. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Pelacuran di Indonesia oleh orang Arab?????

Seluk beluk ttg hak/kewajiban wanita, pernikahan, waris, bentuk2 pelecehan hak2 wanita dlm Islam dll.

Pelacuran di Indonesia oleh orang Arab?????

Postby 4JJ1 » Thu Jun 29, 2006 6:29 pm

apa ya jadinya negara ini, udah jadi negara bobrok, kok malah mau dibikin bobrok lagi.... Malah mau di jadiin tempat pelacuran bagi onta ARAB.
jelasnya bisa diliat disini neh.....

http://www.thejakartapost.com/detailheadlines.asp?fileid=20060629.@02&irec=1



VP moots using women in Arab tourism push

His apologists may point to Vice President Jusuf Kalla's business mind-set that has taught him to approach the issues from a clinical gains-vs-losses perspective.

Perhaps it could explain his otherwise offensive suggestion Wednesday that tourism campaigns for the Middle East should highlight the availability of attractive women.

"The marketing needs a better campaign based on the visitor's appetite and segment," he said at a seminar on tourism promotion to the Middle East.

"If there are a lot of Middle East tourists traveling to Puncak to seek janda, I think that it's OK," he added, referring to the West Java mountain resort and using the Indonesian term denoting either widows or divorcees.

He said the tourists would bring numerous benefits to the women and their offspring, as well as the country's entertai
nment community.

"If the janda get modest homes even if the tourists later leave them, then it's OK. The children resulting from these relationships will have good genes. There will be more television actors and actresses from these pretty boys and girls," he said.

Kalla was referring to a common practice in some areas of West Java and Batam island, where local women engage in short-term relationships with foreigners, many of them businesspeople from the Middle East, after taking informal religious vows.

Although proponents say the arrangement avoids illicit sexual relations and provides income to poor families, women's rights activists contend it is a form of legalized prostitution, especially when minors are forced into the unions by their parents.

The Vice President said the focus of Middle Eastern tourism campaigns should not stereotype Arabs as devoutly religious people who would only spend their days at the mosque.

After providing a visa-on-arrival facility for several countries in the Middle East, the government expects to attract 300,000 visitors from the wealthy region this year, up from around 40,000 last year.

Middle Eastern tourists, feeling unwelcome in Europe and the United States after 9/11, are flocking to Southeast Asia, particularly Thailand and Malaysia. Thailand had almost 290,000 Middle Eastern tourists in 2004, a 42 percent jump from the previous year. Malaysia attracted almost 150,000 last year. -- JP
4JJ1
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 107
Joined: Mon Mar 20, 2006 9:55 am
Location: gua hira.....

Postby curious » Fri Jun 30, 2006 9:55 am

kawin mut'ah kan halal tuh. makanya boleh-boleh saja buat onta arab (islam) dan prostitute indonesia (islam)
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby 4JJ1 » Fri Jun 30, 2006 12:31 pm

yah itulah trik biar ga kena rajam. pantes aja, onta arab makin berkembang biak. tapi, lha kok ya mau maunya indonesia ya?? aneh emang.... yah dasar nasib jadi negara mizkin.... terbelakang lagi......
4JJ1
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 107
Joined: Mon Mar 20, 2006 9:55 am
Location: gua hira.....

Re: Pelacuran di Indonesia oleh orang Arab?????

Postby curious » Fri Jun 30, 2006 12:51 pm

gua terjemahkan buat yang nggak ngerti bhs inggris.
[
http://www.thejakartapost.com/detailheadlines.asp?fileid=20060629.@02&irec=1


Wapres Memperdebatkan Penggunaan Wanita Dalam Memacu Pariwisata Arab.

Para pembelanya mungkin akan menunjuk pada pikiran bisnis Wapres Jusuf Kalla yang mengajarnya menghadapi issu dari sudut pandang untung rugi.

Mungkin itu juga dapat menjelaskan usulnya Rabu lalu, yang dari sudut lain akan kelihatan menghina, bahwa kampanye pariwisata dari Timur Tengah seharusnya menekankan tersedianya wanita-wanita menarik.

