. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Neraka dan Surga

Ttg surga, neraka, hari kiamat, bidadari, 72 perawan, houri.

Neraka dan Surga

Postby H.Nadri Saaduddin » Sun Jun 11, 2006 11:33 am

Assalamualaikum wr.wb.

Neraka dan surga adalah suatu kehidupan diakhirat kelak yang merupakan ganjaran dari segala amal perbuatan kita didunia ini. Semua agama menjanjikan adanya kehidupan demikian dan dalam agama Islam itu merupakan satu diantara enam buah rukun Iman yang merupakan sendi dari agama Islam itu. Kekalnya kehidupan surga tidak disangsikan lagi, bahwa nikmat surga itu tiada berkesudahan sehingga tidak bisa
dibayangkan bagaimana akhirnya...

Bagaimana dengan azab neraka? Berbagai pendapat dikalangan Ulama-Ulama Islam mengenai kekal tidaknya neraka akan tetapi sebahagian besar Ulama-Ulama Mainstream Islam berpendapat bahwa azab neraka itu
juga kekal selama-lamanya tiada akhir... dan merupakan ganjaran yang tidak berkesudahan terhadap orang-orang yang betul-betul kafir dan melawan Allah....

Pendapat yang umum......
Sudah menjadi pendapat yang umum dikalangan Mainstream Islam bahwa surga dan neraka itu adalah sama-sama abadi. Orang-orang yang ditetapkan masuk neraka disebabkan dosa-dosanya di dunia tidak akan keluar dari sana dan mereka akan tetap menjadi penghuni tempat api yang bernyala-nyala itu selama-lamanya. Berikut pendapat salah seorang penafsir Al-Qur'an dan Ulama dikalangan Mainstream Islam Indonesia lewat Tafsirnya Al-Furqan dalam Fasal 25 halaman XXIII. Berkata A. Hassan Bandung dalam Pengantar Tafsirnya itu :

"Menurut berpuluh-puluh ayat Al-Qur'an bahwa suarga dan neraka itu kekal selama-lamanya, yakni tiada berkeputusan. Oleh sebab merasa kasihan dan merasa tidak "patut" Allah menyiksa hamba-hambanya dengan tiada berkeputusan , maka ada beberapa orang dan pengarang putar-putar ayat Qur'an dan gunakan Hadits palsu hingga mereka jadikan bahwa neraka itu tidak kekal. Cari-cari jalan dengan memutar-mutar arti
Ayat-ayat itu tidak halal dan bukan perbuatan orang yang jujur.


" Diayat 107 dan 108 Surah Hud , Allah berkata bahwa suarga dan neraka itu kekal selama-lamanya, selama ada langirt dan bumi, kecuali apa yang dikehendaki Tuhanmu. 'Kecuali apa yang dikehendaki oleh Tuhan-mu itu satu pintu yang besar dan lebar. Orang kafir, orang yang dapat hukuman kekal di neraka, orang-orang kafir yangh berbuat kebaikan di dunia dan siapa-siapa lagi, kalau Allah mahu keluarkan dari neraka atau mahu kesuargakan, tidak siapapun yang akan menghalanginya, bahkan neraka itu , seluruhnya kalau Allah mahu
hapuskan, tidak berhaq siapapun bertanya "mengapa" ? Memang aneh kalau orang suka cari-cari pintu, tebok sana dan korek sini , ketika pintu yang besar sudah tersedia!".......

Dari keterangan Ulama terkemuka pendiri "Persis" tersebut , jelaslah A. Hassan berpendapat baik surga atau neraka pada prinsipnya kekal tidak berkeputusan . Hanya saja beliau mengemukakan suatu jalan keluar
bahwa Allah kuasa mengeluarkan barang siapapun dari neraka atau memasukkan kesurga , kalau Dia mau.......

Tidak kekal pada prinsipnya.......
Berlainan dengan pendapat yang umum dikalangan Mainstream tersebut sebuah "sempalan Islam" lainnya berpendapat secara solid bahwa surga betul-betul kekal selama-lamanya tiada berakhir, sebaliknya dengan
neraka mereka mengatakan terbatas waktunya.... karena itu tidaklah kekal selama-lamanya dan suatu saat pasti berakhir. Penjelasan mereka tidak hanya dikuatkan dengan alasan-alasan akal tetapi juga dengan
dalil-dalil naqal, Al-Qur'an dan Hadits.


