. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Mon Sep 20, 2010 10:46 pm

Senin, 20/09/2010 19:18 WIB
Densus 88 Dilibatkan karena Perampokan CIMB Niaga Bukan Kriminal Murni
Khairul Ikhwan - detikNews
Image

Medan - Kapolri Jenderal BHD menjelaskan kepada publik yang memandang miring atas keterlibatan Densus 88 dalam penuntasan kasus perampokan Bank CIMB Niaga. Kasus ini memang bukan kriminal murni.

"Ini tidak murni kriminal, jadi penanganan ini dilakukan Densus 88," kata Kapolri dalam keterangan pers di Mapolda Sumut, Medan, Senin (20/9/2010).

Menurut Kapolri, perampok Bank CIMB Niaga memang terkait dengan jaringan terorisme. Oleh karena itu, Kapolri mengapresiasi apa yang telah dilakukan Densus 88.


"Saya apresiasi anak-anak saya yang kerja tidak pernah berhenti sejak dari Bandung, langsung ke Sumut," jelas dia.

Kapolri pun meminta dukungan publik untuk memberantas terorisme. Kapolri menjanjikan setiap kasus terorisme akan berujung pada pengadilan terbuka yang bisa diikuti publik.

"Penangkapan mereka akan berujung di persidangan terbuka, jadi tidak ada rekayasa," ujarnya.

(fay/gah)
http://www.detiknews.com/read/2010/09/2 ... inal-murni

Kapolri Jenderal BHD telah memastikan dan menjelaskan ke publik, bahwa perampok medan terkait dengan jaringan terorisme !
Densus 88 Dilibatkan karena Perampokan CIMB Niaga Bukan Kriminal Murni ! [-(

Selamat atas kerja keras Densus 88 ! Hormat Kapolri Jenderal BHD ! =D>
Tentang kasus penusukan HKPB yang diotaki oleh FPI, kami menunggu hasil kerja bapak ! O:)
Apakah kriminal murni, atau konflik agama ? Terima kasih.
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Mon Sep 20, 2010 11:05 pm

Senin, 20/09/2010 14:59 WIB
Polisi Tangkap Pria Bernama Abah, Perekrut Kelompok Medan
Gagah Wijoseno - detikNews

Jakarta - Total 18 orang yang diduga kelompok Medan ditangkap Densus 88. Disebut-sebut salah satu yang ditangkap adalah pria bernama Abah. Diduga dia mempunya peran penting di kelompok Medan yakni sebagai perekrut.

"Dia yang mengirim peserta latihan dari Lampung ke Aceh," kata sumber detikcom, Senin (20/9/2010).


Abah ditangkap pada Minggu (19/9) di Hamparan Perak, Belawan. "Dia ditangkap saat baru datang dari Lampung," jelasnya.

Abah diterangarai memiliki peran dalam perampokan di Medan. "Total dari 18 terduga teroris, diketahui 6 terlibat perampokan," terang perwira yang enggan disebutkan namanya itu.

Densus 88 pada Minggu (19/9) melakukan penggerebekan di Tanjung Balai, Belawan dan Lampung. 3 orang tewas dalam penyergapan itu. Sementara 7 lainnya diamankan. Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata laras panjang dari lokasi. Mabes Polri menduga mereka terkait perampokan Bank CIMB Niaga. Sedangkan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai menganalisis bahwa kelompok itu bisa saja terkait perampokan dan terorisme. Sebab terorisme menghalalkan segala cara dalam mencari pendanaan, termasuk perampokan.

(ndr/nrl)
http://www.detiknews.com/read/2010/09/2 ... mpok-medan
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Mon Sep 20, 2010 11:29 pm

Senin, 20/09/2010 19:05 WIB
3 Orang Tewas Ditembak Densus 88 karena Gunakan Pagar Hidup
Khairul Ikhwan - detikNews

Jakarta - 3 Orang tewas ditembak Densus 88 saat penggerebekan teroris di Tanjung Balai, Medan, Sumatera Utara (Sumut). 3 Tersangka yang tewas itu sebelumnya menggunakan pagar hidup anak-anak dan ibu-ibu.

"3 Orang meninggal. Dani alias Ajo dan Dana, terjadi tembak-menembak di Tanjung Balai. Perlu dipahami mengapa yang bersangkutan meninggal dunia, bukan serta merta Densus masuk melakukan penembakan, tapi dengan pagar hidup anak-anak dan ibu-ibu. Baru anak Densus 88 melakukan tembak menembak dengan tersangka yang menggunakan senjata api FN 45," ujar Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD).


Hal itu dia sampaikan di Mapolda Sumut, Medan, Senin (20/9/2010).

Sedangkan tersangka tewas lainnya adalah Yuki Wantoro alias Deni alias Rojak dilumpuhkan karena memiliki 1,5 kg TNT (bom) yang siap dirangkai dan diledakkan. Pelaku lain yaitu Ridwan juga tewas karena melawan.

"Yang memiliki TNT adalah Ridwan alias Iwan, memiliki TNT 1,5 kg yang siap dengan rangkaiannya. Dia melakukan perlawanan sehingga yang bersangkutan dilumpuhkan sehingga meningal dunia," jelasnya.


Dalam penggerebekan, Densus 88 juga menangkap 15 tersangka dalam keadaan hidup.