"Pemasarannya memerlukan kampanye yang lebih baik berdasarkan keinginan (nafsu) para pengunjung," Katanya dalam seminar promosi pariwisata kepada Timur Tengah.

"Jika banyak turis Timur Tengah pergi ke Puncak untuk mencari janda, aku pikir itu OK saja," tambahnya, merujuk pada resortdi pegunungan Jawa barat dan menggunakan istilah Indonesia yang berarti wanita yang ditinggal mati suami atau dicerai suami.

Dia berkata bahwa turis akan membawa banyak manfaat kepada para wanita dan anak-anak mereka, dan juga bagi dunia hiburan negara.

"Jika janda itu mendapat rumah walaupun nantinya ditinggal pergi turis, itu baik saja. Anak-anak hasil dari hubungan ini akan punya sifat keturunan (genetik) yang bagus. Akan lebih banyak aktor dan aktris televisi dari anak-anak cantik ini," katanya.

Kalla membicarakan praktek umum yang dilakukan di beberapa daerah di Jawa Barat dan pulau Batam, di mana wanita lokal terlibat dalam hubungan jangka pendek dengan orang asing, kebanyakan dari mereka business men dari Timur Tengah, setelah melalui upacara pernikahan keagamaan.

Walaupun pendukungnya mengatakan bahwa cara ini menghindari hubungan seks haram dan memberi pendapatan kepada keluarga miskin, pembela hak-haka asasi wanita mengatakan bahwa ini adalah satu bentuk pelacuran yang dihalalkan, terutama jika anak-anak muda dipaksa menikah oleh orang tua mereka.

Although proponents say the arrangement avoids illicit sexual relations and provides income to poor families, women's rights activists contend it is a form of legalized prostitution, especially when minors are forced into the unions by their parents.

Wapres berkata bahwa fokus dari kampanye pariwisata Timur Tengah hendaknya tidak menggambarkan orang Arab sebagai orang saleh/alim yang hanya akan menghabiskan waktu mereka di mesjid.

Setelah memberikan fasilitas visa-on-arrival kepada beberapa negara di TImur Tengah, pemerintah berharap akan menarik 300,000 pelancong dari daerah kaya ini tahun ini, meningkat dari sekitar 40.000 orang tahun lalu.

Pelancong dari Timur Tengah, yang merasa tidak diterima ramah di Eropa dan Amerika Serikat setelah 9/11, beramai-ramai mengunjungi Asia Tenggara, terutama Thailand dan Malaysia. Thailand mendapat hampir sekitar 290,000 turis dari Timur Tengah di tahun 2004, kenaikan 42 persen dari tahun sebelumnya. Malaysia menarik sekitar 150.000 tahun lalu.
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby Phoenix » Fri Jun 30, 2006 4:49 pm

Ha.,.ha..ayam-ayam Indo sekarang nggak dapet bule lagi..dapetnya si bewok berturban....udah bayaran seret, ntar kudu aneh-aneh lagi...

Pantesan banyak ayam tuh sekarang pade tambah kurang ajar...suami orang ikut pengen diembat juga!!!
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Wapres: Manfaatkan Janda Gaet Turis Arab

Postby sombrero » Fri Jun 30, 2006 9:48 pm

Wapres: Manfaatkan Janda Gaet Turis Arab



Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali melontarkan pernyataan mengejutkan. Kalau sebelumnya statemen kontroversi wapres terkait ujian nasional, kini orang nomor dua di Indonesia ini menyokong pemanfaatan janda di Indonesia untuk menggaet para turis dari Arab.

Alasan wapres, pemasaran pariwisata bisa berhasil jika disesuaikan dengan segmen dan keinginan para turis itu sendiri. “Kalau banyak turis Timur Tengah datang ke Puncak (wilayah antara Bogor dan Cianjur, red) untuk mencari janda, itu kan bagus namanya,” katanya dalam seminar promosi wisata, Rabu (28/06) seperti dilansir the-jakartapost.com.

