. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Pembelaan Majalah Sabili untuk Surat Ar Ruum 1-5

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Pembelaan Majalah Sabili untuk Surat Ar Ruum 1-5

Postby pod-rock » Sat Sep 29, 2007 7:06 am

Pembelaan Sabili untuk Surat Ar Ruum 1-5

Saya rasa ini sudah pernah dibahas.
Tapi karena ini adalah pembelaan dari majalah Sabili, maka ngga ada salahnya saya masukkan sini.

Silahkan dilanjutkan, saya hanya jadi Penonton saja.

Al-Quran salah nubuat?

Sabili
No.6
Th.XV
4 Okt 2007
22 Ramadhan 1428

Allah berfirman, 030 AR RUUM
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

[30.1] Alif Laam Miim.
[30.2] Telah dikalahkan bangsa Rumawi,
[30.3] di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang,
[30.4] dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah
orang-orang yang beriman,
[30.5] karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.


Oleh misionaris kristen, ayat tersebut tak luput dari hujatan. Menurut mereka, ayat itu bukan nubuat, melainkan hasil catatan Nabi Muhammad semasa hidupnya. Sebab, peristiwa itu terjadi di masa hidup Nabi Muhammad. Dalam sebuah buku apologi penginjilan, dengan arogan disebut sebuah gugatan berikut:

“Disini Allah yang maha mengetahui dan tidak bisa salah itu, ternyata bertingkah laku aneh/tidak jujur, yaitu menyulap satu fakta sejarah yang sudah terjadi, menjadi seolah-olah satu nubuat yang akan terjadi di kemudian hari kelak. Kenapa?

Apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dengan surah ar-Rum ayat 2-4 itu yang katanya adalah wahyu nubuat Allah, adalah sebenarnya hanya mencatat fakta sejarah yang dia lihat dengan mata kepalanya sendiri telah terjadi semasa hidupnya didunia ini, karena fakta sejarah menunjukkan:


Tahun 614 M bangsa Romawi dikalahkan oleh bangsa Persia. Tahun 629 M bangsa Romawi membalas kembali dengan mengalahkan bangsa Persia seperti semula awal. Tahun 632 M Nabi Muhammad meninggal dunia.

Jadi, dengan demikian jelaslah bahwa surah ar-Rum ayat 2-4 ini bukan nubuat Allah, melainkan hanya pencatatan sejarah yang sudah terjadi belaka dimasa hidupnya Nabi Muhammad.” (Ev Jansen Litjik, Apakah Al-Quran benar-benar Wahyu Allah, halaman 32-33).

Memang benar, turunnya al-Qur’an dalam surah ar-Rum dan peristiwa peperangan Romawi melawan persia, sama sama terjadi pada masa hidup Nabi Muhammad saw. Tapi ini tidak menggugurkan kesimpulan bahwa surah ar-Rum 1-5 adalah nubuat Illahi. Karena suatu nubuat itu tidak harus terjadi setelah orang yang menyampaikan nubuat itu meninggal dunia.

Untuk mempermudah kronologisnya, ingat baik-baik!

Muhammad lahir tahun 571 M

Tahun 614 M bangsa Romawi dikalahkan oleh bangsa Persia (ketika Nabi Muhammad berusia 43 tahun).

Tahun 620M (saat Nabi Muhammad berusia 49 th), awal surah ar-Rum diturunkan. Hal ini diungkapkan oleh Harun Yahya dalam bukunya Miracles of the Quran, yang mengutip buku A History of the Byzantine State and Society.

Tahun 629M (ketika Nabi Muhammad berusia 58th), bangsa Romawi membalas kembali dengan mengalahkan bangsa Persia seperti semula awal.

Kemudian pada tahun 632M Nabi Muhammad meninggal dunia (dalam usia 61 th).

Berdasarkan fakta-fakta diatas, nyatalah bahwa surah ar-Rum 1-5 adalah mukjijat al-Quran dari sisi nubuat. Kemenangan bangsa Romawi terjadi kira-kira 9 tahun setelah turunnya ayat.

Disamping itu, masih ada keajaiban lain yang diungkapkan dalam ayat ini. Yaitu pengumuman tentang fakta geografis yang tidak dapat ditemukan oleh seorangpun dimasa itu. Dalam ayat ketiga surah ar-Rum, diberitakan bahwa Romawi telah dikalahkan di daerah paling rendah di bumi ini. Ungkapan “adnal ardhi” dalam bahasa Arab, diartikan sebagai “tempat yang dekat” dalam banyak terjemahan. Namun ini bukanlah makna harafiah dari kalimat tersebut, tetapi lebih berupa penafsiran. Kata “adna” dalam bahasa arab diambil dari kata “dani”, yang berarti “rendah” dan “ardh” yang berarti “bumi”. Karena itu, ungkapan “adnal ardhi” berarti “tempat paling rendah dibumi”.

