. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Mempertanyakan konsep KESELAMATAN dalam islam

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Mempertanyakan konsep KESELAMATAN dalam islam

Postby rainy » Tue Jun 26, 2007 6:02 pm

Bermula dari pernyataan dari mas montir bahwa :

montir kepala wrote:saya bilang ISLAM secara Konsep adalah JALAN KESELAMATAN

namun secara Person setiap muslim dituntut tdk merasa suci karena hidup adalah HUkum Relativitas
kebenaran hakiki akan dibuka di akhirat nanti bukan di dunia ...

dunia adalah lahan ujian


saya mengharapkan rekan muslim dapat menjelaskan konsep keselamatan dalam islam menurut al quran, hadits, sunnah, fatwa dlsb

trims
User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby rainy » Wed Jun 27, 2007 8:08 am

Yang aku tahu keselamatan dalam islam adalah sesuatu yang tidak pasti bahkan muhammad-pun tidak dapat memastikan dirinya sendiri masuk surga.
ada beberapa permasalahan yang aku tanyakan:
1. apa yang harus dilakukan agar seorang muslim merasa terjamin (pasti 100%)masuk surga ?
2. bagaimana konsep keselamatan untuk manusia yang mati sebelum ada agama islam?
3. adakah peluang bagi kafir (non muslim) untuk mendapatkan keselamatan ?
4. bagaimana konsep keselamatan untuk manusia yang seumur hidupnya tidak mengenal agama islam ?
User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby rainy » Wed Jun 27, 2007 8:35 am

satu lagi

5. Adakah dan bagaimanakah peran isa al masih dalam konsep keselamatan dalam islam?
User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby rainy » Wed Jun 27, 2007 8:49 am

beberapa lagi
6. Apa yang dimaksud dengan pahala dalam konteks keselamatan?
7. Apakah pahala tersebut dapat dikuantifikasi dan dihitung secara matematis?
User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby rainy » Wed Jun 27, 2007 9:04 am

rainy wrote:beberapa lagi
6. Apa yang dimaksud dengan pahala dalam konteks keselamatan?
7. Apakah pahala tersebut dapat dikuantifikasi dan dihitung secara matematis?


seperti ini nih : (perhatikan yang diunderlined)

Deposito Pahala Ribuan Tahun
WASPADA Online

Oleh H. Rizal Mahaputra
Umur umatku berkisar antara 60-70 tahun. Sangat sedikit di antara mereka yang umurnya melampaui itu" (HR. At-Tirmidzi).

Usia Produktif Manusia
Kurang lebih masa produktif umur manusia sekarang adalah 20 tahun. Bila umur seseorang 60 tahun, maka untuk tidur saja ia perlukan 220 tahun jika tiap harinya ia tidur 8 jam. Lalu, 15 tahun adalah masa kanak-kanak, puber dan penyesuaian. Untuk makan, buang hajat, transportasi, istirahat dan hal-hal privacy lainnya menghabiskan 2-3 jam perharinya. Jika ditotal memakan usia sekitar 5 tahun.

Sepertiga sisa usianya (20 tahun) inilah yang harus dipertaruhkan untuk bisa produktif untuk kepentingan dunia dan akhiratnya. Manusia modern berusaha produktif, efisien dan efektif. Sanking produktifnya, ada orang yang merasa kurang dengan rotasi waktu 24 jam.

Dengan kemajuan teknologi, secara aktivitas duniawi manusia sekarang bisa jadi telah melampaui batas efisensi usia hingga 1000 tahun. Segala sesuatu dibuat serba instan, praktis, cepat dan otomatis; makanan, minuman, barang-barang elektronik hingga ilmu pengetahuan.

Usia Pendek Bisa Melebihi Nilai 1000 Tahun
Bagaimana agar kemenangan sebagai manusia modern tidak saja sebatas dalam urusan dunia tapi juga dalam kehidupan akhirat ?.

Al-Quran sering mengibaratkan kehidupan akhirat dengan perdagangan atau bisnis. (QS. 2:16; 61:10-11). Artinya, diperlukan kecermatan untuk menangkap peluang-peluang yang mendatangkan pahala kelak di akhirat. Al-Quran juga sering menyinggung dengan ungkapan-ungkapan agar kita lebih produktif, efisien dan efektif dalam urusan akhirat. Misal, firman Allah: "Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya. Barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat pula balasannya". (QS. Az-Zilzal: 7-8).

