. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Medan: Setelah istri mualaf suami kawin lagi dan punya anak

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Medan: Setelah istri mualaf suami kawin lagi dan punya anak

Postby Berto@ » Sat Sep 22, 2012 1:50 am

MEDAN – PM
http://www.posmetro-medan.com/?p=5889
Dua istri polisi berderai air mata. Kasusnya sama-sama diterlantarkan suami yang kawin lagi, dan pengaduan mereka tak berarti banyak. Wanita pertama adalah Nurbaiti Mian br Sihombing (45). Warga Jl. Cemara Kampung Kristen Medan Timur ini curhat soal suaminya, Aiptu Surya Prayitna di Graha Pena (kantor POSMETRO MEDAN), kemarin (20/9) sore.

Diakuinya, 6 tahun sudah dia dan anaknya, Teddy Syah, diterlantarkan. Dibebernya, dia berkenalan dengan Surya di Taput. Kala itu, Surya bertugas di sana dan masih lajang. Perbedaan agama tak jadi penghalang. Nurbaiti mualaf. Keduanya akhirnya menikah tahun 1990. Karena Surya belum lepas masa dinas, maka di surat nikah, tahun pernikahan diubah jadi tahun 1991.

Singkat cerita, pada tahun 2002 setelah pindah tugas dari Polres Taput ke Medan, Surya mulai berubah. Namun, karena masih menaruh percaya pada sang suami, Nurbaitu tetap berfikir positif meski Surya mulai jarang pulang. Hingga pada tahun 2006, Nurbaiti baru mengetahui jika Surya telah menikah dengan seorang wanita bernama Sugiar Ningsih (32).

Bahkan pernikahan tersebut berlangsung pada tahun 2002. Selama 4 tahun Nurbiati tak mengetahuinya, hingga Ningsih dan Surya memiliki 3 orang anak. Sejak itu, Nurbiati mulai merasa diterlantarkan. Soalnya, dia hanya menerima Rp500 ribu per bulan dari gaji Surya. Kasus tersebut pun telah dilaporkan Nuriati ke Propam Polresta Medan dengan No LP/61/V/2011/Propam tertanggal 19 september 2011 namun hingga kini, Surya yang telah berpangkat Aiptu dan bertugas di Reskrim Polsek Medan Baru belum mendapatkan tindakan tegas dari pimpinannya.

“Saya menikah sama dia tahun 1990, tapi karena dia waktu itu belum lepas ikatan dinas jadi dibuatlah tahun 1991. Sekitar tahun 2002 pindah tugas dia dari Polres Taput ke Medan, nah waktu di Medan lah mulai lain tingkahnya. Mulai jarang pulang. Rupanya sudah menikah dia sama perempuan bernama Sugiar Ningsih, dan saya tahu itu uda tahun 2006, disitu lah mulai kami pisah,” kata Nurbaiti seraya meneteskan air mata.

Parahnya lagi, saat Nurbaiti menemui istri kedua suaminya itu, pengakuan Ningsih sangat mengejutkan. Ningsih pun sudah diterlantarkan Surya yang menikah lagi dengan seorang wanita asal Tebing Tinggi. “Waktu itu aku jumpa sama si Ningsih, rupanya si Ningsih pun sudah diterlantarkan dia. Nikah lagi sama wanita lain dia, jadi sudah 3 lah istrinya. :shock: Polisi macam apa itu dia?” kesal Nurbaiti.( masih kurang 1 lagi tuh....sunah rosul gitu lohh...) :finga:

“Saya harap dia dikasih tindakan tegas, Polisi macam apa itu menerlantarkan istrinya, saya berharap sama bapak Kapolda untuk mendengar saya, karena setelah saya laporkan ke Propam Polresta Medan, belum ada juga tindakan tegas yang diberikan,” tambah Nurbaiti, sembari memberikan bukti pernikahannya dengan Surya, lengkap dengan foto, termasuk bukti pernikahan Surya dan Ningsih serta kartu keluarga.

Masih menurut Nurbaiti, jika kartu keluarga miliknya dan Surya telah dirobek oleh anggota Polri tersebut, bahkan buku pernikahan pun turut dibawa Surya dengan alasan akan menceraikan Nurbaiti melalui Pengadilan Agama Lubuk Pakam. “Katanya saya mau diceraikan, saya sangat sakit sekali menahan ini semua. Sedih, hancur perasaan saya. Saya harap ada keadilan buat saya selaku istri sah,” tandasnya meneteskan air mata.

Hal senada dialami Sujila (42) yang mendatangi Polda Sumut kemarin (20/9) siang. Warga Jl. Buntu Dusun 8 Desa Bandar Setia, Percut Sei Tuan itu mengaku sudah 13 tahun ditinggalkan dan tak dinafkahi suaminya, Bripka Syahrudin Lubis, personil Polres Deli Serdang.

“Dari mulai nikah sampai anaknya lahir, sepeser pun kami tidak pernah dinafkahi. Malah sekarang dia (Bripka Syahrudin) sudah kawin lagi dan sudah punya anak dua,” ujar Sujila didampingi anak perempuannya. Dibeber Sujila, 1998 silam Bripka Syahrudin tertarik dengan Sujila.

“Waktu itu dia baru lulus Bintara Polisi, mau pendidikan,” ungkapnya. Sujila pun tak langsung mau, kepada Bripka Syahrudin ia mengakui statusnya yang sudah janda beranak tiga. Bahkan, Sujila sempat menawarkan adiknya kepada Bripka Syahrudin.

