. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Murtad: mereka yg meninggalkan Islam. Apa hukumannya & bgm penerapannya di negara2 Islam ?

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby AkuAdalahAing » Sun Sep 06, 2009 9:27 am

Trik dan tips menurunkan jumlah muslim / muslimah di Indonesia yang telah mempunyai SERTIPIKAT HALAL dari MUI:

1. Beli voucher perdana yang 5 / 10 rebuan aja... (habis pulsa... BUANG !!!)
2. Bikin SMS salah kirim dengan isi berita:
Skenario: Asep kirim SMS nasihat untuk Agus yang lagi tengkar sama istrinya, tapi salah kirim ke HP Nita dengan pesan:
- Gus, gw dah cari dan ada di quran kalau kita boleh pukul istri yang salah. lu liat aja QSxx:yyy Tapi saran Asep sih kalau bisa lu lebih sabar dikit. Udah gitu dulu aja ya gus, moga2 lu gak usah sampai pukul istri lu.
Oiya gus, kalau lu emang serius pengen lebih tau tentang islam, lu bisa ke http://indonesia.faithfreedom.org (atau mungkin anda bisa kasi link lengkapnya... tapi biasanya kepanjangan dan susah dibacanya)
3. Anggaplah SMS di atas memakan 2 pulsa sms (asumsikan 1x SMS Rp 100), maka kita bisa melakukan langkah nomor (2) sebanyak 50 kali.
4. Kalau si Nita jawab sms anda misal isinya "Ni Sapa ?"... ya anda tinggal... EXPRESIKAN AKSIMU BUNG !!! :green:
5. Setelah pulsa habis... disarankan untuk DIGUNTING KECIL-KECIL lalu BUANG !!! Mengisi pulsa secara elektronik MEMPUNYAI RESIKO !!! (Kalau sayang sama tuh nomor... mending isi pulsa pakai voucher)
User avatar
AkuAdalahAing
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6603
Joined: Sat Oct 28, 2006 5:20 pm

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby walet » Sun Sep 06, 2009 1:34 pm

Dari:
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/indonesia-murtad-naik-muslim-turun-t3803/

ali5196 wrote:PANTAS MUSLIM SEMAKIN BLINGSATAN ! :lol:

http://www.gatra.com/2003-06-17/artikel.php?id=29308

Aturan Lonjong Penangkal Murtad

Dalam Pasal 13 UU SISDIKNAS dinyatakan, setiap siswa punya hak mendapat pelajaran agama sesuai agama yang dianutnya, dan dari pengajar yang seiman. Selama ini, hak itu terabaikan di sekolah bercirikan agama, di sebagian besar sekolah Katolik dan Kristen. Muncul tuduhan, sekolah-sekolah itu menjadi media bagi pemurtadan siswa muslim yang bersekolah di sana. Tudingan ini secara gamblang diutarakan Din Syamsuddin, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia. Ia menyebut ada 1.300 anak muslim yang pindah agama di Yogyakarta karena bersekolah di sekolah katolik. ''Itu baru hasil penelitian di Yogya. Di tempat lain, saya tidak tahu,'' katanya.

"Temuan" Din itu cukup mengejutkan. Angka 1.300 untuk satu provinsi dalam kurun satu tahun, bukanlah jumlah sedikit. Validitas penelitian itu lantas dipertanyakan. Sayangnya, Din enggan menyebut pihak mana yang melakukan penelitian. Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia itu hanya mengatakan, survei dilakukan bukan oleh sebuah lembaga kajian. Tapi oleh enam orang muslim.

...

Data statistik memang menunjukkan jumlah penganut Islam di beberapa daerah mengalami penurunan. Di Sulawesi Tenggara, misalnya, berdasarkan data di Badan Pusat Statistik, turunnya mencapai 1,88% dalam kurun waktu 10 tahun. Jika tahun 1990 jumlah penduduk muslim mencapai 96,21 %, maka pada 2000 menjadi 94,33%.

Penurunan terjadi juga di Sulawesi Tenggara, NTT, dan Jawa Tengah. Tapi angkanya variatif. Majalah Spektrum Nomor 4/XIII, tahun 1985,terbitan Departemen Dokumentasi dan Penerangan Majelis Agama Wali Gereja Indonesia, menyebutkan pada dekade tahun 1980-an, setiap tahunnya laju pertumbuhan umat katolik 4,6 %, protestan 4,5 %, Hindu 3,3 %, Budha, 3,1%, sedangkan Islam hanya terkerek 2,75%.
:lol: :lol: :lol:
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5871
Images: 15
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

