
Patah Salero wrote:Yang ada: "walaupun meraba nafsu tetap terkontrol".

Patah Salero wrote:Yang ada: "walaupun meraba nafsu tetap terkontrol".
duren wrote:TEHNIK terdodol dalam SENGGAMAMOLOGY
Diraba raba DOANK KAH

Patah Salero wrote:piktor mulu seh ini.
Itu artinya semua pelukan, kemesraan dan sebagainya, tujuannya bukan hanya untuk seks.



Cresent Star wrote:saya hanya mengakui peristiwa Hafsa - Maria di rumah Hafsa memang terjadi....
Patah Salero wrote:Keknya gw sepakat sama CS nih.


paidjoh wrote:
@patah
menurut anda, lebih mulia yang mana ?
menggauli istri
atau
menggauli budak yang membuat istri sewot ?
silahkeun ....

paidjoh wrote:
@patah
menurut anda, lebih mulia yang mana ?
menggauli istri
atau
menggauli budak yang membuat istri sewot ?
silahkeun ....
Patah Salero wrote:Pertama-tama gw harus cabut gelar asbun dari diri loe. karena faktor umur gw, Hadis tentang seks emang di luar radar.
soal kejadian di ranjang Hafsah, masak loe lupa gw perang bharata yudha sama CS, karena kami beda sikap.
Sekarang yang gw setujui sama CS dalam hal hadis anas gak bisa di jadikan hujjah.

Patah Salero wrote:soal kejadian di ranjang Hafsah, masak loe lupa gw perang bharata yudha sama CS, karena kami beda sikap.
Sekarang yang gw setujui sama CS dalam hal hadis anas gak bisa di jadikan hujjah.
Patah Salero wrote:Sekarang, siapa sih yang lebih patut dipegang omongannya : Cresent Star atau Patah salero ??

Patah Salero wrote:Pertama-tama gw harus cabut gelar asbun dari diri loe. karena faktor umur gw, Hadis tentang seks emang di luar radar.
Patah Salero wrote:Keknya gw sepakat sama CS nih.
Omongan Anas menurut gw hanyalah opini, bukan kesaksian mata.
Dan kalo di pengadilan saksi mata gak boleh beropini.
Menurut gw Anas hanya melihat Muhammad SAW masuk ke rumah setiap istrinya lalu berasumsi terjadi hubungan badan.

Dikisahkan oleh 'Abdul 'Aziz:
Anas berkata, 'Ketika Rasul Allah menyerang Khaibar, kami melakukan sembahyang subuh ketika hari masih gelap. Sang Nabi berjalan menunggang kuda dan Abu Talha berjalan menunggang kuda pula dan aku menunggang kuda di belakang Abu Talha. Sang Nabi melewati jalan ke Khaibar dengan cepat dan lututku menyentuh paha sang Nabi. Dia lalu menyingkapkan pahanya dan kulihat warna putih di pahanya. Ketika dia memasuki kota, dia berkata, ‘Allahu Akbar! Khaibar telah hancur. Ketika kita mendekati suatu negara maka kemalangan menjadi pagi hari bagi mereka yang telah diperingatkan.’ Dia mengulangi kalimat ini tiga kali. Orang2 ke luar untuk bekerja dan beberapa berkata, ‘Muhammad (telah datang)’ (Beberapa kawan kami berkata, “Dengan tentaranya.”) Kami menaklukkan Khaibar, menangkap para tawanan, dan hartabenda rampasan dikumpulkan. Dihya datang dan berkata, ‘O Nabi Allah! Berikan aku seorang budak wanita dari para tawanan.’ Sang Nabi berkata, ‘Pergilah dan ambil budak mana saja.’ Dia mengambil Safiya bint Huyai. Seorang datang pada sang Nabi dan berkata, ‘O Rasul Allah! Kauberikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah yang tercantik dari suku2 Quraiza dan An-Nadir dan dia layak bagimu seorang.’ Maka sang Nabi berkata,’Bawa dia (Dihya) beserta Safiya.’ Lalu Dihya datang bersama Safiya dan ketika sang Nabi melihatnya (Safiya), dia berkata pada Dihya,’Ambil budak wanita mana saja lainnya dari para tawanan.’ Anas menambahkan: sang Nabi lalu membebaskannya dan mengawininya.”
Thabit bertanya pada Anas,”O Abu Hamza! Apa yang dibayar sang Nabi sebagai maharnya?” Dia menjawab, “Dirinya sendiri adalah maharnya karena dia telah membebaskannya (dari status budak) dan lalu mengawininya.” Anas menambahkan, “Di perjalanan, Um Sulaim mendandaninya untuk (upacara) pernikahan dan malam ini Um Sulaim mengantar Safiya sebagai pengantin sang Nabi. (Sahih Bukhari 1.367)


Patah Salero wrote:Pertama-tama gw harus cabut gelar asbun dari diri loe. karena faktor umur gw, Hadis tentang seks emang di luar radar.
Patah Salero wrote:Keknya gw sepakat sama CS nih.
Omongan Anas menurut gw hanyalah opini, bukan kesaksian mata.
Dan kalo di pengadilan saksi mata gak boleh beropini.
Menurut gw Anas hanya melihat Muhammad SAW masuk ke rumah setiap istrinya lalu berasumsi terjadi hubungan badan.
paidjoh wrote:yang benar yang manaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ??? jangan plintat plintut gitu..


duren wrote:Ikutan ahh mbelain cara berfikir bung PS /CS
TIDAK ADA yang BISA MEMIBUKTIKAN bahwa muhammad NGESEKS dengan para Istrinya
Sebab :1. Tidak ada saksi yang NGAKU MELIHAT mereka ngeseks
2. Tidak ada pula bininya yang BUNTING / BERANAK
Cuma dengan Khadijah dan Mariyah sajalah muhammad pernah ngeseks :
Sebab walau ga ada yang melihat ... namun keduanya BUNTING dan BERANAK

Pembawa Pedang wrote:Mmg tak ada salah perkataan Anas ra..Nabi Sulaiman juga bisa menyetubuhi isteri2nya 70 orang dalam 1 malam...Yang salah adalah persepsi anda yang menyatakan itu suatu kebanggaan. atau mengatakan itu adalah sex mania..
PP

CRESCENT-STAR wrote:yang saya garis bawahi adalah NAFSU meng GOL kan opininya sendiri ... dalam teks aslinya tidak ada kalimat2 spt itu ....
dalam LIDWA begini :
BUKHARI HADIST NO - 260 :
[color=#0080FF]Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar berkata, telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Hisyam berkata, telah menceritakan kepada saya bapakku dari Qatadah berkata, telah menceritakan kepada kami Anas bin Malik radliallahu 'anhu berkata,: "Adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. [size=200]mendatangi isterinya[/size] pada waktu yang sama di malam hari atau siang hari, saat itu jumlah isteri-isteri Beliau sebelas orang". Aku bertanya kepada Anas bin Malik radliallahu 'anhu: [size=150]"Apakah Beliau mampu?". Jawabnya: "Beliau diberikan kekuatan setara tiga puluh lelaki".[/size] Berkata, Sa'id dari Qatadah bahwa Anas radliallahu 'anhu menerangkan kepada mereka bahwa jumlah isteri-isteri Beliau shallallahu 'alaihi wasallam. saat itu sembilan orang".[/color]
Patah Salero wrote:Padahal ada saksi mata yang terlibat langsung yang menyatakan berbeda :
Aisha melaporkan: “Tak seorangpun dari kalian punya kekuatan untuk mengontrol nafsunya seperti sang nabi, karena dia bisa [size=150]meraba-raba isteri-isterinya tetapi tidak melakukan hubungan seks.” (Bukhari, Vol 1, Book 6, No.299).[/size]
Aisyah sendiri menyatakan bahwa belum tentu juga terjadi hubungan seks setiap kali pertemuan.


Pembawa Pedang wrote:Mmg tak ada salah perkataan Anas ra..Nabi Sulaiman juga bisa menyetubuhi isteri2nya 70 orang dalam 1 malam...Yang salah adalah persepsi anda yang menyatakan itu suatu kebanggaan. atau mengatakan itu adalah sex mania..
PP
walet wrote:Itu kan kata kitab cabulmu.

Patah Salero wrote:Aisha melaporkan: “Tak seorangpun dari kalian punya kekuatan untuk mengontrol nafsunya seperti sang nabi, karena dia bisa meraba-raba isteri-isterinya tetapi tidak melakukan hubungan seks.” (Bukhari, Vol 1, Book 6, No.299).
MaNuSiA_bLeGuG wrote:
mengontrol nafsu dgn meraba2 ? ga salah nih ?![]()
icip-icip sedikit = kontrol hihihi...klo ngontrol itu ya ga pake icip2
Patah Salero wrote:Heran... udah terang benderang begitu masih aja di plintir.
Di mana ada kalimat mengontrol nafsu dengan meraba ???
Yang ada: "walaupun meraba nafsu tetap terkontrol".
Patah Salero wrote:kalo meraba dompet gimana ??
pake nafsu juga gak ??

Users browsing this forum: No registered users