Dijelaskan Kalla, turis Timur Tengah yang menikahi janda akan memberi banyak man-faat. Baik untuk si janda dan keluarganya. Bahkan juga du-nia entertainment nasional. “Meski nantinya si turis me-ninggalkannya, kan yang pen-ting janda tersebut sudah pu-nya rumah yang bagus. Mala-han kalau dari perkawinan kontrak itu muncul anak, pas-ti tampan dan cantik. Jadi ma-kin banyak artis sinetron yang sedap dipandang,” ujarnya blak-blakkan.

Perkataan wapres ini menga-cu pada kebiasaan di bebe-rapa daerah di Jawa Barat dan Batam. Di sana banyak pe-rempuan setempat melaku-kan kawin kontrak dengan orang asing, yang kebanyakan pebisnis dari Timur Tengah.

Ternyata meski dilontarkan dengan bercanda, komentar Kalla dikecam keras aktivis HAM perempuan. Pasalnya kawin kontrak dinilai sama saja prostitusi yang dilegal-kan, khususnya bagi perem-puan belum cukup umur yang dipaksa orang tua mereka. Se-baliknya mereka yang setuju dengan kawin kontrak punya alasan sendiri. Menurut me-reka, itu bisa mencegah per-zinahan dan memberi pema-sukan bagi keluarga miskin.
Seperti diketahui, setelah memberikan fasilitas visa-on-arrival (VoA) untuk beberapa negara Timur Tengah, pemerintah RI berharap bisa menarik sekitar 300 ribu turis Arab tahun 2006 ini. Ini jauh meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 40.000-an turis Arab.

Sejak peristiwa 11 Septem-ber, banyak turis Arab yang merasa tak nyaman me-ngunjungi Eropa dan AS. Akibatnya mereka lebih memilih Asia Tenggara, khususnya Thailand dan Malaysia. Tahun 2004, Thai-land kedatangan hampir 290 ribu turis Arab. Sedangkan hampir 150 ribu datang ke Malaysia di tahun yang sa-ma.(win/jp)
sombrero
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 141
Joined: Mon Jun 26, 2006 8:31 pm

Postby Phoenix » Sat Jul 01, 2006 12:08 am

sombrero, ada link beritanya nggak? Biar para muslim nggak bilang elo ngarang...
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby curious » Sat Jul 01, 2006 7:07 am

muslim memang munafik. aneh sekali, meminta UU anti pornografi dan pornoaksi, terus menangkap perempuan yang ada di jalanan malam hari dan menuduh mereka sbg pelacur. lantas menghalalkan pelacuran. super munafik.
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby sombrero » Sat Jul 01, 2006 7:19 am

Berita tsb dilansir koran Jakarta Post 28/06
Internet links:
http://www.vhrmedia.net/index.php?id=view&aid=1212
http://www.vhrmedia.net/index.php?id=view&aid=1219

Utk verifikasi: Kontak Wapres
--------------------------------------------------------------------------------

Jl. Kebon Sirih No. 14
Jakarta Pusat, 1010010
+62 21 3811 774
+62 21 3811 774
contact@setwapres.go.id
sombrero
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 141
Joined: Mon Jun 26, 2006 8:31 pm

Postby Mpok Tinem » Sat Jul 01, 2006 9:25 am

Iya tuh si Wapres munafik sekali.

Mpok jadi bingung, apa sih sebenarnya anti pornografi dan pornoaksi itu ?

Di satu sisi melarang dan mengerebek habis2an pelacuran dan cafe-cafe, tapi di sisi lain kok malah manfaatin janda gaet turis Arab ??
Kalau orang Barat namanya sex bebas, kalau orang Arab namanya ngikutin sunnah rossul.

Mpok biarpun umur segini dan demand tetap tinggi, tetap aja Mpok tidak mau melayani bandot2 tua itu. SUNGGUH MENJIJIKAN !!

