. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Pengalaman belajar ngaji waktu kecil

Pelanggaran HAM terhadap sesama umat Muslim, kemiskinan dan keterbelakangan yang disebabkan oleh Islam dan penerapan Syariah Islam.

Pengalaman belajar ngaji waktu kecil

Postby somad » Wed Mar 01, 2006 3:59 pm

Sdr Netters sekalian,

Sebenarnya topik ini sudah saya post di Forum lama dan ini hanya lah pengulangan saja.

Pengalaman mengaji I.
Saudara Saudara para netters FFI,

Disini saya menceriterakan pengalaman pribadi saya waktu belajar mengaji saat saya masih kecil (8 th). Bapak saya mendatangkan seorang Ustad kerumah.
Saya diajarkan untuk membaca Al Quran, hanya membaca tanpa mengerti apa artinya, (pelajaran Muqadam). Menghafal adjad arab saja susah Alif Bata dst belum lagi cara melafalkannya pokoknya saya merasa tersiksa. Apalagi harus menghafal diluar kepala
Al Quran mulai dari Alfatiha dst dengan lafal yang benar. Seringkali saya berusaha bertanya
Apa makna namun Pak Ustad hanya menjawab "Sekarang yang penting kamu bisa baca dan hafalkan dulu, nanti juga kamu tau manfaatnya". Merasa tak puas dengan jawabannya saya selalu membandel dengan selalu mengemukakan pertanyaan tentang artinya, sehingga akhirnya pak ustad pun kesal .kekesalannya itu dinyatakan dengan mengucapkan kata kata yang menyinggung harga diri saya.

Belumlagi rampung pelajaran Muqadam saya sudah harus belajar sholat, yang sebelumnya diawali dengan penjelasan hal hal yang Essensial seperti Rukun Iman, Rukun Islam, berwudu dan tatacara sholat

Rukun Iman

1. Beriman kepada Allah
2. Beriman kepada malaikat
3. Beriman kepada kitab kitabnya
4. Beriman kepada rosul rosulnya
5. Beriman kepada hari kiamat
6. Beriman kepada qadar.

Konsep Allah:

Pak Ustad waktu itu mendefinisikan tentang Allah dalam menjelaskan tentang Allah.
bawa Allah itu ada, Hidup tidak diciptakan oleh sesuatu makanya tanpa adanya awal dan Kekal,
Tunggal, Setiap mahluk dibumi ini membutuhkannya dan Allah tidak membutuhkan apapun dari siapapun
Allah amat mahakuasa, tidak ada suatupun bisa terjadi tanpa Kuasanya, Allah mahatau, maha mendengar, pokoknya segala sesuatu sifat yang baik ada pada Allah. Dan Allah tidak bisa di ibaratkan/disamakan dengan apapun.

Tentang Malaikat dijelaskan Bahwa Malaikat itu adalah Roh ciptaan Allah yang berbeda dengan manusia, tak berjenis kelamin, tak membutuhkan makan, mereka adalah abdi Allah yang siap melayani segala perintahNya.

Beriman kepada kitab kitab, Karena Kitab (Al Quran) diturunkan oleh Allah maka kita harus melaksanakan apa yang tertulis didalamnya. ??? Dengan cara menhafal??? tanpa tau artinya???

Beriman kepada Rosul Rosul yang merupakan orang yang diutus oleh Allah untuk mengatur manusia lainnya agar bisa hidup bahagia didunia dan Akhirat. Dan Mohammad SAW adalah Rosul yang terakhir
yang terbaik.

Beriman kepada hari kiamat adalah percaya akan adanya Akhir zaman dimana semua yang ada akan musnah, namun manusia akan dibangkitkan dari kuburnya untuk diadili, yang soleh akan dimasukan
dalam Surga dan yang berdosa masuk Noraka.

Percaya akan Qadar ialah nasib masing masing mahluk telah ditentukan dan tidak bisa diubah. apakah ia akan jadi manusia baik maupun jahat.

Dalam penjelasan tentang Rukun Iman saja si Dudung Somad kecil membuat banyak pertanyaan yang meyebabkan bapak Ustad agak kelabakan, Maklum pada umur umur itu saya selalu akan bertanya terus
menerus Apa? Kenapa? dan Bagaimana? dan sering juga dengan melakukan bantahan/mengemukan pendapat.

seperti Katanya sifat Allah adalah segala sesuatu yang baik tetapi mengapa Allah bisa Murka, apa murka itu baik, jadi Allah juga Maha Pemarah dong.

katanya Maha Adil kenapa nasib manusia telah ditentukan masuk Noraka atau Surga kalau gitu yah sudah tidak adil dari mulanya?

Beriman kepada malaikat, Rosul dan kitab-kitab saya interpretasikan dengan pikiran anak kecil

bahwa kita harus menyembahnya.

Beriman pada hari kiamat, katanya semua musnah tetapi kuburan masih ada.

Belum Jelas benar tentang rukun Iman pak Ustad sudah beralih ke Rukun ISLAM.
1. Mengucap dua kalimat Sahadat.
2. Sholat.
3. Membayar Zakat.
4. Berhaji
5. Puasa.

Kalimat Sahadat yang harus diucapkan adalah.

Ashadu allaa illaha illallaah
Wa Ashadu anna Mohammadarosuullaah
.

Disini pak Ustad menjelaskan artinya

Saya percaya tidak ada Tuhan melainkan Allah
dan saya percaya Mohammad adalah Pesuruh Allah.


waktu itu Saya bertanya, kenapa ada kata Tuhan sedangkan dibahasa Arabnya tidak ada bunyi kata Tuhan.

