. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Muhammad manusia dikasihi Allah?

Kehidupan, pengikut, kepercayaan, pikiran dan ucapan Muhammad.

Postby Foxhound » Mon May 19, 2008 12:13 pm

Saya ada berdebat dengan satu muslim lewat japri dan mencari referensi tentang Muhammad yang takut pada gerhana matahari. Ternyata.... yang bikin topic gua sendiri tahun lalu :lol:

Well, sudah setahun lebih... belon ada moslem yang sanggup menjelaskan ternyata topik ini.. moslem..moslem

Saya ulang lagi dah

Sahih Bukhari Volume 2, Book 18. Eclipses. Hadith 167 -- Diriwayatkan oleh Abu Musa :
Saat terjadilah gerhana matahari, Nabi terbangun, Ia ketakutan karena pikirnya itu mungkin adalah SAAT-nya (Hari penghakiman). Pergilah Nabi ke Masjid dan berdoa dengan menggunakan Qiyam yang terpanjang, sedemikian membungkuk dan bersujud dalam cara yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Lalu berkatalah Nabi,”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, tetapi Allah membuat pengikut-Nya takut karena tanda-tanda itu. Maka apabila kamu melihat kejadian yang seperti ini, ingatlah akan Allah, mintalah pertolongan dan pengampunan-Nya.”

Kalau memang Muhammad manusia sempurna, kalau memang Muhammad manusia dikasihi Allah, kenapa ia takut dengan hari penghakiman?

Kalau Muhammad adalah rasulullah, dan AlQuran sumber ilmu pengetahuan kenapa ia tidak bisa membedakan gerhana matahari dengan hari penghakiman?

Kalau Islam berpikir bahwa hari penghakiman itu didahului oleh kedatangan imam Mahdi, kenapa Muhammad tidak tahu? Apakah Muhammad menganggap dirinya imam Mahdi? Kalau iya kenapa dia takut dengan hari penghakiman?

Kalau Muhammad tahu tentang hari penghakiman, kenapa Ia berpikir beberapa manusia bsia langsung masuk ke surga tanpa melalui penghakiman terlebih dahulu?
____________________________________________________
User avatar
Foxhound
Translator
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Re: Muhammad manusia dikasihi Allah?

Postby Islam Itu Indah » Mon May 19, 2008 12:28 pm

Foxhound wrote:Sahih Bukhari Volume 2, Book 18. Eclipses. Hadith 167 -- Diriwayatkan oleh Abu Musa : Saat terjadilah gerhana matahari, Nabi terbangun, Ia ketakutan karena pikirnya itu mungkin adalah SAAT-nya (Hari penghakiman). Pergilah Nabi ke Masjid dan berdoa dengan menggunakan Qiyam yang terpanjang, sedemikian membungkuk dan bersujud dalam cara yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Lalu berkatalah Nabi,”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, tetapi Allah membuat pengikut-Nya takut karena tanda-tanda itu. Maka apabila kamu melihat kejadian yang seperti ini, ingatlah akan Allah, mintalah pertolongan dan pengampunan-Nya.”

Kalau memang Muhammad manusia sempurna, kalau memang Muhammad manusia dikasihi Allah, kenapa ia takut dengan hari penghakiman?

Kalau Muhammad adalah rasulullah, dan AlQuran sumber ilmu pengetahuan kenapa ia tidak bisa membedakan gerhana matahari dengan hari penghakiman?

Kalau Islam berpikir bahwa hari penghakiman itu didahului oleh kedatangan imam Mahdi, kenapa Muhammad tidak tahu? Apakah Muhammad menganggap dirinya imam Mahdi? Kalau iya kenapa dia takut dengan hari penghakiman?

Kalau Muhammad tahu tentang hari penghakiman, kenapa Ia berpikir manusia langsung masuk ke surga tanpa melalui penghakiman terlebih dahulu?


--------------
Joh 5:22 Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
Joh 5:23 supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.

Karena Muhammad adalah manusia rendah hati, tidak sombong, tidak suka meremahkan orang hingga terhadap Tuhannya Muhammad masih merasa Tunduk dan tidak meninggikan diri hingga merasa tidak takut akan penghakiman Tuhan walapun Muhammad telah dijanjikan Surga oleh Allah.

SAYEMBARA BARANG SIAPA YANG MEMENANGKAN PERDEBATAN DI http://faithfreedom.myforumportal.com/f ... 2845#32845, http://faithfreedom.myforumportal.com/f ... highlight= MAKA AKAN MENDAPATKAN 1 BUAH MOBIL JAGUAR

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Allah berfirman (yang artinya), "Allah yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy" (Taha:4). Sebagaimana diterangkan dalam hadits Bukhary, para tabiin menafsirkan istiwa dengan naik dan meninggi.
Allah berfirman (yang artinya), "Ialah Allah yang ada di langit-langit" (Al An’am:3).
Allah berfirman (yang artinya), "Allah yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy"
Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam pernah menanyai seorang budak wanita, "dimanakah Allah?".Jawabnya,"Di langit !". Rasulullah bertanya," Siapa saya?". Dijawab lagi, "Kamu Rasulullah". Lalu Rasulullah bersabda, "merdekakanlah ia, karena dia seorang mukminah".

Allah Bukan Batu atau Palang Melintang ataupun Manusia Allah yang Maha Pencipta
MAKA SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG YANG MENGATAKAN BAHWA YESUS ADALAH TUHAN DAN PALANG MELINTANG SEBAGAI SESEMBAHAN YANG HARUS DISEMBAH ADALAH UCAPAN TERKUTUK DAN LAKNAT DAN TIDAK AKAN DIAMPUNI OLEH ALLAH ( YAHWEH / ELOHA ) ITU SENDIRI.
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.( Al Maidah : 73 )
Islam Itu Indah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 343
Joined: Sun Feb 10, 2008 8:03 am

Re: Muhammad manusia dikasihi Allah?

Postby Foxhound » Mon May 19, 2008 12:34 pm

Islam Itu Indah wrote:-------------
Joh 5:22 Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
Joh 5:23 supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.



Gua nggak quote ayat tersebut di atas, koq bisa muncul jadi quote gua? Mau profile killing ya? ;)

Karena Muhammad adalah manusia rendah hati, tidak sombong, tidak suka meremahkan orang hingga terhadap Tuhannya Muhammad masih merasa Tunduk dan tidak meninggikan diri hingga merasa tidak takut akan penghakiman Tuhan walapun Muhammad telah dijanjikan Surga oleh Allah.


He3x.. **** jangan dipelihara, kalau memang tunduk, dia akan tunduk bukan dengan ketakutan seperti itu, tetapi tunduk di dalam rasa sukacita karena Ia sudah dijemput.

Dan lagi, pertanyaan gua yang lain belon elo jawab. Koq bisa Muhammad nggak bisa bedakan gerhana matahari biasa dengan hari penghakiman. Belon lagi soal nubuatan imam Mahdi...

SAYEMBARA BARANG SIAPA YANG MEMENANGKAN PERDEBATAN DI http://faithfreedom.myforumportal.com/f ... 32845#3284 5, http://faithfreedom.myforumportal.com/f ... 1590&start =0&postdays=0&postorder=asc&highlight= MAKA AKAN MENDAPATKAN 1 BUAH MOBIL JAGUAR


:lol: muslim desperate...
User avatar
Foxhound
Translator
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Re: Muhammad manusia dikasihi Allah?

Postby telor » Mon May 19, 2008 12:46 pm

Foxhound wrote:Sahih Bukhari Volume 2, Book 18. Eclipses. Hadith 167 -- Diriwayatkan oleh Abu Musa : Saat terjadilah gerhana matahari, Nabi terbangun, Ia ketakutan karena pikirnya itu mungkin adalah SAAT-nya (Hari penghakiman). Pergilah Nabi ke Masjid dan berdoa dengan menggunakan Qiyam yang terpanjang, sedemikian membungkuk dan bersujud dalam cara yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Lalu berkatalah Nabi,”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, tetapi Allah membuat pengikut-Nya takut karena tanda-tanda itu. Maka apabila kamu melihat kejadian yang seperti ini, ingatlah akan Allah, mintalah pertolongan dan pengampunan-Nya.”

