. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

KISAH MARYAM DAN NABI ISA a.s.

Pembahasan tentang Isa Almasih, Injil, Taurat dari apa yang tertulis dalam Qur'an, dan bukan dari kitab suci non-Islam.

AL-QUR'AN BERBICARA MARIA, ALKITAB MEMBISU SERIBU BAHASA

Postby jam_r_ud » Thu Mar 16, 2006 8:38 pm

AL-QUR'AN BERBICARA MARIA,
ALKITAB MEMBISU SERIBU BAHASA



Kitab-kitab Perjanjian Baru kontemporer tidak, atau hanya sedikit sekali, menyuguhkan substansi tentang latar belakang Maria (Maryam), ibu Yesus. Satu-satunya informasi yang bisa diperoleh bisa dibaca dalam Lukas, di mana Maria konon memiliki kerabat yang bernama Elisabet, ibu Yohanes Pembaptis, dan konon Maria menghabiskan waktu tiga bulan kehamilannya di rumah Zakharia dan Elisabet, orang tua Yohanes Pembaptis (Lukas 1:35-56). Sebaliknya, Al-Qur'an menawarkan banyak sekali informasi berkenaan Maria, antara lain ayat-ayat berikut:

(Ingatlah), ketika isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk." Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah". Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.... Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). Hai Maryam, ta'atlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'. Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa. (QS. 3:35-37,42-44)

Empat penjelasan muncul dari kutipan ayat Al-Qur'an di atas. Pertama, penyebutan "seorang istri Imran" dalam pernyataan itu menunjukkan bahwa garis keturunan ibu Maryam bisa ditelusuri kembali pada Amram dalam Alkitab, putra Kehat, seorang anggota suku Lewi di Israel, dan ayah Musa (Keluaran 6:16-20). Tampaknya ada kecenderungan kuat di kalangan bangsa Israel untuk menikah dalam lingkungan klan/suku mereka sendiri, dan kemungkinan besar, Maryam adalah anggota suku Lewi. Kedua, kutipan tersebut secara khusus menyatakan bahwa Maryam secara mukjizati "diberi hidangan" dari Allah. Ketiga, cerita yang sama dari Al-Qur'an secara khas menyatakan bahwa Maryam ditempatkan dalam perlindungan Zakharia, sementara Lukas hanya mengatakan bahwa Maryam mengunjungi Zakharia dan Elisabet selama tiga bulan pada masa kehamilannya. Dan keempat, dicatat bahwa beberapa orang melemparkan undian dengan anak panah untuk mengetahui siapa yang akan dipercaya untuk menjaga Maryam.

Empat penjelasan di atas menemukan dukungan khusus dalam apa yang disebut apokrif Perjanjian Baru. Pertama, Injil tentang Kelahiran Maria, yang dipelihara dalam sebuah rujukan yang diberikan oleh Faustus, Uskup Riez di Provence, secara langsung menyatakan bahwa Maria adalah seorang Lewi.1 Kedua, salah satu cerita dari apokrif Perjanjian Baru itu (Protevangelion James) mengatakan bahwa para malaikat menyediakan hidangan untuk Maria selama ia tinggal di Kuil di Yerusalem.2 Ketiga, berkenaan dengan Maria yang dipercayakan pada perlindungan Zakharia, apokrif Perjanjian Baru tersebut memberikan dukungan dengan mencatat bahwa Zakharia mengajukan Maria sebagai Pendeta Tinggi.3 Dan sebagai catatan tambahan keempat, dua cerita dalam apokrif Perjanjian Baru memberikan bukti bagi peristiwa ini dengan adanya Yusuf yang dipilih untuk menggantikan Zakharia menjaga Maria.4

Catatan:

Selain menyebut bapak kandung Maryam, Imran (QS. 66:12), Al-Qur'an juga menyebut Maryam sebagai "saudara perempuan Harun" (QS. 19:28). Penyebutan "saudara perempuan Harun" ini hanyalah julukan atau mungkin kata-kata ungkapan emosional orang-orang Israel pada waktu itu yang tidak bisa menerima kehamilan Maryam tanpa ikatan pernikahan. Mereka menganggap Maryam telah berzina sehingga melahirkan anaknya, Nabi Isa. Kita semua tahu, bahwa dalam Perjanjian Lama, Maryam atau Miryam adalah saudara perempuan Musa dan Harun, dan nama ayah mereka adalah Imran atau Amram (Bilangan 26:59). Beberapa penafsir Al-Qur'an telah salah arah mengartikan "saudara perempuan Harun" sebagai orang yang memiliki kesalehan seperti Nabi Harun. Tafsiran seperti ini jelas salah arah karena semua nabi dan rasul Allah adalah orang-orang saleh, tidak hanya Nabi Harun, dan memang dalam Perjanjian Lama, Maryam atau Miryam adalah saudara kandung Nabi Harun. Satu-satunya tafsiran yang tepat adalah mengingat secara kebetulan nama bapak kandung Maryam atau Miryam adalah Imran atau Amram, dua nama anak dan bapak yang sama persis dalam catatan Perjanjian Lama, maka orang-orang Israel ketika itu menyebut atau menjuluki Maryam atau Miryam sebagai "saudara perempuan Harun". Dan perlu dicatat juga, bahwa yang memberi nama Maryam, ibunda Nabi Isa, sebagaimana keterangan ayat-ayat Al-Qur'an di atas, adalah ibunya sendiri, bukan bapaknya, Imran, karena sudah meninggal, dengan mengambil nama dari leluhurnya, Maryam atau Miryam anak Imran atau Amram anak Kehat anak Lewi.


Keterangan:

1. The Gospel of the Birth of Mary. Dalam Platt RH, Brett JA (eds.): The Lost Books of the Bible and The Forgotten Books of Eden. New York, The World Publishing Co.
2. The Protevangelion of James 8:2. (Idem)
3. The Protevangelion of James 8:3-4. (Idem)
4. The Gospel of the Birth of Mary 5:4-7 dan The Protevangelion of James 8:6-16. (Idem)
Last edited by jam_r_ud on Fri Mar 17, 2006 3:19 am, edited 5 times in total.
User avatar
jam_r_ud
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 169
Joined: Wed Oct 12, 2005 10:22 pm
Location: Surabaya

Re: AL-QUR'AN BERBICARA MARIA, ALKITAB MEMBISU SERIBU BAHASA

Postby numplew. » Thu Mar 16, 2006 10:05 pm

jam_r_ud wrote:AL-QUR'AN BERBICARA MARIA,
ALKITAB MEMBISU SERIBU BAHASA



Kitab-kitab Perjanjian Baru kontemporer tidak, atau hanya sedikit sekali, menyuguhkan substansi tentang latar belakang Maria (Maryam), ibu Yesus. Satu-satunya informasi yang bisa diperoleh bisa dibaca dalam Lukas, di mana Maria konon memiliki kerabat yang bernama Elisabet, ibu Yohanes Pembaptis, dan konon Maria menghabiskan waktu tiga bulan kehamilannya di rumah Zakharia dan Elisabet, orang tua Yohanes Pembaptis (Lukas 1:35-56). Sebaliknya, Al-Qur'an menawarkan banyak sekali informasi berkenaan Maria, antara lain ayat-ayat berikut:

(Ingatlah), ketika isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk." Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah". Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.... Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). Hai Maryam, ta'atlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'. Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa. (QS. 3:35-37,42-44)

Empat penjelasan muncul dari kutipan ayat Al-Qur'an di atas. Pertama, penyebutan "seorang istri Imran" dalam pernyataan itu menunjukkan bahwa garis keturunan ibu Maryam bisa ditelusuri kembali pada Amram dalam Alkitab, putra Kehat, seorang anggota suku Lewi di Israel, dan ayah Musa (Keluaran 6:16-20). Tampaknya ada kecenderungan kuat di kalangan bangsa Israel untuk menikah dalam lingkungan klan/suku mereka sendiri, dan kemungkinan besar, Maryam adalah anggota suku Lewi. Kedua, kutipan tersebut secara khusus menyatakan bahwa Maryam secara mukjizati "diberi hidangan" dari Allah. Ketiga, cerita yang sama dari Al-Qur'an secara khas menyatakan bahwa Maryam ditempatkan dalam perlindungan Zakharia, sementara Lukas hanya mengatakan bahwa Maryam mengunjungi Zakharia dan Elisabet selama tiga bulan pada masa kehamilannya. Dan keempat, dicatat bahwa beberapa orang melemparkan undian dengan anak panah untuk mengetahui siapa yang akan dipercaya untuk menjaga Maryam.

