Tell A Friend

Share/Bookmark

KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Orang-orang dari seluruh dunia yang murtad (termasuk dari FFInternasional). Siapa mereka dan mengapa mereka meninggalkan Islam ? Murtadin2 dari FFIndonesia silahkan masukkan pengakuan ke 'Mengapa Saya Murtad ?'

Moderator: Forum Watch

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Simon Templar » Sun Sep 27, 2009 1:19 am

@atas
pandangan anda boleh juga
User avatar
Simon Templar
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 63
Joined: Fri Jul 31, 2009 7:56 am

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby BB2009 » Sun Sep 27, 2009 5:53 am

Salam,

Sebenarnya murtad dan agama tidak ada hubungannya, setiap hari toh ada saja kita mengingkari pernjanjian agamis kita, itu sudah murtad, yang artinya keluar dari agama. Jadi persoalannya bukan pindah ke agama mana, tetapi bagaimana kita bisa mempelajari dampak dari kemurtadan dalam keseharian itu sendiri.

Agama sendiri sering diartikan rancu, agama berasal dari istilah Hindu, yang arti sebenarnya adalahs sesuatu yang tidak boleh mudah berubah, oleh sebab itu, negara pun sebenarnya sebuah bentuk agama, kalau sebuah negera memindahkan atau memperluas teritorialnya serampangan maka negara itu tidak memiliki kesifatan agama.

Semua aturan dan peraturan yang kita bakukan dan kita sepakati untuk tidak mudah diubah2 maka semua itu masuk ke dalam ranah agama, Tap MPR, UU, Kepres, Kepmen, Kepgub, dst, itu semua meng-agama-kan pernyataan hukum. Orang yang melanggar KUHP dan KUHPP bisa disebut MURTAD, atau DPR tingkat II yang membuat Perda yang tidak punya payung hukumnya juga disebut Murtad.

Ritus, peribadatan bukan Agama ! Tetapi manifestasi agama dalam domain spiritual/ruhaniah, ritus yang dikerjakan dengan gerak disebut Upacara, bahasa Islamnya Shalat, ritus yang dikerjakan dengan cara berdiam diri disebut Samadhi, bahasa Islamnya Shaum, ritus kolektif dengan cara rame-rame merayakan sebuah hari penting disebut tetirah, Sabat bahasa Ibraninya, Jum'at bahasa Islamnya.

Semua agama punya ritus, begitupun keseharian kita, bangun pagi s.d. tidur, dan begitu seterusnya juga adalah ritus, masing-masing orang punya kerutinan yang berbeda-beda sesuai dengan pola pikir, dimensi masalah yang dihadapi, cara dia mencari penghidupan, dan interaksi sosial yang dibangun, oleh sebab itu pengertian agama dari orang ke orang berbeda-beda walaupun mereka hidup dalam satu kerangka umat yang sama.

Orang mati, tidak lagi bisa melakukan ritus ! Mereka Murtad selamanya ! Jadi pada akhirnya semua orang harus meninggalkan rutinitas, dan tidak lagi bisa beragama, karena sudah mampus ! Nah...dititik inilah sebenarnya kita harus mampu menarik kesimpulan... habis mati ada apa sih ? Orang yang sudah mati itu rutinitas nya apa ?

Untuk bisa melakukan rutinitas, maka kita menyebut keberadaan RUH, sehingga RUH itu masih bisa melakukan hal-hal rutin walaupun badannya sudah dimakan cacing, rutinitas RUH sifatnya transenden, tidak kelihatan, jika kita yakin bahwa di dalam tubuh ini terdapat RUH maka konsepsi agama akan masuk ke dalam kerangka RUHANIAH, bukan vulgar ibadah.

Konon, orang2 yang melek terhadap RUH, berusaha untuk mengenali dimensi RUH ini pada saat dia hidup, RUH adalah sesuatu yang harus selalu kita turuti kehendaknya, the completeness behaviour theorm, bahwa setiap kali kita melakukan sesuatu maka hal itu harus lengkap, misal, jika kita terdesak untuk mendapatkan upah seksual, maka pikiran tentang seks baru akan hilang jika kita melakukan coitus atau onani, RUH yang demikian ini adalah RUH yang gak sekolah.