Tuhan itu adalah Allahnya buatan orang kapir ****, Cina pemakan babi, kristen dan Yahudi yang jahat ingat itu, jawab pak ustad. :roll: :roll:

Tanpa dia sadari Ustad itu telah menanamkan rasa benci pada orang orang Cina, yang sering saya expresikan dengan
mengata ngatai orang Cina dengan Cina loleng makan babi sekaleng. Dan orang Kristen semuanya adalah penjahat, Penipu, pemabok dll yang harus dijauhi dan diperangi. Saya tidak pernah menemukan orang Yahudi
jadi tidak bisa saya ceriterakan.

Sholat.

Sholat adalah Wajib hukumnya dan harus dilakukan 5 kali dalam sehari.

Hampir hampir saya ditampar karena mengungkapan, katanya Allah tidak perlu apa apa, kenapa harus sholat apa Dia perlu sholat kita?

Sebelum melaksanakan sholat kita wajib untuk membersihkan diri dengan berwudu agar badan kita bersih dari Hadas besar dan Hadas kecil. Dan diajarkan caranya berwudu membersihkan hidung, mulut
telinga, kepala, tangan dan kaki.
Saya bertanya kenapa tidak mandi saja kan lebih bersih jawabannya adalah yang penting itu caranya.

Saya kadang merasa geli karena ada bagian badan yang tidak wajib dibersihkan waktu wudu tetapi kalau bagian itu berulah maka akan membatalkan wudu kita.

Selanjutnya dijelaskan harus membersihkan juga tempat sholat.

Cara sholat,

Dijelaskan tentang Melaksanan Raka't

Khiam

Adalah sikap awal bersholat dengan berdiri menghadap Kiblat (Ka abah) mengangkat kedua tangan

sehingga sebatas bahu dengan telapak menghadap keluar kemudian menurunkannya sampai diperut

sambil bertakbir (Allahu Akbar) dan dengan sikap lengan kiri menumpang diatas lengan kanan dimuka perut Baca doa Iftitah:

Subhana kalaumma! wa bihamdika, watabaa raksmuka wata ala jaduka wala ilaaha bairka.

Lanjud dengan Ta auwud

A u ju bila himina saiton nirojiin

Bismilah hirochman hirochiim
diteruskan dengan membaca Alfatiha,
Amiiiiin.


terus Baca ayat Al ikhlash

Setelah itu sikap badan berubah ke sikap Ruku

mengangkat kedua tangan dan turunkan sambil membungkuk dan kedua tapak tangan di tumpangkan diatas lutut

sambil bertashbih 10 kali

Subhana rabiyalasiim

kemudian ubah sikap ke sikap itidal

Yaitu dengan menegakan badan sambil angkat lagi kedua tangan kemudian turunkan sehingga bergantung sambil memuji Allah dengan ucapan

Robana lakalam

Kemudian sikap sujud.

Sambil bertabir dan tunduk kepala berlutut kedua telapak tangan menutupi muka (Dahi dan hidung) kemudian menunduk sehingga jidad menyentuh lantai.

kemudian bertasbih sujud 10 kali.

subhana robi yalalai

kemudian kembali keposisi berlutut dan duduk diatas kaki kiri kepala tegak dan kedua telapak

tangan ditumpangkan dipaha ujungnya tepat di lutut. Proses ini dilakukan sambil bertakbir.
Minta ampunan dengan membaca

Robi firlii, 2x

atau
Aloh humah firlii warham ni wazbunrni wadini warzuqnii


Setelah itu sujud lagi.

bersambung,
Pengalaman Mengaji II
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby somad » Thu Mar 02, 2006 7:55 am

Pengalaman Mengaji II

sambungan

Setelah raka'at pertama dijalankan maka disusul dengan raka'at yang kedua yakni

khiam kembali, ruku, sujud , mohon ampunan, sujud kembali
Atahiat,

Dalam melakukan bacaan atahiat kaki kiri di tekuk keluar dari lipatan kaki kanan dengan kedua telapak tangan tetap dipaha dan kepalkan telapak tangan kanan dengan jari telunjuk diluruskan kemuka sambil digoyang goyang dan baca Atahiat.

Atahiatu lilaani washala watu wathaibaat

Kemudian Salam sambil menengok kekanan assallamaikum wr. wb.
Salam lagi sambil menengok kekiri ass. wr wb.

Setelah itu panjatkan Salawat.

Allahuma sali ala mohammadin wa ala ali mohammadin
Kamaa salaita ala ali ibrahiim.
Wabarikala mohammadin wa ala ali mohammadin.
Kamabarata ala ibrahim fil alamin
Inaka hamidum majid.


Jumlah Raka'at waktu sholat.


Sholat Subuh 2 Raka'at
Sholat Zohor 4 Raka'at
Sholat Azar 4 Raka'at
Sholat Magrib 3 Raka'at
Sholat Isya 4 Raka'at


Atahiat dilakukan pada setiap raka'at genap kecuali Sholat magrib juga dilakukan pada raka'at ke 3 terakhir.

Pada setiap Raka'at terakhir dipanjatkan salawat dan kecuali subuh salam dilakukan setelah Salawat.

Demikianlah saya harus menghafal setiap doa dalam bahasa Arab yang tidak tau artinya kecuali tujuannya lama lama gumanan dalam bahasa Arab itu terasa sebagai melakukan Jampi jampi.
Bertanya kenapa harus bigini begono jangan harap mendapat jawaban, pokoknya itu adalah yang wajib dilakukan umat Muslim.

