


hamzah wrote:Menariknya, ketika mengingat kembali tahap-tahap awal peristiwa Big Bang, kita pahami bahwa satu titik tunggal berisi seluruh materi di alam semesta. Dengan kata lain, segala sesuatu, termasuk "langit dan bumi" yang saat itu belumlah diciptakan, juga terkandung dalam titik tunggal yang masih berada pada keadaan "ratq" ini. Titik tunggal ini meledak sangat dahsyat, sehingga menyebabkan
hamzah wrote:"Demi langit yang mempunyai jalan-jalan." (Al Qur'an, 51:7)


hamzah wrote:wahai kafir ingatlah dengan firman Allah SWT:
"Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain . Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada)mu.(surat Az-zummar ayat 7)
Kalian akan selalu berbantah-bantah akan kebenaran AL-QUR'AN walau tahu Al-qur'an itu benar.
karena kalian berat meninggalkan apa yang telah kalian kerjakan selama ini.

hamzah wrote:"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (Al Qur'an, 21:30)
"Jangan dekat-dekat saya, otak kamu nggak jauh dari selangkangan dan nafsu birahi........., putus aja lah... bye "


hamzah wrote:wahai kafir ingatlah dengan firman Allah SWT:
"Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain . Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada)mu.(surat Az-zummar ayat 7)
hamzah wrote:Kalian akan selalu berbantah-bantah akan kebenaran AL-QUR'AN walau tahu Al-qur'an itu benar.

angky wrote:Wahai Hamzah,
Kembalilah kejalan yang lurus, mengapa kamu benarkan teori big bang sesuai dengan penciptaan alam menurut quran, sungguh orang syirik akan masuk kedalam neraka yg pedih.


hamzah wrote:Kafir tempatnya neraka. males debat ama orang kafir, kafir kehinaan bagi kalian, makanya jangan makan babi, babi itu makannya kotoran, jadi otak kalian kotor melulu, berjudi, berzina, mabok di halalkan. mana benar orang2 kafir. maka kafir itu kehinaan bagi kalian.
GLUESTICK wrote:Ucapan2 muhammad/allah di atas adalah tipu daya semua.
Bagaimana bisa saya dan anda mempercayai ucapan dari sosok yang mengaku sebagai pembuat tipu daya yang ulung? Apa jaminannya bahwa dia tidak sedang menipu saya dan anda?
Bagaimana bisa saya dan anda mempercayai ucapan dari sosok yang mengajarkan/memperbolehkan untuk berbohong demi sesuatu? Apa jaminannya bahwa dia tidak sedang berbohong pada saya dan anda?
Bagaimana bisa saya dan anda mempercayai ucapan dari sosok yang mengajarkan/memperbolehkan untuk berbohong demi sesuatu? Apa jaminannya bahwa dia tidak sedang berbohong pada saya dan anda?
GLUESTICK wrote:Bisakah kita mempercayai seseorang yang mengaku kepada kita bahwa dia adalah pembuat tipu daya, penyesat dan memperbolehkan berbohong demi sesuatu.
ORANG JUJUR TIDAK MUNGKIN MENGAKU PENIPU, tapi PENIPU BISA MENGAKU SEBAGAI ORANG JUJUR.
PENUNJUK JALAN TIDAK MUNGKIN MENGAKU SEBAGAI PENYESAT, tapi PENYESAT BISA MENGAKU SEBAGAI PENUNJUK JALAN.
hamzah wrote:satu lagi orang kafir takut mati. beraninya menghina dan mengejek di belakang komputer karena takut mati. kehinaan bagi kalian hai orang kafir!

hamzah wrote:Kafir tempatnya neraka. males debat ama orang kafir, kafir kehinaan bagi kalian, makanya jangan makan babi, babi itu makannya kotoran, jadi otak kalian kotor melulu, berjudi, berzina, mabok di halalkan. mana benar orang2 kafir. maka kafir itu kehinaan bagi kalian. satu lagi orang kafir takut mati. beraninya menghina dan mengejek di belakang komputer karena takut mati. kehinaan bagi kalian hai orang kafir!

angky wrote:Wahai Hamzah,
Kembalilah kejalan yang lurus, mengapa kamu benarkan teori big bang sesuai dengan penciptaan alam menurut quran, sungguh orang syirik akan masuk kedalam neraka yg pedih
hamzah wrote:Kafir tempatnya neraka. males debat ama orang kafir, kafir kehinaan bagi kalian, makanya jangan makan babi, babi itu makannya kotoran, jadi otak kalian kotor melulu, berjudi, berzina, mabok di halalkan. mana benar orang2 kafir. maka kafir itu kehinaan bagi kalian. satu lagi orang kafir takut mati. beraninya menghina dan mengejek di belakang komputer karena takut mati. kehinaan bagi kalian hai orang kafir!


hamzah wrote:kafir!!! kafir lebih rendah kedudukkannya dari binatang. apalagi atheis yang ngaku nenek monyangnya monyet.

hamzah wrote:kafir!!! kafir lebih rendah kedudukkannya dari binatang. apalagi atheis yang ngaku nenek monyangnya monyet.


hamzah wrote: ...........
Dapat dipastikan bahwa pada saat Al Qur'an diturunkan, manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer, tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern. Karenanya, saat itu tidaklah mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa "dipenuhi lintasan dan garis edar" sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Akan tetapi, hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam Al Qur'an yang diturunkan pada saat itu: karena Al Qur'an adalah firman Allah.


Users browsing this forum: No registered users