80 orang kaum PTMI murtad

Postby walet » Sun Sep 06, 2009 1:38 pm

http://indonesia.faithfreedom.org/forum/80-orang-kaum-ptmi-murtad-t8640/

80 orang kaum PTMI murtad

infermanvx wrote:80 orang PTMI Murtad
Perkumpulan Tionghua Muslim Indonesia

:: Pos Metro Singkawang, Senin 27 november 2006 ::
Jakarta, PTMI yang biasa dikenal dengan istilah “perkumpulan Tionghua Muslim Indonesia” yang dipimpin oleh “Arry setyawan” mendatangi sebuah kuil Vihara Buddha Maitreya di Jakarta pusat dengan maksud ingin mengundang para kaum Buddha untuk menghadiri acara Kebaktian Sosial Dengan tema Agama, dengan tujuan agar saling mengenal lebih dekat tentang masing-masing agama yang diadakan di Jakarta barat, Minggu depan. Di balik itu, PTMI juga ingin berniat untuk memurtadkan kaum Buddha. Namun itu, dirahasiakan oleh orang-orang PTMI.
Senin 4 desember 2006, Acara Kebaktian Sosial tersebut di Adakan tidak terlalu megah. Namun, acara tersebut hanya di datangi 10 Bhiksu dari Vihara budda maitreya, namun disambut dengan hangat oleh kaum PTMI. Acara tersebut yang diawali dengan perbincangan tentang masing-masing kebajikan agama masing-masing, tidak lama kemudian setelah beberapa menit, Arry yang merupakan ketua PTMI langsung mengajukan pertanyaan kepada bhiksu “San see fuu” yang merupakan Bhiksu yang tertua diantara 10 bhiksu lainnya.
Pertanyaan Arry, seolah-olah menjelekan kaum Buddha. Arry berkata : “mengapa kaum Buddha, menyembah patung? Apakah patung itu yang menciptakan manusia? Sedangkan patung dibuat manusia”. Kemudian Bhiksu tersebut menjawab : “kami bukan menyembah patung, tetapi kami menyembah dewa kami. Patung tersebut hanya sebagai Media atau perantara. Ibaratkan disaat anda mengadakan Upacara kemerdekaan, anda disuruh menghormati bendera. Kalau dilihat-lihat itu bisa dikatakan juga menghormati tiang, namun kalau dengan akal sehat, itu dikatakan “menghormati Negara”. Namun, Arry hanya bisa meng-anggukkan kepala saja setelah mendengar jawaban dari bhiksu tersebut. Kemudian seorang lagi yang merupakan bagian dari PTMI juga langsung ikut bertanya : “mengapa orang Buddha diijinkan memakan daging Babi? Dan tahukah anda, kalau daging babi itu sangat menjijikkan karena memiliki cacing pita didalamnya? Dan Babi juga kotor karena sering di Lumpur”. Kemudian, dijawab oleh Biksu dengan ramah : “Babi kalau dalama ajaran agama anda dikatakan Haram, tetapi kalau kami dikatakan tidak haram. Kami bhiksu ini semua Vegetarian, naum kalau Kaum Buddha lainnya ada juga yang non-vegetarian. Mereka boleh memakan daging babi, dan asalkan tidak dimakan bersamaan dengan cacing yang seperti anda katakan tadi. Dan Babi sekarang juga tidak tergolong kotor lagi, kami kaum Buddha ada juga peternak Babi namun dizaman modern ini, kami sangat jarang memelihara babi di daerah Lumpur-lumpur, dan juga tempat dan makananya(Sayuran) yang bersih dan tidak kotor. Namun, ada seseorang lagi juga ikut bertanya: “tahukah anda kalau banyak orang yang sakit dan meninggal dikarenakan memakan daging babi?” dan dijawab oleh bhiksu lagi: “daging babi? Suku Chinesse, banyak yang Buddha, setiap perayaan tahun baru cina, ulang tahun, diwajibkan memakan daging babi, namun saya sampai sekarang belum pernah mendengar peristiwa, meninggal dikarenakan daging babi. Bahkan orang Cina merupakan orang yang terpadat dan terbanyak di Dunia sampai sekarang. Dan pertanyaan demi pertanyaan lain terus dijwab dengan ramah oleh bhiksu-bhiksu.
Sudah 2 jam berlalu, setelah mendengar jawaban, banyak penonton yang merupakan kaum muslim juga (bukan anggota PTMI) juga ikut tersanjung mendengar jawaban dari Bhiksu “san see fuu” yang ramah. Anggota PTMI juga sepertinya ikut tersanjung, namun Arry yang merupakan ketua PTMI, merasa emosi, dan memberi sebuah pertanyaan lagi : “mengapa kaum Buddha seperti anda tidak pernah merasakan keburukan Buddha? Kami yang dulunya kaum Buddha, murtad dan memilih jalan ke ISLAM” dan dijawab oleh bhiksu dengan ekspresi senyum : “di dalam ajaran Buddha hanya diajari kebaikan, kebajikan. Orang yang tidak mendapatkan itu akan kehilangan arah dan akan kehilangan arah yang benar”
setelah itu kaum muslim lainnya ikut tersanjung dan bertepuk tangan. Kondisi arry memang sudah mencapai puncak. Arry langsung sudah tak bisa di tenangi jiwanya langsung menghantam muka Bhiksu tersebut sampai berdarah.Arry berulang kali mengucapkan kata-kata menghina di hadapan bhiksu tersebut. Kaum PTMI lainnya juga ikut menenangkan Arry yang sudah emosi berat.
Kemudian Bhiksu San See fuu menghampiri Arry, dengan wajah babak belur, ia berkata : “tenangkan hati jiwamu, dan raihlah jalan kebenaran.” . ARRY terharu mendengarkan Perkataan Bhiksu tersebut, sambil memegang kepala Arry. Arry menangis dan berlutut di hadapan Biksu tersebut. Dan memohon Bhiksu tersebut untuk membalikkan ia ke jalan yang benar.
Arry memohon maaf dan juga diikuti oleh kaum PTMI lainnya.
Rahasia dengan tujuan memurtadkan Buddha ini diakui sendiri oleh arry saat ia mengaku diri kepada Bhiksu San see fuu, di sebuah Vihara.
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5871
Images: 15
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby walet » Sun Sep 06, 2009 1:51 pm

