. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

It is currently Tue Sep 30, 2014 10:51 pm

News News of Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional

Site map of Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional » Forum : Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Kontroversi KTP “Tanpa Agama”

Kontroversi KTP “Tanpa Agama”
Pernyataan Musdah Mulia mewakili kubu Jokowi-JK tentang penghapusan kolom agama di KTP, minggu lalu, mengundang perdebatan sebagian kalangan. Meski hanya sebatas wacana, muncul berbagai macam pertanyaan. Salah satunya, benarkah penghapusan kolom agama akan serta merta mengikis intoleransi yang semakin menjamur di Indonesia?

Dian Jennie Cahyawati, salah seorang penganut Penghayat Kepercayaan Sapta Darma menjelaskan bahwa, dengan adanya Undang-undang No. 23 tahun 2006, penganut Penghayat diharuskan mengosongkan kolom agama dalam KTP mereka. Namun ...
Read more : Kontroversi KTP “Tanpa Agama” | Views : 206 | Replies : 3


ICRP: Pentingnya Memupuk Kesadaran Demi Meraih Toleransi

ICRP: Pentingnya Memupuk Kesadaran Demi Meraih Toleransi
Eddie Siregar, Shaifurrokhman Mahfudz, Irna Permanasari“Jangan membicarakan perbedaan, kita bicarakan persamaan. Kita bukan terlahir dari batu, kita terlahir dari rahim ibu yang penuh kasih sayang,” kata Apendi, seorang penghayat kepercayaan dari Bogor Jawa Barat.
Hal itu ia ungkapkan dalam acara bedah buku “Pendidikan HAM, Demokrasi & Konstitusi Bagi Penyuluh Agama” yang diselenggarakan oleh ICRP (Indonesian Conference on Religion and Peace) di perpustakaan MPR gedung Nusantara IV Jakarta, Selasa ...
Read more : ICRP: Pentingnya Memupuk Kesadaran Demi Meraih Toleransi | Views : 79 | Replies : 0


Penghayat: Jalin Komunikasi Dengan Tuhan Melalui Alam

Penghayat: Jalin Komunikasi Dengan Tuhan Melalui Alam
“Kita harus menyadari, agama tamu sangat dihormati di negeri ini, dan itu juga akibat dari agama-agama lokal yang mempersilahkan saudara-saudaranya hadir dengan ajaran-ajaran baru. Tapi, kita jangan melupakan agama-agama lokal yang ada di Nusantara, apalagi meninggalkan dan berusaha menghapusnya dari peradaban.” (Aktivis Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika/ANBTI, Nia Sjarifudin)

Data Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2013, yang juga dinukil oleh laman Wikipedia, mengungkapkan, ada sebanyak 245 aliran kepercayaan ...
Read more : Penghayat: Jalin Komunikasi Dengan Tuhan Melalui Alam | Views : 80 | Replies : 0


Ketika Mengabdi Sang Pencipta Pun Dipersulit

Ketika Mengabdi Sang Pencipta Pun Dipersulit
ShareTweet+ 1Mail

Para penganut agama asli/penghayat kepercayaan terdiskriminasi sejak lahir hingga setelah meninggal.

Tenribibi tak sanggup lagi menahan bulir-bulir air yang mengambang di sudut matanya. Syal yang menggelantung di leher hanya sedikit membantu mengusap pipinya yang basah. Emosinya membuncah mendengar cerita Evi Mauboy yang datang dari Boti, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tenribibi dan Evi Mauboy menyusuri jarak ribuan kilometer menuju Jakarta, hanya untuk sama-sama menyuarakan nasib para penganut agama ...
Read more : Ketika Mengabdi Sang Pencipta Pun Dipersulit | Views : 134 | Replies : 1


RUU Adminduk Melabrak Konstitusi

RUU Adminduk Melabrak Konstitusi
Posted on July 13 2013 by Ruhut Ambarita



Pemerintah dan DPR ingin menggiring masyarakat memilih agama impor.

JAKARTA – DPR segera mengesahkan revisi UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk). Namun, UU ini dinilai melabrak konstitusi atau UUD’45 Pasal 29 sebab tak mengakomodasi penghayat kepercayaan.