Seperti kenapa Atahaiat harus diucapkan sambil jari telunjuk tangan kanan digerakan, mengapa tidak disemua Raka'at ada Atahiat dst.

Namun sholat cara Islam ini terasa laksana kita melakukan senam apalagi kalau jumlah Raka'atnya banyak seperti dalam Sholat Tarawih dibulan Puasa ada yg sampai 21 Raka'at.

Sebenarnya masih adalagi peraturan peraturan sholat sepert merangkap sholat dalam 1 sholat yang di sebut Jamak, dan sholat apa saja yg boleh dijamakan dan mana yg tidak.
Menyingkatkan waktu sholat karena keterbatasan waktu dalam keadaan tertentu dst.

Dari setiap sholat kita akan memperoleh imbalan berupa Pahala dari Allah SWT. dan kalau dilakukan berjama ah nilai pahala lebih tinggi. Disini terasa se akan akan Allah itu memerlukan Doa kita dengan memberi imbalan (kasarnya pembayaran upah).
Setiap usai sholat memang rasanya lega karena merasa beban kewajiban sudah selesai.

Untuk sdr sdr non muslim, memang kita diwajibkan untuk meneriakan panggilan Azan untuk mengingatkan umat Muslim agar bersholat. Saya kira anda pun tidak keberatan kalau hanya sebatas panggilan untuk sembahyang. Kalau di gereja kan panggilan sembahyang dilakukan dengan bunyi lonceng pagi siang sore.
Namun bukan hanya non Islam yg keberatan akan suara bising dari masjid, orang orang Muslim pun merasa terganggu kalau pengeras suara masjid dipakai untuk memutar tape pembacaan ayat ayat Alquran Karena tidak semuanya mengerti bahasa Arab. Dan hal ini sering dilakukan oleh beberapa masjid dan mushola dengan menggunakkan penguat suara bertenaga ratusan wat bahkan ada yang mengunakan sampai 1 KW. Bahkan waktu Kotbah juga digunakan. Kacau dah.


Wasalam
Last edited by somad on Tue Jul 10, 2007 10:42 pm, edited 1 time in total.
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby somad » Sun Mar 05, 2006 9:16 am

Pengalaman mengaji III.

Sdr netters yg budiman,

diawal sudah saya sebut tentang ADZAN

Adzan dan Iqamah adalah untuk mengingatkan waktunya sholat dan ajakan/panggilan Sholat,
Setiap Adzan menggunakan dasar pola yg sama sbb:


1. Allahu akbar.4x berturut-turut.
2. Asahadu Allah Illaha Illalah 2x berturut turut.
3. ashadu ana Mohammad darasulallah. 2x berturut-turut.
4. Haiya alashalaah 2x berturut-turut
5. Haiyah alal falaah 2x berturut turut.
6. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Lailaha Ilalah.


Untuk Adzan Subuh setelah n05 ditambah dengan:
Asalatu Khairum minanauun 2x.

Iqamah

Adalah ajakan untuk segera sholat sbb:

1. Alahu Akbar, Alahu Akbar,
2. AshaduAllah Ilaha Ilallah
3. Ashadu ana Muhammadar rasulallaah.
4. Haiyah Alashshalaah
5. Haiyah alal falaah
6. Qad Qamatish Salaah 2x
7. Alahu Akbar, Alahu Akbar,
8. Lailaha Ilalah.

Muslim Yg mendengar Adzan dan Iqamah wajib pula turut mengucapkannya!

Sayapun diwajibkan untuk menghafal Adzan dan Iqamah tersebut.

Jenis2 Sholat

terdahulu adalah sholat wajib 5 waktu yg disebut juga sholat fardu.
Disamping sholat Fardu masih ada sholat2 lainnya seperti sholat sunnat rawatib yg dilaksanakan sebelum tiap sholat 5 waktu atau sesudah, dan polanya tetap berdasarkan rak'at. Dalam hal ini 2 rak'at.

SHOLAT JAMA (mengabungkan 2 Sholat)

Kata pa Ustad Islam adalah
Agama yang mudah karena mempermudah umatnya untuk menjalankan kewajiban Agamanya.
Bila karena keterbatasan waktu (dalam perjalanan atau pekerjaan) maka sholat fardu bisa digabungkan.

Sholat yg boleh digabungkan hanyalah

Sholat Zohor dan Ashar
Sholat Magrib dan Isya


Jika kita melakukan sholat Ashzr diwaktu Zohor, ini disebut Jama awal atau Jama Taqdim (rangkap dimuka)
Sebaliknya bila melakukan sholt zuhor diwaktu ashzar disbut Jama Tahir (rangkap belakangan)

Masih ada jenis sholat lainnya yg tidak bisa saya uraikan satupersatu karena terlalu banyak seperti
Sholat Tahajud, Witer, khusuf, istisqa, khauf Dhuha dsb.

Jangan Khawatir Islam adalah Agama yg sempurna yang mengatur Sholat sesuai dengan kebutuhannya.

Wassallam
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby Yususf roni » Mon Mar 06, 2006 4:22 pm

Al Quran mulai dari Alfatiha dst dengan lafal yang benar. Seringkali saya berusaha bertanya
Apa makna namun Pak Ustad hanya menjawab "Sekarang yang penting kamu bisa baca dan hafalkan dulu, nanti juga kamu tau manfaatnya". Merasa tak puas dengan jawabannya saya selalu membandel dengan selalu mengemukakan pertanyaan tentang artinya, sehingga akhirnya pak ustad pun kesal .kekesalannya itu dinyatakan dengan mengucapkan kata kata yang menyinggung harga diri saya.