Yang paling menarik, tahap-tahap penting dalam peperangan antara kekaisaran Byzantium dan Persia, ketika Byzantium dikalahkan dan kehilangan Jerusalem, benar-benar terjadi di titik paling rendah di Bumi. Wilayah yang dimaksudkan ini adalah cekungan Laut Mati, yang terletak di titik pertemuan wilayah yang dimiliki oleh Syria, Palestina dan Yordania. Laut Mati terletak 395 meter dibawah permukaan laut, adalah daerah paling rendah di bumi.

Ini berarti bahwa Byzantium dikalahkan dibagian paling rendah dibumi, persis seperti yang dikemukakan dalam ayat ini.

Hal paling menarik dalam fakta ini adalah bahwa ketinggian Laut Mati hanya mampu diukur dengan teknik pengukuran modern. Sebelumnya, mustahil bagi siapapun untuk mengetahui bahwa ini adalah wilayah terendah dipermukaan bumi. Namun, dalam al-Quran, daerah ini dinyatakan sebagai titik paling rendah di atas bumi. Demikianlah. Hal ini memberikan bukti lagi bahwa al-Quran adalah wahyu Illahi.

Tuduhan Jansen Litik bahwa al-Quran salah nubuat, sangat tidak benar. Bisa jadi, ini karena Litik belum faham makna “nubuat yang meleset.” Untuk mempermudah pengertian ini, perhatikan contoh nubuat Alkitab (Bible) berikut:

Dalam kitab kejadian, Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham hanyalah Ishak. “Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak,” (Kejadian 21:12).

Nubuat ini ternyata meleset besar. Sebab dalam kitab Tawarikh, Ismael juga disebut sebagai anak keturunan Abraham: “Anak-anak Abraham ialah Ishak dan Ismael” (I Tawarikh 1:28). Jelaslah Bung Litik, nubuat siapa yang meleset.

Tim Fakta (Forum Anti Gerakan Pemurtadan)
Melayani Diskusi, Dialog dan Konsultasi Agama
Kontak Pengasuh: 081 8844 393, 0813 1441 6666, 0816 542 5227, 0816 833 8083, 0813 8338 4433, 021-70500066, 71555100
PO Box 1426 Jakarta 13014
Email: timfakta@yahoo.com; timfakta@gmail.com

Dompet Anti Pemurtadan:
Bank Muamalat No. Rek. 305.1959.422 an. FAKTA
BCA no.rek. 1661 804 888 an. Abud Syihabuddin
User avatar
pod-rock
Translator
 
Posts: 845
Joined: Tue Nov 28, 2006 1:25 pm

Re: Pembelaan Majalah Sabili untuk Surat Ar Ruum 1-5

Postby kimi57 » Sat Sep 29, 2007 10:38 am

pod-rock wrote:
Dalam kitab kejadian, Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham hanyalah Ishak. “Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak,” (Kejadian 21:12).

Nubuat ini ternyata meleset besar. Sebab dalam kitab Tawarikh, Ismael juga disebut sebagai anak keturunan Abraham: “Anak-anak Abraham ialah Ishak dan Ismael” (I Tawarikh 1:28). Jelaslah Bung Litik, nubuat siapa yang meleset.



izinkan saya berapologi
saya ga liat adanya kemelesetan/kontradiksi dari 2 ayat di atas. (why muslim so imbecile, ga bisa bedakan ayat tsb)

1 tawarik 1:28 dengan jelas mengatakan anak abraham=ishak & ismael
tapi
Kej 21 :12 : yg AKAN DISEBUT keturunan abraham berasal dari ishak

coz, ismael emang anak abraham tapi ga akan disebut keturunan/pewaris dari abraham coz cuma anak babu hehehe (ngikutin gaya asbunawas)
User avatar
kimi57
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 232
Joined: Wed Jun 27, 2007 12:03 pm
Location: Meca - licking Hajar Aswad

Re: Pembelaan Majalah Sabili untuk Surat Ar Ruum 1-5

Postby Busman » Fri Nov 16, 2007 5:16 am

kimi57 wrote:
pod-rock wrote:
Dalam kitab kejadian, Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham hanyalah Ishak. “Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak,” (Kejadian 21:12).

Nubuat ini ternyata meleset besar. Sebab dalam kitab Tawarikh, Ismael juga disebut sebagai anak keturunan Abraham: “Anak-anak Abraham ialah Ishak dan Ismael” (I Tawarikh 1:28). Jelaslah Bung Litik, nubuat siapa yang meleset.



izinkan saya berapologi
saya ga liat adanya kemelesetan/kontradiksi dari 2 ayat di atas. (why muslim so imbecile, ga bisa bedakan ayat tsb)

1 tawarik 1:28 dengan jelas mengatakan anak abraham=ishak & ismael
tapi
Kej 21 :12 : yg AKAN DISEBUT keturunan abraham berasal dari ishak

coz, ismael emang anak abraham tapi ga akan disebut keturunan/pewaris dari abraham coz cuma anak babu hehehe (ngikutin gaya asbunawas)


Benar juga... putera mahkota adalah dari seorang permaisuri, bukan dari selirnya
User avatar
Busman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Re: Pembelaan Majalah Sabili untuk Surat Ar Ruum 1-5

Postby midgard » Fri Nov 16, 2007 5:49 am

pod-rock wrote:....

Berdasarkan fakta-fakta diatas, nyatalah bahwa surah ar-Rum 1-5 adalah mukjijat al-Quran dari sisi nubuat. Kemenangan bangsa Romawi terjadi kira-kira 9 tahun setelah turunnya ayat.

Disamping itu, masih ada keajaiban lain yang diungkapkan dalam ayat ini. Yaitu pengumuman tentang fakta geografis yang tidak dapat ditemukan oleh seorangpun dimasa itu. Dalam ayat ketiga surah ar-Rum, diberitakan bahwa Romawi telah dikalahkan di daerah paling rendah di bumi ini. Ungkapan “adnal ardhi” dalam bahasa Arab, diartikan sebagai “tempat yang dekat” dalam banyak terjemahan. Namun ini bukanlah makna harafiah dari kalimat tersebut, tetapi lebih berupa penafsiran. Kata “adna” dalam bahasa arab diambil dari kata “dani”, yang berarti “rendah” dan “ardh” yang berarti “bumi”. Karena itu, ungkapan “adnal ardhi” berarti “tempat paling rendah dibumi”.

Yang paling menarik, tahap-tahap penting dalam peperangan antara kekaisaran Byzantium dan Persia, ketika Byzantium dikalahkan dan kehilangan Jerusalem, benar-benar terjadi di titik paling rendah di Bumi. Wilayah yang dimaksudkan ini adalah cekungan Laut Mati, yang terletak di titik pertemuan wilayah yang dimiliki oleh Syria, Palestina dan Yordania. Laut Mati terletak 395 meter dibawah permukaan laut, adalah daerah paling rendah di bumi.

Ini berarti bahwa Byzantium dikalahkan dibagian paling rendah dibumi, persis seperti yang dikemukakan dalam ayat ini.

Hal paling menarik dalam fakta ini adalah bahwa ketinggian Laut Mati hanya mampu diukur dengan teknik pengukuran modern. Sebelumnya, mustahil bagi siapapun untuk mengetahui bahwa ini adalah wilayah terendah dipermukaan bumi. Namun, dalam al-Quran, daerah ini dinyatakan sebagai titik paling rendah di atas bumi. Demikianlah. Hal ini memberikan bukti lagi bahwa al-Quran adalah wahyu Illahi.

...


ikutan dong ...
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 038#161038

inilah titik yg paling rendah di bumi ...
http://en.wikipedia.org/wiki/Mariana_Trench
10,911 di bawah permukaan laut ...
... jauh ... jauh ...

Arctic Ocean, yg dalamnya 4,500 meter, adalah yg paling dekat dengan bumi, krn perbedaan antara katulistiwa & kutub.

laut mati ...
http://en.wikipedia.org/wiki/Dead_Sea
adalah point terendah, yg tidak tertutupi oleh es
... kalau dng tempat yg tertutup es ... ya, kagak di jamin itu terendah ...


mungkin aja geografi saya keliru ... silahkan koreksi ...



kalau bener, ini bukan yg terendah, di sinilah hebatnya 'mukjizat' yg demikian ...
kalau sesuai kenyataan; lha ini mukjizat ...
... kalau bukan ... oh ... bukan ...
kalau ada 100 'mukjizat', masa kagak ada 1 yg kebetulan bener ?


lebih bagus, mukjizat beneran ... yg kelihatan nyata, drpd yg ... kalau di pas-2x-in ... baru jadi mukjizat ....
... kalau kagak ada pas-nya, ya, kagak usah bilang2x ...
User avatar
midgard
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am


Return to Quran & Hadist



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users