Dari: http://indonesia.faithfreedom.org/forum/kehancuran-islam-indonesia-t20188/

PENGANTAR

Pengkajian Islam baik itu dari segi ayat-ayat Al-Qur'an maupun aplikasinya telah membuat saya(Atep Nurdjaman, Prof., DR™.) terenyuh dengan sikap masyarakat dalam menghadapi ayat-ayat Al-Qur'an yang kemudian di aplikasikan dalam kehidupannya, banyak anggota masyarakat yang lebih percaya kepada penceramah yang lulusan SD ketimbang pemikiran/kajian pribadinya yang notabene mungkin lulusan universitas atau institut. Nama besar penceramah juga menjadikan masyarakat terpesona, padahal kalau ditilik dari isi ceramahnya tentunya kita akan berpendapat kalau isinya tidak ada apa-apa, yang ada hanya guyonan, acara ceramah keagaman isinya lebih banyak guyonan, yang lebih buruk lagi mereka mencampuradukkan antara agama dengan hikayat, legenda dan lain-lain, bahkan mungkin yang terburuk adalah mereka memadupadankan ayat-ayat Al-Qur'an dengan ayat-ayat hasil bikinannya, atau hadits-hadits bikinan sendiri. Jelas kalau agama Islam sudah diacak-acakan oleh mereka, oleh para penceramah, oleh para pengajar agama Islam, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi sejati. Mereka bermodalkan pengetahuan agama Islam yang hanya secuil berani memberikan petuah kepada umat Islam, atau memang demikian rencana mereka...bermodalkan pengetahuan Islam yang sedikit .........menghancurkan umat Islam dengan memberikan pemahaman tentang Islam yang dangkal kepada umat islam. Islam bukanlah agama yang dibikin oleh manusia yang kitabnya bisa diutak-atik oleh orang-orang yang tidak bertanggung-jawab, Islam adalah agama yang berasal dari Tuhan Allah SWT seperti halnya agama lain yaitu agama Kristen dan agama Yahudi, tidak lebih tidak kurang.

Kehancuran umat Islam sudah terjadi di Indonesia, dan sekarang kita hanya tinggal melihat pengumuman pemerintah RI tentang jumlah muslim di Indonesia, dulu jumlah muslim di Indonesia termasuk dalam kategori mayoritas, sekarang persentasenya mulai tergerogoti, mengapa demikian, tentunya karena peran penceramah-penceramah tersebut. Ceramah keagamaan Islam sekarang adalah tidak lebih dari suatu industri komunikasi dan informasi yang mengandalkan akal bulus bisa merauk uang dari masyarakat dengan mengandalkan istilah sedekah atau sumbangan dari para hadirin yang hadir. Banyak sekali masyarakat tertipu dengan bujuk rayuan para penceramah dalam hubungannya dengan amal kebajikan, para penceramah pandai sekali meilih-milih ayat-ayat Al-Quir'an untuk kepentingannya, penceramah pandai mengulang-ulang suatu topik dengan bumbu di sana-sini, masyarakat hanya bisa mendengar ulangan siaran ceramah secara live, atau kalaupun berbeda tetap aja kelihatan kesamaan inti dari topik yang diceramahkan, mereka penceramah tidak pandai dalam mengungkap isi Al-Qur'an secara keseluruhan tetapi mereka hanya pandai bicara saja dengan topik yang sama.

Selain yang disebut di atas, para penceramah juga tutup mata dan pura-pura tidak tahu terhadap kenyataan bahwa ayat-ayat Al-Qur'an yang diterbitkan oleh pemerintah RI adalah kebanyakan ayat-ayat palsu hasil utak-atik atau hasil modifikasi atau bahkan merupakan hasil bikinan, dengan dalil selama yang benar belum ketahuan jelas mereka penceramah beranggapan lebih baik mengajarkan yang salah (dalam hal ini ayat-ayat Al-Qur'an), atau memang demikian adanya, mereka penceramah terlibat dalam pemalsuan ayat-ayat Al-Qur'an dan mengajarkannya kepada masyarakat Islam.

Alhamdulillah, sekarang, masyarakat sudah mengetahui hal itu, sehingga dampaknya sangata terasa, mengapa demikian, karena banyak sekali tempat-tempat ceramah kehilangan audiensnya atau pendengarnya, banyak penceramah sedikit demi-sedikit ditinggalkan pengikutnya, banyak para dosen agama Islam yang hanya didengar perkataannya tentang Islam oleh mahasiswa/mahasiswi hanya untuk memenuhi SKS saja setelah itu mengena kepada istilah masuk telinga kiri keluar telinga kanan

Ada apa dibalik semua ini, tentunya itu adalah bagian dari proses panjang kaum kafir yang ingin menjatuhkan umat Islam dan Islamnya sendiri yang dengan berbagai cara berusaha menjatuhkan baik secara langsung maupun tidak langsung. Kaum kafir, menururt saya(Atep Nurdjaman, Prof., DR™.) terdapat di mana-mana, menguasai berbagai lini kehidupan baik di Indonesia maupun dunia, tanda-tanda hal tersebut sangat nyata dan terjadi di depan hidung kita, peristiwa tsunami di mana-mana sebagi bukti bahwa Allah SWT-Tuhan sangat marah dan menimpakan adzabnya kepada kaum kafir sesuai dengan yang dijanjikan oleh Tuhan Allah SWT dalam ayat-ayat Al-Qur'an. Peristiwa tsunami di provinsi Aceh NAD, di Jogjakarta, di Banten, di Pangandaran, di Thailand adalah bukti kecil yang bisa kita saksikan, saya(Atep Nurdjaman, Prof., DR™.) yakin masih banyak lagi tempat yang terkena tsunami di belahan bumi Indonesia tetapi karena kaum kafir menutup-nutupinya maka hal tersebut tidak terekspose di media massa, hanya para wartawan atau pers yang tahu, apakah mereka bagian dari kaum kafir....wallahu alam.