Menurut agama Hindu, surga dan neraka (pahala dan hukuman) mempunyai masa yang terbatas dan manusia kan dikirimkan kedunia ini kembali sesudah sesudah menjalani hukuman atau memperoleh ganjaran karena perbuatannya . Sekalipun beberapa firqah Hindu berselisih paham dalam berbagai perincian agama mereka, namun semua mereka sepakat bahwa mengenai prinsip yang fundamental bahwa penghukuman dan
pengganjaran di alam nanti adalah untuk sementara.

Diantara agama-agama Semit, agama Yahudi mengharamkan surga bagi orang yang bukan Yahudi , sedangkan kaum Yahudi nyaris tidak akan kena siksaan neraka sedikitpun, karena menurut agama Yahudi orang Yahudi tidak akan tinggal di neraka lebih dari sebelas bulan, sedang orang yang bukan Yahudi akan bermukim disana selama-lamanya. Menurut orang-orang Kristen, surga dan neraka adaalh kekal, sekalipun sebahagian sekte mereka berkepercayaan bahwa surga akhirnya akhirnya akan tiba pada kesudahannya.....(Tafsir Kabir, oleh Imam Muhammad Fakhruddin Razi----> dikutip dari The Holly Qur'an with English Translation, Editor Malik Ghulam Farid Vol II, Part I mengenai ayat 108 Surah Hud...).

Tetapi Islam berbeda secara fundamental dari semua agama ini. Pemimpin-pemimpin besar Islam dalam beberapa masalah keagamaan dimasa silam dan sebahagian kecil Cendekiawan Muslim masa kini menekankan dengan keras sekali bahwa surga adalah abadi dan kekal, sedangkan neraka adalah sementara dan terbatas masanya. Hadist-hadits dari Rasulullah SAW menunjang pendapat ini. Imam Ahmad bin Hambal Ulama terkemuka dan pendiri Mazhab Hambali yang terkenal itu mengutip suatu Hadits berikut ini dari Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr' bin As sbb:

"Suatu hari akan tiba pada neraka bila daun-daun jendelanya akan saling memukul dan didalamnya tak akan ada seorangpun. Itu akan terjadi bila penghuni-penghuni neraka sudah tinggal disana berabad-abad"....(Musnad Ahmad).

Jadi menurut hadits ini perkataan "khalidina" (tinggal) yang digunakan bertalian dengan neraka hanya berarti "tinggal untuk waktu berabad-abad yang panjang". Yang demikian adalah juga pendapat para sahabat Rasulullah Ibnu Mas'ud dan Abu Hurairah. Menurut Ibnu Taimiyah , Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Anas dan banyak pentafsir berpendapat serupa itu. Berkenaan dengan perkataan "khaalidina" yang banyak dijumpai dalam ayat-ayat Al-Qur'an sehubungan dengan neraka ini beberapa ahli agama terdahulu ada juga berpendapat bahwa itu tidak berarti "tinggal untuk selama-lamanya". Tetapi mereka mengemukakan bahwa sekalipun orang-orang kafir yang jahat pantas untuk disekap selama-lamanya dalam neraka, namun neraka itu sendiri pada suatu hari akn ditiadakan dengan rahmat-Nya , dan kalau neraka sudah tiada tentu saja tidak ada orang yang akan menghuninya. Diantara orang yang menunjang pendapat ini adalah Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim....(Fath al Bayan, oleh Abul Tayeeb Siddiq ibnu Hassan).


Hadist Rasulullah yang dikutip diatas dari riwayat Abdullah bin Amr, juga diriwayatkan oleh Abu Hurairah , hal mana menambah besar bobot dan kesahihannya. Suatu hadist lain dari Ibnu Mashud berkata:

"Akan datang suatu waktu pada neraka bila daun jendela-jendelanya kan saling memukul", yakni tidak akan berpenghuni.......(diriwayatkan bahwa Jabir, Abu Sa'id al Khudri dan Abdullah ibnu Umar juga memberikan keterangan demikian.....(Fathul Bayan).