RUH yang sekolah disebut RUH KUDUS, atau desakan dari dalam jiwa, yang isinya adalah pandangan intelektual, pertimbangan efek, analisa keterkaitan sebab akibat, yang semuanya dirajut menjadi sebuah sistem pengambilan keputusan otomotis yang bisa bekerja di alam bawah sadar, jadi kalau anu an seorang pria ereksi karena melihat sesuatu yang vulgar seumpama gak sengaja melihat adik iparnya telanjang, maka dia tidak akan ber onani atau ber coitus untuk melengkapi perilakunya, secara transendental ketelanjangan adik ipar yang dia lihat akan menjadi sebuah pandangan yang disebut TABU, tahu malu kalau lihat pantat babu (maaf kata2nya agak nyeleneh).

JIka RUH KUDUS itu hidup maka TABU akan menjadi pagar dari sikap dan penyikapan kita terhadap stimulasi apapun yang berasal dari luar dan desakan dari dalam, inilah yang sebenarnya harus TIDAK BOLEH BERUBAH, ...

Jadi kalau Murtad pindah ke mana ? Ya pindah ke dalam ke-TABU an, karena orang yang sudah murtad dari satu agama tidak mungkin dapat berpindah ke agama lain, betapapun dia ingin dan terdesak untuk melakukannya, yang benar adalah mendirikan "agama" nya sendiri, dengan menetapkan ke-tabuan yang bisa dimengerti oleh diri itu sendiri. Agama yang tumbuh dari dalam diri ini disebut LEMBARAN atau CATATAN JIWA, karena diri itu jadi Jaksa, Hakim, sekaligus Saksi, inilah puncak dari kesadaran akan Self, apa dan siapa diri itu sendiri.

Orang mati tidak akan ditanya apa agamanya, tidak akan dikenang apakah dia Islam, Kristen, Hindu, atau Budha, tetapi berdasarkan LEMBARAN DIRINYA, apa yang pernah diperbuatnya selama hidup, The Result of Using The Life Time Given adalah ukurannya.

Dan Hidup baru akan menjadi penuh dengan catatan baik apabila kita bisa berbuat sebaik-baiknya kepada orang lain, mematahkan dominasi mau menang sendiri kepada resolusi dalam kontrak sosial ekonomi yang adil dan melegakan kepentingan semua orang, dan inilah yang membuat hidup tidak semudah memeluk sebuah agama.

Jika beragama itu penting maka carilah agama yang melahirkan HIDUP dan bukan melahirkan KEMATIAN akan RUH KUDUS itu, agama yang melahirkan sejumlah TABU yang bisa membuat semua orang hidup nyaman disekitar kita, dan agama yang selalu reseh, teriak-teriak, dan mengajari kebaikan dengan kekerasan adalah agama yang MEMATIKAN HIDUP, tidak ada TABU di dalamnya, yang ada hanyalah Lembaran Hidup yang hampa....

Jika beragama sudah tidak penting, jangan jadi atheist atau agnostik, Tuhan itu ADA, tetapi mulailah secara bertahap membangun aturan dan peraturan bagi diri sendiri, hidupkan RUH KUDUS itu agar kita menjadi DWIJA, atau The Second Reborn, manusia yang lahir dua kali dalam satu masa hidup, manusia yang mampu MENULIS LEMBARAN HIDUPNYA dengan BUKU CATATAN BARU yang BERSIH.

Agama apa, kalau kang AAA pasti bukan Islam, kalau saya pasti bukan Mazhab, mau itu I, K, J, H, B atau AT atau AG kek.

Salam...
BB2009
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 298
Joined: Fri Feb 27, 2009 8:25 pm

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby anakiblis » Sun Sep 27, 2009 7:43 pm

Agama di dunia sebenarnya memiliki 4 macam perbedaan cara pandangan/penilaian mereka terhadap perilaku TUHAN :

Agama ke -1 : Tuhan memakai instruksi secara diam-diam, membiarkan umatnya melakukan yang mereka sukai dan hidup menurut keinginan hati nuraninya.
Umatnya berkata , “Kami hanya tahu bahwa kami mempunyai Tuhan, tapi saya tidak tahu apa yang Dia lakukan untuk kita”.