(nwk/fay)
http://www.detiknews.com/read/2010/09/2 ... n991101605

Jakarta - 3 Orang tewas ditembak Densus 88 saat penggerebekan teroris di Tanjung Balai, Medan, Sumatera Utara (Sumut). 3 Tersangka yang tewas itu sebelumnya menggunakan pagar hidup anak-anak dan ibu-ibu.

Teroris Islam di Indonesia, rupanya ngadopsi gaya PLO ! [-(
Sedangkan tersangka tewas lainnya adalah Yuki Wantoro alias Deni alias Rojak dilumpuhkan karena memiliki 1,5 kg TNT (bom) yang siap dirangkai dan diledakkan. Pelaku lain yaitu Ridwan juga tewas karena melawan.

"Yang memiliki TNT adalah Ridwan alias Iwan, memiliki TNT 1,5 kg yang siap dengan rangkaiannya. Dia melakukan perlawanan sehingga yang bersangkutan dilumpuhkan sehingga meningal dunia," jelasnya.

Jadi ingat Peristiwa Bom Bali ! Ada sebagian pengamat yang menyatakan bahwa TNT tidak mungkin dirakit sama bomber teroris Islam Indonesia. Bahkan, masih menurut sebagian pengamat tersebut, tak sedikit yang mencurigai akan keterlibatan agen asing dalam serangkaian bom bali, dalam hal ini CIA dan atau MOSSAD ! :-k

Sekarang bagaimana ? Melihat kenyataan, bahwa Densus 88 melumpuhkan teroris Islam domestik yang ketangkap tangan memiliki 1,5 kg TNT siap rangkai dan siap diledakkan ? [-(
Apakah masih berpikir, bahwa CIA dan atau MOSSAD terlibat ? :-k
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby little_david » Tue Sep 21, 2010 8:12 am

Pagi-pagi liat TVONE membahas tentang perampokan bank CIMB dan kaitannya dengan terorisme.
Cuman bisa berdecak-decak terus liat berita tentang teroris yang seakan tidak akan ada habisnya.
Pesan saya buat para petinggi POLRI dan muslim di Indonesia : Teroris tidak akan pernah ada habisnya selama islam tetap diajarkan kepada anak-anak kita.Hal ini dikarenakan didalam alquran terdapat ajaran kebencian kepada kafir,yang mana apabila anak-anak tersebut sudah dewasa akan mengintepretasikan secara bermacam-macam.
Dan teroris adalah anak yang benar-benar menjalankan perintah islam untuk memerangi kafir dimanapun mereka temui.
Dimana ajaran perang tersebut tidak pernah saya temui didalam kitab suci agama manapun selain islam.


Untuk para member FFI,mari kita gunakan moment teroris dan CIMB ini untuk menyebarkan FFI melalui fasilitas TELL A FRIEND.Sebab saya merasakan semakin hari semakin banyak slimer yang mulai ragu-ragu dengan islam.Jadi ini adalah timing yang bagus agar mereka tahu islam yang sebenarnya melalui forum FFI ini.
little_david
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 489
Joined: Fri Oct 16, 2009 8:12 am

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Akukomkamu » Tue Sep 21, 2010 8:25 am

Wooo...namanya abah ya...

Nak vhee , abah yg ngrampok di bank itu bukan abah AKK lhooo... :lol:


Peace... :lol:
Akukomkamu
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 8:29 am

Perampokan CIMB Medan Terkait Terorisme
Selasa, 21 September 2010 06:41 WIB
Penulis : Yennizar


MEDAN--MI: Perampokan Bank CIMB Niaga cabang Medan, Sumatera Utara (Sumut)18 Agutus 2010 lalu terkait kasus terorisme. Para pelaku melakukan aksinya untuk mendapatkan dana bagi kegiatan terorisme.

Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dalam konfrensi pers di Mapolda Sumut, Senin (20/9). Pencarian dana yang dilakukan para perampok itu, menurut Kapolri, dengan cara menjarah sejumlah bank yang selama ini menjadi target atau sasaran mereka termasuk di wilayah Sumatera Utara.

Uang hasil rampokan itu dipergunakan untuk membantu dana kegiatan terorisme dan pembelian berupa senjata api, sehingga aksi terorisme itu dapat berjalan lancar. Karena itu, kata Kapolri, pihaknya menurunkan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri untuk memburu pelaku perampokan di Bank CIMB Niaga Medan. Para pelaku ditangkap di Tanjung Balai, Belawan, serta Lampung, 10 September lalu.


Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu AK 47, dua pucuk pistol FN-46 dan 100 kg serbuk TNT (serbuk untuk membuat bom). "Barang bukti berupa senjata api itu sudah diamankan guna kepentingan penyidikan. Anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan lainnya," kata Kapolri.

Tiga pelaku perampokan Bank CIMB Niaga Medan yang tewas tertembak adalah YW alias W, 21, F alias B, 23, dan D alias A , 22. Sedangkan, tiga yang ditangkap hidup adalah M alias W, 24, S alias U, 25, dan BKR alias A, 25. Dalam perampokan tersebut, anggota Brimob Polda Sumut Briptu Imanuel Simanjuntak yang bertugas menjaga bank tersebut tewas ditembak perampok. (YN/OL-04)

http://www.mediaindonesia.com/read/2010 ... -Terorisme
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 8:36 am

Senin, 20/09/2010 20:51 WIB
Kelompok Medan Tergabung Dalam Al Qaeda Aceh
Khairul Ikhwan - detikNews

Jakarta - Kelompok teroris yang ditangkap di Medan merupakan satu jaringan dengan kelompok Aceh. Mereka menamakan diri kelompok Al Qaeda Aceh.

