. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby pusing » Sat Apr 30, 2011 7:16 pm

Hillman wrote
Terima kasih, sayangnya anda benar GR... :lol:

Tetapi secara jujur, saya malah kasihan pada anda, apapun anda lakukan demi mempertahankan mitos "kesempurnaan Al Quran", meski dengan (maaf) membohongi akal, pikiran dan nurani anda sendiri.

Terima kasih anda menganggap saya ge er :lol: . Karena orang jujur dan polos ada kemungkinan untuk ge er. Lain halnya orang yang terlalu kepintaran, Biasanya selalu pandai juga membohongi akal, pikiran dan nuraninya sendiri. :lol:

Hillman wrote
Astaghfirullah ....jelas-jelas dalam Al Quran tertulis berbahasa Arab.... dasar dari mana anda katakan bukan bahasa Arab ?

Salah satu contohnya yang diatas ini.. (maaf)membohongi akal, pikiran dan nuraninya sendiri. :lol:
Sebenarnya jelas jelas dalam terjemahan alquran tertulis berbahasa arab :lol: ..Kalimat inilah yang seharusnya dilontarkan orang yang jujur dan polos.

Masih mau membahas idhofah shifat maushuf???-----> (Maaf) makna dari kaedah shifah maushuf yang dipaksakan menjadi makna mudhaf wa mudhaf ilaihi.???.(maaf) :lol:

Hillman wrote:
Apa anda sedang tidak sadar ? Bukankah kita sedang membahas tatabahasa ?

:lol: Maaf..tata bahasa apa??

Hillman wrote:
Menilik jawaban anda dalam menanggapi permintaan saya di atas, agar anda menunjukan fi'il yang di-jazm-kan, rupanya tidak dapat anda tunjukan. Dengan demikian metode ( ? ) "pertunjukan" pemenggalan ayat yang anda lakukan demi memaksakan pembenaran atas kesalahan yang menyangkut kata "shabiin", tentunya dapat saya katakan (maaf) "gagal total" bukan ?


Atau apakah anda ingin memaksakan pembenaran [color=#FF0000]kesalahan tatabahasa tersebut dengan menginjak-nginjak kaidah tatabahasa lain yang berlaku akibat pemenggalan ayat yang anda lakukan terhadap ayat-ayat Al Quran tersebut ? [/color]

InsyaAllah jelas bagi semua, terutama untuk mas/mbak Haniam_maria.


Salam bagi semua orang yang berpikir.

Terima kasih bung Hillman, Terlihat sekali anda tidak dapat menjawab dan membantah pemenggalan ayat yang saya berikan..

Sebenarnya ada lumayan banyak lain lain bentuk kalimat syarat dan jawab syarat yang anda (maaf) tidak mengetahuinya didalam alquran :lol:

Andai saja anda menyalahkannya bukan dari permasalahan kalimat syarat- jawab, Dan (maaf) itupun kalau anda mengetahui letak salahnya :lol: Pasti saya akan berlapang dada menerima dan memperbaikinya :lol:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby pusing » Sat Apr 30, 2011 7:36 pm

betdaniel99 wrote:

Wkwkwkwkk... Sayang-nya sudah keduluan iluvboy. Anda saja tidak bisa membedakan awalan 'di' dengan awalan 'me'.. :shock:

Saya ingin cerita sedikit:
Saya punya banyak teman keturunan Arab dan Tionghoa, yang masing-masing sudah tidak bisa berbahasa Arab atau pun Mandarin/Hokkian.. yaitu bahasa nenek moyang mereka. Bahkan, ada yang sudah medok Jawa Timur, Sunda dan Batak.. Nah, bagaimana Anda bisa memastikan bahwa dalam jarak ribuan tahun sejak Ismael hingga Muhammad, si Muhammad ini tetap bisa dikategorikan sebagai bangsa non-Arab sehingga beliau pun berbahasa non-Arab?

Teman-teman keturunan Arab dan Tionghoa saya tersebut bahkan belum mencapai jarak ribuan tahun dengan kakek-moyang nya yang pernah tinggal di negara asalnya.. Banyak yang baru keturunan ketiga/keempat dan sudah tidak bisa berbahasa Arab atau Mandarin.

Syukron.

Sayang sekali, Saya hanya memberikan alternatif penggunaan "kata" yang benar yang mana, Mewakilkan, mewakili diwakili dst..Lagi lagi anda hany mampu menuduh dan memfitnah... :lol:

Saya yakin kalian mengetahui sejarah ibrahim dan keturunannya termasuk muhammad adalah musta`rabah = yang diminta /dituntut (menjadi) arab)

Tapi kalian mengalihkan dan tidak mau mengakui.. :lol: ..sayang sekali :lol:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby betdaniel99 » Sat Apr 30, 2011 7:43 pm

pusing wrote:Sayang sekali, Saya hanya memberikan alternatif penggunaan "kata" yang benar yang mana, Mewakilkan, mewakili diwakili dst..Lagi lagi anda hany mampu menuduh dan memfitnah... :lol:

Saya yakin kalian mengetahui sejarah ibrahim dan keturunannya termasuk muhammad adalah musta`rabah = yang diminta /dituntut (menjadi) arab)

Tapi kalian mengalihkan dan tidak mau mengakui.. :lol: ..sayang sekali :lol:

Wkwkwk... Saya tidak menuduh/memfitnah. Anda sendiri yg tidak bisa membedakan bentuk kata pasif dan pasif..
Apakah Alquran mengatakan bahwa Ibrahim dan Muhammad adalah musta'rabah?

Syukron.
User avatar
betdaniel99
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2374
Joined: Thu May 22, 2008 9:55 pm

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby HILLMAN » Sat Apr 30, 2011 9:47 pm

:lol: Maaf, mas Pusing, anda benar-benar tebal muka.
Anda sangat pantas mendapatkan predikat juara untuk katagori ini.

Saya ingin tahu, tujuan anda mempertunjukan pemenggalan ayat yang terkait dengan kata "shabiin" untuk apa ?

Atau anda "pusing" tidak dapat menjawab seperti ketika saya minta anda untuk menunjukan fi'il yang di-jazm-kan akibat pemenggalan ayat yang sudah anda lakukan seperti di bawah ini ?

pusing wrote:Mon Apr 25, 2011 4:03 pm

Dibawah ini adalah salah satu kesempurnaan tata bahasa alquran dari ragam ragam bentuk kalimat sempurna berupa potongan potongan / bagian bagian kalimat sempurna yang menjadi satu kesatuan utuh didalam satu ayat 69 pada surat 5(almaidah)dan dapat digunakan baik secara masing masing terpisah maupun secara satu kesatuan utuh menurut contoh yang terdapat dalam alquran menurut pola rasulNya semata dan kesemuanya itu adalah bentuk kalimat sempurna yang tidak ada yang tidak berguna / sia sia.


pusing wrote:
Thu Apr 28, 2011 12:09 pm

Saya tahu bung Hillman kaedah yang biasanya berlaku umum memang Adawat syarat itu men-jazm-kan fi’il mudhari. Tapi disana saya sedang tidak menggunakan kaedah tersebut, Saya melihat dari sudut konteks maknanya dan bukan dari kaedah tata bahasanya.



Dipersilahkan, saya menunggu.

Salam bagi semua orang yang berpikir.


Note: Sahabat-sahabat IFF, mohon maaf jika saya lancang mengusulkan agar membuka thread baru apabila membahas hal yang tidak menyangkut topik kesalahan tata bahasa Al Quran, karena sahabat-sahabat sekalian hanya akan dijadikan pintu dengan tulisan "exit" di thread ini oleh beliau. :lol:

Terima kasih.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby dulilah » Sun May 01, 2011 12:05 am

pusing wrote:Sebenarnya jelas jelas dalam terjemahan alquran tertulis berbahasa arab ..Kalimat inilah yang seharusnya dilontarkan orang yang jujur dan polos.


Menurut anda jadi bahasa arab yg tertulis dalam quran itu terjemahan?

Saya jadi ingat pernah membaca demikian:

Ibnu katsir berkata ketika menafsirkan surat Yusuf ayat 2 di atas: “Yang demikian itu (bahwa Al -Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab) karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, jelas, luas, dan maknanya lebih mengena lagi cocok untuk jiwa manusia. Oleh karena itu kitab yang paling mulia (yaitu Al-Qur’an) diturunkan kepada rosul yang paling mulia (yaitu: Rosulullah), dengan bahasa yang termulia (yaitu Bahasa Arab), melalui perantara malaikat yang paling mulia (yaitu malaikat Jibril), ditambah kitab inipun diturunkan pada dataran yang paling mulia diatas muka bumi (yaitu tanah Arab), serta awal turunnya pun pada bulan yang paling mulia (yaitu Romadhan), sehingga Al-Qur an menjadi sempurna dari segala sisi.” (Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir surat Yusuf).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Berkata: “Sesungguhnya ketika Allah menurunkan kitab-Nya dan menjadikan Rasul-Nya sebagai penyampai risalah (Al-Kitab) dan Al-Hikmah (As-sunnah), serta menjadikan generasi awal agama ini berkomunikasi dengan bahasa Arab, maka tidak ada jalan lain dalam memahami dan mengetahui ajaran Islam kecuali dengan bahasa Arab. Oleh karena itu memahami bahasa Arab merupakan bagian dari agama. Keterbiasaan berkomunikasi dengan bahasa Arab mempermudah kaum muslimin memahami agama Allah dan menegakkan syi’ar-syi’ar agama ini, serta memudahkan dalam mencontoh generasi awal dari kaum Muhajirin dan Anshar dalam keseluruhan perkara mereka.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).

Bahkan ada tertulis spt dibawah:

“Cintailah bahasa Arab karena tiga hal, yaitu bahwa saya adalah orang Arab, bahwa Al Qur’an adalah bahasa Arab, dan bahasa penghuni surga adalah bahasa Arab” (H.R. Al Thabrani).


Lalu Lughah, Isytiqaq, Nahwu dan shorof itu utk mempelajari tata bahasa arab atau tata bahasa quran?

Salam
User avatar
dulilah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 298
Joined: Fri Nov 23, 2007 8:50 pm

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby pusing » Sun May 01, 2011 5:50 am

HILLMAN wrote:
:lol: Maaf, mas Pusing, anda benar-benar tebal muka.
Anda sangat pantas mendapatkan predikat juara untuk katagori ini.

Ya sudah, Kalau anda tidak suka dengan tulisan saya, Hendaknya jangan merespon lagi..Saya hanya berbagi kepada yang mau menanggapi saja. Maaf :lol: tidak perlu seperti orang kebakaran jenggot :lol:

Lagi pula bukankah ini dunia maya :lol: Muka anda tebal atau muka saya yang tebal masing masing kita tidak dapat melihatnya bukan?? :lol:

HILLMAN wrote:
Saya ingin tahu, tujuan anda mempertunjukan pemenggalan ayat yang terkait dengan kata "shabiin" untuk apa ?

Sudah saya katakan sebelumnya. Selain hanya ingin memenuhi permintaan email email yang masuk, Juga saya berusaha menyampaikan sesuatu kebenaran serta meluruskan suatu kebengkokan. Lagi lagi maaf.. Bahkan anda sendiri belum menunjukkan letak persis kesalahan uraian yang saya sampaikan :lol: atau anda tidak mempunyai pengetahuan tentangnya?? :lol:
HILLMAN wrote:
Atau anda "pusing" tidak dapat menjawab seperti ketika saya minta anda untuk menunjukan fi'il yang di-jazm-kan akibat pemenggalan ayat yang sudah anda lakukan seperti di bawah ini ?

Maaf, anda saja belum menjawab pertanyaan semua pertanyaan saya... :lol:
1. Bagaimana kalau hal itu bukanlah sebuah kesalahan? Tapi hanya perbedaan dari mana sudut memandang. Anda memandang dan menilainya dari sudut kaedah tata bahasa arab dan saya memandang dan menilainya dari sudut kaedah tata bahasa alquran
2. Bagaimana dengan tulisan kontradiktif anda yang lucu itu?? Alfiyah ibnu malik kah yang mempelajari alquran ataukah alquran yang mempelajari kitab alfiyyah ibnu malik?? :lol: tolong dijawab ya..yang terhormat Sdr Prof. Hillman.. :lol:
3. No commentnya saya sudah jelas alasannya bukan?? Karena anda bingung dengan membolak balik tulisan anda sendiri?? :lol: Tapi dengan kepandaian anda memberi alasan kosong mempermudah agar bisa tersampaikan dengan baik :lol: bukan begitu??
4. Tepat sekali bung Hillman. Seperti yang anda lakukan pada ayat 69 surat almaidah ini dan ayat ayat pada surat lainnya, Anda Memenggal menggal. Jadi untuk memecahkan ayat ayat dalam alquran ya harus dipenggal penggal ..Bukan begitu?? :lol: Bagaimana bisa anda mengetahui unsur unsur yang terdapat dalam tubuh anda kalau anda tidak mengetahui penggalan penggalan atau potongan potongan tubuh anda?? :lol: Namanya juga mengurai / menjajaki / memecahkan.. Ya harus di urai / dipecah / dipenggal. Tinggal yang jadi pokok permasalahannya adalah tempat atau letak pemenggalannya jangan menuruti syahwat anda :lol: ..Bukan begitu?? Paham ya?? :lol:
5. Mungkin kalimat diatas belum begitu memahami tata bahasa Indonesia yang benar, Tapi terlihat sekali kalau dia terburu buru dalam menyimpulkan. Apakah itu berarti dia menghargai diri sendiri?? :lol:
Kenapa anda tidak lontarkan kalimat anda itu kepada orang ini?? :lol:
6. Maaf bung Hillman..Lagi lagi anda salah :lol: Anda sudah melihat kalau saya menggunakan penilaian dari sudut kata oleh kata, Kalimat oleh kalimat, Ayat oleh ayat dan kesemuanya itu termaktub didalam alquran. Nah itu berarti dasar saya adalah alquran. Itu artinya bukan tanpa dasar bukan?? :lol:
7. "Siapa yang telah menyelesaikan pekerjaannya, Maka ada imbalan balasan untuknya
Bukankah syarat adanya imbalan balasan untuknya adalah telah menyelesaikan pekerjaannya?? :lol:

Kalimat diatas kalimat syarat dan jawab syarat bukan?? :lol:
8. Masih mau membahas idhofah shifat maushuf???-----> (Maaf) makna dari kaedah shifah maushuf yang dipaksakan menjadi makna mudhaf wa mudhaf ilaihi.???.(maaf) :lol:
9. Maaf..tata bahasa apa??
10.

[i][b]pusing wrote
Mon Apr 25, 2011 4:03 pm

Dibawah ini adalah salah satu kesempurnaan tata bahasa alquran dari ragam ragam bentuk kalimat sempurna berupa potongan potongan / bagian bagian kalimat sempurna yang menjadi satu kesatuan utuh didalam satu ayat 69 pada surat 5(almaidah)dan dapat digunakan baik secara masing masing terpisah maupun secara satu kesatuan utuh menurut contoh yang terdapat dalam alquran menurut pola rasulNya semata dan kesemuanya itu adalah bentuk kalimat sempurna yang tidak ada yang tidak berguna / sia sia.

Kalimat diatas kalau anda berfikir, Merupakan arti istilah "sempurna"..Maaf :lol: itu kalau anda berfikir :lol:
Kecuali kalau anda punya arti lain prihal istilah "SEMPURNA" yang sebenarnya?? :lol:


pusing wrote:

Thu Apr 28, 2011 12:09 pm

Saya tahu bung Hillman kaedah yang biasanya berlaku umum memang Adawat syarat itu men-jazm-kan fi’il mudhari. Tapi disana saya sedang tidak menggunakan kaedah tersebut, Saya melihat dari sudut konteks maknanya dan bukan dari kaedah tata bahasanya.

Dan yang diatas ini adalah jawaban umum bagi pertanyaan anda tersebut.
Juga maaf.. :lol: kalau yang dibawah ini sebenarnya pernyataan orang yang tidak berfikir :lol:

Hillman wrote:

Dipersilahkan, saya menunggu.

Salam bagi semua orang yang berpikir.



Hillman wrote:
Note: Sahabat-sahabat IFF, mohon maaf jika saya lancang mengusulkan agar membuka thread baru apabila membahas hal yang tidak menyangkut topik kesalahan tata bahasa Al Quran, karena sahabat-sahabat sekalian hanya akan dijadikan pintu dengan tulisan "exit" di thread ini oleh beliau. :lol:

Terima kasih.

:lol:

Bahkan ada tertulis spt dibawah:

dulilah wrote:
“Cintailah bahasa Arab karena tiga hal, yaitu bahwa saya adalah orang Arab, bahwa Al Qur’an adalah bahasa Arab, dan bahasa penghuni surga adalah bahasa Arab” (H.R. Al Thabrani).


Maaf.. terjemah hadits diatas kalau tidak salah matannya seperti yang dibawah ini:
tolong dikoreksi matan hadits dibawah ini kalau saya salah menuliskannya:
اُحِبُّ الْعَرَبَ عَلىٰ ثَلاَثٍ
Saya mencintai `Arab karena tiga alasan:

لِاَنِّ عَرَبِياًّ

Saya(muhammad) serumpun dengan `Arab.

وَالْقُرْاٰنِ عَرَبِياًّ

alquran berbahasa serumpun dengan bahasa arab.

وَلِسَانِل الْجَنَّةِعَرَبِياًّ

Bahasa pelaku kehidupan jannah serumpun dengan bahasa `Arab.

Maaf :lol: ...belum ada satu orang pun disitus ini yang dapat menjawab oertanyaan saya yang menjelaskan perbedaan kata "al `arabu" ( kata yang berwarna biru)dengan `arabiyyun(Kata yang berwarna merah diatas dengan double huruf ya dibelakang) dan menjelaskannya maknanya dengan benar..

Maaf :lol: bisanya hanya mengutip terjemah terjemahnya saja

Dimana sebenarnya Huruf "YA" yg bertasdid diakhir kata benda ialah "Nisbah".

نِسْبَةٌ شَيْءٍ اِلىٰ شَيْءٍ وَلَيْسَ لَهُمَا سَوَاءٌ

"membangsakan / merumpunkan sesuatu kepada sesuatu sementara kedua duanya tidak sama.".


Semoga bermanfaat.. :heart:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby oglikom » Sun May 01, 2011 12:23 pm

@Pusing
Anda kok meniru teori Darwin?? :shock:
Jangan-jangan semua bahasa manusia anda claim 'serumpun' dengan bahasa Arab. =P~
oglikom
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3374
Joined: Tue May 04, 2010 11:33 pm

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby dulilah » Sun May 01, 2011 2:31 pm

dulilah wrote:Lalu Lughah, Isytiqaq, Nahwu dan shorof itu utk mempelajari tata bahasa arab atau tata bahasa quran?


pusing wrote:9. Maaf..tata bahasa apa??

itu yg saya tanyakan namun belum anda jawab.

pusing wrote:Maaf.. terjemah hadits diatas kalau tidak salah matannya seperti yang dibawah ini:
tolong dikoreksi matan hadits dibawah ini kalau saya salah menuliskannya:
اُحِبُّ الْعَرَبَ عَلىٰ ثَلاَثٍ
Saya mencintai `Arab karena tiga alasan:

لِاَنِّ عَرَبِياًّ

Saya(muhammad) serumpun dengan `Arab.

وَالْقُرْاٰنِ عَرَبِياًّ

alquran berbahasa serumpun dengan bahasa arab.

وَلِسَانِل الْجَنَّةِعَرَبِياًّ

Bahasa pelaku kehidupan jannah serumpun dengan bahasa `Arab.


Ini dulu: apa yg anda maksud SERUMPUN dalam kalimat yg kedua?

لِاَنِّ عَرَبِياًّ

Ingat yg anda katakan:
pusing wrote:
نِسْبَةٌ شَيْءٍ اِلىٰ شَيْءٍ وَلَيْسَ لَهُمَا سَوَاءٌ



salam
User avatar
dulilah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 298
Joined: Fri Nov 23, 2007 8:50 pm

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby pusing » Sun May 01, 2011 6:14 pm

dulilah wrote:
Lalu Lughah, Isytiqaq, Nahwu dan shorof itu utk mempelajari tata bahasa arab atau tata bahasa quran?

Lughah, Isytiqaq, Nahwu dan shorof semuanya bisa difungsikan sebagai alat untuk mempelajari kedua bahasa tersebut(bahasa arab dan bahasa alquran)

Saya tunggu pertanyaan dari anda yang seperti dibawah ini: :lol:
Kalau Lughah, Isytiqaq, Nahwu dan shorof itu utk mempelajari tata bahasa quran, Manakah yang seharusnya menentukan?
Lughah, Isytiqaq, Nahwu dan shorof menentukan benar salahnya alquran?? :lol:
Ataukah alquran yang menentukan benar salahnya Lughah, Isytiqaq, Nahwu dan shorof ?? :lol:

dililah wrote:
Ini dulu: apa yg anda maksud SERUMPUN dalam kalimat yg kedua?

لِاَنِّ عَرَبِياًّ

Ingat yg anda katakan:

pusing wrote:

نِسْبَةٌ شَيْءٍ اِلىٰ شَيْءٍ وَلَيْسَ لَهُمَا سَوَاءٌ



salam

Sama dengan yang dimaksud pada kalimat pertama dan ketiga..Tekanannya pada maksud dari double huruf ya diakhir isim `arabun
Mengacu juga dari latar belakang sejarahnya bahwa
Bangsa `Arab Almusta`rabah ialah pendatang(dalam hal ini ialah Ibrahim beserta keturunannya yang bahasanya adalah warisan dari Nuh yang dari Allah) kemudian dirumpunkan/dibangsakan kepada `Arab(keturunan Al`Aarabah dan Al`Aaribah}Mereka itulah (Almusta`rabah) yang kemudian dikenal dengan sebutan bangsa `Arab Isma`iliyah, Dan kemudian menurunkan berbagai suku`Adnan;dan dari suku `Adnan (Quraisy, Hudzail, Saqif, Hawazin, Kinanah, Tamim, dan Yaman). yaitu suku Quraisy lahirlah pribadi Muhammad s.a.w.(Jadi termasuk Muahammad bin abdullah pun adalah yang dirumpunkan kepada `Arab = serumpun dengan arab) ...cocok tidak dengan pernyataan hadits tersebut?? tolong jawab dengan sejujur jujurnya.. :lol:

Saya tunggu juga pertanyaan dari bung Hillman :lol: :
Bagaimana dengan pengkamusan bahasa alquran dan bahasa arab?? Sama tidak?? :lol:

Mudah mudahan beliau mau menanyakannya :lol:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby pusing » Sun May 01, 2011 7:33 pm

betdaniel99 wrote:
Wkwkwk... Saya tidak menuduh/memfitnah. Anda sendiri yg tidak bisa membedakan bentuk kata pasif dan pasif.??. :lol:
Apakah Alquran mengatakan bahwa Ibrahim dan Muhammad adalah musta'rabah?

Syukron.

Saya belum memaparkan mengenai perbedaan bentuk pasif dan aktif :lol: . Bagaimana anda bisa menyimpulkan kalau saya tidak bisa membedakannya??? :lol:

Makanya Perhatikan benar benar maksud saya agar tidak salah paham. Saya hanya memberikan alternatif penggunaan kata yang mana yang mau digunakan?? dan itu saya bukan sedang memaparkan perbedaannya bukan?? :lol:

Oang orang arab seumumnya lebih sangat kafir dan munafiknya, Dijelaskan oleh ayat:
الأَعرابُ أَشَدُّ كُفرًا وَنِفاقًا وَأَجدَرُ أَلّا يَعلَموا حُدودَ ما أَنزَلَ اللَّهُ عَلىٰ رَسولِهِ

Orang-orang Arab seumumnya itu, lebih sangat kekafiran dan kemunafikannya, dan lebih wajar tidak mengetahui hukum-hukum yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya.(9;97)

Ayat ayat dibawah ini kalau dikaitkan dengan ayat diatas, Tersirat makna bahwa ibrahim bukanlah berkebangsaan arab apalagi yahudi:
إِلّا عِبادَ اللَّهِ المُخلَصينَ

Kecuali hamba-hamba Allah yang bersih.(37;74)

وَإِنَّ مِن شيعَتِهِ لَإِبرٰهيمَ

Yaitu sesungguhnya Ibrahim benar-benar termasuk golongannya (Nuh).(37;83)

ما كانَ إِبرٰهيمُ يَهودِيًّا وَلا نَصرانِيًّا وَلٰكِن كانَ حَنيفًا مُسلِمًا وَما كانَ مِنَ المُشرِكينَ

"Ibrahim bukanlah berkebangsaan Yahudi dan bukan (pula)berkebangsaan Nasrani, akan tetapi dia adalah yang tulus lagi yang hidup dengan islam yaitu bukanlah dia termasuk golongan dari para pelaku musyrik."(3;67)

Persoalan Muhammad juga sama, Tersirat pada ayat ayat dibawah ini:
وَوَصّىٰ بِها إِبرٰهۦمُ بَنيهِ وَيَعقوبُ يٰبَنِىَّ إِنَّ اللَّهَ اصطَفىٰ لَكُمُ الدّينَ فَلا تَموتُنَّ إِلّا وَأَنتُم مُسلِمونَ

"Dan Ibrahim telah mewasiatkan dengan nya(suhuf ula) kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub: "Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah mengalternatifkan din ini(Islam) bagi kalian.Maka janganlah kalian mengahabiskan hidup kecuali kalian menjadi yang hidup dengan islam.(2;132)

إِنَّ هٰذا لَفِى الصُّحُفِ الأولىٰ

Sesungguhnya (Alquran)ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu, (87;18)

صُحُفِ إِبرٰهيمَ وَموسىٰ

(yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa. (87;19)

Juga masih banyak ayat ayat lainnya yang menunjukan muhammad adalah turunan ibrahim dan bukan turunan arab(add dan tsamud) / al `aribah / al `arabah.

Maka para ahli sejarah Dengan perkataan lain menamakannya dengan almusta`rabah(istilah yang dipakai oleh para ahli sejarah)

itu dulu :lol:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby betdaniel99 » Sun May 01, 2011 9:32 pm

pusing wrote:Saya belum memaparkan mengenai perbedaan bentuk pasif dan aktif :lol: . Bagaimana anda bisa menyimpulkan kalau saya tidak bisa membedakannya??? :lol:

Makanya Perhatikan benar benar maksud saya agar tidak salah paham. Saya hanya memberikan alternatif penggunaan kata yang mana yang mau digunakan?? dan itu saya bukan sedang memaparkan perbedaannya bukan?? :lol:

Bila Anda cukup cerdas, tentu Anda akan mengusulkan alternatif yang menggunakan bentuk pasif juga.. Karena yang bentuk aktifknya, tidak cocok untuk menjadi alternatif.

pusing wrote:Oang orang arab seumumnya lebih sangat kafir dan munafiknya, Dijelaskan oleh ayat:
الأَعرابُ أَشَدُّ كُفرًا وَنِفاقًا وَأَجدَرُ أَلّا يَعلَموا حُدودَ ما أَنزَلَ اللَّهُ عَلىٰ رَسولِهِ

Orang-orang Arab seumumnya itu, lebih sangat kekafiran dan kemunafikannya, dan lebih wajar tidak mengetahui hukum-hukum yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya.(9;97)

Ayat ayat dibawah ini kalau dikaitkan dengan ayat diatas, Tersirat makna bahwa ibrahim bukanlah berkebangsaan arab apalagi yahudi:
إِلّا عِبادَ اللَّهِ المُخلَصينَ

Kecuali hamba-hamba Allah yang bersih.(37;74)

وَإِنَّ مِن شيعَتِهِ لَإِبرٰهيمَ

Yaitu sesungguhnya Ibrahim benar-benar termasuk golongannya (Nuh).(37;83)

ما كانَ إِبرٰهيمُ يَهودِيًّا وَلا نَصرانِيًّا وَلٰكِن كانَ حَنيفًا مُسلِمًا وَما كانَ مِنَ المُشرِكينَ

"Ibrahim bukanlah berkebangsaan Yahudi dan bukan (pula)berkebangsaan Nasrani, akan tetapi dia adalah yang tulus lagi yang hidup dengan islam yaitu bukanlah dia termasuk golongan dari para pelaku musyrik."(3;67)

Persoalan Muhammad juga sama, Tersirat pada ayat ayat dibawah ini:
وَوَصّىٰ بِها إِبرٰهۦمُ بَنيهِ وَيَعقوبُ يٰبَنِىَّ إِنَّ اللَّهَ اصطَفىٰ لَكُمُ الدّينَ فَلا تَموتُنَّ إِلّا وَأَنتُم مُسلِمونَ

"Dan Ibrahim telah mewasiatkan dengan nya(suhuf ula) kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub: "Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah mengalternatifkan din ini(Islam) bagi kalian.Maka janganlah kalian mengahabiskan hidup kecuali kalian menjadi yang hidup dengan islam.(2;132)

إِنَّ هٰذا لَفِى الصُّحُفِ الأولىٰ

Sesungguhnya (Alquran)ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu, (87;18)

صُحُفِ إِبرٰهيمَ وَموسىٰ

(yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa. (87;19)

Juga masih banyak ayat ayat lainnya yang menunjukan muhammad adalah turunan ibrahim dan bukan turunan arab(add dan tsamud) / al `aribah / al `arabah.

Maka para ahli sejarah Dengan perkataan lain menamakannya dengan almusta`rabah(istilah yang dipakai oleh para ahli sejarah)

itu dulu :lol:

Ayat2 di atas sekedar menyatakan bahwa Ibrahim bukan orang Yahudi atau pun Nasrani. Tidak menjelaskan musta'rabah. Adakah ayat di dalam Alquran yang menyatakan bahwa Ibrahim di-Arab-kan, seperti argumen Anda:
pusing on Sat Apr 30, 2011 7:36 pm wrote:Saya yakin kalian mengetahui sejarah ibrahim dan keturunannya termasuk muhammad adalah musta`rabah = yang diminta /dituntut (menjadi) arab)

Kemudian, bila Muhammad bukan bangsa Arab.. maka bangsa apa kah dia? Bisa Anda jelaskan di sini?

Syukron.
User avatar
betdaniel99
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2374
Joined: Thu May 22, 2008 9:55 pm

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby HILLMAN » Sun May 01, 2011 10:20 pm

Mas Pusing, anda panjang lebar tetapi tetap tidak dapat menunjukan pada saya "fi'il yang di-jazm-kan karena adawat syarat" akibat pemenggalan ayat yang anda lakukan. Tunjukan pada saya fi'il itu, maka saya akan bahas penggalan-penggalan ayat ngawur yang lain. :lol:

Mas/mbak Haniam_maria, saya menuliskan tanggapan terhadap klaim "bahasa Quran bukan bahasa Arab" dari saudara Pusing karena menghindari ujian tatabahasa Arab terhadap Al Quran, khusus untuk anda.

Mari kita lihat :

قُرْآنًا عَرَبِيًّا – quranan arabiyyan konon katanya bermakna "bahasa Quran" serunpun dengan "bahasa Arab".

Lalu dengan demikian apakah لَحْمًا طَرِيًّا – lahman tariyyan bermakna "daging" serumpun dengan "segar" ?

Serta apakah بَشَرًا سَوِيًّا – basharan sawiyyan bermakna "manusia" serumpun dengan "sempurna" ?


Sedangkan yang benar menurut tatabahasa Arab adalah :


Jika لَحْمًا طَرِيًّا – lahman tariyyan bermakna "daging yang masuk katagori segar". Daging yang diuji dengan tolok ukur "segar"nya.

Dan بَشَرًا سَوِيًّا – basharan sawiyyan bermakna "manusia yang masuk katagori sempurna". Manusia yang diuji dengan tolok ukur "sempurna"nya.

Maka قُرْآنًا عَرَبِيًّا – quranan arabiyyan bermakna "bacaan yang masuk katagori bahasa Arab". Bacaan yang diuji dengan tolok ukur "bahasa Arab"nya.


Al Quran sebagai sebuah "buku bacaan yang merupakan produk bahasa Arab", maka secara fakta diuji dengan kaidah-kaidah bahasa Arab untuk menentukan "kesempurnaan"nya. Bukan sebaliknya seperti syahwat beberapa gelintir orang. Dan itulah yang saya coba diskusikan di thread ini.


Salam bagi semua orang yang mau berpikir.


Note: Untuk saudara Pusing, jika anda kewalahan menjawab, saya ikhlaskan untuk menunggu, biarlah anda menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sangat bagus dari sahabat-sahabat IFF terlebih dahulu. Saya menyimak dengan sabar. :lol:
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby pusing » Mon May 02, 2011 5:54 pm

HILLMAN wrote:
Mas Pusing, anda panjang lebar tetapi tetap tidak dapat menunjukan pada saya "fi'il yang di-jazm-kan karena adawat syarat" akibat pemenggalan ayat yang anda lakukan. Tunjukan pada saya fi'il itu, maka saya akan bahas penggalan-penggalan ayat ngawur yang lain. :lol:

Sudah saya berikan jawabannya sebelumnya.. :lol: Pertanyaan yang tidak ada jawabannya mengapa harus dijawab?? :lol: Artinya itu bukan berarti tidak bisa dijawab, Tapi dalam konteks kalimat tersebut memang tidak ada jawabannya untuk pertanyaan tersebut. Kecuali kalau anda bertanya: Apakah dalam kalimat syarat - jawab selalu menggunakan fi`il mudhari yang dijazmkan oleh karena adawat syarat?? :lol: Nah kalau pertanyaan ini tentu ada jawabannya :lol: Ada ada saja anda ini :lol:

HILLMAN wrote:
Mas/mbak Haniam_maria, saya menuliskan tanggapan terhadap klaim "bahasa Quran bukan bahasa Arab" dari saudara Pusing karena menghindari ujian tatabahasa Arab terhadap Al Quran, khusus untuk anda.

Kita lihat bukti tulisan saya dibawah ini siapa yang menghindari ujian tatabahasa Alquran terhadap bahasa arab :lol: ,


Maaf.. :lol: mau sampai kapan anda akan terus menerus membohongi diri anda sendiri dan umat ini?? :lol: Kasihan sekali anda.
Kaedah sifhah maushuf yang anda tunjukkan dalilnya untuk contoh contoh kalimat yang anda berikan adalah:
Image
kalau anda mengacu dari kaedah diatas ini, Seharusnya pembentukan makna dari kaedah tersebut sebagai berikut:
قُرْآنًا عَرَبِيًّا – quranan arabiyyan = bacaan yang bersifat arab--->> Sifat arab ada pada bacaan--->Bacaan yang dimaksud disini adalah pada kalimat sebelumnya yaitu "alquran"--->Maka, Sifat arab ada pada Alquran--->Lebih tajam lagi maka, Sifat arab sudah pasti terdapat dalam alquran dan alquran belum tentu terdapat dalam sifat arab.

لَحْمًا طَرِيًّا – lahman tariyyan bermakna "Daging yang segar"---> "Sifat segar" terdapat dalam daging tetapi daging belum tentu terdapat dalam sifat segar.

بَشَرًا سَوِيًّا – basharan sawiyyan bermakna "manusia yang sempurna"---->"sifat sempurna terdapat pada diri manusia tetapi diri manusia tidak terdapat dalam sifat sempurna

Pemaknaan yang cocok dengan kaedah diatas, Anda pelintir menjadi:
HILLMAN wrote:
Mari kita lihat :

قُرْآنًا عَرَبِيًّا – quranan arabiyyan konon katanya bermakna "bahasa Quran" serunpun dengan "bahasa Arab".

Lalu dengan demikian apakah لَحْمًا طَرِيًّا – lahman tariyyan bermakna "daging" serumpun dengan "segar" ?

Serta apakah بَشَرًا سَوِيًّا – basharan sawiyyan bermakna "manusia" serumpun dengan "sempurna" ?


Sedangkan yang benar menurut tatabahasa Arab adalah :


Jika لَحْمًا طَرِيًّا – lahman tariyyan bermakna "daging yang masuk katagori segar". Daging yang diuji dengan tolok ukur "segar"nya.

Dan بَشَرًا سَوِيًّا – basharan sawiyyan bermakna "manusia yang masuk katagori sempurna". Manusia yang diuji dengan tolok ukur "sempurna"nya.

Maka قُرْآنًا عَرَبِيًّا – quranan arabiyyan bermakna "bacaan yang masuk katagori bahasa Arab". Bacaan yang diuji dengan tolok ukur "bahasa Arab"nya.


HILLMAN wrote::
Al Quran sebagai sebuah "buku bacaan yang merupakan produk bahasa Arab", maka secara fakta diuji dengan kaidah-kaidah bahasa Arab untuk menentukan "kesempurnaan"nya. Bukan sebaliknya seperti syahwat beberapa gelintir orang. Dan itulah yang saya coba diskusikan di thread ini.


Salam bagi semua orang yang mau berpikir.


Note: Untuk saudara Pusing, jika anda kewalahan menjawab, saya ikhlaskan untuk menunggu, biarlah anda menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sangat bagus dari sahabat-sahabat IFF terlebih dahulu. Saya menyimak dengan sabar. :lol:

Saya rasa tugas saya sudah selesai :lol:
Sekarang giliran anda harus memenuhi permintaan saya:

Tulisan anda selanjutnya dalam kaitan dengan makna yang anda berikan adalah menjelaskan kaedah seputar "mumayyiz" dan "mumayyaz" sekalian berikan contoh kalimat dan pemaknaanya

Note: Saya yakin anda mengetahui kenapa saya menanyakan seputar tamyiz :lol:. Tentunya berbeda dengan idhafat shifat maushuf :lol:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby iluvboy.blogspot » Mon May 02, 2011 6:11 pm

:rofl:
iluvboy.blogspot
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 951
Joined: Wed Oct 21, 2009 6:18 pm

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby pusing » Mon May 02, 2011 7:39 pm

betdaniel99 wrote:
Bila Anda cukup cerdas, tentu Anda akan mengusulkan alternatif yang menggunakan bentuk pasif juga.. Karena yang bentuk aktifknya, tidak cocok untuk menjadi alternatif.

Bila anda cerdas, Tentu anda akan memilih bentuk pasif juga..karena yang bentuk aktifnya tidak cocok kalau dipilih. :lol:

betdaniel99 wrote:
Ayat2 di atas sekedar menyatakan bahwa Ibrahim bukan orang Yahudi atau pun Nasrani. Tidak menjelaskan musta'rabah. Adakah ayat di dalam Alquran yang menyatakan bahwa Ibrahim di-Arab-kan, seperti argumen Anda:

Argumen yang saya kemukakan sayangnya bukan menurut keterangan keterangan dalam alquran melainkan adalah yang ditulis orang dalam sejarah. :lol: . Tentu bukan pedoman bagi saya. :lol: Karena alquran membedakan antara orang orang arab seumumnya dengan ibrahim. :lol:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby betdaniel99 » Mon May 02, 2011 8:10 pm

pusing wrote:Bila anda cerdas, Tentu anda akan memilih bentuk pasif juga..karena yang bentuk aktifnya tidak cocok kalau dipilih. :lol:

Apakah saya memilih bentuk aktif? Saya mencela Anda karena anda memberikan alternatif yang tidak cocok.

pusing wrote:Argumen yang saya kemukakan sayangnya bukan menurut keterangan keterangan dalam alquran melainkan adalah yang ditulis orang dalam sejarah. :lol: . Tentu bukan pedoman bagi saya. :lol: Karena alquran membedakan antara orang orang arab seumumnya dengan ibrahim. :lol:

Liat khan? Argumen musta'rabah Anda tidak berdasarkan Alquran.. Padahal Anda selalu bilang, biarkan Alquran menjelaskan dirinya sendiri. Ternyata, kitab yang diklaim sempurna perlu dibantu oleh pemikiran manusia.

Saya ingin tanya: Sebutkan referensi nama orang yang menyatakan Ibrahim adalah musta'rabah, yaitu orang yang diminta / dituntut menjadi Arab.

Juga, Anda belum menjawab pertanyaan saya:
betdaniel99 on Sun May 01, 2011 9:32 pm wrote:Kemudian, bila Muhammad bukan bangsa Arab.. maka bangsa apa kah dia? Bisa Anda jelaskan di sini?

Syukron.
User avatar
betdaniel99
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2374
Joined: Thu May 22, 2008 9:55 pm

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby HILLMAN » Mon May 02, 2011 10:39 pm

Sdr. Pusing, kalau anda tidak dapat menunujukan fi'il yang di-jazm-kan saya maklum... :lol:

Sekarang kita lihat plintar plintir lidah anda yang ini :

pusing wrote:kalau anda mengacu dari kaedah diatas ini, Seharusnya pembentukan makna dari kaedah tersebut sebagai berikut:
قُرْآنًا عَرَبِيًّا – quranan arabiyyan = bacaan yang bersifat arab--->> Sifat arab ada pada bacaan--->Bacaan yang dimaksud disini adalah pada kalimat sebelumnya yaitu "alquran"--->Maka, Sifat arab ada pada Alquran--->Lebih tajam lagi maka, Sifat arab sudah pasti terdapat dalam alquran dan alquran belum tentu terdapat dalam sifat arab.


Saya coba ikuti alur pikir anda, jangan marah jika saya pakai analogi diri anda :

Sifat tebal muka sudah pasti terdapat dalam diri anda, dan diri anda belum tentu terdapat dalam sifat tebal muka... ? Lah...kalau di tuliskan daftar manusia yang termasuk memiliki sifat tebal muka diri anda terdapat di dalamnya.

Jadi yang tepat adalah sifat tebal muka sudah pasti terdapat dalam diri anda, dan diri anda tentu terdapat dalam contoh diri yang bersifat tebal muka.

Sebagaimana sifat Arab sudah pasti terdapat dalam Al Quran dan Al Quran tentu terdapat dalam contoh bacaan yang bersifat Arab

Dapatkah anda tuliskan pemahaman mengenai kaedah tatabahasa Arab "mumayyaz" yang anda dapat demi pembenaran Al Quran bukan bahasa Arab ?

Btw sebelumnya, pertanyaan mas Betdaniel yang sangat bagus itu jangan dilewatkan, saya juga ingin melihat jawaban anda. :lol:

Saya kutipkan ya....

betdaniel99 on Sun May 01, 2011 9:32 pm wrote:Kemudian, bila Muhammad bukan bangsa Arab.. maka bangsa apa kah dia? Bisa Anda jelaskan di sini?



Salam bagi semua orang yang berpikir sambil tertawa.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby pusing » Wed May 04, 2011 4:39 am

HILLMAN wrote:
Sdr. Pusing, kalau anda tidak dapat menunujukan fi'il yang di-jazm-kan saya maklum... :lol:

Anda sendiri bagaimana?? :lol: Dapatkah menunjukan fi`il yang dijazmkan?? Kalau tidak dapat, Saya pun maklum :lol:
HILLMAN wrote:
Sekarang kita lihat plintar plintir lidah anda yang ini :


pusing wrote:

kalau anda mengacu dari kaedah diatas ini, Seharusnya pembentukan makna dari kaedah tersebut sebagai berikut:
قُرْآنًا عَرَبِيًّا – quranan arabiyyan = bacaan yang bersifat arab--->> Sifat arab ada pada bacaan--->Bacaan yang dimaksud disini adalah pada kalimat sebelumnya yaitu "alquran"--->Maka, Sifat arab ada pada Alquran--->Lebih tajam lagi maka, Sifat arab sudah pasti terdapat dalam alquran dan alquran belum tentu terdapat dalam sifat arab.

Yang saya maksud dengan alquran belum tentu terdapat dalam sifat arab ialah bukan berarti alquran terdapat dalam sifat arab karena sifhat عَرَبِيًّا -arabiyyan = yang bersifat `arab sampai kapanpun tetap saja menjadi sifat yang terdapat dalam maushuf قُرْآنًا - qur aanan = "bacaan" :lol:
Maaf kalau redaksi tersebut mengakibatkan kesalah pahaman yang berujung kengawuran dibawah ini :lol: :
HILLMAN wrote:
Saya coba ikuti alur pikir anda, jangan marah jika saya pakai analogi diri anda :

Sifat tebal muka sudah pasti terdapat dalam diri anda, dan diri anda belum tentu terdapat dalam sifat tebal muka... ? Lah...kalau di tuliskan daftar manusia yang termasuk memiliki sifat tebal muka diri anda terdapat di dalamnya.

Aduh, Maaf :lol: Saya tidak dapat membayangkan kalau diri / jasad kasar saya terdapat didalamnya (Sifat)

HILLMAN wrote:
Jadi yang tepat adalah sifat tebal muka sudah pasti terdapat dalam diri anda, dan diri anda tentu terdapat dalam contoh diri yang bersifat tebal muka.

Maaf, Kalimat tebal warna hitam yang saya garis bawahi adalah upaya pemutar balikan dari proporsi sebenarnya, Dan kalimat berwarna merah yang saya garis bawahi adalah upaya penambah nambahan sebagai tehnik memalingkan makna sebenarnya.

Kendatipun begitu tidak apa apa, Saya malah berterima kasih karena anda memberikan wawasan baru yang bersifat spectakuler bagi saya bahwa ternyata ada dua sudut yang berbeda berhasil anda jadikan satu :lol: :
- Daging yang masuk katagori segar adalah Daging yang terdapat dalam contoh daging - yang bersifat segar,

- Manusia yang masuk katagori sempurna adalah Manusia yang terdapat dalam contoh manusia - yang bersifat sempurna,

- bacaan yang masuk katagori Arab, adalah Bacaan yang terdapat dalam contoh bacaan - yang bersifat arab,

Maka maaf, Jangan marah kalau saya menggunakan nama anda:
- Hillman yang masuk katagori yahudi adalah Hillman yang terdapat dalam contoh Hillman yang bersifat yahudi = Hillman yang diuji dengan tolak ukur "YAHUDINYA" .. :lol:

HILLMAN wrote:
Sebagaimana sifat Arab sudah pasti terdapat dalam Al Quran dan Al Quran tentu terdapat dalam contoh bacaan yang bersifat Arab

Dari anggapan kontradiktif diatas, maka dapat dipastikan dan maaf, pasti akan terbukti kalau anda pasti salah dalam menjawab pertanyaan dibawah ini, Atau pasti anda tidak menjawabnya...
:lol: "Bacaan" yang dimaksud pada ayat yang bersangkutan itu merujuk kembalinya yang mana?? :lol:

HILLMAN wrote:
Dapatkah anda tuliskan pemahaman mengenai kaedah tatabahasa Arab "mumayyaz" yang anda dapat demi pembenaran Al Quran bukan bahasa Arab ?

Untuk sementara, jawaban saya berupa contoh contoh kalimat dibawah ini, Dan maaf :lol: walaupun contoh contoh tersebut serupa tapi tak sama dengan kaedah yang saya tanyakan dan anda balik tanya. :lol:
- "daging yang masuk katagori segar". Daging yang diuji dengan tolok ukur "segar"nya.
- "manusia yang masuk katagori sempurna". Manusia yang diuji dengan tolok ukur "sempurna"nya.
- "bacaan yang masuk katagori bahasa Arab". Bacaan yang diuji dengan tolok ukur "bahasa Arab"nya.

HILLMAN wrote:
Btw sebelumnya, pertanyaan mas Betdaniel yang sangat bagus itu jangan dilewatkan, saya juga ingin melihat jawaban anda. :lol:

Saya kutipkan ya....


betdaniel99 on Sun May 01, 2011 9:32 pm wrote:Kemudian, bila Muhammad bukan bangsa Arab.. maka bangsa apa kah dia? Bisa Anda jelaskan di sini?

Bentuk pertanyaan dia sama saja halnya dengan yang ditanyakan anda. Dalam hal Saya memaparkan kepadanya tentang sifat orang arab seumumnya dan sifat ibrahim(ini urgensinya), dia menanyakan pada sudut konteks yang berbeda (Penjelasan ayat ayat yang saya berikan urgensi nya tentang ikatan iman dan kufur dimana tidak menjelaskan ikatan pertalian darah). Begitupun anda, dikala saya menjelaskan shifah maushuf, Anda menganggapkan seputar idhafat shifah maushuf :lol: atau yang lainnya. :lol:

Salam bagi semua orang yang berpikir sambil plintar plintir
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby MJ. TABA R. » Wed May 04, 2011 2:32 pm

hey para kafir semua.... ga ngerti tata bhs arab ko' ngomong :rofl:
QUR'AANAN 'AROBIYAN artinya Quran berbahasa arab, sederhana gitu ko' dibikin shusyah.... dasar :butthead:

klo kita sering baca tulisan KAMUS INDONESIA atau KAMUS ARAB
itu maksudnya KAMUS "BAHASA" INDONESIA atau KAMUS "BAHASA" ARAB. ngerti ga??? :butthead:
MJ. TABA R.
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 48
Joined: Fri Feb 05, 2010 9:32 pm

Re: KESALAHAN FATAL TATA BAHASA ARAB DALAM AL QURAN

Postby HILLMAN » Wed May 04, 2011 7:49 pm

MJ. TABA R. wrote:hey para kafir semua.... ga ngerti tata bhs arab ko' ngomong :rofl:
QUR'AANAN 'AROBIYAN artinya Quran berbahasa arab, sederhana gitu ko' dibikin shusyah.... dasar :butthead:

klo kita sering baca tulisan KAMUS INDONESIA atau KAMUS ARAB
itu maksudnya KAMUS "BAHASA" INDONESIA atau KAMUS "BAHASA" ARAB. ngerti ga??? :butthead:


Sepakat mas..... :lol:

Kalau ada yang memaksa dengan plintar plintir bahwa Al Quran bukan bahasa Arab, karena menghindari ujian tata bahasa Arab namanya apa mas ? Kafir ya ?


Salam bagi semua orang yang berpikir.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

PreviousNext

Return to Quran & Hadist



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users