Wah anda mendapatkan ustad yg kurang sabaran tuh.
Pak Ustad waktu itu mendefinisikan tentang Allah dalam menjelaskan tentang Allah.
bawa Allah itu ada, Hidup tidak diciptakan oleh sesuatu makanya tanpa adanya awal dan Kekal,
Tunggal, Setiap mahluk dibumi ini membutuhkannya dan Allah tidak membutuhkan apapun dari siapapun
Allah amat mahakuasa, tidak ada suatupun bisa terjadi tanpa Kuasanya, Allah mahatau, maha mendengar, pokoknya segala sesuatu sifat yang baik ada pada Allah. Dan Allah tidak bisa di ibaratkan/disamakan dengan apapun.

Betul sekali penjelasan ustad tsb, karena tidak ada yang sama antara Sang Pencipta dengan yg dicipta, Tuhan dengan mahluk. Jadi segala sesuatu yg dijadikan Tuhan itu mahluk. Dalam bahasa ilmu ushuludinnya laysa kamislihi syaiun yg artinya Tidak ada sesutu yg serupa dengan Tuhan.
Beriman kepada kitab kitab, Karena Kitab (Al Quran) diturunkan oleh Allah maka kita harus melaksanakan apa yang tertulis didalamnya. ??? Dengan cara menhafal??? tanpa tau artinya???

Betul sekali Allah telah menurunkan kitab-kitabnya sehingga seorang muslim wajib mengetahui apa saja nama kitab tsb. Dan mengenai Alquran pada awal belajar menghafal dahulu setelah itu ditingkatkan mulai dari tajwidnya dan setelah itu ditingkatkan pengetahuan bahasa arab,agar bisa memahami dan mengamalkannya.
Dalam penjelasan tentang Rukun Iman saja si Dudung Somad kecil membuat banyak pertanyaan yang meyebabkan bapak Ustad agak kelabakan, Maklum pada umur umur itu saya selalu akan bertanya terus
menerus Apa? Kenapa? dan Bagaimana? dan sering juga dengan melakukan bantahan/mengemukan pendapat.

seperti Katanya sifat Allah adalah segala sesuatu yang baik tetapi mengapa Allah bisa Murka, apa murka itu baik, jadi Allah juga Maha Pemarah dong.

Kalau Allah itu murka itu adalah hak nya, karena kita manusia miliknya.Jadi kalo Tuhan berbuat apa saja itu hak nya Dia.
katanya Maha Adil kenapa nasib manusia telah ditentukan masuk Noraka atau Surga kalau gitu yah sudah tidak adil dari mulanya?

Adilnya Allah pada hambanya yg mau turut perintahNya,yg melanggar masuk neraka,yg taat masuk surga.
Belum Jelas benar tentang rukun Iman pak Ustad sudah beralih ke Rukun ISLAM.
1. Mengucap dua kalimat Sahadat.
2. Sholat.
3. Membayar Zakat.
4. Berhaji
5. Puasa.

Kalimat Sahadat yang harus diucapkan adalah.

Ashadu allaa illaha illallaah
Wa Ashadu anna Mohammadarosuullaah.
Disini pak Ustad menjelaskan artinya

Saya percaya tidak ada Tuhan melainkan Allah
dan saya percaya Mohammad adalah Pesuruh Allah.

waktu itu Saya bertanya, kenapa ada kata Tuhan sedangkan dibahasa Arabnya tidak ada bunyi kata Tuhan.

Bagaimana,tidak kata Tuhan, apakah anda mengerti bahasa Arab. Kata ilahu itu artinya apa?
Tuhan itu adalah Allahnya buatan orang kapir ****, Cina pemakan babi, kristen dan Yahudi yang jahat ingat itu, jawab pak ustad. Rolling Eyes Rolling Eyes

Tanpa dia sadari Ustad itu telah menanamkan rasa benci pada orang orang Cina, yang sering saya expresikan dengan
mengata ngatai orang Cina dengan Cina loleng makan babi sekaleng. Dan orang Kristen semuanya adalah penjahat, Penipu, pemabok dll yang harus dijauhi dan diperangi. Saya tidak pernah menemukan orang Yahudi jadi tidak bisa saya ceriterakan.

Kalo itu ucapan seoerang ustad seperti itu maka saya sangat menyayanngkan sekali. Tapi saya sangat menyangsikan keterangan saudara.

Sholat.

Sholat adalah Wajib hukumnya dan harus dilakukan 5 kali dalam sehari.

Hampir hampir saya ditampar karena mengungkapan, katanya Allah tidak perlu apa apa, kenapa harus sholat apa Dia perlu sholat kita?


Memang Allah itu tak perlu apa-apa.Karena seandainya manusia seluruhnya tidak menyembahNya Allah tak akan rugi. Dan juga seandai seluruh manusia itu menyembahNya,maka Allah pun tak merasa beruntung. Jadi kesimpulannya baik anda mau menyembah atau tidak,maka Allah tak berpengaruh buat diriNya.

Sebelum melaksanakan sholat kita wajib untuk membersihkan diri dengan berwudu agar badan kita bersih dari Hadas besar dan Hadas kecil. Dan diajarkan caranya berwudu membersihkan hidung, mulut
telinga, kepala, tangan dan kaki.
Saya bertanya kenapa tidak mandi saja kan lebih bersih jawabannya adalah yang penting itu caranya.

Saya kadang merasa geli karena ada bagian badan yang tidak wajib dibersihkan waktu wudu tetapi kalau bagian itu berulah maka akan membatalkan wudu kita.