Abu Sai'id al Khudri meriwayatkan sebuah hadits dari Muhammad SAW yang menunjukkan dengan jelas bahwa neraka tidak abadi. Menurut keterangan Hadits ini Rasulullah SAW berkata bahwa pada hari kiamat Tuhan akan memberi izin kepada berbagai orang yang berkedudukan tinggi untuk melakukan syafaat bagi orang-orang yang berdosa. Pada akhirnya orang-orang biasa juga akan diberi izin untuk melakukan syafa'at bagi mereka. Mula-mula mereka akan melakukan syaf'at bagi orang-orang yang mereka kenal. Kemudian dengan izin Tuhan mereka juga akan melakukan syafa'at untuk orang-orang berdosa yang masih punya sedikit iman dalam hati mereka, sampai akhirnya mereka akan melakukan syafaat bagi orang-orang yang hanya punya sebutir iman di dada mereka. Lalu yang akan tinggal di neraka hanya orang-orang yang sedikitpun tidak pernah berbuat amal baik. ketika itulah Tuhan akan bersabda:

"Malaikat-malaikat telah melakukan syafaat, Nabi-Nabi dan orang beriman telah melakukan syafaat dan kini adalah giliran-Ku, Yang Paling Pengampun dari pengampun-pengampun.". Lalu Tuhan akan mengeluarkan segenggam penuh dari api dan malahan mengeluarkan daripadanya orang-orang yang sedikitpun tidak pernah berbuat kebaikan .......(Bukhari dan Muslim)


Hadits ini mengisyaratkan bahwa pada akhirnya akan datang suatu waktu bila semua orang dikeluarkan dari neraka. Karena kalau orang-orang yang tidak pernah berbuat kebaikan sedikitpun, dikeluarkan dari neraka, siapa lagi yang akan tinggal disana? Apalagi genggaman penuh Tuhan bukanlah benda kasar. Dalam pengertian perkataan itu terlingkup keluasan yang tidak terbatas dan tak ada satu bendapun dapat dianggap terlepas dari itu. Dari Hadits itu juga nampak bahwa pendosa-pendosa mula-mula akan diberi hukuman karena dosa mereka , dan kalau mereka telah dibersihkan dari dosa mereka , mereka akan mendapat ganjaran karena amal-amal baik mereka , yang saat itu disimpan sebagai cadangan. Pada ayat Al-Qur'an yang lain ..."orang yang melakukan kebaikan sebesar zarrah pun akan melihat ganjaran kebaikannya itu...(QS. 99:7). Kapan lagi mereka melihat ganjaran kebaikannya kalau seandainya dia terus menrus diazab...mendapat siksaan yang neraka yang tidak berkesudahan itu...? Itu kalau seandainya neraka itu kekal abadi dan tidak ada akhirnya.....!

Wasssalam
H.Nadri Saaduddin
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 160
Joined: Sun Jun 11, 2006 4:30 am
Location: Payakumbuh

Postby MuridMurtad » Sun Jun 11, 2006 2:37 pm

Konsep neraka yang tidak kekal dalam Islam hanya berlaku untuk Muslim dan tidak berlaku untuk Kafir penyembah berhala. Itu sama seperti konsep Katholik mengenai Api Pencucian. Semua orang yang dibaptis dijamin masuk Surga tapi amal baiknya akan ditinjau -dan bagi pelaku kejahatan akan dimasukkan dalam Api Pencucian yang sifatnya sementara. Tapi bagi yang belum dibaptis ? …..wallahualam… menurut istilah Paus Joahanes Paulus itu urusan Tuhan.


Al Maidah 23-37
[35] Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.
[36] Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang di bumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebus diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih.
[37] Mereka ingin ke luar dari neraka, padahal mereka sekali-kali tidak dapat ke luar daripadanya, dan mereka beroleh azab yang kekal.


Jadi semua orang kafir apakah dia orang baik atau orang jahat, Mahatma Gandhi atau Ibu Theresa, semua akan masuk neraka………………

--
MuridMurtad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1172
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:49 pm

Postby H.Nadri Saaduddin » Sun Jun 11, 2006 4:20 pm

Kasih sayang Allah kepada hamba2Nya hanya bisa dilihat lewat pangampunan dosa2 manusia. Kehdupan manusia di dunia ada batasnya dan adalah perbuatan dosa manusia juga ada batasnya. Adalah suatu kemustahilan bila balasan dosa manusia yang terbatas itu akan Allah ganjar dengan neraka yang tiada batasnya itu. Suatu kezaliman yang tiada taranya bila kesalahan manusia yang terbatas itu akan Allah ganjar dengan siksaan neraka yang tidak ada batasnya alias kekal itu...
H.Nadri Saaduddin
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 160
Joined: Sun Jun 11, 2006 4:30 am
Location: Payakumbuh

Postby ali5196 » Sun Jun 11, 2006 9:30 pm

H.Nadri Saaduddin wrote:assalamu alaikum ...
Ini salam bagi muslim doang atau non-muslim juga ? Bukannya ini dilarang dipakai utk non-muslim ? Anda lupa ajaran anda sendiri ?

Cara menyalami non-muslim:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=2268

Kasih sayang Allah kepada hamba2Nya hanya bisa dilihat lewat pangampunan dosa2 manusia. [/quote]
'hamba2 Allah' itu siapa ?? Termasuk non-muslim ? Selama ini gua diajarin bahwa non-muslim = kafir = najis, dan akan masuk neraka jahanam.

Atau sudah digantikah peraturan ini ? :roll: :roll:

Kehdupan manusia di dunia ada batasnya dan adalah perbuatan
dosa manusia juga ada batasnya. Adalah suatu kemustahilan bila balasan dosa manusia yang terbatas itu akan Allah ganjar dengan neraka yang tiada batasnya itu.
Wak haji, gua jadi bingung nih, 'dosa manusia' itu menurut Allah apa sih ? Ketidakpercayaan kpd Allah bukan ?

jadi kalau saya tidak percaya pada Allah, walau saya TIDAK PERNAH membunuh, memperkosa, membenci orang berdasarkan SARA, itu tetap DOSA, bukan ? :twisted:

Suatu kezaliman yang tiada taranya bila kesalahan manusia yang terbatas itu akan Allah ganjar dengan siksaan neraka yang tidak ada batasnya alias kekal itu...


Jadi menurut anda para suicide bombers, Zarqawi, Mohamad Atta cs, Khomeini, Muhamad (yg doyan membunuh kalau hidup) BERDOSA APA TIDAK ? Masuk neraka apa surga ?? :roll:
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby H.Nadri Saaduddin » Mon Jun 12, 2006 5:47 pm

This is why I left Islam......
Anda tinggalkan Islam Allah tidak akan rugi dan yang merugi itu anda sendiri .... Anda tinggalkan cahaya dan lari kepada kegelapan... Bagaimana mungkin anda bisa melihat dengan jelas? Manusia suka mengampuni dan mustahil Allah lebih zalim dari manusia? Hidup didunia ada batasnya bagaimana mungkin siksaan Allah diakhirat tidak akan ada akhirnya?
H.Nadri Saaduddin
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 160
Joined: Sun Jun 11, 2006 4:30 am
Location: Payakumbuh

Postby H.Nadri Saaduddin » Sun Jun 18, 2006 10:36 am

Sebagai seorang Muslim Ahmadi yang sepenuhnya mempercayai Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW berkeyakinan penuh bahwa pada akhirnya semua manusia tanpa kecuali akan masuk surga sehingga neraka akan kosong sbgaimana Rasulullah SAW mengisyaratkan dengan permisalan bahwa keadaan neraka akan kosong setelah seorang yang paling akhir yang tidak pernah berbuat kebaikan sedikitpun merangkak keluar neraka menuju surga sehingga surga kosong dan pintunya menghempas-hempas menandakan kekosongannya.... (Hadist Rasulullah SAW). Neraka tidak kekal sama sekali dan semua manusia baik beriman ataupun kafir akan akhirnya akan keluar dari neraka, Kalau Allah akan mengeluarkan hamba-hambaNya dari neraka dan memasukkkanya kedalam suraga bagaimana mungkin anda ataupun siapapun memiliki hak untuk bertkeberatan? Semuanya milik Allah dan kepadaNya semua kita kembnalikan...
H.Nadri Saaduddin
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 160
Joined: Sun Jun 11, 2006 4:30 am
Location: Payakumbuh

Postby gandoeldpk » Mon Mar 24, 2008 2:01 am

Bismillahhirrohmannirrohiem...

"Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela'nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal."
[At Taubah , Ayat 68]


Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Nabi saw pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh nabi s.a.w.: "Mengapa aku melihat kau berubah muka?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yg mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman dari padanya."

Lalu nabi s.a.w. bersabda: "Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam." Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya.

Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Qur'an itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke tujuh.

Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur kerana sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi, dan minumannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potongan-potongan api. Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan."

Nabi s.a.w. bertanya: "Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?" Jawabnya: "Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda." (nota kefahaman: yaitu yg lebih bawah lebih panas)

Tanya Rasulullah s.a.w.: "Siapakah penduduk masing-masing pintu?" Jawab Jibril:

"Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa a.s. serta keluarga Fir'aun sedang namanya Al-Hawiyah.

Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim,

Pintu ketiga tempat orang shobi'in bernama Saqar.

Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha,

Pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah.

Pintu ke enam tempat orang nasara bernama Sa'eir."

Kemudian Jibril diam segan pada Rasulullah s.a.w. sehingga ditanya: "Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?" Jawabnya: "Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat."

Maka nabi s.a.w. jatuh pingsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibril meletakkan kepala nabi s.a.w. di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar nabi saw bersabda: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?" Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu."

Kemudian nabi s.a.w. menangis, Jibril juga menangis, kemudian nabi s.a.w. masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah.(dipetik dari kitab "Peringatan Bagi Yg Lalai")

Dari Hadits Qudsi: Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari Ku. Tahukah kamu bahwa neraka jahanamKu itu:

Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat

Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah

Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung

Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah

Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik

Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak

Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum

Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular

Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat.

Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai

Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat


Mudah-mudahan dapat menimbulkan keinsafan kepada kita semua.


Wallahua'lam.
_________________
THOMAS CARLYLE in his HEROES AND HEROWORSHIP:

"Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat yang diselimutkan kepada orang ini (Muhammad) hanyalah mempermalukan diri kita sendiri."

"Sesosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk menerangi dunia, begitulah perintah Sang Pencipta Dunia."

dikutip dari : daffa
User avatar
gandoeldpk
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 203
Joined: Fri Mar 21, 2008 3:06 am

Postby nayagenggong » Mon Mar 24, 2008 11:52 am

yth pak nadri,
menurut anda apakah benar pendapat bhw syurga islam nantinya penuh dengan syahwat bergelora?
User avatar
nayagenggong
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Postby azizgol » Tue Mar 25, 2008 8:08 pm

H.Nadri Saaduddin wrote:Sebagai seorang Muslim Ahmadi yang sepenuhnya mempercayai Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW berkeyakinan penuh bahwa pada akhirnya semua manusia tanpa kecuali akan masuk surga sehingga neraka akan kosong sbgaimana Rasulullah SAW mengisyaratkan dengan permisalan bahwa keadaan neraka akan kosong setelah seorang yang paling akhir yang tidak pernah berbuat kebaikan sedikitpun merangkak keluar neraka menuju surga sehingga surga kosong dan pintunya menghempas-hempas menandakan kekosongannya.... (Hadist Rasulullah SAW). Neraka tidak kekal sama sekali dan semua manusia baik beriman ataupun kafir akan akhirnya akan keluar dari neraka, Kalau Allah akan mengeluarkan hamba-hambaNya dari neraka dan memasukkkanya kedalam suraga bagaimana mungkin anda ataupun siapapun memiliki hak untuk bertkeberatan? Semuanya milik Allah dan kepadaNya semua kita kembnalikan...


pak haji saya mau tanya sedikit,
pengetahuan tentang surga dan neraka, itu pak haji dapatkan lewat baca buku atao diberitahu oleh orang lain atao melihat sendiri, mendengar sendiri, merasakannya sendiri ?

klo pengetahuan pak haji lewat baca buku, kenapa kok percaya sama buku ? apa sudah dibuktikan sendiri ?

klo pengetahuan pak haji dg diberitahu oleh orang lain, kok percaya juga sama orang tsb ? apa sudah dibuktikan sendiri ?
azizgol
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby osho » Tue Mar 25, 2008 8:30 pm

Surga dan Neraka...?
semuanya tidak kekal....
yang kekal adalah kembali pada Yang Maha Esa......
gimana....kita bisa seutuhnya kembali pada Yang Maha Esa....?
tidak ada diceritakan oleh kitab suci manapun.....
karena semua kitab suci hanya menceritakan Surga dan Neraka....
tak percaya....?

buktikan sendiri.......
User avatar
osho
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2136
Joined: Fri Feb 02, 2007 8:29 am
Location: osho


Return to SURGA & NERAKA Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users