UU ini bisa dianulir keabsahannya karena tak memenuhi asas pembuatan peraturan perundang-undangan. UU ini juga menunjukkan DPR dan pemerintah menginjak-injak hak asasi manusia yang ...
Read more : RUU Adminduk Melabrak Konstitusi | Views : 110 | Replies : 0


Kebebasan Beragama dan Warisan Kebijakan Diskriminatif

Kebebasan Beragama dan Warisan Kebijakan Diskriminatif


Mengapa kebebasan beragama sulit direalisasikan di Indonesia?



Salah satu jawabannya adalah karena kita mewarisi kebijakan yang belum selesai di negeri ini. Kita mewarisi sejarah panjang diskriminasi. Tarik menarik relasi antara agama dan negara di Indonesia tidak saja terjadi sekarang ini. Sejak masa kolonial Belanda, pemerintah kolonial sudah memberi ruang lebih kepada masyarakat muslim dengan mengakomodir beberapa aturan hukum berbasis Islam.



Perdebatan panjang konstituante tentang rumusan negara ini menyisakan catatan-catatan ...
Read more : Kebebasan Beragama dan Warisan Kebijakan Diskriminatif | Views : 96 | Replies : 0


Tak Lelah Melawan Diskriminasi

Tak Lelah Melawan Diskriminasi
31 Juli 2014 20:48 Tutut Herlina Inspirasi dibaca: 38

Dok / Ist

Hartini.

Penganut kepercayaan terus berjuang mendapatkan pengakuan dari negara.

Panggilan suci bagi Hartini datang 36 tahun lalu, di Purworejo. Saat itu, bersama suami dan tiga pria lainnya, ia menghadap Romo M Semono Sastrohadidjojo, sesepuh sekaligus pendiri penghayat kepercayaan Kapribaden.

“Ada berapa kalian?” tanya Romo. “Berlima,” jawab sang suami, Wahyono Raharjo. Namun, Romo membantah. “Tidak kalian berempat,” ujar Romo. Bagi ...
Read more : Tak Lelah Melawan Diskriminasi | Views : 93 | Replies : 0


Turis Arab sekarang lebih pilih PSK ketimbang kawin kontrak

Turis Arab sekarang lebih pilih PSK ketimbang kawin kontrak



Reporter : Angga Yudha Pratomo



Merdeka.com - Turis Timur Tengah banyak berdatangan ke Puncak saat musim libur lebaran Idul Fitri. Mereka mempunyai tujuan masing-masing berwisata di kawasan yang sangat populer di Jawa Barat itu.

Dulu kawin kontrak lazim dilakukan para turis Arab ini. Mereka menikahi wanita lokal dengan sejumlah uang. Makin lama pernikahan, makin mahal uang yang harus dibayarkan pada wanita itu.

Seorang tukang ojek di ...
Read more : Turis Arab sekarang lebih pilih PSK ketimbang kawin kontrak | Views : 234 | Replies : 2


Kisah Arab di Puncak, dari pemilik vila hingga pelarian poli

Kisah Arab di Puncak, dari pemilik vila hingga pelarian politik



Reporter : Angga Yudha Pratomo



Merdeka.com - Berlibur ke kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat memang menyenangkan untuk melepas penat dari segudang aktivitas. Apalagi bila melakukannya bersama keluarga atau rekan sejawat.

Cuaca sejuk dan pemandangan alami tentu jadi pemikat masyarakat untuk sekedar singgah maupun menginap. Hal itu rupanya juga dirasakan warga asing khususnya masyarakat Timur Tengah.

Kehadiran mereka tentu membawa berkah tersendiri bagi warga lokal. Bagaimana ...
Read more : Kisah Arab di Puncak, dari pemilik vila hingga pelarian poli | Views : 207 | Replies : 1


PSK cantik asal Maroko jajakan diri Rp 6 juta di Puncak

PSK cantik asal Maroko jajakan diri Rp 6 juta di Puncak



Reporter : Angga Yudha Pratomo



Merdeka.com - Fenomena wisatawan Timur Tengah atau turis Arab yang banyak berada di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat mempunyai cerita lain. Kedatangan mereka nyatanya tidak hanya untuk menikmati liburan, banyak pula yang mencoba peruntungannya di wilayah berudara sejuk ini.

Banyak di antara mereka mempunyai usaha restoran dan penginapan. Namun, ada juga yang menjajakan jasa pemuas birahi.