Empat penjelasan di atas menemukan dukungan khusus dalam apa yang disebut apokrif Perjanjian Baru. Pertama, Injil tentang Kelahiran Maria, yang dipelihara dalam sebuah rujukan yang diberikan oleh Faustus, Uskup Riez di Provence, secara langsung menyatakan bahwa Maria adalah seorang Lewi.1 Kedua, salah satu cerita dari apokrif Perjanjian Baru itu (Protevangelion James) mengatakan bahwa para malaikat menyediakan hidangan untuk Maria selama ia tinggal di Kuil di Yerusalem.2 Ketiga, berkenaan dengan Maria yang dipercayakan pada perlindungan Zakharia, apokrif Perjanjian Baru tersebut memberikan dukungan dengan mencatat bahwa Zakharia mengajukan Maria sebagai Pendeta Tinggi.3 Dan sebagai catatan tambahan keempat, dua cerita dalam apokrif Perjanjian Baru memberikan bukti bagi peristiwa ini dengan adanya Yusuf yang dipilih untuk menggantikan Zakharia menjaga Maria.4


Keterangan:

1. The Gospel of the Birth of Mary. Dalam Platt RH, Brett JA (eds.): The Lost Books of the Bible and The Forgotten Books of Eden. New York, The World Publishing Co.
2. The Protevangelion of James 8:2. (Idem)
3. The Protevangelion of James 8:3-4. (Idem)
4. The Gospel of the Birth of Mary 5:4-7 dan The Protevangelion of James 8:6-16. (Idem)



GIMANA MAU PERCAYA, NYEBUT MARIA BUNDA YESUS AJA SALAH SEBAGAI SAUDARA PEREMPUAN HARUN.... :roll:
User avatar
numplew.
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1686
Joined: Sun Mar 05, 2006 4:27 am
Location: nowhere

Postby Valentine » Thu Mar 16, 2006 10:47 pm

namanya jg ngarang...
User avatar
Valentine
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 31
Joined: Thu Mar 16, 2006 9:20 pm

Postby MuridMurtad » Fri Mar 17, 2006 12:14 am

(Ingatlah), ketika isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk." Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah". Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.... Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). Hai Maryam, ta'atlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'. Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa. (QS. 3:35-37,42-44)


Jamrud lo tidak cape-cape menunjukan kebodohan Aullohmu. Kuil Jerusalem (di Baitul Maqdis) itu nggak ada Mihrabnya, emangnya Masjid ? Hanya Imam yang ditunjuk boleh masuk ruang Mezbah (ukupan) , orang awam nggak boleh masuk apalagi makan minum dan tinggal di dalamnya ??……

Lagian Imran (Amran) itukan bapaknya Musa, Harun dan Miryam ????

Aullohmu itu buta sejarah, tau…………………………

--
MuridMurtad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1172
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:49 pm

Postby jam_r_ud » Fri Mar 17, 2006 1:59 am

Sorry Jack ada yang tertinggal:

Catatan:

Selain menyebut bapak kandung Maryam, Imran (QS. 66:12), Al-Qur'an juga menyebut Maryam sebagai "saudara perempuan Harun" (QS. 19:28). Penyebutan "saudara perempuan Harun" ini hanyalah julukan atau mungkin kata-kata ungkapan emosional orang-orang Israel pada waktu itu yang tidak bisa menerima kehamilan Maryam tanpa ikatan pernikahan. Mereka menganggap Maryam telah berzina sehingga melahirkan anaknya, Nabi Isa. Kita semua tahu, bahwa dalam Perjanjian Lama, Maryam atau Miryam adalah saudara perempuan Musa dan Harun, dan nama ayah mereka adalah Imran atau Amram (Bilangan 26:59). Beberapa penafsir Al-Qur'an telah salah arah mengartikan "saudara perempuan Harun" sebagai orang yang memiliki kesalehan seperti Nabi Harun. Tafsiran seperti ini jelas salah arah karena semua nabi dan rasul Allah adalah orang-orang saleh, tidak hanya Nabi Harun, dan memang dalam Perjanjian Lama, Maryam atau Miryam adalah saudara kandung Nabi Harun. Satu-satunya tafsiran yang tepat adalah mengingat secara kebetulan nama bapak kandung Maryam atau Miryam adalah Imran atau Amram, dua nama anak dan bapak yang sama persis dalam catatan Perjanjian Lama, maka orang-orang Israel ketika itu menyebut atau menjuluki Maryam atau Miryam sebagai "saudara perempuan Harun". Dan perlu dicatat juga, bahwa yang memberi nama Maryam, ibunda Nabi Isa, sebagaimana keterangan ayat-ayat Al-Qur'an di atas, adalah ibunya sendiri, bukan bapaknya, Imran, karena sudah meninggal, dengan mengambil nama dari leluhurnya, Maryam atau Miryam anak Imran atau Amram anak Kehat anak Lewi.


