KK wrote:YUSUFALI: O ye who believe! take not the Jews and the Christians for your friends and protectors: They are but friends and protectors to each other. And he amongst you that turns to them (for friendship) is of them. Verily Allah guideth not a people unjust.
PICKTHAL: O ye who believe! Take not the Jews and the Christians for friends. They are friends one to another. He among you who taketh them for friends is (one) of them. Lo! Allah guideth not wrongdoing folk.
SHAKIR: O you who believe! do not take the Jews and the Christians for friends; they are friends of each other; and whoever amongst you takes them for a friend, then surely he is one of them; surely Allah does not guide the unjust people.
yusah wrote:maaf saya takut salah tafsir. bisa anda terjemahkan ke dalam bahasa yang saya mengerti...he he he ato pake terjemahan depag aja.. he he
KK wrote:DEPAG : 51. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
Nah yang saya warna
merah itu
kalimat petunjuk atau
kalimat perintah?
Badewei,,quran bahasa indonesiamu kok beda ma yang bahasa inggris (3 versi terjemahan lo!)
masak friends diterjemahkan pemimpin-pemimpin, ga lulus toefl yah para penterjemah itu...
yusah wrote:yup anda juga jangan pakai kacam,ata kuda atuh... kalo yang mualaf ga percayua dan yang murtad pasti percaya iya kan..?
Eh..mas yusah, saya itu ga peduli, mau murtad ke islam kek, mau ke agama setan kek, mau ke agama pedofil kek, itu ga ngurus.
Tapi mbok bikin kesaksian jangan jadi bahan tertawaan, tapi berdasarkan fakta gitu loh..
Di thread itu dah dijelaskan para netter kafir bagian mana dari kesaksian si muallaf tokoh anda itu yang bertentangan.
Misalkan saya murtad dari agama islam:
KK wrote:saya bikin kisah, bahwa Muhammad itu ternyata makan babi saking enaknya akhirnya pengen dimakan sendiri terus makanya ada surah dilarang makan babi, karena kafir diperbolehkan makan babi, saya jadi murtad ke kafir
tau saya saksikan bahwa bapak seorang sunni terus menyekolahkan saya menjadi ulama ahkmadiyah, tapi karena ahmadiyah dikejar-kejar terus ma islam, maka saya berpikir agama islam itu agama pembunuh
anda percaya ga dengan kesaksian saya? pasti anda ga percaya kan, anda bisa membantah.
Demikian juga para netter kafir disitu, mereka membantah, karena ga ada fakta-fakta seperti itu.
(Haotoon dipiara, balongkon i!)