Agama ke -2 : Tuhan memakai prinsip moral untuk mempengaruhi umatnya dan memerintah mereka dengan kebajikan dan penghargaan.
Umatnya berkata , “Tuhan kita Maha Hebat! Dia berbuat banyak untuk kami”.

Agama ke -3 : Tuhan mengontrol umatnya dengan kekuatan Maha DasyatNya dan mengancam mereka dengan hukuman dan penghargaan yang setimpal.
Umatnya berkata,” Tuhan kita Sangat Dasyat, Dia keras dan menakutkan, satu-satunya cara kita harus baik-baik,patuh dan selalu memuji terhadapNya sepanjang waktu”.

Agama ke -4 : “Tuhan menunjukan kekuatan, kekuasaan dan ke-egoisanNYa , dan selalu memberikan Hukuman yang menakutkan .
Umatnya berkata,” Tuhan kami terlalu mengerikan, kita harus tunduk pada semua perintahNya, tidak boleh sedikitpun kami melakukan kesalahan, jika tidak habislah kami, tiada pilihan lain, begitulah Tuhan kami, .”

Agama yang baik adalah Agama yang mengambarkan bahwa Tuhan memerintah tanpa paksaan, tanpa intimidasi dan tidak mengenal kekerasan. Membiarkan umatnya mengerjakan apa yang mereka sukai dan hidup menurut keinginannya, sambil memberikan hasil jasmani dan rohani yang luar biasa untuk Tuhannya, sehingga umatnya tidak sadar akan kebajikan yang mulianya, dengan mengatakan ,”Bahwa itu ( kebajikan ) datang secara spontan ( tidak sadar), seperti mengirup udara yang dilakukan secara spontan atau biasa aja deh……...”

Agama yang baik bisa disamakan dengan paru2 kita. Paru2 yang baik bekerja santai sehingga Anda sendiri tidak merasakan pernafasan Anda sendiri. Kalau Anda bisa merasaka paru2 Anda bernafas, maka ada sesuatu yang tidak beres. Alias maniak, sinting, fanatic berlebihan.!! Anda tahu kan Agama apa itu?

Anda tinggal memilih sendiri Agama yang mana yang menurut pandangan Anda baik.. Agamanya apa ? Ya cari aja.....
anakiblis
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 90
Joined: Sat Sep 05, 2009 2:53 am

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Pangonjat » Mon Sep 28, 2009 4:03 am

Pemahaman agama seseorang seharusnya selalu tumbuh dan berkembang, kalau tidak itu namanya kerdil/bonsai.
Nilai moral manusia selalu dinamis dalam perkembangan jaman. Saat ni adalah era globalisasi/informasi, kita hidup dalam satu kampung besar dunia. Anda kencing di hutan, america bisa tahu besar penis anda. Mata uang yg paling banyak berlaku adalah humanisme. Menjunjung tinggi nilai-nilai universal hak asasi manusia.

Pertumbuhan pemahaman agama harus selalu dalam lingkup nilai moral yang berlaku, kalau tidak dia akan di musuhi unsur masyarakat lain. Bersukurlah anda pada usia remaja sudah menemukan kelemahan ajaran orang tua anda. Tugas generasi muda adalah meramunya sehingga bisa harmonis dengan kondisi yang ada. Kalau tidak mampu yach cari ajaran yang lain.

Sy menyarankan untuk tidak pindah agama buru-buru. Perjuangkan dulu harmonisasi ajaran agama yg anda terima dengan nilai universal. Kalau tida berhasi baru pikirkan pihdah agama. Jangan kira ajaran agama lain tida ada masalah yag serupa.

