. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Komik "Menyusui Pria Dewasa"

Komik "Menyusui Pria Dewasa"

Postby Adadeh » Tue Nov 06, 2012 1:23 pm

Sumber:

Hadis Muslim Sahih:
Book 008, Number 3424:
' A'isha (Allah be pleased with her) reported that Sahla bint Suhail came to Allah's Apostle (may peace be upon him) and said: Messenger of Allah, I see on the face of Abu Hudhaifa (signs of disgust) on entering of Salim (who is an ally) into (our house), whereupon Allah's Apostle (may peace be upon him) said: Suckle him. She said: How can I suckle him as he is a grown-up man? Allah's Messenger (may peace be upon him) smiled and said: I already know that he is a young man. 'Amr has made this addition in his narration that he participated in the Battle of Badr and in the narration of Ibn 'Umar (the words are): Allah's Messenger (may peace be upon him) laughed.
terjemahan:
Aisyah melaporkan bahwa Sahla binti Suhail datang menemui Rasulullah dan berkata:
Rasulullah, aku melihat wajah Abu Hudhaifa menunjukkan rasa jijik/muak sewaktu Salim (yang merupakan orang dekat mereka) masuk ke rumah kami. Mendengar hal itu, Rasulullah berkata: Susuilah dia. Sahla berkata: Bagaimana mungkin aku menyusuinya sedangkan dia adalah pria dewasa? Rasulullah tersenyum dan berkata: Aku sudah tahu bahwa dia adalah seorang pemuda. 'Amr menambahkan pada keterangannya bahwa dia ikut bertempur di perang Badr dan menurut laporan dari dari Ibn 'Umar: Rasulullah tertawa.


Book 008, Number 3425:
'A'isha (Allah be pleased with her) reported that Salim, the freed slave of Abu Hadhaifa, lived with him and his family in their house. She (i. e. the daughter of Suhail came to Allah's Apostle (may peace be upon him) and said: Salim has attained (puberty) as men attain, and he understands what they understand, and he enters our house freely, I, however, perceive that something (rankles) in the heart of Abu Hudhaifa, whereupon Allah's Apostle (may peace be upon him) said to her: Suckle him and you would become unlawful for him, and (the rankling) which Abu Hudhaifa feels in his heart will disappear. She returned and said: So I suckled him, and what (was there) in the heart of Abu Hudhaifa disappeared.

Book 008, Number 3427:
Umm Salama said to 'A'isha (Allah be pleased with her): A young boy who is at the threshold of puberty comes to you. I, however, do not like that he should come to me, whereupon 'A'isha (Allah be pleased with her) said: Don't you see in Allah's Messenger (may peace be upon him) a model for you? She also said: The wife of Abu Hudhaifa said: Messenger of Allah, Salim comes to me and now he is a (grown-up) person, and there is something that (rankles) in the mind of Abu Hudhaifa about him, whereupon Allah's Messenger (may peace be upon him) said: Suckle him (so that he may become your foster-child), and thus he may be able to come to you (freely).

Book 008, Number 3428:
Zainab daughter of Abu Salama reported: I heard Umm Salama, the wife of Allah's Apostle (may peace be upon himy, saying to 'A'isha: By Allah, I do not like to be seen by a young boy who has passed the period of fosterage, whereupon she ('A'isha) said: Why is it so? Sahla daughter of Suhail came to Allah's Messenger (may peace be upon him) and said: Allah's Messenger, I swear by Allah that I see in the face of Abu Hudhaifa (the signs of disgust) on account of entering of Salim (in the house), whereupon Allah's Messenger (may peace be upon him) said: Suckle him. She (Sahla bint Suhail) said: He has a beard. But he (again) said: Suckle him, and it would remove what is there (expression of disgust) on the face of Abu Hudhaifa. She said: (I did that) and, by Allah, I did not see (any sign of disgust) on the face of Abu Hadhaifa.


Imam Malik’s Muwatta
Book 30, Number 30.1.8:
Yahya related to me from Malik from Nafi that Safiyya bint Abi Ubayd told him that Hafsa, umm al-muminin, sent Asim ibn Abdullah ibn Sad to her sister Fatima bint Umar ibn al-Khattab for her to suckle him TEN times so that he could come in to see her. She did it, so he used to come in to see her.
terjemahan:
Yahya melaporkan padaku dari Malik dari Nafi bahwa Safiyya binti Abi Ubayd mengatakan padanya bahwa Hafsa, salah satu istri Nabi, mengirim Asim ibn Abdullah ibn Sad pada saudara perempuannya Fatima binti Umar ibn al-Khattab agar Fatima menyusui Asim SEPULUH kali =D> sampai Asim bisa masuk ke rumahnya untuk menemuinya. Fatima melakukannya, sehingga Asim boleh masuk rumahnya untuk menemuinya.

Book 30, Number 30.2.12:
Yahya related to me from Malik from Ibn Shihab that he was asked about the suckling of an older person. He said, ''Urwa ibn az-Zubayr informed me that Abu Hudhayfa ibn Utba ibn Rabia, one of the companions of the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, who was present at Badr, adopted Salim (who is called Salim, the mawla of Abu Hudhayfa) as the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, adopted Zayd ibn Haritha. He thought of him as his son, and Abu Hudhayfa married him to his brother's sister, Fatima bint al-Walid ibn Utba ibn Rabia, who was at that time among the first emigrants. She was one of the best unmarried women of the Quraysh. When Allah the Exalted sent down in His Book what He sent down about Zayd ibn Haritha, 'Call them after their true fathers. That is more equitable in the sight of Allah. If you do not know who their fathers were then they are your brothers in the deen and your mawali,' (Sura 33 ayat 5) people in this position were traced back to their fathers. When the father was not known, they were traced to their mawla.

"Sahla bint Suhayl who was the wife of Abu Hudhayfa, and one of the tribe of Amr ibn Luayy, came to the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, and said, 'Messenger of Allah! We think of Salim as a son and he comes in to see me while I am uncovered. We only have one room, so what do you think about the situation?' The Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, said, 'Give him five drinks of your milk and he will be mahram by it.' She then saw him as a foster son. A'isha umm al-muminin took that as a precedent for whatever men she wanted to be able to come to see her. She ordered her sister, Umm Kulthum bint Abi Bakr as-Siddiq and the daughters of her brother to give milk to whichever men she wanted to be able to come in to see her. The rest of the wives of the Prophet, may Allah bless him and grant him peace, refused to let anyone come in to them by such nursing. They said, 'No! By Allah! We think that what the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, ordered Sahla bint Suhayl to do was only an indulgence concerning the nursing of Salim alone. No! By Allah! No one will come in upon us by such nursing!'

"This is what the wives of the Prophet, may Allah bless him and grant him peace, thought about the suckling of an older person."

http://lidwa.com/app/?k=malik&n=1113
Muwatha' Malik 1113:
Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari Ibnu Syihab bahwa dia pernah ditanya tentang hukum menyusui orang yang sudah dewasa. Lalu ia berkata, " Urwah bin Zubair mengabarkan kepadaku bahwa Abu Hudzaifah bin 'Utbah bin Rabi'ah -salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang ikut perang Badar-, dia telah mengadopsi Salim yang biasa dipanggil 'Salim mantan budak Abu Hudzaifah' sebagai anaknya, yaitu sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengadopsi Zaid bin Haritsah sebagai anak angkat beliau. Abu Hudzaifah menganggap Salim sudah seperti anaknya sendiri, oleh karenanya dia menikahkan Salim dengan anak saudaranya, yaitu Fathimah binti Al Walid bin 'Utbah bin Rabi'ah. Ketika itu Fatimah termasuk orang-orang yang pertama-tama ikut berhijrah, dia juga termasuk janda dari kalangan Quraisy yang utama. Tatkala Allah Ta'ala menurunkan ayat dalam kitab-Nya berkenaan dengan kasus Zaid bin Haritsah, yaitu: '(Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah Ta'ala, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggillah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maula-mu) ' maka setiap anak yang diadopsi dikembalikan kepada bapaknya masing-masing. Jika tidak diketahui siapa bapakanya, maka dikembalikan kepada para walinya. Sahlah binti Suhail, isteri Abu Hudzaifah dari Bani 'Amir bin Lu`ai menemui Rasulullah Shalla Allahu 'alaihi wa sallam dan berkata; "Wahai Rasulullah, kami dulu melihat Salim sebagai anak yang masih kecil, dia sering memasuki kediamanku, sedang saya memakai pakaian sehari-hari dan kami tidak mempunyai rumah kecuali hanya satu. Menurutmu bagaimana kami harus menyiasatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Susuilah dia sebanyak lima kali susuan, sehingga dengan itu dia menjadi anak dari jalan persusuan." Aisyah Ummul Mukminin lalu melakukannya terhadap orang-orang yang ia ingin bertemu dengannya. Maka ia menyuruh saudara wanitanya, Ummu Kultsum binti Abu Bakar Ash Shiddiq dan anak-anak perempuan dari saudaranya untuk menyusui orang yang dia sukai untuk bertemu dia. Namun seluruh isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menolak menjadikan penyusuan sebagai sarana agar seseorang boleh bertemu dengan salah satu di antara mereka. Mereka lalu berkata; "Tidak, demi Allah, menurut pendapat kami perintah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada Sahlah binti Suhail tidak diberikan kepadanya kecuali sebagai keringanan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan itu khusus baginya. Tidak, demi Allah, seseorang tidak boleh bertemu dengan kami hanya lantaran penyusuan semacam ini." Begitulah pandangan isteri-isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengenai penyusuan anak dewasa atau yang beranjak besar."

http://lidwa.com/app/?k=malik&n=1101
Muwatha' Malik 1101:
Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari Abdullah bin Abu Bakar dari 'Amrah binti Abdurrahman bahwa 'Aisyah Ummul Mukminin, mengabarkan kepadanya bahwa saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di sisinya, ia mendengar suara seorang laki-laki minta izin untuk masuk ke dalam rumah Hafshah. 'Aisyah berkata; "Aku lalu berkata, "Wahai Rasulullah, lelaki itu minta izin untuk masuk ke dalam rumahmu! " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Dia adalah paman satu susuan bagi Hafshah." 'Aisyah bertanya; "Wahai Rasulullah, kalau seandainya si fulan paman karena susuan masih hidup -yakni paman sepersusuannya-, apakah dia juga boleh menemuiku." Beliau menjawab; "Ya, penyusuan dapat menyebabkan seseorang menjadi mahram sebagaimana keturunan."

http://lidwa.com/app/?k=muslim&n=2635
Shahih Muslim 2635:
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah Al Qa'nabi telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Bilal dari Yahya yaitu Ibnu Sa'id, dari 'Amrah bahwa dia pernah mendengar Aisyah berkata -dan dia sedang menyebutkan pengharaman yang disebabkan dari persusuan-, 'Amrah berkata; Lantas Aisyah berkata; "Telah turun ayat Al Qur`an tentang sepuluh kali susuan tertentu, kemudian turun ayat lagi tentang lima kali susuan tertentu (sebagai nasakh bagi ayat yang pertama)." Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab dia berkata; Saya mendengar Yahya bin Sa'id berkata; Telah mengabarkan kepadaku 'Amrah bahwa dia mendengar 'Aisyah mengatakan seperti itu.

Book 30, Number 30.2.13:
Yahya related to me from Malik that Abdullah ibn Dinar said, "A man came to Abdullah ibn Umar when I was with him at the place where judgments were given and asked him about the suckling of an older person. Abdullah ibn Umar replied, ‘A man came to Umar ibn al-Khattab and said, 'I have a slave-girl and I used to have intercourse with her. My wife went to her and suckled her. When I went to the girl, my wife told me to watch out, because she had suckled her!' Umar told him TO BEAT HIS WIFE and to go to his slave-girl because kinship by suckling was only by the suckling of the young.’"
terjemahan:
Yahya melaporkan padaku dari Malik bahwa Abdullah ibn Dinar berkata, "Seorang pria mengunjungi Abdullah ibn Umar ketika aku berada bersamanya di masa hukum² diwahyukan. Pria itu bertanya pada Umar tentang menyusui orang dewasa. Abdullah ibn Umar berkata, "Seorang pria datang menemui Umar ibn al-Khattab dan berkata, 'Aku memiliki seorang gadis budak sex dan aku sering ngesex dengannya. Istriku menemui budak itu dan menyusuinya. Ketika aku hendak ngesex dengan budak itu, istriku melarangku dengan alasan dia telah menyusui budak tersebut!' Umar menyuruh orang itu untuk MEMUKUL ISTRINYA dan kembali ngesex dengan budak sex tersebut karena hubungan keluarga berdasarkan penyusuan hanya bisa terjadi saat pihak yang disusui masih bayi.'"

Image
Tabok istrimu jika berani melarangmu ngebor dengan budak sex-mu! Gitu kata Umar.

Book 30, Number 30.2.14:
Yahya related to me from Malik from Yahya ibn Said that a man said to Abu Musa al-Ashari, "I drank some milk from my wife's breasts and it went into my stomach." Abu Musa said, "I can only but think that she is haram for you." Abdullah ibn Masud said, "Look at what opinion you are giving the man." Abu Musa said, "Then what do you say?" Abdullah ibn Masud said, "There is only kinship by suckling in the first two years."

Abu Musa said, "Do not ask me about anything while this learned man is among you."



Image
Last edited by Adadeh on Tue Nov 06, 2012 11:55 pm, edited 1 time in total.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8459
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby Adadeh » Tue Nov 06, 2012 1:25 pm

User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8459
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby Adadeh » Tue Nov 06, 2012 1:26 pm

Image
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8459
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby Adadeh » Tue Nov 06, 2012 1:27 pm

Image

prophetmuhammadillustrated.com

Komik ini belum selesai dan masih harus dibersihkan dan diwarnai. Komik ini merupakan bagian dari buku komikku yang baru, Sex in Islam, yang rencananya akan terbit awal tahun depan.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8459
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby CrimsonJack » Tue Nov 06, 2012 1:56 pm

Wah, kado tahun baru dari Adadeh :prayer:
User avatar
CrimsonJack
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2103
Images: 1
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Tempat yang ada internetnya

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby spaceman » Tue Nov 06, 2012 2:06 pm

Bro Adadeh emang emooiiiiii ... =D>
User avatar
spaceman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2095
Joined: Thu Sep 18, 2008 12:23 pm
Location: Green Planet

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby akuadalahkafir » Tue Nov 06, 2012 8:52 pm

MANTAAAAAAAAAPPP!!! :green:

Jadi ga sabar nunggu rilis-nya :green:

Bro adadeh.. kira-kira ada rencana dipaket-in sama buku pertama ga bro? sekali bayar langsung dapat 2 maksudnya :green:
User avatar
akuadalahkafir
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 424
Images: 2
Joined: Wed Jun 08, 2011 8:57 pm

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby omkangkung » Wed Nov 07, 2012 2:22 am

cihuyy... bakalan rame lagi nih...
User avatar
omkangkung
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2491
Joined: Thu Nov 22, 2007 7:42 am
Location: rumah jajang

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby lusifer » Wed Nov 07, 2012 2:43 am

Adadeh wrote:Sumber:

Hadis Muslim Sahih:
Book 008, Number 3424:

...

KATA CP
Captain Pancasila
hadits2 diatas palsu, mengingat bertentangan dengan dalil2 berikut :

2:233. Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang makruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan juga seorang ayah karena anaknya, dan waris pun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

31:14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.


http://www.voa-islam.com/islamia/konsul ... ng-dewasa/

دَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعِنْدِي رَجُلٌ قَالَ يَا عَائِشَةُ مَنْ هَذَا قُلْتُ أَخِي مِنْ الرَّضَاعَةِ قَالَ يَا عَائِشَةُ انْظُرْنَ مَنْ إِخْوَانُكُنَّ فَإِنَّمَا الرَّضَاعَةُ مِنْ الْمَجَاعَةِ

"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menemuiku dan saat itu disampingku ada seorang pemuda. Beliau bertanya: "Wahai Aisyah, siapakah orang ini?" Aku menjawab: "Ia saudara sesusuanku". Beliau bersabda: "Wahai Aisyah teliti lagi, siapa sebenarnya yang menjadi saudara-saudara kalian yang sebenarnya, karena sesusuan itu terjadi karena kelaparan." (HR. Bukhari no: 2453)


hadist Ummu Salamah radliyallahu 'anha, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

لَا يُحَرِّمُ مِنْ الرِّضَاعَةِ إِلَّا مَا فَتَقَ الْأَمْعَاءَ فِي الثَّدْيِ وَكَانَ قَبْلَ الْفِطَامِ

"Persusuan tidak bisa menjadikan mahram, kecuali (susuan) yang mengenyangkan dan terjadi sebelum disapih." (HR. Tirmidzi, dan beliau berkata, "Ini merupakan hadits hasan sahih dan diamalkan para ulama dari kalangan sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan yang lainnya; bahwa persusuan tidak menjadikan mahram kecuali pada bayi di bawah dua tahun.")


yang pada intinya menyatakan, bahwa usia maksimal menyusu itu adalah 2 tahun setelah dilahirkan, lebih dari itu tidak bisa dianggap "menyusu"! [-(



Mungkin lebih sopan pakai ini:
Image

:rofl: :rofl: :rolling: :rolling:
User avatar
lusifer
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 54
Joined: Mon Aug 09, 2010 5:11 pm

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby walet » Wed Nov 07, 2012 4:58 am

Lebih baik ada komik gak berwarna tp kuantitas banyak drpd berwarna tp kuantitas dikit.
Komik tidak berwarna pun tetep mudah diserap cepat.
Mungkin yg gambar t0ket dikasih warna biar muslim senang.
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5973
Images: 16
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby penebas_bulan » Wed Nov 07, 2012 9:48 am

rasa rasanya kalo komik ini keluar para muslim bakal kebakaran jenggot & jem**t :lol: :lol: :lol:

apalagi kalo keluarnya barengan film innocent prophet wow bisa2......

:axe: :axe: :axe: :axe:
User avatar
penebas_bulan
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 607
Joined: Fri May 04, 2012 10:06 am
Location: Depan CPU liat kedunguan moslem

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby Mohmed Bin Atang » Thu Nov 08, 2012 3:31 am

wah kalo muslim liat komik ini bakalan marah bercampur gembira nih..
(nggak tau muslimahnya.. mungkin aja malu)
User avatar
Mohmed Bin Atang
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2328
Joined: Sun Feb 19, 2012 5:45 pm
Location: Surga Islam, bermain rudal bersama 72 bidadari

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby momed_xxx3 » Thu Nov 08, 2012 6:50 am

mantap bang Adadeh lanjutkan :supz: :supz:
User avatar
momed_xxx3
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 584
Images: 2
Joined: Fri Aug 31, 2012 11:15 am
Location: di Surga bersama anak2 kecil perawan

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby raiderx13 » Thu Nov 08, 2012 7:37 pm

ditunggu deh dengan penuh penantian hasil karya Master Komik Muhammad :heart:

Sekaligus menunggu reaksi dari muslimin dan muslimah nantinya, apakah masih pura2 buta dan sok suci dan kemudian mencaci maki sambil bakar sana sini ataukah adem ayem saja. =D>
User avatar
raiderx13
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 164
Joined: Sat Oct 27, 2012 3:16 pm
Location: in my own mind

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby Kadal_Arab » Sat Nov 24, 2012 7:40 pm

primernya aja sudah begini hot :heart: :supz: ..... gue harus bilang WOW unt kesekian kalinya pd senior adadeh :prayer: :prayer: :prayer: :supz: ....udah gak sabar nunggu releasenya :green:
User avatar
Kadal_Arab
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 220
Joined: Sun Mar 11, 2012 10:59 pm
Location: dalam otak rasulluloh saw

Re: Sunnah Nabi: Menyusui Pria Dewasa

Postby hersus » Sun Nov 25, 2012 6:19 am

Postby raiderx13 » Thu Nov 08, 2012 7:37 pm
ditunggu deh dengan penuh penantian hasil karya Master Komik Muhammad :heart:

Sekaligus menunggu reaksi dari muslimin dan muslimah nantinya, apakah masih pura2 buta dan sok suci dan kemudian mencaci maki sambil bakar sana sini ataukah adem ayem saja. =D>


Aku lagi nunggu komentar si yusah pengikut nabi busuk abad ke 7 !!! liat mukanya pasti mewek 2 soale nabinya lagi sibuk ngurusi 72 bidadari !!! \:D/ \:D/
hersus
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 508
Joined: Sun Feb 14, 2010 4:10 pm

Re: Komik "Menyusui Pria Dewasa"

Postby spaceman » Sat Jan 19, 2013 11:22 pm

Sundul ah, buat muslim cupu :green:
User avatar
spaceman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2095
Joined: Thu Sep 18, 2008 12:23 pm
Location: Green Planet


Return to Resource Centre KARTUN/KOMIK/BUKU/VIDEO kontroversial



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users