

Maisaroh wrote:Mas Keli yang baik, terima kasih atas kebaikan Mas selama ini yang telah bersedia menemani saya berdiskusi.
Pertama-tama saya ingin menanggapi sikap Mas Keli yang mulai aneh, di mana Mas suka menghindar dari pertanyaan saya yang sebenarnya jawabannya sangatlah simpel dan mudah. Mas mengarahkan saya kepada situs-situs yang memberikan gambaran keajaiban-keajaiban alam yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan materi pertanyaan saya. Saya tahu, maksud Mas baik, ingin mengajak saya kembali kepada Islam. Tapi maaf, Mas, ada begitu banyak permasalahan dalam agama Islam yang tidak bisa saya tolerir. Bukti-bukti keajaiban Quran sudah tidak mempan lagi, "KEBENGISAN ISLAM" telah menggores hati saya dan telah menimbulkan luka sayatan yang tidak akan pernah sembuh. Tapi insyaallah, saya tidak ada dendam ataupun benci. Hati saya merasa tentram setelah saya memposisikan diri saya di luar sistem yang selama ini melingkupi saya.
Kemudian tentang kutipan artikel yang Mas tunjukkan di sini, saya punya tanggapan berbeda.
Kafir bentuk jamaknya adalah 'kuffar', yg berarti para petani.
Artikel tersebut menerangkan bahwa kata "kafir" maknanya lebih dalam lagi dari sekedar kata "petani".
Penjelasan dari sang Ustadz dalam artikel yang mas salinkan itu sama sekali tidak berdalil. Saya sudah muak dengan penjelasan-penjelasan yang penuh rekayasa dari guru-guru agama, yang semuanya itu dimaksudkan untuk menutupi bobroknya agama Islam.
Apakah Mas tidak tahu kalau Muhammad begitu benci pada para petani?
Kebanyakan para petani itu tidak mau mengakui kenabian beliau, dan sebagian besar dari mereka beragama Nasroni dan Yahudi. Kita tahu golongan Quraish Mekkah biasanya menjadi pedagang dan memelihara ternak. Sedangkan kaum Yahudi di Medinah selain menjadi pedagang, sebagian lainnya bertani.
Penolakan kaum Yahudi/Nasroni yg kebanyakan berprofesi sebagai petani itu menyebabkan Muhammad benci kepada kaum itu dan menyebutnya dengan kata "Kafir".
Kebencian Muhammad kepada para petani ada dalilnya:
Diriwayahkan Abu Umama al-Bahili:
Saya melihat beberapa peralatan pertanian dan mengatakan: ‘Saya mendengar nabi mengatakan: "Tidak ada rumah yg dimasuki peralatan ini yg tidak akan diberikan penghinaan oleh Allah." (Sahih Bukhari)
Tentu saja yang dibenci Muhammad bukan saja pekerjaan bertani, tapi juga orang-orang yang melakukan pekerjaan itu.
Bertani oleh Muhammad dianggap begitu hina, tidak seperti peternak atau pedagang yang hartanya bisa langsung dirampas. Bercocok tanam harus menunggu beberapa bulan lamanya untuk mendapat hasilnya. Muhammad begitu benci pada pekerjaan ini, dan terlebih lagi orang-orang yang mengerjakannya.
Orang-orang Yahudi di Keybar mencari nafkah dengan cara berkebun/bertani, dan mereka disuruh menyetorkan hasil perkebunan mereka kepada Muhammad setelah kota itu ditaklukkan beliau.
Diriwayahkan Ibn 'Umar, bahwa Nabi (saw) mengatakan, "Nafkah hidup saya adalah dibawah bayangan tombak saya, dan ia yang tidak mematuhi perintah saya akan dihina lewat pembayaran Jizyah." (Bukhari)
Muhammad 'menjajah' mereka. Muhammad benci kepada pekerjaan berkebun/bertani, Muhammad benci pada orang-orang yang melakukan pekerjaan itu karena mereka Yahudi, dan Muhammad memaksa orang-orang itu bekerja di ladang-ladang mereka untuk menafkahi Muhammad dan para pengikutnya. Itulah sebabnya Muhammad melarang pengikutnya melakukan pekerjaan rendah tersebut, karena pekerjaan berkebun/bertani adalah pekerjaan orang-orang yang menolak dia ("ORANG KAFIR").
