. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby kafirun_ali » Fri Oct 29, 2010 2:59 pm

detikcom - Sleman, Ajaib, Ponimin bersama 7 anggota keluarganya selamat dari musibah awan panas atau wedhus gembel Merapi. Calon kuat pengganti Mbah Maridjan ini berlindung di bawah mukena istrinya , Yati , sambil memegang Alquran . "Yang ajaib, mukena yang buat tudungan itu dan hanya buat salat itu, bisa untuk nutup kita bertujuh . Semuanya anak dan istri saya di tangan kanan kiri semuanya megang Alquran, " kata Ponimin ( 50) saat ditemui wartawan di rumah dr Ana Ratih Wardani, di Kaliadem, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman , Jumat ( 29/10 /2010) . Ponimin bercerita , saat itu , Selasa ( 26/10 ) sore dia tengah berada di beranda rumah. Semua pintu terbuka , sehingga dia bisa jelas melihat istrinya tengah mengaji. Ketika magrib datang, dia melihat istrinya berbicara dengan seseorang . Ponimin mendengar suara, istrinya berucap , "Jangan Mbah , jangan Mbah , " terang Ponimin menirukan suara istrinya, Yati . Rupanya, sosok gaib yang berbicara dengan istrinya itu adalah sosok laki- laki tua mengenakan batik lurik Jawa dan blangkon yang biasa mendatangi keluarga mereka . Lelaki tua itu berucap hendak menghancurkan Yogyakarta. Mendengar ucapan istrinya, lelaki tua itu marah . "Lalu saya melihat asap dan api mengejar istri saya, dan saya masuk ke dalam. Istri saya kemudian tudungan dengan mukena bersama 2 anak dan menantu saya dan 2 cucu saya. Saya langsung masuk ke dalam, setelah itu tiba -tiba pintu tertutup , saya pun langsung masuk ke tudungan mukena , " jelasnya . Di dalam tudungan mukena biasa untuk salat istrinya itu , mereka memegang Al Quran dan berzikir . Hawa panas mengitari mereka . "Saya lihat api di mana-mana , " imbuh Ponimin . Hingga kemudian setelah terasa aman, dia menghubungi kawan-kawannya yang di pengungsian melalui telepon seluler untuk minta bantuan. Tapi tidak ada yang datang, karena udara masih panas . Teman-teman yang dia hubungi malah memintanya bersabar . Namun seorang teman, pandu itu akhirnya datang dengan menumpang mobil seperti Jeep. "Kami lantas keluar rumah dengan panas terasa di kaki. Ketika kendaraan jalan , tidak bertahan lama, karena bannya keburu meledak, " terangnya. Rombongan itu lantas kembali ke rumah . Di rumah mereka mengambil sajadah dan bantal. Dengan alat itu mereka keluar lagi mencari pos pengungsian. "Dengan memakai bantal dan sajadah, yang dipakai sebagai alas dengan estafet, akhirnya berhasil sampai di tempat aman , " ujar Ponimin yang rumahnya sekitar 200 meter dari Mbah Maridjan, namun beda dusun . Jarak dari rumah dia ke tempat aman sekitar 2 km . Bantal dan sajadah dipakai alas dengan bergantian, yang paling belakang memberikan sajadah atau bantal ke yang terdepan untuk digunakan, demikian seterusnya . "Akhirnya setelah dua jam kami bertemu tim SAR, " imbuh Ponimin yang memakai cincin batu akik di jarinya dan tasbih di tangannya ini. Ponimin mengalami luka di kaki . Telapak kakinya melepuh karena panas , terlihat seperti bisul mengandung nanah. "Tapi alhamdulillah kami selamat, " ujar Ponimin yang dikenal sebagai "orang pintar " nomor dua setelah Mbah Maridjan di lereng Merapi ini. Karena pengalaman ajaibnya ini, Keraton Yogyakarta pun menawari Ponimin menjadi kuncen Merapi menggantikan Mbah Maridjan. Namun Ponimin masih pikir- pikir menerima jabatan yang 3 kali lebih tinggi dibanding tugas abdi dalem yang disandangnya sekarang. Itu karena dia harus berikhtiar membangun rumahnya kembali yang porak poranda .
kafirun_ali
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 72
Joined: Thu Sep 30, 2010 8:31 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby Salam Musa » Fri Oct 29, 2010 4:05 pm

kafirun_ali wrote:------- Ponimin yang dikenal sebagai "orang pintar " nomor dua setelah Mbah Maridjan di lereng Merapi.......


hi Ali...howdy!