Kalau memang Muhammad manusia sempurna, kalau memang Muhammad manusia dikasihi Allah, kenapa ia takut dengan hari penghakiman?

Kalau Muhammad adalah rasulullah, dan AlQuran sumber ilmu pengetahuan kenapa ia tidak bisa membedakan gerhana matahari dengan hari penghakiman?

Kalau Islam berpikir bahwa hari penghakiman itu didahului oleh kedatangan imam Mahdi, kenapa Muhammad tidak tahu? Apakah Muhammad menganggap dirinya imam Mahdi? Kalau iya kenapa dia takut dengan hari penghakiman?

Kalau Muhammad tahu tentang hari penghakiman, kenapa Ia berpikir manusia langsung masuk ke surga tanpa melalui penghakiman terlebih dahulu?


--------------
Joh 5:22 Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
Joh 5:23 supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.


Bukti bahwa kecerdasan momek (muhammad saw -red) lebih cocok di setarakan dengan manusia purba. Manusia purba juga takut kok klo ngeliat gejala2 alam semacam gerhana, petir, hujan, dst
User avatar
telor
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1078
Joined: Sat Oct 22, 2005 1:51 pm

Postby Islam Itu Indah » Mon May 19, 2008 3:10 pm

Sahih Bukhari Volume 2, Book 18. Eclipses. Hadith 167 -- Diriwayatkan oleh Abu Musa : Saat terjadilah gerhana matahari, Nabi terbangun, Ia ketakutan karena pikirnya itu mungkin adalah SAAT-nya (Hari penghakiman). Pergilah Nabi ke Masjid dan berdoa dengan menggunakan Qiyam yang terpanjang, sedemikian membungkuk dan bersujud dalam cara yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Lalu berkatalah Nabi,”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, tetapi Allah membuat pengikut-Nya takut karena tanda-tanda itu. Maka apabila kamu melihat kejadian yang seperti ini, ingatlah akan Allah, mintalah pertolongan dan pengampunan-Nya.”

Ingat yang saya beri tanda Bold !!! disitu di terangkan ”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, jadi pengertian kalimat tadi bahwa Gerhana bulan bukanlah suatu tanda dari akhir zaman karena bukan bagian dari tanda kematian atau ada kehidupan seseorang tetapi tanda gerhana matahari atau bulan adalah tanda dari kekuasaan Allah yang Maha Agung, Maha Besar, Maha Kuasa. Allah lah yang mengusai Jiwa manusia, Allah lah yang menguasai kematian dan kehidupan maka sudah selayaknya lah Manusia takut , berserah diri dan Taat kepada Allah ( Tuhan / Yahweh ).

Maka Aplikasi dari Ketundukan Muhammad kepada Sang Khaliq ( pencipta ) maka Setiap adanya gerhana Matahari atau Bulan Muhammad melaksanakan Sholat Gerhana.

Sholat itu adalah Aplikasi Manusia dalam ketundukan dan ketaatan KEPADA Sang Pencipta.

SAYEMBARA BARANG SIAPA YANG MEMENANGKAN PERDEBATAN DI http://faithfreedom.myforumportal.com/f ... 32845#3284 5, http://faithfreedom.myforumportal.com/f ... 1590&start =0&postdays=0&postorder=asc&highlight= MAKA AKAN MENDAPATKAN 1 BUAH MOBIL JAGUAR
Islam Itu Indah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 343
Joined: Sun Feb 10, 2008 8:03 am

Postby Foxhound » Mon May 19, 2008 6:08 pm

Islam Itu Indah wrote:Sahih Bukhari Volume 2, Book 18. Eclipses. Hadith 167 -- Diriwayatkan oleh Abu Musa : Saat terjadilah gerhana matahari, Nabi terbangun, Ia ketakutan karena pikirnya itu mungkin adalah SAAT-nya (Hari penghakiman). Pergilah Nabi ke Masjid dan berdoa dengan menggunakan Qiyam yang terpanjang, sedemikian membungkuk dan bersujud dalam cara yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Lalu berkatalah Nabi,”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, tetapi Allah membuat pengikut-Nya takut karena tanda-tanda itu. Maka apabila kamu melihat kejadian yang seperti ini, ingatlah akan Allah, mintalah pertolongan dan pengampunan-Nya.”

Ingat yang saya beri tanda Bold !!! disitu di terangkan ”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, jadi pengertian kalimat tadi bahwa Gerhana bulan bukanlah suatu tanda dari akhir zaman karena bukan bagian dari tanda kematian atau ada kehidupan seseorang tetapi tanda gerhana matahari atau bulan adalah tanda dari kekuasaan Allah yang Maha Agung, Maha Besar, Maha Kuasa. Allah lah yang mengusai Jiwa manusia, Allah lah yang menguasai kematian dan kehidupan maka sudah selayaknya lah Manusia takut , berserah diri dan Taat kepada Allah ( Tuhan / Yahweh ).

Maka Aplikasi dari Ketundukan Muhammad kepada Sang Khaliq ( pencipta ) maka Setiap adanya gerhana Matahari atau Bulan Muhammad melaksanakan Sholat Gerhana.

Sholat itu adalah Aplikasi Manusia dalam ketundukan dan ketaatan KEPADA Sang Pencipta.


:lol: Jauh banget ilmu gathuknya?? Yang dibold dan diperbesar itu nggak kebaca ya? Apa hubungannya bukan hari penghakiman dengan kehidupan kematian seseorang? Kalau mau maksa, yang mutu sedikit kenapa sih?
User avatar
Foxhound
Translator
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Postby Islam Itu Indah » Mon May 19, 2008 8:55 pm

Foxhound wrote:
Islam Itu Indah wrote:Sahih Bukhari Volume 2, Book 18. Eclipses. Hadith 167 -- Diriwayatkan oleh Abu Musa : Saat terjadilah gerhana matahari, Nabi terbangun, Ia ketakutan karena pikirnya itu mungkin adalah SAAT-nya (Hari penghakiman). Pergilah Nabi ke Masjid dan berdoa dengan menggunakan Qiyam yang terpanjang, sedemikian membungkuk dan bersujud dalam cara yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Lalu berkatalah Nabi,”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, tetapi Allah membuat pengikut-Nya takut karena tanda-tanda itu. Maka apabila kamu melihat kejadian yang seperti ini, ingatlah akan Allah, mintalah pertolongan dan pengampunan-Nya.”

Ingat yang saya beri tanda Bold !!! disitu di terangkan ”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, jadi pengertian kalimat tadi bahwa Gerhana bulan bukanlah suatu tanda dari akhir zaman karena bukan bagian dari tanda kematian atau ada kehidupan seseorang tetapi tanda gerhana matahari atau bulan adalah tanda dari kekuasaan Allah yang Maha Agung, Maha Besar, Maha Kuasa. Allah lah yang mengusai Jiwa manusia, Allah lah yang menguasai kematian dan kehidupan maka sudah selayaknya lah Manusia takut , berserah diri dan Taat kepada Allah ( Tuhan / Yahweh ).

Maka Aplikasi dari Ketundukan Muhammad kepada Sang Khaliq ( pencipta ) maka Setiap adanya gerhana Matahari atau Bulan Muhammad melaksanakan Sholat Gerhana.

Sholat itu adalah Aplikasi Manusia dalam ketundukan dan ketaatan KEPADA Sang Pencipta.


:lol: Jauh banget ilmu gathuknya?? Yang dibold dan diperbesar itu nggak kebaca ya? Apa hubungannya bukan hari penghakiman dengan kehidupan kematian seseorang? Kalau mau maksa, yang mutu sedikit kenapa sih?

Ketakutan Muhammad merupakan Reaksi Spontanitas dari Naluri Manusia Muhammad ! Ingat manusia adalah tempat Lupa. Yesus pun seorang manusia yang tidak luput dari Dosa ! Maka Karakter manusia adalah sebagai Abdan atau Hamba, seorang Hamba Kepada Tuhannya mempunyai ketundukan dan ketaatan. Dan Hak Mutlak Tuhan adalah Sang Khaliq yaitu Sang Maha, Entah Maha Pencipta atau Maha Kuasa.

Hari Penghakiman adalah hari dimana manusia dan alam semesta Hancurkan lalu di hidupkan kembali maka itu yang disebut Kiamat, tetapi Muhammad berkata, " ”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, jadi pengertian kalimat tadi bahwa Gerhana bulan bukanlah suatu tanda dari akhir zaman karena bukan bagian dari tanda kematian atau adanya kehidupan seseorang tetapi tanda gerhana matahari atau bulan adalah tanda dari kekuasaan Allah yang Maha Agung, Maha Besar, Maha Kuasa. Allah lah yang mengusai Jiwa manusia, Allah lah yang menguasai kematian dan kehidupan maka sudah selayaknya lah Manusia takut , berserah diri dan Taat kepada Allah ( Tuhan / Yahweh ).

Dari Aisyah RA, dia bercerita bahawa pada masa Rasulullah SAW terjadi gerhana matahari, lalu beliau mengerjakan shalat bersama orang-orang. Maka beliau berdiri dan memanjangkan waktu berdiri, lalu beliau ruku dan memanjangkannya. Kemudian beliau berdiri dan memanjangkannya -berdiri yang kedua ini tidak selama berdiri pertama-. Setelah itu, beliau ruku dan memanjangkan ruku, ruku-nya ini lebih pendek dari ruku pertama. Selanjutnya, beliau sujud dan memanjangkannya. Kemudian beliau mengerjakan pada rakaat kedua seperti apa yang beliau kerjakan pada rakaat pertama. Setelah itu, beliau berbalik sedang matahari telah muncul. Lalu beliau memberikan khutbah kepada orang-orang. Beliau memanjatkan pujian dan sanjungan kepada Allah. Dan setelah itu, beliau bersabda. ( HR. Bukhori )

Allah berfirman, " Sesungguhnya matahari dan bulan itu merupakan dua (tanda) dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana kerana kematian seseorang dan tidak juga kerana kehidupan seseorang. Oleh kerana itu, jika kalian melihat hal tersebut maka hendaklah kalian berdo’a kepada Allah, bertakbir, shalat dan bersedekah”. Setelah itu, beliau bersabda : “Wahai umat Muhammad, demi Allah, tidak ada seorang yang lebih cemburu dari Allah jika hambaNya, lelaki atau perempuan berzina. Wahai umat Muhammad, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis”

Maka Aplikasi dari Ketundukan Muhammad kepada Sang Khaliq ( pencipta ) maka Setiap adanya gerhana Matahari atau Bulan Muhammad melaksanakan Sholat Gerhana.

Sholat itu adalah Aplikasi Manusia dalam ketundukan dan ketaatan KEPADA Sang Pencipta.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Allah berfirman (yang artinya), "Allah yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy" (Taha:4). Sebagaimana diterangkan dalam hadits Bukhary, para tabiin menafsirkan istiwa dengan naik dan meninggi.
Allah berfirman (yang artinya), "Ialah Allah yang ada di langit-langit" (Al An’am:3).
Allah berfirman (yang artinya), "Allah yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy"
Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam pernah menanyai seorang budak wanita, "dimanakah Allah?".Jawabnya,"Di langit !". Rasulullah bertanya," Siapa saya?". Dijawab lagi, "Kamu Rasulullah". Lalu Rasulullah bersabda, "merdekakanlah ia, karena dia seorang mukminah".

Allah Bukan Batu atau Palang Melintang ataupun Manusia Allah yang Maha Pencipta
MAKA SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG YANG MENGATAKAN BAHWA YESUS ADALAH TUHAN DAN PALANG MELINTANG SEBAGAI SESEMBAHAN YANG HARUS DISEMBAH ADALAH UCAPAN TERKUTUK DAN LAKNAT DAN TIDAK AKAN DIAMPUNI OLEH ALLAH ( YAHWEH / ELOHA ) ITU SENDIRI.
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.( Al Maidah : 73 )
Islam Itu Indah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 343
Joined: Sun Feb 10, 2008 8:03 am

Postby telor » Tue May 20, 2008 10:39 pm

Islam Itu Indah wrote:
Foxhound wrote:
Islam Itu Indah wrote:Sahih Bukhari Volume 2, Book 18. Eclipses. Hadith 167 -- Diriwayatkan oleh Abu Musa : Saat terjadilah gerhana matahari, Nabi terbangun, Ia ketakutan karena pikirnya itu mungkin adalah SAAT-nya (Hari penghakiman). Pergilah Nabi ke Masjid dan berdoa dengan menggunakan Qiyam yang terpanjang, sedemikian membungkuk dan bersujud dalam cara yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Lalu berkatalah Nabi,”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, tetapi Allah membuat pengikut-Nya takut karena tanda-tanda itu. Maka apabila kamu melihat kejadian yang seperti ini, ingatlah akan Allah, mintalah pertolongan dan pengampunan-Nya.”

Ingat yang saya beri tanda Bold !!! disitu di terangkan ”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, jadi pengertian kalimat tadi bahwa Gerhana bulan bukanlah suatu tanda dari akhir zaman karena bukan bagian dari tanda kematian atau ada kehidupan seseorang tetapi tanda gerhana matahari atau bulan adalah tanda dari kekuasaan Allah yang Maha Agung, Maha Besar, Maha Kuasa. Allah lah yang mengusai Jiwa manusia, Allah lah yang menguasai kematian dan kehidupan maka sudah selayaknya lah Manusia takut , berserah diri dan Taat kepada Allah ( Tuhan / Yahweh ).

Maka Aplikasi dari Ketundukan Muhammad kepada Sang Khaliq ( pencipta ) maka Setiap adanya gerhana Matahari atau Bulan Muhammad melaksanakan Sholat Gerhana.

Sholat itu adalah Aplikasi Manusia dalam ketundukan dan ketaatan KEPADA Sang Pencipta.


:lol: Jauh banget ilmu gathuknya?? Yang dibold dan diperbesar itu nggak kebaca ya? Apa hubungannya bukan hari penghakiman dengan kehidupan kematian seseorang? Kalau mau maksa, yang mutu sedikit kenapa sih?

Ketakutan Muhammad merupakan Reaksi Spontanitas dari Naluri Manusia Muhammad ! Ingat manusia adalah tempat Lupa. Yesus pun seorang manusia yang tidak luput dari Dosa ! Maka Karakter manusia adalah sebagai Abdan atau Hamba, seorang Hamba Kepada Tuhannya mempunyai ketundukan dan ketaatan. Dan Hak Mutlak Tuhan adalah Sang Khaliq yaitu Sang Maha, Entah Maha Pencipta atau Maha Kuasa.

Hari Penghakiman adalah hari dimana manusia dan alam semesta Hancurkan lalu di hidupkan kembali maka itu yang disebut Kiamat, tetapi Muhammad berkata, " ”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, jadi pengertian kalimat tadi bahwa Gerhana bulan bukanlah suatu tanda dari akhir zaman karena bukan bagian dari tanda kematian atau adanya kehidupan seseorang tetapi tanda gerhana matahari atau bulan adalah tanda dari kekuasaan Allah yang Maha Agung, Maha Besar, Maha Kuasa. Allah lah yang mengusai Jiwa manusia, Allah lah yang menguasai kematian dan kehidupan maka sudah selayaknya lah Manusia takut , berserah diri dan Taat kepada Allah ( Tuhan / Yahweh ).

Dari Aisyah RA, dia bercerita bahawa pada masa Rasulullah SAW terjadi gerhana matahari, lalu beliau mengerjakan shalat bersama orang-orang. Maka beliau berdiri dan memanjangkan waktu berdiri, lalu beliau ruku dan memanjangkannya. Kemudian beliau berdiri dan memanjangkannya -berdiri yang kedua ini tidak selama berdiri pertama-. Setelah itu, beliau ruku dan memanjangkan ruku, ruku-nya ini lebih pendek dari ruku pertama. Selanjutnya, beliau sujud dan memanjangkannya. Kemudian beliau mengerjakan pada rakaat kedua seperti apa yang beliau kerjakan pada rakaat pertama. Setelah itu, beliau berbalik sedang matahari telah muncul. Lalu beliau memberikan khutbah kepada orang-orang. Beliau memanjatkan pujian dan sanjungan kepada Allah. Dan setelah itu, beliau bersabda. ( HR. Bukhori )

Allah berfirman, " Sesungguhnya matahari dan bulan itu merupakan dua (tanda) dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana kerana kematian seseorang dan tidak juga kerana kehidupan seseorang. Oleh kerana itu, jika kalian melihat hal tersebut maka hendaklah kalian berdo’a kepada Allah, bertakbir, shalat dan bersedekah”. Setelah itu, beliau bersabda : “Wahai umat Muhammad, demi Allah, tidak ada seorang yang lebih cemburu dari Allah jika hambaNya, lelaki atau perempuan berzina. Wahai umat Muhammad, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis”

Maka Aplikasi dari Ketundukan Muhammad kepada Sang Khaliq ( pencipta ) maka Setiap adanya gerhana Matahari atau Bulan Muhammad melaksanakan Sholat Gerhana.

Sholat itu adalah Aplikasi Manusia dalam ketundukan dan ketaatan KEPADA Sang Pencipta.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Allah berfirman (yang artinya), "Allah yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy" (Taha:4). Sebagaimana diterangkan dalam hadits Bukhary, para tabiin menafsirkan istiwa dengan naik dan meninggi.
Allah berfirman (yang artinya), "Ialah Allah yang ada di langit-langit" (Al An’am:3).
Allah berfirman (yang artinya), "Allah yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy"
Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam pernah menanyai seorang budak wanita, "dimanakah Allah?".Jawabnya,"Di langit !". Rasulullah bertanya," Siapa saya?". Dijawab lagi, "Kamu Rasulullah". Lalu Rasulullah bersabda, "merdekakanlah ia, karena dia seorang mukminah".

Allah Bukan Batu atau Palang Melintang ataupun Manusia Allah yang Maha Pencipta
MAKA SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG YANG MENGATAKAN BAHWA YESUS ADALAH TUHAN DAN PALANG MELINTANG SEBAGAI SESEMBAHAN YANG HARUS DISEMBAH ADALAH UCAPAN TERKUTUK DAN LAKNAT DAN TIDAK AKAN DIAMPUNI OLEH ALLAH ( YAHWEH / ELOHA ) ITU SENDIRI.
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.( Al Maidah : 73 )


Kok sama seperti agamanya orang purba

Orang2 jaman dulu juga takut terhadap gejala2 alam.
mereka kaiit2kan gejala2 alam tsb dengan hari kiamat, kekuasaan dewa/tuhan.

Orang jaman baehula dulu percaya hal2 yang bersifat tahayul yang mereka yakini benar, dan sampai sekarang keyakinan tahayul mereka tidak terbukti sama sekali.
Disaat manusia sudah lebih mengedepankan logika di banding dengan tahayul, iman, desas desus, dst ternyata masih ada satu komunitas yang mengulangi kebodohan orang2 jaman baehula dengan mempercayai hal2 tayahul.

Baca nih biar otak elo terbuka dikit.. sukur2 kalau elo tercerahkan

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=20246
pod-rock wrote:http://www.faithfreedom.org/Articles/sina70424.htm

What is God?
Oleh Ali Sina

Dear Hammad;

Saya tidak akan mempublikasikan email anda, karena anda minta demikian. Ini jawaban saya.

Dari jaman baheula manusia sudah mencoba mencari jawaban akan pertanyaan tentang apa itu Tuhan. Banyak jawaban muncul, jatuh bangun, datang satu-hilang kemudian. Tuhan terwujud dalam binatang, fenomena alam, planet, bintang, makhluk khayalan dan hukum alam.

Dgn bertambahnya kepandaian kita, jawaban2 ini berubah juga. Tapi, meski kita maju dalam bidang sains, tetap saja kita belum mendapat jawaban memuaskan dan pasti akan pertanyaan tua ini. Apa Tuhan itu, belum ada yang tahu. TAPI yang pasti adalah : apa yang BUKAN Tuhan.

Tuhan tidak mungkin berupa binatang, matahari, bulan atau bintang. Tuhan tidak mungkin banyak. Dan terakhir, tidak mungkin berupa makhluk/dzat. Semuanya ini bisa dijelaskan secara logika. Yang tidak bisa dijelaskan adalah bahwa Tuhan itu ada.

Sepanjang sejarah, tuhan selalu menjadi pengejawantahan sifat2 manusia. Tuhan telah jadi inkarnasi rasa takut dan harapan. Telah jadi kesempurnaan yang diinginkan manusia. Karena manusia itu beda, pemikiran, rasa takut dan aspirasinya berbeda, maka begitu juga tuhan2 mereka masing2.

Orang Aztek percaya pada Huitzilopochtli, dewa perang. Diperkirakan sekitar 20.000 orang pertahun dikorbankan oleh kerajaan Aztec. Tawanan dibawa kepuncak pyramid, dimana ada meja batu utk ritual, dadanya disobek dan jantungnya dicabut. Lalu tubuh korban dilempar kebawah tangga pyramid. [Lihat APOCALYPTOnya Mel Gibson nggak ?]

Image

Image

Pengertian bagi motivasi dibelakang pengorbanan ritual ini adalah konsep “tonalli”, artinya “roh yang menghidupkan”. Tonalli didalam diri manusia dipercaya ada dalam darah, yang berpusat di jantung saat orang merasa takut. Ini menjelaskan kenapa tuhan mereka menginginkan jantung. Tanpa pengorbanan ini, semua gerak akan berhenti, bahkan gerak matahari juga. Jadi sejauh pengertian Aztec, mereka melakukan ritual pengorbanan utk menahan agar matahari tetap berada pada orbitnya. [1]

Image

Nah, tuhannya orang israel memang pilih kasih. Dia memilih orang yahudi sebagai bangsa pilihannya. Rasionalitas dibelakang ini adalah bahwa orang Yahudi sepanjang masa selalu jadi tawanan bangsa lain. Penawan mereka memperlakukan bangsa ini dengan buruk. Dimasa lalu manusia kejam pada manusia lain, lebih dari jaman sekarang. Utk mengimbangi itu, tuhannya Yahudi lebih menyukai mereka daripada bangsa lain. Dia menjanjikan mereka kemenangan akhir dan menghukum berat para penawan dan penganiaya mereka. Dia meyakinkan mereka bahwa kesengsaraan2 tsb hanya utk mensucikan mereka dari dosa. Dengan khayalan ini orang Yahudi mampu memikul kesengsaraan yang berat dan tidak melepaskan harapan2 mereka. Keselamatan dan kejayaan sudah sampai belokan jalan.

Bagi Yesus, Tuhan itu cinta. Yesus adalah manusia cinta damai. Dia ajarkan orang utk memaafkan dosa orang lain, menemukan balok dimata sendiri sebelum mencari noda dimata orang lain, jangan melempar batu jika berdosa, mencintai tetangga dan bahkan memberi pipi kanan jika ditampar yang kiri. Tuhannya Yesus sangat mirip dengan Yesus itu sendiri. Ini adalah Tuhan kebaikan yang dijelaskan Yesus.

Bagi seorang narsisis seperti Muhammad, tuhan adalah segala sesuatu yang diinginkan oleh orang narsisis juga. Dia maha segala, makhluk lalim yang menakutkan, yang menuntut utk dihormati dan disembah, memerintah utk dipuja dan menyuruh utk dipuji. Tuhannya Muhammad adalah tuhan gila yang melakukan apa saja sesukanya. Dia bisa membuat aturan dan segera melanggar aturan itu seenaknya dan tak seorangpun boleh mempertanyakannya. Kalau dia maupun, dia bisa saja mengirim orang saleh keneraka dan memberi pahala orang maha jahat. Manusia tidak bisa yakin pada nasib mereka dan tidak bisa mendapat keselamatan lewat perbuatan baik belaka. Mereka juga harus tunduk padanya, menyembahnya demi mendapat persetujuannya. Tuhannya Muhammad adalah diktator lalim. Benak tuhan ini mirip dengan benaknya Saddam Hussein, Hitler dan Stalin. Dia kejam pada mereka yang menentangnya dan baik sekali pada mereka yang memujanya, sangat ingin menjadi pusat perhatian dan jika diacuhkan, ia akan jadi sangat cepat tersinggung dan membalas dgn sangat keji. Bagi Muhammad, kualitas2 demikian ini adalah ciri kemahaan. Tuhannya tidak lain hanya alter ego – proyeksi dari dirinya sendiri.

Tuhannya Einstein adalah tuhan hukum Alam. Einstein adalah orang sains. Dia percaya ada keteraturan dijagat raya. Ketika dia bilang bahwa “Tuhan tidak bermain dadu”, yang dia maksud adalah ‘keteraturan’ ini.

Tuhannya Einstein tidak ada hubungannya dengan tuhan agama. Orang se-intelek dia tidak mungkinlah percaya pada tuhan yang ikut campur urusan manusia, melanggar hukumnya sendiri utk melakukan keajaiban, mengirim nabi dan menjawab doa2, seakan manusia bisa mempengaruhi kehendak yang Maha Kuasa dan mengubah hukum alam dengan memohon-mohon. Dia menjelaskan kepercayaannya pada Tuhan sebagai:

Sebuah pengetahuan akan keberadaan sesuatu yang tidak bisa kita masuki, perwujudan dari sebab/akibat yang sangat dalam dan keindahan yang paling bersinar – pengetahuan dan emosi inilah yang membuat sikap religius sejati; dalam pengertian demikian, dan pengertian itu sajalah, saya sungguh2 seorang yang sangat religius.

Dia tidak suka pendapat religiusnya itu disalah tafsirkan dan dia menjelaskan:

Tentu saja bohong apa yang anda baca tentang kereligiusan saya, kebohongan yang selalu diulang-ulang. Saya tidak percaya akan tuhan pribadi dan saya tidak pernah menyangkal ini tapi menjelaskannya dengan jelas. Jika sesuatu didalam saya bisa disebut religius maka itu adalah kekaguman tak terbatas akan struktur dunia sejauh sains bisa menjelaskannya.

Pikiran2 besar itu religius tapi kereligiusannya berbeda dari religiusitas orang2 biasa. Kosmologis dan matematikawan, Stephen Hawking, yang membicarakan tentang “the Mind of God,” ketika ditanya oleh Larry King dari CNN, apa dia percaya pada Tuhan, menjawab: “Ya, jika tuhan itu artinya perwujudan hukum2 dijagat raya.”

Apa Tuhan itu ada atau tidak, sepenuhnya masalah lain lagi. Bahkan jika adapun, tidak akan pernah bisa dimengerti manusia. Kita manusia menganggap diri kita sebagai ciptaanNya. Ciptaan ini bisa baik atau jahat tergantung kitanya sendiri. Tuhannya Yesus itu baik karena Yesus baik. Tuhannya Muhammad jahat, karena Muhammad jahat. Tapi Tuhan keduanya tidaklah nyata. Seperti Santa Klaus dan Drakula. Tapi, seperti yang dipraktekkan oleh orang Aztec dan para muslim, kepercayaan pada Tuhan yang Jahat bisa sangat menghancurkan.

Tidak semua Kristen percaya pada tuhannya Yesus. Gereja abad pertengahan percaya pada tuhan yang berbeda, tuhan mereka banyak dipengaruhi oleh tuhannya islam. Itu sebabnya gereja itu menyimpang dari ajaran Kristus. Sekarang, tidak semua Kristen percaya tuhan yang sama juga. Bagi beberapa orang, tuhan itu toleran, mencintai dan inklusif. Bagi yang lainnya Tuhan itu pencemburu, posesif dan eksklusif.

Ada banyak tuhan. Kebanyakan sudah dilupakan. Tak seorangpun ingat lagi pada Huitzilopochtli atau pasangannya yang lebih murah hati Quetzalcoatl, yang hanya minta korban binatang seperti ular dan kupu-kupu. Tak seorangpun berdoa lagi pada Mars, dewa Perang; Venus, dewi cinta; Pluto dewa maut. Tuhan2 ini pernah berjaya, dimana mereka memerintah dengan gagah. “Forgotten lie the martyrs in their dusty catacombs, and the faiths, for which they died, are cold and dead.”[2]

Menurut perkiraan ada 240 tuhan/dewa. Kecuali kita asumsikan tuhan itu penderita MPD (Multiple Personality Disorder), kita harus mengakui bahwa Yahweh, tuhannya Musa dan “Father” dari Yesus tidaklah sama. Jika diperhatikan, sifatnya masing2 berbeda. Aulloh lebih2 lagi tidak mirip salah satu dari mereka. Dia kejam, sadis dan haus darah. Lagian, Auloh ini ketika mewujud ke Baha’ullah jadi sama sekali berbeda, dia segera bicara tentang cinta universal dan persaudaraan umat manusia. Transformasi yang luar biasa. Bunglon aja ngga bisa gitu.

Semua tuhan adalah ciptaan manusia. Kita yang menciptakan, kita sembah sendiri dan kita cuekkan sendiri dan kita lupakan sendiri. Sekarang giliran Aulloh yang kita liburkan. Makhluk jahat ini telah habis masa pakainya. Dia tidak cocok lagi utk jaman ini. Aulloh, sama seperti Huitzilopochtli, makhluk haus darah yang haus akan korban manusia. Kita harus bunuh Auloh dan menusuk jantungnya pake pasak kayu agar tidak bangun lagi mengisap darah orang tak bersalah.

Image
Satu lagi korban Allahu Akbar yg selalu menuntut darah

Tidak ada kebenaran dalam Auloh. Makhluk ini murni jahat, karena penciptanya (Muhammad) juga jahat. Dia (Allah) hanya ciptaan psikopat (Muhammad).

Image
Muslim yang berada dibawah pengaruh islam menurunkan harkat mereka menjadi binatang buas. Lihat saja contoh2 kejahatan lain yang mampu mereka lakukan. (lihat foto pengikut2 agama 'damai')

Jika anda memang merasa perlu percaya pada sosok Tuhan, ada banyak tuhan lain yang pantas dipilih. Jika tidak suka dgn yang ada, bikin aja tuhanmu sendiri. Saya bikin sendiri. Saya percaya pada prinsip tunggal yang menaungi keberadaan ini. Ini tuhan yang sama dengan tuhannya Einstein, Espinosa dan Hawking. Saya percaya pada Dao, prinsip abadi yg tak terubahkan. Ya, saya orang yang percaya. Saya percaya keindahan, harmoni, keteraturan dan cinta. Saya percaya pada potensi tak terbatas yang ada dalam diri kita. Tuhan saya bukan makhluk/dzat. Non makhluk/dzat yang menjadi ibu segala sesuatu. Saya tidak menyembahnya ataupun berdoa padanya. Saya cukup mengerti tentangnya dan menerapkannya disetiap tarikan nafas saya.

Anda tanya kenapa Auloh tidak menolong kita. Jawabannya adalah, dia tidak bisa, karena dia tidak ada. Dia sama bohongnya dengan Huitzilopochtli. Dia hanya ada dalam imajinasi muslim. Jika anda mengerti Tuhan sejati, yakni hukum abadi yang mengatur jagat raya, anda akan mampu menolong diri anda dengan menerapkan prinsip2 tsb dalam kehidupan anda. Pertolongan ada bagi mereka yang mengulurkan tangan utk merangkulnya. Anda menjelaskan bagaimana anda merubah hidup anda lewat berpikir positif, secara fanatis berhasil dan menanggulangi masalah2 anda. Jadi anda sudah mengenal Tuhan dan dikarunianya.

Krishna berkata, orang berdoa pada tuhan yang berbeda sesuai dengan pengertian mereka masing2, tapi pada siapapun anda berdoa, sayalah yang menjawab doa2 itu. Apa anda menyebut krishna, Yahweh atau tuhan lain, terserah. Prinsip adalah, apapun yang anda fokuskan, itulah yg akan jadi nyata. Mereka yang memfokuskan diri agar sukses, sehat, kaya dan bahagia, akan mendapatkannya. Mereka yang fokus pada kegagalan dan diliputi rasa takut, kalah.

Anda bertanya kenapa Tuhan mempermainkan kita. Bukan tuhan yang mempermainkan kita. Kitalah yang mempermainkan Tuhan. Kita memberi nama bagi tuhan, padahal nama itu membedakan benda dari persamaannya. Tuhan bukan benda dan tidak punya persamaan. Dg begitu dia tidak bernama. Kita menjelaskan tuhan dalam banyak bentuk, ketika tuhan itu tidak bisa dijelaskan dan tidak punya bentuk. Kita menerapkan sifat2 manusia utk menjelaskan tuhan, menyebutnya penyayang, maha tahu, bijaksana dan maha ada, padahal tuhan itu diatas itu semua.

Jika tuhan itu bukan makhluk/dzat, kok bisa punya sifat? Tuhan tidak baik ataupun jahat. Tuhan bukan penguasa lalim ataupun baik. Tuhan bukan pencipta karena ciptaan adalah sebuah tindakan dan tindakan mengambil tempat suatu waktu. Tuhan tidak berwaktu dan dg demikian tidak bertindak. Kita pura2 melayani Tuhan, sementara Tuhan dinafikan dari segala kebutuhan. Jika saya haus, anda bisa memberi saya air. Tapi jika saya tidak haus, apa gunanya dikasih air juga? Tuhan tidak punya kebutuhan, jadi gimana bisa kita melayani Tuhan?

Tuhan itu Hukum Alam. Anda bisa menerapkan hukumnya tapi tidak bisa melayani hukum tsb. Yang bisa anda lakukan hanya mengerti Tuhan dan mengikutinya. Anda mengerti Tuhan lewat sains – sains dari dunia dalam dan sains dari dunia luar. Ini bisa dilakukan lewat introspeksi kedunia dalam dan observasi kedunia luar.

Tak seorangpun bisa menceritakan tentang Tuhan. Tak seorangpun bisa mengajar tuhan itu apa. Anda harus mengertinya sendiri. Jika warna tidak bisa dijelaskan pada orang yang lahirnya buta warna, gimana bisa menjelaskan Tuhan pada orang yang tidak pernah merasakan Tuhan? Itu sebabnya tak seorangpun bisa mengatakan padamu tentang Tuhan. Kebenaran itu tiada berjalan. Anda tidak bisa pergi ke suatu tempat atau mengikuti seseorang utk menemukan kebenaran. Sama seperti anda tidak perlu pergi kemana-mana utk menemukan matahari karena sinarnya ada dimana-mana, anda tidak perlu mengikuti sesuatu utk menemukan Tuhan karena Tuhan ada didalam anda. Berhentilah mendengarkan si anu dan sianu yang mengaku sebagai utusan Tuhan. Tuhan tidak mengirim pesan lewat orang ketiga. Pesan2 tuhan ada disekitar anda. Pada setiap helai daun, setiap nafas anda, setiap atom yang membangun jagat raya ini. Lihat bayi dan anda akan melihat tuhan. Tuhan ada pada setiap manusia, anda sendiri adalah pesan terbesar dari Tuhan. Dengarkan nurani anda dan anda akan mendengar tuhan bicara kencang dan jelas.

Tuhan tidak punya pribadi atau kesadaran. Bukan makhluk atau dzat. Tidak seperti kesadaran anda dan saya didunia ini. Tidak mengirim kita bencana ataupun menyelamatkan kita dari bencana. Ia ada disana sebagai hukum bagi kita utk dipatuhi dan utk memperkaya hidup kita dengannya.

Tuhan tidak menghukum atau memberi pahala. Anda melakukan itu sendiri dengan melanggar hukum atau mematuhinya. Jika tangan anda dibakar, akan panas. Tak seorangpun menghukum anda. Karena tidak ada yang akan menghukum anda, percuma minta ampun. Sekali anda melanggar hukum, kerusakan itu sudah terjadi.

Tuhan itu segalanya. Kenyataanlah yang ada dan hidup terus. Sebagai perbandingan, dunia ini sama seperti chimera. Membangikan makhluk dan non makhluk itu juga sebenarnya omong kosong. Anda bisa membandingkan apel dengan motor karena keduanya itu benda, tapi anda tidak bisa membandingkan Tuhan dengan apapun yang bukan Tuhan. Tuhan itu nyata dan abadi, segala sesuatu itu kebetulan dan bisa musnah. Anda tidak bisa membandingkan sesuatu yang tidak terbatas dengan yang terbatas. Non makhluk itu nyata dan absolut, makhluk itu relatif. Ini paradoks terbesar.

Jagat ini hanya satu pikiran dalam benak Tuhan. Itu jika anda ingin secara puitis memikirkannya demikian. Tuhan ada, tanpa menjadi sesuatu. Sekaligus yang paling mewujud dan tidak berwujud. Gimana bisa? Pikirkan saja tentang kehidupan! Tidakkah kehidupan itu ada wujudnya tapi sekaligus tidak berwujud? Kehidupan hanya satu ekspresi dari Tuhan.

Tuhan meliputi segala dan setiap orang. Anda tidak bisa lolos darinya, sepersekian detikpun. Sesaan anda berhenti mematuhi tuhan, anda langsung tiada. Ini karena Tuhan bukan pemberi hukum tapi hukum itu sendiri. Bahkan jika sbg manusia anda tidak patuh dan melanggar hukum, tubuh anda tahu bagaimana mematuhinya. Itu sebabnya anda masih hidup. Itu sebabnya anda punya wujud manusia. Ini karena setiap sel dan atom dalam tubuh anda patuh pada hukum dan secara metafora bicara, “aku orang percaya.”

Kita manusia sudah berjalan jauh utk mencoba mengerti tuhan, tapi meski sudah sejauh itu ternyata yang kita mengerti hanya bahwa kita tidak mengerti. Kita dulu percaya pada binatang, figur mitos, planet dan bintang, pada hantu2, pada dewa2 dan tuhan yang esa. Ada tuhan yang penyayang ada yang jahat dan kejam. Semuanya adalah hasil khayalan kita. Pemikir2 terbesar kita, tidak lagi berpikir tuhan sebagai makhluk/dzat tapi sebagai hukum impersonal dari jagat raya. Pengertian kita akan tuhan berkembang, seperti otak kita. Tuhan2 dari kakek moyang kita, tidak lagi memuaskan petualangan kita tentang pengetahuan. Sudah saatnya kita tinggalkan tuhan2 ini dan mencari tuhan yang masuk akal utk pemikiran maju kita.

-----------------------------------------
[1] http://nv.essortment.com/aztecsacrifice_raif.htm

[2] Margaret A Murray in The Genesis of Religion
User avatar
telor
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1078
Joined: Sat Oct 22, 2005 1:51 pm


Postby Islam Itu Indah » Wed May 21, 2008 10:20 am

telor wrote: Kok sama seperti agamanya orang purba

Orang2 jaman dulu juga takut terhadap gejala2 alam.
mereka kaiit2kan gejala2 alam tsb dengan hari kiamat, kekuasaan dewa/tuhan.

Orang jaman baehula dulu percaya hal2 yang bersifat tahayul yang mereka yakini benar, dan sampai sekarang keyakinan tahayul mereka tidak terbukti sama sekali.
Disaat manusia sudah lebih mengedepankan logika di banding dengan tahayul, iman, desas desus, dst ternyata masih ada satu komunitas yang mengulangi kebodohan orang2 jaman baehula dengan mempercayai hal2 tayahul.

Baca nih biar otak elo terbuka dikit.. sukur2 kalau elo tercerahkan

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=20246


Anda melihat kesamaan dari sudut pandang memikiran anda yang picik !

merasa ada takut atas kekuasaan Tuhan itu wajar !

edit by moderator 2 (note: jangan OT ke Kristen)

Ketakutan manusia merupakan Naluri pertahanan yang kuat untuk mewaspadai akan adanya bahaya yang akan mengancam dirinya ! Itu Wajar !

Apalagi sebagai orang yang beragama pastilah dalam dirinya mempunyai ketakutan dan ketaatan kepada Tuhannya adalah suatu yang Wajar sebagai Naluri Manusia kepada Tuhannya !

Orang - orang Bar-bar wajar mengalami ketakutan akan kekuasaan Tuhan yang diyakininya.

edit by moderator 2 (note: jangan OT ke Kristen)

Lalu Muhammad Waspada dengan adanya tanda - tanda alam, karena semua itu Naluri manusia, tetapi Muhammad kan berkata, " ”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, jadi pengertian kalimat tadi bahwa Gerhana bulan bukanlah suatu tanda dari akhir zaman karena bukan bagian dari tanda kematian atau adanya kehidupan seseorang tetapi tanda gerhana matahari atau bulan adalah tanda dari kekuasaan Allah yang Maha Agung, Maha Besar, Maha Kuasa. Allah lah yang mengusai Jiwa manusia, Allah lah yang menguasai kematian dan kehidupan maka sudah selayaknya lah Manusia takut , berserah diri dan Taat kepada Allah ( Tuhan / Yahweh ).

Lalu Muhammad menyingkapi itu menggunakan Akalnya bahwa semua itu hanya Tuhan ( Yahweh / Allah ) yang mempunyai Kuasa ! Wajar !

Justru Postingan anda ini, melah memperlihatkan anda itu seorang yang Bar-bar ! seakan anda tahu tetapi pada dasarnya anda itu **** !

edit by moderator 2 (note: jangan OT)
Islam Itu Indah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 343
Joined: Sun Feb 10, 2008 8:03 am

Postby Foxhound » Wed May 21, 2008 11:17 pm

@Atas. DASAR ISLAM BLEGUG... Nggak tahan ya kalau nggak OOT ke Kristen?? Bikin cemar thread gua aja...
User avatar
Foxhound
Translator
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Postby eagle123 » Wed May 21, 2008 11:23 pm

Hm, kalau sholat terus waktu gerhana, trus kapan para ahli astronomi islam menyelidiki gerhana matahari ? Katanya quran sumber ilmu ?
Mamat dikasihi olloh ? Iya, pasti, karena dia yang menciptakan olloh. Tuhan mengasihi mamat ? Iya, karena mamat ciptaanNya. Mamat mengasihi Tuhan ? Wah.. gak janji, soalnya Tuhan melarang zina.
eagle123
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 692
Joined: Sun Mar 02, 2008 10:24 pm

Postby telor » Thu May 22, 2008 9:02 pm

Islam Itu Indah wrote:
telor wrote: Kok sama seperti agamanya orang purba

Orang2 jaman dulu juga takut terhadap gejala2 alam.
mereka kaiit2kan gejala2 alam tsb dengan hari kiamat, kekuasaan dewa/tuhan.

Orang jaman baehula dulu percaya hal2 yang bersifat tahayul yang mereka yakini benar, dan sampai sekarang keyakinan tahayul mereka tidak terbukti sama sekali.
Disaat manusia sudah lebih mengedepankan logika di banding dengan tahayul, iman, desas desus, dst ternyata masih ada satu komunitas yang mengulangi kebodohan orang2 jaman baehula dengan mempercayai hal2 tayahul.

Baca nih biar otak elo terbuka dikit.. sukur2 kalau elo tercerahkan

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=20246

Anda melihat kesamaan dari sudut pandang memikiran anda yang picik !

merasa ada takut atas kekuasaan Tuhan itu wajar !

Bagaimana dengan Yesus yang panik dan merasa takut karena tidak adanya kehadiran Tuhannya ketika di Salib, akhirnya Yesus hanya Pasrah saya. Yesus sempat berteriak sambil mengucapkan Kalimat, " Ali ! Ali Lama Sabkhtani ! Tuhanku ! Tuhanku Kenapa engkau meninggalkan ku !, "

Dari sudut pandang ini terlihat jelas ! sempat adanya kekecewaan Yesus kepada Tuhannya !

Apakah ini termasuk Perilaku orang Purba ???? Anda Picik sekali ! Najis deh !

Ketakutan manusia merupakan Naluri pertahanan yang kuat untuk mewaspadai akan adanya bahaya yang akan mengancam dirinya ! Itu Wajar !

Apalagi sebagai orang yang beragama pastilah dalam dirinya mempunyai ketakutan dan ketaatan kepada Tuhannya adalah suatu yang Wajar sebagai Naluri Manusia kepada Tuhannya !

Orang - orang Bar-bar wajar mengalami ketakutan akan kekuasaan Tuhan yang diyakininya.

Yesus yang disembah oleh Kristen pun mengalami ketakutan akan adanya kematian yang akan merenggut dirinya.

Lalu Muhammad Waspada dengan adanya tanda - tanda alam, karena semua itu Naluri manusia, tetapi Muhammad kan berkata, " ”Tanda-tanda yang Allah kirim ini tidak terjadi karena kehidupan atau kematian seseorang, jadi pengertian kalimat tadi bahwa Gerhana bulan bukanlah suatu tanda dari akhir zaman karena bukan bagian dari tanda kematian atau adanya kehidupan seseorang tetapi tanda gerhana matahari atau bulan adalah tanda dari kekuasaan Allah yang Maha Agung, Maha Besar, Maha Kuasa. Allah lah yang mengusai Jiwa manusia, Allah lah yang menguasai kematian dan kehidupan maka sudah selayaknya lah Manusia takut , berserah diri dan Taat kepada Allah ( Tuhan / Yahweh ).

Lalu Muhammad menyingkapi itu menggunakan Akalnya bahwa semua itu hanya Tuhan ( Yahweh / Allah ) yang mempunyai Kuasa ! Wajar !

Justru Postingan anda ini, melah memperlihatkan anda itu seorang yang Bar-bar ! seakan anda tahu tetapi pada dasarnya anda itu **** !

Postingan anda selalu mengatakan Bar-bar ! tetapi anda tidak melihat bagaimana orang-orang Kristen membunuh anak-anak, wanita, dan orang dewasa dengan di cincxang, atau di Mutilasi :
ImageImage
ImageImage

Lalu Mutilasi dilakukan oleh :
Image

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Allah berfirman (yang artinya), "Allah yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy" (Taha:4). Sebagaimana diterangkan dalam hadits Bukhary, para tabiin menafsirkan istiwa dengan naik dan meninggi.
Allah berfirman (yang artinya), "Ialah Allah yang ada di langit-langit" (Al An’am:3).
Allah berfirman (yang artinya), "Allah yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy"
Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam pernah menanyai seorang budak wanita, "dimanakah Allah?".Jawabnya,"Di langit !". Rasulullah bertanya," Siapa saya?". Dijawab lagi, "Kamu Rasulullah". Lalu Rasulullah bersabda, "merdekakanlah ia, karena dia seorang mukminah".

Allah Bukan Batu atau Palang Melintang ataupun Manusia Allah yang Maha Pencipta
MAKA SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG YANG MENGATAKAN BAHWA YESUS ADALAH TUHAN DAN PALANG MELINTANG SEBAGAI SESEMBAHAN YANG HARUS DISEMBAH ADALAH UCAPAN TERKUTUK DAN LAKNAT DAN TIDAK AKAN DIAMPUNI OLEH ALLAH ( YAHWEH / ELOHA ) ITU SENDIRI.
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.( Al Maidah : 73 )

Image


OOT ke kristen lagi.

Takut sih boleh takut mas, tapi takutnya berlebihan seperti muslim maka otak yang ada di kepalamu jadi ngga ada gunanya lagi.

Apalagi percaya hal2 yang ngga masuk akal yang terdapat di dalam kitab porno karangan momek (baca : muhammad saw).

Gue barbar? gue ngga seperti elo yang percaya ketahayulan quran dan alloh jadi gue bukan manusia barbar melainkan manusia modern yang lebih mengutamakan logika di bandingkan tahayul
Sebaliknya
Elo yang masih barbar karena di jaman modern gini kok masih aja percaya mahluk yang ngga jelas juntrungannya (baca : alloh)

hehe... kebakaran jenggot juga dia sampe nuduh2 gue barbar, padahal dianya sendiri yang barbar
User avatar
telor
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1078
Joined: Sat Oct 22, 2005 1:51 pm

Re: Muhammad manusia dikasihi Allah?

Postby ahmad_doni » Fri May 23, 2008 12:04 am

Foxhound wrote:Gua nggak quote ayat tersebut di atas, koq bisa muncul jadi quote gua? Mau profile killing ya? ;)


weleh2 hari gene ada muslim yg masih suka fitnah dengan cara murahan seperti itu?

islam itu indah: Masih punya urat malu???

Bonehead!
User avatar
ahmad_doni
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1090
Joined: Fri Apr 20, 2007 10:57 am

Postby audy_valentine » Fri May 23, 2008 4:57 am

Eh, kok yang dicontohin ama si Islam itu BEJAD malah gambar GEREJA SETAN?

Mau ngulangin kegoblokannya si Abdul Muslim?

Gmn kalo abis ini kita samain aja Islam ama Ahmadiyah, mau enggak?
User avatar
audy_valentine
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby Phoenix » Fri May 23, 2008 7:05 am

Foxhound wrote:@Atas. DASAR ISLAM BLEGUG... Nggak tahan ya kalau nggak OOT ke Kristen?? Bikin cemar thread gua aja...


FOx, lawan elo udah desperate. Udah sampe OOt ke Kristen bahkan lucu banget bawa2 gambar nya gereja setan (anti kristen). Muslim asal lihat salib biar dibalik pikirnya kristen kali ye.

Asal ada tulisan Church, dipikirnya Kristen.

Belum tahu rupanya apa itu Onion Church atawa Gereja Bawang sebutan buat ape. hehehehe.....

Nah, menurut gue, type lawan debat kayak gitu kalau sudah mencoba mematilkan profil dan tidak memberikan alesan mengapa dia meng-quote ayat yang tidak ditulis sama elo. Lalu OOT ke Kristen..dan terus tambah OOt ke Kristen, bahkan menyajikan gambar dgn tulisan yang tidak relevan dgn topic & judul. Maka lebih baik elo cuekkin die. Jangan buang waktu debat sama orang macam die. Cari lawan yang setidaknya mempunyai Otak kecil.
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby Cake » Fri May 23, 2008 8:05 am

feodor fathon FF wrote:MUhammad sbg Hamba Allah ...tidak layak kah ia takut pada Pencipta NYa ???


MUNGKIN?
yang muhamad takuti itu GERHANA
:wink:
User avatar
Cake
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 159
Joined: Fri Apr 25, 2008 4:42 pm

Re: Muhammad manusia dikasihi Allah?

Postby moslem is peace » Sat Feb 12, 2011 8:34 pm

kalo menurut saya klo emosi terus kata2xnya kasar seperti itu gimana logika lebih dominan daripada emosi
menurut saya orang Islam itu bener2x masyarakat yang menerima kerukunan kalo tidak ada kesombongan dari umat yang lain

saya sebenarnya kurang menerima peristiwa berdarah di Sulawesi dan Ambon...digambarkan Islam yg kejam dan Islam yang bejat
tapi tekanan umat kristen di poso dan ambon sangat besar tidak bisa diterima akal sehat
umat Islam itu orang yang sangat toleran, kami gak pernah bilang kristen itu bejat dan bar-bar seperti orang ini katakan

tapi gimana jika mereka membunuh dan menyiksa saudara2x kami
serangan awal itu dari oknum umat kristen dan kenapa begitu kejam dan sombong, tidak bisa diterima oleh akal sehat kami
gambar itu adalah efek kegilaan serangan tidak berperikemanusiaan terhadap orang Islam
lebih dari gambar itu...dan semua itu oknum

mengenai bar-bar
saya sarjana sejarah...kalo kita lihat manusia modern sekarang yang katanya notabenenya paling hebat
apa yang kamu dapat ???
coba cari di search mana yang paling tertawa dalam perzinahan
orang dari negara mayoritas Islam atau kristen
cari deh orang modern kembali lagi ke zaman purba tidak mengenal malu pamer aurat

mengenai hadist
itu bukan patokan umat Islam
yang tidak pernah berubah satu hurufpun adalah Al qur an, dan itu dijamin tidak berubah sampai akhir zaman

saya kira sangat **** jika kita menggunakan pegangan yang berubah2x
saya gak akan bicara klo itu hadist silahkan cari di Al Quran saja baru saya tanggapi
huruf tebal jadi masalah...padahal mgkn itu mgkn solat gerhana matahari saja

skrg injil
adakah yang sama jadi patokan
kalo tidak sama kok jadi patokan????

terus klo anak yang menetukan di hari pengadilan
kok kyknya kurang bijaksana ya???
moslem is peace
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 15
Joined: Sat Feb 12, 2011 7:54 pm

Re: Muhammad manusia dikasihi Allah?

Postby Foxhound » Sat Feb 12, 2011 11:26 pm

moslem is peace wrote:kalo menurut saya klo emosi terus kata2xnya kasar seperti itu gimana logika lebih dominan daripada emosi
menurut saya orang Islam itu bener2x masyarakat yang menerima kerukunan kalo tidak ada kesombongan dari umat yang lain

saya sebenarnya kurang menerima peristiwa berdarah di Sulawesi dan Ambon...digambarkan Islam yg kejam dan Islam yang bejat
tapi tekanan umat kristen di poso dan ambon sangat besar tidak bisa diterima akal sehat
umat Islam itu orang yang sangat toleran, kami gak pernah bilang kristen itu bejat dan bar-bar seperti orang ini katakan

tapi gimana jika mereka membunuh dan menyiksa saudara2x kami
serangan awal itu dari oknum umat kristen dan kenapa begitu kejam dan sombong, tidak bisa diterima oleh akal sehat kami
gambar itu adalah efek kegilaan serangan tidak berperikemanusiaan terhadap orang Islam
lebih dari gambar itu...dan semua itu oknum

mengenai bar-bar
saya sarjana sejarah...kalo kita lihat manusia modern sekarang yang katanya notabenenya paling hebat
apa yang kamu dapat ???
coba cari di search mana yang paling tertawa dalam perzinahan
orang dari negara mayoritas Islam atau kristen
cari deh orang modern kembali lagi ke zaman purba tidak mengenal malu pamer aurat

mengenai hadist
itu bukan patokan umat Islam
yang tidak pernah berubah satu hurufpun adalah Al qur an, dan itu dijamin tidak berubah sampai akhir zaman

saya kira sangat **** jika kita menggunakan pegangan yang berubah2x
saya gak akan bicara klo itu hadist silahkan cari di Al Quran saja baru saya tanggapi
huruf tebal jadi masalah...padahal mgkn itu mgkn solat gerhana matahari saja

skrg injil
adakah yang sama jadi patokan
kalo tidak sama kok jadi patokan????

terus klo anak yang menetukan di hari pengadilan
kok kyknya kurang bijaksana ya???


Muslim2 di mana saja sama, kalian itu suka menang sendiri, memfitnah dan kadang tidak tahu malu.... Ngomong poso ngomong ambon, kenapa tidak ngomong bekasi, temanggung, Situbondo?

Muslim selalu cari gara2 dulu, kalau didiamin ngelunjak, tapi kalau dilawan katanya dizalimi....

Situs yang menjelekkan agama2 lain dari muslim bejibun, tapi baru ada FFI semua pada teriak2 ngancam2....

Poso dan ambon, berita yang didengar selalu hanya satu sisi saja.... andaikata memang kristen yang cari gara2 dulu, tokh muslim di sana yang memenggal anak remaja, putri pula.

buka matamu, jangan asal njeplak.
User avatar
Foxhound
Translator
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Re: Muhammad manusia dikasihi Allah?

Postby fanaticus » Thu Apr 19, 2012 3:47 am

SUNDUL!!!
User avatar
fanaticus
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 575
Joined: Fri Oct 29, 2010 11:37 pm

Previous

Return to Muhammad



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users