. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

kejamnya israel

Artikel2, ajaran Islam, diskusi yang membahas konflik Islam vs. Zionisme secara umum dan masalah Palestina secara khusus.

kejamnya israel

Postby munafik_ » Mon Jan 07, 2008 12:09 am

http://www.davidduke.com/writings/baby.jpg
http://img78.imageshack.us/img78/4708/114585816gu0.jpg
http://img120.imageshack.us/img120/7374 ... er1wt7.jpg
http://img120.imageshack.us/img120/8762/427hc8.jpg
http://img78.imageshack.us/img78/5874/ghaith011se4.jpg
http://img170.imageshack.us/img170/4201/malchilddx7.jpg

mari kita masuk kepembahasan
Dalam operasi terakhir ini, yang digambarkan oleh pihak berwenang sebagai yang terbesar di Daerah Pendudukan dalam 20 tahun terakhir, tentara Israel mengirimkan sekitar 20.000 tentara. Dengan pengerahan ini, yang dianggap sebagai sebuah pertanda awal akan adanya pembantaian besar-besaran, tentara Israel mulai mencaplok wilayah-wilayah yang ditempati rakyat Palestina satu demi satu. Operasi ini sebenarnya telah diramalkan berbulan-bulan sebelumnya. Seperti telah kita bahas di bagian sebelumnya “Ariel Sharon Bersiap untuk Perang,” sumber-sumber media asing telah meramalkan pendudukan itu. Berita yang bocor dari pemerintahan Israel ini juga menunjukkan bahwa Israel tengah mempersiapkan perang besar.

Begitu pendudukan dimulai, pemandangan yang mengingatkan pada penyerangan Libanon 1982 mulai tampak. Hal yang sama terjadi di setiap kamp pengungsi yang dicaplok dan daerah berdekatan. Pertama-tama, suara tank dari kejauhan dan letupan senjata terdengar, lalu generator yang menyuplai arus listrik dihancurkan, menjerumuskan daerah ini ke dalam kegelapan dan mengasingkannya dari dunia luar. Sebelum bergerak jauh, pesawat-pesawat F-16 datang untuk membantu tank-tank. Semua ini hanyalah langkah pertama pengepungan yang lebih besar lagi.

Pemandangan ini benar-benar seperti daerah perang layaknya. Tank-tank Israel memasuki kota-kota dalam pemerintahan Palestina seperti Gaza, Ramallah, Nablus, dan Tulkarem, menghancurkan segalanya di sepanjang jalannya; Pesawat-pesawat F-16 menghujankan bom di atas orang-orang yang tinggal di kamp-kamp pengungsian. Pemimpin PLO Yasser Arafat tidak dapat meninggalkan tempat kediaman resminya, dengan kata lain, ia telah dipaksa menjalani tahanan rumah. Hanya dalam satu hari serangan itu, 40 orang terbunuh. Tentara Israel menembaki rumah-rumah sakit, ambulan, dan sekolah-sekolah, termasuk sekolah untuk tuna netra yang didirikan oleh PBB. Para wartawan asing di tempat kejadian melaporkan bahwa orang-orang yang terluka selama serangan ini tidak dapat dibawa ke rumah sakit karena tank-tank Israel mengepung rumah sakit dan mencegah setiap ambulan untuk keluar masuk. Di samping itu, ribuan orang diperiksa tanpa alasan yang jelas, dan lusinan mereka dikirim ke penjara. Di beberapa kamp pengungsian, seluruh lelaki berusia antara 14 dan 60 dibawa pergi untuk disidik. Beberapa di ntara mereka, setelah ditahan selama 2 hari dengan tangan terikat dan mata ditutup, kemudian ditahan dalam penjara. Di kamp Dheisheh, misalnya, 600 laki-laki dipaksa untuk disidik; 70 dari mereka ditahan tanpa tuduhan resmi. Gambar-gambar orang-orang sipil dengan mata tertutup yang menunggu penyidikan yang diperlihatkan pada pers hanya memperlihatkan salah satu perbuatan tak masuk akal yang dilakukan oleh tentara Israel.

Tentara-tentara Israel menarik seorang pria Palestina keluar dari mobilnya dan menjadikannya bulan-bulanan. Laki-laki tak bersenjata ini diborgol, dibaringkan di atas tanah, ditelanjangi, lalu dengan brutal ditembak mati. Seorang Palestina bisa dibunuh oleh tentara Israel di tengah jalanan, meskipun mereka telah menyerah.

Dalam operasi terakhirnya melawan Palestina, Israel mengirim 20.000 tentara ke wilayah ini. Tank-tank mengepung kota-kota Palestina dan menghancurkan segalanya yang melintasi jalan mereka.


Pers melaporkan beberapa perbuatan kejam lain selama pendudukan Israel: Gambar tentara Israel ketika melangkah di atas mayat seorang Palestina yang baru dibunuh, memukul dan membunuh seorang lelaki Palestina di tengah jalan meskipun ia telah menyerah, tank-tank Israel yang memukul dan menghancurkan ambulan yang diparkir di sisi jalan tersebut, dan orang Palestina yang dihujani dengan roket. Bahkan, teror yang bersamaan diarahkan pada anak-anak, sebuah target yang sudah lumrah bagi mereka. Kebijakan Israel terhadap anak-anak tidak hanya ditentang oleh orang-orang Palestina saja, tapi juga oleh seluruh dunia, termasuk warga Israel. Penulis Israel terkenal Gideon Levy, musuh abadi kebijakan Israel di Daerah Pendudukan, mengkritik tajam hal itu dan bertanya pada masyarakat Israel:

Harian Turki HURRIYET, 13 Maret 2002
PERLAKUAN NAZI
Pemimpin Palestina Yasser Arafat menuduh Israel "berprilaku seperti Nazi" dengan memberi nomor di tangan-tangan tahanan Palestina.
Harian Turki YENI SAFAK, 29 Maret 2002
TAKUT AKAN ADA PEMBANTAIAN DI RAMALLAH
Israel mempersiapkan pendudukan besar-besaran atas Ramallah, pusat politik pemerintahan Palestina.
Harian Turki TURKIYE, 5 Maret 2002
KAMP-KAMP PALESTINA DIRATAKAN DENGAN TANAH
Dengan operasi terakhirnya, Israel seolah telah menduduki seluruh wilayah Palestina. Pendudukan ini ditandai sejumlah pembantaian besar-besaran dan ratusan orang tak bersalah kehilangan nyawanya dalam waktu singkat 10 hari.

Adakah yang memerintahkan para tentara menembaki kepala anak-anak, ataukah mereka melakukannya atas kemauan sendiri? Apa bedanya? Masih bisakah kejadian seperti itu disebut ketidaksengajaan? Ataukah ini sudah menjadi norma, menembak untuk membunuh pelempar batu, anak-anak maupun dewasa? Dan ini masih kita sebut bukan kejahatan perang? Coba, adakah orang-orang IDF yang peduli dengan perilaku tentara seperti ini?{Gideon Levi, "Sammi Kosba's 40 days," Haaretz, Februari 8, 2002, }
Adam Shapiro, seorang pendudukung hak asasi manusia Amerika yang tinggal di Ramallah, menggambarkan pemikirannya tentang tentara Israel dalam memperlakukan Daerah Pendudukan:

Pendudukan ini bersandar pada pemusnahan manusia. Inilah sebabnya para tentara tega melakukan apa yang mereka mau, mereka diharapkan dan didorong untuk tidak melihat orang-orang Palestina sebagai manusia. Saya tidak yakin bahwa tentara Israel sudah kejam dari sananya, tapi saya percaya bahwa ketika mereka bertugas… mereka meninggalkan rasa kemanusiaannya di belakang… Ketika Israel akhirnya memahami bahwa pendudukan ini adalah akar dari pertikaian di sini, dan dengan begitu meninggalkannya dan membiarkan orang-orang Palestina untuk hidup dalam kemerdekaan, kata-kata yang perlu digunakan untuk menerangkan dan memahami dunia kita sekali lagi akan bermakna. Kalau belum sampai di sana, “kemanusiaan” akan tetap menjadi kata dengan makna tapi tanpa pengamalan{Adam Shapiro, "There Are No More Words," Socialist Viewpoint, April 2002, Vol. 2, No. 4,}
Kebijakan kekerasan Israel meningkat lebih jauh dari sekedar kekerasan. Beberapa kelompok radikal Palestina meningkatkan bom bunuh diri mereka yang ditujukan pada warga sipil Israel. Ketika berhadapan dengan perkembangan ini, Ariel Sharon dan pemerintah Israel memutuskan untuk tidak melanjutkan kebijakan yang terukur dan berkepala dingin, tapi menganggap perlu meningkatkan lagi tingkat penindasan dan kekerasan. Dalam sebuah pernyataan persnya, Sharon berkata:

"Kita harus menyebabkan mereka mengalami kerugian, luka-luka, sehingga mereka tahu mereka tidak akan dapat apa-apa… Kita harus memukul mereka, pukul, pukul lagi, sampai mereka mengerti.” Bagaimana dengan menawarkan sebuah pemecahan politik, sang perdana menteri ditanya. Sekarang, jawabnya, bukanlah waktu untuk prospek politik, ini cuma untuk prospek militer{."From intifada to war," The Economist, Maret 7, 2002, }
Anggota Partai Likud Meir Sheetrit, dalam pernyataannya kepada parlemen, mengatakan bahwa ia mendukung kekerasan yang dilakukan oleh tentara Israel di Daerah Pendudukan, dengan menekankan bahwa ia akan mendukung setiap tindakan militer "yang dirancang agar orang-orang Palestina berteriak meminta gencatan senjata."{"An ever more vicious cycle," The Economist, Maret 5, 2002}
Teknik ini tidak menyelesaikan apa-apa, selain mendorong ke dalam lingkaran setan kekerasan. Seperti telah kita bahas di atas, peristiwa di Palestina sekali lagi membuktikan bahwa masalah ini tidak pernah dapat dipecahkan dengan kekerasan.

Menurut angka-angka yang diterbitkan PBB, selama operasi Israel dijalankan, 1620 rumah terus mengalami kerusakan berat, beserta 14 bangunan umum, termasuk beberapa sekolah. Di Jenin, dari 2500 bangunan yang ditempati 14.000 orang Palestina di sana, 550 rusak. Enam rusak ringan, 541 dengan aneka kerusakan, dan tiga rusak total. Di Balata, dari 3700 bangunan yang ditempati 20.000 orang, 670 mengalami kerusakan. Dari jumlah ini, 10 rusak total dan 14 rusak parah. Di Nur Al-Shams, 100 dari 1500 rumah tempat 8000 orang tinggal, rusak, tiga di antaranya tengah dihancurkan. Di Tulkarem, 300 dari 2900 bangunan yang didiami 16.000 orang rusak; enam di antaranya rusak total dan 30 rusak parah. Kerugian ekonomi keseluruhan ditaksir sekitar 3,5 juta {dolar.Haaretz, Maret 11, 2002}
Masa ini, yang menyebabkan Israel dikritik tajam oleh PBB dan Uni Eropa, berakhir dengan langkah penting pertama Amerika Serikat mengirimkan juru runding untuk menangani krisis ini. Tank-tank Israel mulai menarik diri dari wilayah Palestina, meninggalkan daerah yang hancur berat, dan kedua pihak memasuki perundingan keamanan.
Selama penarikan singkat ini, salah satu upaya penting dilakukan untuk memastikan datangnya perdamaian adalah dalam bentuk sebuah rencana damai yang disampaikan oleh Pangeran Saudi Arabia, Abdullah di The New York Times. Menurut rencana ini, sebagai ganti mundurnya Israel dari batas pra-1967nya (menurut resolusi PBB), negara-negara Arab akan mendinginkan kembali hubungannya dengan Israel. Usulan ini diterima positif oleh sebagian besar orang Palestina. Akan tetapi, radikalisme di kedua belah pihak menghambat pelaksanannya.

Akibatnya, penarikan tank-tank hanya memberi waktu senggang untuk tentara Israel. Dalam beberapa hari, pendudukan baru dan lebih menyeluruh dimulai. Kali ini, sasarannya adalah Tepi Barat, dan khususnya Ramallah, tempat markas besar Arafat. Hasil operasi ini menempatkan markas Arafat dalam kepungan, hampir memaksanya tinggal di satu ruangan saja, sementara bahaya besar dihadapi oleh penduduk sipil Palestina. Militer Israel tidak menghentikan langkahnya menduduki Ramallah saja, melainkan merampas seluruh kota-kota Tepi Barat satu demi satu. Arus listrik diputuskan, dan pemadaman itu menyebabkan tak teraturnya aliran air. Tempat ini dikenakan jam malam ketat, dan penduduk mulai mengalami kelaparan karena aliran makanan anjlok. Ketika orang-orang yang sakit dan orang lanjut usia serta anak-anak berusaha mempertahankan hidupnya dalam keadaan brutal ini, hampir seluruh lelaki berusia antara 14 dan 50 tahun ditangkap oleh tentara Israel. Ketika tentara Israel mengambil alih bangunan yang dimiliki oleh dinas keamanan Palestina, meskipun para petugasnya telah menyerahkan diri, mereka ditembak di kepala dan dibunuh. Untuk mengasingkan orang-orang Palestina dari dunia internasional, Israel segera mengumumkan daerah pendudukan sebagai “daerah tertutup” sehingga dunia tidak akan mendengar kekejaman yang dilakukan atas orang-orang Palestina.

http://i73.photobucket.com/albums/i211/ ... adDura.jpg
Meskipun telah mengupayakan hal seperti itu, stasiun-stasiun televisi dunia tetap menampilkan gambar-gambar kekejian di Palestina. Di antara gambar bersejarah adalah gambar orang-orang Palestina yang ditembak dari dekat di kepala, tahanan yang diikat dan ditutup matanya diseret ke daerah yang belum diketahui, seorang pemimpin dunia yang berpidato ke seluruh dunia dengan nyala lilin, jalanan Palestina yang gelap dan kosong, rumah sakit yang mengundang kemarahan tentara Israel, biarawati dan biarawan yang ditembak tank-tank Israel, dan anggota LSM yang mencoba untuk membentuk “pagar betis” bagi orang-orang Palestina tak bersalah. Ketika kamar mayat di rumah sakit Ramallah penuh, mereka mulai menaruh dua mayat dalam ruang yang muat untuk satu orang. Lalu muncul berita tentang kuburan massal yang digali untuk orang-orang yang dibunuh. Tempat-tempat seperti Tulkarem, Bethlehem, dan Qalqilya telah menjadi tempat mandi darah di depan mata dunia. Di Bethlehem, yang dipercaya sebagai kota tempat Yesus dilahirkan, banyak orang-orang Palestina yang dengan putus asa mencari tempat berteduh di gereja-gereja, tapi tak ada hasilnya. Bukan halangan bagi tentara Israel, seperti yang segera dilaporkan berita mengenai meletusnya tembakan di gereja-gereja dan bahkan anggota pendeta Kristen terbunuh
Petunjuk lain tentang kekejaman pendudukan tak berperikemanusiaan ini adalah bagaimana wartawan dan anggota aktivis LSM di daerah ini diperlakukan. Sewaktu pemerintah Israel dengan paksa memindahkan beberapa wartawan yang mencoba melaporkan kejadian ini, yang lain seolah tetap menjadi sandera di dalam, dan beberapa orang yang tetap berada di sana bahkan kehilangan nyawanya. Kebijakan yang bahkan lebih keras lagi diterapkan pada pekerja LSM: Beberapa dari mereka ditahan karena “melanggar” hukum Israel, sedangkan lainnya diserang dengan gas air mata. Organisasi bantuan kemanusiaan tidak diizinkan melakukan apa pun. Satu contoh saja, pejabat PBB yang mencoba membawa makanan dan obat-obatan ke dalam tempat ini tidak hanya tak diberi jalan, bahkan diserang dengan gas air mata. {BBC NEWS}
http://bp1.blogger.com/_mrjhrbc7HVI/Rv6 ... .html2.jpg
http://bp0.blogger.com/_mrjhrbc7HVI/Rv6 ... srael.html
SELURUH DUNIA MENGUTUK ISRAEL

Pelecehan hak asasi manusia terang-terangan oleh Israel selama pendudukan terakhir, penghinaan seluruh masyarakat, dan perbuatan kejam dan tak berprikemanusiaan telah melahirkan kritik dari banyak negara dan kelompok, termasuk lembaga internasional seperti PBB dan Uni Eropa.
Di luar pernyataan resmi yang mengutuk aksi itu dari banyak pemerintahan, protes juga diserukan berbagai negara yang melibatkan ribuan, bahkan puluhan ribu orang yang mengutuk operasi Israel. Salah satu kalangan yang mengutuk operasi itu adalah kelompok cendekiawan Yahudi Prancis, yang menerbitkan sebuah kolom pada 7 April 2002, edisi Le Monde yang berjudul “Dukungan Israel Tidak Kami Restui.” Mereka lebih lanjut menghimbau Israel untuk mematuhi resolusi PBB dan menarik diri dari Daerah Pendudukan, dan berpendapat bahwa kebijakan Israel saat ini telah menyeret Timur Tengah ke dalam malapetaka. Demonstrasi anti-Israel lainnya berlangsung di Australia, di mana 10.000 orang mengutuk kebijakan keras Israel di Palestina.

Selama serangan terakhir Israel, sekolah-sekolah yang yang didirikan oleh PBB untuk anak-anak Palestina rusak berat. Pusat Rehabilitasi Tuna Netra al-Nur, yang didirikan dan dijalankan oleh PBB dan satu-satunya sekolah untuk anak tuna netra di Gaza, dibom pada 5 Maret 2002. Laporan berita di atas mengutip para saksi mata peristiwa itu. Pernyataan Menteri Pendidikan Palestina mengungkap bahwa 435 anak-anak tertembak mati antara September 2000 dan Maret 2002, 150 di antaranya anak-anak usia sekolah, dan 2402 anak-anak terluka.

Pembantaian yang Terjadi di Jenin

Penduduk sipil menjadi sasaran tentara Israel lagi di Jenin.
Seperti ditegaskan berita yang dilaporkan dari wilayah ini, Operasi Perisai Pertahanan (Defensive Shield), yang dilakukan atas nama pembasmian teror, mengakibatkan pembantaian lainnya atas warga sipil Palestina. Operasi ini dilakukan tidak hanya untuk tujuan mempertahankan diri, seperti disebutkan oleh namanya, melainkan untuk tujuan merusak. Operasi keseluruhan dicirikan oleh kebrutalan di seluruh Ramallah, Nablus, dan Bethlehem, karena tentara Israel menjadikan warga sipil sebagai sasaran, bukan kelompok bersenjata, dan membunuh wanita dan anak-anak yang bukan penyerang. Seorang tentara Israel yang terlibat dalam operasi ini mengatakan pada BBC:

Sebagai contoh ini saja. Ada satu desa tempat kami memata-matai seseorang yang berencana melakukan serangan teroris. Kami mengepung desa itu dan bergerak ke dalam, tapi ada seorang gembala berumur 17 tahun di ladang di pinggir desa… Apakah saya harus menahan, menutup matanya, mengikat tangannya? Atau saya harus berkata padanya agar segera masuk ke dalam?… Kami dilatih untuk melawan musuh dan tentara, tapi kami harus menghadapi masyarakat dalam keadaan ini… Hal yang paling mengerikan adalah masuk ke rumah-rumah dan melihat mereka hanyalah keluarga biasa. Anak-anak dengan mata ketakutan, saya merasa sangat sulit. Kami semua punya anak-anak di rumah.{Tarik Kafala, "Confessions of an Israeli Reservist," BBC News, April 13, 2002, }

Kejadian kasar yang terjadi selama hari terakhir Maret 2002 tercatat dalam sejarah sebagai puncak pengepungan dan pembantaian brutal. Apa yang disebut media Barat sebagai “Pembantaian Sabra dan Shatilla jilid dua” merupakan serbuan yang diorganisir melawan kamp pengungsi Jenin. Kamp pengungsi ini telah didirikan untuk orang-orang Palestina yang terusir dari tanahnya di tahun 1948. Selama operasi terakhir ini, tentara Israel mengepung kamp ini, yang menjadi rumah bagi 15.000 orang, seperti yang telah dilakukannya pada kota-kota dan kamp-kamp Palestina lainnya. Namun apa yang terjadi selanjutnya berbeda dalam satu hal penting: Jenin tidak sekedar dikepung, tapi malah mengalami salah satu pembantaian paling menyeluruh di tahun-tahun terakhir.
http://hosting.menanet.net/~hab/hab/Gal ... abra39.jpg
Begitu kamp tersebut dikepung oleh tank-tank Israel, kamp dibombardir terus-menerus oleh roket-roket yang diluncurkan dari helikopter tempur. Bulldozer membongkar rumah-rumah dan tank-tank menembaki segalanya yang bergerak, sementara hampir semua lelaki dikumpulkan dan dibawa pergi. Orang-orang yang tidak terkena roket terjebak di bawah reruntuhan rumah mereka, dan orang-orang yang masih hidup di bawah puing-puing dibunuh oleh tentara Israel. Penolakan Israel untuk mengizinkan ambulan memasuki kamp, yang langsung melanggar keputusan PBB, menyebabkan angka kematian lebih tinggi lagi. Berita berikutnya dari daerah itu menunjukkan bahwa banyak wanita dan anak-anak tumpah darah hingga tewas, banyak jeritan kesakitan, karena ambulan dan dokter tidak diizinkan masuk.

Bahkan setelah Israel mengumumkan bahwa pengepungan berakhir, mereka masih menolak mengizinkan para wartawan, dokter, dan petugas organisasi hak asasi manusia memasuki kamp itu. Israel mengumumkan bahwa orang-orang yang terluka akan diangkut oleh tentara Israel dan mayat-mayat akan dikubur di pemakaman massal di perbatasan Yordania. Ini adalah bukti yang jelas bahwa Israel ingin menutupi pembantaian terakhir dari dunia internasional. Kenyataannya Menteri Luar Negeri Shimon Peres mengakui bahwa tentara Israel telah melakukan pembantaian ketika berbicara pada Knesset Israel:

Ketika dunia melihat gambar-gambar apa yang telah kita lakukan di sana, terlihatlah kerusakan yang parah. Meskipun banyak orang yang kita cari dibunuh di kamp pengungsian, dan meski banyak prasarana teror telah kita ungkap dan hancurkan di sana, tetap tidak ada pembenaran melakukan penghancuran besar seperti ini {Aluf Benn and Amos Harel, "Peres calls IDF operation in Jenin a 'massacre'," Ha'aretz, April 9, 2002,}
Setelah itu, dunia mulai mendengar tentang besarnya pembantaian dari orang Palestina yang berhasil memberitakan kabar dari dalam kamp dan dari beberapa wartawan yang berhasil memasuki kamp dan berhasil melarikan gambar-gambar itu. Meskipun Israel mencoba menghancurkan seluruh bukti, orang-orang Palestina berhasil melaporkan apa yang terjadi dengan menyalin catatan tertulis tentang pengalaman mereka. Dalam hari-hari pertama pengepungan, surat kabar The Times melaporkan kejadian di Jenin dalam artikel bertanggal 9 April 2002, berjudul “Children Scream for Water (Anak-anak Menjerit Minta Air)":

Pemandangan terakhir Hamid tentang Kamp Pengungsi Jenin adalah sebuah kota kematian. Siswa sekolah berusia 14 tahun, yang menyerah pada tentara Israel Sabtu malam setelah menyaksikan 30 jam pengeboman, sedikit bergetar ketika melukiskan malapetaka ini. Tumpukan mayat dipinggirkan oleh bulldozer. Rumah-rumah dalam puing-puing terbakar. Anak-anak menjerit minta air; beberapa dipaksa meminum air limbah.

Hamid mengenakan celana baru, yang dibelikan oleh orang Palestina yang kasihan, karena ia ditelanjangi hingga pakaian dalamnya oleh tentara Israel setelah ia menyerah pada mereka… Tiga orang terbunuh oleh roket di dalam rumah tempat ia mengungsi.

"Tapi hal paling mengerikan adalah melihat tentara Israel membawa delapan orang dan membariskan mereka dan membunuh mereka,” katanya, menggambarkan secara rinci perlakuan terhadap mereka dan luka-luka yang dialaminya. Setelah itu, Hamid, saudara kembarnya Ahmed dan kakaknya Khadir membuat bendera putih dan mengibarkannya dari jendela. Mereka tak punya jalan lain.

Kakaknya ditelanjangi, dibelenggu kuat di belakang punggungnya dan matanya ditutup. Mereka dibawa ke suatu kelompok sekitar 100 lelaki Palestina ke Barak Militer Salem di Israel, tempat mereka mengatakan mereka dipukul dan ditawari uang untuk menjadi mata-mata Israel. Setelah 48 jam penyidikan, para lelaki dibawa ke suatu desa terdekat tanpa alas kaki dan disuruh pulang ke Tepi Barat. Ahmed ditendang dengan kasar di punggungnya dan ginjalnya dan terbaring di kasur menggeliat kesakitan. Khadir dengan mata lebam dan memar, tapi mereka bersaudara tetap hidup.

Tapi yang lain, tidak begitu beruntung. Di dalam mesjid beberapa dari lelaki yang menyerah hari Sabtu mengatakan dijadikan perisai hidup oleh para tentara… Khalid Mustafa Mohammed terbaring tengkurap berdarah-darah di atas kasur, dan punggungnya dibalut perban….

Khalid dengan dua rusuk patah dan pendarahan dalam dan terbaring setengah koma, mengigau kesakitan. Satu-satunya petugas kesehatan di kota, seorang dokter gigi yang sudah kelelahan, Dr. Farouk al Ahmed… “Kami takut akan ada pembantaian,” kata Dr. Farouk. Seorang saksi mata mengatakan bahwa “wanita dan anak-anak dipisahkan dari lelaki itu, dan dibawa ke hutan terdekat."

Rasa takut sesungguhnya bukanlah karena para pengungsi yang berhasil lari, melainkan yang masih tertinggal. Kenangan kamp pengungsian Sabra dan Shatilla muncul seolah belum lama terjadi.{ . Janine di Giovanni, "Children scream for water in the 'City of Bombers'," The Times, April 9, 2002,}

Walikota Jenin Walid Abu Muweis, tentang hal ini mengatakan bahwa kalimat yang dapat melukiskan apa yang ia lihat dan alami adalah: “Hal yang saya saksikan dengan mata kepala sendiri tidak akan bisa diungkap kata-kata. Bagaimana seorang manusia bisa melakukan kebrutalan seperti itu? Saya tidak mengerti.” Muweis yang mengatakan bahwa apa yang terjadi di Jenin jauh lebih mengerikan dibanding yang terjadi 54 tahun lalu di Deir Yassin, ketika menerangkan apa yang ia lihat dalam satu pernyataannya yang muncul di majalah Palestine Monitor:

Saya melihat mayat anak-anak menyembul dari reruntuhan. Saya melihat tubuh orang-orang berusia 60an dan 70an membusuk di jalanan. Ini baru satu kamp, tempat kecil yang diizinkan untuk dimasuki. Kejahatan bersejarah ini akan tetap menjadi kekejian memalukan terhadap dunia beradab yang tetap diam membisu sewaktu ratusan lelaki, wanita, dan anak-anak tak berdaya dijagal tanpa rasa kasihan oleh tentara terbiadab di dunia.{"Jenin mayor says Israeli massacres at camp defies linguistic description," IAP News, April 15, 2002}

Seperti dicatat oleh Abu Muweis, kejadian di Jenin akan menulis lembar memalukan dalam sejarah kemanusiaan. Pemandangan mengerikan yang muncul berikutnya di pers membenarkan hal ini. Misalnya, pemandangan pembantaian pertama dari Jenin digambarkan berikut ini dalam The New York Times:

Pengungsi di kamp mengatakan bahwa banyak warga sipil terbunuh. Dua mayat bisa dilihat di sini sekarang… keduanya terbakar tak dikenali lagi. Salah satunya pria… Sebagian sepatu karet masih ada di kaki kanan. Kaki kiri dan tangannya sudah hangus. Seorang wanita berpakaian hitam meratap di dekat mayat itu, lalat-lalat mengerubungi udara busuk karena aroma kematian yang tak perlu… Mayat lainnya, beberapa pintu jauhnya, terkubur di bawah dinding runtuh. Hanya muka hitam dan tak berwajah yang terlihat. Sepatu karet anak-anak… tergeletak di dekatnya. {James Bennet, "Refugee Camp Is a Scene of Vast Devastation," The New York Times, April 14, 2002. }
http://img206.imageshack.us/img206/2197/2ahi4.jpg
Justin Higgler dari surat kabar The Independent mempertanyakan pengabaian dunia atas pembantaian terang-terangan ini dalam artikelnya “The Camp That Became a Slaughterhouse” (Kamp yang Menjadi Rumah Jagal):

Selama sembilan hari, kamp Jenin menjadi rumah jagal. Lima belas ribu orang Palestina tinggal dalam tempat satu kilometer persegi di kamp ini, jalur-jalur dengan ruangan sempit. Ribuan orang sipil yang menderita, wanita dan anak-anak, menggigil ketakutan dalam rumah mereka ketika helikopter Israel menghujankan roket pada mereka dan tank-tank menembakkan rudal ke dalam kamp.

Yang terluka ditinggal mati. Tentara Israel menolak mengizinkan ambulan merawat mereka, yang merupakan kejahatan perang menurut Konvensi Jenewa. Palang Merah mengumumkan bahwa orang-orang mati karena Israel menghambat ambulan… Pihak berwenang Israel mungkin dapat menyembunyikan bukti, namun mereka tak bisa membungkam cerita yang telah dilontarkan oleh orang yang berhasil melarikan diri dari pembunuhan di kamp ini… Munir Washashi kehilangan darah dan meninggal beberapa jam setelah sebuah helikopter berputar di sepanjang dinding rumahnya. Ketika sebuah ambulan mendekatinya, tentara Israel menembakinya. Ibu Munir, Maryam, berlari ke jalan berteriak minta tolong pada puteranya dan ditembak di kepalanya oleh tentara Israel.{Justin Huggler, "The camp that became a slaughterhouse," The Independent, April 14, 2002 }

Laporan ini diperoleh sekalipun Israel berupaya menghindari segala komunikasi dengan Jenin. Setelah pengepungan ini terungkap, dunia mendapatkan bukti lebih banyak tentang penjagalan ini. Satu-satunya cara untuk memastikan tidak ada lagi tragedi seperti Jenin di masa mendatang, dan menghentikan air mata dan rasa sakit di kedua belah pihak, adalah menghentikan kekerasan sepenuhnya. Memang, agar ini dimungkinkan, kelompok-kelompok tertentu di Palestina harus menghentikan kegiatan mereka menyerang warga sipil Israel yang tak bersalah. Ini, pada akhirnya, adalah pelanggaran atas etika Islam. Tapi Israel harus melupakan tujuannya menghancurkan orang-orang Palestina dan memenuhi kewajibannya pada PBB.

masikah kalian membela israel dan yahudi
cukuplah orang -orang berakal mengambil pelajaran


jangan-jangan FFI web bikinan freemasonry :twisted:
User avatar
munafik_
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 53
Joined: Sun Jan 06, 2008 10:35 am

Postby ali5196 » Mon Jan 07, 2008 2:03 am

Jelas kita membela Israel ! Karena kita tahu bahwa kebencian Muslim terhdp Israel berasal mula dari QURAN. Bukan dari 'pencaplokan wilayah Arab oleh Yahudi.

Kenapa kita bela Israel ? Karena setiap bentuk 'kekejian Israel' adalah bentuk bela diri melawan invasi Muslim yg dimulai sejak abad 7M. Ini sama juga dgn tentara Hindu, Serbia/Kroasia yg harus membunuh Muslim setiap kali Muslim merongrong mereka dan wilayah mereka.

Aneh bahwa kalau negara Muslim (Turki) merebut, mencaplok seenak udel negara berdaulat spt CYPRUS misalnya, atau Turki menyerang bangsa Kurdi Irak, TIDAK ADA SATUPUN negara yg menggubris mereka. PBBpun bungkam !

TAPI giliran Israel mempertahankan dirinya dari serangan bertubi2 Hamas/Fatah yg berkali2 dgn jelas menyatakan tidak bersedia mengakui Israel dan ingin mendorong Israel sampai ke laut, elu pada2 ompong kosong melompong.

Coba kalau Israel yg teriak2 akan mengusir Hamas dan Palestina sampai ke laut. Seluruh dunia PROTES, HISTERIS, BAKAR BENDERA Israel sambil teriak2 Allahu Akbar. Tapi kalau Muslim yg mengancam Israel/Yahudi dari segala arah, maka dunia bungkam kesumat.

SO, jangan munafik ah ! Israel tidak menuntut tanah yg lebih dari yg menjadi haknya. Sekali2 dong Israel mempraktekkan Sunnah nabi dan
'saat bulan2 haram berlalu mengejar Muslim sampai dimanapun mereka ditemukan, pancung leher mereka dan jari2 mereka sampai tidak ada lagi fitnah' (Kebalikan Quran 9:5) :wink:

Image
NIH, lihat tuh betapa mungilnya Israel dibanding dgn negara2 Timur Tengah. Masih juga Muslim berteriak2 bahwa Israel menjajah tanah Muslim. BUKANNYA KEBALIK TUH !??? Ingat bahwa Yahudi sudah menduduki tanah itu sejak 4000 thn, jauh sebelum lahirnya Islam. :twisted:

Kita Freemason ? :lol: :lol: :lol: AH, selain YahudiPHOBIA anda ternayta juga FreemasonPHOBIA !
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby munafik_ » Mon Jan 07, 2008 12:17 pm

ali5196 wrote:Jelas kita membela Israel ! Karena kita tahu bahwa kebencian Muslim terhdp Israel berasal mula dari QURAN. Bukan dari 'pencaplokan wilayah Arab oleh Yahudi.


itulah kalau anda belajar islam cuma untuk menambah kebencian anda bukannya malah sembuh ehhhh tambah sakit
dr kata-kata nada jelas nda menolak klaim sy yg diatas secara membabibuta kalau anda mengatakan dr quran jelas anda belajar setengah-setengah kenapa ketika futuhul mekkah semua tdk dibantai rasul?
sedangkan bani qinuqa,nadhir kenapa tdk dipancung aja sekalian seperti bani quraidza sedangkan yg menyuruhh bani quraidzah dipancung bukankah sejarah mengatakan bukan rasul tapi shabatnya karena terkena penghianatan?
Karen Amstrong tentang hubungan Nabi dengan kaum Yahudi di Madinah:

"Sangat sulit bagi orang Barat menanggapi hubungan Nabi Muhammad dengan kaum Yahudi di Madinah, karena hal ini mengangkat terlalu banyak hal memalukan dari masa lalu kita sendiri. Namun perjuangan Nabi Muhammad menghadapi tiga suku utama Yahudi di oase amat berbeda dengan kebencian rasial dan agama yang menyerang ummat Kristen Eropa selama hampir seribu tahun. Terror irasional yang dirasakan ummat Kristen menemukan ekspresi finalnya dalam perang salib secular Hitler terhadap Yahudi. Nabi Muhammad tak memiliki fantasi dan hal menakutkan itu. Dia tak memiliki kehendak untuk menjadikan Madinah sebagai Judenrein. Perselisihannya dengan Qainuqa' murni politis dan tak pernah diteruskan pada klan-klan kecil Yahudi di Madinah yang tetap setia pada Perjanjian dan hidup bersama kaum Muslim dalam damai
intinya tuduhan anda tidak beralasan

Kenapa kita bela Israel ? Karena setiap bentuk 'kekejian Israel' adalah bentuk bela diri melawan invasi Muslim yg dimulai sejak abad 7M. Ini sama juga dgn tentara Hindu, Serbia/Kroasia yg harus membunuh Muslim setiap kali Muslim merongrong mereka dan wilayah mereka.

ternyata anda mengakui kekejian israel juga
kalau kita perhatikan sejarah lebih awal maka kita akan mendapatkan bahwa negeri yg dimasuki islam maka negeri itu akan terangkat harkat dan martabatnya bukankah kebnayakan negeri yg diduduki muslim adalah
negeri yg tertindas oleh penjajahan raja mereka sendiri mas cukuplah undonesia sebagai saksi bagaimana islam menolak penjajahan ,emangnya ketika surabaya atau berbagai daerah yg ingin dicaplok belanda lagi jendral sudirman berdiri ataubung tomo berdiri sambil mengatakan "aleluya" atau "ali sina"
lagipula hindu dan kroasia apa pernah orang muslim datang kerumah orang hindu lalu bantai one by one yg ada muslim mendirika negara pakistan agar terselamatkan dr perang yg akan merugikan kedua belah pihak yg ada mah ingris yg setengah mati memperbudaki hindu di india
serbia anda katakan emang perang balkan siapa yg mulai sehingga d sebut cleansing muslim tanpa prikemanusiaan padahal muslim tdk pernah berbuat salah

Aneh bahwa kalau negara Muslim (Turki) merebut, mencaplok seenak udel negara berdaulat spt CYPRUS misalnya, atau Turki menyerang bangsa Kurdi Irak, TIDAK ADA SATUPUN negara yg menggubris mereka. PBBpun bungkam !

aneh sy kira tak ada yg aneh cyprus yg anda katakan cuma omong kosong ketika paulus berkunjung ke turki bukankah berita memberitahukan bahwa presiden turki waktu itu sy lupa namanya memberikan bukti bahwa itu cuma fitnah dan pembantaian kaum muslim di cyprus yg aneh kenapa sang paulus menolak klaim tsb bahkan berita dunia tdk menyiarkannya tanya kenapa?????
masalah turki dan kurdi pun sy sendiri angkat tangan kenapa ?? kurdi Etnis Kurdi sebenarnya telah lama menyatu dalam masyarakat Turki. Kurdi dipercaya telah hadir sejak tahun 3000 SM, saat Turki masih diperintah Kerajaan Sumeria Kuno. Rakyat Kurdi di negara itu mencapai 15.86 persen total populasi Turki.

Meski demikian, Pemerintah Turki tetap melarang penggunaan bahasa asing di media-medianya. Termasuk bahasa Kurdi. Bertentangan dengan kenyataan selama ini bahasa Kurdi bahkan digunakan di berbagai institusi resmi di daerah timur Turki. Kebijakan satu bahasa resmi ini dinilai Uni Eropa sebagai bentuk pelanggaran Ham. Laporan Human Right Watch semakin memberatkan, dengan bukti-bukti militer Turki yang mengevakuasi penduduk Kurdi dan menghancurkan desa-desa mereka
maka dr itu urdi mengebom sana sini
turki mempertahankan diri sewaktu mempertahankan diri tentara turki diculik
mau tau yg aneh bahkan sadis ,kejam tak berpriemanusiaan silahkn melihat sendiri
http://musadiqmarhaban.files.wordpress. ... 4/iraq.jpg
http://musadiqmarhaban.files.wordpress. ... 7/04/3.jpg
http://musadiqmarhaban.files.wordpress. ... /04/13.jpg
http://musadiqmarhaban.files.wordpress. ... ldren3.jpg
http://musadiqmarhaban.files.wordpress. ... 4/0101.jpg
http://musadiqmarhaban.files.wordpress. ... 15ish7.jpg
http://musadiqmarhaban.files.wordpress. ... rorist.jpg
http://musadiqmarhaban.files.wordpress. ... hild1.jpeg
kenapa PBB bungkam ketika perlakuaan amerika ini diluar batas kemanusiaan sekarang kalain haus tau sipa yg sebenarnya aneh

TAPI giliran Israel mempertahankan dirinya dari serangan bertubi2 Hamas/Fatah yg berkali2 dgn jelas menyatakan tidak bersedia mengakui Israel dan ingin mendorong Israel sampai ke laut, elu pada2 ompong kosong melompong.

mempertahankan diri apa dgn menghancurkan rumah membbunuh orang yg mengatakan laillahaillalah THE INDEPENDENT, Desember 2002 W. REPORT, April - Mei.1993 CRESCENT INT., 16-31 Agustus 2001
Hampir tidak ada hari tanpa darah tertumpah dari orang yang tak bersalah di Palestina. Tentara Israel secara terencana menghancurkan orang-orang Palestina. Desa-desa dibom, rumah-rumah dimusnahkan, dan ladang-ladang dibakar. Sementara kekejaman ini muncul di media internasional dari waktu ke waktu, yang menyedihkan, pemimpin dunia masih belum cukup bertindak. Sebuah artikel dalam Crescent International dengan jelas menampilkan keadaan ini ketika menyatakan: “Palestinian deaths mount as Israelis given freedom to commit atrocities (Kematian warga Palestina memuncak ketika Israel memberi kebebasan melakukan pembantaian).” The Washington Report on Middle East Affairs, dalam artikelnya “In Gaza, Israeli Rockets Replace Human Rights (Di Gaza, Roket-roket Israel Menggantikan Hak Azazi Manusia)” memberi peringatan bahwa kekerasan di Palestina hanya akan makin memburuk
Pembantaian Baldat Al-Shaikh, 1947: 60 tewas

Enam puluh orang Palestina yang tengah terlelap di tempat tidurnya, di antara mereka para wanita, anak-anak, dan orang tua, kehilangan nyawanya karena serangan ini, yang dilakukan oleh 150-200 teroris Zionis. Serangan dimulai pada pukul 2 pagi dan berlangsung selama 4 jam.

Pembantaian Yehida, 1947: 13 tewas

Di Yehida, salah satu pemukiman pertama Zionis, para penyerang yang berpakaian seperti tentara Inggris menembaki orang-orang Islam.

Pembantaian Khisas, 1947: 10 tewas

Dua mobil yang dipenuhi anggota-anggota Haganah memasuki desa Khisas di perbatasan Libanon dan melakukan penembakan pada seseorang yang melintasi jalan mereka.

Pembantaian Qazaza, 1947: 5 anak-anak tewas

Lima anak kehilangan jiwanya dalam peristiwa ini, ketika teroris Zionis menembaki sebuah rumah dengan membabi buta.

Pembantaian Hotel Semirami, 1948: 19 tewas

Dalam sebuah operasi yang ditujukan untuk membuat orang-orang Palestina merasa tidak aman dan memaksa mereka keluar dari Yerusalem, sekelompok teroris Zionis yang dipimpin oleh presiden Israel pertama, David Ben Gurion, meledakkan Hotel Semirami. Sembilan belas orang terbunuh.

Pembantaian Naser al-Din, 1948

Sekelompok teroris Zionis berpakaian tentara Arab menembaki penduduk kota yang meninggalkan rumahnya untuk menyambut mereka. Hanya 40 orang yang lolos dari pembunuhan ini, dan desa tersebut terhapus dari peta.

Pembantaian Tantura, 1948: 200 tewas

Tantura, sekarang rumah dari sekitar 1500 pemukim Yahudi, adalah sebuah tempat pembantaian besar-besaran atas orang-orang Islam pada tahun 1948. Sejarawan Israel Teddy Katz menggambarkan serangan ini sebagai berikut: “Dari jumlahnya, ini benar-benar salah satu pembantaian yang terbesar."

Pembantaian Mesjid Dahmash, 1948: 100 tewas

Batalalion Komando Israel ke-89 yang dipimpin oleh Moshe Dayan, yang nantinya menjadi Menteri Pertahanan, mengumumkan kepada penduduk desa bahwa mereka akan aman hanya jika mereka berkumpul di mesjid. Akan tetapi, 100 orang Islam yang mencari tempat perlindungan tersebut justru dibantai di sana. Para penduduk yang ketakutan di Lydda dan Ramla meninggalkan tanahnya. Sekitar 60.000 orang Palestina keluar dari negerinya, dan 350 orang lebih tewas dalam perjalanan karena keadaan kesehatan yang parah.

Pembantaian Dawayma, 1948: 100 tewas

Serangan ini merupakan pembantaian terbesar yang dilakukan Israel. Sebagian besar yang terbunuh tengah berada di mesjid untuk melakukan sholat Jum’at. Wanita-wanita Palestina diperkosa selama serangan ini, sementara rumah-rumahnya diledakkan dengan dinamit, padahal ada orang di dalamnya.

Pembantaian Houla, 1948: 85 tewas

Tentara Israel memaksa 85 orang untuk masuk ke dalam sebuah rumah, kemudian rumah itu dibakar. Setelah itu, sebagian besar warga yang merasa takut melarikan diri ke Beirut. Dari 12.000 penduduk asli Houla, hanya 1200 orang yang tersisa.

Pembantaian Salha, 1948: 105 tewas

Setelah penduduk suatu desa dipaksa masuk ke mesjid, orang-orang tersebut dibakar hingga tak seorang pun yang tersisa hidup-hidup.

inikah yg dimaksud mempertahankan diri itu

Coba kalau Israel yg teriak2 akan mengusir Hamas dan Palestina sampai ke laut. Seluruh dunia PROTES, HISTERIS, BAKAR BENDERA Israel sambil teriak2 Allahu Akbar. Tapi kalau Muslim yg mengancam Israel/Yahudi dari segala arah, maka dunia bungkam kesumat.

huuuuuuuuu............
entah anda kurang belajar sejarah, atau anda tau sejarah lalu menyembunyikan, siapa bilang dunia bungkam bukankah senjata israel dr amrik,kapal selam dr jerman dan setiap kekejaman dilakukan amrik dan sekutunya selalu membela yahudi mati-matian giliran umat islam tak bersalah dibantai mereka pasti mengatakan "mati kau islam ekstrimis" israel adalah teroris nomer wahid waktu itu sekarang diambil amrik dan amrik menduduki peringkat pertama
foto diatas sebagai saksi

SO, jangan munafik ah ! Israel tidak menuntut tanah yg lebih dari yg menjadi haknya. Sekali2 dong Israel mempraktekkan Sunnah nabi dan
'saat bulan2 haram berlalu mengejar Muslim sampai dimanapun mereka ditemukan, pancung leher mereka dan jari2 mereka sampai tidak ada lagi fitnah' (Kebalikan Quran 9:5) :wink:

sudah sy bilang sy ingin tobat ....... :wink:
tanah siapa huuuuuuu.....ngaku-ngaku gak malu bani israel dsbt ="orang yg berjalan malam hari" mereka tak punya tempat tinggal mereka berjalan malam hari siang hari mereka tinggal ditenda mereka yg mengusir bangsa kanann atas pemberitahuan nb musa dan pengunguman perang mereka thp bangsa palestin yg zalim waktu itu yg menguasai baitul maqdis
Sekali2 dong Israel mempraktekkan Sunnah nabi dan
'saat bulan2 haram berlalu mengejar Muslim sampai dimanapun mereka ditemukan, pancung leher mereka dan jari2 mereka sampai tidak ada lagi fitnah'

bahaya kalau anda jd presiden bangsa indonesia pasti banjir darah muslim
disetiap tempat nah kalu kita ketahui azbabun nuzulnya maka ayat itu dicocokan pd waktu perang seprti di iraq,afghan,palestin kenapa diberitahu seperti itu kalau anda kaga mau kasih kaya gitu anda yg akan dipancung itulah hukum peperangan

NIH, lihat tuh betapa mungilnya Israel dibanding dgn negara2 Timur Tengah. Masih juga Muslim berteriak2 bahwa Israel menjajah tanah Muslim. BUKANNYA KEBALIK TUH !??? Ingat bahwa Yahudi sudah menduduki tanah itu sejak 4000 thn, jauh sebelum lahirnya Islam. :twisted:

ingat juga bangsa Kanaan (Palestina) pada abad kesembilan belas sebelum Masehi jd yg berhak adalah bangsa kanaan yg sekarang memeluk agama islam merekalah yg berhak atas tanah itu :twisted:

Kita Freemason ? :lol: :lol: :lol: AH, selain YahudiPHOBIA anda ternayta juga FreemasonPHOBIA !


kalau anda sih islam phobia :lol: :lol: :lol:
User avatar
munafik_
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 53
Joined: Sun Jan 06, 2008 10:35 am

Postby madison » Mon Jan 07, 2008 1:01 pm

baru denger tuch gue, israel teroris nomer wahid.
setau gue yang lagi ngetop sekarang itu,
MUSLIM yang teroris nomer wahid.
Yang jadi buronan juga muslim-muslim tuch.
User avatar
madison
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2393
Joined: Tue Sep 25, 2007 6:01 pm
Location: pentagon

Postby munafik_ » Mon Jan 07, 2008 3:40 pm

madison wrote:baru denger tuch gue, israel teroris nomer wahid.
setau gue yang lagi ngetop sekarang itu,
MUSLIM yang teroris nomer wahid.
Yang jadi buronan juga muslim-muslim tuch.


mas liat dulu siapa yg ongomong fakta berbicara begitu bahka tdk sedikit HAM ,dan PBB mengutuk israel bc berita dong and dengerin tuh tv liat juga
buka mata buka telinga jangan lupa hati juga
User avatar
munafik_
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 53
Joined: Sun Jan 06, 2008 10:35 am

Postby openyourmind » Mon Jan 07, 2008 5:51 pm

wah kalo gitu sama aja nih israel ama muslim...
User avatar
openyourmind
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3051
Joined: Fri Oct 20, 2006 8:42 am

Postby madison » Mon Jan 07, 2008 6:03 pm

munafik_ wrote:mas liat dulu siapa yg ongomong fakta berbicara begitu bahka tdk sedikit HAM ,dan PBB mengutuk israel bc berita dong and dengerin tuh tv liat juga
buka mata buka telinga jangan lupa hati juga

justru karena gue sering nonton TV dan baca berita
makanya gue tau MUSLIM lah teroris nomer wahid.
User avatar
madison
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2393
Joined: Tue Sep 25, 2007 6:01 pm
Location: pentagon

Postby munafik_ » Mon Jan 07, 2008 8:56 pm

madison wrote:
munafik_ wrote:mas liat dulu siapa yg ongomong fakta berbicara begitu bahka tdk sedikit HAM ,dan PBB mengutuk israel bc berita dong and dengerin tuh tv liat juga
buka mata buka telinga jangan lupa hati juga

justru karena gue sering nonton TV dan baca berita
makanya gue tau MUSLIM lah teroris nomer wahid.


sekarang ane tanya siapa yg keiraq dgn persenjataan lengkap muslim??
pake nuduh muslim sagala yg ada senjata pemusnah masal sekarang senjata tdk ada malah mau menduduki mentang-mentang emas hitam di iraq berlimpah???
bayangkan dgn afghan hanya dgn senyum osama bin laden afghan dihancur leburkan????
kalau anda tuduh mereka teroris bg sy sama sj anda menuduh pr pahlawan kita teroris bukankah tujuan mereka perang sama seperti kita dahulu dijajah siapa yg mau negaranya dihancurleburkan,anaknya dibunuh,istrinya diperkosa ,orangtuanya dibantai lalu anda senyum anda bukan manusia sedangkan rasul sy bersabda
"muslim bagaikan satu tubuh sekiranya ada tubuh yg sakit maka tbuh lain yg akan ikut merasakannya"
di mau diiraqke,difghanke,disomaliake yg pasti mereka saudaraku itu yg rasul jangan liat bagaimana di berbuta tapi kenapa dia lakukan????
sekiranya mereka tak mengangkat panji peperangan tdk mungkin peperangan akan terjadi
satu hal yg perlu anda ketahui
orang yg mengatakan laillahaillallah pantang dihinakan [-X
User avatar
munafik_
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 53
Joined: Sun Jan 06, 2008 10:35 am

Postby madison » Tue Jan 08, 2008 12:24 am

makanya muslim jangan belagu dan sok tau yach.
memangnya perang ga ada sebab musababnya.
ada kan?!!
baca lagi tuch berita dan nonton tv.
ga usah sok suci, kayak ga pernah bikin dosa aja.
User avatar
madison
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2393
Joined: Tue Sep 25, 2007 6:01 pm
Location: pentagon

Postby munafik_ » Tue Jan 08, 2008 10:44 am

madison wrote:makanya muslim jangan belagu dan sok tau yach.
memangnya perang ga ada sebab musababnya.
ada kan?!!
baca lagi tuch berita dan nonton tv.
ga usah sok suci, kayak ga pernah bikin dosa aja.


bukanya sok suci tapi dien kami yg suci orang memeluk dien itulah yg belum tentu suci
baca berita boleh aja tapi kalau penyiaran pers tak berimbang sy tanya bukankah amrik yg mengusai rata-rata siaran pers dunia kalau bs dibilang amrik yg doain pers arab,indo dll yg aminin
jadi pers dunia sekarng berat sebelah susah dicari mana yg betu-betul informatif nah kalau mau cari g betul sy sarankan
www.arrahmah.com
User avatar
munafik_
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 53
Joined: Sun Jan 06, 2008 10:35 am

Postby madison » Tue Jan 08, 2008 11:20 am

bah,
dari url-nya aja keliatan banget nan islami-nya.
eh lo muslim kerjaannya nyalah-nyalahin amerika melulu.
ga ada cara lain apa??
User avatar
madison
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2393
Joined: Tue Sep 25, 2007 6:01 pm
Location: pentagon

Postby anshori2007 » Tue Jan 08, 2008 11:41 am

Bedanya teror israel dengan teror muslim :
1. Teror israel dilakukan secara terang-terangan
2. Teror TIDAK didasarkan PERINTAH agamanya
3. Yang diserang mengetahui klo akan diserang
4. Serangan dilakukan di tanah palestina.

Teror Muslim :
1. Dilakukan secara sembunyi-sembunyi (NUSUK DARI BELAKANG) alias pengecut.
2. yang diserang dalam kondisi tidak SIAP/TIDAK TAHU.
3. Atas perintah tuhannya (dlm Quran)
4. Dilakukan dimanasaja selama dunia belum jadi muslim semua.
User avatar
anshori2007
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 240
Joined: Thu Sep 27, 2007 2:01 pm
Location: Surga 72 Bidadari Betis Transparan

Postby munafik_ » Tue Jan 08, 2008 2:08 pm

madison:"bah,
dari url-nya aja keliatan banget nan islami-nya.
eh lo muslim kerjaannya nyalah-nyalahin amerika melulu.
ga ada cara lain apa??"

bukan nyalahin tapi emang udah salah lah wong orang amrik sendiri menyalahkan pemerintahnya

anshori2007:"Bedanya teror israel dengan teror muslim :
1. Teror israel dilakukan secara terang-terangan
2. Teror TIDAK didasarkan PERINTAH agamanya
3. Yang diserang mengetahui klo akan diserang
4. Serangan dilakukan di tanah palestina.

Teror Muslim :
1. Dilakukan secara sembunyi-sembunyi (NUSUK DARI BELAKANG) alias pengecut.
2. yang diserang dalam kondisi tidak SIAP/TIDAK TAHU.
3. Atas perintah tuhannya (dlm Quran)
4. Dilakukan dimanasaja selama dunia belum jadi muslim semua.


weheheheh .........ketahuan kaga punya elmu mau ngomong
emang siapa yg dibantai baru kaga adil lagi ake senjata lengkap ama seadanya contoh afghan bangsa yg katanya miskin diserang sovyet kaga makan waktu lama cuma 10 tahun kabur deh tuh teman ente
Teror israel dilakukan secara terang-terangan

eh betul kan anda mengakui juga usrael kejam......
Teror TIDAK didasarkan PERINTAH agamanya


BILANGAN 31: 7, 9, 10, 15, 17 - Maka berperanglah mereka itu
dengan orang Midiani, setuju dengan firman Tuhan yang kepada Musa, dibunuhnya segala orang laki-laki ... Maka oleh Bani Israil ditawan akan segala perempuan orang Midiani, dan akan segala anak-anaknya dan segala kendaraannya dan segala binatangnya dan segala harta-bendanyapun dirampasnya. Maka segala kotanya dan tempat kedudukannya dan kubunya dibakar habis dengan api ... Maka kata Musa kepada mereka itu: Mengapa maka kamu hidupi segala perempuan ini? ... Sebab itu bunuhlah segala yang laki-laki di antara anak-anak itu dan bunuhlah segala perempuan yang sudah tahu bersetubuh dengan orang laki-laki ...

ULANGAN 7:2 - Dan apabila sudah diserahkan Tuhan Allahmu
akan mereka itu di hadapanmu, dan kamu sudah mengalahkan mereka itu, maka hendaklah kamu membinasakan mereka itu sama sekali, jangan kamu berjanji-janjian dengan mereka itu dan jangan kamu mengasihani mereka itu ...

ULANGAN 20: 16, 17 - Tetapi adapun negeri bangsa-bangsa ini
yang dikaruniakan Tuhan Allahmu kepadamu akan bahagian
pusaka, janganlah kamu hidupi barang sesuatu isinya akan bernafas; melainkan hendaklah kamu menumpas sama sekali segala orang Heti dan Amori dan Kanani dan Ferizi dan Hewi dan Yebuzi, seperti firman Tuhan Allahmu kepadamu ...

YUSAK 6:21 - Maka ditumpasnya segala sesuatu yang di dalam negeri itu, baik orang laki-laki atau perempuan, baik orang muda atau orang tua sampai segala lembu domba dan keledai
pun dengan mata pedang ...

HAKIM-HAKIM 1:8 - Maka bani Yehuda pun memerangi Yerusalem,
lalu dikalahkannya, dan dibunuhnya segala orang isinya dengan mata pedang, dan ditundukkannya negeri itu ...


Tidaklah mengherankan, apabila mereka yang percaya dan menjalankan kekejaman-kekejaman yang tersurat dalam ayat-ayat tersebut di atas dari Kitab yang suci lah wong israel teroris
Yang diserang mengetahui klo akan diserang

pernah dengar kasus sabra dan satilla pengungsi yg tak punya senjta dibantai dan makan korban anak-anak dan wanita silahkan cari di google
Serangan dilakukan di tanah palestina.

huuuuuuu emang lebanon palestin apa
yg lebh hebat serangan yahudi adalah pers mka d itu sy tanya dan silahkan tanya ama ali sina you god kenapa tinggal di amrik
Dilakukan secara sembunyi-sembunyi (NUSUK DARI BELAKANG) alias pengecut.

sapa bilang di ambon pasukan putih kalau mau nyerang pake allah hu akbar dulu :wink:
yang diserang dalam kondisi tidak SIAP/TIDAK TAHU.

penar itu adalah tipu daya kalau pake edang sih oke -oek aja ini senjata bos.......kalau kaga pintar ente duluan mate
Atas perintah tuhannya (dlm Quran)

kalau kaga ada perintah dr allah bs hancur umat islam waktu perang badar dan tak mungkn napoleon dikalahkan di mesir dan perjuanan di seluruh bumi untk menghentikan penindas dr para penyembah salib dan manusia tak bertuhan komunis sekali lagi islam menunjukan kekuatannya
User avatar
munafik_
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 53
Joined: Sun Jan 06, 2008 10:35 am

Postby madison » Tue Jan 08, 2008 2:14 pm

@munafik

rakyat AS protes karena mereka tidak suka peperangan.
tapi bukan berarti mendukung teroris-teroris muslim itu kan?!!
User avatar
madison
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2393
Joined: Tue Sep 25, 2007 6:01 pm
Location: pentagon

Postby munafik_ » Wed Jan 09, 2008 1:57 pm

madison wrote:@munafik

rakyat AS protes karena mereka tidak suka peperangan.
tapi bukan berarti mendukung teroris-teroris muslim itu kan?!!


memang kanapa amrik protes kenyataannya rakyat amrik takut perang
User avatar
munafik_
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 53
Joined: Sun Jan 06, 2008 10:35 am

Postby madison » Wed Jan 09, 2008 2:44 pm

ach sudahlah,
emang udah nasibmu punya agama yang dicap teroris
(karena memang teroris rata-rata muslim),
mending perbaiki aja kelakuan muslim, ga usah nyalah-nyalahin bangsa lain.

apalagi nyalahin israel, israelkan bangsa pilihan.
User avatar
madison
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2393
Joined: Tue Sep 25, 2007 6:01 pm
Location: pentagon

Postby munafik_ » Wed Jan 09, 2008 3:49 pm

madison wrote:ach sudahlah,
emang udah nasibmu punya agama yang dicap teroris
(karena memang teroris rata-rata muslim),
mending perbaiki aja kelakuan muslim, ga usah nyalah-nyalahin bangsa lain.

apalagi nyalahin israel, israelkan bangsa pilihan.


mas kami tak pernah menyesal kalau dibilang teroris karena anda harus tau muslim dididik untuk menjadi seorang militan,pemberani,tangguh

muslimbukanlah ayam potong yg ketika watunya mereka enak dipotong dgn kafir israel,amrik,and sekutunya

tapi muslim adalah lebah yg kalau anda ganggu anda akan terus dikejar sampai keadilan tegak
User avatar
munafik_
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 53
Joined: Sun Jan 06, 2008 10:35 am

Postby madison » Wed Jan 09, 2008 3:54 pm

maksudmu,
muslim memang dididik jadi teroris??

kekeke ...
User avatar
madison
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2393
Joined: Tue Sep 25, 2007 6:01 pm
Location: pentagon

Postby openyourmind » Wed Jan 09, 2008 4:40 pm

Para netter yg budiman...

ada yg tau engga bedanya muslim ama lebah?
User avatar
openyourmind
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3051
Joined: Fri Oct 20, 2006 8:42 am

Postby kimi07 » Wed Jan 09, 2008 5:35 pm

sejahat2 Israel, lebih Jahat islam,
sekejam2 israel, lebih jahat jihad

bawa bom bunuh diri, ledakin orang sipil
User avatar
kimi07
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Next

Return to Islam vs YAHUDI



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users