Mudah2an ada muslim yang koment....

Dari kaca mata Islam..apa artinya "orang pintar"?
User avatar
Salam Musa
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1450
Joined: Wed May 19, 2010 2:51 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby I__Muslim » Fri Oct 29, 2010 7:12 pm

Tahan brp lama tuh popularitasnya?
I__Muslim
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 932
Joined: Tue Jul 13, 2010 4:18 pm
Location: Antara ada dan tiada....

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby momet.saraph » Sat Oct 30, 2010 2:33 am

islam kan gak jauh dari spekulasi dunia mistik...makanya susah diajak berlogika
User avatar
momet.saraph
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 9
Joined: Thu Oct 28, 2010 9:38 pm
Location: Diatas bumi dibawah langit

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby iniesta » Sun Oct 31, 2010 12:05 am

Pliss, bro...jgn selalu memandang rendah Islam, ok?! Trit ini kan cerita muslim pedalaman yg msh sangat kental bercampur budaya mistis jawa.
Lihatlah juga pusat2 study Islam modern, universitas2 Islam di kota2 besar dunia..... Jangan berlagak picek lah bro....pisss
iniesta
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby momet.saraph » Sun Oct 31, 2010 1:52 am

Hebat,jadi selamat karena faktor islam (produk arab) nya ato faktor mistik jawa nya (produk lokal)?.....piss juga ane
User avatar
momet.saraph
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 9
Joined: Thu Oct 28, 2010 9:38 pm
Location: Diatas bumi dibawah langit

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby iniesta » Sun Oct 31, 2010 10:08 am

Well...bro saraph ini tampaknya udah bener2 saraf nih...(sorry, just kidding...).
Udah ane cari2 di kitab suci ane, Al Quranul Karim, keknya ga ada tuh ayat2 ajaran takhyul penyelamatan2 kek gitu? Kali si ponimin yg khas kultur jawa ini karena shock dan panik liat bahaya, secara naluri manusia, apapun akan dibuat berlindung. Nah barangkali secara kebetulan si ponimin cuma menemukan mukena sang istri. Nah kebetulan lagi barangkali sang Wedus gembel TIDAK mencapai area mereka.... Nah karena dasar kultur jawa yg gampang mengkait2kan dgn hal2 mistik...so, itu bukan ajaran Islam bro saraph... Agama Islam hanya mengajarkan REALITAS, bukan MISTIK bro.....
iniesta
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby Salam Musa » Sun Oct 31, 2010 11:34 am

iniesta wrote:Well...bro saraph ini tampaknya udah bener2 saraf nih...(sorry, just kidding...).
Udah ane cari2 di kitab suci ane, Al Quranul Karim, keknya ga ada tuh ayat2 ajaran takhyul penyelamatan2 kek gitu? Kali si ponimin yg khas kultur jawa ini karena shock dan panik liat bahaya, secara naluri manusia, apapun akan dibuat berlindung. Nah barangkali secara kebetulan si ponimin cuma menemukan mukena sang istri. Nah kebetulan lagi barangkali sang Wedus gembel TIDAK mencapai area mereka.... Nah karena dasar kultur jawa yg gampang mengkait2kan dgn hal2 mistik...so, itu bukan ajaran Islam bro saraph... Agama Islam hanya mengajarkan REALITAS, bukan MISTIK bro.....


inies...
Maksud anda.. Islam tidak mengajarkan hal-hal ghoib?
Tidak ada istilah "orang pintar" dalam ajaran Islam?...Tidak ada ulama/muslim yang dapat berkomunikasi dengan jin alam ghoib?
Sepertinya anda tidak meyakini bahwa ayat Quran yang dipakai ustadz2 ..mampu menyembuhkan anak-anak yang kesurupan! Apa iya demikian??
User avatar
Salam Musa
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1450
Joined: Wed May 19, 2010 2:51 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby duren » Sun Oct 31, 2010 11:41 am

iniesta wrote:.so, itu bukan ajaran Islam bro saraph... Agama Islam hanya mengajarkan REALITAS, bukan MISTIK bro.....

Kita ( kapir dan ente ) terlalu miskin dengan tiga hal yang paling eksotis dari Islam :
Imamah, sufisme dan mistisme Islam!