Jika dicermati, kualitas pahala yang melimpah ruah bagi umat Nabi Muhammad Saw adalah sangat relevan dengan karakter manusia modern. Yaitu serba ekonomis, instan, praktis dan penuh produktivitas.

Meski usia pendek, umat Nabi Muhammad Saw dengan rahmat Allah sangat potensial memproduksi pahala berlipat ganda dibanding umat terdahulu yang berusia hingga ribuan tahun. Umat ini banyak diberi keistimewaan pahala yang tidak diberikan kepada umat terhahulu.

15 Hari = Nilai 4166 Tahun
Sebagaimana dijelaskan Nabi Muhammad Saw, banyak proyek kebaikan yang mendatangkan pahala berlipatganda. Di antaranya adalah memperbanyak shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi (HR. Ahmad). Di Masjidil Haram pahalanya dilipatkan 100.000 kali, di Masjid Nabawi dilipatkan 1000 kali.

Pengertiannya, orang yang setiap hari shalat rawatib 12 rakaat di selain Masjidil Haram satu tahun ia baru mendapatkan 4320 rakaat. Sedang dua rakaat di Masjidil Haram sama dengan 200.000 rakaat. Artinya, untuk mendapatkan pahala shalat 200.000 rakaat di selain Masjidil Haram padahal di Masjidil Haram cukup dua rakaat diperlukan waktu selama 40 tahun tiga bulan, dengan shalat rawatib tiap harinya 12 rakaat.

Bila seorang haji aktif shalat jamaah di Masjidil Haram selama 15 hari berikut shalat rawatib maka nilainya sama dengan shalat 43.500.000 rakaat di luar Masjidil Haram, belum lagi hitungan shalat jamaahnya. Artinya, sama dengan ia shalat di luar Masjidil Haram (sebanyak 17 rakaat shalat wajib dan 12 rakaat rawatib) selama 4166 tahun lebih enam bulan.

Seperti Berusia 1215 Tahun
Soal jamaah shalat di masjid, Nabi Muhammad Saw menyebutkan pahalanya lebih utama 27 derajat dari shalat sendirian. (HR. Bukhari Muslim). Artinya, bila ada dua orang yang satu biasa shalat sendirian dan lainnya selalu berjamaah sepanjang hidupnya maka seakan-akan umur yang selalu berjamaah lebih panjang 27 kali dari kawannya. Bila ia biasa berjamaah sejak usia 15 tahun dan usianya 60 tahun, itu artinya seperti berusia 1215 tahun, sedang temannya tetap berusia 60 tahun.

Dalam hal shalat, muslimah memiliki keutamaan yang sangat spesial. Sebab shalatnya di rumah lebih baik daripada shalat jamaah di masjid, sekalipun Masjid Nabawi. (HR. Ahmad). Arti waktu saja, seorang muslimah seakan memiliki usia 27 kali lebih panjang dalam hal kebaikan. Proyek shalat selain yang sarat pahala adalah shalat sunnah di rumah. Shalat sunnah di rumah berpahala 25 kali lipat dibanding shalat di masjid atau jika dilihat orang lain. (HR. Abu Ya'la).

Pahala Puasa dan Shalat Malam 1000 Tahun
Hari Jum'at juga merupakan musim panen pahala yang melimpah ruah. Nabi Muhammad Saw bersabda: "Barangsiapa membasuh dan mandi pada hari jum'at, lalu bergegas berangkat, berjalan dan tidak berkendaraan, dekat dengan imam, mendengarkan dan tidak berbicara (saat khutbah), maka dia mendapat pahala amal selama setahun dengan setiap langkah kaki yang diayunkannya dari rumah hingga ke masjid, yaitu pahala puasa dan shalat malamnya" (HR. Abu Daud).

Jika sekali saja adab Jum'at yang mudah di atas kita laksanakan dan jarak rumah kita dengan masjid 1000 langkah kaki, maka Allah akan menetapkan bagi kita pahala puasa dan shalat malam selama 1000 tahun. Dan bila hal itu kita lakukan sepanjang tahun berapa kali lipat pahala ditangguk? Subhanallah.

Tak Mampu Haji = Pahala Haji
Bagi orang yang tak mampu haji dan umroh ada kiat menangguk pahala haji dan umroh tanpa ke Makkah alias gratis. Rasulullah Saw bersabda: "Barangsiapa shalat Shubuh secara berjamaah (di masjid) lalu duduk sambil mengingat Allah hingga matahari terbit, kemudian shalat (dhuha) dua rakaat, maka dia mendapat pahala seperti pahala haji dan umroh, secara sempurna. (HR. Tirmidzi).

Pahala Sejumlah Jama'ah Shalat
"Pahala muadzin juga sangat besar. Ia mendapat pahala orang yang shalat bersamanya. Di samping itu, dosa muadzin diampuni sepanjang suaranya (HR. Nasa'i)". Bila jamaah shalat berjumlah 100 orang, ia mendapat pahala shalat 100 orang tersebut, dengan berbagai keutamaan yang disebutkan di atas. Bila suara kita jelek, atau tak sempat adzan, kita cukup menjawab adzan dan bagi kita pahala seperti pahala muadzin. (HR. Abu Daud).

Puasa 6 Hari = Setahun
Yang ingin menangguk pahala puasa sepanjang tahun, cukup dengan puasa Ramadhan satu bulan penuh ditambah dengan puasa Syawal 6 hari. (HR. Muslim). Kalkulasinya menurut para ulama, karena kebaikan itu pahalanya dilipatkan minimal 10 kali. Jadi 36 hari puasa sama dengan 360 hari alias setahun.

Menghadiri pengajian di masjid untuk mempelajari kebaikan atau mengajarkannya kepada orang lain dijanjikan pahala sangat besar. Yaitu sama dengan pahala orang yang berhaji. (HR. Thabrani).

Semalam Lebih Baik Daripada 83 Tahun
Setahun sekali, Allah menurunkan bonus pahala besar yang disebut Lailatul Qadar. Shalat atau ibadah pada malam itu lebih baik dari ibadah seribu bulan atau 83 tahun tigaa bulan. Waktunya sangat mudah, salah satu dari lima malam ganjil sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Bila ada seorang muslim shalat malam pada Lailatul Qadar selama 20 tahun, ditetapkan baginya pahala lebih dari orang yang beribadah selama 1660 tahun. Subhanallah.

1 Jam Lebih Baik Daripada 60 Tahun
Jihad fi sabilillah dengan jiiwa dan harta atau dengan salah satu daripadanya juga sangat menjanjikan. Nabi Saw bersabda : "Keberadaan seseorang dalam jihad fi sabilillah satu jam, sungguh lebih baik daripada ibadah 60 tahun." (HR. Ad-Darmi). Bagaimana pula jika dalam sehari, sebulan dan beberapa tahun ?.

Melebihi Pahala Sebagian Tingkat Jihad
Panen pahala melimpah juga ada sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah. Orang yang melakukan beberapa kebaikan dan amal shalih pada hari-hari tersebut akan mendapat limpahan pahala tak terhingga, bahkan mengungguli pahala sebagian tingkat jihad (HR. Bukhari).

Nilai Khatam Al-Quran Dengan Sesaat
Prinsip ekonomi, modal kecil untung besar berlaku pula dalam pahala bacaan Al-Qur'an. Nabi SAW bersabda "Qulhuwallahu ahad sama dengan sepertiga Al-Qur'an dan Qul ya ayyuhal kafirun sama dengan seperempat Al-Qur'an." (HR. Thabrani, shahih). Bila setiap hari kita membaca surat al-Ikhlas tiga kali, kita dapat pahala khatam Al-Qur'an sekali, empat kali surat Al-Kafirun juga berpahala satu kali khatam.

Lebih Baik Daripada I'tikaf 10 Tahun
Kegiatan sosial, seperti memberi santunan sembako, pinjaman, membebaskan hutang dan berbagai bentuk pemenuhan kebutuhan sesama manusia juga sarat pahala, Nabi Saw bersabda: "Siapa yang berjalan untuk memenuhi kebutuhan saudaranya, maka itu lebih baginya dari pada I'tikaf selama 10 tahun. Dan barangsiapa I'tikaf satu hari untuk mencari ridha Allah, maka Allah menjadikan tiga parit antara dirinya dan neraka. Jarak setiap parit seperti jarak antara timur dan barat" (HR.Thabrani, Hasan).

Dido'akan 70.000 Malaikat
Orang yang menjenguk si sakit akan didoakan 70.000 malaikat, dan selama membezuk, ia (seakan) berada di kebun surga. (HR. Tirmidzi, Hasan). Padahal untuk minta didoakan 100 kyai saja, kita perlu waktu dan biaya besar buat mengundangnya. Ini tak tanggung-tanggung, cukup bezuk si sakit 70.000 malaikat yang maksum mendoakan kita.

Masih banyak lagi proyek-proyek lain berpahala besar. Tetapi yang lebih penting, mari kita amalkan. Terakhir, ada proyek amal yang menghasilkan deposito pahala abadi. Karenanya kita perlu usahakan, yaitu shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang selalu mendoakan kita. (HR. Muslim).

Hanya Untuk Allah Semata-mata
Hikmah dari berbagai pahala besar di atas adalah hendaknya kita tidak menyia-nyiakan usia meski sedetik untuk suatu kebaikan. Sebab setiap detik usia kita ada pertanggungjawabannya. Di samping itu, diberikannya berbagai bonus pahala tersebut agar kita lebih giat lagi beribadah. Insya Allah hidup kita akan produktif hingga ribuan tahun. Tidak hanya untuk kepentingan dunia, tapi juga untuk akhirat. Amin.

User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby Fiver » Wed Jun 27, 2007 9:14 am

rainy wrote:Yang aku tahu keselamatan dalam islam adalah sesuatu yang tidak pasti bahkan muhammad-pun tidak dapat memastikan dirinya sendiri masuk surga.
ada beberapa permasalahan yang aku tanyakan:
1. apa yang harus dilakukan agar seorang muslim merasa terjamin (pasti 100%)masuk surga ?

Sudah ikut memenggal leher kafir.....
Sudah ngasih jarahan perang untuk alloh... :wink: :wink:

2. bagaimana konsep keselamatan untuk manusia yang mati sebelum ada agama islam?

Ibrahim saja masuk islam, adam juga masuk islam....
jangan2 alloh juga masuk islam..... :) :) :)

3. adakah peluang bagi kafir (non muslim) untuk mendapatkan keselamatan ?

umumnya sih akan disesatkan sama alloh.....
kecuali yg punya potensi membunuh yg besar, dia akan di"paksa" masuk islam oleh alloh. :wink: :wink:

4. bagaimana konsep keselamatan untuk manusia yang seumur hidupnya tidak mengenal agama islam ?

itu tandanya dia disesatkan alloh.....
ingat islam ada sebelum alloh ada.... :D :D

5. Adakah dan bagaimanakah peran isa al masih dalam konsep keselamatan dalam islam?

akan jadi imam mahdi.... tapi bukan Yesus, ini adalah Isa tetangga saya..... :D :D

6. Apa yang dimaksud dengan pahala dalam konteks keselamatan?

Pahala adalah faktor yg berbanding lurus dengan kesempatan masuk surga. Semakin banyak paha(la)nya semakin banyak pula kesempatan masuk surga. :wink: :wink:

7. Apakah pahala tersebut dapat dikuantifikasi dan dihitung secara matematis?

bisalah: 1 pahala + 1 pahala = 2 pahala
mengawini budak = 2 paha(la)
sholat di al aqsa = gue lupa berapa kali pahala?? ada yg bisa bantu gue?

:lol: :lol:
User avatar
Fiver
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 775
Joined: Fri Apr 20, 2007 4:26 pm

Postby rainy » Wed Jun 27, 2007 9:24 am

trims fiv,
ada beberapa lagi nih :

8. Benarkah pahala dapat menghapus dosa ? Misalnya dosa zinah dapat dihapus dengan bersedekah sekian rupiah ?
User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby angels_2007 » Wed Jun 27, 2007 9:33 am

rainy wrote:trims fiv,
ada beberapa lagi nih :

8. Benarkah pahala dapat menghapus dosa ? Misalnya dosa zinah dapat dihapus dengan bersedekah sekian rupiah ?


konsep keselamatan yang paling top pastinya KRISTEN punya dong rain.

lu buat dosa zinah, gang bang rame rame, bunuh orang yang banyak gak apa apa selama mengakui juru selamat yesus...

orang dosanya udah ditebus yesus dari lahir.....whehehehe

ya kan coy ??? :roll:
angels_2007
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 40
Joined: Tue Jun 19, 2007 8:48 am

Postby Rebecca » Wed Jun 27, 2007 9:39 am

Dear rainy:

tak ada kepastian dalam islam, check it out: Hukum Emas V muhammad: 'Mudah-mudahan, Semoga alias Mungkin' :lol: :D
User avatar
Rebecca
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby rainy » Wed Jun 27, 2007 9:43 am

angels_2007 wrote:konsep keselamatan yang paling top pastinya KRISTEN punya dong rain.

lu buat dosa zinah, gang bang rame rame, bunuh orang yang banyak gak apa apa selama mengakui juru selamat yesus...

orang dosanya udah ditebus yesus dari lahir.....whehehehe

ya kan coy ??? :roll:


seorang kristen harus sudah bertobat (tidak lagi berbuat dosa) secara sempurna (metanoia)

rebecca wrote:Dear rainy:

tak ada kepastian dalam islam, check it out: Hukum Emas V muhammad: 'Mudah-mudahan, Semoga alias Mungkin'


trims bec, makanya aku tanya

1. apa yang harus dilakukan agar seorang muslim merasa terjamin (pasti 100%)masuk surga ?
User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby Fiver » Wed Jun 27, 2007 9:46 am

rainy wrote:trims fiv,
ada beberapa lagi nih :

8. Benarkah pahala dapat menghapus dosa ? Misalnya dosa zinah dapat dihapus dengan bersedekah sekian rupiah ?

Bisa!
alloh sudah membuat timbangan khusus untuk pahala dan dosa.
katanya setipis rambut dibelah tujuh....
jadi: pahala>dosa = masuk surga ; pahala<dosa = masuk neraka.

:) :)
User avatar
Fiver
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 775
Joined: Fri Apr 20, 2007 4:26 pm

Postby Rahmatullah » Wed Jun 27, 2007 10:02 am

Yang Utama dan paling Utama dalam Islam Untuk memperoleh keselamatan baik di dunia maupaun di akhirat adalah beriman pada Allah dan tidak menyekutukanNya dengan apapun jua.
Rahmatullah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 150
Joined: Thu Feb 22, 2007 11:20 am

Postby Fiver » Wed Jun 27, 2007 10:06 am

Rahmatullah wrote:Yang Utama dan paling Utama dalam Islam Untuk memperoleh keselamatan baik di dunia maupaun di akhirat adalah beriman pada Allah dan tidak menyekutukanNya dengan apapun jua.

dan...
boleh membunuh,
boleh merampok,
boleh ngesek sama anak umur 6 tahun
boleh .........

:wink: :wink:
User avatar
Fiver
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 775
Joined: Fri Apr 20, 2007 4:26 pm

Postby IHS » Wed Jun 27, 2007 10:18 am

angels_2007 wrote:
rainy wrote:trims fiv,
ada beberapa lagi nih :

8. Benarkah pahala dapat menghapus dosa ? Misalnya dosa zinah dapat dihapus dengan bersedekah sekian rupiah ?


konsep keselamatan yang paling top pastinya KRISTEN punya dong rain.

lu buat dosa zinah, gang bang rame rame, bunuh orang yang banyak gak apa apa selama mengakui juru selamat yesus...

orang dosanya udah ditebus yesus dari lahir.....whehehehe

ya kan coy ??? :roll:



Emang dlm Islam boleh ya ?
Ingat ini :

Iman tanpa perbuatan = mati
Perbuatan tanpa iman = sesat
Iman + perbuatan = keselamatan
User avatar
IHS
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 220
Joined: Thu Apr 19, 2007 4:06 pm

Postby rainy » Wed Jun 27, 2007 12:24 pm

Rahmatullah wrote:Yang Utama dan paling Utama dalam Islam Untuk memperoleh keselamatan baik di dunia maupaun di akhirat adalah beriman pada Allah dan tidak menyekutukanNya dengan apapun jua.


implementasi 'tidak menyekutukan' itu gimana? penganut agama lain juga mengklaim tidak menyekutukan tuhan

IHS wrote:Iman tanpa perbuatan = mati
Perbuatan tanpa iman = sesat
Iman + perbuatan = keselamatan


trims bang, aku setuju
User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

keselamatan

Postby bebaspikir » Wed Jun 27, 2007 3:06 pm

Jadi ingat lagunya chrisye dan ahmad dani.
Apakah kita semua
Benar-benar tulus
Menyembah pada-Nya
Atau mungkin kita hanya
Takut pada neraka
Dan inginkan surga

Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkan kau bersujud kepada-Nya
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkah kau menyebut nama-Nya

Bisakah kita semua
Benar-benar sujud sepenuh hati
Kar'na sungguh memang Dia
Memang pantas disembah
Memang pantas dipuja

Jadi begini, masuk surga atau masuk neraka itu hanya bonus.
Ngapain sih mikirin macam-macam
Kalo kamu percaya Tuhan dan percaya hanya Dia yang pantas disembah
Jalani aja apa yang disuruh Tuhan dan jauhi apa yang dilarang Tuhan
Masalah nanti masuk surga atau neraka, itu terserah Tuhan
Karena Tuhan tahu, apa yang sebenarnya ada dalam hatimu
Apakah kamu benar-benar iman kepada Nya, yakin pada cinta Nya
atau hanya karena ingin surganya dan takut nerakanya
Okelah kamu dapat yang kamu inginkan, tapi buat saya yang beragama Islam yang lebih penting adalah benar-benar imannya kami bukan karena balasan yang dijanjikan. Karena kami percaya, Dia satu yang pantas di sembah. Karena kami cinta Allah.
User avatar
bebaspikir
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 76
Joined: Sat Jun 23, 2007 9:15 am

Re: keselamatan

Postby rainy » Wed Jun 27, 2007 3:39 pm

bebaspikir wrote:Jadi begini, masuk surga atau masuk neraka itu hanya bonus.
Ngapain sih mikirin macam-macam


saya pikir surga itu tujuan, bonusnya adalah kebahagiaan hidup di dunia

bebaspikir wrote:Kalo kamu percaya Tuhan dan percaya hanya Dia yang pantas disembah
Jalani aja apa yang disuruh Tuhan dan jauhi apa yang dilarang Tuhan


asal jelas aja tuhan yang mana

bebaspikir wrote:Masalah nanti masuk surga atau neraka, itu terserah Tuhan
Karena Tuhan tahu, apa yang sebenarnya ada dalam hatimu
Apakah kamu benar-benar iman kepada Nya, yakin pada cinta Nya
atau hanya karena ingin surganya dan takut nerakanya


bagi saya surga adalah kepastian, mengasihi sesama dan mengasihi TUHAN adalah memanifestasikan keimanan dalam perbuatan nyata

bebaspikir wrote:buat saya yang beragama Islam yang lebih penting adalah benar-benar imannya kami bukan karena balasan yang dijanjikan.


jadi kalau dibalas dengan disediakan 72 bidadari, mas mau terima atau gak?
User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby bebaspikir » Wed Jun 27, 2007 5:00 pm

Yah, bagus deh kalo surga jadi tujuan kamu. At least kamu sudah memilih suatu tujuan.
Kalo tujuan aku semoga makin cinta dan makin dekat pada Tuhan, di dunia dan dimanapun. Untuk itu aku rela menyembah Tuhanku, dan menjalankan perintahnya untuk berbuat kebaikan dimuka bumi ini. Karena orang Islam yang paling baik adalah orang Islam yang paling bermanfaat bagi lingkungannya.
72 bidadari? surga? aku lebih suka dibalas dengan kasih Nya.
Kalo kamu dikasih surga tapi dibenci Tuhan gimana? Mau ga? Kan tujuan kamu adalah surga, bukan kasih Tuhan.
User avatar
bebaspikir
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 76
Joined: Sat Jun 23, 2007 9:15 am

Postby Fiver » Wed Jun 27, 2007 5:11 pm

Ada benernya bahwa kita mencinta Tuhan adalah tujuan utama kita.
Salahnya: Tuhan itu konsisten, dia tidak akan ngasih surga tetapi sekaligus membenci orang itu......

:wink: :wink:
User avatar
Fiver
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 775
Joined: Fri Apr 20, 2007 4:26 pm

Postby bebaspikir » Wed Jun 27, 2007 5:29 pm

Ada seorang pelajar minta nilai A kepada gurunya. Dia maksa sambil ngancam akan membunuh gurunya kalo ngga ngasih nilai A. Akhirnya si guru ngasih nilai A tapi dia ngga rela dan benci sama pelajar itu.

Jadi gimana, tujuan kamu mendapatkan surga atau mendapatkan kasih Tuhan? Ngga jadi masalah lagi kan tentang jalan keselamatan. Islam buat saya adalah jalan untuk mendapatkan kasih Tuhan. Sama seperti halnya setiap orang menjalankan ajaran agamanya untuk mendapatkan kasih Tuhan.
Tak ada yang salah dengan pilihan masing-masing orang. Itu hak dia dan kita harus menghargainya. Ngga perlu juga mencaci dan mengumpat pilihan orang lain. Kenapa? Sekali lagi, itu hak setiap orang untuk memilih.
User avatar
bebaspikir
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 76
Joined: Sat Jun 23, 2007 9:15 am

Next

Return to Quran & Hadist



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users