"Kelompok ini ada yang namanya Abah alias Abu Jihad sudah ditangkap, wakilnya Emir Mustaqim yang tergabung dalam kelompok Al Qaeda Aceh," jelas Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) di Mapolda Sumut, Senin (20/9/2010).


Dia menjelaskan, kelompok ini juga memiliki kaitan dengan gebong teroris Dulmatin yang sudah mati ditembak. "Mereka sudah siap membeli senjata dan granat. Mereka digerakkan Abu Tolut yang saat ini DPO," terangnya.

Hasil pemeriksaan dari sejumlah tersangka yang ditangkap hidup diketahui kelompok Al Qaeda Aceh ini merupakan gabungan dari sejumlah faksi yakni JI, JAT, Darul Islam, dan lainnya.

"Itu semua diakui oleh mereka," tutup BHD.


(ndr/fay)
http://www.detiknews.com/read/2010/09/2 ... qaeda-aceh
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Akukomkamu » Tue Sep 21, 2010 8:38 am

Mestinya kalo memang para perampok itu dr golongan muslim yg kaffah tentunya harus sesuai sunnah nabi , nabi dulu ngrampok ga pake bedil yg buatan kafir kenapa kalian justru pake bedil buatan kafir , itu haram !!!

Cuman saran saja buat muslim yg kaffah yg benar2 pingin melaksanakan sunnah nabi ... kalo ngrampok itu pake golok dan jangan lupa bawa onta buat ngibriit kalo dikejar DENSUS 88. Jadi muslim kaffah juga harus komit dunk...ama sunnah nabi.


Peace... :heart:
Akukomkamu
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 8:41 am

Senin, 20/09/2010 22:24 WIB
Ini Dia 18 Teroris yang Ditangkap Polri di Medan dan Lampung
Khairul Ikhwan - detikNews

Image

Medan - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri menyatakan, secara keseluruhan pelaku terorisme dan perampokan CIMB Niaga yang ditangkap Polri di Sumatera Utara (Sumut) dan Lampung berjumlah 18 orang. Tiga di antaranya ditembak mati.

Berikut daftar nama tersangka yang disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan setelah Kapolri meninggalkan lokasi konferensi pers di Mapolda Sumut, Jl Medan-Tanjung Morawa, Senin (20/9/2010):


1. J alias S alias AA (31), penduduk Sei Nangka, Kabupaten Asahan, Sumut.
2. K alias KG alias AY (46) penduduk Bunga Tanjung, Tanjung Balai, Sumut.
3. Deni alias Aju, tewas dalam baku tembak di Kota Tanjung Balai, Sumut, penduduk Tanjung Balai.
4. Y alias W alias Deni alias R (40), tewas dalam baku tembak di Kota Tanjung Balai. Penduduk Tempem, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.
5. Marwan alias Wakno alias Wakgeng (39), penduduk Dusun VI, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
6. SS alias U alias S (21), penduduk Dolok Merawan, Serdang Bedagai, Sumut.
7. Ridwan alias Iwan (38), tewas dalam baku tembak di Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Diketahui penduduk Hamparan Perak.
8. BKR alias A alias AS alias I (35), penduduk Kota Baru, Bandar Lampung, Lampung.
9. AS alias S (30), penduduk Jl. Imam Bonjol, Tanjung Karang, Lampung.
10. K alias H (43), penduduk Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
11. AS alias G alias P (25), penduduk Karang Anyer, Jawa Tengah.
12. B alias P (30), penduduk Lamongan, Jawa Timur.
13. N alias A alias A (22) penduduk Pasuruan, Jawa Timur
14. S alias G (18), penduduk Sawangan, Magelang Jawa Tengah.
15. FRA alias P (22), Bengkalis, Riau.
16. DIA (25), penduduk Desa Perdamaian, Stabat, Kabupaten Langkat, Sumut.
17. W alias B (30), penduduk di Jl. Imam Bonjol, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, ditangkap di Lampung.
18. HK alias AS (25), penduduk di Jl. Imam Bonjol, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, ditangkap di Lampung.

(rul/irw)
http://www.detiknews.com/read/2010/09/2 ... an-lampung
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 8:50 am

Senin, 20/09/2010 23:40 WIB
Penangkapan di Medan
Tersangka yang Tewas Diidentifikasi dengan Standar Internasional

Khairul Ikhwan - detikNews

Image

Medan - Ketiga mayat tersangka kasus terorisme dan perampokan CIMB Niaga sudah selesai menjalani otopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan. Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Mabes Polri memastikan proses identifikasi menggunakan standar yang diakui secara internasional.

Kepala Pusdokkes Mabes Polri Brigjen Pol Musaddeq Ishak menyatakan, identifikasi selesai dilakukan pada Senin (20/9/2010) sore. Sejumlah ahli forensik ikut serta dalam proses identifikasi. Proses pengidentifikasian mencatat data primer dan data sekunder.