Seorang tukang ojek ...
Read more : PSK cantik asal Maroko jajakan diri Rp 6 juta di Puncak | Views : 287 | Replies : 1


Nama Anak Indonesia Semakin Berbau Arab

Nama Anak Zaman Sekarang Susah Dieja dan Dilafalkan

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi
Senin, 22 September 2014 | 21:00 WIB



KOMPAS.com — Orangtua zaman sekarang cenderung memberikan nama yang panjang dan sulit dieja untuk anak-anak mereka. Seiring waktu, hal yang demikian seolah menjadi tren yang hangat dan semakin marak. Beberapa nama yang sulit dieja dan dilafalkan adalah Xiovariel, Queennaya, Ghassan, Aldebaran, Altair, Azzahra, Ixia, Yuriexa, Razanaraghda, Odhiyaulhaq, dan masih banyak lagi.

Umumnya, orangtua mencari inspirasi nama anak melalui ...
Read more : Nama Anak Indonesia Semakin Berbau Arab | Views : 270 | Replies : 1


Diskriminatif, Aturan Remisi Hari Raya Perlu Diubah

Diskriminatif, Aturan Remisi Hari Raya Perlu Diubah
Written By : Rio Tuasikal | 20 September 2014 | 20:58

KBR, Jakarta - Kementerian Hukum dan HAM menilai, aturan pemberian remisi hari raya kepada narapidana perlu diubah. Direktur Pelayanan Komunikasi Masyarakat Kemenkumham, Ida Padmanegara mengatakan, aturan remisi hari raya selama ini hanya memberikan pengurangan hukuman kepada narapidana pemeluk 6 agama yang diakui negara. Sementara, penghuni lapas yang memeluk agama lain tidak pernah mendapatkan remisi. (Baca: Puluhan Ribu ...
Read more : Diskriminatif, Aturan Remisi Hari Raya Perlu Diubah | Views : 158 | Replies : 0


Menag: Usulan Bimas ke-7 Masih Dikaji

Menag: Usulan Bimas ke-7 Masih Dikaji
Written By : Rio Tuasikal | 20 September 2014 | 15:32

KBR, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, usulan membentuk Dirjen Bina Masyarakat ke-7 masih perlu dikaji. Dirjen Bimas itu diusulkan utnuk melayani seluruh agama dan kepercayaan, di luar 6 yang sudah dilayani. Usul tersebut keluar dalam focus group discussion yang digelar Kemenag, Kamis (18/9) lalu. Lukman mengatakan Kementeriannya akan menelitinya dulu secara internal.
(Baca: Kemenag Diusulkan ...
Read more : Menag: Usulan Bimas ke-7 Masih Dikaji | Views : 139 | Replies : 0


KPI : Little Krishna Dianggap Berbahaya Untuk Anak

http://m.detik.com/news/read/2014/09/22 ... a-oleh-kpi

Senin, 22/09/2014 15:31 WIB
Tom & Jerry dan Little Krishna Dianggap Tayangan Anak Berbahaya oleh KPI
Nala Edwin - detikNews

Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mewanti-wanti perihal tayangan anak di televisi yang masuk kategori berbahaya. Banyak adegan kekerasan yang dinilai tak pantas disaksikan anak-anak.

Dalam siaran pers, Senin (22/9/2014) Komisioner KPI Agatha Lily merilis sejumlah tayangan yang dinilai berbahaya.

"3 (tiga) tayangan anak dan kartun ...
Read more : KPI : Little Krishna Dianggap Berbahaya Untuk Anak | Views : 273 | Replies : 1


Bentuk Ajaran Sesat, Legalitas Ormas Akan Dicabut

Bentuk Ajaran Sesat, Legalitas Ormas Akan Dicabut
0 17

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Pemkab melalui Kantor Kesatuan Kebangsaan Politik (Kesbangpol) mengancam akan mencabut legalitas organisasi kemasyarakatan (Ormas), jika ditemukan kegiatan dan ideologinya mengarah kepada pembentukan agama baru atau aliran sesat.
Langkah tersebut sebagaimana yang dilakukan Pemkab, beberapa waktu lalu, yang telah mencabut legalitas dan membubarkan aliran Sheh Abas Maulana Malik Ibrahim di wilayah Kecamatan Kedu.
''Jika, dari hasil pemantauan kami menemukan hal-hal yang mengarah pada pembentukan ...
Read more : Bentuk Ajaran Sesat, Legalitas Ormas Akan Dicabut | Views : 213 | Replies : 1


Invetarisasi ‘Agama Lokal’ harus Digolongkan sebagai Aliran

Invetarisasi ‘Agama Lokal’ harus Digolongkan sebagai Aliran Kepercayaan
Invetarisasi ‘Agama Lokal’ harus Digolongkan sebagai Aliran Kepercayaan
Penganut aliran kepercayaan berdoa membawa sesaji (ILUSTRASI)
Hidayatullah.com- Niat pemerintah, khususnya Kementerian Agama (Kemenag) RI yang mau menginventarisir agama-agama lokal yang ada di Indonesia akan menjadi baik jika dimaksudkan mewadainya sebagai sebuah aliran kepercayaan.

