

The problem: Some of the pictures are fake.
Indonesian human-rights groups fear these fakes could create a backlash in Indonesia and undermine an investigation into what they say were the
systematic gang rapes of ethnic Chinese during riots in May.
These groups allege that people in government and the military used racism to instigate the riots so they could clamp down on dissent against former President Suharto.
To be sure, even new President B.J. Habibie concedes Chinese Indonesians were raped and beaten. Mobs looted and burned their houses during the worst three days of the riots, which forced Mr. Suharto to resign after three decades of autocratic rule. Angry about a sick economy and rising prices, the mobs targeted the Chinese minority, from the tycoons who control some of Indonesia's biggest corporations to shopkeepers. According to the government, 1,200 people died, most of them non-Chinese looters burned alive in shopping malls.
"Proving whether the photos are real or not is not the real issue," said Joe
Tan of Wellington, New Zealand, who helped organize the World Huaren
website.
The real issue, he said, "is getting the Indonesian government to admit
there is a problem and doing something about it."
Father Sandyawan says he believes the fakes are yet another ploy by members
of the Indonesian establishment to discredit the investigation.
curious wrote:
Gua pernah nonton acara interview dengan Pater Sandyawan, di mana beliau mengatakan diminta pertolongan oleh seorang lelaki yang mengaku dibayari untuk memperkosa gadis-gadis Cina. Orang ini ketakutan, karena dia diberi obat perangsang yang mengakibatkan pen*snya tegang terus dan walaupun telah melakukan pemerkosaan berkali-kali pen*snya tidak juga turun-turun!

reggie wrote:bosan jadi minoritas? dan tidak mau menerima resiko jadi minoritas? atau kurang happy dengan prilaku muslim indonesia? caranya gampang: keluar saja dari indonesia! tinggalkan negara ini segera! mencintai indonesia bisa dari jarak jauh juga toh. dan ingat mencintai tak harus memiliki... cieeee....!!!
mulailah bikin list dari sekarang, kira2 di negara mana kalian bisa hidup tenang di dunia ini!

tjap_momed_aseli wrote:intinya cuma satu. Mana bukti "islam agama damai?". Mana bukti "islam melindungi kaum minoritas?"
Good.... good. Dari postingan ente, semakin jelas cerminan bagaimana kaum muslim bertindak terhadap golongan lainnya. Ngga suka diintimidasi dan diteror? Keluar aja dari indonesia! Atau masuk islam, biar hati tenang
"islam agama damai"
"bagiku agamaku bagimu agamamu"
koq ana jadi ketawa baca dua kalimat diatas

tjap_momed_aseli wrote:intinya cuma satu. Mana bukti "islam agama damai?". Mana bukti "islam melindungi kaum minoritas?"
Good.... good. Dari postingan ente, semakin jelas cerminan bagaimana kaum muslim bertindak terhadap golongan lainnya. Ngga suka diintimidasi dan diteror? Keluar aja dari indonesia! Atau masuk islam, biar hati tenang
"islam agama damai"
"bagiku agamaku bagimu agamamu"
koq ana jadi ketawa baca dua kalimat diatas
reggie wrote:itu sekedar saran. kalau mau silakan! mungkin dengan pindah dari indo kalian para cina yang merasa diintimidasi akan merasa lebih nyaman. saran ini sangat logis. pertimbangkanlah!

tjap_momed_aseli wrote:yah saran tetap dipertimbangkan koq ;)
siapa aja boleh kasih saran.....
nah kalo boleh ngasih saran buat para muslim. Mohon kalo membual dan menggunakan ajaran taqqiya itu kira-kira! Orang tukang qbul mah lama-lama ketauan, apalagi qbul buat kepentingan golongan semata!

Saladin wrote:Loh kok diskusi jawaban-nya lari ke tukang qbul...cerdasan dikit donk ente boy....
Coba-lah direnung-kan dan dibuat daftar pengusaha kaya sebelum zaman Orde Baru thn 1966 ....dan setelah Orde Baru dari 1966 - 1998.....nah dari situ kalian semua bisa membaca siapa dan kenapa dengan kemudahan fasilitas apa yang didapatkan oleh para pengusaha2 kaya di Indonesia yang dimaksud oleh Sdr. Jetli...kalau usaha di Indonesia itu sama dengan mencari sesuap nasi dan segenggam berlian.
Kalau sekarang generasi2 penghianat bangsa dan negara seperti kalian2 yang ingin meninggalkan Indonesia dan menyalahkan keadaan dan situasi yang terjadi saat ini oleh karena mayoritas penduduk-nya biarkan lah kami dengan cucu2 kami nanti yang lahir di negeri ini yang akan membayar hutang2 bangsa dan negeri kami tercinta ini Indonesia.


bono wrote:secara tidak sengaja saat saya sedang surfing internet, gw ketemu ini cerita2 98, emang udah berlalu tapi tetap menjadi kelabu bagi bangsa ini, so siapa aja yang punya cerita silahkan nimbrung disini, gw mulai dari cerita vivian.. :cry:

BRONTOK wrote:@ tma:
itu hanya saran dari reggie dan Saladin, klo elo nanggepinnya ngusir ya urusan elo...coba aja dulu klo emang elo berani n berharap kenyamanan dalam hidup.
Indonesia n masyarakat muslimnya tidak akan jatuh dengan hengkangnya tma ke luar negeri...mari kita liat siapa yang lebih melarat nantinya..hihihi
klopun elo sukses ya selamet deh buat elo..
masih banyak cina waras yg cinta tanah air Indonesia, klo cuma seputar member kafir kristen cina ffi yg hengkang sih gak ngaruh kali...
ditunggu kabar murtadnya tma dari Indonesia, itu juga klo berani yah...:P
...mencintai tidak harus memiliki...
jetli wrote:Ke-Tjap Momed Aseli., situasi sekarang emangnye udah enggak mencari sesuap nasi dan segenggam berlian lagi ya ???...berubah menjadi segenggam kerikil sudah mulai susah mengembosi atau ngajukan Eazy Credit Bank ...atw bikin project akal2-lan seperti 33 thn pada Zaman Pak Harto.
Sebelum 1965...orang2 kaya-nya orang kaya aseli di Indonesia masih bisa dihitung...Markam, Hasim Ning...atw Toko Baba Gemoek di Senen, Gunung Agung ya??siapa lagi gw belon laher he..he...dan yang kaya2 sekarang kaya-nya Orang Kaya Baru dari Orde Baru, yang dulu pedagang asongan....
Kalau di Luar Negeri, orang kaya itu jelas....oleh karena turun temurun atau mereka yang menciptakan sesuatu dan menemukan teknologi baru.
Tapi di Indonesia technik ape?????? TECHNIK PENGOPERAN ....termasuk ngegarong duit BI transfer ke SINGAPORE dan ke LN.
Menurut Informasi dari situasi Ekonomi sekarang....buat bayar bunga-nya aja Singapore udah engos2-san duit orang Indonesia yang disimpen disana, sekarang keaadan sudah mulai sehat dengan masuk-nya Investor2 bayangan ke Indonesia.
Waktu zaman Pak Harto kok kagak ada Minoritas, Pengusaha2 atw Kresten2 yang komplain sama Islam???? tapi setelah Krismon baru mereka mulai .....Kok jadi Mayoritas yang dipersalahkan....karena keaadan sudah tidak seenak tenan lagi seperti zaman keemasan lagi yeee......
LOGIKA SEDERHANA AJA KAGAK USAH KEBANYAKAN PERNIK ELO NERANGIN-NYA bla...bla....

BRONTOK wrote:klo cerita sy lain lagi, waktu kerusuhan banyak ngeliat org kafir yg ikutan jarah n triak2 olo wakbar...mungkin baru jd mualaf ato skedar partisipasi...
BRONTOK wrote:senyumnya ituloh khas kafir banget

tjap_momed_aseli wrote:
Karena jaman suharto, engga ada gerakan tanpa otak seperti FPI, MMI, dan sejenisnya. Terorisme jarang terjadi. Demokrasi disalah gunakan. Pasukan sipil bersenjata untuk kepentingan golongan. Otaknya dimana sih?

jetli wrote:Enak tenan Papandogol yang satu ini mo balik lagi ke Jaman Suharto...supaya bisa business akal2-lan dan Monopoli lagi ya????....buat FS bikin Pabrik cost 1 M ngajukan 4M trus 1M bagi2 yang 2M kirim ke luar negeri...kalo bangkrut Pabrik EGP..sita sita aje ....atw buat LC Fiktif dsb....
Lihat donk daftar credit macet di BLBI
Nah sekarang 80% share Holder dari Negeri ini yang masih sengsara sudah berani berbicara...lalu dibilang Teroris semuanya dan situasi saat ini terjadi ulah kesalahan mereka semuanya.
FPI, MMI adalah warga negara Indonesia.......sebagaimana juga aliran garis keras dari disetiap negara2 maju, seperti Skin Head dan Nasionalis...dsb.
Kita dari semua golongan berada ditengah tengah mereka yang harus kita hadapi agar bisa hidup bersama, jadi bukan dimusuhi, selama tidak melanggar aturan negara yang berlaku...katanya harus Demokrasi.....

reggie wrote:itu sekedar saran. kalau mau silakan! mungkin dengan pindah dari indo kalian para cina yang merasa diintimidasi akan merasa lebih nyaman. saran ini sangat logis. pertimbangkanlah!

BRONTOK wrote:@ tma:
itu hanya saran dari reggie dan Saladin, klo elo nanggepinnya ngusir ya urusan elo...coba aja dulu klo emang elo berani n berharap kenyamanan dalam hidup.
Indonesia n masyarakat muslimnya tidak akan jatuh dengan hengkangnya tma ke luar negeri...mari kita liat siapa yang lebih melarat nantinya..hihihi
klopun elo sukses ya selamet deh buat elo..
masih banyak cina waras yg cinta tanah air Indonesia, klo cuma seputar member kafir kristen cina ffi yg hengkang sih gak ngaruh kali...
ditunggu kabar murtadnya tma dari Indonesia, itu juga klo berani yah...:P
...mencintai tidak harus memiliki...

Return to Hak WANITA dlm Islam
Users browsing this forum: No registered users