“Aku nggak mau, aku maunya sama kakak (Sujila),” ucap Sujila menirukan Bripka Syahrudin.

Yakin dengan cinta Bripka Syahrudin, Sujila pun menerima cinta polisi yang tinggal di Jl. Sekip, Pembangunan Baru, Lubuk Pakam itu. Enam tahun menjanda, ternyata Sujila tak tahan saat Bripka Syahrudin menggodanya. Sujila pun pasrah saat Bintara muda itu menindihnya. “Siap malam itu kami melakukan kesalahan, besoknya dia langsung berangkat pendidikan,” beber Sujila.

Tunggu punya tunggu, tamu bulanan Sujila tak kunjung tiba. Janda anak tiga itu pun langsung memeriksakan dirinya ke dokter. “Waktu aku hamil dua bulan, dia pulang berlibur dari pendidikan. Melalui anak-anak dekat rumah aku tulis surat ngasih tahu kalau aku hamil,” tuturnya.

Menerima surat itu, Bripka Syahrudin langsung menemui Sujila. Karena masih dalam pendidikan, akhirnya Bripka Syahrudin setuju menikah siri dengan Sujila. “Waktu kami menikah semua keluarga ada disana, ibu kandungnya pun ada. Kami menikah di Sungai Rotan Tembung, tanggal 16 November 1998,” paparnya.

Usai pendidikan, buah cinta keduanya pun lahir pada 1999. Bripka Syahrudin sempat melihat buah hatinya ketika berusia dua bulan. “Sekali saja dilihat, siap itu nggak pernah lagi. Sampai sekarang, sampai besar kayak gini,” ujar Sujila sambil berlinang air mata menunjuk anak perempuan yang dibawanya.

Tiga tahun tak bertemu, Sujila mendengar Bripka Syahrudin sudah menikah dengan seorang wanita. Berkali-kali ia mendatangi Syahrudin untuk meminta pertanggung jawaban, namun polisi ‘arus bawah’ itu tak mau mengakui Sujila.

“Sedih kali aku waktu itu, nasibku selalu disakiti laki-laki. Dulu juga suamiku suka main perempuan di kafe-kafe,” ujarnya soal masa kelam cintanya. Tak putus asa, Sujila juga sempat mendatangi Kapolres Deli Serdang, AKBP Wawan Munawar. Namun, oleh petugas jaga Sujila tak diperbolehkan masuk.

“Sudah tujuh kali saya datang ke sana (Polres Deli Serdang), tapi nggak dikasih ketemu. Malah Kapolresnya waktu saya lihat di dalam mobil tak mau turun,” tukasnya.

Tak tahu lagi harus mengadu kemana, Sujila dan Bunga mendatangi rumah Bripka Syahrudin di Lubuk Pakam. Sujila dan anaknya dijamu oleh istri Bripka Syahrudin. Awalnya, istri Bripka Syahrudin tak percaya dengan pengakuan Sujila. Namun lama kelamaan, ibu bhayangkara itu percaya dan menangis sesungukan.

“Istrinya baik, kami pun diterima dengan baik. Kami tidak ribut, karena sama-sama jadi korban penipuan Syahrudin. Waktu nikah Syahrudin ngaku lajang, padahal nggak,” paparnya. “Kami pun sempat foto-foto di sana, anaknya sama anak saya sempat foto juga,” tuturnya.

Tak putus asa, Sujila kemudian mendatangi Subdit IV Renakta, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Sumut. Hati Sujila semakin sedih saat pengaduannya ditolak PPA. “Karena ibu tidak punya surat yang lengkap, jadi laporan ibu itu tidak bisa diterima. Kemana-mana pun ibu sama saja,” ujar seorang petugas PPA seperti ditirukan Sujila.

Akhirnya, Sujila mendatangi Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumut untuk mengadukan suaminya. Namun di Bid Propam, Sujila langsung di BAP. “Langsung di BAP, kertas pertinggal laporannya nggak ada sama saya,” ujar Sujila. Sujila berharap, Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro mau memberikan keadilan kepadanya. “Saya cuma mau keadilan, kalau memang dia bukan jodoh saya setidaknya dia harus tanggung jawab sama anaknya,” pintanya penuh harap.(tim)

Tuh lah akibatnya kalo punya masalah selangkangan dengan muslim.....
For all kafiers jangan sampai kejadian diatas terjadi di keluarga anda....jaga keluarga anda dan jangan hanya supaya bisa crat crit crotan dengan muslim/muslimah kekafiran anda jadi tergadai waspadalah....waspadalah..... :finga:
User avatar
Berto@
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 747
Joined: Thu May 05, 2011 1:27 pm

Re: Medan: Setelah istri mualaf suami kawin lagi dan punya a

Postby Gen3ster » Sat Sep 22, 2012 8:04 am

Kasus kaya ginian banyak terjadi di indonesia, istilah kerennya "Kawin Siri" jadi ga hanya di Medan aja. Rata2 pas di mualafin, suami selingkuh ama wanita lain, anak dan istrinya ditinggalin. Banyak kasusnya di kampung2 yg penduduknya non muslim ama muslim hidup bersama.
Gen3ster
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 393
Joined: Mon Mar 23, 2009 11:51 pm


Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users