Waspada adalah kata yang tepat untuk menghadapi para kaum kafir, selanjutnya pelajari Islam dengan seksama jangan mengandalkan buku-buku hasil cetakan dalam negeri terutama pemerintah Republik Indonesia, karena isinya salah, baik itu kitab Al-Qur'an maupun buku-buku agama Islam yang dijual di toko-toko karena isinya menyesatkan, lebih baik anda mencari Al-Qur'an dan publikasi kajian Islam di internet yang penulisnya dari luar negeri yang berasal dari belahan bumi Timur Tengah, karena mereka belum tekontaminasi seperti halnya para penulis di Indonesia kecuali saya(Atep Nurdjaman, Prof., DR™.).

Kajian Islam yang benar akan membawa kita kepada pemahaman Islam yang benar yang tidak berlandaskan kepada ajaran yang kolot yang hanya mengandalkan pemahaman yang merupakan hasil pemikiran penceramah yang levelnya hanya setingkat SMU ataupun setingkat universitas tapi sudah terkontaminasi dengan konspirasi globaal kekafiran. Islam mengajarkan kita untuk memahami Islam secara utuh, cross check ayat adalah kata kunci untuk mengungkap kebenaran suatu permasalahan. Misalkan, kalau kita menghadapi suatu permasalahan A yang perlu penyelesaian dengan tepat, pertama lihat ayat yang berhubungan dengan masalah A tersebut, setelah itu lihat ayat lainnya yang tentunya membahas permasalahan A tersebut, setelah itu cross check ayat-ayat yang berhubungan dengan masalah A tersebut dilihat dari arti/terjemah dan tafsirnya, apabila setelah cross chek tersebut didapatkabn bahwa ayat-ayat tersebut saling mendukung satu dengan lainnya maka dapat dikatakan bahwa pengungkapan kebenaran atas permasalahan A adalah selesai dan tepat, tetapi apabila kita menemukan sebaliknya maka, dimana hasil cross check menunjukkan bahwa ayat-ayat yang membahas permasalahan A adalah bententangan satu dengan yang lain, tentunya hal tersebut akan membawa kepada kesimpulan bahwa ada ayat yang palsu di salah satu ayat-ayat tersebut yang dijadikan sandaran pengungkapan kebenaran dari permasalahan A. Pemahaman yang seperti itulah yang menurut saya(Atep Nurdjaman, Prof., DR™.) yang diinginkan Islam, bukannya kita (tidak termasuk saya) tutup mata atau pilih-pilih ayat sesuai dengan keingingan kita (tidak termasuk saya), kapan kita(tidak termasuk saya) memakai kapan kita(tidak termasuk saya) membuangnya sambil memungut yang lain.

Kehancuran Islam sudah terjadi di Indonesia khususnya, menyusul setelah kehancuran agama Kristen dan agama Yahudi. Umat agama Kristen dan umat agama Yahudi sudah mengetahuinya dari dulu dan sekarang mereka mengetahui bahwa agama Islam masuk ke dalam jajaran yang senasib dengan agama mereka. Kenapa kehancuran agama-agama tersebut hanya terjadi terhadap agama-agama yang berasal dari Timur Tengah saja sedangkan agama-agama lainnya tidak dihancurkan oleh kaum kafir. Jawabannya tentu adalah ada hubungannya dengan kepercayaan mereka'ketiga umat beragama tersebut yang hanya mempercayai satu Tuhan yaitu Tuhan Allah SWT, dan tentunya juga sebagai alasan lainnya adalah ketiga agama tersebut berasal dari Tuhan Allah SWT.

Islam adalah agama kumulatif yaitu agama yang isinya terdiri dari agama Islam sendiri yang kita kenal selama ini, ditambah dengan agama Kristen/Nasrani, dan ditambah juga agama Yahudi (lihat publikasi saya(Atep Nurdjaman, Prof., DR™.) mengenai hal tersebut dengan meng-klik menu research highlight dan pilih topik yang sesuai). Ada ayat yang menerangkan hal tersebut, mengenai Islam yang terdiri dari agama Islam, agama Kristen, dan agama Yahudi tersebut. Islam berasal dari Tuhan Allah SWT, silahkan amati ayat-ayatnya di Al-Qur'an, kalau tidak menemukan silahkan menanyakan kepada saya(Atep Nurdjaman, Prof., DR™.).

Wassalamualaikum wr., wb.

Penulis dan juga Peneliti baik dalam bidang Al-Qur'an maupun bidang teori yang tidak beraturan dalam lingkup kimia organik dan biologi™


ATEP NURDJAMAN, PROF., DR™.
Address: Jl. Cimindi Utara No. 45 RT 03 RW 05
Kelurahan Campaka Kecamatan Andir Kodya Bandung 40184
Indonesia Country
Phone. CountryCode-22-6079224
Email address: islamResearchJournal@yahoo.com
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5871
Images: 15
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby walet » Sun Sep 06, 2009 2:00 pm

Jumlah Umat Islam di Negara Lain ternyata jauh lebih rendah dari yang diklaim muslim.

Rusia diklaim 15% ternyata cuma 6%.

Di Amerika diklaim 2.85% ternyata cuma 2.3%

KALAU ISLAM MEMANG MAJU PESAT DI AS, KENAPA TAHUN 2000 JUMLAH MUSLIM MENCAPAI 2.8 JUTA, TAPI TAHUN 2007 JUMLAHNYA MALAH BERKURANG JADI 2.3 JUTA???

Sumber:
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/kehancuran-islam-indonesia-t20188/page40.html
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5871
Images: 15
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby walet » Sun Sep 27, 2009 2:31 pm

Sementara Jumlah Murtadin Dunia 3x Lipat Jumlah Mualaf Dunia dapat dilihat di:

http://indonesia.faithfreedom.org/forum/jumlah-murtadin-3x-jumlah-mualaf-dunia-t35295/
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5871
Images: 15
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby Dewa Bulan » Sun Apr 11, 2010 10:11 pm

@AAA

Bro gwa setuju dengan tips dan trik yang anda lakukan.