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi Prof Mahfud MD
Pernah cerita cerita di Metro Tv ..saat masih menjadi santri di madrasah Ibtida'iyah di Pondok Pesantren al Mardhiyyah, Waru, Pamekasan, Madura. .. untuk latihan ilmu bathin setiap malam para santri wajib olah raga bola kaki dari API .

Ustad FFI yang ngaku punya ilmu goib banyak .. ustad JZ .. ustad CM19 .. dan ustad kesayanganmu SAIF BAHAR
KLIK
candra_mukti19 wrote : Kapir FFI lebih banyak mengupas tentang jihad dan poligami. Itu itu melulu yang dibahas. Jika memang FFI mengenal Islam dengan baik, maka tunjukan pada saya, dimana artikel-artikel kapirun yang membahas tentang Imamah, sufisme dan mistisme Islam! Menunjukan jihad sebagai teror, dan menunjukan poligami sebagai nafsu seks yang bejat, semua itu sia-sia saja. Sebab Imam tetap akan tegak, sufisme dan mistisme Islam tidak pernah tersentuh oleh otak kapirin.


Ayo Iniesta chayank .. kita jangan berantem ajahh .. O:)
Dan tolong bujuk murid ku bung Bahar membuka trit MISTISME dalam Islam
User avatar
duren
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 9336
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby iniesta » Sun Oct 31, 2010 12:11 pm

Bro Musa n bro Duren...yg ane hormati... Persoalan mistik dlm Islam ane pikir adalah cuma soal KREATIFITAS penganutnya semata, cuma mslh TEKNIS doang, yg tdk tercantum dlm Kebijakan (Alquran). Ada yg bs menunjukkan ke sy Bapak2 contoh ayat2 Al Quran yg bisa menbuat seseorang menjadi "orang pintar" brngkli? Atau ayat yg menunjukkan benda2 tertentu yg bisa menyelamatkan dari takdir? Ane mo pake dech...
iniesta
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby DINDA CAPEK » Sun Oct 31, 2010 12:24 pm

Berita dan kisah di atas BISA JADI adalah BOHONG BESAR.

Bandingkan dengan kisah ini : berita harian lain.
Saat ribuan warga turun gunung untuk mengungsi, ada puluhan lainnya yang tetap nekat bertahan. Sebagian tewas dihujani wedhus gembel. Ada sekitar 26 orang yang masih hidup. Salah satunya adalah Ponimin. Bahkan, seluruh anggota keluarganya selamat, meski rumahnya di Dusun Kaliadem hancur.
---------------------------------------------
KARDONO SETYORAKHMADI, Solo
--------------------------------------------

RUMAH Ponimin yang terletak di ujung paling utara (paling dekat Merapi) kini luluh lantak. Eternitnya jebol dan seluruh kayunya hangus. Bau menyengat seperti belerang tercium di sekeliling rumah. Rumah seluas sekitar 120 meter persegi tersebut memang baru dihantam wedhus gembel (awan panas) yang memuat puluhan ribu material vulkanik berkecepatan tinggi dan bersuhu 800 derajat Celsius.

Meski begitu, Ponimin dan seluruh anggota keluarganya selamat. Padahal, mereka terperangkap di rumah tersebut. Pria yang juga dianggap "tokoh kedua" setelah Mbah Marijan dalam hal pengenalan dengan Gunung Merapi itu menyatakan bisa bertahan karena mukjizat. "Siapa nyana bisa selamat," tuturnya. Sebelumnya, Ponimin mengungkapkan bahwa dirinya memang memutuskan untuk tidak mengungsi karena alasan mistis. "Saya mendapat bisikan gaib dari makhluk Allah yang berdiam di Merapi. Intinya, mereka meminta saya menemani mereka "bekerja?. Kalau tidak, letusan kali ini akan menghancurkan sebagian besar Jogja," ucapnya.

Entah benar atau tidak, yang jelas, Ponimin memutuskan untuk tidak mengungsi. Dia ditemani istri, dua anak, seorang menantu, dan dua cucunya.Ketika peristiwa itu terjadi, Ponimin baru saja berwudu hendak salat Magrib. Belum sempat masuk rumah karena menunggu istrinya wudu di luar, tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Mendadak hawa panas menghampar. Ponimin sadar bahwa Merapi telah muntah dan wedhus gembel telah menimpa rumahnya. Istrinya langsung masuk rumah. Ketika melihat ke sekeliling, Ponimin melihat api di mana-mana. "Saya seperti dikepung api," ungkapnya.

Dia kemudian secepat mungkin masuk ke dalam rumah. Bersama seluruh keluarganya, dia langsung masuk ke dalam kamar berukuran 2,5 x 4 meter. Semua berkumpul. Sebelum menutup pintu, mereka melihat kaca rumah sudah pecah dan api menyala di seluruh rumah. Pria yang menjadi abdi dalem keraton sejak 2001 tersebut kemudian mengucapkan doa-doa bersama keluarganya. Tiba-tiba, plafon kamar ambruk dan api terlihat menyala-nyala di atap rumah. "Kami sekeluarga hanya bisa berdoa," tuturnya.

Bisa dibayangkan betapa paniknya Ponimin sekeluarga. Terkurung dalam sebuah kamar kecil dengan eternit jebol dan rumah yang dilalap api. Belum lagi, suara gemuruh besar dari Merapi menambah ketegangan.

Ketakutan itu baru berkurang sekitar pukul 21.00. Yakni, sesaat setelah api tak lagi menyala-nyala. Kemudian, Ponimin nekat mengintip ke luar. Dia bergegas keluar dan berupaya menyelamatkan diri dengan menyalakan mobil Daihatsu Xenia-nya. Mobil menyala, dia kemudian memundurkan mobil tersebut ke dalam rumah. Tapi, tiba-tiba, duaarrr... ban mobil itu meletus karena terkena abu vulkanik yang masih panas. "Abunya sangat tebal, kira-kira 40 cm," katanya.

Dia tergesa-gesa turun dari mobil dan kakinya menginjak ke abu. Terasa sangat panas. Ponimin pun langsung buru-buru masuk rumah. Karena tak mengenakan sandal atau sepatu, kakinya melepuh. Dia kemudian langsung menelepon ke banyak orang, termasuk ke tim SAR. "Hawa belerang sangat menyengat dan terasa sangat panas," ucapnya. Ponimin meminta segera dikirim bantuan.

Celakanya, karena situasi masih sangat berbahaya, tim SAR tak berani langsung menolong. "Saya sempat emosional dan ngomong kata-kata yang tak pantas," tuturnya. Sebab, salah seorang yang ditelepon malah menyarankan untuk istigfar dan menunggu.

Bantuan datang sekitar pukul 23.00. Yang berani datang untuk menyelamatkan adalah Pandu Bani Nugroho, relawan SAR yang masih berusia 19 tahun. Dengan mengendarai sepeda motor trail, Pandu membawa tabung oksigen. Tapi, persis di depan rumah Ponimin, ban sepeda motor trail itu meletus. Pandu langsung membuang trail-nya dan berlari ke rumah Ponimin. "Saat itu, mereka hendak keluar tapi urung karena abunya masih sangat panas," ujar Pandu.

Pandu juga merasakan clekit-clekit di kakinya, meski mengenakan sepatu gunung yang tebal. Akhirnya, dia menyerahkan tabung oksigen. Semua pun lantas berpikir bagaimana caranya bisa keluar dari tempat tersebut.

Akhirnya, istri Ponimin punya akal. Dia mengambil tujuh bantal dan satu sajadah. Mereka kemudian menaruh satu bantal di depan untuk pijakan. Kemudian, yang belakang mengambil bantal. Lantas, yang sudah berdiri di atas bantal menaruh bantal dari belakang itu ke depan secara estafet. Persis seperti outbound.

Dengan cara itu, mereka bergerak pelan. Jangan ditanya soal sport jantung. "Kami tak bisa bergerak cepat. Padahal, sering terdengar suara gemuruh dari puncak Merapi. Bila ada wedhus gembel, kami semua ya selesai sudah," ungkap Pandu yang saat itu melangkah dengan menggendong cucu Ponimin yang paling kecil. Mereka berjalan estafet sejauh lebih dari 1,5 km sebelum ada kendaraan yang sudah menanti. Akhirnya, mereka dibawa ke pengungsian sebelum dibawa ke Rumah Sakit Ghrasia untuk dirawat.

Ponimin mengalami luka bakar stadium dua dan Pandu mengalami luka bakar stadium satu. Luka Pandu lebih ringan karena dia memakai sepatu gunung yang tebal. "Baru terasa sakit setelah di rumah sakit. Pas jalan dengan bantal, sakitnya tidak terasa. Hanya terasa panas," ucapnya.

Meski mengalami kejadian sangar, Ponimin dan Pandu tidak kapok. Ponimin tetap bertekad untuk tidak pindah rumah dan Pandu tetap akan menjalankan tugas sebagai relawan. "Bagaimanapun, Merapi adalah rumah kami. Kalau ada apa-apa, ya kami bahu-membahu untuk membantu korban," tegas Pandu. Selain Pandu, Haryana, seorang relawan Gunung Merapi, nyaris kehilangan nyawa kala menolong puluhan warga di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, saat terjadi letusan Senin petang lalu.

Saat terdengar suara letusan, dia sedang berada di rumah bersama istri dan dua anaknya. Namun, niat ingin menolong warga di lereng Merapi membuat dirinya nekat meninggalkan rumah yang berjarak sekitar 15 kilometer dari puncak Merapi itu.Dia langsung menghidupkan Isuzu Panther-nya dan menuju balai desa Tegalmulyo yang berjarak 5?6 kilometer dari puncak Merapi. Tentu saja dibutuhkan mental yang kuat untuk menuju tempat tersebut setelah Merapi meletus. Apalagi, di tengah perjalanan, dia melihat ratusan orang sudah menyelamatkan diri ke bawah.

"Yang saya pikirkan saat itu nasib ratusan warga di Desa Tegalmulyo yang belum mengungsi. Setiba di desa tersebut, mobil saya sudah dihadang warga. Hanya dapat memuat sekitar 10 orang," ujarnya. Haryana enam kali menaiki bukit dan masuk ke dusun yang mulai ditinggalkan warga. Dia masih ingat betul saat hendak mengambil warga untuk yang kedua. Saat itu, dengan jelas dia melihat awan panas melintas di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Haryana saat itu sedang turun dari Desa Sidorejo bersama beberapa warga.

"Jaraknya sekitar 800 meter dari jalan yang saya lalui. Ada perasaan takut kalau awan tersebut menuju ke mobil saya. Namun, ternyata awan itu mengarah ke selatan (Sleman). Seisi mobil saat itu hanya bisa berdoa," kenangnya. (dilengkapi Radar Solo/c5/iro)



ITU HANYA AKAL-AKALAN SLIMMER yg FRUSTASI
User avatar
DINDA CAPEK
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 74
Joined: Tue Oct 19, 2010 12:25 am

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby DINDA CAPEK » Sun Oct 31, 2010 12:32 pm

Perhatikan, KEBOHONGAN BISA TAMPAK DARI PARAGRAPH INI :
Entah benar atau tidak, yang jelas, Ponimin memutuskan untuk tidak mengungsi. Dia ditemani istri, dua anak, seorang menantu, dan dua cucunya.Ketika peristiwa itu terjadi, Ponimin baru saja berwudu hendak salat Magrib. Belum sempat masuk rumah karena menunggu istrinya wudu di luar, tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Mendadak hawa panas menghampar. Ponimin sadar bahwa Merapi telah muntah dan wedhus gembel telah menimpa rumahnya. Istrinya langsung masuk rumah. Ketika melihat ke sekeliling, Ponimin melihat api di mana-mana. "Saya seperti dikepung api," ungkapnya.


Pembaca yg punya nurani bisa dengan mudah melihat kebohongan yg dilontarkan media (penulisnya kemungkinan besar muslim) dalam mengkampanyekan keunggulan Islam.


Hihihihi, capek deh. :rofl:
User avatar
DINDA CAPEK
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 74
Joined: Tue Oct 19, 2010 12:25 am

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby kafirun_ali » Sun Oct 31, 2010 1:55 pm

Bisa jadi benar cerita ini, buktinya sudah ada yang menawarkan 100jt untuk mukena tersebut.
Wass.....
kafirun_ali
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 72
Joined: Thu Sep 30, 2010 8:31 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby iniesta » Sun Oct 31, 2010 1:58 pm

Mana nich si TS Kafirun-ali yg kopas berita ini kesini, klarifikasi tuh si dinda, lo muslim pa non muslim c?
iniesta
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby Akukomkamu » Sun Oct 31, 2010 3:16 pm

Gw cuman bisa heran dan geleng2 kepala saja...dah tau merapi akan meletus dan dah jauh2 hari sudah di peringatkan untuk menjauh dr merapi ya...kenapa kok ga di gubris ... hehehe... :lol:

Dah meletus baru bingung...kok ga sekalian tetap disana saja...makan tuh wedud gembel...kok lebih suka orang lain jadi ikut sengsara untuk ngebantuin!!!

Kalo emang komit ya...ya jangan turun lalu minta bantuan , hadapin saja wedud gembel itu !!!!

Begooo...kok dipelihara !!!!





Pisss... :heart:
Akukomkamu
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5556
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby Akukomkamu » Sun Oct 31, 2010 3:35 pm

Mukena yg dah ditawar ama orang perancis 100jt katanya...kalo gw berikan saja...biar begooonya pindah ke orang perancis itu!!! :lol:



Pisss... :heart:
Akukomkamu
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5556
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby becak » Tue Nov 02, 2010 9:30 pm

Kalo gw bilang, cerita mukena itu Hoax. Cuma cerita2 buat menguatkan iman satu sama lain. Biar keliatan Hebat gitu loh Islam nya :goodman:
User avatar
becak
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 973
Joined: Wed Apr 02, 2008 8:25 pm
Location: Ka'bah Umum @ [Team Haha Hihi]

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby kafirun_ali » Tue Nov 02, 2010 11:24 pm

detikcom - Jakarta, Klaim Ponimin ( 50) yang berbau mistis saat menyelamatkan diri dari awan panas disayangkan. Adalah Kepala Pusat Mitigasi Bencana dan Vulkanologi Kementerian ESDM Dr Surono yang mengungkapkan faktor keselamatannya secara ilmiah yaitu rumah tempat berlindung Ponimin relatif aman dari wedhus gembel . "Rumah dia itu ada di daerah yang lebih tinggi. Jadi dia hanya kena angin ( awan panas ) - nya saja, kalau kena awan panas langsung bisa seperti yang lain ( meninggal ) , " ujar Surono saat dihubungi detikcom , Selasa ( 2 /10/2010 ) . Surono mengibaratkan jalur kereta , rumah milik Ponimin itu tidak berada di tengah rel, melainkan di pinggirnya saja . Jadi ketika awan panas datang, karena rumahnya berada di pinggir jalur wedhus gembel , jadi hanya kena anginnya saja. "Jadi tidak ada klenik, dan dia diselamatkan tim SAR, " kata Surono . Surono menjelaskan , ketika awan panas datang pada 26 Oktober petang, Ponimin dan keluarganya menelepon sopir Surono untuk minta pertolongan . Kebetulan keduanya memang kenal . Sopir Surono lalu mengontak tim SAR yang langsung bergerak ke lokasi. "Tim SAR sempat tanya ke saya, apakah aman pergi ke rumah Ponimin. Ya karena daerahnya hanya kena angin , saya minta Tim SAR agar berhati-hati , " terangnya. Tim SAR lalu bergerak ke rumah Ponimin. Di sana satu keluarga dievakuasi . "Tim SAR berjibaku menyelamatkan dia , sampai ada seorang yang luka kakinya , " jelasnya . Surono memberi contoh , rumah di sekitar Ponimin juga tidak mengalami kerusakan parah, karena memang kawasan tempat tinggal dia hanya kena angin wedhus gembel saja. Tidak seperti Desa Kinahrejo yang dihuni Mbah Maridjan yang luluh lantak . "Dia beruntung, dan dia juga segera diselamatkan tim SAR. Kasihan itu tim SAR berjibaku menyelamatkan dia , " komentar Surono. Nama Ponimin moncer setelah GKR Hemas sempat mendengarkan ceritanya dan kemudian ' menawari ' -nya sebagai pengganti Mbah Maridjan . Ponimin mengaku selamat dari amukan wedhus gembel dengan berlindung di bawah mukena istrinya sembari berpegangan dengan Alquran.
kafirun_ali
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 72
Joined: Thu Sep 30, 2010 8:31 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby kafirun_ali » Tue Nov 02, 2010 11:27 pm

Setelah ada pernyataan di atas, sayang itu muken* tidak dijual 100jt, karena harganya pasti sudah turun drastis....
Wass....
kafirun_ali
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 72
Joined: Thu Sep 30, 2010 8:31 pm

Re: Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Postby iniesta » Tue Nov 02, 2010 11:43 pm

Yaaa...ternyata ga salah deh analisis gw di post pertama gw, wedus gembelnya ga nyampek ke area ponimin ngumpet. Dasar si ponimin tukang cipoak, bikin malu umat Islam aza...
iniesta
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Next

Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional

 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest