. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Maisaroh vs KELIHGO: Apakah Islam sebuah Kebenaran?

Khusus bagi debat-diskusi one-to-one secara serius dan intelektual seputar Islam yang dimoderasi dengan ketat. Anggota yang melontarkan caci-maki dan hinaan yang bersifat ad-hominem akan dikeluarkan dari forum khusus ini. Silakan kontak Forum Admin atau Moderator untuk mendapatkan akses di Ruang Bedah Islam.

Setelah membaca post ini saya setuju dgn :

Maisaroh
4
100%
Kelihgo
0
No votes
 
Total votes : 4

Postby KELIHGO » Wed Jun 20, 2007 4:04 pm

http://www.islamcan.com/miracles/indonesia.shtml

Ini termasuk Mujizat,apakah anda masih tidak percaya bahwa Umat Muslim masih dijaga oleh Tuhan
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby Maisaroh » Wed Jun 20, 2007 11:52 pm

Mas Keli yang baik, terima kasih atas kebaikan Mas selama ini yang telah bersedia menemani saya berdiskusi.

Pertama-tama saya ingin menanggapi sikap Mas Keli yang mulai aneh, di mana Mas suka menghindar dari pertanyaan saya yang sebenarnya jawabannya sangatlah simpel dan mudah. Mas mengarahkan saya kepada situs-situs yang memberikan gambaran keajaiban-keajaiban alam yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan materi pertanyaan saya. Saya tahu, maksud Mas baik, ingin mengajak saya kembali kepada Islam. Tapi maaf, Mas, ada begitu banyak permasalahan dalam agama Islam yang tidak bisa saya tolerir. Bukti-bukti keajaiban Quran sudah tidak mempan lagi, "KEBENGISAN ISLAM" telah menggores hati saya dan telah menimbulkan luka sayatan yang tidak akan pernah sembuh. Tapi insyaallah, saya tidak ada dendam ataupun benci. Hati saya merasa tentram setelah saya memposisikan diri saya di luar sistem yang selama ini melingkupi saya.

Kemudian tentang kutipan artikel yang Mas tunjukkan di sini, saya punya tanggapan berbeda.

Kafir bentuk jamaknya adalah 'kuffar', yg berarti para petani.

Artikel tersebut menerangkan bahwa kata "kafir" maknanya lebih dalam lagi dari sekedar kata "petani".

Penjelasan dari sang Ustadz dalam artikel yang mas salinkan itu sama sekali tidak berdalil. Saya sudah muak dengan penjelasan-penjelasan yang penuh rekayasa dari guru-guru agama, yang semuanya itu dimaksudkan untuk menutupi bobroknya agama Islam.

Apakah Mas tidak tahu kalau Muhammad begitu benci pada para petani?
Kebanyakan para petani itu tidak mau mengakui kenabian beliau, dan sebagian besar dari mereka beragama Nasroni dan Yahudi. Kita tahu golongan Quraish Mekkah biasanya menjadi pedagang dan memelihara ternak. Sedangkan kaum Yahudi di Medinah selain menjadi pedagang, sebagian lainnya bertani.

Penolakan kaum Yahudi/Nasroni yg kebanyakan berprofesi sebagai petani itu menyebabkan Muhammad benci kepada kaum itu dan menyebutnya dengan kata "Kafir".

Kebencian Muhammad kepada para petani ada dalilnya:

Diriwayahkan Abu Umama al-Bahili:
Saya melihat beberapa peralatan pertanian dan mengatakan: ‘Saya mendengar nabi mengatakan: "Tidak ada rumah yg dimasuki peralatan ini yg tidak akan diberikan penghinaan oleh Allah." (Sahih Bukhari)


Tentu saja yang dibenci Muhammad bukan saja pekerjaan bertani, tapi juga orang-orang yang melakukan pekerjaan itu.

Bertani oleh Muhammad dianggap begitu hina, tidak seperti peternak atau pedagang yang hartanya bisa langsung dirampas. Bercocok tanam harus menunggu beberapa bulan lamanya untuk mendapat hasilnya. Muhammad begitu benci pada pekerjaan ini, dan terlebih lagi orang-orang yang mengerjakannya.

Orang-orang Yahudi di Keybar mencari nafkah dengan cara berkebun/bertani, dan mereka disuruh menyetorkan hasil perkebunan mereka kepada Muhammad setelah kota itu ditaklukkan beliau.

Diriwayahkan Ibn 'Umar, bahwa Nabi (saw) mengatakan, "Nafkah hidup saya adalah dibawah bayangan tombak saya, dan ia yang tidak mematuhi perintah saya akan dihina lewat pembayaran Jizyah." (Bukhari)

Muhammad 'menjajah' mereka. Muhammad benci kepada pekerjaan berkebun/bertani, Muhammad benci pada orang-orang yang melakukan pekerjaan itu karena mereka Yahudi, dan Muhammad memaksa orang-orang itu bekerja di ladang-ladang mereka untuk menafkahi Muhammad dan para pengikutnya. Itulah sebabnya Muhammad melarang pengikutnya melakukan pekerjaan rendah tersebut, karena pekerjaan berkebun/bertani adalah pekerjaan orang-orang yang menolak dia ("ORANG KAFIR").

Bila dalam artikel yang Mas salinkan untuk saya itu menyatakan kata kafir TIDAK DITUJUKAN UNTUK NON-MUSLIM, ini dusta.

Apa yang disampaikan sama sekali tidak ber-dalil. Artikel tersebut bohong, dan membuat opini sendiri untuk menutupi kebobrokan ajaran Islam.

Kata "Kafir" memang diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak beriman. Orang-orang yang tidak beriman dalam Quran adalah orang Yahudi, Nasrani dan Musyirik.

Al-Bayyinah ayat 1
Orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata

Al-Bayyinah ayat 6
”Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu seburuk-buruk makhluk.”

Nabi Muhammad saw juga bersabda: “Demi Dzat yang menguasai jiwa Muhammad, tidak ada seorang pun baik Yahudi maupun Nashrani yang mendengar tentang diriku dari Umat Islam ini, kemudian ia mati dan tidak beriman terhadap ajaran yang aku bawa kecuali ia akan menjadi penghuni neraka.” (HR Muslim)

Jadi baik Hadish maupun Quran menyatakan bahwa orang-orang yang dibenci Muhammad adalah kaum ahli kitab dan musyirik. Merekalah yang dijuluki kafir oleh nabi kita.

Dengan demikian, penjelasan panjang lebar terhadap arti kata "kafir" seperti yang tertulis dalam artikel yang Mas Keli salinkan di sini semuanya adalah bohong.

Sekarang kembali ke masalah Isra Miraj.

Mas belum menjawab pertanyaan saya, apakah Isra Miraj itu SAHIH atau TIDAK SAHIH?

Sesuatu bisa disebut SAHIH bila tidak menyalahi kecerdasan akal.

Batu karang yg bentuknya menyerupai orang sedang sujud, ini adalah mujizat Tuhan yang sahih. Kenapa sahih? Karena mata kita telah menyaksikannya. Yang melihat itu bukan hanya satu pasang mata saja, tapi sudah jutaan pasang mata. Sehingga orang yang mempercayai batu karang sujud itu sebagai keajaiban Tuhan TIDAK MENYALAHI KECERDASAN AKAL. Kita tidak merasa dibodohi, kita tidak merasa mencopot akal sehat kita sewaktu kita mempercayai keajaiban itu.

Tapi bagaimana halnya dengan Isra Miraj?
Bukankah kita diharuskan membuang akal sehat kita, membuang kecerdasan kita untuk kritis dan tidak boleh menanyakan kesahihan kisah ini, pokoknya percaya saja, titik?

Saya percaya adanya mujizat, tapi mujizat itu harus SAHIH.
Tapi bila mujizat itu hanya berupa cerita saja, mana akal sehat kita, Mas?
Bisa saja saya mengarang-ngarang cerita serupa itu kepada adik saya yg masih kecil, tapi tentu saja tidak akan valid bila diceritakan kepada orang dewasa.

Bukankah umat Islam yang percaya dengan cerita Muhammad sama dengan anak balita?

Mohon Mas Keli dijawab dengan singkat disertai alasan yang cukup. Ini penting sekali buat saya.

Wassalam.
User avatar
Maisaroh
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 43
Joined: Sat Jun 02, 2007 1:08 pm

Postby KELIHGO » Fri Jun 22, 2007 5:35 pm

Maisaroh wrote:Mas Keli yang baik, terima kasih atas kebaikan Mas selama ini yang telah bersedia menemani saya berdiskusi.
Pertama-tama saya ingin menanggapi sikap Mas Keli yang mulai aneh, di mana Mas suka menghindar dari pertanyaan saya yang sebenarnya jawabannya sangatlah simpel dan mudah. Mas mengarahkan saya kepada situs-situs yang memberikan gambaran keajaiban-keajaiban alam yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan materi pertanyaan saya. Saya tahu, maksud Mas baik, ingin mengajak saya kembali kepada Islam. Tapi maaf, Mas, ada begitu banyak permasalahan dalam agama Islam yang tidak bisa saya tolerir. Bukti-bukti keajaiban Quran sudah tidak mempan lagi, "KEBENGISAN ISLAM" telah menggores hati saya dan telah menimbulkan luka sayatan yang tidak akan pernah sembuh. Tapi insyaallah, saya tidak ada dendam ataupun benci. Hati saya merasa tentram setelah saya memposisikan diri saya di luar sistem yang selama ini melingkupi saya.


hehehehe justru saya kasih Link ini sejauh mana kebencian anda terhadap Islam.ternyata anda menyamakan ajaran dan manusia.

Kemudian tentang kutipan artikel yang Mas tunjukkan di sini, saya punya tanggapan berbeda.
Kafir bentuk jamaknya adalah 'kuffar', yg berarti para petani.
Artikel tersebut menerangkan bahwa kata "kafir" maknanya lebih dalam lagi dari sekedar kata "petani".
Penjelasan dari sang Ustadz dalam artikel yang mas salinkan itu sama sekali tidak berdalil. Saya sudah muak dengan penjelasan-penjelasan yang penuh rekayasa dari guru-guru agama, yang semuanya itu dimaksudkan untuk menutupi bobroknya agama Islam.
Apakah Mas tidak tahu kalau Muhammad begitu benci pada para petani?
Kebanyakan para petani itu tidak mau mengakui kenabian beliau, dan sebagian besar dari mereka beragama Nasroni dan Yahudi. Kita tahu golongan Quraish Mekkah biasanya menjadi pedagang dan memelihara ternak. Sedangkan kaum Yahudi di Medinah selain menjadi pedagang, sebagian lainnya bertani.
Penolakan kaum Yahudi/Nasroni yg kebanyakan berprofesi sebagai petani itu menyebabkan Muhammad benci kepada kaum itu dan menyebutnya dengan kata "Kafir".
Kebencian Muhammad kepada para petani ada dalilnya:
Diriwayahkan Abu Umama al-Bahili:
Saya melihat beberapa peralatan pertanian dan mengatakan: ‘Saya mendengar nabi mengatakan: "Tidak ada rumah yg dimasuki peralatan ini yg tidak akan diberikan penghinaan oleh Allah." (Sahih Bukhari)

Tentu saja yang dibenci Muhammad bukan saja pekerjaan bertani, tapi juga orang-orang yang melakukan pekerjaan itu.
Bertani oleh Muhammad dianggap begitu hina, tidak seperti peternak atau pedagang yang hartanya bisa langsung dirampas. Bercocok tanam harus menunggu beberapa bulan lamanya untuk mendapat hasilnya. Muhammad begitu benci pada pekerjaan ini, dan terlebih lagi orang-orang yang mengerjakannya.
Orang-orang Yahudi di Keybar mencari nafkah dengan cara berkebun/bertani, dan mereka disuruh menyetorkan hasil perkebunan mereka kepada Muhammad setelah kota itu ditaklukkan beliau.
Diriwayahkan Ibn 'Umar, bahwa Nabi (saw) mengatakan, "Nafkah hidup saya adalah dibawah bayangan tombak saya, dan ia yang tidak mematuhi perintah saya akan dihina lewat pembayaran Jizyah." (Bukhari)
Muhammad 'menjajah' mereka. Muhammad benci kepada pekerjaan berkebun/bertani, Muhammad benci pada orang-orang yang melakukan pekerjaan itu karena mereka Yahudi, dan Muhammad memaksa orang-orang itu bekerja di ladang-ladang mereka untuk menafkahi Muhammad dan para pengikutnya. Itulah sebabnya Muhammad melarang pengikutnya melakukan pekerjaan rendah tersebut, karena pekerjaan berkebun/bertani adalah pekerjaan orang-orang yang menolak dia ("ORANG KAFIR").
Bila dalam artikel yang Mas salinkan untuk saya itu menyatakan kata kafir TIDAK DITUJUKAN UNTUK NON-MUSLIM, ini dusta.
Apa yang disampaikan sama sekali tidak ber-dalil. Artikel tersebut bohong, dan membuat opini sendiri untuk menutupi kebobrokan ajaran Islam.
Kata "Kafir" memang diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak beriman. Orang-orang yang tidak beriman dalam Quran adalah orang Yahudi, Nasrani dan Musyirik.
Al-Bayyinah ayat 1
Orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata
Al-Bayyinah ayat 6
”Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu seburuk-buruk makhluk.”
Nabi Muhammad saw juga bersabda: “Demi Dzat yang menguasai jiwa Muhammad, tidak ada seorang pun baik Yahudi maupun Nashrani yang mendengar tentang diriku dari Umat Islam ini, kemudian ia mati dan tidak beriman terhadap ajaran yang aku bawa kecuali ia akan menjadi penghuni neraka.” (HR Muslim)
Jadi baik Hadish maupun Quran menyatakan bahwa orang-orang yang dibenci Muhammad adalah kaum ahli kitab dan musyirik. Merekalah yang dijuluki kafir oleh nabi kita.
Dengan demikian, penjelasan panjang lebar terhadap arti kata "kafir" seperti yang tertulis dalam artikel yang Mas Keli salinkan di sini semuanya adalah bohong.


Di dalam Al Qur'an, kitab suci agama islam, kata kafir dan variasinya digunakan dalam beberapa penggunaan yang berbeda [2]:

Kufr al-tawheed (Menolak tauhid): Dialamatkan kepada mereka yang menolak bahwa Tuhan itu satu.
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. (Al-Baqarah ayat 6)
Kufr al-ni`mah (mengingkari nikmat): Dialamatkan kepada mereka yang tidak mau bersyukur kepadaTuhan
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku (la takfurun). (Al-Baqarah ayat 152)
Kufr at-tabarri (melepaskan diri)
Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dan daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu (kafarna bikum)..." (Al-Mumtahanah ayat 4)
Kufr al-juhud: Mengingkari sesuatu
..maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar (kafaru) kepadanya. (Al-Baqarah ayat 89)
Kufr at-taghtiyah: (menanam/mengubur sesuatu)
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani (kuffar)(Al-Hadid 20)
jangan-jangan anda salah sangka mengenai AL HADID ayat 20,lihat perumpamaan.
AHLI KITAB tuh banyak,karena Allah memberi petunjuk kepada manusia melalui Kitab-Nya. Kitab-Kitab petunjuk yang diturunkan dan disifat sebagai cahaya ada tiga, iaitu Taurat, Injil dan al-Qur'an. Golongan manusia yang menerima Kitab-Kitab tersebut dipanggil Ahli Kitab. Hari ini, ahli-ahli Kitab terdiri daripada orang-orang yang bergelar Yahudi, Kristian dan Islam

Diriwayahkan Abu Umama al-Bahili:
Saya melihat beberapa peralatan pertanian dan mengatakan: ‘Saya mendengar nabi mengatakan: "Tidak ada rumah yg dimasuki peralatan ini yg tidak akan diberikan penghinaan oleh Allah." (Sahih Bukhari)

Nah yang saya BOLD ada kagak yang menguatkan sahihnya hadist ini

Diriwayahkan Ibn 'Umar, bahwa Nabi (saw) mengatakan, "Nafkah hidup saya adalah dibawah bayangan tombak saya, dan ia yang tidak mematuhi perintah saya akan dihina lewat pembayaran Jizyah."

Dimana kata kebencian Nabi terhadap Petani

YA lebih baik ke topik aja

Sekarang kembali ke masalah Isra Miraj.
Mas belum menjawab pertanyaan saya, apakah Isra Miraj itu SAHIH atau TIDAK SAHIH?
Sesuatu bisa disebut SAHIH bila tidak menyalahi kecerdasan akal.
Batu karang yg bentuknya menyerupai orang sedang sujud, ini adalah mujizat Tuhan yang sahih. Kenapa sahih? Karena mata kita telah menyaksikannya. Yang melihat itu bukan hanya satu pasang mata saja, tapi sudah jutaan pasang mata. Sehingga orang yang mempercayai batu karang sujud itu sebagai keajaiban Tuhan TIDAK MENYALAHI KECERDASAN AKAL. Kita tidak merasa dibodohi, kita tidak merasa mencopot akal sehat kita sewaktu kita mempercayai keajaiban itu.
Tapi bagaimana halnya dengan Isra Miraj?
Bukankah kita diharuskan membuang akal sehat kita, membuang kecerdasan kita untuk kritis dan tidak boleh menanyakan kesahihan kisah ini, pokoknya percaya saja, titik?
Saya percaya adanya mujizat, tapi mujizat itu harus SAHIH.
Tapi bila mujizat itu hanya berupa cerita saja, mana akal sehat kita, Mas?
Bisa saja saya mengarang-ngarang cerita serupa itu kepada adik saya yg masih kecil, tapi tentu saja tidak akan valid bila diceritakan kepada orang dewasa.
Bukankah umat Islam yang percaya dengan cerita Muhammad sama dengan anak balita?
Mohon Mas Keli dijawab dengan singkat disertai alasan yang cukup. Ini penting sekali buat saya.
Wassalam.
[/quote]
Nah saya sengaja memberikan Link itu agar saya tahu sejauh mana anda percaya Mujizat ALLAH.begitu juga dengan ISRA MIRAJ.Kalau menurut saya Shahih saja Kisah ISRA MIRAJ,karena itu MUJIZAT ALLAH S.W.T . Anda juga bisa melakukan ISRA MIRAJ,hanya kapan kehendak ALLAH itu ada,sekali KUN FAYAKUN,kalau anda mau ISRA MIRAJ juga bisa,pegangannya adalah kehendak ALLAH saja.Kalau begitu emang benar kata ayat ini

"Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami, atau kamu mempunyai sebuah kebun korma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya, atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana kamu katakan atau kamu datangkan Allah dan malaikat-malaikat berhadapan muka dengan kami. Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari emas, atau kamu naik ke langit. Dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah kitab yang kami baca". (QS. Bani Israil : 90 - 93

Kalau kita jabarkan dari ayat di atas, mereka meminta hal-hal di bawah ini kepada Rasulullah:

Mereka meminta untuk memancarkan mata air dari bumi.
Mereka juga meminta sebuah kebun kurma dan anggur, dengan air mengalir di bawahnya. Padahal di sekitar situ sebagian besar padang pasir.
Mereka meminta untuk menjatuhkan langit.
Mereka juga meminta menghadirkan Allah beserta malaikat-malaikatnya untuk dihadapkan kepada mereka. Sungguh suatu permintaan yang lancang.
Mereka juga meminta sebuah rumah dari emas.
Yang terakhir, mereka meminta Nabi untuk naik ke langit tanpa membawa buku, lalu harus kembali dengan membawa sebuah buku (kitab) untuk mereka baca.
Permintaan mereka itu betul-betul "kebangetan". Tetapi Rasulullah SAW menjawabnya dengan bijaksana, "Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?" (QS. Bani Israil: 93). Allah Yang Maha Suci tentu Maha Kuasa untuk melakukan semua itu, tetapi Rasulullah mengatakan bahwa dirinya hanyalah seorang manusia biasa yang diangkat menjadi seorang Rasul, sehingga tidak mungkin melakukan semua itu.
anda bisa ambil pelajaran dari dari hal di atas. Mungkin sampai zaman kapan pun, kebenaran (baca: Islam) akan menghadapi hal-hal seperti itu. Orang yang membawa kebenaran akan selalu menghadapi permintaan-permintaan yang diluar kemampuan. Dan permintaan tersebut kebanyakan hanya sebagai "olok-olok". Karena, kalaupun anda bisa memenuhi permintaan itu, mereka kebanyakan tetap tidak akan mendengar Islam ini. Hanya sedikit yang mau mendengarnya. Sebagaimana halnya Rasulullah setelah mengalami peristiwa Isra' Mi'raj, tidak banyak yang mempercayai perjalanannya tersebut, bahkan ada yang mengatakan Nabi gila walaupun Nabi sudah memberikan bukti-bukti atas apa yang telah dia alami (Isra' Mi'raj). Dalam Al Qur'an, dari sekian ribu ayat di dalamnya, hanya ada 4 ayat yang menjelaskan tentang Isra' Mi'raj, yaitu QS. Bani Israil ayat 1, dan QS. An Najm ayat 13 sampai 15. Maksudnya, kebesaran Islam itu bukan terletak pada peristiwa Isra' Mi'raj ini, tapi pada konsepnya, sistemnya, muatannya, dan sebagainya. Pada surat An Najm ayat 13-15 itu, menggambarkan bahwa Rasulullah menemui Jibril dalam bentuk aslinya di Sidratil Muntaha ketika Isra Mi'raj. Sebelumnya Rasulullah juga pernah menjumpai malaikat jibril dalam bentuk asli ketika menerima ayat pertama (QS. Al Alaq: 1-5) dari Allah SWT, yaitu ketika di gua Hira.
Dan di antara 25 nabi, hanya 2 Nabi yang yang pernah berbicara langsung kepada Allah, yaitu Nabi Musa AS dan Nabi Muhammad SAW. Bagaimana dengan Nabi Adam, bukankah beliau juga pernah berdialog dengan Allah? Ya, tapi Nabi Adam ketika itu masih di Surga. Setelah diturunkan ke bumi, tidak lagi berdialog secara langsung. Nabi Musa berdialog dengan Allah secara langsung yaitu ketika di bukit Tursina (di bumi), sedangkan Nabi Muhammad di Sidratil Muntaha (di langit). Tetapi (sekali lagi), kebesaran Islam bukan di situ letaknya, namun di konsepnya, di muatannya. Oleh karena itulah, peristiwa Isra' Mi'raj sendiri tidak perlu secara berlebihan diangkat-angkat. Peristiwa itu sendiri merupakan mukjizat imani, maksudnya adalah mukjizat yang hanya bisa diterima apabila kita beriman. Meskipun hanya Nabi Muhammad yang telah diperjalankan pada malam harinya (Isra' Mi'raj), tapi dia tetaplah manusia biasa, hamba Allah. Hal ini perlu ditegaskan, karena dua umat sebelum Islam (Yahudi dan Kristen), telah terjebak men-Tuhankan nabinya.
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby KELIHGO » Fri Jun 22, 2007 5:39 pm

Maaf saya mengacu kepada buku yang saya baca mengenai IMAN DAN AKAL.Begini kesimpulannya

Perbedaan mengenai argumen keimanan seseorang, barangkali, dapat diabaikan jika bertolak dari paradigma bahwa persoalan agama merupakan persoalan iman atau kepercayaan. Dalam kajian filsafat fideis (iman), keberagamaan tidak dapat didasarkan dari fakta objektif, tapi pada lompatan iman (leap of faith) yang dibentuk dari rangkaian pengalaman hidupnya.
Soren Kierkegard (1813-1855) menganggap iman mempunyai kepastian absolut yang berdiri sendiri. Oleh karenanya, seseorang yang beriman tidak memerlukan penjelasan rasional mengapa ia memilih jalan itu. Kita percaya puasa adalah perintah Tuhan; kita percaya Nabi Muhammad SAW mengalami isra miraj; kita percaya ada kehidupan sesudah mati dan keimanan lain tidak memerlukan penjelasan rasional mengapa kita mengimani itu.
Kierkegard memberikan tiga argumen mengapa akal selalu tidak bisa bertemu dengan iman. Pertama, argumen kira-kira (approximation argument). Argumen ini menjelaskan, setiap argumen metafisis tak ada yang memberikan bukti pasti. Kalaupun ada bukti akan selalu terbuka kemungkinan kesalahan menafsirkan bukti itu, padahal iman memerlukan kepastian absolut. Kedua, argumen penundaan (postponement argument). Sains adalah kebenaran sementara sehingga ada kemungkinan bukti baru akan menggugurkan bukti lama. Jika iman harus dibuktikan dengan sains, berarti manusia harus menunggu hingga waktu yang tak tentu padahal umur kita terbatas.
Ketiga, argumen hasrat (passion argument). Argumen ini mengatakan, iman memerlukan komitmen. Iman memerlukan dan melibatkan risiko. Semakin besar risiko, semakin baik bagi iman. Jika kita memiliki bukti tentang adanya siksa di hari pembalasan, iman tak lagi menarik dan berharga karena bisa dipastikan semua orang akan beriman dan tak ada risiko dalam keimanannya. Iman tanpa didasari bukti adalah iman yang sangat berharga.
Hal itu menunjukkan, beriman atau percaya adanya Tuhan tidak perlu adanya argumen akal. Karena, setiap argumen akal niscaya akan dapat dipatahkan dengan akal pula. Untuk menjadi beriman tak perlu mencari bukti.
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby Maisaroh » Sat Jun 23, 2007 8:34 pm

Mas Keli,

ISRA MIRAJ, mujizat atau cerita?

Mohon dijawab yg simpel dan tegas.

Wassalam,

MAISAROH
User avatar
Maisaroh
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 43
Joined: Sat Jun 02, 2007 1:08 pm

Postby KELIHGO » Sat Jun 23, 2007 9:39 pm

Maisaroh wrote:Mas Keli,

ISRA MIRAJ, mujizat atau cerita?

Mohon dijawab yg simpel dan tegas.

Wassalam,

MAISAROH


MUJIZAT ALLAH SWT yang diberikan kepada Nabi Muhammad
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby Maisaroh » Sun Jun 24, 2007 12:16 am

Mas Keli,

Sesuatu baru bisa dinyatakan sebagai mujizat bila kejadiannya riil (nyata) dan disaksikan oleh mata telanjang.

Contoh:
Nabi Musa membelah lautan, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh ribuan bani Isroil.
Meskipun nabi Musa tidak cerita, semua orang telah mengetahuinya dan menjadikan kisah ini sebagai tradisi turun-temurun dari mulut ke mulut.

Nabi Isa menghidupkan orang mati, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh banyak orang.
Meskipun nabi Isa tidak menceritakan kisah ini, orang-orang yang menyaksikan langsung peristiwa mujizat ini telah mengetahuinya dan menjadikannya sebagai tradisi lisan turun-temurun.

Saya tanya sekali lagi kepada Mas Keli:

ISRA MIRAJ, mujizat atau cerita?

Ini pertanyaan terakhir. Bila jawaban Mas Keli tidak jujur, saya pun akan mengatakannya terus terang di forum ini.

Ingat Mas, diskusi ini bukan diskusi tertutup, tapi dibaca oleh ribuan orang.

Mohon Mas Keli menjawabnya secara tegas dan berani mengatakannya secara jujur.

Wassalam.
User avatar
Maisaroh
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 43
Joined: Sat Jun 02, 2007 1:08 pm

Postby KELIHGO » Sun Jun 24, 2007 5:15 pm

Maisaroh wrote:Mas Keli,

Sesuatu baru bisa dinyatakan sebagai mujizat bila kejadiannya riil (nyata) dan disaksikan oleh mata telanjang.

Contoh:
Nabi Musa membelah lautan, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh ribuan bani Isroil.
Meskipun nabi Musa tidak cerita, semua orang telah mengetahuinya dan menjadikan kisah ini sebagai tradisi turun-temurun dari mulut ke mulut.

Nabi Isa menghidupkan orang mati, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh banyak orang.
Meskipun nabi Isa tidak menceritakan kisah ini, orang-orang yang menyaksikan langsung peristiwa mujizat ini telah mengetahuinya dan menjadikannya sebagai tradisi lisan turun-temurun.

Saya tanya sekali lagi kepada Mas Keli:

ISRA MIRAJ, mujizat atau cerita?

Ini pertanyaan terakhir. Bila jawaban Mas Keli tidak jujur, saya pun akan mengatakannya terus terang di forum ini.

Ingat Mas, diskusi ini bukan diskusi tertutup, tapi dibaca oleh ribuan orang.

Mohon Mas Keli menjawabnya secara tegas dan berani mengatakannya secara jujur.

Wassalam.


Saya jawab itu Mujizat

Mujizat,nah ada yang kurang,Siapakah saksi
1. Nabi Yunus A.S dimakan Ikan Paus,bukankah tidak ada saksi
2. Siapakah Saksi bahwa UZAIR bisa tidur selama 100 Tahun
3. Siapakah yang menjadi Saksi bahwa Nabi ISA A.S ditarik
4. Ya Nabi Musa A.S memang mempunyai keajaiban seperti itu,tetapi ada 7 yang tidak dilihat oleh Bani Israil (kalau anda mantan ISLAM pasti anda tahu)
5. Mujizat keluarnya Air zamzam,siapa yang jadi Saksi
6. Lahirnya Nabi Isa A.S tanpa AYAH.

Nah sekarang apa hasil dari MUJIZAT yang dilihat oleh Kaum tersebut
1. Setelah Nabi Musa A.S Memperlihatkan MUJIZATNYA,maka Firaun tetap saja tidak beriman,Begitu juga Bani Israil,bahkan malah menyembah sapi dengan kasus SAMIRI
2. Setelah Nabi Isa A.S memperlihatkan MUJIZATnya,apakah Bani Israil beriman,tidak,malah mau mermbunuhnya

NAH SAYA PERCAYA 100% bahwa ISRA MIRAJ ADALAH MUJIZAT ALLAH S.W.T

"Kalian berdusta," kata Abu Bakr.

"Sungguh," kata mereka. "Dia di mesjid sedang bicara dengan
orang banyak."

"Dan kalaupun itu yang dikatakannya," kata Abu Bakr lagi,
"tentu dia bicara yang sebenarnya. Dia mengatakan kepadaku,
bahwa ada berita dari Tuhan, dari langit ke bumi, pada waktu
malam atau siang, aku percaya. Ini lebih lagi dari yang kamu
herankan."

Abu Bakr lalu mendatangi Nabi dan mendengarkan ia melukiskan
Bait'l-Maqdis. Abu Bakr sudah pernah berkunjung ke kota itu.

Selesai Nabi melukiskan keadaan mesjidnya, Abu Bakr berkata:

"Rasulullah, saya percaya."

Sejak itu Muhammad memanggil Abu Bakr dengan "AshShiddiq."9
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby KELIHGO » Sun Jun 24, 2007 5:34 pm


Ingat Mas, diskusi ini bukan diskusi tertutup, tapi dibaca oleh ribuan orang.

Mohon Mas Keli menjawabnya secara tegas dan berani mengatakannya secara jujur.

Wassalam.

Itu udah tegas dan berani mengatakan jujur,kalau anda mau terus terang silakan saja,mau dilock juga silakan

sekarang saya mau komentar tentang anda
Sesuatu baru bisa dinyatakan sebagai mujizat bila kejadiannya riil (nyata) dan disaksikan oleh mata telanjang
.

Nah inilah anda,anda selalu melihat Mujizat dengan Bukti,kalau begitu anda bisa menjawab dengan mudah
1. Bagaimana Manusia pertama terbentuk,bukankah itu juga termasuk MUJIZAT,kenapa dinamakan NABI ADAM
2. Bagaimana ada jagat raya pertama kali,Bukankah itu juga mujizat
3. Bisakah anda melihat bagaimana wujud ;"ANGIN,RASA SAKIT,SENANG,KENTUT anda (maaf),ROH anda.
4. Tahukah anda siapa nama jodoh (Suami anda)kelak.(jika anda belum menikah,kalau udah jangan dijawab)
5. Tahukah anda,kapan anda meninggal
6. Bagaimana rasanya anda di RAHIM Ibu
7. Pertanyaan saya yang belum kejawab sama anda adalah,kenapa pada saat Tsunami MESJID semuanya UTUH (emang bisa dilihat,tetapi kenapa)
8. Bagaimana terbentuknya Bumi pertama kali
itu kalau mau menjawab,kalau tidak,berarti anda sudah tidak punya IMAN lagi :wink:
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby Maisaroh » Tue Jun 26, 2007 2:24 pm

Sesuatu baru bisa dinyatakan sebagai mujizat bila kejadiannya riil (nyata) dan disaksikan oleh mata telanjang.

Contoh:
Nabi Musa membelah lautan, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh ribuan bani Isroil.
Meskipun nabi Musa tidak cerita, semua orang telah mengetahuinya dan menjadikan kisah ini sebagai tradisi turun-temurun dari mulut ke mulut.

Nabi Isa menghidupkan orang mati, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh banyak orang.
Meskipun nabi Isa tidak menceritakan kisah ini, orang-orang yang menyaksikan langsung peristiwa mujizat ini telah mengetahuinya dan menjadikannya sebagai tradisi lisan turun-temurun.

Sedangkan contoh-contoh kisah yg bukan mujizat, tapi cuma "cerita" (kayalan) belaka, di antaranya:

1. Saya naik kuda terbang menuju surga bertemu kakak saya
2. UZAIR tidur selama 100 Tahun
3. Lahirnya Nabi Isa A.S, yg diakui Siti Maryam lahir tanpa ayah, bisa saja anak ini hasil dari hubungan gelap
4. Nabi Yunus A.S dimakan Ikan Paus
5. Kenaikan Nabi ISA A.S ke langit
6. dst. yg tidak sah secara hukum karena tidak ada bukti/saksi

Nah, Bagaimana dengan ISRA MIRAJ?

ISRA MIRAJ adalah cerita kayalan, karena tidak ada bukti/saksi.
Ini sebuah dongeng konyol yang hanya pantas menjadi konsumsi anak-anak kecil yang nalar dan logikanya masih rendah.

Kita sebagai orang dewasa, tentu akan menalar kesahihan kisah ini, tidak asal percaya saja.

Sebagai orang dewasa, kita akan menanyakan bukti/saksi. Minimal ada 2 orang saksi dan keduanya diyakini tidak ada persekongkolan.

Bila kisah itu hanya hasil cerita 1 orang saja, apalagi orang itu adalah sang lakon utamanya, dan kisah itu juga dimaksudkan untuk mengukuhkan ketokohan dirinya, bukankah ini lelucon?

Apakah mas Keli tidak sadar, bahwa Muhammad telah menipu kita?

Bukan cuma dari 1 kisah ini saja, tapi dari ayat-ayat Alquran kita bisa merasakan bahwa sebagian besar ayat-ayatnya memang untuk kebutuhan dan kepentingan pribadi Muhammad.

Muhammad ingin dianggap Rasul, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang menyatakan bahwa dirinya Rasul.

Muhammad ingin meyakinkan orang-orang bahwa dirinya memang benar-benar Rasul, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang berisi sumpah-sumpah Allah untuk menguatkan kerasulannya.

Muhammad ingin dihormati, sebagaimana orang menghormati Allah, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang memerintahkan orang agar hormat dan patuh pada dirinya.

Muhammad tidak ingin dirinya ditentang, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang melarang orang menentang Rasul dengan disertai ancaman-ancaman.

Muhammad ingin balas dendam kepada orang-orang yang pernah mengusirnya, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang memerintahkan orang agar mau diajak berperang dengan alasan membela Allah.

Muhammad ingin agar orang menurut padanya, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang berisi janji-janji surga dan janji-janji neraka.

Muhammad ingin membatalkan Zaid sebagai anak angkat, maka dari itu dia mengeluarkan ayat yang menyatakan Muslim dilarang mengambil anak angkat.

Muhammad ingin mengambil anak menantunya sebagai istri, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang berisi perintah Allah agar Zaid menceraikan istrinya agar Muhammad dapat mengawininya.

Muhammad ingin diakui sebagai nabi kelanjutan nabi-nabi sebelumnya oleh ahli kitab, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang menyatakan kalau Muhammad juga mengakui nabi-nabi terdahulu.

Muhammad ingin agar kitabnya diakui sebagai kitab suci kelanjutan dari kitab-kitab suci sebelumnya, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang menyatakan bahwa Muhammad juga mengakui kitab-kitab suci terdahulu.

Muhammad ingin membatalkan perjanjian dengan orang-orang Mekkah, maka dari itu dia mengeluarkan ayat yang berisi perintah Allah untuk membatalkan perjanjian secara sepihak dengan orang kafir.

Karena Muhammad ingin mengoreksi sikapnya terhadap Abdullah bin Ummi Maktum, maka dari itu dia mengeluarkan ayat yang berisi teguran Allah padanya agar merubah sikap.

Dan masih ada ratusan bukti nalar lain yang secara jelas itu menyiratkan kepentingan Muhammad.

Mungkin saja Mas Keli berpikiran, bahwa Allah memang memberikan keistimewaan pada RasulNya. Tapi ini konyol, siapa Allah dan siapa Jibril? Siapa yang pernah tahu dan melihat dengan mata kepala sendiri bahwa Muhammad benar-benar telah diutus oleh kedua "makhluk tersembunyi" tersebut?

Hanya Muhammad saja.
Semuanya berasal dari pengakuan Muhammad seorang.

Kita telah ditipu oleh Muhammad.

Muhammad memainkan 3 peran sekaligus, sebagai Allah, sebagai malaikat Jibril dan sebagai Rasul.

Saat dia mengeluarkan ayat-ayat, dia memerankan diri sebagai Allah.
Ketika dia berinteraksi dengan orang-orang sekelilingnya, dia memerankan diri sebagai Rasul.

Kenapa dari semua bukti-bukti nalar ini kita tidak tersadar sedikit pun bahwa kita telah ditipu?

Tentang cuplikan dialog Abu Bakar dengan Muhammad

    Abu Bakr lalu mendatangi Nabi dan mendengarkan ia melukiskan
    Bait'l-Maqdis. Abu Bakr sudah pernah berkunjung ke kota itu.

Saya pun juga bisa bercerita tentang ciri-ciri Tugu Pahlawan di Surabaya, walaupun saya sendiri tidak pernah datang ke tempat itu. Saya mendapatkan gambaran itu dari teman-teman dekat saya yang pernah ke sana.

Hal di atas tidak bisa dijadikan bukti penguat, kecuali Muhammad yang mengaku nabi itu benar-benar mampu menunjukkan keajaiban di mata orang-orang secara terang-terangan, tidak sembunyi-sembunyi, atau berdasarkan cerita-cerita sepihak saja.

Mas, Muhammad adalah seorang yang kejam.
Kalau Muhammad benar-benar seorang Rasul Utusan Allah, manusia yang baik dan bijaksana, tentu dia tidak akan tega memperlakukan para pengikutnya sebagai orang ****.

Minimal dia harus menunjukkan suatu bukti mujizat di hadapan pengikutnya, bukan dengan dongengan-dongengan seperti itu.

Dengan berbuat itu, Muhammad sama saja menjadikan para pengikutnya ibarat anak-anak kecil yang masih ****, atau orang-orang ber-IQ jongkok yg sama sekali tidak kritis dan tidak pandai menggunakan nalarnya.

Apakah kita ini anak-anak kecil yg ****?
Apakah kita ini orang-orang ber-IQ jongkok yang tidak bisa kritis dan tidak pandai menggunakan nalar?

Kalau kita bukan anak kecil dan bukan orang ber-IQ jongkok, sudah saatnya kita tersadar, bahwa kita semua telah ditipu oleh Muhammad.

Seumur hidup saya, saya tak bisa memaafkan perbuatan manusia jahat ini. Juga karena akibat pengajaran-pengajarannya yang penuh kebencian sehingga mengakibatkan tewasnya orang-orang tidak berdosa.

Wassalam.
User avatar
Maisaroh
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 43
Joined: Sat Jun 02, 2007 1:08 pm

Postby KELIHGO » Tue Jun 26, 2007 9:44 pm

Sesuatu baru bisa dinyatakan sebagai mujizat bila kejadiannya riil (nyata) dan disaksikan oleh mata telanjang.
Contoh:
Nabi Musa membelah lautan, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh ribuan bani Isroil.
Meskipun nabi Musa tidak cerita, semua orang telah mengetahuinya dan menjadikan kisah ini sebagai tradisi turun-temurun dari mulut ke mulut.
Nabi Isa menghidupkan orang mati, kejadiannya nyata dan disaksikan oleh banyak orang.
Meskipun nabi Isa tidak menceritakan kisah ini, orang-orang yang menyaksikan langsung peristiwa mujizat ini telah mengetahuinya dan menjadikannya sebagai tradisi lisan turun-temurun.
Sedangkan contoh-contoh kisah yg bukan mujizat, tapi cuma "cerita" (kayalan) belaka, di antaranya:
1. Saya naik kuda terbang menuju surga bertemu kakak saya
2. UZAIR tidur selama 100 Tahun
3. Lahirnya Nabi Isa A.S, yg diakui Siti Maryam lahir tanpa ayah, bisa saja anak ini hasil dari hubungan gelap
4. Nabi Yunus A.S dimakan Ikan Paus
5. Kenaikan Nabi ISA A.S ke langit
6. dst. yg tidak sah secara hukum karena tidak ada bukti/saksi
Nah, Bagaimana dengan ISRA MIRAJ?
ISRA MIRAJ adalah cerita kayalan, karena tidak ada bukti/saksi.
Ini sebuah dongeng konyol yang hanya pantas menjadi konsumsi anak-anak kecil yang nalar dan logikanya masih rendah.
Kita sebagai orang dewasa, tentu akan menalar kesahihan kisah ini, tidak asal percaya saja.
Sebagai orang dewasa, kita akan menanyakan bukti/saksi. Minimal ada 2 orang saksi dan keduanya diyakini tidak ada persekongkolan.
Bila kisah itu hanya hasil cerita 1 orang saja, apalagi orang itu adalah sang lakon utamanya, dan kisah itu juga dimaksudkan untuk mengukuhkan ketokohan dirinya, bukankah ini lelucon?
Apakah mas Keli tidak sadar, bahwa Muhammad telah menipu kita?

sebagai Orang Dewasa bukan akal saja yang kudu dipakai Iman juga kudu.Kenapa anda menuduh MARYAM berzinah,berarti anda juga sudah menghujat Umat Kristen :lol: Lha untuk apa saksi menunjukkan Mujizat,kalau nantinya mereka berkata:"INI ADALAH SIHIR".Darimana anda tahu itu Cerita.

Bukan cuma dari 1 kisah ini saja, tapi dari ayat-ayat Alquran kita bisa merasakan bahwa sebagian besar ayat-ayatnya memang untuk kebutuhan dan kepentingan pribadi Muhammad.
Muhammad ingin dianggap Rasul, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang menyatakan bahwa dirinya Rasul.
Muhammad ingin meyakinkan orang-orang bahwa dirinya memang benar-benar Rasul, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang berisi sumpah-sumpah Allah untuk menguatkan kerasulannya.
Muhammad ingin dihormati, sebagaimana orang menghormati Allah, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang memerintahkan orang agar hormat dan patuh pada dirinya.
Muhammad tidak ingin dirinya ditentang, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang melarang orang menentang Rasul dengan disertai ancaman-ancaman.
Muhammad ingin balas dendam kepada orang-orang yang pernah mengusirnya, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang memerintahkan orang agar mau diajak berperang dengan alasan membela Allah.
Muhammad ingin agar orang menurut padanya, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang berisi janji-janji surga dan janji-janji neraka.
Muhammad ingin membatalkan Zaid sebagai anak angkat, maka dari itu dia mengeluarkan ayat yang menyatakan Muslim dilarang mengambil anak angkat.
Muhammad ingin mengambil anak menantunya sebagai istri, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang berisi perintah Allah agar Zaid menceraikan istrinya agar Muhammad dapat mengawininya.
Muhammad ingin diakui sebagai nabi kelanjutan nabi-nabi sebelumnya oleh ahli kitab, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang menyatakan kalau Muhammad juga mengakui nabi-nabi terdahulu.
Muhammad ingin agar kitabnya diakui sebagai kitab suci kelanjutan dari kitab-kitab suci sebelumnya, maka dari itu dia mengeluarkan ayat-ayat yang menyatakan bahwa Muhammad juga mengakui kitab-kitab suci terdahulu.
Muhammad ingin membatalkan perjanjian dengan orang-orang Mekkah, maka dari itu dia mengeluarkan ayat yang berisi perintah Allah untuk membatalkan perjanjian secara sepihak dengan orang kafir.
Karena Muhammad ingin mengoreksi sikapnya terhadap Abdullah bin Ummi Maktum, maka dari itu dia mengeluarkan ayat yang berisi teguran Allah padanya agar merubah sikap.
Dan masih ada ratusan bukti nalar lain yang secara jelas itu menyiratkan kepentingan Muhammad.
Mungkin saja Mas Keli berpikiran, bahwa Allah memang memberikan keistimewaan pada RasulNya. Tapi ini konyol, siapa Allah dan siapa Jibril? Siapa yang pernah tahu dan melihat dengan mata kepala sendiri bahwa Muhammad benar-benar telah diutus oleh kedua "makhluk tersembunyi" tersebut?
Hanya Muhammad saja.
Semuanya berasal dari pengakuan Muhammad seorang.
kita telah ditipu oleh Muhammad.

Kapan saya ditipu,makanya kalau benar berarti pertanyaan saya yang ini juga tipuan dong

Nah inilah anda,anda selalu melihat Mujizat dengan Bukti,kalau begitu anda bisa menjawab dengan mudah
1. Bagaimana Manusia pertama terbentuk,bukankah itu juga termasuk MUJIZAT,kenapa dinamakan NABI ADAM
2. Bagaimana ada jagat raya pertama kali,Bukankah itu juga mujizat
3. Bisakah anda melihat bagaimana wujud ;"ANGIN,RASA SAKIT,SENANG,KENTUT anda (maaf),ROH anda.
4. Tahukah anda siapa nama jodoh (Suami anda)kelak.(jika anda belum menikah,kalau udah jangan dijawab)
5. Tahukah anda,kapan anda meninggal
6. Bagaimana rasanya anda di RAHIM Ibu
7. Pertanyaan saya yang belum kejawab sama anda adalah,kenapa pada saat Tsunami MESJID semuanya UTUH (emang bisa dilihat,tetapi kenapa)
8. Bagaimana terbentuknya Bumi pertama kali
itu kalau mau menjawab,kalau tidak,berarti anda sudah tidak punya IMAN lagi

sengaja gue kasih pertanyaan ini,apakah itu juga tipuan



Muhammad memainkan 3 peran sekaligus, sebagai Allah, sebagai malaikat Jibril dan sebagai Rasul.

Sejak kapan dia mengaku dirinya ALLAH :lol:

Saat dia mengeluarkan ayat-ayat, dia memerankan diri sebagai Allah.
Ketika dia berinteraksi dengan orang-orang sekelilingnya, dia memerankan diri sebagai Rasul.
Kenapa dari semua bukti-bukti nalar ini kita tidak tersadar sedikit pun bahwa kita telah ditipu?
Tentang cuplikan dialog Abu Bakar dengan Muhammad
    Abu Bakr lalu mendatangi Nabi dan mendengarkan ia melukiskan
    Bait'l-Maqdis. Abu Bakr sudah pernah berkunjung ke kota itu.
Saya pun juga bisa bercerita tentang ciri-ciri Tugu Pahlawan di Surabaya, walaupun saya sendiri tidak pernah datang ke tempat itu. Saya mendapatkan gambaran itu dari teman-teman dekat saya yang pernah ke sana.
Hal di atas tidak bisa dijadikan bukti penguat, kecuali Muhammad yang mengaku nabi itu benar-benar mampu menunjukkan keajaiban di mata orang-orang secara terang-terangan, tidak sembunyi-sembunyi, atau berdasarkan cerita-cerita sepihak saja.

nah dari situ anda tidak objektif

Mas, Muhammad adalah seorang yang kejam.
Kalau Muhammad benar-benar seorang Rasul Utusan Allah, manusia yang baik dan bijaksana, tentu dia tidak akan tega memperlakukan para pengikutnya sebagai orang ****.Minimal dia harus menunjukkan suatu bukti mujizat di hadapan pengikutnya, bukan dengan dongengan-dongengan seperti itu.Dengan berbuat itu, Muhammad sama saja menjadikan para pengikutnya ibarat anak-anak kecil yang masih ****, atau orang-orang ber-IQ jongkok yg sama sekali tidak kritis dan tidak pandai menggunakan nalarnya.Apakah kita ini anak-anak kecil yg ****?
Apakah kita ini orang-orang ber-IQ jongkok yang tidak bisa kritis dan tidak pandai menggunakan nalar?Kalau kita bukan anak kecil dan bukan orang ber-IQ jongkok, sudah saatnya kita tersadar, bahwa kita semua telah ditipu oleh Muhammad.Seumur hidup saya, saya tak bisa memaafkan perbuatan manusia jahat ini. Juga karena akibat pengajaran-pengajarannya yang penuh kebencian sehingga mengakibatkan tewasnya orang-orang tidak berdosa.

Terserah anda saja,Nabi Muhammad bagi saya bukan orang Kejam,dia tidak menunjukkan Mujizat,karena perkataan Orang pasti :" Ini adalah SIHIR". kan udah saya bilang,kalau Qur'an itu buatan Muhammad,coba buatkan satu ayat saja QUR'AN.sampai sekarang saja belum ada tuh yang menjawab tantangan
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby Maisaroh » Wed Jun 27, 2007 12:41 am

sebagai Orang Dewasa bukan akal saja yang kudu dipakai Iman juga kudu.

Iman ya iman, Mas, tapi harus ada bukti otentik yang melandasinya.

Iman Islam adalah iman yang konyol, sebab cuma berlandaskan kepercayaan buta saja terhadap omongan 1 orang yang mengaku-ngaku sendiri bahwa dirinya nabi.

Islam memang layak dijadikan bahan tertawaan dan ejekan.
Sebab siapapun yang BEROTAK DEWASA mengerti, kalau ini tipuan.

Ini ibaratnya saya cerita bahwa tadi malam saya naik kuda terbang menuju surga bertemu kakak saya, kemudian orang-orang yang mendengar cerita saya ini langsung mengamini, dan esoknya masuk berita utama di surat kabar dalam rubrik kisah nyata.

Itu hanya terjadi kalau dunia ini dihuni oleh manusia-manusia **** tak berakal.

Tapi sayangnya, para muslimin dan muslimat serupa itu.

Kita tidak bisa dengan serta-merta berkata, "Hal itu bisa saja terjadi kalau Allah menghendaki."

Bila sebuah cerita kayal diyakini sebagai "KALAU ALLAH MENGHENDAKI", maka dalam dunia ini akan dipenuhi oleh Peterpan-peterpan yg terbang berseliweran kesana kemari. Tapi nyatanya, tidak kan?

Kalau sesuatu itu masih dalam bentuk ANGAN-ANGAN, belum pernah terjadi, maka kita tidak boleh menganggapnya sebagai sesuatu yang riil, atau kita akan masuk dalam DUNIA HALUSINASI, sebuah dunia lain yang penuh kebohongan.

Karena mas Keli telah masuk dalam dunia Halusinasi Muhammad, maka Mas tidak akan pernah lepas dari kebohongan-kebohongan. Kebohongan demi kebohongan harus terus dilancarkan untuk mempertahankan dunia bawah sadar ini, agar terus bisa diimani sebagai bentuk yang nyata, walau itu cuma angan-angan belaka.

Lha untuk apa saksi menunjukkan Mujizat,kalau nantinya mereka berkata:"INI ADALAH SIHIR".

Jadi Muhammad lebih suka membuat para pengikutnya tampak "****" daripada menunjukkan mujizat secara terang karena takut dikatakan "SIHIR"?

Mana yang lebih tolol, percaya setelah mendengar cerita dongeng, atau percaya setelah melihat mujizat dengan mata kepala?

Kenapa Muhammad lebih suka membuat pengikutnya kelihatan "tolol" daripada membuat mereka tampak intelek dan berpikiran sehat?

Apakah mas Keli tidak merasa tolol kalau percaya dengan dongeng 1 orang ini? Saya yakin tidak. Sama seperti saya dahulu ketika masih fanatik dalam Islam, seolah ada kabut pekat yang menutupi akal sehat saya.

Tapi kini akal pikiran saya sudah terbuka, saya **** bila percaya dengan dongeng Isra Miraj.

Siapapun yang tahu asal mula cerita ini, yaitu berasal dari kata-kata pengakuan Muhammad, bukan dari hasil kesaksian orang-orang yang melihatnya sendiri, akan tertawa dan menganggap **** orang yang percaya dengan bualan tersebut.

Orang yang percaya dengan cerita Isra Miraj adalah orang ****.
Sedangkan orang yang berakal, dia akan menolak dan menertawakan bualan Muhammad, sama seperti yang dilakukan orang-orang Arab dan orang Yahudi dahulu di masa hidup Muhammad.

Tetapi kenapa jumlah pengikutnya bisa bertambah banyak? Karena Muhammad memaksa orang-orang beriman kepadanya dengan kekerasan.

Ibn Hisham, seorang yang berwibawa dalam sejarah awal Islam, telah mencatat:
"Tatkala Nabi Muhammad telah wafat, ramai 'penganut-penganut' Islam di kota Mekkah dengan cepatnya ingin meninggalkan Islam. Maka telah bangunlah Suhayl bin 'Amru, dia berkata: 'Sesiapa yang meninggalkan Islam, kami akan pancung kepalanya!' Ramai orang pun menukar fikiran mereka kerana takut dibunuh." Al Sira Al-Nabawia, Bahagian 4, ms.180

Inilah situasi di kalangan penduduk kota Mekkah. Tetapi majoriti dan kebanyakan suku-kaum Arab di tempat lain di tanah Arab telah benar-benar keluar dari Islam. Abu Bakar telah menyerangi mereka. Khalid bin al-Walid terutamanya amat zalim dan tidak berhati perut langsung terhadap mereka. Menurut Dr.Abu Zayd, Khalid al-Walid telah mencungkil keluar mata mangsa-mangsanya.

Peristiwa-peristiwa berdarah ini menimbulkan beberapa soalan yang penting.Yaitu:

Kenapakah kumpulan-kumpulan Arab ini keluar daripada Islam sebaik saja Nabi Muhammad telah mati? Kenapakah ahli-ahli Kota Mekkah ingin meninggalkan Islam selepas kematian Muhammad? Jawapannya yang jelas ialah mereka semua telah 'memeluk Islam' dibawah ancaman pedang kerana Muhammad telah memaksa mereka pilih di antara Islam atau kematian(dipancung!).


Saya ulang lagi pernyataan saya di atas.

Mana yang lebih tolol, percaya setelah mendengar cerita dongeng, atau percaya setelah melihat mujizat dengan mata kepala?

Kenapa Muhammad lebih suka membuat pengikutnya kelihatan "tolol" daripada membuat mereka tampak intelek dan berpikiran sehat?

Jawabannya sederhana: Karena Muhammad bukan nabi.

Nabi pasti akan menunjukkan mujizat agar pengikutnya dapat percaya kepadanya secara logis, agar ia tidak dituduh menipu atau membodohi para pengikutnya.

Tapi Muhammad lebih suka dirinya dituduh menipu atau membuat tampak **** orang-orang yang percaya kepadanya, ini tidak lain karena dia tidak mampu melakukan mujizat.

Ketika orang-orang Quraish menuntut mujizat, Muhammad bilang:

"Para nabi melakukan mukjizat agar orang percaya, tetapi apa yang diberikan kepada saya adalah apa yang diungkapkan Allah kepada saya." (Sahih Bukhari Volume 9 Buku 92, Nomor 379)

Al Isra 17:90
Mereka mengatakan: "Kami tidak percaya kepadamu, sebelum kau membuat air mengalir dari muka bumi ..."

Dan jawabannya hanyalah ini:

Al Isra 17:93
Jawablah "Kemuliaan kepada Allah! Bukankah saya hanyalah manusia, pembawa kabar?"

Orang meragukan Muhamad karena mereka tidak melihat satu halpun yang luar biasa darinya.

Muhammad hanya manusia biasa, bukan nabi, dia tidak bisa melakukan mujizat apapun ketika diminta. Muhammad adalah seorang penipu.

Kapan saya ditipu

Dengan menjadi Islam, Mas Keli sudah ditipu Muhammad.

makanya kalau benar berarti pertanyaan saya yang ini juga tipuan dong:
1. Bagaimana Manusia pertama terbentuk,bukankah itu juga termasuk MUJIZAT, kenapa dinamakan NABI ADAM

Hal penciptaan manusia pertama tak ada hubungannya dengan kesahihan Muhammad sebagai nabi. Penciptaan manusia memang sebuah mujizat, tapi Isra Miraj bukan mujizat, itu kata-kata pengakuan Muhammad, bukan kesaksian orang-orang.
2. Bagaimana ada jagat raya pertama kali,Bukankah itu juga mujizat
3. Bisakah anda melihat bagaimana wujud ;"ANGIN,RASA SAKIT,SENANG,KENTUT anda (maaf),ROH anda.
4. Tahukah anda siapa nama jodoh (Suami anda)kelak.(jika anda belum menikah,kalau udah jangan dijawab)
5. Tahukah anda,kapan anda meninggal
6. Bagaimana rasanya anda di RAHIM Ibu
7. Pertanyaan saya yang belum kejawab sama anda adalah,kenapa pada saat Tsunami MESJID semuanya UTUH (emang bisa dilihat,tetapi kenapa)
8. Bagaimana terbentuknya Bumi pertama kali
itu kalau mau menjawab,kalau tidak,berarti anda sudah tidak punya IMAN lagi

Semua hal di atas tidak ada hubungannya dengan Isra Miraj dan Muhammad.

Islam bukan agama dari Tuhan. Allah bukan Tuhan. Muhammad bukan nabi. Upaya Islam menghubung-hubungkan dengan hal-hal yang menyangkut keajaiban Tuhan adalah suatu usaha yang mengada-ada, sebab Islam tidak ada kaitannya dengan Tuhan. Islam adalah agama palsu.

sengaja gue kasih pertanyaan ini,apakah itu juga tipuan

Saya percaya Mas tidak menipu dengan pertanyaan itu, sebab Mas mengira hal-hal itu ada hubungannya dengan Islam, padahal tidak.

Yang menipu bukan Mas, tapi Muhammad dan para pengikutnya terdahulu.

Sejak kapan dia mengaku dirinya ALLAH

Muhammad memainkan 3 peran sekaligus, sebagai Allah, sebagai malaikat Jibril dan sebagai Rasul.

Ini contoh peran Muhammad sebagai Allah:

Al Isra 17:106
Dan Al Qur'an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.

Terserah anda saja,Nabi Muhammad bagi saya bukan orang Kejam,

Nah, kalau dilihat dari pernyataan Mas di atas, ada 2 kemungkinan:
1) Mas Keli menipu
2) Mas Keli tidak tahu

dia tidak menunjukkan Mujizat,karena perkataan Orang pasti :" Ini adalah SIHIR".

Kenapa Muhammad takut mujizatnya dibilang sihir?
Bukankah ini alasan konyol?

Apakah dia lebih suka membuat pengikutnya tampak **** daripada membuat mereka tampak sebagai orang-orang yang berpikiran sehat?

Kalau demikian, jangan salahkan kafir dong bila para pengikutnya diejek sebagai orang-orang **** seperti terbaca dari ayat berikut, karena Muhammad sendiri yang membuatnya demikian.

Al-Baqarah 2:12
Apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman", mereka menjawab: "Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang **** itu telah beriman?" Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang ****, tetapi mereka tidak tahu.

kan udah saya bilang,kalau Qur'an itu buatan Muhammad,coba buatkan satu ayat saja QUR'AN.sampai sekarang saja belum ada tuh yang menjawab tantangan

Mas ingin saya bikin ayat yang seperti apa? Saya akan penuhi permintaan Mas Keli. Mas harus memberitahu saya tema-nya.

Wassalam.
User avatar
Maisaroh
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 43
Joined: Sat Jun 02, 2007 1:08 pm

Postby KELIHGO » Fri Jun 29, 2007 5:57 pm

Gini aja deh,biar mudah,kita sama- sama enak lihat ayat ini

Dan katakanlah:" Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka Barang siapa yang ingin) beriman (hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin ( kafir ) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang- orang lalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.(18:29)

Nah anda silakan saja Kafir,asal jangan mengajak saya keluar dari Islam.

sekarang bahas Iman ; kemantapan dan keyakinan hati,saya punya kemantapan dan keyakinan hati.Kan saya udah bilang,Bukan kah Nabi punya sahabat.Nah kalau anda tidak percaya ya silakan,saya tidak memaksa anda untuk percaya ,biar nanti di Hari Kiamat saja,sebab kalau sekarang ini,anda tetap tidak percaya juga

Kita tidak bisa dengan serta-merta berkata, "Hal itu bisa saja terjadi kalau Allah menghendaki."


Gimana sih ente,katanya percaya MUJIZAT

Kalau sesuatu itu masih dalam bentuk ANGAN-ANGAN, belum pernah terjadi, maka kita tidak boleh menganggapnya sebagai sesuatu yang riil, atau kita akan masuk dalam DUNIA HALUSINASI, sebuah dunia lain yang penuh kebohongan.
Karena mas Keli telah masuk dalam dunia Halusinasi Muhammad, maka Mas tidak akan pernah lepas dari kebohongan-kebohongan. Kebohongan demi kebohongan harus terus dilancarkan untuk mempertahankan dunia bawah sadar ini, agar terus bisa diimani sebagai bentuk yang nyata, walau itu cuma angan-angan belaka.

Kenapa Mesjid di Melabouh malah berdiri tegak ketika Tsunami,masih dianggap angan-angan

Muhammad hanya manusia biasa, bukan nabi, dia tidak bisa melakukan mujizat apapun ketika diminta. Muhammad adalah seorang penipu.

Ya Manusia Biasa,Rasul dan Nabi.Kalau mengapa Nabi udah mengeluarkan Mujizat tetapi tetap dianggap : "INI ADALAH SIHIR",buaknkah semua Nabi udah menunjukan Mujizat,tetapi Manusianya tidak mau beriman.Lha kalau diulangi lagi tidak mau beriman,untuk apa Mujizat Itu.Kalau mengeluarkan Mujizat,nanti takut dijadikan Sembahan,atau ANAK ALLAH,atau ALLAH.

Nah inilah anda,anda selalu melihat Mujizat dengan Bukti,kalau begitu anda bisa menjawab dengan mudah
1. Bagaimana Manusia pertama terbentuk,bukankah itu juga termasuk MUJIZAT,kenapa dinamakan NABI ADAM
2. Bagaimana ada jagat raya pertama kali,Bukankah itu juga mujizat
3. Bisakah anda melihat bagaimana wujud ;"ANGIN,RASA SAKIT,SENANG,KENTUT anda (maaf),ROH anda.
4. Tahukah anda siapa nama jodoh (Suami anda)kelak.(jika anda belum menikah,kalau udah jangan dijawab)
5. Tahukah anda,kapan anda meninggal
6. Bagaimana rasanya anda di RAHIM Ibu
7. Pertanyaan saya yang belum kejawab sama anda adalah,kenapa pada saat Tsunami MESJID semuanya UTUH (emang bisa dilihat,tetapi kenapa)
8. Bagaimana terbentuknya Bumi pertama kali
itu kalau mau menjawab,kalau tidak,berarti anda sudah tidak punya IMAN lagi

Nah itulah anda,karena anda mengatakan apa hubungannya dengan Isra Miraj,sama saja masalah GHAIB,ente tidak bisa menjawab 8 point itu.ISRA MIRAJ adalah MAsalah Ghaib,hanya ABU BAKAR saja yang menyaksikan secara IMAN.Sama dengan pertnayaan 8 point itu,itu juga masalah Ghaib.Jawabannya nanti saja kalau Dunia ini sudah Kiamat,soalnya kalau sekarang,dikasih apapun,anda tetap tidak percaya

Al Isra 17:106
Dan Al Qur'an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.


Jadi sama yah KAMI dengan Kamu

Al-Baqarah 2:12
Apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman", mereka menjawab: "Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang **** itu telah beriman?" Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang ****, tetapi mereka tidak tahu.


Surat 2:12 isinya adalah; " Ingatlah, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang membuat kerusakan, akan tetapi mereka tidak sadar.

nah itu ayat ke 13 : Dan jika dikatakan kepada mereka, “Berimanlah sebagaimana orang-orang lain telah beriman”, mereka menjawab, “Apakah kami harus beriman sebagaimana orang-orang yang tolol itu telah beriman?”. Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang tolol, akan tetapi mereka tidak tahu.

Pangkal ayat ini dari ayat 6 dulu,itu sifat Orang Kafir

6.Sesungguhnya orang-orang kafir tidak berbeda bagi mereka, baik engkau memberikan peringatan kepada mereka atau tidak; mereka tidak akan beriman.
7. Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka (dihalangi oleh) sebuah penutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.
8. Ada sebagian manusia yang berkata, "Kami beriman kepada Allah dan Hari kiamat", padahal mereka itu bukan orang-orang yang beriman.
9. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri mereka sendiri sedang mereka tidak sadar.
10. Dalam hati mereka terdapat penyakit, lalu Allah menambahkan penyakit kepada mereka, dan bagi mereka siksa yang pedih karena mereka berdusta.
11. Dan jika dikatakan kepada mereka, “Janganlah kalian berbuat kerusakan di muka bumi”, mereka hanya menjawab, "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mengadakan perbaikan".
12. Ingatlah, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang membuat kerusakan, akan tetapi mereka tidak sadar.
13. Dan jika dikatakan kepada mereka, “Berimanlah sebagaimana orang-orang lain telah beriman”, mereka menjawab, “Apakah kami harus beriman sebagaimana orang-orang yang tolol itu telah beriman?”. Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang tolol, akan tetapi mereka tidak tahu.
14. Dan jika mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata, "Kami telah beriman". Dan jika mereka menyendiri dengan setan-setan mereka, mereka berkata, "Sesungguhnya kami bersama kalian, kami hanyalah (ingin) memperolokkan (mereka)".
15. Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.
16. Mereka itulah orang yang (rela) membeli kesesatan dengan (harga) petunjuk. Hasilnya, perniagaan mereka tidak memberikan hasil dan mereka tidak mendapat petunjuk.
17. Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api. Ketika api itu menerangi sekelilingnya, Allah menghilangkan cahaya (yang menyinari) mereka dan membiarkan mereka (terombang-ambing) dalam kegelap-gulitaan dalam keadaan tidak dapat melihat (apa-apa).
18. Mereka adalah tuli, bisu dan buta. Dengan demikian, mereka tidak akan kembali (ke jalan yang benar).
19. Atau (perumpamaan mereka) seperti (orang-orang yang berada di bawah) hujan lebat dari langit yang disertai dengan gelap-gulita, guruh dan kilat. Mereka karena takut mati menyumbat telinga dengan jari-jari mereka (sehingga tidak mendengar suara sambaran) petir. Dan Allah meliputi orang-orang kafir.
20. Hampir saja kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari (jalan) mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan apabila kegelapan menimpa mereka, mereka berhenti. Jika Allah menghendaki, niscaya Ia akan melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Mas ingin saya bikin ayat yang seperti apa? Saya akan penuhi permintaan Mas Keli. Mas harus memberitahu saya tema-nya.

Lha kok saya yang ditanya,bukankah anda sudah mengatakan Quran bukan firman ALLAH,kenapa temanya menanyakan saya.
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby Maisaroh » Fri Jun 29, 2007 10:53 pm

Dear Mas Keli,

Dan katakanlah:" Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka Barang siapa yang ingin) beriman (hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin ( kafir ) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang- orang lalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.(18:29)

Nah anda silakan saja Kafir,asal jangan mengajak saya keluar dari Islam.

Mas Keli kayak anak kecil, sama tulisan begituan aja takut.

Ya begitulah cara Muhammad dalam menakut-nakuti para pengikutnya supaya taat padanya. Apa Mas gak malu?

sekarang bahas Iman ; kemantapan dan keyakinan hati,saya punya kemantapan dan keyakinan hati.Kan saya udah bilang,Bukan kah Nabi punya sahabat.Nah kalau anda tidak percaya ya silakan,saya tidak memaksa anda untuk percaya ,biar nanti di Hari Kiamat saja,sebab kalau sekarang ini,anda tetap tidak percaya juga

Itu bukan iman, tapi perasaan takut kayak anak kecil.

Kalau mengapa Nabi udah mengeluarkan Mujizat tetapi tetap dianggap : "INI ADALAH SIHIR", bukankah semua Nabi udah menunjukan Mujizat,tetapi Manusianya tidak mau beriman

Mas keliru, kata siapa MANUSIANYA TIDAK MAU BERIMAN?
Yang tidak mau beriman pada nabi-nabi zaman dahulu kan cuma sebagian?

Lha kalau diulangi lagi tidak mau beriman,untuk apa Mujizat Itu.

Ini kan menurut akal-akalannya Mas Keli buat membela Muhammad.
Sebenarnya yang betul itu, Muhammad tidak sanggup melakukan mujizat, karena dia bukan nabi.

Kalau mengeluarkan Mujizat,nanti takut dijadikan Sembahan,atau ANAK ALLAH,atau ALLAH.

Belum apa-apa kok sudah berprasangka? Katanya umat Muslim dilarang berprasangka, lha kok dia sendiri malah berprasangka? Sorry, maksud saya, Mas Keli kok berprasangka, seolah-olah Mas tahu jalan berpikirnya Muhammad? Jangan-jangan Mas Keli titisan rohnya Muhammad buat membela dia.

Lha kalau diulangi lagi tidak mau beriman,untuk apa Mujizat Itu.

Ini pernyataan Mas Keli sendiri yang mengakui Muhammad tidak pernah melakukan mujizat, termasuk Isra Miraj semuanya adalah bualan.

Nah inilah anda,anda selalu melihat Mujizat dengan Bukti,kalau begitu anda bisa menjawab dengan mudah
1. Bagaimana Manusia pertama terbentuk,bukankah itu juga termasuk MUJIZAT,kenapa dinamakan NABI ADAM

Pertanyaan saya kepada Mas Keli: Apa hubungannya masalah penciptaan manusia pertama dengan cerita Isra Miraj-nya Muhammad?

2. Bagaimana ada jagat raya pertama kali,Bukankah itu juga mujizat

Pertanyaan saya kepada Mas Keli: Apa hubungannya masalah penciptaan jagat raya dengan cerita Isra Miraj-nya Muhammad?

3. Bisakah anda melihat bagaimana wujud ;"ANGIN,RASA SAKIT,SENANG,KENTUT anda (maaf),ROH anda.

Pertanyaan saya kepada Mas Keli: Apa hubungannya masalah wujud perasaan dengan cerita Isra Miraj-nya Muhammad?

4. Tahukah anda siapa nama jodoh (Suami anda)kelak.(jika anda belum menikah,kalau udah jangan dijawab)

Pertanyaan saya kepada Mas Keli: Apa hubungannya masalah jodoh saya dengan cerita Isra Miraj-nya Muhammad?

5. Tahukah anda,kapan anda meninggal

Pertanyaan saya kepada Mas Keli: Apa hubungannya masalah kapan meninggalnya saya dengan cerita Isra Miraj-nya Muhammad?

6. Bagaimana rasanya anda di RAHIM Ibu

Pertanyaan saya kepada Mas Keli: Apa hubungannya keadaan saya di rahim ibu dengan cerita Isra Miraj-nya Muhammad?

7. Pertanyaan saya yang belum kejawab sama anda adalah,kenapa pada saat Tsunami MESJID semuanya UTUH (emang bisa dilihat,tetapi kenapa)

Masjid utuh karena bangunannya kokoh.
Masjid utuh bukan satu-satunya, karena ada beberapa bangunan kokoh lain yang juga tetap utuh saat terjadi bencana tsunami, di antaranya bangunan hotel bertingkat yang letaknya malah berada di pinggir pantai. Bangunan bertingkat yang disinggahi para turis asing itulah yang dipakai untuk memotret dan merekam peristiwa bencana tsunami tersebut. Mereka yang berada di lantai atas semuanya selamat.

8. Bagaimana terbentuknya Bumi pertama kali

Pertanyaan saya kepada Mas Keli: Apa hubungannya bentuk bumi pertama kali dengan cerita Isra Miraj-nya Muhammad?

itu kalau mau menjawab,kalau tidak,berarti anda sudah tidak punya IMAN lagi

IMAN harus dipertahankan, kalau yang diimani benar.
Tapi kalau yang diimani keliru dan palsu, kita tidak usah ragu untuk meninggalkannya.

Cerita Isra Miraj-nya Muhammad tidak ada hubungannya sama sekali dengan masalah penciptaan atau keajaiban-keajaiban alam.

Cerita Isra Miraj-nya Muhammad hanya cocok bila dianalogikan dengan ini:

Ini ibaratnya saya cerita bahwa tadi malam saya naik kuda terbang menuju surga bertemu kakak saya, kemudian orang-orang yang mendengar cerita saya ini langsung mengamini, dan esoknya masuk berita utama di surat kabar dalam rubrik kisah nyata.

Itu hanya terjadi kalau dunia ini dihuni oleh manusia-manusia **** tak berakal.

Tapi sayangnya, para muslimin dan muslimat (termasuk juga diri saya dahulu ketika masih dalam masa "pencucian otak") serupa itu.

Pertanyaan terakhir: Apakah Mas merasa CERDAS dengan mengimani cerita Isra Miraj-nya Muhammad?

Apakah Mas Keli sedikit pun tidak merasa ****?

Mohon ditanggapi dulu.

Di postingan selanjutnya saya akan membahas masalah ego dan kepentingan Muhammad tercermin dalam Quran.

Wassalam,

Maisaroh
User avatar
Maisaroh
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 43
Joined: Sat Jun 02, 2007 1:08 pm

Postby KELIHGO » Wed Jul 04, 2007 7:55 pm

Saya tidak takut,hanya saja penyakit anda sudah parah,perlu diingat untuk balik ke Islam lagi anda butuh petunjuk ALLAH saja,sedangkan saya Manusia Biasa,saya hanya memberi peringatan saja,perlu diingat mohon maaf kalau saya tidak bisa menjadi anda Muslim kembali
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby Maisaroh » Sat Jul 07, 2007 10:44 am

Selamat pagi Mas Keli,

KELIHGO wrote:Saya tidak takut,hanya saja penyakit anda sudah parah,perlu diingat untuk balik ke Islam lagi anda butuh petunjuk ALLAH saja,sedangkan saya Manusia Biasa,saya hanya memberi peringatan saja,perlu diingat mohon maaf kalau saya tidak bisa menjadi anda Muslim kembali


Mas Keli mengatakan dalam diri saya ada penyakit.
Bisa disebutkan lebih rinci lagi, Mas, seperti apa penyakit saya?
Kok saya merasa sehat-sehat aja, baik jasmani maupun rohani.
Alam fikiran saya masih normal, dan dapat melihat kenyataan dengan baik sekali. Saya tidak sedang hidup dalam alam angan-angan atau dunia imajinasi, sebuah kebohongan, dunia yang semu.

Kalau Mas Keli mengatakan dalam diri saya ada penyakit, maka saya mohon dengan sangat kepada Mas Keli untuk menjelaskan lebih terperinci lagi supaya saya mengerti apa penyakit saya ini.

Kalau Mas Keli tidak bisa menyebutkan satu per satu, jangan-jangan malah Mas Keli sendiri-lah yang ada penyakit dalam diri Mas, karena Mas menelan mentah-mentah kebohongan tanpa mengolahnya dengan akal sehat.

Perihal ego dan kepentingan Muhammad, saya rasa tidak perlu saya bahas karena tampaknya sudah banyak dibahas oleh anggota lain di forum ini.

Selamat beraktivitas, dan semoga Mas Keli sehat-sehat selalu.

Selamat Pagi,

Maisaroh
User avatar
Maisaroh
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 43
Joined: Sat Jun 02, 2007 1:08 pm

Postby KELIHGO » Sat Jul 07, 2007 12:11 pm

Ya,Penyakit jika seorang Manusia berbuat Salah,dengan Agama Islam,maka anda menyalahkan Ajarannya,saya udah baca yang ada diTopik ASBUNAWAS tadi,anda Trauma menjadi Islam karena yang mengebom Orang Islam,maka anda menyalahkan bahwa Islam adalah ajaran Kekerasan,anda jadi TRAUMA.kenapa anda tidak TRAUMA menjadi MANUSIA saja,bukankah yang Kakak anda meninggal karena MANUSIA juga (Maaf saya tidak bisa lagi memberi hidayah kepada anda,hanya Tuhan saja yang bisa),sama dengan KAKEK saya yang di Bunuh karena dituduh PKI di blitar tahun 1967.saya tidak Trauma lagi dengan ISLAM,dengan WARGA INDONESIA,dengan MANUSIA.Anda sudah punya penyakit seperti Itu,berbuat adillah,yang membuat kejahatan adalah MANUSIA,bukan Agama,Ajaran atau apapun.
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby charles-mattel » Sat Jul 07, 2007 4:44 pm

berbuat salah itu bukan penyakit bos
logika pikir bang kelihgo ini salah banget
orang trauma karena ada kejadian mengerikan yang terjadi ke dia itu sangat wajar
yang sakit itu awloh & mohamet, sakit skizofren paranoid
untung hidup 14 abad lalu di arab sana, kalau di abad 21, dia pasti sudah di RS jiwa
charles-mattel
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 850
Joined: Fri Jun 15, 2007 12:13 pm

Postby Maisaroh » Wed Jul 11, 2007 12:35 am

Yth. Admin/Moderator,

Saya rasa diskusi saya dengan Mas Keli saya cukupkan sampai di sini saja.

Untuk selanjutnya sepenuhnya saya serahkan kepada Moderator.

Kepada Mas Keli, saya ucapkan banyak-banyak terima kasih atas kesediaan Mas yang selama ini dengan sabar mau berdiskusi dengan saya.

Saya berharap Mas Keli mau merubah cara pandang Mas terhadap Islam, yang selalu beranggapan Islam itu agama kebenaran, sesuai akal sehat, tapi nyatanya tidak.

Akhir kata, saya berdoa bagi keselamatan Mas Keli dan semoga sehat-sehat selalu.

Untuk Admin/Moderator saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,

Maisaroh
User avatar
Maisaroh
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 43
Joined: Sat Jun 02, 2007 1:08 pm

Postby Busman » Wed Mar 26, 2008 2:40 am

kemana perginya maisaroh ya???
User avatar
Busman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

PreviousNext

Return to Ruang Debat Terbatas



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users