Gwa juga sudah lama melakukan cara yang sama. Pertama, saya beli nomor suka-suka ditempat yang lokasi edarnya tidak sama dengan lokasi tempat tinggal saya. Lalu saya manfaatkan registrasi data yang sangat longgar, mumpung Indonesia belum menerapkan NIK ( Nomor Induk Kependudukan ).

Kemudian buat SMS yang mengulas beberapa persoalan hidup sehari-hari di seputar Muslim yang ditautkan dengan ayat-ayat Quran, Hadist dan riwayat Muhammad. Katakan seperti yang dibuat oleh Saudara AAA, kalo belum puas silahkan mengklik situs bla...bla..bla. Disini anda sertakan forum kita ini.

Lantas go....tekan pengiriman dan OK. Sampailah SMS ketangan sembarangan orang. Biasanya Muslim kontan histeris pada pengirim SMS yang sangat menggoda ini. Yang ginian semakin membuat kita asyik meluncurkan rudal Internet untuk mendobrak benteng berpikir mereka yang membatu. Kalo anda seperti mesin yang kinerjanya sangat bandel, yakinlah mereka pasti mati kutu. Tapi bukan itu yang kita harapkan. Ajak mereka berdiskusi di Facebook anda, misalnya. Asal diingat semua identitas anda jangan mengandung data-data asli.

Selamat mencoba!
GBU
Dewa Bulan
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 49
Joined: Sun Nov 01, 2009 5:14 pm

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby pramprom » Sat Aug 21, 2010 10:07 am

data yg disampaikan mengenai perkembangan islam di dunia yg berkembang pesat melebihi kristen tersebut memang benarlah adanya, termasuk bertambahnya pemeluk agama islam didunia barat sendiri, tetapi data mengenai perkembangan islam di negara2 barat yg populasinya melebihi kristen adalah terlalu berlebihan.
saat ini populasi islam didunia adalah yang terbesar melebihi katolik dan kristen ataupun agama yg lain. perkembangan islam yg pesat di dunia banyak diukung oleh negara2 di benua Afrika seperti Somalia, kenya dsb.. data2 tersebut sudah pernah disampaikan di dlm bukunya Samuel HUntington yang berjudul "The Clash of civilization. Islam dan kristen adalah dua agama yang sama2 mono theis dan agama missionaris. benua yang sedang menjadi perebutan oleh kedua agama tersebut saat ini sedang terkonsentrasi di Afrika dan Asia. sepertinya Islam lebih memenangkan perebutan di benua afrika yang banyak negara2 miskin dan kurang dalam pendidikan, pertumbuhan islam disini lebih memberikan kontribusi ketimbang pertambahan pemeluk islam di negara2 barat. sedangkan di Asia ( Jepang, korea, Taiwan dan bahkan China) sepertinya kristen lebih unggul. data terbaru yang minggu lalu muncul di salah satu portal internet mengatakan bahwa jumlah org kristen di China sdh mencapai 23 juta org, dan sdh lebih dari 50 juta kopi Alkitab dicetak disana. rilis lain mengatakan bahwa pemerinytah China sampai pada kesimpulan bahwa org2 nasrani adalah org2 yang lebih taat pada pemerintah, berintegritas, taat membayar pajak dan praktis tidak membawa persoalan atau kejahatan. mungkinkah ini mereka bandingkan dengan salah satu propinsi (xinjian) dmn sering terjadi kerusuhan dmn mayoritas penduduknya dalah muslim? saya tidak tahu..suasana natal di jepang juga jauh lebih hidup ketimbang susana idul fitri. selain itu, pesatnya pertumbuhan islam juga lebih disebabkan oleh karena perkawinan dan kelahiran, jumlah dari hasil ini sepertinya lebih dominan ketimbang proses karena konversi dmn seorg mualaf mendapatkan hidayah utk masuk islam.Di indonesia sendiri kita banyak disuguhi dengan begitu banyak artis kita yang menikah dengan pria asing dan manjadikannya mualaf.
menuerut saya pribadi, sebenarnya masalah angka tersbut tidaklah menjadi begitu penting, apalah artinya seseorg mengaku islam atau kristen tetapi kelakuannya tidak mencarminkan apapun keyakinannya. seorg artis yang selalu membawa2 nama Tuhannya dan berkalung salib tetapi kemudian dia melahirkan seorg bayi diluar nikah dan yg lebih ironis adalah ayah bayi tersebut ternyata berbeda keyakinan, atau, seorg artis yang menikah dengan seorg mualaf tetapi kemudian malah terlibat aksi video yang kurang baik,,maaf, sy tidak bermaksud menghakimi krn saya sendiri juga org berdosa, tetapi point saya adalah. apakah sebegitu penting arti angka2 statistik tsb? kualitas sering lebih bisa berbicara ketimbang kuantitas..
saya setuju dengan yg mengatakan bahwa setiap terjadi kekerasan yang mengatas namakan islam maka selalu ada organ yg terlepas.. setiap kali terjadi kekerasan yang mengatas namakan islam maka akan ada umat islam yg dalam hatinya akan mempertanyakan kebenaran agamanya, dan hal yang sama akan terjadi bila mana terjadi kekerasan yg mengatas namakan kristen, maka akan muncul pertanyaan dalam hati sedikit atau banyak pengikutnya mengenai kebenaran agamanya. oleh karena itu, menurut pendapat saya, mereka yg berteriak dengan keras mengaku membela islam dengan kekerasan, baik itu terhadap issue apapun ( teroris, pembangunan rumah ibadah, hiburan malam dsb..) adalah mereka yg sebenarnya merugikan islam sendiri, sebaliknya org2 seperti Gus dur dan org2 yg sepemikiran dengan nya,( yg membela pluralitas, menentang ormas2 tertentu yg identik dengan kekerasn dalam membela agamanya) mereka sebenarnya adalah pembela2 islam yg sesungguhnya karena mereka yakin bahwa islam bukanlah agama kekerasan.
pramprom
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 1
Joined: Sat Aug 21, 2010 9:16 am

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby crayon-sinchan » Sat Aug 21, 2010 11:30 am

@pramprom
pramprom wrote:saat ini populasi islam didunia adalah yang terbesar melebihi katolik dan kristen ataupun agama yg lain.
ngawur..
baca link2 ini

(itu faktanya..)


peace..
User avatar
crayon-sinchan
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 960
Joined: Sat Jun 05, 2010 7:14 pm
Location: surga ada di dalam hati masing-masing

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby AllahAkbar » Tue Aug 24, 2010 5:03 pm

http://news.bbc.co.uk/2/hi/programmes/m ... 189434.stm
SATU LAGI MAS TERNYATA 2050 MUSLIM DI EROPA ITU HANYA HOAX

MAS ONE MUSULMANS plus en Europe 2050 s'avérait que Hoax SEULEMENT

SEKALI-KALI BAHASA PERANCIS
User avatar
AllahAkbar
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 331
Joined: Fri Aug 20, 2010 4:57 pm
Location: مدينة نيويورك

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby love_peaceful2 » Sat Aug 28, 2010 7:11 pm

:rofl:
User avatar
love_peaceful2
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1764
Joined: Fri May 09, 2008 2:01 pm
Location: Di Surga Islam, provokator para houris berontak dr perbudakan olloh w*s demi ego nabi sakit jiwa.

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby I Want You » Tue Dec 07, 2010 4:22 pm

AllahAkbar wrote:http://news.bbc.co.uk/2/hi/programmes/more_or_less/8189434.stm
SATU LAGI MAS TERNYATA 2050 MUSLIM DI EROPA ITU HANYA HOAX

MAS ONE MUSULMANS plus en Europe 2050 s'avérait que Hoax SEULEMENT

SEKALI-KALI BAHASA PERANCIS


MAS ANDERE moslim in EUROPA 2050 blijken dat ALLEEN Hoax

sekali2 bahasa Belanda :lol: :green:
User avatar
I Want You
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2388
Joined: Thu May 07, 2009 2:20 pm
Location: Serambi Yerusalem

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby Nggathis Wae » Wed Dec 08, 2010 2:08 pm

Wah jadi kira-kira kapan nih ISLAM WILL DOMINATE THE WORLD?????
Seet dah....amit2 jangan sampe...mo jadi apa dunia kalo Islam dominated the world...bisa-bisa balik jaman purba...kegiatan cuma makan sama berkembang biak plus berantem.....
Nggathis Wae
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 45
Joined: Thu Jan 15, 2009 10:51 pm

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby |LambOfGod| » Thu Mar 10, 2011 2:59 pm

Nggathis Wae wrote:Wah jadi kira-kira kapan nih ISLAM WILL DOMINATE THE WORLD?????
Seet dah....amit2 jangan sampe...mo jadi apa dunia kalo Islam dominated the world...bisa-bisa balik jaman purba...kegiatan cuma makan sama berkembang biak plus berantem.....


wew . serem gan !
bisa2 tindak kriminalitas membludak gak karuan , alhasil neraka udah muncul ke permukaan dah ..

emank yg namanya islam itu cacad permanen .
kwkwkwkwk :finga: :finga:
User avatar
|LambOfGod|
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 134
Joined: Thu Mar 10, 2011 2:14 am
Location: guest where ??

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby jadi » Wed Jun 01, 2011 9:44 am

|LambOfGod| wrote:wew . serem gan !
bisa2 tindak kriminalitas membludak gak karuan , alhasil neraka udah muncul ke permukaan dah ..

emank yg namanya islam itu cacad permanen .


jalan2 dimarih gan liat kejayaan Islam. Yang ada kedamaian dan kemakmuran ga ada yang namanya inflasi, resesi, atau perang dunia segala.... :finga:


http://en.wikipedia.org/wiki/Islamic_Golden_Age

sudah terbukti dan bukan utopia.
bandingkan dengan kekacauan, wabah, perang di era dark ages di eropa ketika itu...

http://mr_sedivy.tripod.com/med_hist.html
http://home.uchicago.edu/~rfulton/war.html
http://monstro23.blogspot.com/2010/01/l ... lapan.html
http://www.opensubscriber.com/message/m ... 51591.html
jadi
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 551
Joined: Wed Apr 06, 2011 2:02 pm

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby Love_Chelsea » Wed Jun 01, 2011 3:59 pm

Halah kejayaan Islam udah lewat tuh, liat sendiri kondisi negara-negara yang mayoritas Islam saat ini pada blangsak semua tuh. Ntuh imigran-imigran muslim pada ngemis-ngemis ke negara kafir di Eropa dan AS agar bisa hidup layak. Mereka bukannya pergi ke Arab Saudi atau negara Arab Islam lainnya. Fakta ini menunjukkan kehidupan di negara-negara kafir lebih sejahtera, lebih makmur, dan lebih menjanjikan untuk kehidupan. Jadi, tak usahlah ngelamun ke masa lalu. Lihatlah kehidupan nyata saat ini....jadi jangan suka mimpi di siang bolong.....

Negara-negara Eropa yang kafir menyadari masa lalu mereka yang kelam, tanpa perlu menyalahkan orang lain, lalu belajar dari kesalahan itu untuk bergerak maju. Beda sama mentalitas muslim, selalu ngimpi soal masa lalu, hidup dalam kenangan masa lalu, sampai lupa di sekitarnya, orang lain sudah maju beberapa langkah ke depan. Kini justru muslim dan Islam terpuruk, tapi anehnya mereka justru menyalahkan orang lain, terutama para kafir, sebagai sumber keterpurukan mereka. Islam dan Muslim tak mau mengkoreksi diri, terlalu sombong, tak mau rendah hati mengakui kesalahan sendiri, tak mau kerja keras, malas, dan tak mau belajar dari kesalahan mereka. Sungguh mentalitas yang mengerikan dari para penyembah berhala batu hitam ini :prayer: :snakeman:
User avatar
Love_Chelsea
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 113
Joined: Wed May 09, 2007 2:55 pm

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby jadi » Thu Jun 02, 2011 10:29 am

itu namanya roda zaman berputar gan.... sekarang lagi terpuruk dan dibawah siapa taahu tidak lama lagi akan berjaya apalagi dengan adanya berita2 reformasi di negara2 muslim. Sama seperti eropa yang terpuruk di era dark ages yang bisa bangkit dan sekarang juga terlihat tanda2 mulai terpuruk dengan krisis,
jadi
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 551
Joined: Wed Apr 06, 2011 2:02 pm

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby Laurent » Thu Jun 02, 2011 11:29 am

sebagai referensi, silahkan isi poll di link ini :

benarkah-mayoritas-penduduk-indonesia-beragama-islam-t21526/
Laurent
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5695
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby verdomazeg » Fri Feb 24, 2012 10:04 am

walet wrote:Dari berbagai sumber:

Di Indonesia pertumbuhan agama Islam justru menurun drastis, seperti data dibawah ini :

1. Berdasarkan hasil riset Yayasan Al Atsar Al-Islam (Magelang) dan dalam rangkaian investigasi diperoleh data bahwa mulai tahun 1999-2000 Kristen dan Khatolik di Jateng telah meningkat dari 1-5 % diawal tahun 1990, kini naik drastis 20-25% dari total jumlah penduduk Indonesia.

2. Dari laporan Riset Dep. Dokumentasi dan Penerangan Majelis Agama Waligereja Indonesia, sejak tahun 1980-an setiap tahunnya laju pertumbuhan umat Khatolik: 4,6%, Protestan 4,5%, Hindu 3,3%, Budha 3,1% dan ISLAM HANYA 2,75% yang paling rendah (Astaghfirullah).

3. Dalam buku Gereja dan Reformasi penerbit Yakoma PGI (1999) oleh Pendeta Yewanggoe. Dijelaskan bahwa jumlah umat Kristiani di Indonesia (dari Riset) telah berjumlah lebih 20%. Sedangkan menurut data Global Evangelization Movement telah mencatat pertumbuhan umat Kristen di Indonesia telah mencapai lebih 40.000.000 orang (19 % dari total 210 jumlah penduduk Indonesia)

4. BPS (Badan Pusat Statistik) Indonesia melaporkan bahwa penurunan jumlah umat Islam di Indonesia. Contohnya di Sulawesi Tenggara turun menjadi 1,88% (dalam kurun waktu 10 tahun). Demikian pula di Jawa Tengah, NTT dan wilayah Indonesia lainnya.

Dalam sebuah seminar kerja sama global Mission Singapore & Galilea Ministry Indonesia, di Hotel Shangrila (Jakarta, 9-12 Juni 1998). Pdt. Dr. George Anatorae dari The Lord Family Church mempresentasikan program dimana Indonesia akan dijadikan pusat perkembangan Kristen di Asia Pasific !. (Dengan info ini semoga umat Islam yang berpendapat bahwa kebebasan membangun gereja dimana-mana sebagai hak asasi manusia, segera bisa tobat!)

Fenomena penurunan jumlah umat Islam di Indonesia bisa jadi disebabkan oleh :

1. Kerja keras para misionaris yang melakukan kegiatannya dengan dukungan dana yang besar serta bantuan tenaga dan program secara internasional. Mereka tidak lagi mampu 'menjual' agama mereka di
negerinya sendiri. Dengan kemajuan pendidikan dan cara hidup yang sangat liberal di negeri maju maka agama Nasrani menjadi terbelakng dan tidak mampu menjawab perkembangan zaman. Lalu para missionaris inipun menjual dagangan'nya di negeri-negeri miskin dan rendah pendidikannya.

2. Bisa jadi kemiskinan dan kebodohan membuat umat Islam mudah menjadi menjadi Kufur / Kafir, seperti disabdakan Rasulullah SAW dalam sebuah hadits. Pesan Rasulullah ini jelas terbukti di Indonesia dimana pemurtadan umumnya sukses terjadi di kantong-kantong penduduk miskin yang terdapat baik di di pedesaan maupun di perkotaan. Bukankah hal ini sudah disinyalir oleh Nabi SAW, bahwa suatu ketika jumlah kalian (umat Islam) sangat banyak, tetapi bagai buih di lautan (sangat lemah) dan bila di tiup angin lalu menghilang; atau bagai kue yang diperebutkan oleh musuh-musuh kalian. Umat Islam yang 'lemah' inilah yang kini jadi bahan rebutan untuk memenuhi target kristenisasi (pemurtadan) para missionaris.

3. Bisa jadi sebagian umat Islam yang 'lemah' ini berpendidikan tinggi (pendidikan ilmiah non agama) dan dari golongan ekonomi kuat namun lemah dasar ilmu agamanya, sehingga menyebabkan mereka (tiga kemungkinan)
:
1) Mengaku Islam sebatas formalitas saja dan enggan menjalankan perintah agama, seperti beribadah.

2) Mengaku Islam namun masih bersifat formal dan sebatas ritual ibadah (belum menjadikan agamanya sebagai Rahmatan lil alamin).

3) Mengaku Islam dan menerima Islam sebatas masuk dalam akal (dan pendidikan) mereka yang tinggi, seperti banyak dilakukan penganut dan simpatisan Islam liberal.

4) Mengaku Islam, tinggi ilmu agamanya dan banyak ibadahnya, tapi dirinya dikuasai dunia, hingga ia sibuk mengejar kekuasaan, popularitas, jabatan atau harta diantara aktifitas ibadahnya (yang sebenarnya tidak ikhlas).









1. Kerja keras para misionaris yang melakukan kegiatannya dengan dukungan dana yang besar serta bantuan tenaga dan program secara internasional. Mereka tidak lagi mampu 'menjual' agama mereka di
negerinya sendiri. Dengan kemajuan pendidikan dan cara hidup yang sangat liberal di negeri maju maka agama Nasrani menjadi terbelakng dan tidak mampu menjawab perkembangan zaman. Lalu para missionaris inipun menjual dagangan'nya di negeri-negeri miskin dan rendah pendidikannya.

Agama Nasrani terbelakang ? Halo ?
Bukankah di nomor 2 sampeyan yang nulis terbelakang (Kemiskinan dan kebodohan) adalah di Islam ?
Perkembangan jaman ?
Bukankah Islam yang tidak bisa berkembang dan mengikuti jaman hanya karena sebuah koran ?


2. Bisa jadi kemiskinan dan kebodohan membuat umat Islam mudah menjadi menjadi Kufur / Kafir, seperti disabdakan Rasulullah SAW dalam sebuah hadits. Pesan Rasulullah ini jelas terbukti di Indonesia dimana pemurtadan umumnya sukses terjadi di kantong-kantong penduduk miskin yang terdapat baik di di pedesaan maupun di perkotaan. Bukankah hal ini sudah disinyalir oleh Nabi SAW, bahwa suatu ketika jumlah kalian (umat Islam) sangat banyak, tetapi bagai buih di lautan (sangat lemah) dan bila di tiup angin lalu menghilang; atau bagai kue yang diperebutkan oleh musuh-musuh kalian. Umat Islam yang 'lemah' inilah yang kini jadi bahan rebutan untuk memenuhi target kristenisasi (pemurtadan) para missionaris.

Liat nomor 1, dan kesimpulan dari kebodohan adalah Islam sendiri.

4) Mengaku Islam, tinggi ilmu agamanya dan banyak ibadahnya, tapi dirinya dikuasai dunia, hingga ia sibuk mengejar kekuasaan, popularitas, jabatan atau harta diantara aktifitas ibadahnya (yang sebenarnya tidak ikhlas).

Bukan taqiya, 75% teman muslim sy tidak pernah sholat. Dan lagipula bukannya kalau ingin naik jabatan harus masuk Islam ?
Sy pernah baca di FFI kalau mau jadi tentara harus masuk Islam, lupa sy judulnya cari sendiri. Di daerah Bekasi kayaknya.
verdomazeg
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 275
Joined: Mon May 23, 2011 5:34 pm

Re: Jumlah Umat Islam Indonesia Menurun

Postby verdomazeg » Fri Feb 24, 2012 10:04 am

1. Kerja keras para misionaris yang melakukan kegiatannya dengan dukungan dana yang besar serta bantuan tenaga dan program secara internasional. Mereka tidak lagi mampu 'menjual' agama mereka di
negerinya sendiri. Dengan kemajuan pendidikan dan cara hidup yang sangat liberal di negeri maju maka agama Nasrani menjadi terbelakng dan tidak mampu menjawab perkembangan zaman. Lalu para missionaris inipun menjual dagangan'nya di negeri-negeri miskin dan rendah pendidikannya.

Agama Nasrani terbelakang ? Halo ?
Bukankah di nomor 2 sampeyan yang nulis terbelakang (Kemiskinan dan kebodohan) adalah di Islam ?
Perkembangan jaman ?
Bukankah Islam yang tidak bisa berkembang dan mengikuti jaman hanya karena sebuah koran ?


2. Bisa jadi kemiskinan dan kebodohan membuat umat Islam mudah menjadi menjadi Kufur / Kafir, seperti disabdakan Rasulullah SAW dalam sebuah hadits. Pesan Rasulullah ini jelas terbukti di Indonesia dimana pemurtadan umumnya sukses terjadi di kantong-kantong penduduk miskin yang terdapat baik di di pedesaan maupun di perkotaan. Bukankah hal ini sudah disinyalir oleh Nabi SAW, bahwa suatu ketika jumlah kalian (umat Islam) sangat banyak, tetapi bagai buih di lautan (sangat lemah) dan bila di tiup angin lalu menghilang; atau bagai kue yang diperebutkan oleh musuh-musuh kalian. Umat Islam yang 'lemah' inilah yang kini jadi bahan rebutan untuk memenuhi target kristenisasi (pemurtadan) para missionaris.

Liat nomor 1, dan kesimpulan dari kebodohan adalah Islam sendiri.

4) Mengaku Islam, tinggi ilmu agamanya dan banyak ibadahnya, tapi dirinya dikuasai dunia, hingga ia sibuk mengejar kekuasaan, popularitas, jabatan atau harta diantara aktifitas ibadahnya (yang sebenarnya tidak ikhlas).

Bukan taqiya, 75% teman muslim sy tidak pernah sholat. Dan lagipula bukannya kalau ingin naik jabatan harus masuk Islam ?
Sy pernah baca di FFI kalau mau jadi tentara harus masuk Islam, lupa sy judulnya cari sendiri. Di daerah Bekasi kayaknya.
verdomazeg
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 275
Joined: Mon May 23, 2011 5:34 pm

PreviousNext

Return to Resource Centre: Murtad



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users