Permasalahannya: bisakah anda tampil beda dengan variasi pemahaman yg berbeda? Ini yg menjadi topik bahasan di FFI. Kepala anda halal hukumnya dipenggal oleh sodara anda sendiri, karena dianggap sesat/kafiri. Sodara anda diajarkan masuk sorga bila bisa membunuh anda yg di cap sesat/kafir.
Anda di indonesia/di jakarta ?, hidup dalam suasana hegemoni islam. Tentu saja kelompok penindas tidak merasakan menindas. Yg ditindas yg merasakan penderitaan. Perilaku ini kalau di bawa ke belahan dunia lain akan berhadapan dengan aturan hukum dari nilai moral yg ada.
Misalnya: azan anda akan di tuntut sebagai mengganggu ketertiban umum. Melarang org lain beribadah
akan ditangkap. Mempromosikan/memecat bawahan berdasarkan kesamaan agama adalah pelanggaran hukum. Poligami akan ditangkap, demikian juga pedopholia. Yg utama anda akan dinilai berdasarkan perbuatan, bukan berdasarkan siapa org tua, kerudung yg dipakai, panjangnya jenggot.

Kuncinya gampang,
ajaran agama belum tentu sama dengan ajaran Tuhan.: Anda sudah diajarakan ajaran agama, carilah ajaran Tuhan di dalamnya. Bila sudah dapat karunia Tuhan, anda berkewajiban menerapkannya.
Sy berdoa : anda cukup kuat untuk di kucilkan, sukur2 tidak di cap sesat dan dilarang berdoa seperti Ahmadiyah.







Banyak teman2 muslim yg memperjuangkan harmonisasi ini di bahwah bendera islam liberal, isam abangan, isalm kejawen dll, dalam berbagai derajat variasi penyimpangan pemahamannya
User avatar
Pangonjat
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 222
Joined: Sat Sep 26, 2009 10:08 pm

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby walet » Mon Sep 28, 2009 4:57 am

@atas

bendera islam liberal, isam abangan, isalm kejawen dll

Itu sama aja semuanya, gak peduli bagaimana mereka berpikir yang jelas sumbernya sama2 Quran.
Semua ajaran sesat ada disitu, ajaran penggal kepala, ajaran poligami, ajaran bersetubuh dengan budak, perbudakan dll.
Jadi bendera2 itu cuma kamuflase saja karena Islam mulai tidak populer lagi.
Jadi beberapa budaya asli yang luhur di tunggangi oleh bahaya laten Islam.
User avatar
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2709
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby mbahmbah » Tue Sep 29, 2009 10:49 pm

mendingan gini gan, lo pilih aje semua agama yg ada d muka bumi ini sebagai agama lho, dari pada lo pusing, tar kl gk beragama, tar d anggep atheis. kan kl lo entar mati enak tuh, punya agama cadangan, ya gak.
kl islam itu salah, kan lo msh punya kristen, kl kristen salah, lo msh punya bhuda ETC........



=D>
mbahmbah
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 6
Joined: Tue Sep 01, 2009 5:51 pm

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Pangonjat » Tue Sep 29, 2009 11:19 pm

@walet
setelah baca dikit sana-sini, sy baru menyadari misi situs FFI ini adalah demikian TEGAS
Butuh waktu untuk mencernanya. Sy masih baru sampai pada harmonisasi antar ajaran agama supaya Indonesia tida selalu terjebak dalam konflik yg nggak perlu.

Kalau memang misi situs ini demikian, sy usul strategi tambahan. Bila sudah demikian kuatnya bukti dan keyakinan bahwa ajaran dalam quran bertentangan dengan humanisme, mengapa tidak go internasional mengajukan class action ke mahkamah internasional, agar gaungnya semakin keras.
Selama ini kan asumsi dasar adalah setiap agama mengajarkan kebaikan. Asumsi dasar ini lah yg di gugat via class action internasional. Sehingga akan semakin teruji claim dari masing-masing pihak, krn di tantang dan di debat oleh pakar-pakar terbaik masing-masing pihak. Demikian juga otoritas masing-masing pemerintah bisa lebih netral menyikapinya.
Kita perlu bermain dalam tatanan hukum sehingga ketertiban dunia bisa tetap terjaga.
User avatar
Pangonjat
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 222
Joined: Sat Sep 26, 2009 10:08 pm

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby JANGAN GITU AH » Tue Sep 29, 2009 11:39 pm

Pangonjat wrote:@walet
setelah baca dikit sana-sini, sy baru menyadari misi situs FFI ini adalah demikian TEGAS
Butuh waktu untuk mencernanya. Sy masih baru sampai pada harmonisasi antar ajaran agama supaya Indonesia tida selalu terjebak dalam konflik yg nggak perlu.

Kalau memang misi situs ini demikian, sy usul strategi tambahan. Bila sudah demikian kuatnya bukti dan keyakinan bahwa ajaran dalam quran bertentangan dengan humanisme, mengapa tidak go internasional mengajukan class action ke mahkamah internasional, agar gaungnya semakin keras.
Selama ini kan asumsi dasar adalah setiap agama mengajarkan kebaikan. Asumsi dasar ini lah yg di gugat via class action internasional. Sehingga akan semakin teruji claim dari masing-masing pihak, krn di tantang dan di debat oleh pakar-pakar terbaik masing-masing pihak. Demikian juga otoritas masing-masing pemerintah bisa lebih netral menyikapinya.
Kita perlu bermain dalam tatanan hukum sehingga ketertiban dunia bisa tetap terjaga.


strategi yang cukup baik mungkin. tetapi masalahnya tidak semua orang menyadari bahwa dalam islam banyak terdapat ajaran yang bertentangan dengan prinsip humanitas, apa lagi bahwa ini menyangkut bagian dari hak azasi manusia untuk berkeyakinan, meski bagi kita keyakinan tersebut keliru. Walau bagaimana pun gugatan class action seperti ini akan mendapat tentangan dari lembaga hak azasi manusia, karena akan memberangus kebebasan manusia untuk menentukan pilihannya sendiri Jikapun dipaksakan pastilah dapat ditebak pada akhirnya akan menimbulkan keguncangan yang disertai kekerasan massal dari pihak islam.

yang perlu dilakukan adalah menyadarkan para muslimer agar mampu melihat dengan kejernihan berfikirnya semua irrasionalitas yang dibawa oleh islam. Dengan begitu, muslim yang sadar dapat menentukan sikap dan keluar dari islam. Dari sudut pandang inilah munculnya gagasan ffi.
User avatar
JANGAN GITU AH
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1806
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Negeri antah berantah

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby walet » Wed Sep 30, 2009 1:12 am

Pangonjat wrote:@walet
setelah baca dikit sana-sini, sy baru menyadari misi situs FFI ini adalah demikian TEGAS
Butuh waktu untuk mencernanya. Sy masih baru sampai pada harmonisasi antar ajaran agama supaya Indonesia tida selalu terjebak dalam konflik yg nggak perlu.

Kalau memang misi situs ini demikian, sy usul strategi tambahan. Bila sudah demikian kuatnya bukti dan keyakinan bahwa ajaran dalam quran bertentangan dengan humanisme, mengapa tidak go internasional mengajukan class action ke mahkamah internasional, agar gaungnya semakin keras.
Selama ini kan asumsi dasar adalah setiap agama mengajarkan kebaikan. Asumsi dasar ini lah yg di gugat via class action internasional. Sehingga akan semakin teruji claim dari masing-masing pihak, krn di tantang dan di debat oleh pakar-pakar terbaik masing-masing pihak. Demikian juga otoritas masing-masing pemerintah bisa lebih netral menyikapinya.
Kita perlu bermain dalam tatanan hukum sehingga ketertiban dunia bisa tetap terjaga.


Gini, situ ini ada karena Islam itu sendiri.
Kalau minoritas tidak ditindas oleh Islam, maka situs ini tidak akan menjadi raksasa seperti ini.
Karena merasa tertindas, makanya minoritas apapun agamanya melawan, ini alamiah.
Jadi apapun propaganda Islam, selama masih menutup, membakar tempat ibadah agama lain maka kami disini akan melawan.