Bila dalam artikel yang Mas salinkan untuk saya itu menyatakan kata kafir TIDAK DITUJUKAN UNTUK NON-MUSLIM, ini dusta.
Apa yang disampaikan sama sekali tidak ber-dalil. Artikel tersebut bohong, dan membuat opini sendiri untuk menutupi kebobrokan ajaran Islam.
Kata "Kafir" memang diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak beriman. Orang-orang yang tidak beriman dalam Quran adalah orang Yahudi, Nasrani dan Musyirik.
Al-Bayyinah ayat 1
Orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata
Al-Bayyinah ayat 6
”Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu seburuk-buruk makhluk.”
Nabi Muhammad saw juga bersabda: “Demi Dzat yang menguasai jiwa Muhammad, tidak ada seorang pun baik Yahudi maupun Nashrani yang mendengar tentang diriku dari Umat Islam ini, kemudian ia mati dan tidak beriman terhadap ajaran yang aku bawa kecuali ia akan menjadi penghuni neraka.” (HR Muslim)
Jadi baik Hadish maupun Quran menyatakan bahwa orang-orang yang dibenci Muhammad adalah kaum ahli kitab dan musyirik. Merekalah yang dijuluki kafir oleh nabi kita.
Dengan demikian, penjelasan panjang lebar terhadap arti kata "kafir" seperti yang tertulis dalam artikel yang Mas Keli salinkan di sini semuanya adalah bohong.
Diriwayahkan Abu Umama al-Bahili:
Saya melihat beberapa peralatan pertanian dan mengatakan: ‘Saya mendengar nabi mengatakan: "Tidak ada rumah yg dimasuki peralatan ini yg tidak akan diberikan penghinaan oleh Allah." (Sahih Bukhari)
Diriwayahkan Ibn 'Umar, bahwa Nabi (saw) mengatakan, "Nafkah hidup saya adalah dibawah bayangan tombak saya, dan ia yang tidak mematuhi perintah saya akan dihina lewat pembayaran Jizyah."
[/quote]Sekarang kembali ke masalah Isra Miraj.
Mas belum menjawab pertanyaan saya, apakah Isra Miraj itu SAHIH atau TIDAK SAHIH?
Sesuatu bisa disebut SAHIH bila tidak menyalahi kecerdasan akal.
Batu karang yg bentuknya menyerupai orang sedang sujud, ini adalah mujizat Tuhan yang sahih. Kenapa sahih? Karena mata kita telah menyaksikannya. Yang melihat itu bukan hanya satu pasang mata saja, tapi sudah jutaan pasang mata. Sehingga orang yang mempercayai batu karang sujud itu sebagai keajaiban Tuhan TIDAK MENYALAHI KECERDASAN AKAL. Kita tidak merasa dibodohi, kita tidak merasa mencopot akal sehat kita sewaktu kita mempercayai keajaiban itu.
Tapi bagaimana halnya dengan Isra Miraj?
Bukankah kita diharuskan membuang akal sehat kita, membuang kecerdasan kita untuk kritis dan tidak boleh menanyakan kesahihan kisah ini, pokoknya percaya saja, titik?
Saya percaya adanya mujizat, tapi mujizat itu harus SAHIH.
Tapi bila mujizat itu hanya berupa cerita saja, mana akal sehat kita, Mas?
Bisa saja saya mengarang-ngarang cerita serupa itu kepada adik saya yg masih kecil, tapi tentu saja tidak akan valid bila diceritakan kepada orang dewasa.
Bukankah umat Islam yang percaya dengan cerita Muhammad sama dengan anak balita?
Mohon Mas Keli dijawab dengan singkat disertai alasan yang cukup. Ini penting sekali buat saya.
Wassalam.



Maisaroh wrote:Mas Keli,
Sesuatu baru bisa dinyatakan sebagai mujizat bila kejadiannya riil (nyata) dan disaksikan oleh mata telanjang.
Contoh:
Nabi Musa membelah lautan, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh ribuan bani Isroil.
Meskipun nabi Musa tidak cerita, semua orang telah mengetahuinya dan menjadikan kisah ini sebagai tradisi turun-temurun dari mulut ke mulut.
Nabi Isa menghidupkan orang mati, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh banyak orang.
Meskipun nabi Isa tidak menceritakan kisah ini, orang-orang yang menyaksikan langsung peristiwa mujizat ini telah mengetahuinya dan menjadikannya sebagai tradisi lisan turun-temurun.
Saya tanya sekali lagi kepada Mas Keli:
ISRA MIRAJ, mujizat atau cerita?
Ini pertanyaan terakhir. Bila jawaban Mas Keli tidak jujur, saya pun akan mengatakannya terus terang di forum ini.
Ingat Mas, diskusi ini bukan diskusi tertutup, tapi dibaca oleh ribuan orang.
Mohon Mas Keli menjawabnya secara tegas dan berani mengatakannya secara jujur.
Wassalam.
"Kalian berdusta," kata Abu Bakr.
"Sungguh," kata mereka. "Dia di mesjid sedang bicara dengan
orang banyak."
"Dan kalaupun itu yang dikatakannya," kata Abu Bakr lagi,
"tentu dia bicara yang sebenarnya. Dia mengatakan kepadaku,
bahwa ada berita dari Tuhan, dari langit ke bumi, pada waktu
malam atau siang, aku percaya. Ini lebih lagi dari yang kamu
herankan."
Abu Bakr lalu mendatangi Nabi dan mendengarkan ia melukiskan
Bait'l-Maqdis. Abu Bakr sudah pernah berkunjung ke kota itu.
Selesai Nabi melukiskan keadaan mesjidnya, Abu Bakr berkata:
"Rasulullah, saya percaya."
Sejak itu Muhammad memanggil Abu Bakr dengan "AshShiddiq."9

Ingat Mas, diskusi ini bukan diskusi tertutup, tapi dibaca oleh ribuan orang.
Mohon Mas Keli menjawabnya secara tegas dan berani mengatakannya secara jujur.
Wassalam.
.Sesuatu baru bisa dinyatakan sebagai mujizat bila kejadiannya riil (nyata) dan disaksikan oleh mata telanjang


Sesuatu baru bisa dinyatakan sebagai mujizat bila kejadiannya riil (nyata) dan disaksikan oleh mata telanjang.
Contoh:
Nabi Musa membelah lautan, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh ribuan bani Isroil.
Meskipun nabi Musa tidak cerita, semua orang telah mengetahuinya dan menjadikan kisah ini sebagai tradisi turun-temurun dari mulut ke mulut.
Nabi Isa menghidupkan orang mati, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh banyak orang.
Meskipun nabi Isa tidak menceritakan kisah ini, orang-orang yang menyaksikan langsung peristiwa mujizat ini telah mengetahuinya dan menjadikannya sebagai tradisi lisan turun-temurun.
Sedangkan contoh-contoh kisah yg bukan mujizat, tapi cuma "cerita" (kayalan) belaka, di antaranya:
1. Saya naik kuda terbang menuju surga bertemu kakak saya
2. UZAIR tidur selama 100 Tahun
3. Lahirnya Nabi Isa A.S, yg diakui Siti Maryam lahir tanpa ayah, bisa saja anak ini hasil dari hubungan gelap
4. Nabi Yunus A.S dimakan Ikan Paus
5. Kenaikan Nabi ISA A.S ke langit
6. dst. yg tidak sah secara hukum karena tidak ada bukti/saksi
Nah, Bagaimana dengan ISRA MIRAJ?
ISRA MIRAJ adalah cerita kayalan, karena tidak ada bukti/saksi.
Ini sebuah dongeng konyol yang hanya pantas menjadi konsumsi anak-anak kecil yang nalar dan logikanya masih rendah.
Kita sebagai orang dewasa, tentu akan menalar kesahihan kisah ini, tidak asal percaya saja.
Sebagai orang dewasa, kita akan menanyakan bukti/saksi. Minimal ada 2 orang saksi dan keduanya diyakini tidak ada persekongkolan.
Bila kisah itu hanya hasil cerita 1 orang saja, apalagi orang itu adalah sang lakon utamanya, dan kisah itu juga dimaksudkan untuk mengukuhkan ketokohan dirinya, bukankah ini lelucon?
Apakah mas Keli tidak sadar, bahwa Muhammad telah menipu kita?
Bukan cuma dari 1 kisah ini saja, tapi dari ayat-ayat Alquran kita bisa merasakan bahwa sebagian besar ayat-ayatnya memang untuk kebutuhan dan kepentingan pribadi Muhammad.
Muhammad ingin dianggap Rasul, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang menyatakan bahwa dirinya Rasul.
Muhammad ingin meyakinkan orang-orang bahwa dirinya memang benar-benar Rasul, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang berisi sumpah-sumpah Allah untuk menguatkan kerasulannya.
Muhammad ingin dihormati, sebagaimana orang menghormati Allah, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang memerintahkan orang agar hormat dan patuh pada dirinya.
Muhammad tidak ingin dirinya ditentang, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang melarang orang menentang Rasul dengan disertai ancaman-ancaman.
Muhammad ingin balas dendam kepada orang-orang yang pernah mengusirnya, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang memerintahkan orang agar mau diajak berperang dengan alasan membela Allah.
Muhammad ingin agar orang menurut padanya, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang berisi janji-janji surga dan janji-janji neraka.
Muhammad ingin membatalkan Zaid sebagai anak angkat, maka dari itu dia mengeluarkan ayat yang menyatakan Muslim dilarang mengambil anak angkat.
Muhammad ingin mengambil anak menantunya sebagai istri, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang berisi perintah Allah agar Zaid menceraikan istrinya agar Muhammad dapat mengawininya.
Muhammad ingin diakui sebagai nabi kelanjutan nabi-nabi sebelumnya oleh ahli kitab, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang menyatakan kalau Muhammad juga mengakui nabi-nabi terdahulu.
Muhammad ingin agar kitabnya diakui sebagai kitab suci kelanjutan dari kitab-kitab suci sebelumnya, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang menyatakan bahwa Muhammad juga mengakui kitab-kitab suci terdahulu.
Muhammad ingin membatalkan perjanjian dengan orang-orang Mekkah, maka dari itu dia mengeluarkan ayat yang berisi perintah Allah untuk membatalkan perjanjian secara sepihak dengan orang kafir.
Karena Muhammad ingin mengoreksi sikapnya terhadap Abdullah bin Ummi Maktum, maka dari itu dia mengeluarkan ayat yang berisi teguran Allah padanya agar merubah sikap.
Dan masih ada ratusan bukti nalar lain yang secara jelas itu menyiratkan kepentingan Muhammad.
Mungkin saja Mas Keli berpikiran, bahwa Allah memang memberikan keistimewaan pada RasulNya. Tapi ini konyol, siapa Allah dan siapa Jibril? Siapa yang pernah tahu dan melihat dengan mata kepala sendiri bahwa Muhammad benar-benar telah diutus oleh kedua "makhluk tersembunyi" tersebut?
Hanya Muhammad saja.
Semuanya berasal dari pengakuan Muhammad seorang.
kita telah ditipu oleh Muhammad.
Nah inilah anda,anda selalu melihat Mujizat dengan Bukti,kalau begitu anda bisa menjawab dengan mudah
1. Bagaimana Manusia pertama terbentuk,bukankah itu juga termasuk MUJIZAT,kenapa dinamakan NABI ADAM
2. Bagaimana ada jagat raya pertama kali,Bukankah itu juga mujizat
3. Bisakah anda melihat bagaimana wujud ;"ANGIN,RASA SAKIT,SENANG,KENTUT anda (maaf),ROH anda.
4. Tahukah anda siapa nama jodoh (Suami anda)kelak.(jika anda belum menikah,kalau udah jangan dijawab)
5. Tahukah anda,kapan anda meninggal
6. Bagaimana rasanya anda di RAHIM Ibu
7. Pertanyaan saya yang belum kejawab sama anda adalah,kenapa pada saat Tsunami MESJID semuanya UTUH (emang bisa dilihat,tetapi kenapa)
8. Bagaimana terbentuknya Bumi pertama kali
itu kalau mau menjawab,kalau tidak,berarti anda sudah tidak punya IMAN lagi
Muhammad memainkan 3 peran sekaligus, sebagai Allah, sebagai malaikat Jibril dan sebagai Rasul.
Saat dia mengeluarkan ayat-ayat, dia memerankan diri sebagai Allah.
Ketika dia berinteraksi dengan orang-orang sekelilingnya, dia memerankan diri sebagai Rasul.
Kenapa dari semua bukti-bukti nalar ini kita tidak tersadar sedikit pun bahwa kita telah ditipu?
Tentang cuplikan dialog Abu Bakar dengan MuhammadAbu Bakr lalu mendatangi Nabi dan mendengarkan ia melukiskan
Saya pun juga bisa bercerita tentang ciri-ciri Tugu Pahlawan di Surabaya, walaupun saya sendiri tidak pernah datang ke tempat itu. Saya mendapatkan gambaran itu dari teman-teman dekat saya yang pernah ke sana.
Bait'l-Maqdis. Abu Bakr sudah pernah berkunjung ke kota itu.
Hal di atas tidak bisa dijadikan bukti penguat, kecuali Muhammad yang mengaku nabi itu benar-benar mampu menunjukkan keajaiban di mata orang-orang secara terang-terangan, tidak sembunyi-sembunyi, atau berdasarkan cerita-cerita sepihak saja.
Mas, Muhammad adalah seorang yang kejam.
Kalau Muhammad benar-benar seorang Rasul Utusan Allah, manusia yang baik dan bijaksana, tentu dia tidak akan tega memperlakukan para pengikutnya sebagai orang ****.Minimal dia harus menunjukkan suatu bukti mujizat di hadapan pengikutnya, bukan dengan dongengan-dongengan seperti itu.Dengan berbuat itu, Muhammad sama saja menjadikan para pengikutnya ibarat anak-anak kecil yang masih ****, atau orang-orang ber-IQ jongkok yg sama sekali tidak kritis dan tidak pandai menggunakan nalarnya.Apakah kita ini anak-anak kecil yg ****?
Apakah kita ini orang-orang ber-IQ jongkok yang tidak bisa kritis dan tidak pandai menggunakan nalar?Kalau kita bukan anak kecil dan bukan orang ber-IQ jongkok, sudah saatnya kita tersadar, bahwa kita semua telah ditipu oleh Muhammad.Seumur hidup saya, saya tak bisa memaafkan perbuatan manusia jahat ini. Juga karena akibat pengajaran-pengajarannya yang penuh kebencian sehingga mengakibatkan tewasnya orang-orang tidak berdosa.

sebagai Orang Dewasa bukan akal saja yang kudu dipakai Iman juga kudu.
Lha untuk apa saksi menunjukkan Mujizat,kalau nantinya mereka berkata:"INI ADALAH SIHIR".
Kapan saya ditipu
makanya kalau benar berarti pertanyaan saya yang ini juga tipuan dong:
1. Bagaimana Manusia pertama terbentuk,bukankah itu juga termasuk MUJIZAT, kenapa dinamakan NABI ADAM
2. Bagaimana ada jagat raya pertama kali,Bukankah itu juga mujizat
3. Bisakah anda melihat bagaimana wujud ;"ANGIN,RASA SAKIT,SENANG,KENTUT anda (maaf),ROH anda.
4. Tahukah anda siapa nama jodoh (Suami anda)kelak.(jika anda belum menikah,kalau udah jangan dijawab)
5. Tahukah anda,kapan anda meninggal
6. Bagaimana rasanya anda di RAHIM Ibu
7. Pertanyaan saya yang belum kejawab sama anda adalah,kenapa pada saat Tsunami MESJID semuanya UTUH (emang bisa dilihat,tetapi kenapa)
8. Bagaimana terbentuknya Bumi pertama kali
itu kalau mau menjawab,kalau tidak,berarti anda sudah tidak punya IMAN lagi
sengaja gue kasih pertanyaan ini,apakah itu juga tipuan
Sejak kapan dia mengaku dirinya ALLAH
Terserah anda saja,Nabi Muhammad bagi saya bukan orang Kejam,
dia tidak menunjukkan Mujizat,karena perkataan Orang pasti :" Ini adalah SIHIR".
kan udah saya bilang,kalau Qur'an itu buatan Muhammad,coba buatkan satu ayat saja QUR'AN.sampai sekarang saja belum ada tuh yang menjawab tantangan

Kita tidak bisa dengan serta-merta berkata, "Hal itu bisa saja terjadi kalau Allah menghendaki."
Kalau sesuatu itu masih dalam bentuk ANGAN-ANGAN, belum pernah terjadi, maka kita tidak boleh menganggapnya sebagai sesuatu yang riil, atau kita akan masuk dalam DUNIA HALUSINASI, sebuah dunia lain yang penuh kebohongan.
Karena mas Keli telah masuk dalam dunia Halusinasi Muhammad, maka Mas tidak akan pernah lepas dari kebohongan-kebohongan. Kebohongan demi kebohongan harus terus dilancarkan untuk mempertahankan dunia bawah sadar ini, agar terus bisa diimani sebagai bentuk yang nyata, walau itu cuma angan-angan belaka.
Muhammad hanya manusia biasa, bukan nabi, dia tidak bisa melakukan mujizat apapun ketika diminta. Muhammad adalah seorang penipu.
Nah inilah anda,anda selalu melihat Mujizat dengan Bukti,kalau begitu anda bisa menjawab dengan mudah
1. Bagaimana Manusia pertama terbentuk,bukankah itu juga termasuk MUJIZAT,kenapa dinamakan NABI ADAM
2. Bagaimana ada jagat raya pertama kali,Bukankah itu juga mujizat
3. Bisakah anda melihat bagaimana wujud ;"ANGIN,RASA SAKIT,SENANG,KENTUT anda (maaf),ROH anda.
4. Tahukah anda siapa nama jodoh (Suami anda)kelak.(jika anda belum menikah,kalau udah jangan dijawab)
5. Tahukah anda,kapan anda meninggal
6. Bagaimana rasanya anda di RAHIM Ibu
7. Pertanyaan saya yang belum kejawab sama anda adalah,kenapa pada saat Tsunami MESJID semuanya UTUH (emang bisa dilihat,tetapi kenapa)
8. Bagaimana terbentuknya Bumi pertama kali
itu kalau mau menjawab,kalau tidak,berarti anda sudah tidak punya IMAN lagi
Al Isra 17:106
Dan Al Qur'an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.
Al-Baqarah 2:12
Apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman", mereka menjawab: "Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang **** itu telah beriman?" Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang ****, tetapi mereka tidak tahu.
Mas ingin saya bikin ayat yang seperti apa? Saya akan penuhi permintaan Mas Keli. Mas harus memberitahu saya tema-nya.

Dan katakanlah:" Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka Barang siapa yang ingin) beriman (hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin ( kafir ) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang- orang lalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.(18:29)
Nah anda silakan saja Kafir,asal jangan mengajak saya keluar dari Islam.
sekarang bahas Iman ; kemantapan dan keyakinan hati,saya punya kemantapan dan keyakinan hati.Kan saya udah bilang,Bukan kah Nabi punya sahabat.Nah kalau anda tidak percaya ya silakan,saya tidak memaksa anda untuk percaya ,biar nanti di Hari Kiamat saja,sebab kalau sekarang ini,anda tetap tidak percaya juga
Kalau mengapa Nabi udah mengeluarkan Mujizat tetapi tetap dianggap : "INI ADALAH SIHIR", bukankah semua Nabi udah menunjukan Mujizat,tetapi Manusianya tidak mau beriman
Lha kalau diulangi lagi tidak mau beriman,untuk apa Mujizat Itu.
Kalau mengeluarkan Mujizat,nanti takut dijadikan Sembahan,atau ANAK ALLAH,atau ALLAH.
Lha kalau diulangi lagi tidak mau beriman,untuk apa Mujizat Itu.
Nah inilah anda,anda selalu melihat Mujizat dengan Bukti,kalau begitu anda bisa menjawab dengan mudah
1. Bagaimana Manusia pertama terbentuk,bukankah itu juga termasuk MUJIZAT,kenapa dinamakan NABI ADAM
2. Bagaimana ada jagat raya pertama kali,Bukankah itu juga mujizat
3. Bisakah anda melihat bagaimana wujud ;"ANGIN,RASA SAKIT,SENANG,KENTUT anda (maaf),ROH anda.
4. Tahukah anda siapa nama jodoh (Suami anda)kelak.(jika anda belum menikah,kalau udah jangan dijawab)
5. Tahukah anda,kapan anda meninggal
6. Bagaimana rasanya anda di RAHIM Ibu
7. Pertanyaan saya yang belum kejawab sama anda adalah,kenapa pada saat Tsunami MESJID semuanya UTUH (emang bisa dilihat,tetapi kenapa)
8. Bagaimana terbentuknya Bumi pertama kali
itu kalau mau menjawab,kalau tidak,berarti anda sudah tidak punya IMAN lagi


KELIHGO wrote:Saya tidak takut,hanya saja penyakit anda sudah parah,perlu diingat untuk balik ke Islam lagi anda butuh petunjuk ALLAH saja,sedangkan saya Manusia Biasa,saya hanya memberi peringatan saja,perlu diingat mohon maaf kalau saya tidak bisa menjadi anda Muslim kembali




Return to Ruang Debat Terbatas
Users browsing this forum: No registered users