kong na'if wrote:Asalamualaikum... pengen_tau !
Alhamdulillah kong...
Maju terus ya dalam memberikan jawaban kepada netters kristen disini :wink:
Moderator: Forum Watch
Pengen_TAU wrote:karena gue faham bener...ayat2 al-quran itu diturunklan secara berangsur-angsur sesuai dengan kejadian (gak mungkin cuma satu hari). jadi ada sebab ada akibatnya.
ali5196 wrote:Pengen_TAU wrote:Kong Na'if, gw salut juga ame engkong....kayaknya engkong tau bener sejarah turun nya ayat-ayat Alqur'an.
Apanya yg dia tahu ? Wong ditanya beda ayat Mekah dan Medinah, kok ngelantur ke Ummul KITAB ???
ali5196 wrote:Tapi paling tidak si kong Na'if memang tidak membantah bahwa Allah memang suka gonta ganti ayat :
kongNaif wrote:Q 16:101 wrote: Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya
ali5196 wrote:Tapi ah, masak cuma terbatas pada minuman keras ? Gimana dgn ayat2 Mekah yg dibatalkan dgn Medinah ? Kok si ngkong bungkam seribu bahasa ngkong ?
INI JUGA NIH ! KOK NGGAK DIJAWAB SIH ???Adadeh wrote:Jadi Allahnya Muhammad memang bisa berubah drastis. Kalau dulu melarang memerangi kafir dan harus bersikap sabar terhadap mereka, sekarang Muslim boleh dan malah harus memerangi kafir sampai para kafir tunduk di bawah Islam, sampai semua agama adalah agama Allah (Islam) dan sampai semua mengaku bahwa Allah adalah Tuhan dan Muhammad adalah Rasul Allah.
Yang dibahas Adadeh, MEMERANGI KAFIR SAMPAI SEMUA KAFIR TUNDUK DIBAWAH ISLAM, si ngkong ngelantur ke jangan memilih kafir sbg pemimpin...aneh !
ali5196 wrote:Lagipula, ayat bahwa Muslim tidak boleh mengambil kafir sbg pemimpinPUN tidak dianggapnya sbg DISKRIMINATIF ! Padahal menurut Piagam HAM PBB, ketentuan macam ini JELAS DISKRIMINATIF !
ali5196 wrote:Mana ada piagam negara barat yg mengatakan bahwa pemimpinnya TIDAK BOLEH MUSLIM, atau TIDAK BOLEH ORANG YG BERAGAMA SELAIN KRISTEN atau ATHEIS?
ali5196 wrote:Ayo pengen_tau; kalau ada negara yg mencantumkan ini di UUDnya, kau anggap diskriminatif nggak ? Jawab yg jujurlah ! Pemimpin harus dipilih berdasarkan kemampuannya dan bukan warna kulit ataupun jenis agamanya. Ketahuilah bahwa Muslim paling demen hidup di Barat dibawah pemimpin2 Barat. Justru NONMuslim yg memberi Muslim jauh lebih banyak hak daripada yg pernah diberikan Muslim kpd Muslim.
Ini saja sudah jelas menunjukkan sifat diskriminatif 'Allah.'
karena gue faham bener...ayat2 al-quran itu diturunklan secara berangsur-angsur sesuai dengan kejadian (gak mungkin cuma satu hari). jadi ada sebab ada akibatnya.
ali5196 wrote:Ayat2 dlm Quran disusun menurut panjangnya ayat. Dari yg semakin panjang ke yg semakin pendek. Cek aja Quranmu. Lihat aja ayat2 paling belakang. Semakin pendek khan ? Ayat2 dlm Quran sama sekali tidak ada kronologi, tidak ada detil2 peristiwanya.
Ahmed Simon wrote:Quran tidak memiliki parabel, satupun biografi nabi, sejarah, geografi tempat2 yg bersangkutan, tanggal dan deskripsi peristiwa, anggota2 keluarga para nabi, kronologi, aturan peristiwa, zabur, peribahasa, inspirasi dsb.
Bab2 Quran tidak diatur menurut urutan pentingnya Bab, kontinuitas, kesucian, biografi, kronologi, ataupun spiritualitas, tetapi menurut PANJANGNYA bab. Yg paling panjang disusul dgn yg kurang panjang dan Bab yg paling pendek hanya mengandung 6 garis.
Jadi bagian pertama Quran hanya mengandung 20 bab, dan bagian kedua mengandung 94 bab. Ayat2nya campur aduk, dlm topik2 yg tidak berhubungan. Yg paling barbar adalah bahwa Allah mengumbar2 hadiah bagi ketidakmoralan, pembunuhan, pencambukan, pemotongan tubuh dan diskriminasi kelamin terhpd Muslim dan khususnya terhdp non-Muslim.
pengen-tau wrote:gak bisa maen hajar ajah, sembarangan mengutip ayat2 tersebut....
ali5196 wrote:Setuju ! Jangan spt si Ngkong Naif ah !

ali5196 wrote:
payah bener nih !

Adadeh wrote:Kong Na'if wrote:UMMUL KITAB - IBU KITAB - PUSAT TULISAN , ada pada Allah sendiri .
Maksudmu tepatnya adalah: UMMUL KITAB - IBU KITAB - PUSAT TULISAN , ada pada Muhammad sendiri.
Maka tibalah ayat yang keras , bahaya minuman keras dan judi , dan disama ratakan dengan memberi hidangan kepada berhala dan meminta keizinan pada berhala ; semuanya itu ajaran syaithan (Q 5-90 & 91) .Adadeh wrote:Ayat Surah 5 itu turun sewaktu Muhammad sudah lama mengembangkan karirnya sebagai jagoan garong gurun pasir di Medinah. Ayat 2:219 (pelarangan minum arak) turun lebih awal di masa Medinah ketika Muhammad mengawali karirnya sebagai kepala garong. Pada waktu di Mekah, Muhammad menghalalkan minum arak, bahkan berkata di surga ada sungai arak segala yang halal untuk diminum (Muhammad ayat 15). Pelarangan minum minuman keras total baru terjadi setelah si Hamzah mabok2an setelah sukses perampokan Badr sehingga dia membabat punuk unta betina jatah jarahan si Ali menantu Muhammad.
“Dikisahkan oleh Ali:
Aku dapat unta betina sebagai bagianku jarahan Perang Badr, …. Rasul Allah mulai mengomeli Hamza karena perbuatannya, tapi Hamza mabuk dan matanya merah …. “ (Khumus, Sahi Bukhari).
Yang jadi pertanyaan adalah: setelah minum arak jadi haram, terus gimana dong dengan sungai arak di sorga? Mengapa Allah plin-plan, dulu boleh minum arak, malah ada sungai arak di surga, tapi lalu tahu2 minum arak dinyatakan haram? Gimana kalau minum arak sedikit saja dan tidak pernah mabok? Boleh kagak? Kalau tidak, mengapa tidak boleh?
Yang Halal jelas dan yang Haram juga terang , sedikit atau banyak tetap saja hukumnya haram , dan syari’at ini ditetapkan Allah selagi umat islam Hidup di Alam Dunia , dan tentu saja tidak lah sama hakekat arak yang ada disurga dan di dunia , nama boleh sama hakekat dari pada Arak tersebutlah berbedaSyari'at yang demikian teratur dari Allah Tuhan Sarwa Sekalian Alam , mereka katakan diada-adakan saja oleh Muhammad.
Padahal Allah Tuhan Sarwa Sekalian Alam tahu yang diturunkannyaAdadeh wrote:Semua pembatalan ayat yang beratus-ratus kali (Suyuti mengatakan sekitar 500 ayat telah dibatalkan) ini justru menunjukkan bahwa Allah SWT bukanlah tuhan yang maha mengetahui dan maha kuasa. Jika memang Allah itu maha mengetahui dan maha kuasa, maka dia tidak perlu membuat ayat2 yang nantinya harus dibatalkan. Tuhan yang maha kuasa seharusnya mampu menciptakan ayat sempurna sekali jadi yang kekal selamanya dan tidak butuh dibatalkan segala. Ini jelas akal2an Muhammad yang serba salah melulu dalam membuat ayat sehingga perlu dibatalkan sampai ratusan kali.
Turunnya ayat-ayat tentunya ada peristiwa yang menyebabkan ayat itu turun , kalau dikatakan dibatalkan lalu kenapa ayat itu masih akan tetap ada sampai akhir zaman kelak ? .
Ayat tersebut digenapkan , seperti yang KONG katakan pada yang lalu : Oleh karena ada beberapa ayat yang turun secara teratur demikian yang ketiga menggenapkan yang kedua dan yang kedua menggenapkan yang pertama .
Justru hal semacam inilah yang menunjukkan kebesaran ALLAH , bahwa umat islam harus mengetahui proses turunnya wahyu dan sebab musababnya , dan ada hikmat yang terkandung didalam nya .Adadeh wrote:Mari kita lihat siapa yang ***** nih.
Yang ***** tidak ada , yang ada hanya beda pandang , KONG memandang dari Kulon antum memandang dari Wetan .
Allah Tuhan Sarwa Sekalian Alam yang pandai .Adadeh wrote:Q 8:39
Dan perangilah mereka sampai tiada fitnah (menyembah yang lain selain Allah), dan agama (ibadah) hanyalah bagi Allah saja.
Apakah yang dimaksud dengan FITNAH menurut ayat di atas? Lo punya tafsir Qur'an si Ibn Kathir tidak?
Ibn Katheer said: Allaah commands us to fight the kuffaar so that there will be no fitnah, i.e., shirk, and the religion will all be for Allaah alone, i.e., the religion of Allaah will prevail over all other religions.
Terjemahan
Ibn Kathir berkata: Awloh memerintahkan kita untuk memerangi kafir sampai tiada fitnah lagi, yakni shirk, dan semua agama hanya bagi Awloh saja, dan ini berarti agama Awloh unggul di atas agama2 lain.
Ibn Jareer said:
So fight them until there is no more shirk, and none is worshipped except Allaah alone with no partner or associate, and trial s and calamities, which are disbelief and polytheism, are lifted from the slaves of Allaah on earth, and religion is all for Allaah alone, and so that obedience and worship will be devoted to Him alone and none else.
Terjemahan:
Ibn Jareer berkata:
Jadi perangi mereka sampai tiada shirk lagi, dan tiada yang disembah kecuali Awloh saja tanpa memperilahkannya dengan yang lain, dan cobaan dan bencana yakni ketidakpercayaan dan paganisme ditiadakan dari diri budak2 Awloh di bumi, dan agama hanya bagi Awloh saja, sehingga ketaatan dan pemujaan hanya diperuntukkan baginya saja dan tidak bagi yang lain
Ma’na SYIRIK Mas ! , ialah menyamakan sesuatu benda atau machluk sama dengan Allah Tuhan Sarwa Sekalian Alam .
Maka nya dikatakan : Janganlah kamu menyembah dua tuhan , sesungguhnya Allah lah tuhan yang Esa , dan inilah Risalah yang dibawa oleh setiap Nabi dan Rasul .Adadeh wrote:Q 2:193
Dan perangilah mereka sehingga tidak ada lagi fitnah dan (sehingga) menjadilah agama itu semata-mata kerana Allah. Kemudian jika mereka berhenti maka tidaklah ada permusuhan lagi melainkan terhadap orang-orang yang zalim.
Tentang ayat 2:193, Tafsir Ibn Kathir menyatakan:
Maka Allah memerintahkan Muslim untuk membunuh kafir “sampai tiada Fitnah lagi.” Menurut Ibn Abbas dan lainnya, “Fitnah” berarti polytheisme, “Dan Agama bagi Allah” berarti agama Allah harus berkuasa dan unggul di atas agama2 lain. Di Sahihyan, dilaporkan bahwa sang Nabi berkata: “Aku telah diperintahkan oleh Allah untuk memerangi orang2 (kafir) sampai mereka berkata: “Tiada yang layak disembah selain Allah, dan siapapun yang mengatakan ini akan selamat nyawa dan hartanya dariku kecuali melanggar hukum (Sharia yang menentukan hak dan keadaan di mana dia akan dihukum dengan adil).
Inilah cermin yang senantiasa dilakukan oleh orang yang benci Islam gak ketolongan , didalam syi’ar nya mereka mengambil ayat qur’an semau-maunya , dalam posted yang lalu telah KONG jelaskan perihal ayat tsb . Berkesinambungan antara ayat Q 2-190 s/d 193 satu ayat saja dipisah akan kacaulah maksud ayat .Adadeh wrote:Sekarang kembali ke perkataan Muhammad:
Hadis Sahih Bukhari, Volume 1, Book 2, Number 24:
Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar:
Rasul Allah berkata, “Aku telah diperintahkan (oleh Allah) untuk memerangi orang2 sampai mereka mengaku bahwa tidak ada yang patut disembah selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah, dan melakukan sembahyang dengan sempurna dan membayar zakat, sehingga jika mereka melakukan hal itu, maka selamatlah nyawa dan harta mereka dariku kecuali dari hukum2 Islam dan amal mereka akan dihitung oleh Allah.”
Isi hadis di atas cocok sekali dengan isi Q 9:5, Q 8:39, Q 2:193 dan berbagai ayat ganas Qur'an lainnya yang sudah dijelaskan pula dalam berbagai tafsir Qur'an oleh Ibn Jareer, Tabari, Suyuti, Ibn Kathir, dll. Jadi kafir tidak perlu berbuat apa2 untuk dapat diperangi Muslim. Cukup hanya jadi kafir saja cukup alasan bagi Muhammad untuk memeranginya. Ini sudah dilakukan berkali-kali-kali dalam hidupnya sebagai contoh bagi Muslim untuk dituruti. Dan memang hal ini pun dituruti pula oleh para kalifah pengganti Muhammad dengan menyerang kanan kiri membabi buta untuk menjarah dan merampok kafir dengan selubung menyebarkan agama
Rasul Allah sangat mendambakan perdamaian, dan tidak menyukai perang. Dalam hal ini selama hidupnya ia sangat cermat sekali.
Ia tidak menempuh jalan itu, kalau tidak terpaksa karena membela kebebasan, membela agama dan kepercayaan.
Cuplikan dari Sirah Muhammad , ketika mendengar ada mata-mata memanggil-manggil Quraisy, memberi peringatan
tentang mereka itu, penduduk Yathrib yang ikut mengadakan Ikrar Aqaba kedua berkata kepadanya?
"Demi Allah yang telah mengutus tuan atas dasar kebenaran kalau sekiranya tuan sudi, penduduk Mina itu besok
akan kami habiskan dengan pedang kami."
Dijawabnya: "Kami tidak diperintahkan untuk itu."
Bukankah ayat pertama yang datang mengenai perang berbunyi?
"Diijinkan (berperang) kepada mereka yang diperangi, karena mereka dianiaya;
dan sesungguhnya Allah Maha kuasa menolong mereka." (Qur'an, 8: 39)
Dan bukankah ayat berikutnya mengenai soal perang itu Tuhan berfirman?
"Dan perangilah mereka supaya jangan ada lagi fitnah, dan agama seluruhnya untuk Allah." (Qur'an, 2: 193)
Jadi pertimbangan pikiran Muhammad dalam hal ini hanya mempunyai satu tujuan yang luhur, yaitu menjamin
kebebasan beragama dan menyatakan pendapat.
Hanya untuk mempertahankan itulah perang dibenarkan, dan hanya untuk itu pula dibenarkan menangkis
serangan pihak agresor, sekian cuplikan sirah rasul oleh Muhammad Husein Haekal .Adadeh wrote:Ah, masa? Masa kagak ingat lagi korban2 Muslim yang dipancungin dan dibledagin di Poso, Ambon, Bali, Jawa? Lalu ribuan gereja, kuil, kelenteng yang dibakarin itu kan cocok dengan sunnah nabi? Belon lagi cewek2 kafir Tionghoa yang diperkosa sama Muslim? Bukankah sampai sekarang tidak ada tuh seorang pun yang masuk penjara karenanya? Semua itu cocok benar dengan sunnah nabi yang memang doyan perkosa kafir, bakar rumah ibadah non-Muslim, pancung kafir, dll.

curious wrote:Pengen_TAU wrote:karena gue faham bener...ayat2 al-quran itu diturunklan secara berangsur-angsur sesuai dengan kejadian (gak mungkin cuma satu hari). jadi ada sebab ada akibatnya.
betul... tepat sekali.
ayat quran "turun" begitu dibutuhkan oleh muhammad. misalnya ketika dia bernafsu birahi melihat zainab istri zaid anak angkat muhammad, dan muhammad berpura-pura menolak ketika zaid menawarkan untuk menceraikan zainab supaya bisa dinikahi muhammad, maka "TURUN" lah ayat yang diperlukan muhammad itu, yaitu ayat teguran dari "auloh" mengapa muhammad mengingkari keinginan auloh. anehnya lagi, mula mula sewaktu muhammad menjodohkan zainab dengan zaid, dan zainab menolak, juga telah "TURUN" ayat yang menegur zainab. aneh ya, perkawinan zainab & zaid yang merupakan kemauan auloh juga kok gagal dan harus dikoreksi auloh dengan menegur muhammad mengawini zainab sendiri ;)

kong na'if wrote:["Koh ali5196"]
!! 2:53, Allah mengatakan, “ketika Kami berikan kepada Musa Al Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang
benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk.
Ini diulang2 6 kali dlm bab2 lain. Kitab mana yg dimaksudkan Allah ? Kitab Taurat / Kitab Sucinya Yahudi ? Kalau iya,
ini sungguh konyol ! Mengapa ? Mudah saja : kebanyakan nabi dlm AlKitab itu BELUM DILAHIRKAN saat Kitab tsb ‘diberikan kpd
Musa.’
[KONG NA'IF]
Sebelum Nabi Musa a.s sudah ada nabi-nabi sebelumnya seprti : Nabi Adam a.s , Syts a.s , Nuh a.s , luth a.s , Idris a.s
Yunus a.s , Nabi Ibrahim a.s , Ismail a.s , Ishak a.s , Ya'kub a.s , Yusuf a.s , Syu'aeb a.s , anyar Nabi Musa a.s
kong na'if wrote:["Koh ali5196"]
14:39 "Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua (ku) Ismail dan Ishak.” Lagi2 Allah keseleo !
Bgm dgn ke enam putera lainnya Abraham, setelah Ishmael/Isaac? Allah lupa ?
[KONG NA'IF]
Do'a nya Nabi Ibrahim a.s yang mensyukuri karunia Allah yang telah menganugerahkan dua orang putra : Ismail dan Ishak ,
tidak ada Nabi Ibrahim berputra lain selain Ismail dan Ishak , dan ayat ini sebagai penyangkalan kalau nabi Ibrahim ada Putra lain selain Ismail dan Ishak .
Dari Jalur Nabi Ishak a.s lahirlah Nabi-nabi : Ya'kub , Yusuf , Syu'aeb , Musa , Harun, Yusya',Ilyasa', Ilyas , Zulkifly ,
Daud , Sulaiman , Zakariya , Yahya dan Isa Almasih a.s .
Dari keturunan Nabi Ismail lahirlah khotimul Anbiya' (penutup para Nabi) ialah : Nabi Muhammad S.A.W .

Kong Na'if wrote:Ma’na SYIRIK Mas ! , ialah menyamakan sesuatu benda atau machluk sama dengan Allah Tuhan Sarwa Sekalian Alam .
Kong Na'if wrote:Yang Halal jelas dan yang Haram juga terang , sedikit atau banyak tetap saja hukumnya haram ,
Turunnya ayat-ayat tentunya ada peristiwa yang menyebabkan ayat itu turun , kalau dikatakan dibatalkan lalu kenapa ayat itu masih akan tetap ada sampai akhir zaman kelak ?
Yang ***** tidak ada , yang ada hanya beda pandang , KONG memandang dari Kulon antum memandang dari Wetan .
Ktw setengah mati KONG baca tulisan antum Mas , dapatlah dikatakan ini namanya FITNAH , dan fitnah makanan antum sehari-hari , kalau gak mem-fitnah hidup rasa kada nyaman, sebagai muslim KONG cuma bisa goleng-goleng kepala ngelus dada ... ADADEH ... ADADEH ... Kelakuan kok kaya orang kesambet setan kesiangan .
Bukankah ayat pertama yang datang mengenai perang berbunyi?
"Diijinkan (berperang) kepada mereka yang diperangi, karena mereka dianiaya; dan sesungguhnya Allah Maha kuasa menolong mereka." (Qur'an, 8: 39)
Jadi pertimbangan pikiran Muhammad dalam hal ini hanya mempunyai satu tujuan yang luhur, yaitu menjamin kebebasan beragama dan menyatakan pendapat.
Dan Bagaimana umat islam di bredel di tanjung priok , bukankah waktu itu menpangabnya LEONARDUS BENNY MURDANI , sampai sekarang bagaimana ……. ? .
dari jawaban2mu ini ketahuan siapa yg lagi kelilipan.kong na'if wrote:Jawaban KONG sesuai dengan pertanyaan , barangkali Koh Ali waktu membaca nya lagi kelilipan.
Oleh karena ada beberapa ayat yang turun secara teratur demikian yang ketiga menggenapkan yang kedua dan yang kedua menggenapkan yang pertama , apakah ini bukan bantahan ?
ali5196 wrote:Lagipula, ayat bahwa Muslim tidak boleh mengambil kafir sbg pemimpinPUN tidak dianggapnya sbg DISKRIMINATIF ! Padahal menurut Piagam HAM PBB, ketentuan macam ini JELAS DISKRIMINATIF !
Koh , coba tolong perhatikan baik-baik tulisan KONG , Kalau untuk jadi PEMIMPIN (amir) suatu negara yang mayoritasnya orang islam .Jelas dilarang. Siapa yang melarang ? Allah , Kepada siapa larangan itu ? kepada orang yang beriman. Kalau ada pemilihan presiden jelas kami muslim pasti pilih muslim juga.
Silahkan bilang pada Sekjen PBB bahwa PBB itu alat Amerika utk membungkam negara Islam. Jangan ngigau ah ! Kalau memang begitu, mengapa dong banyak negara Islam, termasuk Indonesia meratifikasi Piagam PBB bagi HAM ??PBB itu alat Amerika untuk membungkam negara Islam , dengan hak veto nya lah Amerika bersimaharajalela , pembunuhan yang dilakukan di Irak dengan alasan yang di buat-buat .
Bagaimana dengan Yahudi membantai Anak-anak ? , bukankah Yahudi sampai sekarang masih Enjoy aja membunuhi muslim ? , apa sebab ? ,ada BOS BESAR DIBELAKANG .:lol:![]()
Siapapun di negara berprinsip HAM tidak akan memilih pemimpin berdasarkan agamanya. Kalau orangnya tidak kompeten, biar agamanya sehebat apapun, tetap aja dia nggak kompeten. Terbukti semua negara Muslim, negaranya ambruk semua. Kenapa ? Karena pemimpinnya pada nggak becus. Semakin Islam, semakin nggak becus !kongNaif wrote:Masalah ada atw tidak nya Piagam Negara Barat KONG tidak tau , yang jadi masalah maukah KRISTEN atau ATHEIS memilih Muslim menjadi pemimpin di negrinya ? he ... he ... he... yang KONG tau gak lah yauuu.... !

Umar bin Khatab wrote:kong na'if wrote:["Koh ali5196"]
!! 2:53, Allah mengatakan, “ketika Kami berikan kepada Musa Al Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang
benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk.
Ini diulang2 6 kali dlm bab2 lain. Kitab mana yg dimaksudkan Allah ? Kitab Taurat / Kitab Sucinya Yahudi ? Kalau iya,
ini sungguh konyol ! Mengapa ? Mudah saja : kebanyakan nabi dlm AlKitab itu BELUM DILAHIRKAN saat Kitab tsb ‘diberikan kpd
Musa.’
[KONG NA'IF]
Sebelum Nabi Musa a.s sudah ada nabi-nabi sebelumnya seprti : Nabi Adam a.s , Syts a.s , Nuh a.s , luth a.s , Idris a.s
Yunus a.s , Nabi Ibrahim a.s , Ismail a.s , Ishak a.s , Ya'kub a.s , Yusuf a.s , Syu'aeb a.s , anyar Nabi Musa a.s
Wah,setau saya di alkitab itu yang nabi itu mulai dari musa,trus yesaya,samuel dan seterusnya sampai yesus.
Apakah Nabi Adam a.s , Syts a.s , Nuh a.s , luth a.s , Idris a.s
Yunus a.s , Nabi Ibrahim a.s , Ismail a.s , Ishak a.s , Ya'kub a.s , Yusuf a.s , Syu'aeb a.s , anyar Nabi Musa a.s disebut NABI di alkitab?
Atau saya yang salah.maaf ya kalau saya salah.jarang baca alkitab sih
kong na'if wrote:["Koh ali5196"]
14:39 "Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua (ku) Ismail dan Ishak.” Lagi2 Allah keseleo !
Bgm dgn ke enam putera lainnya Abraham, setelah Ishmael/Isaac? Allah lupa ?
[KONG NA'IF]
Do'a nya Nabi Ibrahim a.s yang mensyukuri karunia Allah yang telah menganugerahkan dua orang putra : Ismail dan Ishak ,
tidak ada Nabi Ibrahim berputra lain selain Ismail dan Ishak , dan ayat ini sebagai penyangkalan kalau nabi Ibrahim ada Putra lain selain Ismail dan Ishak .
Dari Jalur Nabi Ishak a.s lahirlah Nabi-nabi : Ya'kub , Yusuf , Syu'aeb , Musa , Harun, Yusya',Ilyasa', Ilyas , Zulkifly ,
Daud , Sulaiman , Zakariya , Yahya dan Isa Almasih a.s .
Dari keturunan Nabi Ismail lahirlah khotimul Anbiya' (penutup para Nabi) ialah : Nabi Muhammad S.A.W .
Umar bin Khatab wrote:AH bukankah itu cuman pendapat kong sendiri :)
Umar bin Khatab wrote:kenapa harus disangkal kalau IBRAHIM punya anak selain ishak dan ismail?
Apakah ada yang salah gitu kalau anak ibrahim lebih dari dua?
Umar bin Khatab wrote:Ada tidak ayat dalam quran yang menerangkan alasan ALLAH swt yang menyangkal putra ibrahim selain ishak dan ismail?
Ada gak ayat yang terang yang berbunyi 'yahudi itu sudah merubah dan memalsukan,Anak ibrahin dua orang pun diganti mereka menjadi lebih dari dua orang'
Umar bin Khatab wrote:Pinter banget kong TAQIYAH ya. :)

Umar bin Khatab wrote:kong na'if wrote:["Koh ali5196"]
!! 2:53, Allah mengatakan, “ketika Kami berikan kepada Musa Al Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang
benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk.
Ini diulang2 6 kali dlm bab2 lain. Kitab mana yg dimaksudkan Allah ? Kitab Taurat / Kitab Sucinya Yahudi ? Kalau iya,
ini sungguh konyol ! Mengapa ? Mudah saja : kebanyakan nabi dlm AlKitab itu BELUM DILAHIRKAN saat Kitab tsb ‘diberikan kpd
Musa.’
[KONG NA'IF]
Sebelum Nabi Musa a.s sudah ada nabi-nabi sebelumnya seprti : Nabi Adam a.s , Syts a.s , Nuh a.s , luth a.s , Idris a.s
Yunus a.s , Nabi Ibrahim a.s , Ismail a.s , Ishak a.s , Ya'kub a.s , Yusuf a.s , Syu'aeb a.s , anyar Nabi Musa a.s
Wah,setau saya di alkitab itu yang nabi itu mulai dari musa,trus yesaya,samuel dan seterusnya sampai yesus.
Apakah Nabi Adam a.s , Syts a.s , Nuh a.s , luth a.s , Idris a.s
Yunus a.s , Nabi Ibrahim a.s , Ismail a.s , Ishak a.s , Ya'kub a.s , Yusuf a.s , Syu'aeb a.s , anyar Nabi Musa a.s disebut NABI di alkitab?
Atau saya yang salah.maaf ya kalau saya salah.jarang baca alkitab sih
kong na'if wrote:["Koh ali5196"]
14:39 "Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua (ku) Ismail dan Ishak.” Lagi2 Allah keseleo !
Bgm dgn ke enam putera lainnya Abraham, setelah Ishmael/Isaac? Allah lupa ?
[KONG NA'IF]
Do'a nya Nabi Ibrahim a.s yang mensyukuri karunia Allah yang telah menganugerahkan dua orang putra : Ismail dan Ishak ,
tidak ada Nabi Ibrahim berputra lain selain Ismail dan Ishak , dan ayat ini sebagai penyangkalan kalau nabi Ibrahim ada Putra lain selain Ismail dan Ishak .
Dari Jalur Nabi Ishak a.s lahirlah Nabi-nabi : Ya'kub , Yusuf , Syu'aeb , Musa , Harun, Yusya',Ilyasa', Ilyas , Zulkifly ,
Daud , Sulaiman , Zakariya , Yahya dan Isa Almasih a.s .
Dari keturunan Nabi Ismail lahirlah khotimul Anbiya' (penutup para Nabi) ialah : Nabi Muhammad S.A.W .
Umar bin Khatab wrote:AH bukankah itu cuman pendapat kong sendiri :)
Umar bin Khatab wrote:kenapa harus disangkal kalau IBRAHIM punya anak selain ishak dan ismail?
Apakah ada yang salah gitu kalau anak ibrahim lebih dari dua?
Umar bin Khatab wrote:Ada tidak ayat dalam quran yang menerangkan alasan ALLAH swt yang menyangkal putra ibrahim selain ishak dan ismail?
Ada gak ayat yang terang yang berbunyi 'yahudi itu sudah merubah dan memalsukan,Anak ibrahin dua orang pun diganti mereka menjadi lebih dari dua orang'
Umar bin Khatab wrote:Pinter banget kong TAQIYAH ya. :)

Adadeh wrote:Kong Na'if wrote:Ma’na SYIRIK Mas ! , ialah menyamakan sesuatu benda atau machluk sama dengan Allah Tuhan Sarwa Sekalian Alam .
Itu kan pendapatmu sendiri yang tidak sama dengan pendapat akhli Islam ternama yang karya tulis dan tafsir Qur'annya sudah diakui di dunia Islam seperti Ibn Kathir, Ibn Jareer, Suyuti. Para ahli ini dengan jelas menerangkan bahwa yang dimaksud dengan FITNAH itu adalah tidak mengakui Allah sebagai satu2nya Tuhan yang layak disembah dan tidak pula mengakui Muhammad sebagai Rasul Allah. Pernyataan Fitnah inilah yang dianggap sebagai Syirik. Silakan periksa sendiri buku2 tafsir mereka jika tidak percaya.
Daripada debat kusir, lebih baik saya kutip saja seluruh keterangan dari Ibn Kathir tentang Ayat Pedang (9:5)
Pertama-tama, mari kita lihat Tafsir dari Ibn Kathir tentang Surah 109 (Mekah). Saya cantumkan sekalian bahasa Arab dan Inggrisnya agar pembaca bisa memeriksanya sendiri. Yang berwarna biru adalah ayat Qur’an, yang berwarna merah tua adalah tafsir Ibn Kathir. Catatan: Tjmh = Terjemahan
Kathir 109 menyatakan:
Allah said
Tjmh: Allah berkata
﴿لاَ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ ﴾
(I worship not that which you worship) meaning, statues and rival gods.
Tjmh:
(Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah) berarti, patung2 dan dewa2 saingan.
﴿وَلاَ أَنتُمْ عَـبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ ﴾
(Nor will you worship whom I worship) and He is Allah Alone, Who has no partner. So the word Ma (what) here means Man (who). Then Allah says,
Tjmh:
(Dan kamu tidak mahu menyembah yang aku sembah) dan Dia adalah Allah yang Esa, Yang tidak punya pasangan. Jadi kata Ma (apa) di sini berarti Man (siapa). Maka Allah berkata,
﴿وَلاَ أَنَآ عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ ﴾
(And I shall not worship that which you are worshipping.) meaning, `I do not worship according to your worship, which means that I do not go along with it or follow it. I only worship Allah in the manner in which He loves and is pleased with.' Thus, Allah says,
Tjmh:
(Dan aku tidak akan beribadat secara kamu beribadat. Dan kamu pula tidak mahu beribadat secara aku beribadat.) berarti, ‘Aku tidak akan beribadat seperti caramu beribadat, berarti aku tidak setuju dengan cara itu dan tidak mengikutinya. Aku hanya beribadat pada Allah dengan cara yang disukaiNya dan menyenangkanNya.’ Maka Allah berkata,
﴿وَلاَ أَنتُمْ عَـبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ ﴾
(Nor will you worship whom I worship.) meaning, `you do not follow the commands of Allah and His Legislation in His worship. Rather, you have invented something out of the promptings of your own souls.' This is as Allah says,
Tjmh:
(Dan kamu pula tidak mahu beribadat secara aku beribadat.) berarti, ‘kau tidak mengikuti perintah Allah dan Aturan IbadahNya. Sebaliknya, kau menciptakan tata ibadah sendiri menurut keinginanmu.’ Dengan demikian Allah berkata,
﴿إِن يَتَّبِعُونَ إِلاَّ الظَّنَّ وَمَا تَهْوَى الاٌّنفُسُ وَلَقَدْ جَآءَهُم مِّن رَّبِّهِمُ الْهُدَى﴾
(They follow but a guess and that which they themselves desire, whereas there has surely come to them the guidance from their Lord!) (53:23) Therefore, the disavowal is from all of what they are involved. For certainly the worshipper must have a god whom he worships and set acts of worship that he follows to get to him. So the Messenger and his followers worship Allah according to what He has legislated. This is why the statement of Islam is "There is no God worthy of being worshipped except Allah, and Muhammad is the Messenger of Allah.'' This means that there is no (true) object of worship except Allah and there is no path to Him (i.e., way of worshipping Him) other than that which the Messenger came with. The idolators worship other than Allah, with acts of worship that Allah has not allowed. This is why the Messenger said to them,
Tjmh:
(Mereka yang berbuat demikian, tidak menurut melainkan sangkaan-sangkaan dan apa yang diingini oleh hawa nafsunya. Padahal demi sesungguhnya telah datang kepada mereka petunjuk dari Tuhan mereka.) (53:23) Karenanya, pengingkaran dilakukan oleh semua yang mereka lakukan. Karena tentunya mereka punya tuhan yang mereka sembah dan yang menentukan tatacara ibadat yang diakuinya untuk menyembahnya. Maka sang Rasul dan para pengikutnya menyembah Allah sesuai dengan tatacara ibadat yang ditetapkanNya. Karena inilah maka pernyataan Islam adalah sebagai berikut “Tiada Tuhan yang layak disembah selain Allah, dan Muhammad adalah Rasul Allah.” Ini berarti tiada objek sesembahan apapun selain Allah dan tiada jalan menujuNya (tatacara beribadat padaNya) kecuali yang disampaikan RasulNya. Kaum pagan menyembah tuhan lain selain Allah, dan ini dilarang Allah. Karena inilah sang Rasul berkata pada mereka,
Adadeh wrote:﴿لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِىَ دِينِ ﴾
(To you be your religion, and to me my religion.) This is similar to Allah's statement,
Tjmh:
(Bagimu agamamu dan bagiku agamaku.) Hal ini sama dengan pernyataan Allah,
﴿وَإِن كَذَّبُوكَ فَقُل لِّى عَمَلِى وَلَكُمْ عَمَلُكُمْ أَنتُمْ بَرِيئُونَ مِمَّآ أَعْمَلُ وَأَنَاْ بَرِىءٌ مِّمَّا تَعْمَلُونَ ﴾
(And if they belie you, say: "For me are my deeds and for you are your deeds! You are innocent of what I do, and I am innocent of what you do!'') (10:41) and He said,
Tjmh:
(Dan jika mereka terus-menerus mendustakanmu (wahai Muhammad), maka katakanlah: Bagiku amalku dan bagi kamu pula amal kamu. Kamu tidak bertanggungjawab akan apa yang aku kerjakan dan aku juga tidak bertanggungjawab akan apa yang kamu kerjakan.) (10:41) dan Dia berkata,
﴿لَنَآ أَعْمَـلُنَا وَلَكُمْ أَعْمَـلُكُمْ﴾
(To us our deeds, and to you your deeds.) (28:55) Al-Bukhari said, "It has been said,
Tjmh:
(Bagi kami amal kami dan bagi kamu pula amal kamu) (28:55) Al-Bukhari berkata,”Telah dikatakan,
﴿لَكُمْ دِينَكُمْ﴾
(To you be your religion.) means disbelief.
Tjmh:
(Bagimu agamamu) berarti tidak percaya.
﴿وَلِىَ دِينِ﴾
(and to me my religion.) means, Islam.
Tjmh:
(dan bagiku agamaku) berarti Islam.
Inilah akhir Tafsir Surat Qul ya Ayyuhal-Kafirun.
Jadi sudah jelas dinyatakan dalam Tafsir Ibn Kathir bahwa Muslim menyembah Allah, dan orang pagan adalah mereka yang yang tidak percaya pada Allah. Semua non-Muslim adalah mereka yang tidak percaya pada Allah dalam Islam.
Adadeh wrote:Mari kita lihat sekarang ayat 9:5 yang dikenal sebagai “Ayat Pedang”. Bagi mereka yang bertanya siapa yang memberi julukan Ayat Pedang tersebut, maka jawabnya adalah: pihak Muslim sendiri.
Kathir 9:5 wrote:
Tjmh:
Kathir 9:5 menyatakan:
This is the Ayah of the Sword
Tjmh:
Ini adalah Ayat Pedang
Mujahid, `Amr bin Shu`ayb, Muhammad bin Ishaq, Qatadah, As-Suddi and `Abdur-Rahman bin Zayd bin Aslam said that the four months mentioned in this Ayah are the four-month grace period mentioned in the earlier Ayah,
Tjmh:
Mujahid, `Amr bin Shu`ayb, Muhammad bin Ishaq, Qatadah, As-Suddi and `Abdur-Rahman bin Zayd bin Aslam berkata bahwa empat bulan yang disebutkan dalam ayat ini adalah bulan2 suci yang disebut di ayat sebelumnya,
﴿فَإِذَا انسَلَخَ الأَشْهُرُ الْحُرُمُ﴾
(So when the Sacred Months have passed... ), meaning, `Upon the end of the four months during which We prohibited you from fighting the idolators, and which is the grace period We gave them, then fight and kill the idolators wherever you may find them.' Allah's statement next,
Tjmh:
(Kemudian apabila habislah (masa) bulan-bulan yang dihormati itu… ), berarti, ‘Pada akhir empat bulan di mana Kami melarangmu untuk memerangi kaum pagan, dan ini adalah waktu suci yang Kami berikan pada mereka, maka perangi dan bunuh kaum pagan di mana pun kau jumpai mereka.’ Pernyataan Allah selanjutnya,
﴿فَاقْتُلُواْ الْمُشْرِكِينَ حَيْثُ وَجَدتُّمُوهُمْ﴾
(then fight the Mushrikin wherever you find them), means, on the earth in general, except for the Sacred Area, for Allah said,
Tjmh:
(bunuhlah orang-orang musyrik itu di mana sahaja kamu menemuinya), berarti, umumnya di atas tanah, kecuali di Tempat Suci, karena Allah berkata,
﴿وَلاَ تُقَـتِلُوهُمْ عِندَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتَّى يُقَـتِلُوكُمْ فِيهِ فَإِن قَـتَلُوكُمْ فَاقْتُلُوهُمْ﴾
(And fight not with them at Al-Masjid Al-Haram, unless they fight you there. But if they attack you, then fight them.) 2:191 ﴾Allah said here,
Tjmh:
(dan janganlah kamu memerangi mereka di sekitar Masjidilharam sehingga mereka memerangi kamu di situ. Oleh itu kalau mereka memerangi kamu (di situ), maka bunuhlah mereka.) (2:191) (Allah berkata,
﴿وَخُذُوهُمْ﴾
(and capture them), executing some and keeping some as prisoners,
Tjmh:
(dan tangkaplah mereka), bunuh sebagian dan tangkap sebagian sebagai tawanan perang,
﴿وَاحْصُرُوهُمْ وَاقْعُدُواْ لَهُمْ كُلَّ مَرْصَدٍ﴾
(and besiege them, and lie in wait for them in each and every ambush), do not wait until you find them. Rather, seek and besiege them in their areas and forts, gather intelligence about them in the various roads and fairways so that what is made wide looks ever smaller to them. This way, they will have no choice, but to die or embrace Islam,
Tjmh:
(juga kepunglah mereka, serta tunggulah mereka di tiap-tiap tempat mengintipnya), jangan tunggu sampai mereka menemukanmu. Tapi serang dan kepung mereka di daerah dan benteng2 mereka, cari keterangan tentang mereka di berbagai jalan dan tempat sehingga mereka tidak leluasa lagi. Karena itu, mereka tidak punya pilihan kecuali mati atau masuk Islam,
﴿فَإِن تَابُواْ وَأَقَامُواْ الصَّلَوةَ وَءاتَوُاْ الزَّكَوةَ فَخَلُّواْ سَبِيلَهُمْ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ﴾
(But if they repent and perform the Salah, and give the Zakah, then leave their way free. Verily, Allah is Oft-Forgiving, Most Merciful.) Abu Bakr As-Siddiq used this and other honorable Ayat as proof for fighting those who refrained from paying the Zakah. These Ayat allowed fighting people unless, and until, they embrace Islam and implement its rulings and obligations. Allah mentioned the most important aspects of Islam here, including what is less important. Surely, the highest elements of Islam after the Two Testimonials, are the prayer, which is the right of Allah, the Exalted and Ever High, then the Zakah, which benefits the poor and needy. These are the most honorable acts that creatures perform, and this is why Allah often mentions the prayer and Zakah together. In the Two Sahihs, it is recorded that Ibn `Umar said that the Messenger of Allah said,
Tjmh:
(Kemudian jika mereka bertaubat dan mendirikan sembahyang serta memberi zakat, maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.) Abu Bakr As-Siddiq menggunakan ayat ini dan ayat terhormat lainnya sebagai alasan memerangi mereka yang tidak mau bayar Zakah. Ayat ini menginjinkan memerangi orang lain sampai orang tersebut memeluk Islam dan melaksanakan hukum dan kewajiban Islam. Allah menyatakan hal2 yang paling penting dalam Islam, dan juga yang hal penting lainnya. Sudah jelas bahwa hal2 terpenting dalam islam setelah Shahadah (pengakuan) adalah sembahyang bagi Allah yang Maha Mulia dan Maha Tinggi, lalu Zakat bagi yang miskin dan yang membutuhkan. Hal2 ini merupakan perbuatan yang paling terhormat yang dapat dilakukan manusia, dan karena itulah Allah seringkali mengatakan tentang sembahyang dan Zakat secara bersamaan. Dalam dua Shahih dinyatakan bahwa Ibn ‘Umar berkata bahwa Rasul Allah berkata,
«أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاة»
(I have been commanded to fight the people until they testify that there is no deity worthy of worship except Allah and that Muhammad is the Messenger of Allah, establish the prayer and pay the Zakah.) This honorable Ayah (9:5) was called the Ayah of the Sword, about which Ad-Dahhak bin Muzahim said, "It abrogated every agreement of peace between the Prophet and any idolator, every treaty, and every term.'' Al-`Awfi said that Ibn `Abbas commented: "No idolator had any more treaty or promise of safety ever since Surah Bara'ah was revealed. The four months, in addition to, all peace treaties conducted before Bara'ah was revealed and announced had ended by the tenth of the month of Rabi` Al-Akhir.''
Tjmh:
(Aku telah diperintahkan untuk memerangi orang2 sampai mereka mengaku tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah, mendirikan sembahyang dan membayar Zakat). Ayat 9:5 yang terhormat ini disebut sebagai Ayat Pedang, dan tentang ini Ad-Dahhak bin Muzahim berkata,”Ayat ini membatalkan semua perjanjian damai antara Sang Rasul dan kaum pagan, semua persetujuan, dan semua keadaan.” Al-`Awfi berkata bahwa Ibn `Abbas menyatakan: “Tidak seorang pun kaum pagan yang berada di bawah perjanjian damai atau janji keselamatan sejak Surah Bara’ah dinyatakan. Masa empat bulan di mana semua perjanjian damai ditetapkan sebelum Bara’ah diwahyukan dan diumumkan sudah berakhir pada tanggal sepuluh bulan Rab’ Al-Akhir.”

Adadeh wrote:Kong Na'if wrote:Yang Halal jelas dan yang Haram juga terang , sedikit atau banyak tetap saja hukumnya haram ,
Jadi gimana, Kong? Minum arak itu halal atau haram?
Adadeh wrote:Ini bohong semua dan tidak sesuai dengan ajaran Muhammad. Tiada satupun suku2 Arab yang menyerang Muhammad terlebih dahulu. Muhammad berkali-kali sampai lebih dari 60 kali memerangi suku2 Arab yang tidak memeranginya. Muhammad melakukan hal ini demi harta jarahan, wanita2 dan anak2 untuk diperbudak, lahan2 jarahan, makanan, dan untuk sebar Islam dengan ancaman pedang. Hal ini tertulis jelas di seluruh kehidupan Muhammad di Medinah yang tertulis di sejarah2 Islam Sirat Rasul Allah, Tabari, Hadis Bukhari, Hadis Muslim.


Telah KONG KATAKAN : Maka nya dikatakan : Janganlah kamu menyembah dua tuhan , sesungguhnya Allah lah tuhan yang Esa , dan inilah Risalah yang dibawa oleh setiap Nabi dan Rasul , DISATU Sisi kaum pagan percaya kepada Tuhan , dan Tuhan itu dimanifestasikan dalam bentuk Berhala atau yang sejenis , Bukankah apa yang KONG katakan sejalan dengan yang dimaksud Ibn Katsir.
Dan Rosul Allah berpesan kepada Ummat nya : “ SIAPA ORANG YANG HIDUP BERDAMPINGAN DENGAN ORANG YANG TIDAK BERAGAMA ISLAM , SEDANGKAN IANYA(NON MUSLIM) HIDUP RUKUN , KAMU(MUSLIM) MEMUSUHINYA , AKULAH YANG AKAN MENJADI
MUSUHNYA (MUSLIM) DI HARI KIAMAT “ , hadis ini KONG dengar dari KH SYUKRON MAKMUN dalam ceramahnya .
Dapatlah KONG berpendapat :Tak dapat tidak perkataan Beliau mengacu kepada penafsiran ibn katsir tersebut diatas . KONG melihat bagaimana pendapat Ilmuwan Muslim dipakai untuk mendiskreditkan agama Islam itu sendiri , benar-benar suatu perkataan. Yang diluar batas kepatutan sebagai pemimpin umat .
SETIAP MINUMAN YANG MEMABOKKAN HUKUMNYA HARAM .
Apa sebab pada surat At-taubah atau Al-bara’ah tidak memakai basmallah karena surat ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin mekkah.
Users browsing this forum: No registered users and 0 guests