Selanjutnya dijelaskan harus membersihkan juga tempat sholat.

Itulah ajaran Islam yg 14 abad silam sudah mengajarkan kebersihan, apalagi untuk menghadap Tuhannya.Kita saja sebagai manusia untuk bertemu dengan orang-orang terhormat biasanya dandanan cukup rapi apalagi untuk menghapad Tuhan semesta alam.

Setelah itu sikap badan berubah ke sikap Ruku

mengangkat kedua tangan dan turunkan sambil membungkuk dan kedua tapak tangan di tumpangkan diatas lutut

sambil bertashbih 10 kali

Wah itu mah kebanyakan bung.

Alfatiha dilakukan pada setiap raka'at genap kecuali Sholat magrib juga dilakukan pada raka'at ke 3 terakhir.


Salah bung, alfatiha itu dibaca setiap rakakat.
User avatar
Yususf roni
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Re: Pengalaman belajar ngaji waktu kecil

Postby ali oncom » Mon Mar 06, 2006 4:41 pm

somad wrote:Disini saya menceriterakan pengalaman pribadi saya waktu belajar mengaji saat saya masih kecil (8 th). Bapak saya mendatangkan seorang Ustad kerumah.
Saya diajarkan untuk membaca Al Quran, hanya membaca tanpa mengerti apa artinya


ustadnya tau kali.. situ dungu..

yusuf roni wrote:
somad dungu wrote:
Alfatiha dilakukan pada setiap raka'at genap kecuali Sholat magrib juga dilakukan pada raka'at ke 3 terakhir.



Salah bung, alfatiha itu dibaca setiap rakakat.


tuh kan, emang ngaco si somad, jadi ngga' bisa disalahin ustadnya.

hayo.. pilih dituduh dungu atau emang situ domba nyaru ???
User avatar
ali oncom
Banned
 
Posts: 220
Joined: Mon Sep 19, 2005 8:55 am
Location: Pasar Rumput

Postby somad » Mon Mar 06, 2006 8:39 pm

Sdr Yusuf Roni

Terimakasih untuk tanggapan dan koreksi Anda


Yususf roni wrote:
Tuhan itu adalah Allahnya buatan orang kapir ****, Cina pemakan babi, kristen dan Yahudi yang jahat ingat itu, jawab pak ustad. Rolling Eyes Rolling Eyes

Tanpa dia sadari Ustad itu telah menanamkan rasa benci pada orang orang Cina, yang sering saya expresikan dengan
mengata ngatai orang Cina dengan Cina loleng makan babi sekaleng. Dan orang Kristen semuanya adalah penjahat, Penipu, pemabok dll yang harus dijauhi dan diperangi. Saya tidak pernah menemukan orang Yahudi jadi tidak bisa saya ceriterakan.

Kalo itu ucapan seoerang ustad seperti itu maka saya sangat menyayanngkan sekali. Tapi saya sangat menyangsikan keterangan saudara.


Anda boleh saja menyangsikan namun itu adalah pengalaman saya.

Yususf roni wrote:
Alfatiha dilakukan pada setiap raka'at genap kecuali Sholat magrib juga dilakukan pada raka'at ke 3 terakhir.


Salah bung, alfatiha itu dibaca setiap rakakat.


Maaf anda benar maksud saya bukan Alfatiha namun ATAHIYAT

Wasallam
Last edited by somad on Mon Mar 06, 2006 8:54 pm, edited 1 time in total.
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby somad » Mon Mar 06, 2006 8:51 pm

Sdr Ali Oncom

Tolong untuk tidak Ad Hominem, berikan saja petunjuk pada saya jika ada kekeliruan saya.

selanjutnya baca jawaban saya kepada sdr Roni

wassallam
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby ali5196 » Mon Mar 06, 2006 8:55 pm

HOREE ! SOMAD IS BACK ! WE MISSED YOU MAN ! Glad you're back.

Maar jangan gollands sprechen yeah ... kita nggak ngerti begitoww ..
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Mar 06, 2006 9:14 pm

Oom Somad, kalau gua sih pengalamannya nggak sampe belajar ke ustadz segala. Tahu nggak kenapa ? Gua sudah keburu ditakutin jin islam. Waktu gua kecil selalu gua ditakut2in dgn jin: awas lo, ntar kamu diculik jin, awas elu ntar jin akan makan kamu. Jadi masa pertumbuhan gua sudah penuh dgn anti-pati terhdp jin islam ini. Belum lagi keluarga gua sangat ber-anti-pati kpd semua yg berbau Cina (persis spt pengalaman anda). Jadi gua kalau disuruh ke mesjid, ngumpul2 sama sesama Muslim, belajar sholat dan ngaji, ogah ahh ... PS: banyak yg bau ketek dan bau kaki !!

(OOT-Sekedar info buat Somad: Tapi gua paling demen ngumpul2 sama saudara/teman2 Kristen, apalagi kalau lagi pesta natal. Wah, betapa indah perhiasan natal, betapa cerianya mereka. Paling2 gua diancam akan dibawa Sinterklaas & Zwarte Piet ke Spanyol kalau bandel. Wah, kalau dibawa ke Spanyol sih, siapa yg nggak mau ??! Sementara kalau kita idul fitri harus maaf2an yg semuanya juga cuma show doang. Besoknya juga famili ribut lagi. Islam nggak manjur kok membawa kedamaian dlm famili gua. Kristen nggak usah jongkok2 matur nuwun, nangis2, minta maaf ... ahhh famili tetap harmonis. Yang penting mereka nggak benci siapa2. Nggak benci Cina, nggak benci Muslim, nggak benci Belanda atau Jawa dsb ! Gua demen bener tuh ! Nggak ada ancaman neraka, nggak ada ancaman jin ! Cool banget deh ...)

Dan setelah dewasa saya sering ikut teman2 ke dukun minta jimat (selembar kain putih bertuliskan huruf2 arab), minta perlindungan dari pelet, malah ada yg mau kirim pelet. Gua malah punya jimat mata kucing dari haji (yg umroh sampai 12 kali), yg katanya akan melindungi saya dari segala mala petaka. TAHUNYA ayah gua setahun kemudian mati, adik gua kanker, sekolah gua nggak beresss ... ah jimat dongo !

Pak haji/dukun itu juga suruh gua berdiri telanjang di taman pd pukul 12 malam biar gua bisa lihat JIN mana yg mengganggu keluarga gua. GILA KALI ???? ITULAH WAWASAN MUSLIM/ISLAM ??? Beginilah Somad, keadaan ini membuat gua malas pada Islam dan Muslim.

Ini agama yg sering membelitkan diri dgn black magic, ritual nonsens dan kebencian terhdp agama lain dan MUNAFIK. Yah munafik: orang2 Islam ini demen ngirim anaknya ke sekolah katolik (the best in Indonesia), memamerkan AMEX credit card, demen liburan ke Disneyland, TETAPI tetap aja mencela Amrik. Dasar munafik !

Sorry kalau gua OOT Somad, tapi membaca pengalaman anda, untunglah saya nggak ikut belajar ngaji. IT WLD HAVE BEEN A WASTE OF MY TIME. Aturannya banyak banget lagi ; kaki harus kedepan, tangan disebelah sini ... itukah membuat orang masuk surga ? Ntar kalau kaki gua salah posisi, apakah jin akan menyambar kaki gua ? Khan ada tuh hadis yg bilang: kalau lagi solat dan mata kita menatap keatas, mata kita bisa disambar !

WHAT A LOAD OF NONSENSE.

Thanks for your pengalaman, Somad. :wink:
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby pendeta michael » Tue Mar 07, 2006 5:25 am

salam cinta jesus kpd somad dan ali5196
trimalah darah jesus sebagai jalan satu satu nya menuju keselamatan tanpa ragu bung somad
ikutilah jejak bung ali5196 sebagai salah satu seorang kristiani yg sangat kuat
salam kasih kristus
pendeta michael
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 206
Joined: Tue Feb 28, 2006 2:13 pm

Postby ali oncom » Tue Mar 07, 2006 8:17 am

somad wrote:Sdr Ali Oncom

Tolong untuk tidak Ad Hominem, berikan saja petunjuk pada saya jika ada kekeliruan saya.

selanjutnya baca jawaban saya kepada sdr Roni

wassallam


kekeliruan anda adalah terlahir dungu dan pura2 jadi muslim murtad.. ya kan ?.. makanya jangan napsu mau fitnah sampai terjadi kekeliruan dalam penulisan diatas spt dikatakan sdr roni...

anda mengingatkan saya seorang keturunan RMS jualan bullshit yehova mondar mandir di depan stasiun delft.. ngaku2 lama tidak kumpul dengan saudara di tanah air, padahal ke indonesia aja kaga pernah.. kasimannn.. kasimannnn... koq bisa ya kaya gitu :oops:
User avatar
ali oncom
Banned
 
Posts: 220
Joined: Mon Sep 19, 2005 8:55 am
Location: Pasar Rumput

Postby somad » Tue Mar 07, 2006 10:23 am

Pengalaman mengaji IV.

Sdr netter yg budiman

Pengalaman ngaji saya waktu kecil putus ditengah jalan karena waktu itu samgat nakal dan membandel sehingga pak Ustad kewalahan dan berhenti mengajar, saat itu saya merasa amat senang dengan tidak usah lagi saya belajar ngaji yg tidak menarik. Sebenarnya masih banyak yg harus saya hapalkan diantaranya sayaharus menghapal Ayat kursi, saya tidak bisa berceritera tentang Ayat kursi karena waktu itu tepat pengajian berhenti, mungkin diantara anda ada yg bisa menerangkan.
Yah benar kita diharuskan menghafalkan dan melantunkan (menyanyikan) Ayat ayat Alquran dengan benar, dan jangan heran jika banyak Muslim hafal alquran bahkan hanya dengan mendengar lantunannya (lagu) mereka tau ayat apa yg dibaca/dinyanyikan. Jadi alhasil saya tidak Khatam Alquran (tamat 30 Juz).
Beberapa tahun kemudian saya dengar Pak Uztad masuk hutan karena menjadi anggota DI.

Perang dunia ke II pun meletus menyebabkan saya belajar dibawah bimbingan Ayah saya, meskipun Ayah sudah tiada karena ditembak DI waktu sholat Isya, saya tetap bisa belajar sendiri karena Ayah mempunyai koleksi buku2 yg banyak disamping saya pun mendapat banyak bantuan dari sahabat Ayah yg nota bene kebanyakan orang Cina.

Sdr netters sekalian saya kira tidak banyak lagi yg bisa saya ceriterakan, hanya satu penilaian saya terhadap Pak Uztad bukan untuk merendahkannya namun sebagai kritik untuk Yg lain. Sebaiknya para Uztad dilengkapi dengan Ilmu pengetahuan umum, misalnya Pedagogi agar tidak menimbulkan kesalahan yg bisa membentuk karakter anak yg tidak baik (seperti racisme, Fanatisme buta dlsb)

Wassallam
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby somad » Tue Mar 07, 2006 10:39 am


Sdr ali5196 dan Sd Michael,

Terimakasih atas tanggapan anda, sdr ali5196 anda termasuk beruntung seperti saya yg tidak jadi product seperti Amrozi dkk he, he, he.

Untuk sdr Micheal terima kasih atas tawaran anda namun, saya belum tertarik!

Sdr. Oncom,

Terimakasih juga untuk respon anda, saya hanya bisa bilang itu adalah hak anda untuk menilai dan alangkah baiknya bila bisa dibuktikan.!

Wassalam
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby ali5196 » Tue Mar 07, 2006 10:45 pm

pendeta michael wrote:ikutilah jejak bung ali5196 sebagai salah satu seorang kristiani yg sangat kuat
salam kasih kristus


dear pendeta,

Maaf saya belum sampai menerima Kristus di hati saya.

Tapi melihat efek Kristus pada orang2 sekitar saya, memang saya angkat topi. Saya tidak punya satu kata jelekpun terhdp pengikut2 Nabi atau Tuhan Yesus. Kecuali bahwa mereka kadang memble ; ditabok di pipi kanan, malah ngasih pipi kiri. Aturannya yg kayak begini yg bikin saya resek dan belum bisa menerimanya.

Kecuali kalau saya nanti dilarang utk ikut pesta natal karena bukan Kristen, yahhh .. gua masuk Kristen deh, selama bulan desember aja.
11 bulan selebihnya gua akan masih atheis.

hahhaaa ... :lol:


Thanks rev. michael. I am sure we'll talk again. O, btw, saya ada pertanyaan lagi nih dan saya masukin di Forum Kristen.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby fren » Wed Mar 08, 2006 1:42 am

ali5196 wrote: Kecuali bahwa mereka kadang memble ; ditabok di pipi kanan, malah ngasih pipi kiri. Aturannya yg kayak begini yg bikin saya resek dan belum bisa menerimanya..


Tapi di pihak lain itu juga bedanya idealisme agama yang benar2 pantas disebut agama; urusan spiritual serahkan sama Tuhannya, saya lihat idealisme ini juga ada di Hindu (karma, baca deh tulisan orang Hindu Bali di thread waktu ada puranya yang dirusak), Budha (jelas kebebasan dari hawa nafsu),dan agama2 normal lainnya, idealisme logika (atheism/agnosticism), bukankah manusia diajar supaya pintar bisa lihat musuh dari jauh jangan sampai kena tabok dan kalau emang sial sebelum sue ketabok kalau bisa nangkis dong?!


Cuma idealisme islam yang lain daripada yang lain = idealisme teror+tolol berbungkus logika tohid taionta = Berabe!
User avatar
fren
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 784
Joined: Tue Nov 22, 2005 6:27 am

Postby Mualaf » Wed Mar 08, 2006 10:56 am

Halo bung Somad selamat datang kembali di forum ini, ceritanya diterusin bung terutama saat keluar dari Islam dan sekarang ini beragama apa?
User avatar
Mualaf
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 859
Joined: Mon Oct 17, 2005 11:14 am

Postby somad » Wed Mar 08, 2006 1:09 pm

Sdr Mualaf
Lam Le Kum.

Mualaf wrote:Halo bung Somad selamat datang kembali di forum ini, ceritanya diterusin bung terutama saat keluar dari Islam dan sekarang ini beragama apa?

Terimakasih Sdr Mualaf, mudah2 an saya tidak terganggu lagi oleh kesulitan koneksi internet, saya menghilang selama musim penghujan ini karena hubungan internet terus ngadat dan aliran listrik yg selalu mati kalau hujan.
Sulit untuk menjawab pertanyaan anda karena sampai saat ini di KTP seumur hidup saya masih tertera Agama=Islam, namun sekian lama saya terumbang ambing dalam keraguan spiritual tanpa ada yang bisa membimbing saya. Terkadang saya menyesal mengapa saya siasiakan waktu belajar Agama dulu, namun terkadang juga saya bersyukur mengingat cara pengajarannya karena tidak menjadi oknum yang salah kaprah seperti Imam Samudra CS.
Memang jumlah oknum Islam yg salah kaprah tidaklah signifikan dibandingkan dengan keseluruhan umat Islam, namun tindakannya signifikan sekali bagi image ISLAM terutama diluar kalangan Islam. Dan ini sangat menggangu saya, terus terang saya tidak bisa mengerti mereka yg menyetujui tindakan barbaric dari segelintir oknum itu baik dari kalangan awam maupun pejabat pemerintah. Lihat saja Amrozi cs dijenguk oleh pejabat siapa, seakan akan memberi dukungan. Lihat pemuka Islam yg beraliran moderat/liberal yang justru dihujad bahkan difatwa mati (seperti Ulil Abdalah). Uztad Yusman Roy dari Lawang Malang yg mencetuskan sholat dwi bahasa, dilecehkan dimuka forum terbuka, hanya karena dia mualaf yg belum fasih mengucapkan istilah Arab dengan lafal yg benar. Padahal tujuannya adalah agar dalam melaksanakan sholat kita bisa lebih khusyuk bila mengerti apa yg diucapkan. Namun nampaknya bagi para Arab mania tidak ada kompromi malah minta dia dijebloskan dipenjara karena menyebabkan keresahan masyarakat. Siapa yg sesunguhnya resah, kenyataannya para Arab Mania itulah yg resah!
Ok sdr Mualaf itu sedikit OOT. Kalau anda tanya agama saya, saya tidak bisa jawab karena saya masih bertauhid kepada Allah namun tidak bisa menerima ajaran ISLAM.

Sekali lagi terimakasih.
Wassallam
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby Adadeh » Wed Mar 08, 2006 2:10 pm

Mang Somad,
Terima kasih atas tulisan pengalaman spiritual Mang yang menarik. Saya yakin banyak Muslim2 lain yang pasti berpengalaman sama seperti Anda.
Ada salam dari kawan lama
Image
Image
dan jangan lupa hasil karyanya di Bali
Image
Juga mbah yang satu ini:
Image
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8459
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby somad » Thu Mar 09, 2006 3:53 pm

Adadeh wrote:Mang Somad,
Terima kasih atas tulisan pengalaman spiritual Mang yang menarik. Saya yakin banyak Muslim2 lain yang pasti berpengalaman sama seperti Anda.
Ada salam dari kawan lama



Bang Adadeh,

Terima kasih atas tangapan anda ceritera saya diatas bukanlah untuk mengajak para Muslim untuk murtad namun sekedar menunjukkan there is something wrong in Muslim education yg bisa menimbulkan muslim2 yg berlawanan dengan claim bahwa Islam adalah Agama damai ect.
Saya pun sadar tak mungkin kita merubah prilaku ekstreem oknum haluan Kafah yg tidak mau menerima kenyataan, namun siapa tau ada yg sadar bahwa perlu adanya penyesuaian prilaku dengan claim yg didengungkan.
Saya pun sadar bahwa akan banyak menerima tanggapan yg negatip (ad hominem) dan tuduhan yg bukan bukan & OOT! Dan ini biasa terjadi dan sudah menjadi trademark mereka.

Best Regards
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby Mualaf » Thu Mar 09, 2006 4:01 pm

somad wrote:Sdr Mualaf
Lam Le Kum.

Mualaf wrote:Halo bung Somad selamat datang kembali di forum ini, ceritanya diterusin bung terutama saat keluar dari Islam dan sekarang ini beragama apa?

Terimakasih Sdr Mualaf, mudah2 an saya tidak terganggu lagi oleh kesulitan koneksi internet, saya menghilang selama musim penghujan ini karena hubungan internet terus ngadat dan aliran listrik yg selalu mati kalau hujan.
Sulit untuk menjawab pertanyaan anda karena sampai saat ini di KTP seumur hidup saya masih tertera Agama=Islam, namun sekian lama saya terumbang ambing dalam keraguan spiritual tanpa ada yang bisa membimbing saya. Terkadang saya menyesal mengapa saya siasiakan waktu belajar Agama dulu, namun terkadang juga saya bersyukur mengingat cara pengajarannya karena tidak menjadi oknum yang salah kaprah seperti Imam Samudra CS.
Memang jumlah oknum Islam yg salah kaprah tidaklah signifikan dibandingkan dengan keseluruhan umat Islam, namun tindakannya signifikan sekali bagi image ISLAM terutama diluar kalangan Islam. Dan ini sangat menggangu saya, terus terang saya tidak bisa mengerti mereka yg menyetujui tindakan barbaric dari segelintir oknum itu baik dari kalangan awam maupun pejabat pemerintah. Lihat saja Amrozi cs dijenguk oleh pejabat siapa, seakan akan memberi dukungan. Lihat pemuka Islam yg beraliran moderat/liberal yang justru dihujad bahkan difatwa mati (seperti Ulil Abdalah). Uztad Yusman Roy dari Lawang Malang yg mencetuskan sholat dwi bahasa, dilecehkan dimuka forum terbuka, hanya karena dia mualaf yg belum fasih mengucapkan istilah Arab dengan lafal yg benar. Padahal tujuannya adalah agar dalam melaksanakan sholat kita bisa lebih khusyuk bila mengerti apa yg diucapkan. Namun nampaknya bagi para Arab mania tidak ada kompromi malah minta dia dijebloskan dipenjara karena menyebabkan keresahan masyarakat. Siapa yg sesunguhnya resah, kenyataannya para Arab Mania itulah yg resah!
Ok sdr Mualaf itu sedikit OOT. Kalau anda tanya agama saya, saya tidak bisa jawab karena saya masih bertauhid kepada Allah namun tidak bisa menerima ajaran ISLAM.

Sekali lagi terimakasih.
Wassallam


Bung Somad, sepertinya anda harus banyak belajar tentang Islam mungkin anda kritis tetapi kalau guru anda ilmunya memadai pasti anda memahami Islam, seperti Amrozi saya pun bingung atas tindakannya dia, dasar yang dipakai apa? dan semua ulama tidak menyetujui tindakannya, kalau masalah Roy itu saya juga kurang setuju kalau pakai dwi bahasa tetapi saa juga kurang setuju Roy di hukum mungkin belum mengerti saja. karena untuk Ibadah kita mencontoh sebisanya seperti rosul tetapi kalau urusan dunia diserahkan umatnya. ditakutkan kalau ibadah dicreate oleh manusia biasa bisa bisa menjadi Bid'ah bang Somad, kalau mau khusuk ya belajar bahasa Arab dan mengerti ayat arti ayat alquran begitu bung menurutku loh, yang saya ingin tau apa yang membuat anda tidak suka ajaran Islam tetapi tetap beriman kepada Allah??

Terimakasih
User avatar
Mualaf
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 859
Joined: Mon Oct 17, 2005 11:14 am

Next

Return to Pengaruh Islam Terhadap Muslim



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users