. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

ITALIA : Rosarno, Kota Di Dunia Yang “Bersih” Dari Muslim

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di seluruh dunia.

ITALIA : Rosarno, Kota Di Dunia Yang “Bersih” Dari Muslim

Postby Laurent » Tue Jan 12, 2010 10:20 am

Rosarno, Kota Di Dunia Yang “Bersih” Dari Muslim Selasa, 12 Januari 2010 08:37

Previous
Left arrow key
Next
Right arrow key
Close
Seorang wanita Muslim melewati kerumunan penduduk di salah satu kota di Italia. (SuaraMedia News)
ROMA (SuaraMedia News) – Kota Rosarno di wilayah selatan Italia menjadi satu-satunya kota kulit putih di dunia setelah membersihkan semua pendatang Afrika dan Muslim yang terpaksa meninggalkan rumah mereka menyusul sejumlah serangan rasis dari penduduk setempat.

“Rosarno kini menjadi satu-satunya kota kulit putih sepenuhnya di dunia,” Luigi Manconi, menteri junior dalam pemerintahan kiri sebelumnya, dengan bangga mengatakan kepada The Guardian, Senin 11 Januari.

“Aparteid Afrika Selatan bahkan tidak memperoleh hasil semacam ini.”

Pemerintah Italia pada hari Minggu, 10 Januari, memindahkan lebih dari 1000 pekerja Afrika, hampir semuanya tetap berstatus pendatang, keluar dari Rosarno ke pusat penahanan pendatang.

Para pendatang tanpa berkas-berkas resmi berisiko dipulangkan ke negara asalnya dan pemerintah mulai menghancurkan rumah-rumah temporer mereka.

Pemerintah mengatakan bahwa langkah itu dimaksudkan untuk melindungi para pendatang setelah bentrokan yang terjadi selama tiga hari, yang dimulai ketika beberapa penduduk setempat menembak dan melukai dua pendatang Afrika minggu lalu dan para pendatang merespon dengan kerusuhan.

Namun, warga setempat melakukan balas dendam dengan menembak sejumlah pendatang dan memukuli yang lainnya dengan tongkat besi atau kayu.

Setidaknya 53 orang, termasuk 18 polisi, terluka dalam kekacauan itu.

Bahkan para pekerja dengan ijin tinggal reguler pun telah meninggalkan kota untuk menyelamatkan diri dari situasi yang oleh seorang komentator politik disamakan dengan kekerasan rasial Ku Klux Klan tahun 1960an di AS.

Serangan terhadap pendatang Afrika bukan hal yang langka di Italia.

Pada bulan September 2008, protes yang disertai dengan kekerasan terjadi di Castelvolturno, di mana enam pendatang terbunuh dalam bentrokan dengan Mafia Neapolitan.

Aktivis HAM mengatakan bahwa krisis itu telah memperlihatkan wajah rasis Italia yang buruk dan perlakuan tidak manusiawinya terhadap kaum pendatang, terutama pendatang dengan agama yang berbeda.

“Peristiwa ini mengungkapkan sesuatu yang telah sangat diketahui oleh kami yang bekerja di sektor terkait namun tidak ada seorang pun yang membicarakannya: bahwa banyak realita ekonomi Italia yang didasarkan pada eksploitasi tenaga kerja asing berupah rendah, yang hidup dalam kondisi tidak layak dan tanpa hak asasi manusia,” ujar Flavio Di Giacomo, juru bicara Organisasi Internasional untuk Migrasi di Italia, kepada New York Times.

“Mereka hidup sebagai setengah budak.”

“Memalukan bahwa hal ini terjadi di jantung Italia.”

Bulan November tahun lalu, langkah serupa juga diterapkan Walikota Coccaglio, Franco Claretti untuk menyambut Natal Putih di Italia.

Dengan Operasi “White Christmas”, para pejabat lokal memerintahkan adanya pembersihan etnis sebelum Hari Natal.

Langkah ini juga berlaku untuk orang-orang yang ijin tinggalnya berakhir lebih dari enam bulan yang lalu dan tidak dapat membuktikan bahwa mereka telah memulai prosedur untuk memperbaharui itu, akan diusir.

"Tidak ada kejahatan di sini. Kami hanya ingin mulai membersihkan," kata walikota Coccaglio, Franco Claretti, bahwa pembersihan dipicu oleh masalah hukum dan ketertiban di kota.

Terdapat sekitar empat juta pendatang legal di Italia, dari total populasi sebesar 60 juta, dan lebih banyak lagi yang ilegal.

Sekitar 8.000 pendatang ilegal bekerja di Calabria, kebanyakan sebagai buruh pemetik buah dan sayuran.

Banyak yang tinggal di bekas bangunan pabrik tanpa pasokan air atau listrik dan kelompok pembela HAM mengatakan bahwa mereka dieksploitasi oleh para mafia.

Mereka seringkali mendapat upah kurang dari USD 30 per hari untuk memetik buah-buahan, sebuah pekerjaan yang dijauhi oleh banyak orang Italia.

Paus Benedict XVI mengecam kekerasan tersebut.

“Seorang pendatang adalah seorang manusia, berbeda asal, budaya, dan tradisi, tapi ia adalah seseorang dengan kehormatan, hak dan kewajiban.” (rin/io/sm) www.suaramedia.com

http://www.suaramedia.com/berita-dunia/ ... uslim.html
Laurent
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5866
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: ITALIA : Rosarno, Kota Di Dunia Yang “Bersih” Dari Muslim

Postby iamthewarlord » Tue Jan 12, 2010 11:57 am

Kalau agama seberang, imamnya menyikapi dengan bijaksana, kalau muslim, imamnya menyikapi dengan fatwa potong kepala.
User avatar
iamthewarlord
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4494
Images: 6
Joined: Sun Feb 08, 2009 11:07 pm
Location: “Ibadah lelaki akan diputus dengan lewatnya keledai, wanita dan anjing hitam.” Muhammad.


Return to Islam /Muslim dlm Gambar Dan Berita Internasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users