Memang Muslim Indonesia itu "anjing" ARAB. Kalau disuruh makan comberan ama ARAB juga mau tuh orang Muslim Indonesia, senang malah.
Mpok Tinem
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 611
Joined: Mon Feb 27, 2006 9:46 pm

Di Bawah Ketiak Dan Selangkang Islam Arab

Postby NoMind » Mon Jul 03, 2006 10:13 am

Kompas, Sabtu 1 Juli 2006

Wapres Dituntut Minta Maaf atas Pernyataannya

Organisasi Perempuan Menilai Wapres Melecehkan Perempuan

http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0607/01/humaniora/2774495.htm

Jakarta, Kompas - Kaukus Perempuan Parlemen untuk Hak Asasi Manusia (HAM) dan delapan organisasi perempuan lainnya, Jumat (30/6) siang, mengecam keras pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta menuntut Wakil Presiden meminta maaf kepada rakyat dan mencabut pernyataannya pada pembukaan seminar promosi turisme ke Timur Tengah, Rabu (28/6).

Seperti diberitakan berbagai media massa, termasuk kantor berita asing Associated Press, Wakil Presiden Jusuf Kalla antara lain menyatakan, dalam promosi turisme ke Timur Tengah dapat menyebutkan tentang perempuan Indonesia yang menarik.

Wapres menyatakan, tidak keberatan bila banyak turis Timur Tengah datang ke Puncak, Jawa Barat, mencari janda dan melakukan pernikahan singkat. Dikatakan, tidak apa-apa bila mereka kemudian meninggalkan istri dan anak-anaknya. Anak-anak yang ditinggalkan akan memiliki gen yang lebih baik dan dapat menjadi pemain sinetron.

Dalam jumpa pers di DPR, Jumat (30/6) sore, juru bicara Kaukus Perempuan Parlemen dan HAM yang beranggotakan sejumlah perempuan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, yaitu Tuti Lukman (Partai Amanat Nasional), Eva Kusuma Sundari (PDI-P), Dewi Djakse (PDI-P), dan Badriyah Fayumi (Fraksi Kebangkitan Bangsa) menyatakan, persetujuan Wapres terhadap pengkomoditasan para janda di Jawa Barat dan Batam, melecehkan harkat dan martabat para janda dan perempuan Indonesia.

Pernyataan senada, Jumat siang, dilontarkan delapan organisasi perempuan Cetro (Central Electoral Reform), Mahardika, Fatayat NU, Sekar (Senjata Kartini), Infid, Migran Care, Kalyana Mitra, Institut Ungu, organisasi janda Pekka, GST (Gerakan Perempuan Sadar Politik), serta YLBHI (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia), di Kantor YLBHI Jakarta.

"Alih-alih melindungi perempuan, pernyataan Wakil Presiden tersebut sangat tidak pantas, dan telah menunjukkan sikap rasialis karena menyebut tentang gen dan keturunan untuk main sinetron. Dan dia tidak punya kepekaan terhadap problem kemiskinan perempuan dengan menjadikannya obyek turisme seksual," papar Tunggal Pawestri, Ketua Divisi Perempuan dan Pemilu Cetro.

Menurut Kaukus Perempuan Parlemen, pernyataan Jusuf Kalla itu telah mereduksi kemanusiaan perempuan menjadi semata persoalan materi menyangkut transaksi seksual sesaat melalui perkawinan bawah tangan. Padahal, praktik ini melanggar hukum nasional, yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Keberatan Kaukus Perempuan yang hingga saat diterbitkan pada Jumat sore kemarin sudah ditandatangani 15 perempuan anggota DPR dari PDI-P, FKB, dan PAN itu juga menyayangkan pernyataan Wapres yang dinilai bias pedagang, yang hanya memburu keuntungan, dan tidak responsif terhadap risiko bagi para janda pada jangka panjang, terutama beban pengasuhan anak dan stigma sosial terhadap perempuan.

Kaukus juga menyayangkan pernyataan tersebut yang tidak sejalan dengan upaya pemberantasan perdagangan perempuan yang undang-undangnya tengah disusun di DPR. Diingatkan, Indonesia kini masuk dalam watch list dan peringkatnya terburuk dalam memerangi perdagangan perempuan dan anak. Selain itu, Indonesia sudah menandatangani konvensi antikejahatan transnasional terorganisir dan protokol perdagangan orang, khususnya perempuan dan anak.

"Yang memprihatinkan, pernyataan tersebut menumbalkan perempuan untuk mengatasi kemiskinan yang tidak dapat diselesaikan pemerintah," ujar Eva Sundari yang juga menyatakan, menolak bila pernyataan Wapres itu disebut sebagai guyon. "Ini bukan guyon, tetapi pelecehan. Bagaimana bisa kemanusiaan perempuan dijadikan bahan guyonan ketika perempuan direduksi menjadi komoditi."

Pernyataan Kaukus Perempuan Parlemen dan HAM tak akan berhenti sebatas pernyataan. DPR akan mengawasi agar pernyataan Wapres itu tidak disikapi aparat di departemen terkait, terutama oleh kantor Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata.

"Kami melihat dari respons pemerintah terhadap masukan DPR tentang ujian nasional. Meskipun DPR sudah menyampaikan masukan kepada Menteri Pendidikan Nasional, tetapi menterinya tidak mengubah kebijakannya karena tidak berani berbeda dari Wapres," ungkap Eva. (HRD/NMP)
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby NoMind » Wed Jul 05, 2006 12:55 pm

KAWIN SIRI ALA PUNCAK | PUNCAK ITU SURGA DUNIA

http://www.poskota.co.id/poskota/truestory_contents.asp?id=789

Senin,11/7/2005 1:54:13 PM
- PENGANTAR REDAKSI : Diam-diam,arus turis dari Timur Tengah, khususnya Arab menderas di kawasan Puncak. Mereka datang selain benar-benar melancong juga melepaskan syahwat dengan wanita Cianjur dan Sukabumi dengan menikahi
secara siri untuk kemudian ditinggalkan. Banyak kisah sukses dan memilukan dibalik kawin kontrak ini. Wartawan Pos Kota Dimas Supriyanto mengungkapkannya dalam serial berikut. Selamat mengikuti.

Pak, silahkan temui Ais. Di janda. Umurnya baru 22 tahun, sudah 5kali nikah dengan Arab, pokoknya Bapak tidak kecewa. Saya jamin,deh, bapak tidak kecewa, kata Komar,35, seorang germo yang kami temui di Cianjur dengan semangat.

Hujan gerimis turun didaerah wisata yang dingin ini, angin bertiup kencang, mengiris kulit, matahari baru terbenam, dan gambaran tentang Ais yang tidak mengecewakan membuat kepala jadi pusing. Orangnya tinggi,putih, rambutnya lurus panjang,belum punya anak, kata Komar lagi promosi.

Saya belum ketemu Ais, yang gencar dipromosikan oleh germo kawakan di kawasan Cianjur ini. Tapi fantasy tentang wanita yang bertubuh tinggi,putih,berambut lurus panjang,membuat saya langsung membayangkan artis dan presenter Dona Agnesia, Maudy Koesnady atau model iklan rambut panjang.

Bayangan saya langsung berubah seram ketika diungkapkan Ais sudah 5kali menikah dengan orang Arab. Menikah dengan Arab? 5 kali pula? seperti apa ya?

Ya,nikah siri. Paling-paling sekali nikah seminggu, malah ada yang cuma dua hari. Memang begitu kalau orang Arab kesini. Cari perempuan,dinikahi secara siri terus dipakai seminggu diajak kemana-mana ya udah. Habis itu bebas lagi, kata Komar.

Nikah siri ala turis Arab dikawasan Puncak-Bogor merupakan tren seiring makin populernya Puncak sebagai tujuan wisata orang-orang luar negeri. Khususnya orang-orang dari jazirah Arab. Menurut keterangan, mulanya mereka datang karena mengantar jemput TKW yang bekerja untuk mereka. Lama-lama berdasarkan cerita dari mulut ke mulut, Arab-arab lain berdatangan. Rekreasi dan cari hiburan.

Kata orang Arab,Puncak itu surga dunia, ada banyak jabal (gunung) disini dan banyak pohon. Mereka senang. kebayang kan? Dari daerah tandus gersang di gurun gitu terus lihat kawasan Puncak?, kata Fahri,44,seorang pengusaha travel spesialis Indonesia-Timur Tengah di Puncak dengan tawa.

Orang-orang Arab yang ketemu saya selalu kaget. Nggak nyangka negeri pembentu begini indahnya. Mereka kebanyakan mengira negeri pembantu kayak Indonesia pasti kumuh,gersang dan miskin. Ternyata kota Jakartanya saja lebih bagus dibanding kota Riyadh, tambah Fahri mengutip komentar turis yang dilayaninya, dalam obrolan santai dengan penulis malam sebelumnya.

Dalam hal mengantisipasi turis Arab kita kalah sama Malaysia dan Thailand, kita mikirnya di sektor TKW-TKI aja! Padahal ada yang bisa digarap yang saling menguntungkan kedua belah pihak, kata Fahri.

Sementara itu, bayangan tentang Ais yang tinggi berambut panjang terus mengganggu. Dan bersama teman yang hapal seluk beluk daerah Cianjur. Saya mencoba mengunjungi Ais.

Saat jarak rumah Ais yang ditunduk kian dekat, dada ini makin berdebar-debar. Dan udara malam semakin dingin. Rasanya seperti remaja lagi. Seperti apa gerangan Ais?
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby MuridMurtad » Wed Jul 05, 2006 1:51 pm

Mana Muslim ? Muslim kelihatannya tidak tertarik dengan thread ini. Mereka lebih sibuk mengurusi Bibel palsu dan siapa yang disembelih Ibrahim. Itulah kebiasaan muslim yang nggak ada manfaatnya, oleh kerena itu mereka **** dan miskin terus…..

--
MuridMurtad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1172
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:49 pm

Postby curious » Wed Jul 05, 2006 1:53 pm

sebenarnya gua rasa kejadian ini adalah blessing in disguise. gua yakin banyak muslim KTP yang terbangun kaget ternyata kemunafikan semacam itu, menghalalkan perbuatan maksiat (prostitusi) dengan kedok kawin kontrak. pasti kaget lah agama yang suci kok begitu moralnya. semoga banyak yang sadar dan murtad jadinya.
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby Phoenix » Thu Jul 06, 2006 12:07 am

Lagi cari di google kalo ada berita-berita soal Kafir...he..he..he..jadi bukan membela artikel disini tapi balik ngasih artikel lain..paling kalau menthoq keluar kasih ayat-ayat dari PL...he..he..he..
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby nasha » Fri Jul 07, 2006 4:25 am

maunya anda semua itu apa sebenarnya? wong pernyataan itu jelas salah kok mau dibela. wapres sendiri kan sudah bilang hanya sebatas joke tapi over. istilahnya sabqu al-lisan (salah ucap) lah. namanya juga manusia. sedangkan salah ya tetep salah.
User avatar
nasha
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 117
Joined: Sat Jun 17, 2006 9:39 pm

Postby curious » Fri Jul 07, 2006 4:52 am

salah ucap :D :D :D
itumah watak asli & cara berpikir asli dia yang keluar. ajaran islam 100%
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby nasha » Fri Jul 07, 2006 11:43 pm

curious wrote:salah ucap :D :D :D
itumah watak asli & cara berpikir asli dia yang keluar. ajaran islam 100%

kalau emang ajaran Islam ajarang yang mana?? lagian banyak yang protes dan saya sendiri juga tidak sependapat.
User avatar
nasha
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 117
Joined: Sat Jun 17, 2006 9:39 pm

Postby curious » Sat Jul 08, 2006 7:15 am

nasha. emang kamu nggak tahu kawin mut'ah itu halal? JK kan hanya menyarankan praktek islam yang halal kok. yang protes itu orang yang nggak tahu ajaran islam :)
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby nasha » Sat Jul 08, 2006 5:08 pm

curious wrote:nasha. emang kamu nggak tahu kawin mut'ah itu halal? JK kan hanya menyarankan praktek islam yang halal kok. yang protes itu orang yang nggak tahu ajaran islam :)

semua madzhab Islam itu mengharamkan nikah muth'ah kecuali syi'ah. lagian kalau dilihat kronologi historikal-nya, syi'ah bukan aliran madzhab tapi aliran politik.
User avatar
nasha
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 117
Joined: Sat Jun 17, 2006 9:39 pm

Next

Return to Hak WANITA dlm Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users