http://www.frontpagemag.com/Articles/Read.aspx?GUID={003332E5-AED0-47E8-9A34-2B94D0A98FAE}
http://www.eretzyisroel.org/~ginsburg/aldura/
Dua minggu setelah penyiaran 'penembakan' Al Durrah, dua tentara Yahudi (IDF) terperangkap di Ramallah,
dipukuli sampai babak belur, dibelek dan usus mereka dimakan oleh massa histeris diiringi teriakan Allahu Akbar. Memang kasus Al Durrah ini tidak lain daripada kasus klasik pencetusan jihad berdarah.
Saat Muslim dirasuki setan Allah :
Tentara Yahudi setelah dibunuh dgn darah mereka dipertontonkan kpd massa histeris
Tentara Yahudi yg mati dilempar dari tingkat dua
lunch ... yummmieeee ....
Episode ini memang merupakan kasus pembalasan berdarah paling tragis yg mengakibatkan serangan2 jihad terbesar dlm sejarah terhdp Yahudi dlm abad 21.
Upaya mencapai perdamaian PM Ehud Barak di Camp David II pupus. Arab berhuru hara di Israel, mengakibatkan kematian 13 anak muda.
Pembunuh Daniel Pearl menggunakan adegan2 Al Durrah dlm video2 mereka. Begitu juga pemimpin Hamas, Abdel Aziz Rantisi & bahkan Osama bin Laden. Mohammed Al Durrah menjadi poster boy jihadi abad 21, dan Yahudi menjadi pusat kebencian tsb.
30.000 serangan terhdp Yahudi dan institusi2 Yahudi di Israel, 1.000 tewas dan ribuan luka2, sekolah2 dan sinagog2 Yahudi dibom di London, Munich & Paris & rabbi2 ditikam di jalanan disiang bolong.
Di Texas, Agustus 2003, Ariel Sellouk digorok lehernya oleh seorang sahabat Muslimnya. Di Perancis, pemilik toko Yahudi, Chantal Piekolek dan DJ ternama, Sebastian Sellam dibunuh juga dgn leher digorok oleh teman lamanya (Muslim) secara keji. MUkanya dicoret2 dgn garpu dan matanya dicongkel. SI pembunuh lalu masuk apartemen korban dan menunjukkan tangan berdarahnya kpd ibu korban. Katanya “Saya membunuh Yahudi saya,” he said, “Saya akan ke surga.”
T
A
P
I TERNYATA ... ini kronologi peristiwanya kasus Al Durrah !
30 Sept. 2000, puluhan wartawan dan cameraman menunggu berita sementara anak2 melemparkan batu, bom Molotov ke atas atap pos jaga Israeli di perempatan Netzarim. Namun foto2 menunjukkan bahwa tentara Israeli hanya menembak kalau ditembak terlebih dahulu dan nampak bahwa orang2 Palestina didaerah itu berjalan2 tanpa ketakutan ataupun merasa perlu bersembunyi mencari perlindungan.
Karena sudut pandang dari pos jaga itu, tentara Israel tidak mudah melihat posisi Mohammed dan ayahnya yg bersembunyi dibelakang tong semen. Lagipula,
setelah diselidiki, tidak ditemukan satupun lobang peluru pada tong semen itu.
Keanehan2 lain :
Tidak ada satupun peluru [Israel] ditemukan di tempat insiden (mungkin karena memang tidak ada !).
Posisi peluru adalah lurus, ditembakkan dari seberang jalan, dan bukan dari samping (kalau memang ditembakkan dari posisi tentara Israel)

Peluru2 ini hanya bisa diakibatkan seorang penembak yg berposisi persis didepan sang anak dan bunyi tembakan yg direkam camera sebelum si anak tergeletak mati adalah bunyi tembakan dari jarak dekat, dan bukan tembakan jarak jauh, kalau memang peluru itu datang dari arah pos jaga tentara Israel.
Pihak Palestina tidak memerintahkan otopsi ataupun penyidikan.
Di latar belakang, nampak seorang cameraman Palestina berjalan petantang petenteng dgn tenang, tidak khawatir akan tembakan Israel, kalau memang Israel dikatakan menembak secara non-stop selama 45 menit dlm pengakuan dibawah sumpah si saksi mata/sang cameraman.
SAMA SEKALI TIDAK NAMPAK TETESAN DARAH AKIBAT TEMBAKAN PADA BAJU AYAH Mohammed :

Adegan Mohammed 'mati' (walau di film masih nampak bergerak2 memegang mata dan tidak memegan perutnya kalau memang ia ditembak di perut, spt kata sang cameraman) dan ayahnya sedang 'menangis'. Perhatikan BAJUNYA ! Putih bersih tanpa satupun bercak darah !

Darah di tempat insiden yg nongol secara misterius pada KEESOKAN HARINYA dan tidak menunjukkan posisi ataupun volume darah yg diakibatkan luka tembak di perut !
Mengapa di saat adegan si anak pas ditembak si cameraman menutup lensa cameranya ? Mana adegan ambulans menjemput si anak ? Kok nggak ada ? Khan ambulans mondar mandir diperempatan itu khan ?
Dokter2 di RS di Gaza mengaku, ayah dan anak tiba di RS antara 12-1pm, sementara insiden itu dilaporkan terjadi pd pk 3 SIANG ! Tapi tidak satupun dari 11 peluru yg kata mereka 'dicabut dari tubuh ayah dan anak' bisa ditunjukkan.
Di RS, film2 France2 menunjukkan sebuah mayat yg JAUH LEBIH BESAR dari Mohammed Al Durrah dgn luka2 perut sehabis di-operasi, bukan dgn luka2 tembak !
Dua kemungkinan : Mohammed Dura MASIH HIDUP, atau ditembak oleh tentara Palestina sendiri. Tapi aneh juga kalau ditembak tanpa meninggalkan bercak2 darah [kecuali yg ditaruh keesokan harinya].
Jangan lupa bahwa pihak
Palestina secara rutin memanfaatkan anak2 bagi propaganda mereka, karena mereka tahu IDF enggan menembak anak2. IDF tahu bahwa ini merupakan materi propaganda anti-Israel hebat !
Lihat buktinya :
IDF: Pihak Palestina menawarkan US$2,000 bagi 'martir' By Margot Dudkevitch
HEBRON (October 6) - Komandan IDF di Hebron, Col. Noam Tivon , mengatakan bahwa Otoritas Palestina mendorong anak2 utk berpartisipasi dlm bentrokan dgn IDF dgn menawarkan US$300 per luka2 dan US$2,000 bagi siapapun yg tewas. Ia sering melihat bgm anak2 didorong utk tampil di garis depan setiap bentrokan.
PALESTINIAN KIDS RAISED FOR WARhttp://www.wnd.com/news/article.asp?ARTICLE_ID=17707
Fatah used 11-year-old boy as human bombhttp://www.antisemittisme.no/engl/ter/2 ... n-bomb.php
ACTION !
Yg paling tragis dari berita ini adalah bahwa agen berita Barat tidak memeriksa fakta2 mereka dahulu dan spt kambing dicongok, ikut berpropaganda bagi Palestina yg mengakibatkan ratusan orang mati dgn mengenaskan. Tangan2 merekapun penuh darah !