"Data primer yakni sidik jari, catatan gigi dan DNA. Sementara data sekunder antara lain tinggi badan, warna kulit, perkiraan umur dan ukuran sepatu,"
kata Musaddeq di Markas Polda Sumatera Utara (Sumut), Jl Tanjung Morawa, Senin (20/9/2010) malam.


Menurut Musaddeq proses identifikasi yang dilakukan mengacu kepada proses yang ditetapkan secara internasional sehingga dapat dipertanggungjawabkan kepada siapa saja.

Berkenaan dengan pemulangan jenazah kepada pihak keluarga, Musaddeq menyatakan pihak keluarga silahkan menghubungi Pusdokkes dengan membawa data pembanding. Pihak keluarga tersangka yang berasal dari wilayah Sumatera Utara diminta menghubungi RS Bhayangkara, sementara jika berasal dari wilayah luar Sumatera Utara diminta menghubungi Pusdokkes.

(rul/ayu)
http://www.detiknews.com/read/2010/09/2 ... n991102605
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 8:58 am

Kapolri: Perampok CIMB Medan Terkait Jaringan Teroris

Image
Bambang Hendarso Danuri
20/09/2010 19:14


Liputan6.com, Medan: Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri memastikan bahwa pelaku yang dibekuk Densus 88 adalah pelaku perampokan CIMB Niaga Medan. Komplotan ini juga terlibat dalam jaringan teroris yang dicari polisi. Kepastian ini disampaikan Kapolri di Mapolda Sumatra Utara, Senin (20/9).

Di depan puluhan wartawan, Kapolri juga memperlihatkan sejumlah foto perampok CIMB Niaga. Salah satunya disebut sebagai Marwan, pelaku yang tertangkap hidup-hidup. Kapolri memastikan komplotan yang dibekuk juga kelompok yang biasa merampok sejumlah bank.

Kapolri mengungkapkan, penanganan kasus ini dilakukan Densus 88 karena tidak murni kriminal. Pelaku juga terkait jaringan teroris. "Jadi mohon dipahami betul," ujar Bambang Hendarso. Sejauh ini, kata Kapolri, polisi sudah menangkap 15 tersangka. Tiga di antaranya tewas [baca: 18 Orang Ditangkap di Sumut dan Lampung].

Seluruh tersangka terkait dalam jaringan teroris, seperti yang terungkap di Jantho, Nanggroe Aceh Darussalam. Dalam kesempatan ini, Kapolri menegaskan, kekuatan anggota teroris yang kini berkeliaran di Sumatra Utara, berjumlah 33 orang.

Sedangkan tersangka yang ditembak mati di Tanjung Balai diketahui bernama Deni dan Dani. Keduanya berencana akan merampok dengan senjata api di wilayah Sumatra.

Polisi juga menyita berbagai barang bukti. Di antaranya senapan AK-56, tiga pucuk pistol jenis FN-45, ratusan butir peluru, dan bubuk TNT atau dinamit seberat 1,5 kilogram, serta uang tunai jutaan rupiah.(ULF/APY/ANS)

http://berita.liputan6.com/hukrim/20100 ... an.Teroris

18 Orang Ditangkap di Sumut dan Lampung

Image
Rochmanuddin
20/09/2010 16:12


Liputan6.com, Jakarta: Polisi telah menangkap 18 orang di Sumatera Utara dan Lampung. Penangkapan masih difokuskan terkait kasus perampokan di Medan.

"Pelaku ada 18 orang, baik yang langsung ataupun tidak langsung dengan kejadian. Termasuk dua orang yang ditangkap di Lampung yang berkaitan dengan senjata," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Iskandar Hasan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/9).

Iskandar menjelaskan, penangkapan di Lampung berkaitan dengan senjata. Mereka ikut membantu menjual senjata pada kelompok perampokan. "Termasuk yang tiga mati," ujar dia.

Menurut Iskandar, senjata yang ditemukan asli, bukan pabrikan. Hingga kini polisi masih mengembangkan dari mana senjata itu berasal. Senjata api jenis AK-47 memang dimiliki TNI dan polisi. Namun tidak menutup kemungkinan senjata itu ilegal.

"Tidak menutup kemungkinan ini ada supply dari luar, dari Filipina, Thailand Selatan, Kamboja, Malaysia. Sekarang ini masalah senjata sudah menjadi masalah internasional," kata dia. (MEL)


http://berita.liputan6.com/hukrim/201009/297230/
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 9:21 am

Polri: Senjata Api Perampok CIMB Niaga Ilegal
Image
Anri Syaiful
20/09/2010 18:00


Liputan6.com, Jakarta: Polisi terus mendalami kasus perampokan di Bank CIMB Niaga, Medan, Sumatra Utara. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Pol. Iskandar Hasan menyatakan, senjata api milik para tersangka yang digunakan untuk merampok diduga ilegal.

"Barang bukti berupa senjata api (senpi) yang digunakan oleh tersangka diduga ilegal yang berasal dari luar negeri, bisa dari Filipina, Thailand dan Malaysia," kata Iskandar di Jakarta, Senin (20/9).


Iskandar menjelaskan, barang bukti yang ditemukan dari 18 tersangka di antaranya dua senjata api jenis AK-47 dan FN, serta setengah batang bahan peledak jenis TNT (trinitrotoluene). "Dua senpi tersebut berasal dari dua tersangka yang ditangkap di Lampung, saat ini diamankan terkait dengan jual beli senpi yang digunakan untuk perampok tersebut," ucap Iskandar [baca: 18 Orang Ditangkap di Sumut dan Lampung].