Sekarang lihat situs2 non Islam, semua disusupin Islam untuk dakwah, padahal kegunaannya internal.
Tapi untung ada FFI, saya bom thread situs2 non Islam itu dengan bahan-bahan FFI langsung sekarang Islam yang nongkrong cuma newbie aja.
Semakin ditekan, maka akan semakin meledak apapun itu.

Gak usah omong internasional atau apapun itu, lihat saja di situs2 internasional seperti youtube, komen anti Islam sudah sangat banyak.
Internasional sudah tahu kebusukan Islam tapi mereka menghormati semua agama makanya mereka diam saja.
User avatar
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2709
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Pangonjat » Wed Sep 30, 2009 1:50 am

@walet, @jangan gitu ah
Sy nonton filem seri boston law entah di seri berapa season5 atau6, disitu ditayangkan: seseorang menggugat gereja karena ada masalah dogma yang dianggap bertentangan dengan hak asasi pribadi seseorang. Ambil saja hikmahnya di dunia yg semakin maju peradabannya, hubungan antar manusia dan lembaga semakin kompleks, yg penting tetap dalam koridor hukum. Tidak bakar membakar, atau penggal memenggal.

Negara/Pemerintah (Yg maju/sekuler tentunya) menghargai kebebasan menjalankan ibadah dengan ASUMSI DASAR agama mengajarkan kebaikan bagi kemanusiaan.
Sedangkan fakta yang diungkap pejuang FFI demikian gamblang menyatakan: beberapa kejahatan kemanusiaan memang merupakan ajaran agama tsb. Sebagian besar muslim Indonesia sy percaya menghargai kemanusiaan pasti menolak ajaran tersebut, tetapi umumnya mereka tidak tahu. Mereka bersandar/mengandalkan pada khotbah agamawan yg sering juga jadi Menteri.

Demikian juga di kristen terdapat ayat yg kalau dikutip terpisah merupakan kejahatan kemanusiaan. Pada jaman kegelapan atau sebelum renaissance, saat umat kristen tidak baca alkitab langsung (krn belum ada percetakan dan tidak boleh diterjemahkan) agamawan sering menyuruh umat melakukan tindakan yang (MENURUT JAMAN SEKARANG) merupakan kejahatan kemanusiaan.

Yang kita harapkan adalah adanya tokoh kredibel, terutama pemerintah yg negara islam, yg dengan tegas mem bannn ayat tersebut, kalau betul ayat itu di AKUI ada. Itu harmonisasi yg achieveable. Eradikasi ? mimpipun nggak.

Dogma Kristen membann ayat ayat spt itu dg dogma "Injil/Perjanjian Baru bukan untuk menggantikan Taurat/Perjanjian Lama, tapi untuk menggenapinya" Bahasa tegasnya sih merubah ajaran kekerasan Yahudi menjadi Kasih.

Demikianlah tujuan usulan class action untuk menguji validitas asumsi dasar agama tersebut tidak mengajarkan kejahatan kemanusiaan. Dengan bertemunya pakar-pakar terbaik ditengah tontonan milayaran manusia, sangat efektif gaungnya bagi tujuan FFI ini.
Dengan demikian ratusan pemerintahan sekuler diseluruh dunia dapat langsung menarik simpulan dari rekomendasi yg dihasilkan acara tersebut.

Maap ya...masih nebie, tapi yg jelas
Situs ini menggegerkan
User avatar
Pangonjat
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 222
Joined: Sat Sep 26, 2009 10:08 pm

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Adadeh » Wed Sep 30, 2009 2:00 am

Pangonjat wrote:Dogma Kristen membann ayat ayat spt itu dg dogma "Injil/Perjanjian Baru bukan untuk menggantikan Taurat/Perjanjian Lama, tapi untuk menggenapinya" Bahasa tegasnya sih merubah ajaran kekerasan Yahudi menjadi Kasih.