Kita tunggu gebrakan para kafir lainnya dulu, K?
Last edited by jam_r_ud on Fri Mar 17, 2006 3:17 am, edited 2 times in total.
User avatar
jam_r_ud
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 169
Joined: Wed Oct 12, 2005 10:22 pm
Location: Surabaya

Postby numplew. » Fri Mar 17, 2006 2:11 am

jam_r_ud wrote:Sorry Jack ada yang tertinggal:

Catatan:

Selain menyebut bapak kandung Maryam, Imran (QS. 66:12), Al-Qur'an juga menyebut Maryam sebagai "saudara perempuan Harun" (QS. 19:28). Penyebutan "saudara perempuan Harun" ini hanyalah julukan atau mungkin kata-kata ungkapan emosional orang-orang Israel pada waktu itu yang tidak bisa menerima kehamilan Maryam tanpa ikatan pernikahan. Mereka menganggap Maryam telah berzina sehingga melahirkan anaknya, Nabi Isa. Kita semua tahu, bahwa dalam Perjanjian Lama, Maryam atau Miryam adalah saudara perempuan Musa dan Harun, dan nama ayah mereka adalah Imran atau Amram (Bilangan 26:59). Beberapa penafsir Al-Qur'an telah salah arah mengartikan "saudara perempuan Harun" sebagai orang yang memiliki kesalehan seperti Nabi Harun. Tafsiran seperti ini jelas salah arah karena memang dalam Perjanjian Lama, Maryam atau Miryam adalah saudara kandung Nabi Harun. Satu-satunya tafsiran yang paling tepat adalah mengingat secara kebetulan nama bapak kandung Maryam atau Miryam adalah Imran atau Amram, dua nama anak dan bapak yang sama persis dalam catatan Perjanjian Lama, maka orang-orang Israel ketika itu menyebut atau menjuluki Maryam atau Miryam sebagai "saudara perempuan Harun".

Kita tunggu gebrakan para kafir lainnya dulu, K?


Yang benar adalah Mohammed salah mencontek, mengangap Maryam ibu Yesus adalah Maryam kakak Musa.

Dan yang ada sekarang adalah usaha mati matian untuk menutupi kekeliruan itu dengan pertama : mencocok cocokkan Maryam sebagai orang yang saleh seperti Harun (yang ini diklarifikasi pada postingan ini), sekarang mau dicocokkan karena kebetulan nama ayah keduanya sama.... :wink:

Ndak ada alasan yang lebih baik lagi?
User avatar
numplew.
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1686
Joined: Sun Mar 05, 2006 4:27 am
Location: nowhere

Postby jam_r_ud » Fri Mar 17, 2006 2:17 am

Sdr Nemplew,

Sambil menunggu lelucon para netter kafir lainnya, supaya lebih proporsional, siapakah nama bapak dan ibu kandung Maria menurut Perjanjian Baru?
User avatar
jam_r_ud
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 169
Joined: Wed Oct 12, 2005 10:22 pm
Location: Surabaya

Postby numplew. » Fri Mar 17, 2006 3:19 am

jam_r_ud wrote:Sdr Nemplew,

Sambil menunggu lelucon para netter kafir lainnya, supaya lebih proporsional, siapakah nama bapak dan ibu kandung Maria menurut Perjanjian Baru?


Alkitab memang tidak banyak berbicara mengenai genealogy Maryam, ibu Yesus.
Orangtuanya adalah Eli, atau ayah mertua dari Josep- yang namanya direfer ke Lukas 3:23. Ayah Yosef sendiri adalah Yakub (Mat 1:16)

Dan disinilah kekonyolan Mohammed. Dia berlagak menjadi pahlawan kesiangan bagi Maryam dengan "mengembalikan" kisah tentang Maryam bunda Yesus, tapi yang ada adalah kekonyolan/kekeliruan dengan mengira Maryam yang ini adalah sbg saudara Harun dan anak Imran

Lelucon sebenarnya berasal dari pihak anda. :wink:
User avatar
numplew.
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1686
Joined: Sun Mar 05, 2006 4:27 am
Location: nowhere

Postby Phoenix » Fri Mar 17, 2006 3:35 am

numplew. wrote:
jam_r_ud wrote:Sdr Nemplew,

Sambil menunggu lelucon para netter kafir lainnya, supaya lebih proporsional, siapakah nama bapak dan ibu kandung Maria menurut Perjanjian Baru?