Para tersangka ditangkap pada beberapa tempat terpisah di daerah Belawan dan Tanjung Balai, Sumatra Utara, kemarin sekitar pukul 19.00 WIB. "Otak pelaku perampokan berinisial M," ungkap Kadiv Humas. "Polri sejauh ini masih melakukan penyidikan para tersangka terkait dengan kasus perampokan di CIMB Niaga, belum mengarah ke kasus lainnya," kata Iskandar menjelaskan.

Pelaku perampokan itu yang tertembak mati saat dilakukan penangkapan oleh anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Utara. Dia mengatakan, tiga jenazah pelaku perampokan itu dibawa ke Rumah Sakit Brigade Mobil Polda Sumut.

Pada pertengahan Agustus silam terjadi perampokan Bank CIMB Niaga di Jalan Aksara Medan, yang juga menewaskan Brigadir Polisi Satu Imanuel Simanjuntak, anggota Brimob Polda Sumut. Selain itu, perampok sadis tersebut juga menembak dua anggota satuan pengamanan Bank CIMB Niaga, M. Fahmi (28) dan Muchdiantoro (30) yang mengalami luka serius dan dirawat intensif di RSU Permata Bunda dan RS Gleni, Medan.

Dalam aksi yang dilakukan belasan orang dengan menggunakan senjata api dan pistol itu, perampok berhasil membawa uang Bank CIMB Niaga senilai lebih kurang Rp 400 juta.(ANS/Ant)

http://berita.liputan6.com/hukrim/20100 ... aga.Ilegal
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby gabrielnotjibril » Tue Sep 21, 2010 10:00 am

:rolling: :rolleyes: :goodman:

Slim slim... yg gembar gembor agama damai..... dah liat pernyataan warga sekitar kejadian penembakan oleh densus belum...
bahwa yg koit itu profesinya adalah GURU NGAJI...... :finga: :finga: :finga:

memang koran memberikan inspirasi yg super jooossssssssssssss.......... :snakeman: :snakeman: :snakeman:

:drinkers: :rock: :-({|= :lol: :lol: :lol:
gabrielnotjibril
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 400
Joined: Sat Jan 03, 2009 7:34 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby mohnyet » Tue Sep 21, 2010 11:41 am

@gabrielnotjibril : Guru ngaji ???!?? SUMPEH LLOOOO!! GURU NG-ANJING .. kali

gw ngga tau berita di tv, Soalnya gw males banget nonton TV acara indonesia, bisa muntah :vom: kalau ngga liat sinetron yang pake jilbab, atau acara joget ngga jelas, atau wawancara2 geblek. mending gw maen game
mohnyet
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 130
Joined: Wed Apr 15, 2009 10:52 am

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby daniel-ntl » Tue Sep 21, 2010 3:02 pm

Selasa, 21/09/2010 14:22 WIB
JAT Bantah Terkait dengan Teroris di Medan
Didit Tri Kertapati - detikNews

Jakarta - Mabes Polri mengumumkan kalau 18 orang yang ditangkap di Medan terkait tindak pidana teroris. Polri juga mengatakan kalau jaringan Medan ini terkait dengan teroris Aceh dan berhubungan dengan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT).

Pernyataan tersebut dibantah keras oleh JAT. Menurut mereka penyebaran JAT belum sampai ke Sumatera.

"Perlu kami beritahu bahwa JAT tidak ada di Medan. JAT tidak ada di Sumatera, yang ada di Jawa," ujar kuasa hukum pemimpin JAT Abu Bakar Ba'asyir, Achmad Michdan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/9/2010).

Menurut Michdan, mereka yang tewas maupun yang ditangkap seluruhnya berasal dari Medan sehingga jelas tidak terkait dengan JAT. Untuk itu, Michdan berharap agar Polri tidak asal menuding.

"Janganlah memberikan satu statement yang berkaitan dengan penyudutan. Lebih bagus itu nanti saja dalam persidangan. Ustadz (Abu Bakar Ba'asyir) saja perkaranya belum diajukan," imbaunya.

Sementara itu mengenai Abu Tholut, Michdan mengakui Ba'asyir saling mengenal dengan Abu Tholut ketika Ba'asyir dipenjara. Namun mengenai keterlibatan Abu Tholut dalam aksi di Medan, Michdan mengaku tidak mengetahuinya.

"Apakah Abu Tholut itu yang mendesain atau dikatakan sebagai project officer di Aceh kita belum tahu. Ini kan belum dibuka persidangannya," tukasnya.

(ddt/fay)
daniel-ntl
Translator
 
Posts: 1632
Joined: Mon Mar 31, 2008 2:03 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 8:46 pm

Selasa, 21/09/2010 16:51 WIB
Terorisme Medan
Sekjen JAT: Abu Tholut Pernah Dekat dengan JAT

Nurvita Indarini - detikNews

Jakarta - Nama Abu Tholut mencuat seiring penangkapan 18 orang di Sumatera Utara dan Lampung karena diduga terkait terorisme. Abu Tholut pernah dekat dengan organisasi bentukan Abu Bakar Ba'asyir, Jamaah Anshorut Tauhid (JAT).

"Pernah dekat dengan kita, tapi itu sudah lama," ujar Sekjen JAT, Abdurrahman,
kepada detikcom, Selasa (21/9/2010).

Abu Tholut pernah beberapa kali datang ke kantor JAT untuk bersilaturahmi. Meski demikian, Abu Tholut tidak masuk dalam keanggotaan JAT. Menurut Abdurrahman, Tholut adalah sosok yang bersahabat dan memiliki keilmuan agama yang memadai.

Apakah benar Abu Tholut memiliki kemampuan merakit senjata dan membuat peledak? "Saya beberapa kali berdialog dengan beliau, tapi tidak tahu sejauh itu," kata Abdurrahman.

Menurut dia, Abu Tholut tidak setuju dengan penerapan fa'i di masa sekarang ini. Sebab Tholut meyakini fa'i adalah harta benda yang boleh digunakan lantaran ditinggalkan musuh yang melarikan diri.

"Kan sekarang ini tidak sedang perang. Jadi tidak ada fa'i, karena tidak ada kondisi peperangan terjadi. Fa'i tidak dimungkinkan," tutur Abdurrahman.

Terkait kemungkinan Tholut terlibat dalam kegiatan perampokan berdarah, dia pun tidak yakin. Sebab selama ini, dia mengenal Tholut sebagai pribadi yang tidak setuju mengambil harta milik orang lain.

"Saya rasa ini ada upaya by designed dengan istilah terorisasi, jadi menuduh kaum Muslim melakukan teror. Ini memaksakan kasus," kata Abdurrahman terkait dugaan Abu Tholut terlibat terorisme.


Menurut mantan anggota JI, Nasir Abas, Abu Tholut pernah menjadi pengajar atau instruktur bahan peledak di Afghanistan dari tahun 1987 sampai 1992. Abu Tholut juga pernah aktif di Mindanao, Filipina dengan menjadi pemimpin camp di Filipina pada 1999-2000. Karena inilah dia menengarai, Abu Tholut mudah mendapatkan pasokan senjata.

Nasir menyebut Abu Tholut pun pernah memimpin JI di Poso dari tahun 2000 sampai 2002. Hal itulah yang membuat Abu Tholut punya banyak chanel.

Abu Tholut pernah divonis 8 tahun, namun bebas karena mendapat remisi hingga 4 tahun. Abu Tholut mempunyai nama alias Mustafa. Selain mengejar Abu Tholut sebagai DPO, Mabes Polri juga masih mengejar 15 orang tersangka lagi. Dia diduga menjadi penggerak kelompok teroris di Sumatera Utara.

(vit/nrl)
http://www.detiknews.com/read/2010/09/2 ... dengan-jat

Terkait kemungkinan Tholut terlibat dalam kegiatan perampokan berdarah, dia pun tidak yakin. Sebab selama ini, dia mengenal Tholut sebagai pribadi yang tidak setuju mengambil harta milik orang lain.

"Saya rasa ini ada upaya by designed dengan istilah terorisasi, jadi menuduh kaum Muslim melakukan teror. Ini memaksakan kasus," kata Abdurrahman terkait dugaan Abu Tholut terlibat terorisme.

Mari kita sama-sama bersabar dan tawakal, menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari kepolisian. :-k
Tidak perlu resah dan gelisah............................. [-(
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 9:07 pm

Ba'asyir Dituding Terkait Jaringan Medan
Selasa, 21 September 2010 | 06:29 WIB
Image

TEMPO Interaktif, MEDAN - Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abubakar Baasyir disebut ikut terkait dalam jaringan teroris sekaligus perampokan Bank CIMB Niaga di Medan, Sumatera Utara. Juru Bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Iskandar Hasan menyebut, Ba'asyir diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan teroris Medan, yang satu per satu dibekuk polisi.

"Biaya pelatihan di Sinabung juga diduga berasal dari Ba'asyir," kata Iskandar dalam jumpa pers di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Senin 20 September 2010. Yang dimaksudkan Iskandar adalah pelatihan militer kelompok Medan yang sebelumnya disebutkan Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri.


Kepada wartawan, Bambang mengungkapkan, para anggota jaringan teroris Al-Qaidah Tanzim Aceh tidak hanya pernah melakukan latihan militer di Jalin Jantho, Aceh Besar. Kelompok yang belakangan dituduh beraksi dalam sejumlah perampokan itu juga pernah menggelar latihan di Sinabung dan Deli Serdang, Sumatera Utara. "Kami luput dari informasi ini," kata Bambang dalam jumpa pers yang sama.

Menurut Bambang, pelatihan di Sinabung dan Deli Serdang baru diketahui saat para tersangka perampokan Bank CIMB Niaga Medan tertangkap. Menurut para tersangka, selain di Aceh, ada lokasi pelatihan di dua lokasi lain di Sumatera Utara.

Namun ihwal keterkaitan para teroris dengan jaringan Jamaah Ansharut Tauhid, yang didirikan Abu Bakar Ba'asyir, Bambang tak menjelaskan secara terperinci. "Masih didalami," kata dia.

Tadi malam, sekitar pukul 20.00 WIB, belasan aktivis Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Sumatera Utara mendatangi markas Detasemen Khusus 88 Antiteror Polda Sumatera Utara. Penasihat hukum MMI, Julheri Sinaga, mengatakan mereka datang untuk mempertanyakan alasan penangkapan Bendahara MMI Kasman Hadiyono, 43 tahun.

Menurut Julheri, pihaknya menduga Kasman ditahan hanya karena memiliki kaitan sebagai abang ipar Marwan alias Nanong, yang tewas ditembak Densus 88 Antiteror Polri dalam penyergapan di Deli Serdang.

Namun, di Markas Densus 88, para anggota MMI ini tidak mendapatkan informasi tentang Kasman. Hal yang sama mereka alami ketika mendatangi Markas Polda Sumatera Utara sebelumnya. "Kami heran mengapa polisi begitu tertutup," kata Julheri. Dari markas Densus 88, belasan aktivis MMI itu berangkat menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengetahui keberadaan Kasman.

l Mustafa Silalahi | Sutana Moenang Hasibuan | Ratnaning Asih | Antara
http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum ... 19,id.html

Ba'asyir Tertawa Dituding Danai Teroris Medan
Selasa, 21 September 2010 - 15:00 wib
Ajat M Fajar - Okezone

Image
Abu Bakar Ba'asyir (Foto: Brahmantyo/Trijaya)

JAKARTA - Pencatutan nama KH Abu Bakar Ba'asyir dan Jamaah Ansorut Tauhid (JAT) dalam penangkapan 18 orang terduga teroris di Sumatera Utara, membuat semua pihak bertanya-tanya. Namun lain halnya dengan sang ustaz yang menanggapinya dengan senyum dan tawa.

''Ya dia (Ba'asyir) ketawa saja. Dia sempat bilang enggak ada JAT. Di Sumatera Utara enggak ada JAT,'' kata kuasa hukum KH Abu Bakar Ba’asyir, Ahmad Michdan usai menjenguk kliennya di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (21/9/2010).


Dirinya menjelaskan bahwa para anggota JAT sendiri tidak ada yang tinggal atau menetap di Medan, Sumatera Utara. Sementara para pelaku yang tertangkap adalah penduduk Sumatera Utara.

Untuk itu, lanjut Michdan, seharusnya Polri harus menjaga pernyataannya mengenai JAT yang dikaitkan dengan pelaku terduga terorisme. Karena prosesnya sendiri harus dibuktikan kembali dalam persidangan. Jika pernyataan itu dikeluarkan diluar persidangan, dikhawatirkan akan menjadi sumber fitnah.

''Dan ini seharusnya dijaga oleh Kapolri agar tidak mengeluarkan statement yang sifatnya harus dibuktikan dipersidangan secara hukum. Jadi jangan mengait-ngaitkan, itu bisa sumber fitnah,'' ungkapnya.

Selain itu pihaknya menduga bahwa penangkapan terhadap kliennya merupakan rekayasa yang dibuat atas tekanan dari pihak asing, yaitu Amerika Serikat.

''Jadi ada yang aneh dalam penangkapan ustaz, yang pertama ustaz pernah ditangkap di rumah sakit, yang kedua baru keluar dari penjara, dan yang ketiga setelah selesai dakwah. Kenapa tidak dipanggil? Itu kan satu hal yang sepertinya ada pesanan,” tandasnya.(ful)


http://news.okezone.com/read/2010/09/21 ... oris-medan

Pencatutan nama KH Abu Bakar Ba'asyir dan Jamaah Ansorut Tauhid (JAT) dalam penangkapan 18 orang terduga teroris di Sumatera Utara, membuat semua pihak bertanya-tanya. Namun lain halnya dengan sang ustaz yang menanggapinya dengan senyum dan tawa.

''Ya dia (Ba'asyir) ketawa saja. Dia sempat bilang enggak ada JAT. Di Sumatera Utara enggak ada JAT,'' kata kuasa hukum KH Abu Bakar Ba’asyir, Ahmad Michdan usai menjenguk kliennya di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (21/9/2010).

Ada baiknya kalau ustadz Abu menahan dulu senyum dan ketawanya. O:)
Mari kita tunggu hasil investigasi kepolisian dengan ikhlas, bersabar dan tawakal. O:)
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 9:16 pm

Selasa, 21/09/2010 16:49 WIB
Ansyaad: Abu Tholut Buronan Teroris Paling Berbahaya
Indra Subagja - detikNews
Image

Jakarta - Polri melansir nama Abu Tholut sebagai penggerak utama dalam kelompok teroris Medan. Abu Tholut alias Mustafa yang kini merupakan buron utama ini memiliki segudang pengalaman. Dia lulusan Afghanistan dan menjadi pendiri kamp pelatihan di Mindanao, Filipina.

"Kalau dilihat dari recordnya, dia paling berbahaya," kata kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai saat dihubungi detikcom, Selasa (21/9/2010).

Abu Tholut pernah menjadi pengajar atau instruktur bahan peledak di Afghanistan dari tahun 1987 sampai 1992. Dia juga aktif di Mindanao, Filipina, dan pernah menjadi pemimpin camp di Filipina pada 1999-2000.

Abu Tholut itu pernah menjadi Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah di Poso (2000-2002), sebelum kemudian diserahkan kepada Nasir Abas,
yang kini menjadi pengamat terorisme. "Abu Tholut yang melaporkan kepada Abu Bakar Baa'syir siapa saja yang lulus dalam pelantikan JI," jelas Ansyaad.

Abu Tholut juga dinilai memiliki keahlian berbahaya lebih daripada Dulmatin ataupun Noordin M Top. Dengan pengalamannya, Abu Tholut pernah membangun laboratorium bom.

"Pada tahun 2003 dia pernah disergap di Semarang dan telah memiliki laboratorium bom. Dia juga saat itu diketahui memiliki senjata M 16. Bisa dibayangkan betapa berbahayanya dia," terang Ansyaad.

Saat ini, Ansyaad menduga Medan hanya dijadikan basis sementara, mungkin saja di sana banyak yang mudah dijadikan sasaran untuk mencari dana. Pulau Jawa tetap dijadikan basis utama, sekaligus sasaran penyerangan. Kini, saat jaringannya digerebek Polri, Abu Tholut diperkirakan tengah menyembunyikan diri sambil membangun kekuatan.

"Yang jelas dia melarikan diri, tentu dia akan merekrut terus," ujar pensiunan jenderal dua Polri ini.
(ndr/nrl)
http://www.detiknews.com/read/2010/09/2 ... -berbahaya
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 9:23 pm

Jejak Abu Tholut Dalam Aksi Teror
Selasa, 21 September 2010 | 17:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Polisi menyebut kelompok teroris yang bereaksi di Medan, Sumatera Utara dan sekitarnya merupakan jaringan Abu Tholut alias Mustofa. Pria yang pernah mengikuti pelatihan kemiliteran di Afganistan ini memiliki banyak nama: Imron Byhaqi alias Pranata Yudha alias Mustofa alias Abu Tholut. Bagaimana jejak keterlibatannya dalam aksi-aksi teror? Berikut catatan Tempo.

1987/1988
Lulus pelatihan kemiliteran angkatan IV di Afganistan.

1993
Menjadi anggota Jemaah Islamiyah sejak tahun 1993.

1995
Diminta oleh Abdullah Sungkar menjajaki tempat latihan militer di Moro, Filipina.

1997/1998
Pelatih di Al Islamic Al Jamaah Military Academy di Muaskar, Udaibiyah, Filipina Selatan.

1997
Menjadi Ketua Mantiqi III yang membawahi wilayah Kalimantan, Sulawesi, Philipina Selatan.

2000
Memimpin proyek Uhud Poso. Tugasnya merekrut pemuda Poso untuk dilatih militer. Proyek ini menghasilkan kelompok Tanah Runtuh yang alumninya sudah banyak melakukan berbagai macam teror di Poso.

April 2002
Menghadiri pertemuan di Vila Setia Puncak Jawa Barat. Pada pertemuan yang dipimpin, Zulkarnaen yang masih menjadi DPO, Abu Rusdan terpilih sebagai pelaksana harian Amir Jemaah Islamiyah menggantikan Amir Majelis Mujahidin Indonesia Abu Bakar Baasyir.

8 Juni 2003
Ditangkap polisi atas kasus pemilikan senjata api di rumahnya di Perumahan Permata Hijau Permai Blok F-11 No 16 RT 07/18, Kelurahan Kali Abang Tengah, Bekasi Utara.

11 Mei 2004
Tholut akhirnya divonis 7 tahun, selanjutnya ia bebas setelah mendapat remisi hingga 4 tahun.

Peran lain :
- Salah satu yang merekrut Asmar Latin Sani, pelaku bom bunuh diri dalam peristiwa bom Marriott tahun 2003.

EVAN | FWH | Sumber diolah dari ICG dan Tempo
http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum ... 18,id.html
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Kapolri Sudah Pastikan Perampok Medan Bagian dari Teroris !

Postby Sabilla » Tue Sep 21, 2010 9:29 pm

Perkenalan Abu Tholut dan Ba'asyir Terjadi di Cipinang
Selasa, 21 September 2010 | 15:15 WIB
Image
Abu Bakar Ba'asyir. TEMPO/Arie Basuki

TEMPO Interaktif, Jakarta - Anggota Tim Pengacara Muslim, Ahmad Michdan mengakui Abu Tholut memiliki hubungan dengan Amir Jemaah Anshorut Tauhid (JAT), Abu Bakar Ba'asyir. Menurut Michdan, perkenalan Baasyir dan Abu Tholut terjadi saat pengasuh Pondok Pesantren Ngruki itu dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang beberapa waktu lalu. "Tapi secara administrasi Abu Tholut itu anggota JAT kami belum tahu," kata Michdan, Selasa (21/9).

Abu Tholut disebut-sebut sebagai otak perampokan Bank CIMB Niaga Medan.
Namun Abu Tholut tidak ikut tertangkap dalam penangkapan delapan belas terduga perampok dan teroris di Medan. Dia masih buronan polisi.

Polisi menyebut kelompok teroris yang bereaksi di Medan, Sumatera Utara dan sekitarnya merupakan jaringan Abu Tholut alias Mustofa.

Ketua Jemaah Anshorut Tauhid (JAT) Jawa Timur, Muhammad Achwan mengaku bila Abu Tholut pernah bergabung dengan organisasinya. Saat bergabung dengan JAT, Abu Tholut pernah bergabung dengan Divisi Kelaskaraan dalam organisasi ini.

CORNILA DESYANA
http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum ... 71,id.html
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

PreviousNext

Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users