Selain Islam, tiada agama apapun di dunia ini yang mengajarkan umatnya membunuh umat lain yang tidak mengakui Nabi dan Tuhan agama tersebut. Muhammad telah memberi contoh bagaimana Muslim harus memerangi, merampok, memperkosa, menjarah, dan menindas kafir yang ogah memeluk Islam. Mata pencahariannya sendiri adalah dari merampok kafir. Silakan baca ulasan gue di sini:
MATA PENCAHARIAN NABI MUHAMMAD DAN UMAT MUSLIM

Demikianlah tujuan usulan class action untuk menguji validitas asumsi dasar agama tersebut tidak mengajarkan kejahatan kemanusiaan. [

Muhammad adalah bajingan sangit jiwa yang sangat sadis tak berkemanusiaan, makanya ajarannya pun banyak yang sadis dan tak berkemanusiaan. Dia juga sangat benci wanita. Sebaiknya kau baca dulu deh buku Ali Sina (klik) MENGENAL MUHAMMAD dan buku Zaki Amin HIDUP DI BAWAH BAYANGAN TOMBAKKU.

Luangkan waktu beberapa hari untuk membaca kedua buku itu dengan serius. Juga jangan lupa lihat komik gue (klik):
NGESEX ISLAMIAH (AL AZL = COITUS INTERRUPTUS)

Pasti lo kaget banget melihat wajah buruk Islam sebenarnya.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 6754
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Pangonjat » Wed Sep 30, 2009 2:13 am

@adadeh
sudah scaning banyak topik, termasuk al azl. Krn kresten, no komen utk urusan yg sy anggap internal muslim. Sy bergairah menunggu sanggahan muslim, tapi kok lemah sekali di banyak sanggahannya, sering oot, dan ujug-ujug nyerang kresten. Kalo nyerang kresten sy coba nimbrung deh utk merusuhkan suasana.

Sy berharap berbagai topik di sanggah dalam forum yang semakin luas mengglobal pemirsanya dengan peserta yg cerdas/logis dan suasana beradab.


.
User avatar
Pangonjat
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 222
Joined: Sat Sep 26, 2009 10:08 pm

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Adadeh » Wed Sep 30, 2009 2:23 am

Pangonjat wrote:@adadeh
sudah scaning banyak topik, termasuk al azl. Krn kresten, no komen utk urusan yg sy anggap internal muslim. Sy bergairah menunggu sanggahan muslim, tapi kok lemah sekali di banyak sanggahannya, sering oot, dan ujug-ujug nyerang kresten. Kalo nyerang kresten sy coba nimbrung deh utk merusuhkan suasana.

Mohon jangan tanggapi serangan Muslim pada Kristen di FFI. FFI bukan forum Kristen, dan perdebatan ke Kristen hanya mengalihkan pembahasan akan Islam saja. Muslim tahu sekali memang Islam tidak akan bisa dibela dengan nurani dan akal sehat. Semua orang waras juga tahu bahwa pedofilia, poligami, pancung tangan-kaki-leher, rajam sampai mati, jihad memerangi kafir yang menolak Islam, jizyah memeras harta kafir, tabok istri, nikah siri, nikah misyar, dll adalah SALAH dan bertentangan dengan nurani dan akal sehat. Muslim harus membunuh nurani dan akal sehat mereka untuk membenarkan perbuatan dan ajaran sang Nabi Islam. Ini tentu sulit sekali dilakukan, dan lebih gampang nyerang agama kafir saja. Emangnya jika Kristen salah, lalu Islam itu bener?

Sy berharap berbagai topik di sanggah dalam forum yang semakin luas mengglobal pemirsanya dengan peserta yg cerdas/logis dan suasana beradab.

Muslim yang cerdas akan segera memeriksa kitab dan buku² Islam mereka sendiri, membandingkannya dengan isi dan tuduhan FFI, lalu meninggalkan Islam. Sayangnya, Muslim yang cerdas hanya segelintir saja, dan kebanyakan Muslim tidak mau tahu, tidak mau cari tahu, tidak tertarik untuk menyelidiki karena TAKUT NANTINYA MURTAD. Inilah akibatnya jika bodo dipeliara.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 6754
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Akukomkamu » Wed Sep 30, 2009 4:52 am

Akukomkamu wrote:Bung Walet gw kok jadi bingung??? ok , klo kafirnya gak boleh bawa2 Kristen,Budha,Hindu etc tapi kalo muslimnya gak boleh bawa2 islam lho...trus gimana muslimnya kan jadi bingung mereka padahal forum ini khusus mengupas ajaran islam yg katenyeeeeee...."Religion of Peace". :lol: :lol: :lol:


walet:
Sory maksudnya Muslim Kristen tidak boleh omong Kristen disini. Disini khusus diskusi Islam aja.
[/quote]

Muslim Kristen itu yg gimana seh..? :turban: :roll: muslim bingung maksudnya? muslim gak muslim kristen juga gak kristen...kayak si MT gitu????
:lol:
User avatar
Akukomkamu
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1524
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby JANGAN GITU AH » Wed Sep 30, 2009 12:35 pm

antara Muslim Kristen itu ada jeda pengucapan bro....! pahamkan maksud saya ?
User avatar
JANGAN GITU AH
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1806
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Negeri antah berantah

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Salvation's Here » Fri Oct 02, 2009 11:13 am

Agama tuh d buat oleh manusia.. mnrurut g, bukan soal agama nya, tp, soal siapa Tuhan mu, Tuhan yg mana yg u percaya... itu aja intinya..
g sndr, prcy ma Jesus Christ.. agama itu cm media untuk lbh mengenal siapa Tuhan mu n apa firman Nya.. tp inget baik2.. pembimbing agama jg manusia n pny salah.. jgn prnh mengagung-agung kan manusia.. ampe2 tuh org(pembimbing agama) nyuru nyebur got mengatasnamakan tuhan, u ikt nyebur got (istilahnya)..

overall.. life's a choice, n He gives every human da right to choose... He'll never tell u tat u have to be a christian or catholic or hindu, or budha or Islam to follow Him..
Last edited by Salvation's Here on Fri Oct 02, 2009 12:23 pm, edited 2 times in total.
Salvation's Here
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 4
Joined: Wed Sep 30, 2009 5:23 pm

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Yehuda » Fri Oct 02, 2009 11:18 am

Salvation's Here wrote:Agama tuh d buat oleh manusia.. mnrurut g, bukan soal agama nya, tp, soal siapa Tuhan mu, Tuhan yg mana yg u percaya... itu aja intinya..
g sndr, prcy ma Jesus Christ.. agama itu cm media untuk lbh mengenal siapa Tuhan mu n apa firman Nya.. tp inget baik2.. pembimbing agama jg manusia n pny salah.
overall.. life's a choice, n He gives every human da right to choose... He'll never tell u tat u have to be a christian or catholic or hindu, or budha or Islam to follow Him..


Mantaaaap...

:-({|=
User avatar
Yehuda
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2459
Joined: Fri Jan 18, 2008 8:07 pm
Location: Depok

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby Abu.Dzulfiqor » Fri Oct 02, 2009 6:01 pm

Udah Atheis Aja G mikir Surga g Mikir Neraka :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga:
Abu.Dzulfiqor
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 22
Joined: Tue Sep 29, 2009 2:37 pm

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby I Want You » Sat Oct 03, 2009 10:27 am

Abu.Dzulfiqor wrote:Udah Atheis Aja G mikir Surga g Mikir Neraka :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :snakeman: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga: :finga:


lu udah atheis belum ? kalo udah tolong sebut sahadat atheis :

aku tidak percaya aulloh wts , dan muhammad adalah sang penipu , perampok , pembunuh dan pedofil sejati !!ISLAM adalah agama sesat ! :green:
User avatar
I Want You
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1483
Joined: Thu May 07, 2009 2:20 pm
Location: Serambi Yerusalem

Re: KETIKA HARUS MURTAD lalu pindah ke agama MANA ?

Postby slowrock » Sat Oct 03, 2009 8:54 pm

@I Want You : avatarnya keren boss
User avatar
slowrock
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 177
Joined: Tue May 06, 2008 2:21 am

PreviousNext

Return to Ruang Pengakuan dan Kesaksian

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests