dua menteri itu kurang disosialisasikan. Padahal gereja yang sudah lebih dari 15 tahun bisa dialih fungsikan sebagai tempat ibadah yang memiliki izin. Karena nilai historis dan keberadaannya yang sudah lama.

"Yang kurang hanya aturan main yang tidak disosialisasikan. Pada pasal 36 SKB 2 Menteri No 8 dan 9 tahun 2006, disebutkan adanya peraturan untuk melakukan alih fungsi rumah ibadah tidak berizin menjadi memiliki izin," ujar Romo.

• VIVAnews
http://nasional.vivanews.com/news/read/ ... mah-ibadah

Komentar

ronowidagdo
16/09/2010
Mestinya ini tugas Kem Agama, untuk membina seluruh Ustadz, Pendeta, Pastur, dikasih kursus Kerukunan BerAgama, dikasih Sertifikat. Hanya yg punya Sertifikat yg boleh kasih khotbah.Ketua Kursus ini hrs lintas agama: Usul: Komaruddin Hidayat dan FM Suseno
• Balas
Bento
15/09/2010
Yang perlu direvisi adalah UUD45 yg berlaku untuk negara Islam. Hidup FPI dan bubarkan NKRI. Bpk SBY akan tercatat dlm sejarah sbg Presiden yg menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa, karena beliau adalah seorang Presiden PENGECUT (takut FPI cs).
• Balas
mapsihotang
15/09/2010
sama aja kalian semua..setelah jatuh korban baru kalian sadar kalau aturan yang kalian buat itu salah...
• Balas
Bing
15/09/2010
Apakah SKB 3 Mentri yang mengatur tentang pendirian rumah ibadah dapat diuji materi di Mahkamah Konstitusi untuk dibatalkan demi UUD 45 yang merupakan dasar segala UU dan peraturan yang ada di Indonesia. Sebagai orang awam saya kurang mengerti hukum, ken
• Balas
Djasinur Sirait
15/09/2010
Aturan yg tak bermuara pada Konstitusi Dasar, UUD45, pasti bermasalah. SKB 2 Menteri bermasalah krn masyarakat non-pemeluk agama ybs teramat menentukan utk ijin mendirikan tempat ibadah. Hrsnya populasi penganut agama ybs-lah ditimbang, layak/tdk.
• Balas
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Sabilla » Fri Sep 17, 2010 4:31 am

Dua Menteri Bahas Kasus HKBP 22 September
Kasus penusukan pendeta HKBP sudah menemukan titik terang.

Rabu, 15 September 2010, 15:45 WIB
Eko Priliawito

Image
Gamawan Fauzi (Antara/ Yudhi Mahatma)


VIVAnews - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi akan berkoordinasi dengan Menteri Koordinasi Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Djoko Suyanto, terkait kasus penusukan jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).

Pertemuan kedua tokoh itu dijadwalkan pekan depan. "Tanggal 22 September kami akan rapat bersama. Pejabat daerah juga akan dilibatkan," ujar Mendagri Gamawan Fauzi usai acara Sinkronisasi Pelaksanaan Pelayanan Penanaman Modal di Daerah di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, 15 September 2010.

Gamawan mengatakan, titik terang dalam kasus penusukan pendeta HKBP ini sudah terlihat. Untuk itu, koordinasi pemerintah akan terus ditingkatkan untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Pejabat daerah sudah memberikan beberapa opsi. Kita minta pihak HKBP untuk memilih opsi yang ditawarkan," tandasnya.

Sejauh ini polisi telah menetapkan 10 orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Satu tersangka baru adalah Ketua Front Pembela Islam wilayah Bekasi, Murhali Barda.

Status Murhali ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap melakukan penghasutan dan provokasi terhadap masyarakat. Sementara pasal yang disangkakan, Pasal 160, 170, 351 yo 59 KUHP.

Pada Selasa sore kemarin, Murhali datang bersama Ketua Bidang Advokasi FPI, Munarman dan Sekjen FPI, Sobri Lubis ke Polda Metro Jaya. Kedatangan Murhali atas inisiatif dan sikap gentlemen untuk mengklarifikasi ke Polda Metro Jaya karena selama ini FPI disebut sebagai yang bertanggung jawab. (umi)

Laporan: Dwifantya Aquina
• VIVAnews

http://metro.vivanews.com/news/read/177 ... kasus-hkbp

Komentar

phunix
16/09/2010
kalau gentleman seharusnya sebelum media ramai memberitakan dia sudah menghadap polisi duluan kok terbalik ya? lalu bilangnya bentrok (ada perkelahian) 6 lawan 2 kok bentrok ya (yang 1 wanita lagi)
• Balas
iyouth
16/09/2010
Tanda2 akhir dunia dimana FITNAH DAJJAL Laknatullah mulai menyelimuti dunia ( Yang salah dibela dan yang benar disalahkan ) " Ya ALLAH ..... lindungilah anak cucu kami "
• Balas
ronowidagdo
16/09/2010
Mestinya ini tugas Kem Agama, untuk membina seluruh Ustadz, Pendeta, Pastur, dikasih kursus Kerukunan BerAgama, dikasih Sertifikat. Hanya yg punya Sertifikat yg boleh kasih khotbah.Ketua Kursus ini hrs lintas agama: Usul: Komaruddin Hidayat dan FM Suseno
• Balas
BOB
16/09/2010
Untux apa si guna@ puasa tapi cuman 1 bulan doang,,,,Habis itu trserah mau brbwat apa,percuma tau ngax!!!!murhali2 Qm tu ibaratkan cermin tau ngax!!!!!
• Balas
tery
15/09/2010
Murhali2,,,,,Qm tu ibarat cermin,,,Qm bisa kenapa orang ngax bisa!!!!!!!!!!!!jngan cuman bisa nyubit,,rasain dulu rasa@ dicubit!!!!!!!
• Balas
tikus
15/09/2010
Sudah terdesak dan ketahuan, daripada diciduk paksa polisi, mendingan menyerahkan diri.... koq begitu dibilang gentleman yah? Wah, ga tau malu. Istigfar lah dan lebih kusyuk lah sholat supaya diberi petunjuk Allah SWT yg tidak perlu dibela-bela manusia.
• Balas
JANGAN_GEGABAH
15/09/2010
UNTUK SAUDARA HADI2010 TOLONG JANGAN GEGABAH. SEMUA SUDAH DIPERHITUNGKAN TEMAN,,,, NANTI SEMUA LIDAH AKAN MENGAKU. SADAR LAH KAWAN. ........ PERCUMA SEBENARNYA BERDEBAT DENGAN ORANG SEPERTI ANDA.
• Balas
Tatang
15/09/2010
titip pesan buat bapak-bapak yang akan bertemu nanti, agar mengedepankan Pancasila sebagai dasar negara kita, karena Pancasila adalah perekat semua kemajemukan anak-anak bangsa ini
• Balas

Foto Ketua FPI Bekasi Murhali Barda di bawah. :-k
Beginikah wajah / figur Islam Indonesia yang diklaim sebagai agama pembawa damai, rahmatan lil'alamin ? O:)
Jangan salah, jangan hanya terpaku pada figur Murhali dan FPI nya saja..... Lihat secara global. Apa yang dibuat oleh (Ajaran) Islam ?
Kedamaian dunia kah ? Kesejahteraan kah ? ............... Yang benar saja !?! ... Keributan, bom bunuh diri, terrorisme dimana-mana !!! ............. [-(
Sebaiknya anda semua, termasuk saudara Presiden Yudhoyono, Mendagri, Menkopolhukam dan semua orang yang masih mengimani Islam sebagai kepercayaannya... Belajarlah kembali untuk mengerti isi ajaran Qur'an dengan bahasa yang anda pahami... Agar anda sekalian tahu pada akhirnya, betapa biadabnya ajaran Muhammad SAW aka Allah SWT dengan " firman-firmannya " ! [-(
Mulailah anda belajar sekarang, agar anda tidak menuduh saya yang tidak-tidak. Lebih cepat lebih baik ! [-(

Image
Koordinator Ormas Islam Murhali Barda (tengah) bersitegang dengan salah seorang pendeta gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Timur Indah di kampung Ciketing Asem, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/8). Ormas Islam mendesak acara kebaktian mingguan dibubarkan karena tidak ada izin. TEMPO/Hamluddin
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Akukomkamu » Fri Sep 17, 2010 5:49 am

Foto Ketua FPI Bekasi Murhali Barda di bawah. :-k
Beginikah wajah / figur Islam Indonesia yang diklaim sebagai agama pembawa damai, rahmatan lil'alamin ? O:)
Jangan salah, jangan hanya terpaku pada figur Murhali dan FPI nya saja..... Lihat secara global. Apa yang dibuat oleh (Ajaran) Islam ?
Kedamaian dunia kah ? Kesejahteraan kah ? ............... Yang benar saja !?! ... Keributan, bom bunuh diri, terrorisme dimana-mana !!! ............. [-(
Sebaiknya anda semua, termasuk saudara Presiden Yudhoyono, Mendagri, Menkopolhukam dan semua orang yang masih mengimani Islam sebagai kepercayaannya... Belajarlah kembali untuk mengerti isi ajaran Qur'an dengan bahasa yang anda pahami... Agar anda sekalian tahu pada akhirnya, betapa biadabnya ajaran Muhammad SAW aka Allah SWT dengan " firman-firmannya " ! [-(
Mulailah anda belajar sekarang, agar anda tidak menuduh saya yang tidak-tidak. Lebih cepat lebih baik ! [-(



Maaf , saya kok kurang setuju dengan komentar ini ya...

Mereka jangan pernah disuruh belajar quran wa...bisa gawat deh...orang2 muslim yg baik2 itu justru mereka ga pernah belajar quran , mereka lebih suka memakai akal dan nuraninya dalam memaknai kehidupan ini ,orang2 yg fasih akibat dari tekunnya belajar quran justru tercetaklah manusia2 bagai robotnya nabi arab yg sesuai dengan anjuran dalam quran.



Peace... :heart:
Akukomkamu
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby kurangkerjaan » Fri Sep 17, 2010 10:01 am

Nemu link in, diambil dari gudangnya para taqqiyers: http://www.eramuslim.com/berita/nasiona ... n-hkbp.htm

Kamis, 16/09/2010 17:20 WIB | email | print | share
Setelah lima hari pasca insiden yang disebut sebagian besar media massa sebagai tindak kekerasan ormas Islam tertentu terhadap pendeta dan jamaat HKBP, akhirnya Front Pembela Islam Bekasi Raya mengeluarkan sejumlah klarifikasi.

Di antara isi klarifikasi insiden yang akhirnya menyudutkan FPI sebagai tertuduh adalah sebagai berikut:

1. Selama dua puluh tahun, umat Islam Bekasi telah menunjukkan KETINGGIAN SIKAP TOLERANSI dan KEBESARAN JIWA terhadap Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dengan membiarkan jemaatnya melakukan kebaktian setiap Ahad di rumah tinggal seorang warga perumahan Mustika Jaya - Ciketing - Bekasi.

Dua puluh tahun, umat Islam Bekasi tidak pernah keberatan, apalagi usil dan mengganggu ibadah Jemaat HKBP di tempat tersebut.

Dua puluh tahun, umat Islam Bekasi tetap tidak protes dengan adanya Jemaat HKBP yang datang dari luar perumahan, bahkan luar Bekasi, ke tempat tersebut.

Namun, setelah dua puluh tahun, seiring dengan makin banyaknya Jemaat HKBP yang datang ke tempat tersebut dari berbagai daerah, maka Jemaat HKBP mulai tidak terkendali. Bahkan Jemaat HKBP mulai arogan, tidak ramah lingkungan, tidak menghargai warga sekitar yang mayoritas muslim, seenaknya menutup jalan perumahan untuk setiap kegiatan mereka, bertingkah bak penguasa, merusak tatanan kehidupan bertetangga, menciptakan berbagai problem sosial dan hukum. Puncaknya, HKBP ingin menjadikan rumah tinggal tersebut sebagai GEREJA LIAR.

Setelah dua puluh tahun, umat Islam Bekasi, khususnya warga perumahan Mustika Jaya - Ciketing, mulai gerah dan merasa terganggu dengan pola tingkah Jemaat HKBP yang semakin hari semakin arogan, bahkan nekat memanipulasi perizinan warga sekitar untuk GEREJA LIAR mereka.

Sekali pun kesal, kecewa dan marah, umat Islam Bekasi tetap patuh hukum dan taat undang-undang. GEREJA LIAR HKBP di Ciketing diprotes dan digugat melalui koridor hukum yang sah, sehingga akhirnya GEREJA LIAR tersebut disegel oleh Pemkot Bekasi. Tapi HKBP tetap ngotot dengan GEREJA LIAR nya, bahkan solusi yang diberikan Pemkot Bekasi untuk dipindahkan ke tempat lain secara sah dan legal pun ditolak.

2. HKBP menebar FITNAH bahwa umat Islam Bekasi melarang mereka beribadah dan mengganggu rumah ibadah mereka. Lalu secara demonstratif jemaat HKBP setiap Ahad keliling melakukan KONVOI RITUAL LIAR dengan berjalan kaki, dari GEREJA LIAR yang telah disegel ke lapangan terbuka dalam perumahan di depan batang hidung warga muslim Ciketing, dengan menyanyikan lagu-lagu gereja, tanpa mempedulikan perasaan dan kehormatan warga muslim disana.

Akhirnya, terjadi insiden bentrokan antara HKBP dengan warga muslim Ciketing pada Ahad 8 Agustus 2010, tiga hari sebelum Ramadhan 1431 H. Dalam insiden tersebut, dua pendeta HKBP sempat mengeluarkan PISTOL dan menembakkannya.

3. Di saat umat Islam Bekasi masih dalam suasana Idul Fithri, pada Ahad 3 Syawwal 1431 H / 12 September 2010 M, Pendeta dan ratusan Jemaat HKBP kembali melakukan provokasi dengan menggelar KONVOI RITUAL LIAR sebagaimana yang dulu sering mereka lakukan. Sehingga, terjadilah insiden bentrokan antara 200 orang HKBP dengan 9 IKHWAN WARGA BEKASI yang berpapasan saat konvoi. Peristiwa tersebut DIDRAMATISIR oleh HKBP sebagai penghadangan dan penusukan pendeta.

Media pun memelintir berita peristiwa tersebut, sehingga terjadi PENYESATAN OPINI. Akhirnya, banyak anggota masyarakat menjadi KORBAN MEDIA, termasuk Presiden sekali pun.


Mau mereka ngoceh sampai berbusa2 pun, fakta di lapangan berbicara lain. Dgn gampangnya memfitnah pendeta HKBP mengeluarkan PISTOL tanpa bukti? Udah jelas2 si sintua ditusuk,koq bisa2nya bilang "DIDRAMATISIR"??? Gak punya malu banget penulisnya. Dasar amatir, sok cari simpati dan membela tapi tulisannya asbun banget dan SOK DRAMATIS dgn mengata2i gereja liar lah, kebaktian liar lah... padahal KELAKUAN MUSLIM2 ITU SENDIRI YANG LIAR. :snakeman:
kurangkerjaan
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 350
Joined: Wed Apr 02, 2008 3:55 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby usman » Fri Sep 17, 2010 10:10 am

Semoga Ibu Luspida Simanjuntak mendapat hidayah dari Allah Swt. Dan akhirnya masuk islam. Semoga ya bu.posting.php?mode=edit&f=57&p=652286#
Last edited by usman on Fri Sep 17, 2010 10:27 am, edited 1 time in total.
usman
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 2
Joined: Fri Sep 17, 2010 10:04 am

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby poligami » Fri Sep 17, 2010 10:20 am

usman wrote:Semoga Ibu Luspida Simanjuntak mendapat hidayah dari Allah Swt. Dan akhirnya masuk islam. Semoga ya bu.

Hidayah tersebut adalah dengan DIHAJAR secara PENGECUT dgn balok lewat tangan-tangan jihadis muslim.

Ko Awlloh pengecut yah, beraninya ngeroyok WANITA..??? :vom:
Awlloh emang amit-amit kaya dedemit..!!! :vom:
User avatar
poligami
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2456
Joined: Wed Aug 19, 2009 4:37 am
Location: Mabes FPI

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby poligami » Fri Sep 17, 2010 11:16 am

Image

Agak sedikit mirip dengan gambar dibawah ini yah.. :vom: :vom: :vom:
Spanduk yg dipasang oleh MUSLIM SEJATI di Gereja daerah Nazaret saat Natal 2008.


Image
User avatar
poligami
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2456
Joined: Wed Aug 19, 2009 4:37 am
Location: Mabes FPI

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby rationalist » Fri Sep 17, 2010 1:01 pm

Saya pernah lihat sholat jumat dilaksakan di lapangan hijau di depan white house, Washington DC. Nggak ada yang protes, walau sehabis sholat lapangan hijau itu menjadi kotor oleh kertas koran. Kapan para sobat muslim dapat bersikap seperti penduduk DC itu? Saya mau tanya: Apakah semua masjid di negeri ini punya ijin? Tolong dijawab dengan jujur.
rationalist
 

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby MasTom » Fri Sep 17, 2010 1:17 pm

(1) ketua PB NU hasyim muzadi berkomentar menarik
dalam sebuah situs radio online Radio Suara Surabaya (RSS)
terus terang, aku kecewa sama kualitas pribadinya sebagai ketua NU
"dengan SKB ..kerukunan ..terpelihara baik.." :finga:

http://kelanakota.suarasurabaya.net/?id=6c786f593c1c06f354dd295d7650b815201082397
Kata HASYIM itu pendapat yang salah, dengan SKB itu kerukunan antar umat beragama terpelihara dengan baik. Contohnya meskipun penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam untuk mendirikan tempat ibadah di Bali umat Islam juga tunduk dengan SKB tiga menteri itu.


(2) rukun itu sikap hidup, kesadaran pribadi,
yang dihasilkan dari pendidikan dan pengajaran terus menerus
dicontohkan oleh bapak kepada anak
bukan dihasilkan dari peraturan

gimana ngajarin anak-anaknya
kalau bapaknya nyanyi di depan TOA
nasrani kafir...hajar kafir :axe:

haram gaul sama kafir
tapi...duitnya uenaaak dan halal
:green:


(3) syim, lu itu ibratanya punya banyak anak
dan mereka lo ajarin musuhin tetangga dan jadinya suka berkelahi
kan aneh klo anak tetangga yang diatur dan dikendalikan
kudunya lo itu ngatur anak lo ndiri :vom:

(4) klo dia mencontohkan bali
sebelum ada SKB pun muslim di bali bisa mendirikan mesjid kok
orang bali (hindu) itu toleran sekali kok...ngak ada ajaran mereka berkelahi
yang ada ajaran hidup harmonis dengan alam dan sesama :partyman:

hancurnya majapahit justru karena pemberontakan raden patah
mengkhianati kasih bapaknya (prabu brawijaya)
raden patah mengusung bendera islam dengan berkelahi :finga:

[url]
http://putrahermanto.wordpress.com/2010 ... bad-ke-15/[/url]
Raja Dalem Waturenggong berkuasa selama kurun waktu 1480-1550, ketika berkunjung ke Kerajaan Majapahit di Jawa Timur sekembalinya diantar oleh 40 orang pengawal yang beragama Islam. Ke-40 pengawal tersebut akhirnya diizinkan menetap di Bali, tanpa mendirikan kerajaan tersendiri seperti halnya kerajaan Islam di pantai utara Pulau Jawa pada masa kejayaan Majapahit.

Para pengawal muslim itu hanya bertindak sebagai abdi dalam kerajaan Gelgel menempati satu pemukiman dan membangun sebuah masjid yang diberi nama Masjid Gelgel, yang kini merupakan tempat ibadan umat Islam tertua di Pulau Dewata.
MasTom
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2599
Joined: Thu Apr 23, 2009 11:34 am

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby MasTom » Fri Sep 17, 2010 1:25 pm

rationalist wrote:Saya pernah lihat sholat jumat dilaksakan di lapangan hijau di depan white house, Washington DC. Nggak ada yang protes, walau sehabis sholat lapangan hijau itu menjadi kotor oleh kertas koran. Kapan para sobat muslim dapat bersikap seperti penduduk DC itu? Saya mau tanya: Apakah semua masjid di negeri ini punya ijin? Tolong dijawab dengan jujur.



(1) membuktikan tanpa SKB - pun
orang amerika bisa hidup rukun
jelas kalau hasyim muzadi ASBUN



[url]http://kelanakota.suarasurabaya.net/?id=6c786f593c1c06f354dd295d7650b815201082397
[/url]Kata HASYIM itu pendapat yang salah, dengan SKB itu kerukunan antar umat beragama terpelihara dengan baik. Contohnya meskipun penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam untuk mendirikan tempat ibadah di Bali umat Islam juga tunduk dengan SKB tiga menteri itu.



(2) jadi toleransi dan kerukunan di amerika itu
jelas dari hasil pendidikan pengajaran bangsa amerika
dan juga hasil penegakan hukum secara tegas pemerintah amerika
anak yang suka berkelahi ..
mestinya dicambuk pak hasyim ...
bukan dipuji dan dikasih permen
MasTom
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2599
Joined: Thu Apr 23, 2009 11:34 am

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Sabilla » Fri Sep 17, 2010 1:28 pm

Polri: Pengakuan FPI tidak benar
Jumat, 17/09/2010 11:55:31 WIB
Oleh: A. Azis Faradi


JAKARTA: Mabes Polri menegasakan pernyataan Front Pembela Islam (FPI) soal jemaat HKBP membawa senjata tajam tidak benar.

Kadiv Penerangan Umum (Penum) Mabes Polri Kombes Pol. Marwoto Soeto mengatakan pernyataan FPI itu salah.

"FPI mengada-ngada, sama seperti kasus Monas beberapa tahun lalu kok, yang katanya aliansi kebebasan beragama membawa senjata tajam," katanya, hari ini.


Sementara itu, setelah ditetapkan menjadi tersangka, ketua pimpinan wilayah FPI Bekasi Murhali Barda resmi dinonaktifkan dari jabatannya.

Munarman, anggota FPI pusat menjelaskan penonaktifan tersebut agar Murhali fokus dengan permasalah hukum yang dijalani terkait dengan keterlibatan dalam penganiayaan dua anggota jemaat Huria Batak Kristen Protestan (HKBP) dan roda organisasi berjalan di Bekasi.

"Pergantian ini agar roda organisasi tetap berjalan. Biar dia fokus di ranah hukum. Kami tidak mau ketergantungan orang," ujarnya. (su)

http://web.bisnis.com/umum/sosial/1id208406.html

Inilah pernyataan FPI itu. [-(
Inilah Pengakuan Murhali Barda kepada FPI
Dalam bentrok itu ada satu orang luka bernama Ismail dan terkilir bernama Ade Firman.

Kamis, 16 September 2010, 06:57 WIB
Ita Lismawati F. Malau

Image
Murhali Barda, Ketua DPW FPI Bekasi (Facebook Murhali Barda)


VIVAnews - Front Pembela Islam (FPI) pusat sempat mendampingi Ketua nonaktif DPW FPI Bekasi Murhali Barda saat mendatangi kantor Polda Metro Jaya, Selasa 14 September 2010. Saat itu, Murhali memberikan penjelasan kepada FPI mengenai duduk persoalan kekerasan itu.

"Murhali mengaku saat itu (Minggu 12 September 2010) yang terjadi adalah bentrok, bukan penghadangan," kata kata juru bicara FPI, Munarman saat dihubungi VIVAnews, Kamis 16 September 2010.

Kelompok HKBP berhadap-hadapan dengan kelompok warga. Dalam bentrok itu, masih menurut pengakuan Murhali, ada satu orang luka bernama Ismail dan terkilir bernama Ade Firman dari kubunya.

Lalu, kata Munarman, ada satu anggota jemaat HKBP yang membawa senjata api dan mengeluarkan tembakan. "Sedangkan yang bawa pisau itu adalah dua orang bernama Marbun Purban dan Sinaga," kata Munarman.

Dalam penjelasannya kepada FPI pusat, Murhali juga sempat mengatakan awal persoalan masalah ini adalah manipulasi yang dilakukan jemaat HKBP dalam mengumpulkan tanda tangan warga untuk pembangunan gereja. "Sikap kami, biarlah proses hukum berjalan dulu," kata Munarman.

Sesuai aturan internal organisasi masyarakat ini, Murhali Barda dinonaktifkan sebagai ketua DPW sejak ditetapkan sebagai tersangka.

Minggu lalu, pendeta HKBP Luspida Simanjuntak dan Majelis gereja Hasian Lumbantoruan Sihombing mengalami kekerasan saat akan berangkat beribadah. Luspida mengalami luka pukul di kepala sementara Hasian luka tusuk d bagian perut.

Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit Mitra keluarga Bekasi Timur dan mendapat perawatan, terutama Hasian. FPI telah membantah ada di balik kekerasan ini.

• VIVAnews
http://metro.vivanews.com/news/read/177 ... kepada-fpi

Komentar

Moh.Arifin
17/09/2010
yang, nyerang siapa ? koq malah memutar balikan fakta ... saudara seiman, mari kita jaga kerukunanan NKRI...
• Balas
ahli kubur
16/09/2010
semua bisa berkomentar bebas disini karena saudara sekalian tidak pernah mengalami atau tidak bisa tegas memilih mana yang haq dan yg batil. FPI bukan ormas! tapi centurion2 khilafah negeri ini, yg kelak lebih tepat membawa negeri adil & sejahtera
• Balas
james
16/09/2010
Di eropa dan amerika (liat aja film atau sinetron2 barat) gereja2 pada kosong ditinggalin jemaatnya, dan gelombang memeluk islam begitu tinggi. Gak percaya? tanya aja yang kerja dan kuliah disana. tp di kita, kok berbeda ya?
• Balas
Arab Baby
16/09/2010
Haiii Rakyat Indonesia..janganlah mau di Adu Domba oleh FPI ataupun lainnya,Kita Bangsa yg besar Bangsa yg punya kebinekaan,Perbedaan itu Indah.FPI hanyalah sekumpulan Bandot2 berjenggot dr Arab yg Ingin memecah belah Indonesia.
• Balas
betawi
16/09/2010
vivanews.com hanya cari rating aja,,,di besarin atau jangan2 neh alat israel..ga tau sebab nya di mana bumi di pijak disitu langit harus di junjung,,,hkbp kaga permisi di kampung orang yah jelas aja orang marah,,,dah tau bangunan tanpa izin,,,,
• Balas
iman
16/09/2010
komentar yang diatas adalah thoguuuut semuanya irasional
• Balas
simon
16/09/2010
maju terus fpi.........., jutaan umat islam mendukungmu....
• Balas
flan
16/09/2010
dah suruh si habib main film porno aja
• Balas
tailaso_mu
16/09/2010
Aturan internal FPI, Murhali di nonaktifkan, tp dibela meski sdh terbukti SALAH. Bertindak seolah2 mrk (FPI) saja yg beragama dg baik/benar. Tobat lah kau FPI.. Kr agama tdk utk di jadikan topeng.
• Balas
taufan_aji
16/09/2010
Bagi yang merasa teraniaya, please check http://dunia.vivanews.com/news/read/177 ... ommentform
• Balas
nodiskriminasi | 16/09/2010
sudahlah jgn memperkeruh suasana. kl anda seach digoogle "gereja dibakar" mungkin anda tercengang melihatny.tapi alangkah naifnya kita jika kita selalu melihat kejelekan dan kebencian. lihatlah dengan damai!
tailaso_mu
16/09/2010
Aturan internal FPI, Murhali di nonaktifkan, tp dibela meski sdh terbukti SALAH. Bertindak seolah2 mrk (FPI) saja yg beragama dg baik/benar. Tobat lah kau FPI.. Kr agama tdk utk di jadikan topeng.
• Balas
taufan_aji
16/09/2010
Bagi yang merasa teraniaya, please check http://dunia.vivanews.com/news/read/177 ... ommentform
• Balas
nodiskriminasi | 16/09/2010
sudahlah jgn memperkeruh suasana. kl anda seach digoogle "gereja dibakar" mungkin anda tercengang melihatny.tapi alangkah naifnya kita jika kita selalu melihat kejelekan dan kebencian. lihatlah dengan damai!
put-put
16/09/2010
kita kan SAUDARAan bro, Nasrani keturunan dari Ishak Muslim keturunan dari Ismail kan ishak sama ismail sama2 satu bapa iya gak?....apapun, siapapun, kita harus ttp berdamai bro,,menjadi satu.dan hidup berdampingan dengan saling menghormati dan menghargai
• Balas
nodiskriminasi | 16/09/2010
setuju, ini bukan masalah agama,tapi kl ada ormas yang mengatasnamakan agama berbuat onar, kita harus lawan ormas itu bersama2. jgn sampai ada perpecahan di NKRI tercinta ini.
Fred
16/09/2010
Dari dulu semua juga udah tau, kalo mau bangun gereja di daerah mayoritas islam musti diperas suruh nyumbang ratusan juta biar bisa buat bikin masjid. Abisnya kalo ngumpulin dari pinggir jalanan pake jaring ikan, 5 tahun juga bisa gak kelar2 tuh masjid.
• Balas
seina | 16/09/2010
ya itulah masjid mmg susah kl buat akhirat mah, keikhlasan yang diperlukan dalam hal ini, banyak ko yg kayak tp duit gt loh. masih suka dunia ga papa wajar
felix67 | 16/09/2010
Kalo ngomong ati2 klo nasrani kan agama tidak pakai ilmu...
Sayuran
16/09/2010
Semakin jelas kalau FPI ini di dukung dan jadi alat Zionis Israel. Cara-cara yg dipakai sama dengan yg selalu mereka pakai untuk menghancurkan Palestina. Tujuan akhirnya untuk menghancurkan ISLAM.
• Balas
july
16/09/2010
Saya sebagai seorang muslim MAAALUUU..jika benar FPI yang melakukan,mengaku lah..jgn takut hukum di dunia..karena hukuman di akhirat akan lebih menyakitkan..hargai lah kebebasan beragama...
• Balas
iyouth
16/09/2010
Andaikata dulu di jakarta tidak banyak tikus, pasti tdk banyak juga kucing yang takut melawan anjing dan hanya .... ( tau lanjutannya kan lelucon ini ) Mereka memang selalu ingin dianggap exlusiv padahal klo digertak kayak krupuk disiram air..
• Balas
ahmadsyah
16/09/2010
Ihhh Geliiiii Bgttt sih pembelaannya, nga gentleman bgt sih tuh org.. tangan kiri apa tangan kanan yang melakukannya.. ingat di akhirat semua tangan, kaki, mata, telingga akan berbicara.. insyaflah sobat!!! Islam sesungguhnya adalah ISLAM yang cinta damai
• Balas
Ahmadsyah
16/09/2010
Ihhh Geliiiii Bgttt sih pembelaannya, nga gentleman bgt sih tuh org.. tangan kiri apa tangan kanan yang melakukannya.. ingat di akhirat semua tangan, kaki, mata, telingga akan berbicara.. insyaflah sobat!!! Islam sesungguhnya adalah ISLAM yang cinta damai
• Balas
Ahmadsyah
16/09/2010
Ihhh Geliiiii Bgttt sih pembelaannya, nga gentleman bgt sih tuh org.. tangan kiri apa tangan kanan yang melakukannya.. ingat di akhirat semua tangan, kaki, mata, telingga akan berbicara.. insyaflah sobat!!! Islam sesungguhnya adalah ISLAM yang cinta damai
• Balas
Ahmadsyah
16/09/2010
Ihhh Geliiiii Bgttt sih pembelaannya, nga gentleman bgt sih tuh org.. tangan kiri apa tangan kanan yang melakukannya.. ingat di akhirat semua tangan, kaki, mata, telingga akan berbicara.. insyaflah sobat!!! Islam sesungguhnya adalah ISLAM yang cinta damai
• Balas
telo
16/09/2010
Ini terus diputer-2 seakan bentrok,dsb....supaya kasusnya dianggap kriminal murni!
• Balas
ninja
16/09/2010
kalao yan gjadi korban org islam, negara seakan-seakan tuli, coba lihat kasusu2 seperti pembunuhan para kyai oleh ninja pada awal 2000, talangsari, priok, pembantaian org madura di sampit, apakah qt pernah lht berita TV ada yang ditahan disampit krn itu?
• Balas
fred
16/09/2010
kok ada korban dari fpi gak ada nyebut ya di media... aneh ya??? katanya orang yang beriman ya kok bohong besar.... emang agamanya fpi memperbolehkan bohong u/ alasan agamanya... makanya di ind banyak koruptor... khan sebagian hasilnya disumbangiin agama
• Balas
rajinbaca
16/09/2010
Front ini bukan membela islam, tapi membela orang2 liar yang ga bisa terima kebenaran. Pak SBY lemah dari luar dan dalamnya, cuma menjaga citra bersih santun halus sopan, tapi ga punya pendirian. Kasihan sekali Indonesia ku tercabik cabik.
• Balas
coupledot
16/09/2010
sampe kapan pemerintah membiarkan ormas2 berprilaku spt ini? dengan beralasan membela kebenaran yg diputar balikkan bisa berbuat sewenang2
• Balas
ismail
16/09/2010
orang arab ama betawi emang dari dulu beraninya ama perempuan, ama orang tua, ama anak kecil. liat aja mana berani mereka keluar dari kampung mereka merantau ke daerah lain..beraninya keroyokan lagi..bener-bener pengecut..cuihhhh
• Balas
zico
16/09/2010
@ cumi : islam berpedoman berpedoman ama Al-Qur'an...bukan injil....
• Balas
empu
16/09/2010
Gw islam, tp gw paling jijik liat kelakuan FPI...diri sendiri belum bener sok2an bela Islam...malu gw malu...
• Balas
doel
16/09/2010
Jangan masuk ke halaman orang lain tanpa izin kalo gak mau di usir....di jual ya di beli
• Balas
NN
16/09/2010
Itu adalah kerjaannya FPI, mana mungkin, lagipula di tempat kejadian ada polisi, ditambah lagi yang membawa ke 2 jemaat adalah polisi (menurut sumber). Itumah akal akalannya FPI ajah, warga juga dihasut untuk menolak, biasalah, inikan permainan FPI.
• Balas
taufan_aji
16/09/2010
Pembelaan adalah hak masing-masing orang... komentar hanyalah komentar, tidak akan berdampak apapun, hanya gambaran sifat, isi hati, dan tabiat masing2 komentator.
• Balas
joel
16/09/2010
tapi di medan kok fpi banci ya?beraninya maen keroyokan aja....
• Balas
wulan
16/09/2010
koyo kethek ketulup
• Balas
hipuy
16/09/2010
Tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan, agama adalah rahmat bagi umat manusia..
• Balas
nodiskriminasi
16/09/2010
ini orang mau ngelawak apa ya.... hanya org2 yang super2 **** yang percaya kalo "pisau bisa menang melawan senjata api"
• Balas
der_rotten | 16/09/2010
yaa kita dulu merdeka, ngelawan senjata api pake bambu runcing kok... kembali lagi, man behind the gun nya dunk..
rez
16/09/2010
Alasan FPI sangat menggelikan, tidak masuk akal, dan sudah BASI! Alasan yg sama juga pernah dipakai saat mereka menyerang pawai AKKBB 1/6/08 di MONAS. FPI selalu beralasan bhw FPI dulu yg diprovokasi, bhw pihak lain ada bawa pistol dll. Tapi yg masuk RS?
• Balas
datar datar
16/09/2010
sangat d sayangkan tindakan ni . Kita doain aja smg sang pelaku mendapat ampunan Tuhan. ini sikap kita sesuai alkitab bahwa kita harus mengampuni dari selebihnya Tuhan sendiri yang membalasnya. amin.
• Balas
Marbun Purban dan Sinaga
16/09/2010
"Sedangkan yang bawa pisau itu adalah dua orang bernama Marbun Purban dan Sinaga," kata Munarman Marbun Purban dan Sinaga?? ketauan amat bohongnya
• Balas
bebe
16/09/2010
wah kelompok itu lagi yang berulah, mreka ga ada kerjaan lain yah slain membuat keonaran. hey bung2 FPI ini negara hukum, kl saran saya lebih baik kelompok itu di bubarkan saja. para aparat hukum dan pemerintahan bubarkan mreka !!!
• Balas
ardathromeo
16/09/2010
Untung masih ada ormas seperti FPI.
• Balas
joni
16/09/2010
kita negara yang berdaulat dan mempunyai aturan hukum dan biarkan aparat penegak hukum yang menyelesaikan ini semua. mudah-mudahan aparat penegak hukum kita dapat berlaku adil terhadap pengambilan keputusan.
• Balas
FPI Busuk
16/09/2010
Bw nama Islam tp omongnya kayak kentut bandot tua Ba'asyir. Mencla mencle.. Allah SWT mana mgkn meridhoi umatnya yg suka berbohong/pengecut. Dr awal FPI membantah terlibat, habis itu malah ketuanya cabang ditangkap? Bikin Islam malu aja.
• Balas
erlinadyah
16/09/2010
hello liat aja itu masjid istiqlal sama gereja katedral berhadapan -____- saling menghargai jika ada hari besar yang di rayakan. ini sih akal-akalan oknum yang mau terjadinya perpecahan kerukunan umat beragama.
• Balas
suryanto
16/09/2010
lihat di solo bung masjid letaknya juga dekat dengan gereja tapi nggak pernah bentrok, tiru mereka
• Balas
willy
16/09/2010
lagi2 dia biang onarnya, manuver argumennya sih boleh tuh kaya politikus ulung saja !!!
• Balas
wrongman
16/09/2010
jgn lgsg ambil kesimpulan dahulu sebelum tahu kejadian yg sebenarnya.. belum tentu apa yang diberitakan media itu benar semua. kita hanya melihat dari sudut panda kita tunggu saja proses hukumnya.. smga hukum di Indonesia masih menunjung kejujuran+keadil
• Balas
david
16/09/2010
smoga indonesiaku tcinta diberkati spti dahuulu lagi damai & tentram.. jgn biarkan negeri kt smakin terpuruk krn keserakahan & nafsu seseorang atau sgelintir golongan untuk meraup kekayaan & kekusaan dgn cara licik, Pak Harto aku merindukan kepemimpinanm
• Balas
Taufik Hidayat
16/09/2010
semua.krn kita adalah saudara.bkn yang sifatnya provokatif, berikan lah komentar berupa SOLUSI bukan ILUSI dan AKSI PROVOKASI... Ingat lah wahai saudaraku...KITA BERSAUDARA,BerBHINEKA TUNGGAL IKA
• Balas
willy
16/09/2010
lagi2 dia biang onarnya, manuver argumennya sih boleh tuh kaya politikus ulung saja
• Balas
adi_boscha | 16/09/2010
ya udah kita perang ajalah daripada ngomong mulu...capex mulut
put-put
16/09/2010
jangan terpancing satu sama lain, dan jangan ada yang menjatuhkan satu sama lain, kita sebagai WNI hrs mendukung agar permasalahan dapat terselesaikan dengan baik. karena kita adlah NKRI "walaupun berbeda-beda tetap satu jua"
• Balas
ianman
16/09/2010
Sdr Murhali Barda sudah di tetapkan menjadi tersangka . Apa Lagi sih .... Menghasut, Provokator, pembunuhan direncanakan ..... kita tunggu saja ... ttg SENPI .... Polri tdk pernah menyebutnya ... mkn yg di lihat ALKITAB ......
• Balas
gusman
16/09/2010
Pak polisi harus mengungkap dg jujur, obyektif dan tegas siapa biang kerok masalah ini, jg hanya mencari kambing hitam saja, karena kebenaran saat ini atau nanti pasti akan terungkap .... Alloh SWT maha melihat
• Balas
noe
16/09/2010
indahnya kalau komentar2 kita tidak memihak siapapun..apapun agama dan alasannya..karena bukannya memberi solusi, adanya cuma perpecahan diantara kita..simpan saja dalam hati. Kita semua bersaudara..
• Balas
ahmad_tpk007
16/09/2010
media online, tv and cetak rame2 menyerang islam lewat fpi .. saat ini gw percaya penjelasan dari murhali barda (fpi). semoga Allah menunjukan siapa yg benar siapa yg salah .. amiin
• Balas
nodiskriminasi | 16/09/2010
nga ada yang menjelekan ISLAM.. karena islam adalah damai.. tapi kalo ada umat yang salah menafsirkan ajaran itu harus di luruskan..
Indra
16/09/2010
Dasar FPI udh salah msh aja ngeles... klo ada yg bawa senjata api masa anggota FPI ga ada yg terluka tembak sih??? mungkin kebal smua x ya.. ditembak cm terkilir...
• Balas
asis | 16/09/2010
dasar FPI anjing berjenggot!!!! baby!!! kekekee jenggotnya ada kutu gak y????
oka
16/09/2010
... aparat keamanan lah yang semestinya bertanggung jawab atas hal ini .. kan masalah ini sudah lama menjadi permasalahan di daearah sana .. seharusnya aparat setempatlah yang harus melakukan tindakan supanya tidak terjadi kericuhan.
• Balas
dedi
16/09/2010
Pak sihotang, kenapa anda mlah memperkeruh masalah.justru kita harus membuat masalah ini terus berjalan sesuai hukum, biarlah aparat yg bekerja. kalau mau cari salah, tentu dipertanyakan kenapa tidak ada izin malah tetap melakukan kegiatan yg mempropokasi
• Balas
tiwie
16/09/2010
memang FPI selalu disorot sekarang oleh masyarakat...sehingga orang2 yang tak suka dengan FPI memanfaatkan citra FPI untuk terus memojokannya...untuk FPI teruslah membela kebennaran....ALLOH SWT bersamamu....
• Balas
asis | 16/09/2010
dasar FPI anjing berjenggot!!!! baby!!! kwkkwkwkwk jenggotnya ada kutu gak y????
sijagonagihutang
16/09/2010
heran yah,,, kalo masalah gini langsung mengerucut deh sasaran tangkapnya, coba kalo masalah di Ambon, POSO, ampe sekarang aja gak jelas siapa yang mulai membantai .. :( negara yang absurd
• Balas
mapsihotang
16/09/2010
FPI pencari gara2, mana ada orang mau ibadah bawa senjata tajam apalagi senjata api...apalagi sempat mengeluarkan tembakan..dasar...orang penipu...justru kalian yang bawa senjata..dan melakukan tindakan kriminalitas trhdp orang yang gak bersalah..dasar
• Balas
dodol
16/09/2010
Klo soal manipulasi dan rekayasa, siapa lagi jagonya klo bukan makhluk pemangsa saksang....
• Balas
yusak manuputty
16/09/2010
Jangan Berdusta, karena dusta itu dibenci ALLAH SWT....
• Balas
tikus
16/09/2010
Apapun akan dikatakan demi membela diri dan menghindar dari jeratan hukum. Astagfirullah, Idul Fitri baru minggu lalu, istigfar.....jangan hanya membantah dan berlindung di balik kesalahan.
• Balas
Rustandi
16/09/2010
nah lo, siapa yang bener siapa yang bohong? males ah, mending ane ngurusin kerjaan ane aja.. >_< tunggu selesainya masalah ini aja..
• Balas

Jum'at, 17 September 2010 , 07:06:00
Rizieq: Ini Perkelahian, Bukan Penghadangan

JAKARTA -- Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menilai ada kejanggalan dalam insiden yang menimpa tiga pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Timur Bekasi. Dia menuding kejadian itu penuh rekayasa. Yang diungkapkan di media bukan yang sebenarnya terjadi.

Peristiwa itu, tutur dia, disulut aksi jemaat HKBP yang sering secara demonstratif keliling perumahan sembari menyanyikan lagu-lagu rohani. Karena tidak ditindak polisi, sekelompok massa berinisiatif untuk mengingatkan. Namun, dia menegaskan, yang terjadi saat itu bukan penusukan ataupun penganiayaan.

Soal penganiayaan, Rizieq menyebutnya murni insiden. Bahkan, dia mengklaim, peristiwa itu adalah perkelahian, bukan penghadangan. Buktinya, lanjut dia, sembilan orang yang dituding menyerang ikut terluka, lebam, patah tangan, dan bahkan tertusuk. "Jika perencanaan, mana mungkin sembilan orang dengan identitas terbuka menghadang 200 orang," kata Rizieq saat dihubungi kemarin.

Dia membantah Ketua FPI Bekasi Raya Murhali Barda menghasut sembilan orang itu agar menyerang pendeta HKBP. Murhali, kata Rizieq, mengirim SMS ajakan kepada umat Islam untuk membela warga Ciketing. "Tetapi, dia malah dituduh provokator. Tak seorang pun pendeta HKBP yang mengajak dan memimpin massa serta memprovokasi warga muslim yang diperiksa," katanya.

Dia balik menuduh dua pendeta membawa pistol dan menembakkannya ke arah warga pada 8 Agustus 2010. Dia juga mempertanyakan dua jemaat HKBP, Purba dan Sinaga, yang membawa pisau pada insiden Minggu lalu (12/9) itu ditangkap, tetapi lalu dilepas oleh polisi. "Kenapa jemaat HKBP yang memukul dan menusuk sembilan ikhwan tidak ditangkap?" cecarnya.


Sebelumnya, Mendagri Gamawan Fauzi menilai Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri tentang izin pendirian tempat ibadah tidak perlu direvisi. Menurut dia, SKB itu masih relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. "Tidak ada substansi yang perlu direvisi. SKB sudah baik, hanya implementasinya," kata Gamawan kemarin (16/9).

Menurut dia, SKB itu tidak bisa dilihat hanya dari insiden penganiayaan yang menimpa tiga pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Timur Bekasi tersebut. Dia menyatakan SKB harus dilihat dalam konteks wilayah Indonesia yang luas. Tidak hanya di wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Islam, tetapi juga wilayah dengan warga beragama lain.

"Bayangkan di wilayah mayoritas agama Nasrani mau mendirikan masjid. Ada adan setiap pagi pula. Apa tidak jadi masalah kalau tidak ada aturannya," tutur mantan bupati Solok, Sumbar, itu. Gamawan menuturkan, dirinya bersama beberapa tokoh telah berbicara dengan Pemda Bekasi. Pemda menawarkan dua tempat bagi jamaah HKBP untuk beribadah. Salah satunya adalah bekas gedung yang sebelumnya digunakan Satpol PP. Sambil menunggu pembangunan gereja, mereka bisa memakai tempat tersebut sebagai tempat ibadah. (aga/dwi)
http://www.jpnn.com/read/2010/09/17/723 ... nghadangan
Last edited by Sabilla on Sat Sep 18, 2010 9:48 am, edited 1 time in total.
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby angky » Fri Sep 17, 2010 1:53 pm

kurangkerjaan wrote:perumahan untuk setiap kegiatan mereka, bertingkah bak penguasa, merusak tatanan kehidupan bertetangga, menciptakan berbagai problem sosial dan hukum. Puncaknya, HKBP ingin menjadikan rumah tinggal tersebut sebagai GEREJA LIAR.


Satu quote yang bagus dari ketua PGI :

Belum adanya ijin pendirian rumah ibadah bukan berarti larangan untuk melakukan ibadah. Melakukan ibadah adalah hak semua insan di NKRI.

Betul sekali pernyataan itu, kalau diingat ingat, sembahyang jumat juga sering dilakukan di pelataran parkir di gedung perkantoran yang jauh dari mesjid. Jadi pelarangan beribadah adalah KEJAHATAN yg seharusnya bisa kita laporkan. Apakah ada aturan yang melarang kita melakukan ibadah di bukan tempat ibadah permanen?? saya ragu ada aturan ini!!
:heart:
angky
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3329
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Sabilla » Fri Sep 17, 2010 1:57 pm

Polisi: Penusukan Jemaat HKBP Terencana
"Berdasarkan keterangan tersangka, ada pertemuan-pertemuan sebelum penyerangan."

Jum'at, 17 September 2010, 11:59 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Iwan Kurniawan

Image
Hasian Lumbantoruan Sihombing, korban penusukan (Dok Pribadi)

VIVAnews - Mabes Polri menemukan indikasi perencanaan dalam insiden penyerangan terhadap jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Timur Indah Bekasi. Salah satu majelis (sintua), Hasian Lumbantoruan Sihombing, menderita luka tusuk dalam penyerangan ini.

Kesimpulan sementara kepolisian ini didasarkan keterangan Ketua (nonaktif) DPW Front Pembela Islam (FPI) Murhali Barda yang juga tersangka dalam kasus ini. "Berdasarkan keterangan tersangka, ada pertemuan-pertemuan sebelum penyerangan. Polisi menduga penyerangan itu direncanakan," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Marwoto Soeto kepada wartawan, Jumat 17 September 2010.

Namun, kepolisian belum dapat simpulkan siapa pelaku penusukan Hasian karena belum ada pengakuan dan senjata tajam sebagai barang bukti belum ditemukan. "Polisi masih harus periksa 2-3 saksi lagi," kata dia.

Sebelumnya, Murhali Barda--kepada FPI-- mengaku bahwa jemaat HKBP lah yang membawa senjata. Apa kata polisi? "FPI terlalu mengada-ada tentang jemaat HKBP yang membawa senjata," kata Marwoto.

Marwoto lalu berkaca pada penyerangan kelompok Ahmadiyah di Kuningan beberapa waktu lalu. "FPI mengaku diserang duluan, padahal tidak." Sehingga Marwoto menilai, pernyataan Murhali itu hanya pembelaan diri saja.


Dalam insiden serangan jemaat HKBP itu, Pendeta Luspida Simanjuntak juga mengalami memar akibat pukulan, Minggu 12 September pukul 08.50. Luspida dan Hasian langsung dilarikan ke rumah sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur.(ywn)

• VIVAnews

Komentar

Putra09
17/09/2010
Setuju... hukum mesti ditegakkan dan ini jg berlaku bagi teman2 HKBP. Mestinya, kalian taat pada peraturan yg ada (SKB 2 Menter), shg tdk memancing keretakan toleransi antarumat beragama.
• Balas
nodiskriminasi
17/09/2010
memang pendidikan itu penting, biar nga malu2in, alasan yang terlalu mengada2. FPI knp kalian takut hukum dunia??? Jujurlah. berbohong itu haram hukumnya, jgn mengkambinghitamkan amerika lagi ya.. bosen dengernya..
• Balas
tigorzorro | 17/09/2010
Setujuuuu.....

Sebelumnya, Murhali Barda--kepada FPI-- mengaku bahwa jemaat HKBP lah yang membawa senjata. Apa kata polisi? "FPI terlalu mengada-ada tentang jemaat HKBP yang membawa senjata," kata Marwoto.

Marwoto lalu berkaca pada penyerangan kelompok Ahmadiyah di Kuningan beberapa waktu lalu. "FPI mengaku diserang duluan, padahal tidak." Sehingga Marwoto menilai, pernyataan Murhali itu hanya pembelaan diri saja.

Pertanyaannya adalah, kenapa ormas model FPI ini masih terus dipertahankan ? Kenapa tidak segera dibubarkan ? :-k
Apa negara ini mau memelihara " stabilitas " konflik ? Mau dibawa kemana kita punya bangsa Indonesia ini ? ........... [-(
Bagaimana sikap saudara Presiden Yudhoyono ? Saudara Kapolri ? Saudara Mendagri ? Saudara Menkopolhukam ? ](*,)
Rakyat menunggu ketegasan saudara-saudara semua. O:)
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby Bigman » Fri Sep 17, 2010 2:07 pm

Sorry Sabilla, ane juga bace di Kompas, penganiayaan mang direncanakan.......

Kompas.com wrote:Penusukan Pemuka Agama
Ada Pertemuan Sebelum Penusukan

Laporan wartawan KOMPAS.com Sandro Gatra
Jumat, 17 September 2010 | 11:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Bidang Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Marwoto Soeto mengatakan, para pelaku sempat melakukan pertemuan sebelum menganiaya Penatua Hasian Sihombing dan Pendeta Luspida Simanjuntak di Ciketing, Bekasi. Dalam pertemuan itu, katanya, para pelaku menyusun rencana penganiayaan.

"Itu penganiayaan direncanakan.
Ada pertemuan lebih dari 10 orang sebelum kejadian," ucap Marwoto di Mabes Polri, Jumat (17/9/2010).

Marwoto mengatakan, pihaknya masih memeriksa sekitar tiga orang yang diduga terlibat. Kemungkinan, jumlah tersangka akan bertambah. Sebelumnya, Polri telah menetapkan 10 orang sebagai tersangka. Sembilan orang di antaranya AF, DTS, KN, ISm, Hdn, Pn, KA, Hdk, dan NN, berasal dari luar Mustika Jaya dan masih remaja. Tersangka terakhir, MB, telah dicopot sebagai Ketua FPI Bekasi.

Ketika ditanya siapa pelaku penusuk Sihombing, Marwoto mengatakan, pihaknya belum mengetahui. "Belum tahu. Senjatanya juga belum ditemukan," tutup Marwoto.

Merencanakan penganiayaan!!?
Juahat bangeut si ntuh orang!
Ajaran sapa seh?
:lol:
User avatar
Bigman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3234
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm

Re: Penusukan 'terkait' konflik agama

Postby angky » Fri Sep 17, 2010 2:14 pm

saya tambahkan yg tidak ditulis, tapi saya saksikan tadi malam di tvone

Bigman wrote:Dalam pertemuan itu, katanya, para pelaku menyusun rencana penganiayaan.
di MESJID.

itu muka nya munarman, gubernur jabar dan tina talissa jadi mesem bgt waktu kombes marwoto memberikan statement ini. :lol:
angky
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3329
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

PreviousNext

Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users