Namun, menjadi tidak tepat jika ‘agama lokal’ yang dimaksud tersebut justru diakusi sebagai sebuah agama. Sebab, di Indonesia sendiri hanya ada enam yang diakui oleh ...
Read more : Invetarisasi ‘Agama Lokal’ harus Digolongkan sebagai Aliran | Views : 111 | Replies : 0


Habib Rizieq : Baha'i Kelompok Sesat, Wajib Ditolak di Indon

Habib Rizieq : Baha'i Kelompok Sesat, Wajib Ditolak di Indonesia
Sabtu, 02/08/2014 06:09:02

Bogor (SI Online) - Baha'i bukan kelompok baru, mereka adalah kelompok lama yang berasal dari Syiah Ghulat. Kelompok ini sesat dan harus dilarang di Indonesia. Demikian ditegaskan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab saat diskusi di Markaz Syariah, Megamendung Bogor, Jumat (1/8/2014).

"Baha'i adalah suatu kelompok dengan akidah titisan menyatu antara Allah dengan imam mereka, sudah murtad keluar dari ...
Read more : Habib Rizieq : Baha'i Kelompok Sesat, Wajib Ditolak di Indon | Views : 155 | Replies : 0


Kalsel : MUI Minta Kemenag Tolak Bahai Sebagai Agama

MUI Kalsel Minta Kemenag Tolak Permohonan Aliran Baha'i Menjadi Agama
Kamis, 7 Agustus 2014 21:26 WITA
Tweet
+ Share
MUI Kalsel Minta Kemenag Tolak Permohonan Aliran Baha'i Menjadi Agama
net
penganut bahai


BANJARMASINPOST.CO.ID - Tanggapan cepat dan tegas ditunjukkan MUI Kalsel mengenai adanya berita yang menyebar perihal aliran agama Baha'i yang saat ini mengajukan permohonan ke Kementerian Agama untuk disahkan sebagai agama baru di Indonesia.
Dengan tegas MUI Kalsel mengimbau kepada Kementerian Agama untuk menolak ...
Read more : Kalsel : MUI Minta Kemenag Tolak Bahai Sebagai Agama | Views : 110 | Replies : 0


FPI Tolak Pengakuan Agama Lokal !!!!

Datang ke Menag, FPI: Kami Diberikan Pencerahan
23 September 2014 15:17 WIB
Datang ke Menag, FPI: Kami Diberikan Pencerahan
Habib Rizieq saat ceramah di markas FPI di Petamburan, Jakarta
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muchsin Alatas mendatangi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta. Mereka bermaksud meminta penjelasan terkait rencana pengakuan agama secara resmi seperti Baha’i.

"Kami diberikan pencerahan, bahwa belum ada ...
Read more : FPI Tolak Pengakuan Agama Lokal !!!! | Views : 186 | Replies : 0


Kisah PSK Puncak doyan layani turis Arab

Kisah PSK Puncak doyan layani turis Arab



Reporter : Angga Yudha Pratomo



Merdeka.com - Kehidupan di Puncak Bogor memang tidak ada matinya. Siang hari, para wisatawan akan disajikan pemandangan alam nan indah. Geliat kehidupan malam di Puncak membuat para wisatawan menjadi bergairah.

Para wisatawan asing asal Timur Tengah atau biasa dipanggil turis Arab paling senang dengan kemolekan perempuan puncak ini.

Salah seorang PSK berinisial NW mengaku hanya menawarkan jasa pemuas birahinya kepada turis Arab.

"Biasanya ...
Read more : Kisah PSK Puncak doyan layani turis Arab | Views : 353 | Replies : 1


 

Login  •  Register


Statistics

Total posts 785355 • Total topics 32303 • Total members 14580