. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

Seluk beluk ttg hak/kewajiban wanita, pernikahan, waris, bentuk2 pelecehan hak2 wanita dlm Islam dll.

Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

Postby NoMind » Wed Sep 14, 2005 1:09 pm

Menggunakan perempuan hasil pampasan perang sebagai budak seks atau dijadikan tebusan sudah menjadi kebiasaan di jaman Nabi dulu. Nabi sendiri pun mendapatkan Juwariyah, Rahayana dan Safiyah dari hasil rampasan perang. Praktek ini juga tidak asing lagi bagi wanita2 Indonesia di jaman Jepang yang dijadikan Ian Kaifu. Apakah sunnah demikian ini mendapatkan pahala?


Shahih Bukhari (Volume 5, Book 59, Number 637)
Narrated Buraida:
The Prophet sent 'Ali to Khalid to bring the Khumus (of the booty) and I hated Ali, and 'Ali had taken a bath (after a sexual act with a slave-girl from the Khumus). I said to Khalid, "Don't you see this (i.e. Ali)?" When we reached the Prophet I mentioned that to him. He said, "O Buraida! Do you hate Ali?" I said, "Yes." He said, "Do you hate him, for he deserves more than that from the Khumus."

Nabi mengutus Ali kepada Khalid untuk menbawa Khumus (pampasan perang) dan saya (Buraida) sangat membenci Ali, dan Ali sudah mandi (sesudah melakukan hubungan sex dengan budak perempuan dari hasil Khumus). Saya (Buraida) mengatakan kepada Khalid, “Tidakkah kamu melihat ini (i.e Ali)?” Ketika kita menemui Nabi saya menyampaikan hal itu kepadanya. Dia (nabi) berkata, “Oh Buraida! Apakah kamu membenci Ali?” Saya mengatakan, “Ya”. Dia mengatakan, “Apakah kamu membencinya karena dia berhak mendapatkan lebih dari itu dari Khumus?”.



Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 137:
Narrated Abu Said Al-Khudri:
We got female captives in the war booty and we used to do coitus interruptus with them. So we asked Allah's Apostle about it and he said, "Do you really do that?" repeating the question thrice, "There is no soul that is destined to exist but will come into existence, till the Day of Resurrection."

Kami mendapatkan wanita-wanita tangkapan dalam pampasan perang dan kami biasanya melakukan “coitus intteruptus” dengan mereka. Jadi kami menanyakan pada Rasulullah mengenai hal ini dan dia berkata, “Apakah kalian benar-benar melakukan itu?” mengulangi pertanyaan tersebut tiga kali, “Tidak ada jiwa yang sudah ditakdirkan untuk ada tapi akan datang, sampai Hari Kebangkitan.”



Sahih Muslim, Book 019, Number 4364:
It has been narrated on the authority of Ibn Umar that the Jews of Banu Nadir and Banu Quraizi fought against the Messenger of Allah (may peace be upon him) who expelled Banu Nadir, and allowed Quraiza to stay on, and granted favour to them until they too fought against him. Then he killed their men, and distributed their women, children and properties among the Muslims, except that some of them had joined the Messenger of Allah (may peace be upon him) who granted them security. They embraced Islam. The Messenger of Allah (may peace be upon him) turned out all the Jews of Medlina. Banu Qainuqa' (the tribe of 'Abdullah b. Salim) and the Jews of Banu Haritha and every other Jew who was in Medina.

Kemudian dia membunuh laki-laki mereka, dan membagi-bagikan wanita2 mereka, anak dan harta2 mereka diantara para Muslim



Sahih Bukari, Volume 3, Book 46, Number 717:
Narrated Ibn Aun:
I wrote a letter to Nafi and Nafi wrote in reply to my letter that the Prophet had suddenly attacked Bani Mustaliq without warning while they were heedless and their cattle were being watered at the places of water. Their fighting men were killed and their women and children were taken as captives; the Prophet got Juwairiya on that day. Nafi said that Ibn 'Umar had told him the above narration and that Ibn 'Umar was in that army.

Para lelaki yang mampu bertemu dibunuh, dan wanita dan anak2 dijadikan tawanan



Sahih Muslim, Book 008, Number 3371:
Abu Sirma said to Abu Sa'id al Khadri (Allah he pleased with him): 0 Abu Sa'id, did you hear Allah's Messenger (may peace be upon him) mentioning al-'azl? He said: Yes, and added: We went out with Allah's Messenger (may peace be upon him) on the expedition to the Bi'l-Mustaliq and took captive some excellent Arab women; and we desired them, for we were suffering from the absence of our wives, (but at the same time) we also desired ransom for them. So we decided to have sexual intercourse with them but by observing 'azl (Withdrawing the male sexual organ before emission of semen to avoid-conception). But we said: We are doing an act whereas Allah's Messenger is amongst us; why not ask him? So we asked Allah's Mes- senger (may peace be upon him), and he said: It does not matter if you do not do it, for every soul that is to be born up to the Day of Resurrection will be born.

dan mengambil sebagai rampasan wanita2 Arab yang bagus sekali; dan kami bernafsu pada mereka, karena kami sengsara dari ketidakhadiran para isteri kami, (tetapi pada saat yang sama) kami juga menginginkan tebusan dari mereka. Jadi kami memutuskan untuk melakukan hubungan seks dengan (memperkosa, red) mereka tetapi mempraktekan "azl" (menarik organ lelaki pria sebelum memancarkan sperma untuk menghindari kehamilan).



Quran 33:50
Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri- isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.



With Best Regards,
NoMind
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Re: Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

Postby ali oncom » Mon Sep 19, 2005 9:39 am

NoMind wrote:Menggunakan perempuan hasil pampasan perang sebagai budak seks atau dijadikan tebusan sudah menjadi kebiasaan di jaman Nabi dulu. Nabi sendiri pun mendapatkan Juwariyah, Rahayana dan Safiyah dari hasil rampasan perang. Praktek ini juga tidak asing lagi bagi wanita2 Indonesia di jaman Jepang yang dijadikan Ian Kaifu. Apakah sunnah demikian ini mendapatkan pahala?


memangnya Jepang menggunakan referensi Bukhari ? atau kebetulan Jepang tau Indo mayoritas muslim ?

which one worse ? budak seks rampasan perang atau budak seks karena pemuja free sex orang barat ?
User avatar
ali oncom
Banned
 
Posts: 220
Joined: Mon Sep 19, 2005 8:55 am
Location: Pasar Rumput

Re: Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

Postby Mr_GEJROT » Mon Sep 19, 2005 11:27 am

ali oncom wrote: memangnya Jepang menggunakan referensi Bukhari ? atau kebetulan Jepang tau Indo mayoritas muslim ?

Jepang nggak pakai hadist maupun quran, kenal muhamadpun juga kagak. Dan apa yang dilakukan mereka jaman dulu, diakui salah, bahkan mau memberikan ganti rugi. Nah kalau muhamad dan pengikutnya salah kagak? Bisa dituntut ganti rugi kagak?

ali oncom wrote: which one worse ? budak seks rampasan perang atau budak seks karena pemuja free sex orang barat ?

Tentang sex esex esex, dua-duanya/pelakunya salah. Ditambah lagi, hadist maupun kitab yang menuntun hal sex esex esex ini juga salah.
Mr_GEJROT
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 436
Joined: Mon Sep 19, 2005 11:14 am
Location: Indonesia

Postby Yususf roni » Mon Oct 03, 2005 12:56 pm

Kalo masalah budak untuk dijadikan istri itu adalah hal biasa ketika masa-masa nabi sebelum nabi Muhammad lahir. Di dalam Islam budak itu dijadikan istri dengan cara-cara terhormat dan manusiawi berlainan dengan yang dipraktekan sebelum Islam ada. Karena di dalam Bible pun hal itu diakui sebagaimana termuat didalam Ulangan Pasal 21: 10-17 sbb:
21:10. "Apabila engkau keluar berperang melawan musuhmu, dan TUHAN, Allahmu, menyerahkan mereka ke dalam tanganmu dan engkau menjadikan mereka tawanan,
21:11 dan engkau melihat di antara tawanan itu seorang perempuan yang elok, sehingga hatimu mengingini dia dan engkau mau mengambil dia menjadi isterimu,
21:12 maka haruslah engkau membawa dia ke dalam rumahmu. Perempuan itu harus mencukur rambutnya, memotong kukunya,
21:13 menanggalkan pakaian yang dipakainya pada waktu ditawan, dan tinggal di rumahmu untuk menangisi ibu bapanya sebulan lamanya. Sesudah demikian, bolehlah engkau menghampiri dia dan menjadi suaminya, sehingga ia menjadi isterimu.
21:14 Apabila engkau tidak suka lagi kepadanya, maka haruslah engkau membiarkan dia pergi sesuka hatinya; tidak boleh sekali-kali engkau menjual dia dengan bayaran uang; tidak boleh engkau memperlakukan dia sebagai budak, sebab engkau telah memaksa dia."

21:15. "Apabila seorang mempunyai dua orang isteri, yang seorang dicintai dan yang lain tidak dicintainya, dan mereka melahirkan anak-anak lelaki baginya, baik isteri yang dicintai maupun isteri yang tidak dicintai, dan anak sulung adalah dari isteri yang tidak dicintai,
21:16 maka pada waktu ia membagi warisan harta kepunyaannya kepada anak-anaknya itu, tidaklah boleh ia memberikan bagian anak sulung kepada anak dari isteri yang dicintai merugikan anak dari isteri yang tidak dicintai, yang adalah anak sulung.
21:17 Tetapi ia harus mengakui anak yang sulung, anak dari isteri yang tidak dicintai itu, dengan memberikan kepadanya dua bagian dari segala kepunyaannya, sebab dialah kegagahannya yang pertama-tama: dialah yang empunya hak kesulungan."

21:18. "Apabila seseorang mempunyai anak laki-laki yang degil dan membangkang, yan
User avatar
Yususf roni
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Postby badmotha » Tue Oct 11, 2005 1:13 pm

Di dalam Islam budak itu dijadikan istri dengan cara-cara terhormat dan manusiawi berlainan dengan yang dipraktekan sebelum Islam


memang benar Islam sangat manusiawi....
perempuan yahudi cantik yang kaya raya dimana suami, kerabat dan sukunya diperangi, dirampok, dan dibantai dengan brutal oleh nabi dan gengnya, kemudian diubah statusnya menjadi "budak", lalu ketika birahi naik setelah mandi darah, dipaksa menjadi "istri", dan digauli saat itu juga. memang benar2 MANUSIAWI. Manusia dirasuki setan, maksudnya.


kita bisa lihat contoh historis nabi dalam kerusuhan mei '98: bengis , brutal, dan memperkosa seenaknya.
badmotha
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 100
Joined: Tue Sep 20, 2005 10:10 am

Postby badmotha » Tue Oct 11, 2005 1:14 pm

Dan apa yang dilakukan mereka jaman dulu, diakui salah, bahkan mau memberikan ganti rugi. Nah kalau muhamad dan pengikutnya salah kagak? Bisa dituntut ganti rugi kagak?


bedanya muslim dengan kriminal adalah: kriminal ketika melakukan kejahatan masih punya nurani yang memberinya perasaan bersalah walau sedikit; dalam kasus muslim perasaan bersalah ini tidak ada sama sekali, dan cenderung merasa senang dan bangga karena dapat melayani kebutuhan brutal owllohnya.

Makhluk yang alam sadarnya mirip muslim, dalam ilmu psikologi disebut juga dengan psikopat, dan banyak serial killer yang mempunyai trade mark seperti ini.

Jadi jangan harap ganti rugi atas perkosaan dllnya; Imam Samudra, Abu Bakar, Saddam Hussein, Osama, atau Muhammad tidak setitik pun menunjukkan rasa penyesalan atas kejahatan luar biasa yang dilakukannya.
Ini baru namanya pahlawan buat kaum muslim!
:twisted: HUAHAHAHAHA :twisted:
badmotha
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 100
Joined: Tue Sep 20, 2005 10:10 am

Postby gatotkaca » Fri Oct 14, 2005 5:11 am

Saya sering bingung sama kaum muslimin, sering gembar-gembor banyak ayat2 porno di bible, kenyataan mereka sendirilah gudang porno, dgn seenaknya saja, alasan agama bisa menghalalkan sex untuk kebutuhan hawa nafsunya.

Saya cuma membandingkan saja, banyak orang menuduh tayangan Film Porno / BF merupakan produk Barat yg katanya mayoritas orang Kristen. Terus dihubungkan lagi inilah pekerjaan orang2 kafir yang lantas dihubungkan agama.

Coba tanya para produser Film tsb , pernahkan mereka lakukan itu semua dengan alasan agama ? Mereka lakukan itu pasti karena alasan bisnis semata. Itu hanya perbuatan oknum dan tidak satupun agama melegalkan perbuatan ini.

Tapi ini jelas dengan dalih memperalat / mempelintir hukum agama ... gue dapat menikmati sex dengan halal walaupun secara moral hal itu tdk bisa dibenarkan.
gatotkaca
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 60
Joined: Thu Oct 13, 2005 5:07 am

Postby NoMind » Sat Oct 15, 2005 7:50 am

badmotha wrote:memang benar Islam sangat manusiawi....
perempuan yahudi cantik yang kaya raya dimana suami, kerabat dan sukunya diperangi, dirampok, dan dibantai dengan brutal oleh nabi dan gengnya, kemudian diubah statusnya menjadi "budak", lalu ketika birahi naik setelah mandi darah, dipaksa menjadi "istri", dan digauli saat itu juga. memang benar2 MANUSIAWI. Manusia dirasuki setan, maksudnya.

kita bisa lihat contoh historis nabi dalam kerusuhan mei '98: bengis , brutal, dan memperkosa seenaknya.

Salah satu contohnya ketika Muhammad dan gengnya menyerang Bani Mustaliq tanpa peringatan dan mendapatkan bonus janda kembang cantik, Juwariyah.

Menyeranag Bani Mustaliq tanpa peringatan dan mendapatkan janda muda, Juwairiya.

Sahih Bukhari. Volume 3, Book 46, Number 717:
http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/h...tml#003.046.717

Narrated Ibn Aun:
I wrote a letter to Nafi and Nafi wrote in reply to my letter that the Prophet had suddenly attacked Bani Mustaliq without warning while they were heedless and their cattle were being watered at the places of water. Their fighting men were killed and their women and children were taken as captives; the Prophet got Juwairiya on that day. Nafi said that Ibn 'Umar had told him the above narration and that Ibn 'Umar was in that army.



Sahih Muslim. Book 019, Number 4292:
http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/h...19.smt.html#019.

Ibn 'Aun reported: I wrote to Nafi' inquiring from him whether it was necessary to extend (to the disbelievers) an invitation to accept (Islam) before m". ing them in fight. He wrote (in reply) to me that it was necessary in the early days of Islam. The Messenger of Allah (may peace be upon him) made a raid upon Banu Mustaliq while they were unaware and their cattle were having a drink at the water. He killed those who fought and imprisoned others. On that very day, he captured Juwairiya bint al-Harith. Nafi' said that this tradition was related to him by Abdullah b. Umar who (himself) was among the raiding troops.



With Best Regards,
NoMind
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby zeba0th » Fri Nov 04, 2005 3:19 am

saya rasa itu hobby nye si Muh , jadi terbawa dalam penyebaran agamanya... harap maklum..
User avatar
zeba0th
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1402
Joined: Sat Sep 24, 2005 3:57 am

Re: Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

Postby NoMind » Sat Apr 15, 2006 9:06 pm

ali oncom wrote:memangnya Jepang menggunakan referensi Bukhari ? atau kebetulan Jepang tau Indo mayoritas muslim ?

which one worse ? budak seks rampasan perang atau budak seks karena pemuja free sex orang barat ?

Jelas menjadikan seseorang sebagai budak seks adalah dosa, apalagi pelakunya seorang nabi yang menjadi suri tauladan. Bukankah demikian?


With Best Regards,
NoMind
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby telor » Sun Apr 16, 2006 2:41 am

To Muslim.

Setelah demikian banyak bukti, kalian tetap ngga mengakui mr moh itu bejad?

Atau muslimer malah memang maunya mengikuti tingkah lakunya mr moh?


Dimana2 menghormati wanita adalah dengan memperlakukan mereka dengan lembut, sopan, tidak menduakan mereka sebagaimana mereka TIDAK menduakan para lelaki.

TIDAK dengan menjadi kan mereka budak nafsu sex para lelaki.
Bukankah di agama manapun di ajarkan pengendalian diri? termasuk mengendalikan nafsu sex?

Atau MUNGKIN di islam tidak di ajarkan demikian?
Wah kacaw klo memang bener gitu.
Menghalalkan wanita di jadikan nafsu sex bisa berakibat wanita menjadi objek sex semata loh ketimbang menjadikan mereka manusia yang sejajar dengan kaum lelaki.
User avatar
telor
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1078
Joined: Sat Oct 22, 2005 1:51 pm

Postby alqaida » Mon Apr 17, 2006 7:36 am

DI DUNIA YANG DIAJARKAN POLIGAMI, DI SURGA PUN MEREKA YAKINI BAKAL PUNYA ISTRI YANG CANTIK - CANTIK.

DASAR AGAMA YANG MEMENTINGKAN BIRAHI TANPA MEMENTINGKAN ROH.
alqaida
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 7
Joined: Sat Apr 15, 2006 11:51 am

Postby anti islam » Tue Apr 18, 2006 5:24 am

alqaida wrote:DI DUNIA YANG DIAJARKAN POLIGAMI, DI SURGA PUN MEREKA YAKINI BAKAL PUNYA ISTRI YANG CANTIK - CANTIK.

DASAR AGAMA YANG MEMENTINGKAN BIRAHI TANPA MEMENTINGKAN ROH.


Mas.. itu bukan agama...itu ajaran setan yang dibungkus dengan nama agama ...lha wong muh doyan sex...siapapun wanitanya ngak peduli usia..akan diembat ..sambil bilang dpt 'WAHYU" buat stempel OK buat NAFSU BEJATNYA .hi..hi.... :P :P :P
anti islam
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 706
Joined: Sat Nov 05, 2005 1:51 am

Postby NoMind » Fri Jul 07, 2006 8:07 am

:roll:
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Re: Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

Postby ssteran » Thu Oct 14, 2010 7:09 am

KERIDHAAN ISTRI TIDAK MENJADI SYARAT DI DALAM PERNIKAHAN KEDUA

Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Baz

Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Saya seorang lelaki yang telah
lama menikah dan mempunyai beberapa anak, dan saya bahagia dalam
kehidupan berkeluarga, akan tetapi saya merasa sedang membutuhkan
istri satu lagi, sebab saya ingin menjadi orang yang istiqomah,
sedangkan istri satu bagi saya tidak cukup, karena saya mempunyai
kemampuan melebihi kemampuan istri. Dan dari sisi lain, saya
menginginkan istri yang mempunyai kriteria khusus yang tidak dimiliki
oleh istri saya yang ada ; dan oleh karena saya tidak ingin
terjerumus di dalam hal yang haram, sedangkan di dalam waktu yang
sama saya mendapat kesulitan untuk menikah dengan perempuan lain
karena masalah usyrah (hubungan keluarga) dan juga karena istri saya,
saya mendapatkan hal yang tidak mengenakkan darinya, ia menolak
secara membabi buta kalau saya menikah lagi. Apa nasehat Syaikh
kepada saya ? Apa pula nasehat Syaikh bagi istri saya agar ia
menerima ? Apakah ia berhak menolak keinginan saya untuk menikah
lagi, padahal saya akan selalu memberikan hak-haknya secara utuh dan
saya mempunyai kemampuan material -alhamdulillah- untuk menikah
lagi ? Saya sangat berharap jawabannya secara terperinci, karena
masalah ini penting bagi kebanyakan orang.

Jawaban.
Jika realitasnya seperti apa yang anda sebutkan, maka boleh anda
menikah lagi untuk yang kedua, ketiga dan keempat sesuai dengan
kemampuan dan kebutuhan anda untuk menjaga kesucian kehormatan dan
pandangan mata anda, jikalau anda memang mampu untuk berlaku adil,
sebagai pengamalan atas firman Allah Subhanahu wa Ta ala.

Artinya : Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap
(hak-hak) perempuan yatim (bilama kamu mengawininya), maka kawinilah
wanita-wanita (lain) yang kamu senangi ; dua, tiga atau empat.
Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka
(kawinilah) seorang saja [An-Nisa : 3]

Rasulullah Shallallahu ˜alaihi wa sallam bersabda.

Artinya : Wahai sekalian pemuda, barangsiapa di antara kamu yang
mempunyai kesanggupan, maka menikahlah, karena menikah itu lebih
menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kesucian farji
; dan
barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah berpuasa, karena puasa
dapat menjadi benteng baginya
 [Muttafaq ‘Alaih]

Menikah lebih dari satu juga dapat menyebabkan banyak keturunan,
sedangkan Syariat Islam menganjurkan memperbanyak anak keturunan,
sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ˜alaihi wa sallam.

Artinya : Kawinilah wanita-wanita yang penuh kasih sayang lagi subur
(banyak anak), karena sesungguhnya aku akan menyaingi umat-umat yang
lain dengan bilangan kalian pada hari kiamat kelak [Riwayat Ahmad
dan Ibnu Hibban]

Yang dibenarkan agama bagi seorang istri adalah tidak menghalang-
halangi suaminya menikah lagi dan bahkan mengizinkannya. Kepada
penanya hendaknya berlaku adil semaksimal mungkin dan melaksanakan
apa yang menjadi kewajibannya terhadap mereka berdua
. Semua hal
diatas adalah merupakan bentuk saling tolong menolong di dalam
kebaikan dan ketaqwaan. Allah Subhanahu wa Ta ala telah berfirman.

Artinya : Dan saling tolong menolong kamu di dalam kebajikan dan
taqwa [Al-Maidah : 2]

Rasulullah Shallallahu ˜alaihi wa sallam bersabda.

Artinya : Dan Allah akan menolong seorang hamba selagi ia suka
menolong saudaranya [Riwayat Imam Muslim]

Anda adalah saudara seiman bagi istri anda, dan istri anda adalah
saudara seiman anda. Maka yang benar bagi anda berdua adalah saling
tolong menolong di dalam kebaikan. Dalam sebuah hadits yang
muttafaq ˜alaih bersumber dari Ibnu Umar Radhiyallahu ˜anhuma
bahwasanya Nabi Shallallahu ˜alaihi wa sallam telah bersabda.

Artinya : Barangsiapa yang menunaikan keperluan saudaranya, niscaya
Allah menunaikan keperluannya

Akan tetapi keridhaan istri itu bukan syarat di dalam boleh atau
tidaknya poligami (menikah lagi), namun keridhaannya itu diperlukan
agar hubungan di antara kamu berdua tetap baik. Semoga Allah
memperbaiki keadaan semua pihak dan semoga Dia mencatat bagi kamu
berdua kesudahan yang terpuji. Amin.

[Fatwa Ibnu Baz : Majalah Al-Arabiyah, edisi 168]

[Disalin dari. Kitab Al-Fatawa Asy-Syariyyah Fi Al-Masail Al-
Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-
Fatwa Terkini, hal 428-430 Darul Haq]
ssteran
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 1
Joined: Thu Oct 14, 2010 7:01 am

Re: Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

Postby nadia ghazali » Sun Feb 19, 2012 12:42 pm

Sundul topik bagus ini
nadia ghazali
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1141
Joined: Fri Nov 19, 2010 9:48 am

Re: Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

Postby keeamad » Sun Feb 19, 2012 1:44 pm

Jawaban simpel pendukung momed,
KNAFA TIDAK ???
User avatar
keeamad
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6764
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

Postby nadia ghazali » Tue Feb 21, 2012 6:49 pm

Hahhaa bener bro keemand
Kenapa tdk boleh ya?
Gorong boleh, penggal boleh, bakar boleh
Masak budak sex aja tdk boleh...seeeeh
Hahhaha..islam..islam..apa aja boleh yg penting ada stempel holol and mantranawlokubarbar...semuanya boleh
nadia ghazali
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1141
Joined: Fri Nov 19, 2010 9:48 am

Re: Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

Postby keeamad » Tue Feb 21, 2012 6:52 pm

nadia ghazali wrote:Hahhaa bener bro keemand
Kenapa tdk boleh ya?
Gorong boleh, penggal boleh, bakar boleh
Masak budak sex aja tdk boleh...seeeeh
Hahhaha..islam..islam..apa aja boleh yg penting ada stempel holol and mantranawlokubarbar...semuanya boleh


Mbak nadia sepertinya "Cinta" sekali dengan produk owlo, jibrik dan mokek ya ... ???

Saya juga sangat "Cinta" dengan mereka sehingga saya membuat ucapan standar ala kafirin :
MAHA BARBAR OULO DENGAN SEGALA FITNANYA .....

Salam
User avatar
keeamad
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6764
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re:

Postby 1234567890 » Tue Feb 21, 2012 7:33 pm

gatotkaca wrote:Saya sering bingung sama kaum muslimin, sering gembar-gembor banyak ayat2 porno di bible, kenyataan mereka sendirilah gudang porno, dgn seenaknya saja, alasan agama bisa menghalalkan sex untuk kebutuhan hawa nafsunya.

.


namanya juga muslim ..... otaknya cuman mentok di selangkangan .... jadi segala sesuatu yang di cari bagian porno nya ....
sampai bible yang setebal batu bata pun yang mereka baca cuman bagian pornonya

Mengapa Wanita Boleh Digunakan Sebagai Budak Seks?

karema muslim dan babi besarnya maniak sex semua
jadi budak sex holol
1234567890
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3860
Joined: Sun Aug 09, 2009 2:31 am

Next

Return to Hak WANITA dlm Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users