Syaifullah wrote::turban:
Yang saya tahu,
Paulus tidak pernah menerima ajaran apapun dari almasih as lalu bagaimana dia bisa memberi pengkabaran tentang almasih as?????
Kalo anda bisa menggunakan logika seperti itu kepada Paulus, kenapa anda tidak bertanya tentang Muhammad? Muhammad tak pernah menerima pengajaran apapun dari ALMASIH, MUSA, dan bahkan Ibrahim. Muhammad hidup di abad ke-7 Masehi, tak pernah BERTEMU dengan NABI-NABI TERDAHULU. Bagaimana Muhamnmad bisa memberi pengajaran tentang NABI-NABI?
Kalo anda berkata: Muhammad mendapat WANGSIT dari JIBRIL.
Bukankah Paulus juga bisa mengaku mendapat WANGSIT dari ROH KUDUS? Sama dong kalo gitu! Lha sekarang bagaimana anda bisa membuat pertanyaan nalar kepada Paulus yang sebenarnya pertanyaan itu juga bisa menjadi BUMERANG bagi Muhammad?
Syaifullah wrote:apa karena inspirasi dari roh kudus??? saya kira tidak bisa. Sampai-sampai para rasul almasih yang lain pun tidak yakin apa benar paulus juga seorang rasul seperti dalam buku Kisah Para Rasul.
Muhammad mengaku mendapat INSPIRASI JIBRIL. Saya kira tidak bisa, sampai-sampai ORANG YAHUDI & KAUM QURAISH MEKKAH tidak yakin apa benar Muhammad ini DIUTUS oleh SANG RATU BERHALA KABAH bernama AWLOH?
Syafiullah wrote:Memang Kristen atau Nasrani itu agamanya sangat kasih, seperti yang difirmankan Tuhan dalam Alquran,
Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang Nasrani". Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri. (Al Maidah :82)
Hallaaaa,,,,,, Muhammad ngomong gitu karena dia melihat orang Kristen pada zamannya tidak sekeras orang-orang Yahudi dalam mengkritik KENABIANNYA.
Toh Muhammad tetap saja MEMERAS ORANG-ORANG KRISTEN dan menghujat KEYAKINAN MEREKA.
Syaifullah wrote:tapi konsep ajaran nasrani itu kurang benar, seperti firman Tuhan dalam Alquran ini,
....dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah)....
(At Taubah :29)
Paijo juga bisa mengarang ayat seperti itu:
....dan muslim tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Panjul dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Panjul)....
(At Tobat :29)
Apakah dengan adanya ayat bikinan Paijo itu, lantas MUSLIM beragama Islam itu salah dan harus masuk agama Panjul, karena Paijo mengklaim agama Panjul-lah agama yang benar?
Syaifullah wrote:seperti menyanyi dalam gereja, setahu saya almasih as tidak pernah melakukan itu.
MENYANYI bukanlah PERBUATAN JAHAT, kenapa anda mengkritik ORANG YG SUKA MENYANYI memuji Tuhan? Toh Miryam Saudara perempuan Harun juga menyanyi memuji Tuhan tatkala Dia melihat Tuhan dengan KEKUASAANNYA YANG NYATA menyelamatkan bani israel dari tangan Firaun. Daud juga menyanyi. Musa juga menyanyi. Dan masih banyak lagi, para nabi menyanyi.
Tapi herannya, kenapa anda tidak mengkritik MUHAMMAD yang PEDOFIL, MENIDURI WANITA YG BUKAN ISTRINYA, MEMPERKOSA TAWANAN WANITA, MERAMPOK, MEMBUNUH, mengajari umatnya selingkuh dan KDRT???? Bukankah ITU kejahatan? Menyanyi yang bukan perbuatan jahat ANDA KRITIK dan anda anggap SALAH, sementara PERBUATAN-PERBUATAN yang JAHAT dan TIDAK BERMORAL malah tidak anda anggap salah? Ini gimana toh?
Kalau ini bicara tentang IBADAH, lihat apa yang Muhammad ajarkan: Dia nyuruh kita NYEMBAH BATU dan CIUM BATU.
Dia nyuruh kita melestarikan kebiasaan orang-orang Anshar di zaman Jahiliyah dalam melakukan ritual SAFA-MARWA. Lembar setan pake batu (jumroh), muter-muterin Kabah (tawaf)...... Kenapa anda tidak MENGKRITIK ritual-ritual aneh dan **** tersebut,
yg jelas-jelas TIADA SEORANG PUN DARI PARA NABI yg MELAKUKANNYA?Syaifullah wrote:Seharusnya umat Nasrani mengikuti almasih as dengan benar tho....

Anda sok ngajarin orang Nasrani, jadi anda berpikir kalo Muhammad itu MENGAJARKAN AJARAN ALMASIH DENGAN BENAR?