Alkitab memang tidak banyak berbicara mengenai genealogy Maryam, ibu Yesus.
Orangtuanya adalah Eli, atau ayah mertua dari Josep- yang namanya direfer ke Lukas 3:23. Ayah Yosef sendiri adalah Yakub (Mat 1:16)

Dan disinilah kekonyolan Mohammed. Dia berlagak menjadi pahlawan kesiangan bagi Maryam dengan "mengembalikan" kisah tentang Maryam bunda Yesus, tapi yang ada adalah kekonyolan/kekeliruan dengan mengira Maryam yang ini adalah sbg saudara Harun dan anak Imran

Lelucon sebenarnya berasal dari pihak anda. :wink:


DItambah lagi muhamad tidak hidup pd jaman Yesus...sok tahu amat orang islam itu...jadinya ya bayolan ala quran...
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby anti islam » Fri Mar 17, 2006 4:32 am

Phoenix wrote:
numplew. wrote:
jam_r_ud wrote:Sdr Nemplew,

Sambil menunggu lelucon para netter kafir lainnya, supaya lebih proporsional, siapakah nama bapak dan ibu kandung Maria menurut Perjanjian Baru?


Alkitab memang tidak banyak berbicara mengenai genealogy Maryam, ibu Yesus.
Orangtuanya adalah Eli, atau ayah mertua dari Josep- yang namanya direfer ke Lukas 3:23. Ayah Yosef sendiri adalah Yakub (Mat 1:16)

Dan disinilah kekonyolan Mohammed. Dia berlagak menjadi pahlawan kesiangan bagi Maryam dengan "mengembalikan" kisah tentang Maryam bunda Yesus, tapi yang ada adalah kekonyolan/kekeliruan dengan mengira Maryam yang ini adalah sbg saudara Harun dan anak Imran

Lelucon sebenarnya berasal dari pihak anda. :wink:


DItambah lagi muhamad tidak hidup pd jaman Yesus...sok tahu amat orang islam itu...jadinya ya bayolan ala quran...



ala quran dengan anti gravitasinya jin spirit...makanya jadi ling lung tuch semua muslim..he..he....
anti islam
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 706
Joined: Sat Nov 05, 2005 1:51 am

Postby Yususf roni » Fri Mar 17, 2006 11:49 am

Tapi juga di Injil menimbulkan sislilah Yesus yang rancu. Coba anda simak keterangan Lukas dan Matius, yg katanya menurut keyakinan orang Kristen mereka menulis kitabnya bardasarkan roh kudus. Tapi kenyataannya antara keterangan Lukas dan Matius sangat berbeda sekali, dan kemungkinannya roh kudus mereka itu pilih kasih ya.
User avatar
Yususf roni
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Postby hambrah » Fri Mar 17, 2006 12:08 pm


Alquran kitab plagiat dan palsu kok dijadikan referensi ?
Akibatnya kesesatan demi kesesatan lah terjadi.
Alquran berisi ayat-ayat berbahaya, pembacanya bisa kesurupan dan bisa jadi pembunuh.
hambrah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 131
Joined: Mon Nov 21, 2005 4:59 pm

Postby Yususf roni » Fri Mar 17, 2006 1:33 pm

Alquran kitab plagiat dan palsu kok dijadikan referensi ?
Akibatnya kesesatan demi kesesatan lah terjadi.
Alquran berisi ayat-ayat berbahaya, pembacanya bisa kesurupan dan bisa jadi pembunuh.


Justru Alquran memberikan ajaran yg benar bahwa Yesus itu bukan salah satu oknum Tuhan tapi ia hanyalah salah satu rasul Tuhan yg diutus kedunia ini. Karena sampai detik ini banyak orang yg masih mempertuhankan Yesus, padahal banyak ayat ini di Bibel yg menjelaskan dirinya hanyalah utusan Tuhan bukanlah salah satu Tuhan.
User avatar
Yususf roni
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Postby MuridMurtad » Fri Mar 17, 2006 1:35 pm

Tapi juga di Injil menimbulkan sislilah Yesus yang rancu. Coba anda simak keterangan Lukas dan Matius, yg katanya menurut keyakinan orang Kristen mereka menulis kitabnya bardasarkan roh kudus. Tapi kenyataannya antara keterangan Lukas dan Matius sangat berbeda sekali, dan kemungkinannya roh kudus mereka itu pilih kasih ya.


Forum ini untuk membahas Quran, jadi jangan digesar ke benar/salahnya Bibel. Jamrud membawa-bawa Injil palsu Protengalium of James untuk menjelaskan Quran, tanpa mengetahui apa sebenarnya Protengalium of James .

Sebagian cerita Quran, memang jelas berasal dari Injil palsu itu, seperti Maria dibesarkan di kuil, dberi makan oleh malaikat, dan dibuang undi untuk mencari penggati Zacharia :

PJ 8. 1
Dan Maria di kuil Tuhan seperti burung Merpati dipelihara : dan dia menerima makanan dari tangan seorang malaikat.

PJ 9.1
Dan Yusuf melemparkan kapaknya dan lari untuk bergabung dengan mereka, dan ketika mereka dikumpulkan bersama ke imam besar dan membawa tongkat-tongkat mereka. Dan ia mengambil tongkat-tongkat mereka semua dan masuk ke kuil berdoa. Dan ketika ia selesai berdoa dia mengambil tongkat-tongkat itu dan keluar dan mengembalikannya kepada mereka : tetapi tidak ada tanda atas mereka. Tetapi Yusuf menerima tongkat yang terakhir: dan lihatlah, seekor burung merpati turun ke tongkatdan terbang diatas manik-manik Yusuf. Dan imam berkata pada Yusuf : Kepada mu jatuh pilihan untuk membawa perawan Tuhan dan menjaganya demi dirimu.

Protengalium of James adalah Injil palsu hasil tulisan orang non Yahudi, yang tidak mengetahui sejarah dan tata cara ibadah Yahudi. Kesalahan itu berupa :

Kesalahan histories :

Dalam Injil palsu itu Zachariah disebut sebagai Imam Besar , di bawah ini adalah list Imam Besar pada masa dinasti Herodes sampai masa kelahiran Isa :

Ananelus 37-36 BC
Aristobulus III 36 BC
Ananelus (restored) 36-30 BC
Joshua ben Fabus 30-23 BC
Simon ben Boethus
Mattathias ben Theophilus
Joazar ben Boethus 4 BC

Kesalahan prosedur di Kuil Yahudi, contoh :

PJ 8.2
Dan ketika di berumur 12 tahun, disana ada majelis imam, berkata : Lihatlah Maria berumur 12 tahun dalam Kuil Tuhan. Apa yang akan kita lakukan dengannya ? kalau-kalou ia mengotori altar Tuhan. Dan mereka berkata pada imam besar : Engkau menhadap altar Tuhan. Masuk dan berdoa mengenainya : Dan apapun yang Tuhan wahyukan padamu akan kami ikuti.

PJ 8.3
Dan imam besar mengambil jubahnya kebesarannya dengan 12 lonceng dan masuk ke ruang maha kudus dan berdoa mengenainya (Maria). Dan lihatlah, seorang malaikat tampil dan berkata padanya : Zacharias…


Kesalahan :
ImamBesar (hanya imam besar saja) boleh memasuki ruang maha kudus sekali setahun ketika perayaan Yom Kippur, untuk membakar kemenyan dan meneteskan darah binatang persembahan untuk menebus dosa-dosanya dan seluruh orang Israel. Pada kesempatan ini ia hanya memakai pakaian linen putih menggantikan jubah kebesarannya. Pembakaran dupa harian bisanya dilakukan oleh imam di altar di depan ruang maha kudus dan disekat oleh tirai. Jadi tidak setiap saat bisa berdoa dalam ruang maha kudus, apalagi hanya untuk mengurusi Maria. Maria di mata orang Yahudi adalah penzinah, tapi dalam Injil ini kelihatan sangat dihormati, ini bertentangan dengan fakta sejarah.

Protengalium of James, menolak kelahiran Maria secara normal dan menganggap Isa itu bukan manusia berdarah daging, dengan cerita aneh di bawah ini :

PJ 19.2
Dan mereka berdiri di lokasi gua : dan lihatlah sebuah awan bersinar menaungi gua. Dan bidan itu berkata : Jiwaku dikuatkan hari ini, kerena mataku melihat hal-hal yang ajaib : keselamatan telah lahir bagi Israel. Dan segera awan itu buyar dengan sendirinya dari gua, dan sebuah cahaya menyilaukan muncul dalam gua, sehingga mata kami tidak tidak sanggup melihatnya. Dan sedikit demi sedikit cahaya itu lenyap sampai seorang bayi muncul : dan ia merangkak dan mendekap dada ibunya Maria.


Sementara The Gospel of the Birth of Mary, berasal dari abad selanjutnya dengan dongeng yang berasal dari mithos dalam agama Buddha.

Jadi jelaslah disini, tidak ada wahyu Tuhan yang diklaim Muhammad, kerena Allah kelihatannya buta sejarah dan menyontek dari cerita-cerita palsu. Yang ada hanya HALUSINASI.

Ps : dalam PJ ayah Maria adalah Ioachim, ibunya Anna.
MuridMurtad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1172
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:49 pm

Postby suluap77 » Fri Mar 17, 2006 2:00 pm

Yususf roni wrote:Tapi juga di Injil menimbulkan sislilah Yesus yang rancu. Coba anda simak keterangan Lukas dan Matius, yg katanya menurut keyakinan orang Kristen mereka menulis kitabnya bardasarkan roh kudus. Tapi kenyataannya antara keterangan Lukas dan Matius sangat berbeda sekali, dan kemungkinannya roh kudus mereka itu pilih kasih ya.

Sdrku Yusuf Roni,
coba anda baca lebih teliti lagi antara Kitab Lukas dan Matius.Yang satu dari silsilah Maria (Ibu jasmani Yesus) sedang satunya lagi ditarik keatas dari silsilah Yusuf ( "Ayah Adopsi" Yesus).
Jadi jelas berbeda ,sama halnya bila silsilah anda keatas ,yg satu ditarik keatas mulai dari Ibu anda dan satunya ditarik keatas dari ayah anda.
Semoga penjelasan ini sedikit banyak membuat anda mengerti mengapa "PERBEDAAN" itu ADA.Baik Yusuf maupun Maria berasal dari keturunan DAUD.
suluap77
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 417
Joined: Wed Dec 14, 2005 6:43 am
Location: soundless place

Postby Yususf roni » Fri Mar 17, 2006 4:20 pm

Sdrku Yusuf Roni,
coba anda baca lebih teliti lagi antara Kitab Lukas dan Matius.Yang satu dari silsilah Maria (Ibu jasmani Yesus) sedang satunya lagi ditarik keatas dari silsilah Yusuf ( "Ayah Adopsi" Yesus).
Jadi jelas berbeda ,sama halnya bila silsilah anda keatas ,yg satu ditarik keatas mulai dari Ibu anda dan satunya ditarik keatas dari ayah anda.
Semoga penjelasan ini sedikit banyak membuat anda mengerti mengapa "PERBEDAAN" itu ADA.Baik Yusuf maupun Maria berasal dari keturunan DAUD.[/quote]

Justru itu disinilah ketidak jelasan Bibel, mengapa Yesus yg bukan darah dagingnya Yusuf ternyata garis Yusuf yg ditampilkan. Apakah Tuhan tidak tahu jika garis keturunan itu yang bertalian dengan darah daging bukan malah sebaliknya.
User avatar
Yususf roni
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Postby ali5196 » Fri Mar 17, 2006 4:51 pm

weleh weleh ... si Yusuf Roni DAN si bibir dower JAM R UD: para ilmuwan nuklir Indonesia ini sampai sekarang juga masiiiiih aja membahas kitab orang lain: kristen ! Elu Muslim tapi kebanyakan baca Kitabnya Kristen sih ? Makanya otak elu jadi rada miring.

Dari dulu udah gua tunggu2 jawaban elu atas pertanyaan gua : sebut satu saja alasan yg membuat gua tergiur kembali utk masuk Islam.

SATU saja alasan ... nggak sulit khan ?

Gua nggak peduli kitabnya kristen, budha, zoroastrian, baha'i, scientology, children of god dsb dsb. Perkara Maryam disebut injil kek, harry potter kek, buku porno kek, emangnya gua pikirin ?

KOK ELU NGOMONGNYA AMA KRESTEN AJA SIH ???

NGOMONG DONG SINI SAMA YANG MURTAD KALAU SANGGUP !
Last edited by ali5196 on Fri Mar 17, 2006 5:48 pm, edited 2 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby Yususf roni » Fri Mar 17, 2006 5:14 pm

Sdrku Yusuf Roni,
coba anda baca lebih teliti lagi antara Kitab Lukas dan Matius.Yang satu dari silsilah Maria (Ibu jasmani Yesus) sedang satunya lagi ditarik keatas dari silsilah Yusuf ( "Ayah Adopsi" Yesus).
Jadi jelas berbeda ,sama halnya bila silsilah anda keatas ,yg satu ditarik keatas mulai dari Ibu anda dan satunya ditarik keatas dari ayah anda.
Semoga penjelasan ini sedikit banyak membuat anda mengerti mengapa "PERBEDAAN" itu ADA.Baik Yusuf maupun Maria berasal dari keturunan DAUD.


Justru itu disinilah ketidak jelasan Bibel, mengapa Yesus yg bukan darah dagingnya Yusuf ternyata garis Yusuf yg ditampilkan. Apakah Tuhan tidak tahu jika garis keturunan itu yang bertalian dengan darah daging bukan malah sebaliknya.
User avatar
Yususf roni
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Postby Yususf roni » Fri Mar 17, 2006 5:20 pm

weleh weleh ... si Yusuf Roni yg ilmuwan nuklir ini sampai sekarang juga masih aja membahas kitab orang lain: kristen ! Elu Muslim tapi kebanyakan baca Kitabnya Kristen sih ? Makanya otak elu jadi rada miring.

Hee..he orang waras begini dikatakan miring, wah nggak boleh tuh mengatakan seperti itu dilarang sama Yesus.
Dari dulu udah gua tunggu2 jawaban elu atas pertanyaan gua : sebut satu saja alasan yg membuat gua tergiur kembali utk masuk Islam.

SATU saja alasan ... nggak sulit khan ?

Anda mau masuk Islam ya terserah karena Islam tak akan memaksa orang masuk kedalamnya.
Gua nggak peduli kitabnya kristen, budha, zoroastrian, baha'i, scientology, children of god dsb dsb. Perkara Maryam disebut injil kek, harry potter kek, buku porno kek, emangnya gua pikirin ?

KOK ELU NGOMONGNYA AMA KRESTEN AJA SIH ???

NGOMONG DONG SINI SAMA YANG MURTAD KALAU SANGGUP !

Karena saya sedang berbicara dengan rekan-rekan Kristen disini dan kalo anda bukan Kristen dilarang untuk ikut bicara, karena akhirnya pendapat anda seperti itu, nggak jelas alias ngawur
User avatar
Yususf roni
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Postby ali5196 » Fri Mar 17, 2006 5:44 pm

Yususf roni wrote:
Hee..he orang waras begini dikatakan miring, wah nggak boleh tuh mengatakan seperti itu dilarang sama Yesus.


BENTAR2 LARI KE YESUS ELU YAH .. KENAPA ??? NGGAK PUAS DGN MUHAMAD SHG PERLU LARI2 KE NABINYA/TUHANNYA KRISTEN ? INI WARAS MENURUT ELU ?

Anda mau masuk Islam ya terserah karena Islam tak akan memaksa orang masuk kedalamnya.

ELU NGGAK JAWAB PERTANYAAN GUA. GUA ULANG LAGI UNTUK KE 12 KALINYA: sebut satu saja alasan yg membuat gua tergiur kembali utk masuk Islam. SATU saja alasan ... nggak sulit khan

AYO JAWAB KALAU ELU SANGGUP !

Karena saya sedang berbicara dengan rekan-rekan Kristen disini dan kalo anda bukan Kristen dilarang untuk ikut bicara, karena akhirnya pendapat anda seperti itu, nggak jelas alias ngawur

KALAU ELU MAU BICRA SAMA "REKAN2 KRESTEN" ELU DISINI BUKAN TEMPATNYA. ELU SALAH TEMPAT, TAHU !! PERGILAH ELU KE FORUM KRISTEN DAN UMPAT2 LAH MEREKA DISANA.

SIAPA ELU UTK MELARANG GUA BERBICARA ? NABI NGGAK, PRESIDEN NGGAK, TERUS ELU SEKARANG MAU MELARANG GUA ?

:lol: :lol: :lol: :lol:
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Next

Return to Quran & ISA Almasih, Injil



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron