. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Isra Miraj Muhammad dan Kitab Enoch.

Kehidupan, pengikut, kepercayaan, pikiran dan ucapan Muhammad.

Postby dago » Tue Sep 12, 2006 12:40 pm

The problem with Muslim adalah bahwa mereka tak bisa berpikir lurus.
Bagaimana mungkin kalau muslim mempunyai mental total submission.?
User avatar
dago
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1404
Joined: Tue Sep 27, 2005 9:27 am

Postby abdann » Tue Sep 12, 2006 4:55 pm

Sesungguhnya cara untuk mengenal ALLAH adalah menganalisa dan meneliti tanda-tanda kekuasaanNYA (alam semesta) yang menunjukkan eksistensinya seperti Firman di bawah ini;

Orang-orang yang mengingat ALLAH sewaktu berdiri dan duduk dan sewaktu berbaring. Dan mereka memikirkan penciptaan planet-planet dan Bumi, (mengatakan): “TUHAN kami, tidaklah ENGKAU ciptakan ini secara batil. Mahasuci ENGKAU, maka selamatkan kami dari siksa neraka. (Ali Imran 191)

Originally posted by Dago
Isra Miraj adalah cerita bual Muhammad dengan tujuan menarik bani Arab dan ahudi untuk mengikut ajarannya.
Dari ceritanya saja sudah terang dia membesarkan dirinya. sampai bisa tawar menawar soal sembayang harian.
Kalu Allah memerintahkan sesuatu, pasti dia sudah matang2 dipikirkan karena maha bijaksana/tahu?
Belum lagi tak ada saksinya.

Kamu percaya begitu saja adalah karena sudah di brainwashed.

Originally posted by Kisten pusing
Mulanya diwajibkan salat lima puluh kali sehari-semalam. Atas saran Nabi Musa, Nabi SAW meminta keringanan dan diberinya pengurangan sepuluh- sepuluh setiap meminta. Akhirnya diwajibkan lima kali sehari semalam. Nabi enggan meminta keringanan lagi, "Saya telah meminta keringan kepada Tuhanku, kini saya rela dan menyerah." Maka Allah berfirman, "Itulah fardlu-Ku dan Aku telah meringankannya atas hamba-Ku."



kalau memang telah berkalu tawar menawar seperti itu maka kelirulah ketentuan ayat QS 57/22 yang menyatakan bahwa sekalian yang berlaku pada diri seseorang telah ditetapkan Tuhan lebih dauhulu sebelum kejadian. Kehendak Allah tidak mungkin diubah, malah apapun yang dipikirkan manusia adalah kehendak Allah (QS 76/30 dan 81/29).

Tetapi yang penting adalah ialah bahwa sebelum Nabi Muhammad Mi’raj, beliau telah melakukan shalat. Tentang hal ini banyak sekali ayat terpisah dalam Al Qur’an. Dengan demikian bahwa Nabi dalam Mi’rajnya bukanlah menjemput perintah shalat, karena perintah tentang itu tercantum dalam alquran pada beberapa ayat dan biasanya diiringi dengan perintah zakat.

Originally posted by Kisten pusing
Sidratul muntaha secara harfiah berarti 'tumbuhan sidrah yang tak terlampaui', suatu perlambang batas yang tak seorang manusia atau makhluk lainnya bisa mengetahui lebih jauh lagi.
Hanya Allah yang tahu hal-hal yang lebih jauh dari batas itu. Sedikit sekali penjelasan dalam Al-Qur'an dan hadits yang menerangkan apa, di mana, dan bagaimana sidratul muntaha itu.


Semua ayat Al Qur’an itu diturunkan mengandung hal-hal yang logis, dapat dicapai oleh pikiran manusia, tetapi ilmu al quran itu diturunkan kepada oaring-orang berilmu (scientist/ilmuwan) QS. 41/2, malah sudah dipermudah untuk pemikiran (QS 54/17).
Karena alquran mengandung keterangan tentang seluruh persoalan (QS 16/89) di mana belum banyak yang sudah ditemui manusia realitanya, maka itu bukan berarti Al Qur’an itu tidak boleh dianalisa tetapi menandakan daya penganalisaan masih sangat rendah. Sebaliknya orang dapat memakai alquran sebagai titik tolak peningkatan peradaban, tetapi orang ini sedikit sekali karena haruslah orang genius beriman yang memiliki daya inisiatif yang besar.

SIDRATUL MUNTAHA berarti ‘Teratai tempat berhenti’ hal ini dapat dibuktikan oleh ayat QS 53/7, 53/17, dan 81/23 dimana dapat diambil kesimpulan Planet yang beredar mengorbit matahari berbentuk oval. Memiliki titik terdekat pada pusat lingkaran (Perihelium) dan titik terjauh (Aphelium). Demikianlah keadaan TERATAI di atas air, adakalanya dekat dari tanah tempat tumbuhnya di waktu pasang surut dan adakalanya tinggi dari tanah di saat pasang naik.

Originally posted by Kisten pusing
Suatu hari malaikat Jibril datang dan membawa Nabi, lalu dibedahnya dada Nabi dan dibersihkannya hatinya, diisinya dengan iman dan hikmah.


hikmah berarti science sebagai dasar peningkatan teknologi.

Jika dikatakan hal ini berdasarkan hadis nabi, maka Muhammad sebagai Rasul tidak mungkin menyampaikan kabar itu karena tidak wajar dan memang tidak pernah terjadi.

Untuk apa Nabi dadanya dibedah, kalau ada yang kotor seharusnya diberi obat cuci perut atau antibiotik, dan kalau jiwanya yang kotor maka tidak wajar beliau diangkat jadi Nabi.
Malaikat hanyalah wujud abstrak dan tidak mungkin dia memakai pisau bedah abstrak untuk membedah dada konkrit.
Wujud maialaikat dijelaskan dalam QS 11/70 dan 51/27 betapa makhluk itu tidak dapat mengangkat atau menyentuh makanan yang disuguhkan nabi Ibrahim apalagi untuk membedah dada Muhammad.


Originally posted by Kisten pusing
Dengan buraq pula Nabi SAW melanjutkan perjalanan memasuki langit dunia. Di sana dijumpainya Nabi Adam yang dikanannya berjejer para ruh ahli surga dan di kirinya para ruh ahli neraka. Perjalanan diteruskan ke langit ke dua sampai ke tujuh. Di langit ke dua dijumpainya Nabi Isa dan Nabi Yahya. Di langit ke tiga ada Nabi Yusuf. Nabi Idris dijumpai di langit ke empat. Lalu Nabi SAW bertemu dengan Nabi Harun di langit ke lima, Nabi Musa di langit ke enam, dan Nabi Ibrahim di langit ke tujuh. Di langit ke tujuh dilihatnya baitul Ma'mur, tempat 70.000 malaikat salat tiap harinya, setiap malaikat hanya sekali memasukinya dan tak akan pernah masuk lagi.


Setiap diri mengalami mati dua kali dan hidup dua kali. Mati pertama adalah waktu sebelum lahir dan mati kedua yaitu diwaktu hidup kini berakhir dengan sebab musabab yang berbagai macam. Waktu itu roh berpisah dari tubuh yang kemudian membusuk dan menjadi debu. Itulah dua kali mati yang setiap orang akan mengalaminya. Dan nanti di akhirat akan dihisupkan kembali untuk tidak pernah mati lagi. Waktu itu setiap diri yang pernah hidup kini akan dihidupkan kembali, baik diri itu berupa bintanag, jin atau manusia.

Mereka berkata: Wahai Tuhan kami, Engkau matikan kami dua kali dan Engkau hidupkan kami dua kali, maka kenallah kami pada dosa-dosa kami. Tetapi adakah garis hokum untuk keluat? (QS 40/41)

Muhammad adalah Nabi terakhir (QS 33/40), semua Rasul sebelum belkiau telah wafat (QS 3/144) dan tidak seorangpun mengalami kekekalan (QS 21/34). Semua ayat itu beserta ayat suci lainnya mengandung maksud bahwa tidak ada Nabi yang sezaman dengan Muhammad dan tiada lagi nabi sesuadh Muhammad wafat. Maka alasan ini membatalkan pendapat Muhammad pernah berjumpa dengan Nabi lain, baik di Bumi mauapun di langit (planet).

Originally posted by Kisten pusing
Puncak dari perjalanan itu adalah diterimanya perintah salat wajib


Mi’raj nabi Muhammad terjadi setahun sebelum beliau Hijrah ke Medinah dan sewaktu 12 tahun bertugas kenabian di Mekkah.

13 tahun sebelum hijrah, Muhammad secara resmi telah diangkat menjadi Nabi terakhir bagi seluruh manusia, ketika itu beliau berumur 40 tahun dan langsung melakukan shalat dengan menjuruskan kiblatnya ke kutub utara Bumi.

Muhammad adalah keturunan Ibrahim melalui Ismail yang menjadi nenek moyang bangsa-bangsa Arab, dapatlah diketahui bahwa kepercayaan pada Allah yang ESA telah ada juga sebelum Muhammad sebagai ajaran agama yang disampaikan oleh para Nabi Allah.

Maka bila ada yang mengatakan pada Mi’rajnya, Muhammad menjemput perintah shalat adalah KEBOHONGAN fakta sejarah.

Originally posted by Kisten pusing
Hakikat Tujuh Langit
Peristiwa isra' mi'raj yang menyebut-nyebut tujuh langit mau tak mau mengusik keingintahuan kita akan hakikat langit, khususnya berkaitan dengan tujuh langit yang juga sering disebut-sebut dalam Al-Qur'an.

Bila kita dengar kata langit, yang terbayang adalah kubah biru yang melingkupi bumi kita. Benarkah yang dimaksud langit itu lapisan biru di atas sana dan berlapis-lapis sebanyak tujuh lapisan? Warna biru hanyalah semu, yang dihasilkan dari hamburan cahaya biru dari matahari oleh partikel-partikel atmosfer. Langit (samaa' atau samawat) berarti segala yang ada di atas kita, yang berarti pula angkasa luar, yang berisi galaksi, bintang, planet, batuan, debu dan gas yang bertebaran. Dan lapisan-lapisan yang melukiskan tempat kedudukan benda-benda langit sama sekali tidak ada.

Dan Sidratul Muntaha adalah planet ke sepuluh yang tak mungkin terlampaui. Jadilah, isra' mi'raj dibayangkan seperti kisah Science Fiction, perjalanan antar planet dalam satu malam. Na'udzu billah mindzalik.

Saya berpendapat, pengertian langit dalam kisah isra' mi'raj bukanlah pengertian langit secara fisik. Karena, fenomena yang diceritakan Nabi pun bukan fenomena fisik, seperti perjumpaan dengan ruh para Nabi.


Anggapan Nabi telah Mi’raj rohnya saja tanpa tubuh kasar adalah berlawanan dengan hukum hidup. Seseorang yang diangkatkan rohnya tentu telah mati, padahal Muhammad waktu Mi’raj tidak dimatikan. Dan tidak mungkin pula wujud konkrit bertransformasi menjadi makhluk abstrak seperti jin atau malaikat.

Bagaimana pula seseorang yang kepadanya diperlihatkan pertanda-pertanda kebesaran untuk memperoleh kepastian atau keyakinan jika orang itu dalam keadaan mati. Bagaimana seseorang akan berpikir tentang apa yang diperlihatkannya sedangkan mata dan otak serta indra tubuhnya sendiri sudah ditinggalkan.

Samawaat dalam tafsir konvensional diterjemahkan sebagai LANGIT tanpa memahami arti sebenarnya, tetapi ALLAH menjelaskan arti tersebut dalam;

ALLAH yang menciptakan tujuh samawaat daripada Bumi persamaannya. Akan simpang siur urusan antara semuanya, agar kamu ketahui bahwa ALLAH menentukan atas tiap sesuatu, dan bahwa ALLAH sungguh menguasai ilmu tentang tiap sesuatu. (At Thahaa 12)

Dari ayat ini jelas dapat dipahami bahwa samawaat ialah planet-planet, bersamaan wujud dan rupanya dengan Bumi.

Menurut tatabahasa, istilah itu berasal dari “samaa” sebagai singular dari samawat, tetapi wujud dan keadaannya berbeda. Samaa’ berarti angkasa atau atmosphere di mana hujan turun membasahi bumi, sedangkan Samawaat berarti planet-planet yang bersamaan wujudnya dengan bumi.

Ayat 15/19 menyatakan bahwa Bumi ini diperganda, dilapis unitkan, pada setiapnya tumbuh berbagai tetumbuhan yang memiliki bobot.
Ayat 13/2 menyatakan planet-planet itu kelihatan tidak bertiang dan semuanya berputar dan beredar dalam jangka waktu tertentu.
Ayat 78/12 menyatakan bahwa di atas orbit bumi beredar tujuh planet yang kukuh.
Ayat 67/3 menyatakan bahwa Allah menciptakan tujuh planet yang bertingkat-tingkat di atas Bumi.
Ayat 3/190 menyatakan bahwa disetiap planet berlaku pula pergantian siang dan malam.
Last edited by abdann on Wed Sep 13, 2006 11:15 am, edited 1 time in total.
abdann
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 937
Joined: Fri Sep 08, 2006 2:08 pm

Postby dago » Wed Sep 13, 2006 7:11 am

abdann wrote:kalau memang telah berkalu tawar menawar seperti itu maka kelirulah ketentuan ayat QS 57/22 yang menyatakan bahwa sekalian yang berlaku pada diri seseorang telah ditetapkan Tuhan lebih dauhulu sebelum kejadian. Kehendak Allah tidak mungkin diubah, malah apapun yang dipikirkan manusia adalah kehendak Allah (QS 76/30 dan 81/29).


[76:30] Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana
[81:29] Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.

Kalau Allah adalah Maha mengetahui dan maha bijaksana dan manusia tidak mampu menterapkan keinginannya. Kok Musa melalui Muhammad bisa lebih bijaksana dari pada Allah dalam hal perintah sembayang harian dari 50X sampai 5X. Kok Muhammad berani tawar menawar dengan Allah? Apakah Allah tak tahu bahwa sembayang 50x adalah terlalu banyak dan tak mungkin dapat dilakukan oleh Muslims tiap hari?
Pikir dengan otak sehat dong.


Originally posted by Kisten pusing
Suatu hari malaikat Jibril datang dan membawa Nabi, lalu dibedahnya dada Nabi dan dibersihkannya hatinya, diisinya dengan iman dan hikmah.


Kasus alien abduction. seseorang yang diculik oleh mahluk angkasa. Pertama2 korban menghadapi operasi pada tubuhnya. sebelum diangkat/dimasukan kedalam kendaraan angkasa(spacecraft). Dalam hal Muhammad kendaraannya adalh Buroq
http://www.abduct.com/
Image


abdann wrote:Anggapan Nabi telah Mi’raj rohnya saja tanpa tubuh kasar adalah berlawanan dengan hukum hidup. Seseorang yang diangkatkan rohnya tentu telah mati, padahal Muhammad waktu Mi’raj tidak dimatikan. Dan tidak mungkin pula wujud konkrit bertransformasi menjadi makhluk abstrak seperti jin atau malaikat.


Apakah itu hukum hidup?
Roh manusia bisa meninggalkan tubuhnya tampa mati, bila jiwanya masih dalam tubuhnya..yang disebut astra projection.
http://www.astralvoyage.com/
jin/demon dan malaikat adalah mahluk roh.!


abdann wrote:Bagaimana pula seseorang yang kepadanya diperlihatkan pertanda-pertanda kebesaran untuk memperoleh kepastian atau keyakinan jika orang itu dalam keadaan mati. Bagaimana seseorang akan berpikir tentang apa yang diperlihatkannya sedangkan mata dan otak serta indra tubuhnya sendiri sudah ditinggalkan.


Jiwa dapat berfungsi/ berfikir seperti dalam hal mimpi.
Isra Miraj adalah mimpi atau iblis memberikan chayalan.
Karena bila Muhammad memang sudah disucikan dan bisa ketemu Allah, kok matinya dibumi keparat(keracunan) ini berarti dia bukan orang suci.


abdann wrote:[65:12] Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.
Arti sebenarnya dari SAMAWAT yang diterjemahkan sebagai ‘LANGIT’ atau ‘LANGIT-LANGIT’ dalam tafsir konvensional tidak menunjukkan sesuatu yang jelas. Tetapi Al Qur’an dalam surah 65/12 dijelaskan bahwa SAMAWAT sama rupanya dengan Bumi. Bumi adalah planet, maka Samawat berarti planet-plan


Tunjukan mana itu tujuh langit? lalu apakah itu sorga?
Sudahkah anda melihat/mempelajari ruang angkasa/universe? Apakah universe terdiri dari 7 lapisan.?
Muhammad ketemu nabi Isa dan Yahya di langit kedua. Apakah ini langit universe atau surga?

abdann wrote:Ayat 15/19 menyatakan bahwa Bumi ini diperganda, dilapis unitkan, pada setiapnya tumbuh berbagai tetumbuhan yang memiliki bobot.
[15:19] Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gununggunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran-.


Menghamparkan berarti, to spread out seperti menghamparkan tikar, selimut, suatu objek berbentuk datar dan luas. Ayat ini membuktikan bahwa bahwa menurut Allah/Muhammad bumi itu datar, bukan bulat.


abdann wrote:[13:2] Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.
Ayat 13/2 menyatakan planet-planet itu kelihatan tidak bertiang dan semuanya berputar dan beredar dalam jangka waktu tertentu.


Jadi dimanakah tempatnya Arasy Allah itu? disurga atau didalam konstilasi/solar system?
So disini terbukti bahwa Muhammad tak dapat membedakan antara surga dan universe.

abdann wrote:[78:12] dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,
[78:12] And (have We not) built over you the seven firmaments,Ayat 78/12 menyatakan bahwa di atas orbit bumi beredar tujuh planet yang kukuh.


Firmaments berarti langit edaran cakrawala, bukan planet !!!
Lagipula didalam solar sistim terdapat 9 planet termasuk bumi. Dan planet2 itu semua beredar mengelilingi matahari bukan bumi.

abdann wrote:[67:3] Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?
Ayat 67/3 menyatakan bahwa Allah menciptakan tujuh planet yang bertingkat-tingkat di atas Bumi


Ngaur! Berlapis-lapis berarti susunan benda yang membentang berada diatas satu dan lainnya seperti kueh lapis. Sedangkan planet berbentuk seperti bola, jadi beberadaannya tidak dapat disebut berlapis-lapis.

[3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
Ayat 3/190 menyatakan bahwa disetiap planet berlaku pula pergantian siang dan malam
.

Ngaur lagi ayat ini sama sekali tak menyebutkan planet. Siang dan malam ditentukan oleh edaran/putaran bumi atas porosnya.

You see kamu ini mengartikan Quran seenaknya. Ini disebabkan kebanyakan ayat2 Quran itu berdiri sendiri dan tak ada hubungannya antara ayat2 sebelumnya dan sesudahnya. serta tidak :oops: :shock: chronological. :shock: :oops:
User avatar
dago
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1404
Joined: Tue Sep 27, 2005 9:27 am

Postby Mr_GEJROT » Wed Sep 13, 2006 9:56 am

Tak ada ilmu baru yang diturunkan bersumber dari quran, yang banyak adalah kekonyolan muslim yang beraliran suka main gothak-gathuk, seperti zigzag puzzle. Apa yang sudah ada main sikat di cocok2kan dengan quran. Bener2 upaya mengelabuhi yang sangat menggelikan bo! Bisa tunjukin nggak ilmu pengetahuan apa yang diprediksi dengan quran dan sekarang sedang diriset secara ilmiah dan itu menjadi hal yang benar. Kalau ternyata hasil riset tidak sesuai dengan quran, berarti quran totally reject n gugur dan masuk dalam klasifikasi buku dongeng.
Mr_GEJROT
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 436
Joined: Mon Sep 19, 2005 11:14 am
Location: Indonesia

Postby dago » Wed Sep 13, 2006 12:04 pm

Mr_GEJROT wrote:Tak ada ilmu baru yang diturunkan bersumber dari quran, yang banyak adalah kekonyolan muslim yang beraliran suka main gothak-gathuk, seperti zigzag puzzle. Apa yang sudah ada main sikat di cocok2kan dengan quran. Bener2 upaya mengelabuhi yang sangat menggelikan bo! Bisa tunjukin nggak ilmu pengetahuan apa yang diprediksi dengan quran dan sekarang sedang diriset secara ilmiah dan itu menjadi hal yang benar. Kalau ternyata hasil riset tidak sesuai dengan quran, berarti quran totally reject n gugur dan masuk dalam klasifikasi buku dongeng.


Muslim hidup dalam parallel universe maka cara pikiran/logik mereka berbeda dengan manusia dari bumi.
Kita lihat Muslims yang berpindidikanpun mempunyai cara berfikir yang sama.
Ketua Muslims Brotherhood party diMesir masih tak percaya bahwa Twin Tower 9/11 dilakukan oleh Muslims. Dia masih percaya bahwa CIA dan Israellah yang melakukan terror itu. Walaupun sudah terbukti bahwa terorist tersebut adalah kebanyakan adalah Arab Saudi dan Bin LAden sendiri mengakuinya.
User avatar
dago
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1404
Joined: Tue Sep 27, 2005 9:27 am

Postby gen x » Wed Sep 13, 2006 3:34 pm

Mr_GEJROT wrote:Tak ada ilmu baru yang diturunkan bersumber dari quran, yang banyak adalah kekonyolan muslim yang beraliran suka main gothak-gathuk, seperti zigzag puzzle. Apa yang sudah ada main sikat di cocok2kan dengan quran. Bener2 upaya mengelabuhi yang sangat menggelikan bo! Bisa tunjukin nggak ilmu pengetahuan apa yang diprediksi dengan quran dan sekarang sedang diriset secara ilmiah dan itu menjadi hal yang benar. Kalau ternyata hasil riset tidak sesuai dengan quran, berarti quran totally reject n gugur dan masuk dalam klasifikasi buku dongeng.



Karena orang zaman dulu ilmu belum semaju ilmu sekarang, maka ilmu dalam Quran disampaikan dengan bahasa sederhana dan indikasi-indikasi. Setahu gw ada beberapa ilmu yg sudah diindikasikan Quran dan dibuktikan oleh ilmuwan, dan ada beberapa indikasi Quran yg bisa dijadikan hipotesa oleh ilmuwan di masa datang.



1. Quran mengindikasikan bahwa langit dan bumi ini dulunya adalah sesuatu yang padu
21:30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

Sedangkan ilmuwan mengembangkan teori big bang, dimana alam galaksi ini berasal dari satu ledakan besar dari suatu bahan yang massive



2. Ilmuwan masih menghadapi teka-teki pasca big bang. Diawal big bang jumlah pasangan materi dan anti materi adalah sama, namun alam galaksi saat ini merupakan alam materi dg sedikit ditemukan anti materi. Kemanakah larinya anti materi ?

Quran mengindikasikan bahwa bahwa materi akan menjadi kerajaan bumi dan anti materi menjadi kerajaan langit. Artinya anti materi terlontar lebih jauh ke batas luar dan materi ada di batas dalam yang menjadi alam galaksi. Lalu langit sendiri akan terdiri dari tujuh lapis. Bintang-bintang menjadi penghias lapisan langit yang terdekat. Berarti ilmuwan dapat mengajukan hipotesa bahwa di luar tepi alam galaksi ini masih ada enam langit. Dan dibutuhkan teleskop yang lebih canggih dari teleskop Chandra. Tatanan lapisan langit itu seperti lapisan atmosfir bumi

41:9. Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam".

41:10. Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.

41:11. Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati".

41:12. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.


65:12. Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.



3. Quran mengindikasikan kehidupan dari Air
21:30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

24:45. Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.


25:54. Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.

Ilmuwan baru menemukan bahwa air itu hidup, bisa ‘membaca’ dan mencatatnya dalam bentuk kristal yang indah atau jelek. Indikasi Quran dapat dijadikan hipotesa oleh para ilmuwan bahwa ‘pesan’ untuk terbentuknya kode genetik suatu spesies baru disampaikan oleh air.



4. Ilmuwan sedang membangun teori dari mana asal air atau komet air yang terdapat di alam galaksi ini.

Quran mengindikasikan ada air diatas langit. Ini bisa dikembangkan sebagai hipotesa oleh ilmuwan bahwa pada saat big bang lapisan air ini terpengaruh dan sebagian bercampur dengan alam galaksi dan langit.
11:7. Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah Arasy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata".



5. Ilmuwan mencari kehidupan di planet lain dengan indikasi adanya kandungan air.
Quran mengindikasikan adanya makhluk melata yang tersebar di langit dan bumi
42:29. Dan di antara ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan) -Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya.



6.Quran mengindikasikan langit yang semakin tinggi tanpa tiang
13:2. Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.

Ilmuwan menemukan bahwa alam galaksi ini masih mengembang dan bergerak dinamis dengan gaya tarik menarik dan tolak menolak yang tidak kelihatan.



7. Quran mengindikasikan tersedotnya matahari dan bintang
81:1-2. Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
Ilmuwan menemukan black hole yang menghisap bintang dan cahaya



8. Quran mengindikasikan proses menggulung langit seperti menggulung lembaran kertas. Al Quran mengindikasikan proses menggulung sebagai akhir alam galaksi merupakan kebalikan dari proses pemisahan langit dan bumi.
21:104. (Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai kejadian pertama begitulah Kami akan mengembalikannya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kami lah yang akan melaksanakannya.
Ilmuwan menemukan gelombang energi black hole berbentuk seperti kertas yang digulung. Ilmuwan mengembangkan teori big crunch sebagai kejadian yang sebaliknya dari big bang



9. Ilmuwan belum tahu apa yg terjadi setelah big crunch
Quran menceritakan proses terbentuknya neraka dan surga setelah langit lenyap. Dari sini ilmuwan dapat mengambil hipotesa bahwa setelah big crunch maka black hole tunggal akan semakin massive hingga ‘menyala’, sedangkan anti partikel terdorong mendekat kebatas luar alam semesta
81:11-13. dan apabila langit dilenyapkan, dan apabila neraka Jahim dinyalakan, dan apabila surga didekatkan,



10. Al Quran mengindikasikan proses pembentukan dalam rahim ibu dan kesetaraan dengan hasil ilmuwan. Sulalat dalam air yang hina = kromosom x & y dalam sperma dan sel telur. Nutfah = sel hasil zygot, mudghah = embrio, izhama (tulang belulang) yang dibungkus daging = janin



11. Quran berbicara mengenai terbentuknya Adam juga dari sulalat sama seperti pembentukan manusia umumnya yg berasal dari sulalat (kromosom yg membawa kode genetik).
23:12. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.(sulalat min thin)
32:8. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). (sulalat mim ma’im mahin)


Ilmuwan sedang mengembangkan teori evolusi genetik berdasarkan pemetaan gen pada rRNA. Ilmuwan dapat mengembangkan hipotesa bahwa pembentukan spesies baru adalah dengan terbentuknya kode genetik spesies baru di tanah (jenis thin) yang diprakarsai oleh air.



12. Quran cerita tentang Kitab yang nyata yang mencatat dan merencanakan semua, kitab ini terkadang disebut sebagai Lauh Mahfuz
35:11. Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauhmahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.
Ilmuwan belum terpikir ke arah sana, dan indikasi ini bisa dijadikan hipotesa mengenai energi yang mendorong evolusi genetik.



13. Ilmuwan belum menemukan bagaimana terbentuknya suatu spesies baru.
Quran cerita tentang terbentuknya spesies baru homo sapien (Adam). Berawal dari sulalat dalam tanah liat (thin), menjadi Tuurab, lalu lumpur hitam yang diberi bentuk (hama im masnun), kemudian tanah liat kering seperti tembikar (shalshal kal fakhar) sebelum akhirnya menjadi manusia. Ilmuwan dapat menggunakan tahapan ini sebagai hipotesa pembentukan spesies baru.



14. Al Quran cerita tentang gunung yang ditancapkan
16:15. Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak guncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,
Ilmuwan menemukan bahwa kerak bumi dibawah gunung menghunjam kebawah sehingga lempeng kerak tidak mudah bergerak



15. Al Quran cerita tentang gunung yang bergerak seperti awan
27:88. Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Ilmuwan menemukan bahwa lempeng-lempeng bumi yg ada gunungnya juga bergerak seperti awan.


Demikian beberapa diantaranya
gen x
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 27
Joined: Wed Sep 06, 2006 11:02 am
Location: tokyo

Postby dago » Thu Sep 14, 2006 9:03 am

gen x wrote:Karena orang zaman dulu ilmu belum semaju ilmu sekarang, maka ilmu dalam Quran disampaikan dengan bahasa sederhana dan indikasi-indikasi. Setahu gw ada beberapa ilmu yg sudah diindikasikan Quran dan dibuktikan oleh ilmuwan, dan ada beberapa indikasi Quran yg bisa dijadikan hipotesa oleh ilmuwan di masa datang.

1. Quran mengindikasikan bahwa langit dan bumi ini dulunya adalah sesuatu yang padu
21:30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?


Ini nyontek dari the Bible !

Sedangkan ilmuwan mengembangkan teori big bang, dimana alam galaksi ini berasal dari satu ledakan besar dari suatu bahan yang massive


So apa hubungannya dengan perpisahan bumi dengan langit?

2. Ilmuwan masih menghadapi teka-teki pasca big bang. Diawal big bang jumlah pasangan materi dan anti materi adalah sama, namun alam galaksi saat ini merupakan alam materi dg sedikit ditemukan anti materi. Kemanakah larinya anti materi ?


Itu hanya teori !

Quran mengindikasikan bahwa bahwa materi akan menjadi kerajaan bumi dan anti materi menjadi kerajaan langit. Artinya anti materi terlontar lebih jauh ke batas luar dan materi ada di batas dalam yang menjadi alam galaksi. Lalu langit sendiri akan terdiri dari tujuh lapis. Bintang-bintang menjadi penghias lapisan langit yang terdekat. Berarti ilmuwan dapat mengajukan hipotesa bahwa di luar tepi alam galaksi ini masih ada enam langit. Dan dibutuhkan teleskop yang lebih canggih dari teleskop Chandra. Tatanan lapisan langit itu seperti lapisan atmosfir bumi


Sudahkah anda belajar astronomy?
Bentuk universe ini tidak berlapis-lapis, Karena benda2 unverse adalah bulat, yang terlihat seperti awan berwarna adalah supernova yang terdiri dari macam gas and kumpulan sisa2 materi seperti astroid.

41:9. Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam".


Bukankah 6 hari?

41:10. Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.


Gunung2 itu adalah process bumi ketika menjadi dingin (menciut)
Empat masa apa? kalau ini berarti 4 musims (winter, spring, summer, autumn) Musim ini berada di daerah subtropic ke atas. Ini termasuk daerah Arabia.
Lalu bagaimana dengan daerah tropik yang hanya mempunyai 2 musim? lupakah Allah?

41:11. Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati".


Dongeng seperti cerita anak2. Langit dan asap bisa berbicara :roll: :roll:


41:12. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

65:12. Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.


Tidak ada 7 langit.
Muhammad tak dapat membedakan antara langit dan surga.
Bintang2 itu adalah solar systim bukan dekorasi seperti lampion :o


3. Quran mengindikasikan kehidupan dari Air
21:30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

24:45. Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.


Nyontek dari the Bible

25:54. Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.



Lol lihat posting saya terdahulu.
Muhammad ngaur hal penciptaan manusia, dari tanah, air, abu, gumpal darah, mani dan magic.

Bung tak dapatkah kamu lihat keganjilan pernyataan ayat Quran ini? :shock:

Ilmuwan baru menemukan bahwa air itu hidup, bisa ‘membaca’ dan mencatatnya dalam bentuk kristal yang indah atau jelek. Indikasi Quran dapat dijadikan hipotesa oleh para ilmuwan bahwa ‘pesan’ untuk terbentuknya kode genetik suatu spesies baru disampaikan oleh air.


Waduh making menghayal kamu ini.


4. Ilmuwan sedang membangun teori dari mana asal air atau komet air yang terdapat di alam galaksi ini.


Hey apakah kamu keluaran madrasah? tidakkah dalam sekolah sudah diajarkan tentang air?
scientist sudah tahu asalnya air. yaitu nama kimianya H2O hidrogin+ oxigen.

Quran mengindikasikan ada air diatas langit. Ini bisa dikembangkan sebagai hipotesa oleh ilmuwan bahwa pada saat big bang lapisan air ini terpengaruh dan sebagian bercampur dengan alam galaksi dan langit.
11:7. Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah Arasy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata".


Wah hebatlah otak hayalan Muslim ini. science dicampur iman.



5. Ilmuwan mencari kehidupan di planet lain dengan indikasi adanya kandungan air.
Quran mengindikasikan adanya makhluk melata yang tersebar di langit dan bumi
42:29. Dan di antara ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan) -Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya.


Yang dimaksud langit dalam ayat ini adalah atmosphere bumi. mahluk langit adalah ciptaan yang bisa terbang seperti burung2

6.Quran mengindikasikan langit yang semakin tinggi tanpa tiang
13:2. Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.


Muhammad mengambil inspirasi langit seperti kemah yang bertiang.
Pertanyaanku dimanakah arasy Allah? disurga atau dikonstilasi matahari?


Ilmuwan menemukan bahwa alam galaksi ini masih mengembang dan bergerak dinamis dengan gaya tarik menarik dan tolak menolak yang tidak kelihatan.


Tak ada hubungannya dengan Allah yang meninggikan langit.


7. Quran mengindikasikan tersedotnya matahari dan bintang
81:1-2. Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
Ilmuwan menemukan black hole yang menghisap bintang dan cahaya


Ayat tersebut tidak menyatakan black hole? (black hole itu adalah teory)
Matahari itu bundar bukan seperti tikar makanya tidak bisa digulung.
Bintang2 adalah semacam dengan matahari, bahkan ada yang jauh lebih besar daripada matahari.
Istilah berjatuhan dalam pikiran Muhammad adalah bintang seperti lampion2./ lampu dekorasi.

8. Quran mengindikasikan proses menggulung langit seperti menggulung lembaran kertas. Al Quran mengindikasikan proses menggulung sebagai akhir alam galaksi merupakan kebalikan dari proses pemisahan langit dan bumi.
21:104. (Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai kejadian pertama begitulah Kami akan mengembalikannya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kami lah yang akan melaksanakannya.
Ilmuwan menemukan gelombang energi black hole berbentuk seperti kertas yang digulung. Ilmuwan mengembangkan teori big crunch sebagai kejadian yang sebaliknya dari big bang


Universe bukan seperti selimut maka tak bisa diguling.
Teori big bang universe adalah mengebang dan mencuit jadi tidak menggulung.
Muhammad mendapat ide dari sistim tikar/ carpet karean dia pikir bumi dan langit itu datar jadi bisa digulung. :lol:


9. Ilmuwan belum tahu apa yg terjadi setelah big crunch
Quran menceritakan proses terbentuknya neraka dan surga setelah langit lenyap. Dari sini ilmuwan dapat mengambil hipotesa bahwa setelah big crunch maka black hole tunggal akan semakin massive hingga ‘menyala’, sedangkan anti partikel terdorong mendekat kebatas luar alam semesta
81:11-13. dan apabila langit dilenyapkan, dan apabila neraka Jahim dinyalakan, dan apabila surga didekatkan
,

Wah teori dari mana nih.
Oh jadi bagi Islam surga dan neraka sekarang ini belum ada?
Wah ini sepertinya pendapat Iblis yang takut akan neraka dan iri akan adanya Surga karena dia sudah dibuang dari surga.

So, bagaimanakah dengan janji Allah/Muhammad kepada mujahedin akan surga serta 70 virgins, servant, tanah dan makanan dan minuman enak?
Kalau surga belum ada kemanakah jiwa/roh2 muslim jihadis?

For sure langsung ke neraka. Neraka itu sudah ada setelah iblis /malaikat dibuang dari Surga.
Surga itu adalah alam roh(spirit) selalu ada abadi. dimana Tuhan berada bertahta. Juga disebut Kerajaan Tuhan.


10. Al Quran mengindikasikan proses pembentukan dalam rahim ibu dan kesetaraan dengan hasil ilmuwan. Sulalat dalam air yang hina = kromosom x & y dalam sperma dan sel telur. Nutfah = sel hasil zygot, mudghah = embrio, izhama (tulang belulang) yang dibungkus daging = janin

11. Quran berbicara mengenai terbentuknya Adam juga dari sulalat sama seperti pembentukan manusia umumnya yg berasal dari sulalat (kromosom yg membawa kode genetik).
23:12. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.(sulalat min thin)
32:8. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). (sulalat mim ma’im mahin)



dalam ayat itu Muhammad mengatakan mencipta.
Mencipta itu berarti membuat sesuatu baru yang belum ada.
Disini Muhammad ngaco dan tidak dapat membedakan antara peciptaan pertama dengan process.
Seperti saya terangkan dalam postku terdahulu.

Ilmuwan sedang mengembangkan teori evolusi genetik berdasarkan pemetaan gen pada rRNA. Ilmuwan dapat mengembangkan hipotesa bahwa pembentukan spesies baru adalah dengan terbentuknya kode genetik spesies baru di tanah (jenis thin) yang diprakarsai oleh air.


teori Evolusi bertentangan dengan creation/ciptaan?


12. Quran cerita tentang Kitab yang nyata yang mencatat dan merencanakan semua, kitab ini terkadang disebut sebagai Lauh Mahfuz
35:11. Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauhmahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.
Ilmuwan belum terpikir ke arah sana, dan indikasi ini bisa dijadikan hipotesa mengenai energi yang mendorong evolusi genetik



13. Ilmuwan belum menemukan bagaimana terbentuknya suatu spesies baru.
Quran cerita tentang terbentuknya spesies baru homo sapien (Adam). Berawal dari sulalat dalam tanah liat (thin), menjadi Tuurab, lalu lumpur hitam yang diberi bentuk (hama im masnun), kemudian tanah liat kering seperti tembikar (shalshal kal fakhar) sebelum akhirnya menjadi manusia. Ilmuwan dapat menggunakan tahapan ini sebagai hipotesa pembentukan spesies baru.

14. Al Quran cerita tentang gunung yang ditancapkan
16:15. Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak guncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,
Ilmuwan menemukan bahwa kerak bumi dibawah gunung menghunjam kebawah sehingga lempeng kerak tidak mudah bergerak

15. Al Quran cerita tentang gunung yang bergerak seperti awan
27:88. Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Ilmuwan menemukan bahwa lempeng-lempeng bumi yg ada gunungnya juga bergerak seperti awan.
Demikian beberapa diantaranya


Sorry bung kamu ini serious atau asal ngoceh mencoba menterapkan ayat2 quran(buah pikiran Muhammad) dengan science.
Sungguh memalukan.
Tahukan kamu bahwa kamu berceramah kepada dunia kafir yang punyak otak dan bisa berpikir rational?
Kamu bisa membodohi sesama Muslim terutama keluaran madrasah. But you can not fool us.
Last edited by dago on Thu Sep 14, 2006 10:25 am, edited 1 time in total.
User avatar
dago
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1404
Joined: Tue Sep 27, 2005 9:27 am

Postby Athan » Thu Sep 14, 2006 9:43 am

Kepada Gen X,

Maaf sebelumnya, menurut saya klaim anda mengatakan bahwa Islam (dalam hal ini Quran) merupakan kitab yang berisi mengenai pokok2 segala pengetahuan termasuk science sungguh sangat tidak bisa diterima, karena selain banyak fallacy juga terdapat banyak terdapat kontradiksi yang malah membuat quran sangat dipertanyakan keasliannya bahwa itu berasal dari Allah.

Seorang rekan dari forum sebelah (Truthfinder88) juga mencoba untuk membantah klaim yang diajukan seorang muslim (Judas_notraitor) bahwa quran merupakan buku segala pengetahuan. Dan mungkin ini juga bisa memberikan sedikit sanggahan mengenai klaim anda yang kurang lebih sama di sini:

I AGREE, saya juga akan menyampaikan tanggapan atas hoax yang dia create.

Tulisan Judas menunjukkan bahwa sekalipun dia bukan scientist tetapi dia adalah pengikut pseudo scientist. Quran tidak pernah menghitung kecepatan cahaya. Quran hanya mengatakan satu hari sama dengan 1.000 tahun. Dan ini bukan hal yang baru karena Alkitab dalam II Petrus 3:8 pun mengatakan hal yang sama. Namun dalam ayat lain Muhammad lupa bahwa dia pernah mengatakan sehari sama dengan 1.000 tahun. Dalam ayat lain (Quran 70:4) dikatakannya satu hari sama dengan 50.000 tahun. Karena Tuhan tidak mungkin lupa, maka pastilah Muhammad yang lupa! Tuhan tidak mungkin salah hitung, Muhammad mungkin, karena itu Quran pasti ciptaan Muhammad.

Sekarang pertimbangkan, walaupun Alkitab 6 abad sebelumnya menulis bahwa sehari di mata Tuhan sama dengan 1.000 tahun, tak ada seorang Kristen pun yang mengklaim bahwa dalam Alkitab terdapat perhitungan kecepatan cahaya. Jadi bagaimana mungkin seorang Islam bisa mengatakan demikian? Alangkah memalukan dan menggelikan!

Sekarang anggaplah saja (walaupun tidak) Quran konsisten bahwa 1 hari = 1000 tahun, hal ini tidak membuat serta merta perhitungan Elnaby menjadi benar. Mengapa? Sebagai makhluk yang dikaruniai akal budi oleh Tuhan mari kita pelajari klaim Elnaby dengan sedikit kritis.

1. Ada asumsi yang dasarnya tidak jelas.

Mari kita periksa persamaan yang dikutip Judas sekali lagi.

Dari ayat-ayat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa jarak yang dicapai "sang urusan" selama satu hari adalah sama dengan jarak yang ditempuh Bulan selama 1.000 tahun atau 12.000 bulan.

Ayat Quran mana yang menunjukkan 1000 tahun = 12.000 bulan.

2. Korupsi Nilai

Saya tidak tahu mengapa Judas begitu ceroboh sehingga dia menelan begitu saja mentah-mentah apa yang dia kutip tanpa dia melakukan perhitungan ulang. Apakah dia tidak memiliki kalkulator atau pengetahuan matematikanya minim? Rasanya tidak. Namun kelihatannya dia adalah seorang dogmatis sehingga dia akan membenarkan klaim apa saja sepanjang itu mengagungkan ego agamanya walaupun yang dia sajikan keliru. Namun jika benar-benar Elnaby benar-benar sengaja melakukan kekeliruan ini, seharusnya dia dapat kartu merah.


t = kala rotasi Bumi = 24 x 3600 detik = 86164,0906 detik

Coba bo hitung sekali lagi : 24 x 36.000 = 86.400 detik.
Gimana kemampuan MATEMATIKANYA?
Belajar korup dari mana?


V = (2 x phi x R) / T

R = jari-jari lintasan Bulan terhadap Bumi = 324264 km

T = kala Revolusi Bulan = 655,71986 jam, sehingga diperoleh

V = 3682,07 km / jam ??? (sama dengan hasil yang diperoleh NASA)

Coba bo hitung sekai lagi dengan phi = 3,141592654
V = 2 x 3,141592654 x 324264/655,71986 = 3.107,13

SIAPA YANG NGAJARIN mengkorup 575 sisanya?

Apa ini kesalahan hitung atau DISENGAJA?

Beginikah cara pseudo scientist menghitung kecepatan cahaya?

YANG TIDAK ILMIAH JANGAN DIILMIAH-ILMIAHKAN


3. Suatu konstanta harus diperoleh dari perhitungan empiris yang benar, bukan diturunkan dari deduksi yang tidak logis.

Walaupun rumus dibuat berbelit-belit namun kalau asal-usulnya TIDAK LOGIS ya tetap saja tidak akan diakui ilmiah. Karena itu jika dicari sampai botak dari ensiklopedia Judas sekalipun (wikipedia) pada article “speed of light”, nama Elnaby tidak akan pernah ada. Dan juga tidak akan pernah ada angka “pendekatannya” itu.

Apa susahnya mencari rumus yang nilainya mendekati kecepatan cahaya? Sebagai contoh kita mempunyai jari 5, mempunyai panca indera 5. Asumsikan nilai 5 dianggap memiliki keistimewaan, maka dengan mudah kita juga mendapatkan persamaan yang mendekati angka kecepatan cahaya:

Phi^5 * Cos (5 )^5 – 0,5 + 0,05 = 299,791

Sangat menyedihkan orang yang hanya bisa mengklaim sesuatu yang sebenarnya bukan miliknya. Orang seperti itu tidak akan menemukan sesuatu tetapi hanya bisa mencontek dari orang lain. Karena itu tidak mengherankan jika sangat sedikit ilmuwan muslim yang mendapatkan hadiah Nobel (less than 1% dibandingkan persentasenya yang 20%). Bahkan seandainya yang dijadikan rujukan adalah buku kesukaan Muslim karangan Michael Hart (bukan hanya ilmuwan) tetap saja jumlahnya hanya 2%.

Judas wrote

bukan menghitung kecepatan muhammad menghadap SANG KUASA
btw, akal manusia[saat ini] belum mampu menerobos kecepatan diatas kecepatan cahaya


Kalimat-kalimat ini hanya membuktikan bahwa anda adalah seorang pengikut pseudo scientist. Seorang scientist sejati tidak perlu berlindung dibalik nama SANG KUASA atau “AKAL MANUSIA BELUM MAMPU” ketika dia sudah kehilangan akal.

Apa yang TIDAK LOGIS adalah TIDAK LOGIS! TITIK!
Jangankan bergerak di atas kecepatan cahaya, seandainya Muhammad bergerak hampir mendekati kecepatan cahaya maka massanya akan membesar menjadi tak terhingga sehingga Ayesha yang tidur disampingnya akan terpelanting tak bernyawa bahkan kota Mekkah akan hancur tanpa bekas sebelum Muhammad sampai ke langit ketujuh.
Fisikawan yang OOT pun tahu itu
.

YANG ILMIAH JANGAN DIBUAT TIDAK ILMIAH
YANG TIDAK ILMIAH JANGAN DIILMIAH-ILMIAHKAN


Selanjutnya mengenai kata DIHAMPARKAN.

Saya baru dengar di tahun 2006 bahwa kata dihamparkan bisa dipelintirkan menjadi “bulat telur”? Cari rujukannya dong, jangan moomdo. Atau Judas belajar pelintiran dari si Naik atau Deedat?
Quran 15: 19 And the earth We have SPREAD OUT (like a carpet); set there on Mountains firm and immovable;

Jangan-jangan di tahun 2007 setelah Judas tahu bahwa bumi ini bulat elips dia buat pelintiran “dihamparkan = bulat elips”. Dan setelah Judas tahu di tahun 2008 bahwa bumi ini bulat elips irregular maka dia buat pelintiran “dihamparkan = bulat elips irregular”. Kalau begitu memang bagus banget kebijakan yang dibuat bahwa Quran tidak bisa diterjemahkan, supaya bisa dipelintirkan sesuai sik-nt-l.

Sekarang kata-kata fixed dan stand dalam ayat-ayat ini dipelintirkan oleh Judas jadi apa lagi?

"And among His Signs is that the sky and the Earth stand
by His Command…." [ Ar-Rum(30:25)]


"Verily! Allah grasps the heavens and the Earth
lest they move away from their places,…" [ Fatir (35:41)]

Nah sekarang lu bisa baca dari Surat semut yang lu sering kutip:
"Is not He Who has made the Earth as a fixed abode……" [An-Naml (27:61)]

"He has created the heavens without any pillars, that you
see and has set on the Earth firm mountains, lest it
should shake with you……" [Luqman (31:10)]

"It is god who has made for you the Earth as a resting
place and sky as a canopy" [Al-Baqara (02:22)]

"And He has affixed into the Earth mountains standing
firm, lest it should shake with you, ..." [An-Nahl (16:15)]


Kemudian pertanyaan mengapa dalam Quran tidak ada kata yang menyatakan Ard Falaq (bumi berputar)?? Sementara ada ayat yang menyatakan matahari berputar tiap siang dan malam.

Selanjutnya perhatikan apa yang ditulis dalam Buku Dinasti Bush, Dinasti Saud:

Pada tahun 1995 habib Wahabbi buta Abdu Aziz ibn Baz mencabut fatwanya bahwa bumi itu datar setelah dia melakukan pembicaraan dengan Pangeran Sultan Salman bin Abdul Aziz Al Saud yang menjadi salah satu penumpang pesawat ulang alik Discovery. Sang Pangeran meyakinkan dia bahwa dia melihat dengan kepala sendiri dari pesawat yang ditumpanginya bahwa bumi benar-benar bulat.


Ensiklopedia Judas sendiri (wikipedia) di bawah title: Muslim Flat Earth Theories mencatat:
Between 1993 and 1995, various newspapers and magazines published accounts of a modern Islamic cleric, Ibn Baz, the former Grand Mufti of Saudi Arabia, who is said to have claimed that "the earth is flat and that anyone who denies this is considered an unbeliever" [citation needed]. Ibn Baaz strongly denied that claim describing it as "a pure lie" [4] [5].
Critics make some detailed claims. They say that in 1974, he published a book called Evidence that the Earth is Standing Still. This is said to have been published by the Islamic University of Medina. It is claimed that on page 23, he says, "If the earth is rotating as they claim, the countries, the mountains, the trees, the rivers, and the oceans will have no bottom and the people will see the eastern countries move to the west and the western countries move to the east"


Juga Wikipedia di bawah title si habib buta mencatat hal sebagai berikut:

Ibn Baaz is best known in the West from an erroneous report claiming he issued a fatwa (edict) declaring: "The earth is flat. Whoever claims it is round is an atheist deserving of punishment." [1] (Ibn Baaz described this flat earth-report as "a pure lie" [1]). In fact his fatwa(s) maintained not that the earth is flat but that it is a stationary globe that the sun and moon revolve around, using Quranic literalism as evidence.
1. ^ Youssef M. Ibrahim, "Muslim Edicts Take on New Force," The New York Times, February 12, 1995, Sunday, p. 14


Sungguh mengherankan jika di abad 20 ini masih ada yang percaya bumi ini datar, dan mendasarkannnya pada Quran! Nah darimana pelintiran “dihamparkan = bulat telur” (kalau bukan dari mulut Judas yang suka menipu) berasal kalau Grand Mufti Saudi Arabia saja 11 tahun lalu masih mempercayai bumi itu datar.

Selanjutnya sangat menggelikan jika Judas tidak bisa mencari referensi Masjidilaqsa dalam Quran, sementara dia mencari cacat Kitab Suci lain, padahal dia sendiri tidak berani mengkritisi kitab sucinya sendiri. Memang ilmu Judas tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Ali Sina! (kutipan di bawah).

Nah jika Judas bilang yang dinamakan Masjid itu Cuma tempat persinggahan itu tidak konsisten dengan Hadits Sahih Bukhari, Volume 4, Book 55, Number 636 yang mengatakan bahwa Masjidilaqsa adalah Masjid kedua yang dibangun setelah Masjidilharam dengan selisih waktu 40 tahun.

Kalau Judas nekat bilang, setiap Synagogue atau Gereja atau Kuil juga bisa disebut Masjid, maka ini lebih bertentangan lagi dengan Quran 17:1 itu yang menyatakan bahwa Masjidilaqsa adalah the Farthest Mosque (Masjid Terjauh), sebab buktinya pada zaman Muhammad ada banyak synagogue dan Gereja dari Eropa sampai China yang letaknya jauh…..lebih jauh dari Mekkah.


Masjidul Aqsa

Muslims are absolutely certain that Allah revealed Quran through his angle Gabriel to
Muhammad and nothing of that is changed.


Let us put this claim to the test. There is a hadith that reports Muhammad one night, riode on a winged horse that drove him from Masjidu’lHaram to Msjidu’l Aqsa (in Jerusalem) and from there to the seventh heaven where he was shown the hell and the paradise and then taken to the presence of Allah. This story that is commonly accepted by All the Muslims and is known as Mi’raj is also confirmed in Quran

Glory to (Allah)
Who did take His Servant for a journey by night,
From the Sacred Mosque to the Farthest Mosque.
-- Quran 17:1

Here we are not going to question the absurdity of such trip. Considering that it would take the light (fastest thing in the universe) 8 years to make a round trip to the closest solar system, and 30 billion years to the outskirts of the known universe, and considering that wings don’t serve beyond the atmosphere of the Earth, such trip performed on the back of a horse with wings in one night is just stuff of the fables. If Muhammad could travel from Medina to the presence of Allah, riding on a winged pony, and come back in one night, then Allah’s palace must be not much far from Medina. I wonder how come no one has found it yet? We are not also going to ask whether the gate of the heaven is in Jerusalem? Why Muhammad had to go to Masjidul’ Aqsa in order to go to heaven?

The biggest problem with this story is that the Masjid’ul Aqsa “Farthest Mosque” was built after the death of Muhammad. When Omar conquered Jerusalem he performed a prayer in the site where Temple of Solomon used to stand. The Romans in 70 A.D destroyed that temple. Since then no temple, church or mosque stood on that spot. It was Calif ‘Abd al-Malik ibn Marwan who built the Dome of the Rock around 691 A.D. i.e 72 years after Hijrah. And Masjidu’l Aqsa was built on the Temple Mount by the end of the 7th century. This is reported in The Concise Encyclopedia of Islam, Harper & Row, 1989, p. 46 and 102.

Muhammad’s alleged Mi’raj took place around the year 622. At that time Jerusalem was in the hands of the Christians. There were no Muslims living there and certainly there was no Mosque in Jerusalem. 53 years after the death of Muhammad, Muslims built the Dome of the Rock and the Al Aqsa on the site where Solomon had his temple. This makes one wonder that perhaps, just like the Bible, also Quran was written, manipulated and “enriched” years after its author passed away, permitting the fables that were constructed around Muhammad after his death to crepe into his book. Whoever has been the author of the verse 17:1, was not aware that Masjid ul Aqsa did not exist during the time of Muhammad and he could not have made his trip to heaven from a place that did not exist.

This, is an obvious blunder of those who compiled Quran so much so that many Islamic scholars, including Yusuf Ali are of the opinion that by Masjid’u’ Aqsa, it is intended the SITE of the building and not the actual building.

This apologetic line could have been a way out of the dilemma if it was not for the following Hadith, which unequivocally asserts that Masjid’ul Aqsa was an actual building which existed in the time of Muhammad.

Sahih Bukhari, Volume 4, Book 55, Number 636:

Narrated Abu Dhaar:

I said, "O Allah's Apostle! Which mosque was built first?" He replied,
"Al-Masjid-ul-Haram." I asked, "Which (was built) next?" He replied,
"Al-Masjid-ul-Aqs-a (i.e. Jerusalem)." I asked, "What was the period in
between them?" He replied, "Forty (years)." He then added, "Wherever the time
for the prayer comes upon you, perform the prayer, for all the earth is a place of
worshipping for you."

Muslims could bring the excuse that “Masjid’ means any place of worship (sojda), that is why the prophet refers to the temple of Solomon as Masjid. In that case, all churches, synagogues and the Zoroastrian Ateshkadehs are Masjids. During the time of Muhammad there were many such “Masjids” built in cities much farther than Jerusalem. (i.e farthest from Mecca or Medina) and the Masjid’ul Aqsa actually was not the farthest mosque.

This hadith presents yet another problem. Masjid’ul Haram (Ka’ba) was allegedly built by Abraham. He lived about 2000 BC and the Temple of Solomon (the site of the Masjid ul’Aqsa) was built about 958-951 BC. There is a gap of about over 1040 years between the dates of the construction of the two buildings. His holiness Muhammad’s mistake was a mere one thousand years.

By Ali Sina

Nah jika Judas sudah cukup punya nyali untuk mengkritisi kitab sucinya sendiri secara ilmiah, ada beberapa tambahan PR menjadi 15 pertanyaan. Kalau dia sudah punya nyali tambahan masih ada 100 PR tambahan! (dan tantangan ini sara rasa juga bisa diajukan kepada Sdr. Gen X :) )

1.Berapa hari langit dan bumi diciptakan: 6 atau 8 hari?

Quran 7: 54 Your gurdian-Lord is Allah who created the heavens and
earth in Six Days

Quran 10: 3 Verily your Lord is Allah, who created the heavens and earth in Six Days

Quran 11:7 He it is Who created the heavens and earth in Six Days
Quran-25:29: He Who created the heavens and earth and all that is
between, in Six Days

The above verses clearly state that God created the heaven and Allah created the heaven and the Earth in 6 days. But the verses below stated:

Quran 41: 9 Is it that ye deny Him who created the earth in Two Days ?
Quran 41: 10 He set on the (earth) Mountains standing firm high above it, and bestowed blessing on the earth, and measured therein all things to give them nourishment in due proportion, in FOUR DAYS…
Quran 41: 12 So He completed them (heavens) as seven firmaments in Two days and …

Now do the math: 2(for earth) + 4(for nourishment) + 2 (for heavens) = 8 days; and not 6 days


2. Hukum Pewarisan mengapa jika dijumlahkan >1:

Quran 4: 11 - 12, and Quran 4: 176 in
inheritance law. In these verses one can see the total property after adding all distributed parties adds up more than the available property, i.e., totals become more than 1 which are: 1.125 and 1.25. How come ? A gross mathematical errors, is not it ?

3. Hari Allah: 1000 Tahun atau 50,000 Tahun?

Quran 22: 47 A day in the sight of the Lord is like a thousand years of your reckoning.
Quran-32:5: To Him, on a Day, the space whereof will be a thousands years of your rekoning

Quran 70: 4 The angels and the spirit ascend unto him in a day the
measure whereof is Fifty thousands years.

So, which one is it? Is the day of Allah equal to 1,000 earth years or 50,000 earth years?

4. Mana yang Dahulu diciptakan: Langit atau bumi?

Which one was created first? As you will see in the verses below, Allah at one time says that Earth was created first and another time he says that the Heaven was created first.

Quran 2: 29 It is He who hath created for you all things that are on Earth; THEN He turned to the Heaven and made them into seven firmaments
(Skies)….

Quran 79: 27 - 30 Are you the harder to create, or is the heaven that He built? He raised the height thereof and ordered it; and He has made dark the night thereof, and He brought forth the morning thereof. And after that, He spread (flattened) the earth

Now, does it match modern science? Do you believe that, Earth was created first, after that, God created Heaven? Modern science tells us that? Or How come SEVEN firmaments (layers)? Modern science tells us that, actually there is no such thing Sky is no “roof” over us. It is only a space with no known boundary at all. These verses simply reinforce the ancient idea of ROOF over us which is called
SKY, is it not so? How funny!

5. Benarkah matahari terbenam di Lumpur berwarna hitam?

Koran teaches us that the Sun sets in a muddy spring:
Quran 18: 86 Till, when he (the traveller Zul-qarnain) reached the
setting-place of the Sun, he found it going down into a muddy spring…

Quran 18: 90 Till, when he reached the rising-place of the Sun, he found it rising on a people for whom We had appointed no shelter from it.

Serious scientific errors here! Firstly, it is scientifically accepted fact that, the Sun never go down in a muddy spring. Secondly, this seems to presuppose a FLAT Earth, otherwise how can there be an extreme point in the West or in the East?

A sunrise there would be basically just the same as at any other place on this earth, at land or sea. It would still look as if it is setting “far away”. It does say, that he reached THE PLACE where the Sun sets and in his second Journey the place where it rises.

6. Benarkah ada tempat Istirahat matahari?

Quran 36: 38 And the sun runneth on unto a resting place for him. That is the measuring of the Mighty, the Wise.

Quran 36: 39 And for the moon We have appointed mansions till she
return like an old shrivelled palm leaf.

Quran 36: 40 It is not for Sun to overtake the moon, nor doth the night outstrip the day. They float each in an orbit.

Allah is indeed a big scientist. Where is sun and where is moon situated? Can anybody tell me how they could collide/meet/overtake each other? Are the sun and the moon neighbors to each other? I have the answer for this error: Ancient Allah saw (bare eye observations) sun and moon traveling from east to west seemingly in the same Sky area or same path, without colliding, causing day and night etc. Allah hardly could imagine that all these phenomena are simply due to
Earth’s rotation and NOT by Sun’s rotation. Sun is stationary for Earth, because earth is stuck in the sun’s Gravity, like we are stuck in earth’s gravity. Allah never says any where in the whole Quran that, EARTH ROTATES. Perhaps Allah could not feel earth’s rotation.

7. Tempat Istirahat Matahari sebagaimana dikonfirm oleh Hadits

Sahih Bukhari Volume 4, Book 54, Number 421
Sahih Bukhari Hadiths: Abzur Ghifari (ra) narrated: one day Prophet
Mohammad (pbuh) asked me, “Abzar do you know after setting where
does Sun go?” I replied, I do not know, only Allah’s apostle can say
better. Then Prophet (SA) replied, “After setting, the sun remains
prostrated under Allah’s Aro’sh and waits for Allah’s command for rising again in the East. Day will come when sun will not get permission to rise again and Qeyamot will fall upon Earth”.

Can anybody tell me what is it? It was the superstitious belief of ancient people reflected in the Quran and Hadiths by Allah. A 10-year-old boy would not tell such fairy tale story today.

8. Benarkah bintang diciptakan sebagai alat pelempar setan?

Quran gives us further scientific knowledge by telling us that the stars were created by Allah as missiles to throw at the devils:

Quran 67: 5 And We have (from of old) adorned the lowest heaven (sky) with lamps, and We have made such (Lamps as) missiles to drive away Satans…

Quran 37: 6-8 We have indeed decorated the lower heaven (sky) with
beauty (in) the stars, (for beauty) and for guard against all obstinate
rebellious Satans. So they should not strain their ears in the direction of the Exalted Assembly but be cast away from every side.

Thus, the stars are nothing but missiles to throw at devils so that they may not eavesdrop on the heavenly council. Once again we find how Muhammad was high on his superstitious weirdness.

9. Benarkah langit merupakan atas/canopy bagi bumi?

Quran 21: 32 And We have made the sky a roof withheld (from them).
Yet they turn away from its portents.

Quran 31: 10 He hath created the heavens (Skies) without supports
(pillars) that ye can see, and hath cast into the earth firm Mountains/Hills, so that it quake not with you; and He hath dispersed…

Quran 2: 22: Who has made the earth your couch, And the heavens (Sky) your canopy

Modern science tells us- whole thing around the earth is space and there is no boundary even if we go Billions of light years away in all directions. Questions are: When there is no sky above us then how in the world, it needs pillars for support? Do we really have a roof above us? Is there a canopy above the Earth? Is there anything called above or beneath us? Are mountains there to prevent Earth from shaking? Give me a break!

10. Selain berpendapat bahwa langit merupakan atap bagi bumi, Muhammad pun berpendapat langit akan pecah pada hari kiamat

Quran 78: 19 And the heavens (sky) Shall be broken (opened) as if there were doors opens…

Quran 82: 1 When the Sky is cleft asunder

Quran 69: 16 And the sky will be Rent asunder, for it will That day be
flimsy (soft)

Quran 81: 2 When the stars fall, losing their luster.

Yousuf Ali comments in his Tafsir: beautiful blue-sky overhead (which we take for granted in sunshine) will be shattered to pieces. Modern science tells us that there is no such thing as roof/sky or any canopy over the Earth; rather all around Earth is a limitless space. Only Muhammad knows what will break/shatter or will get soft/flimsy or how doors will open , there is no walls, where from doors will come? In some Ayats Muhammad threatened kafirs by saying: “I (Allah) will throw broken pieces of sky over your head.”

11. Benarkah matahari mengelilingi bumi setiap hari dan malam?

Quran 31: 29 Seest thou not that Allah merges Night into Day and He
merges Day into Night; That He has subjected the sun and moon (to His law), each running its course for a term (time) appointed.

Quran 21: 33 It is He who created The Night and Day, And the Sun and Moon; each of them Swim (float) along in its own course.

Ayats mentioned above could be found over and over again and again almost in every pages of Quran. Because, Allah standing in the open Arab desert saw very well that, every morning SUN is rising from the East and gradually (appointed time or fixed time) setting to the West, and as a result, day and night follows. Muhammad truly mentioned this wrong knowledge (sun moving) of pre-historic people. Every time
Muhammad mentioned Sun & Moon, he mentioned day & night, as if it is due to sun’s movement day and night follows. But surprisingly, all the hypocrite Mullahs giving false credit to Allah by saying: look Quran told about sun’s movement 1400 years ago which modern science only found out now. In real world, sun takes 225 millions of years to make just one complete circle through the solar Universe. And obviously this movement of sun has nothing to do with DAY & NIGHT of the earth. Actually, Sun is stationary in relation to the Earth, because the Earth is stuck to the giant gravitation force of the Sun, and the Earth also moves along with the Sun wherever it goes, just the way we are stuck to the Earth’s gravitation force and do not feel its movement at all.

Why then, Muhammad was telling the Sun’s movement again and again. I have already mentioned above, why Muhammad was hysteric about the Sun’s movements. Now dishonest Mullahs are claiming science here. I wonder, why Muhammad has to mentioned about the Sun’s 225 millions year journey (which is even unimaginable to mankind) to tell about day and night? What relation Sun’s movement has with the day and night?

12. Apakah bumi dihamparkan seperti karpet?

Quran 15: 19 And the earth We have spread out (like a carpet); set
thereon Mountains firm and immovable;

Quran 78: 6-7 Have We not made the earth as a wide expanse, And the mountains as pegs (anchor)?

Allah was sure that earth is flat like a carpet and mountains are there to anchor the earth so that earth does not shake with us. Allah is really merciful scientist.

13. Benarkah manusia diciptakan dari segumpal darah?

Quran-23:14: Then fashioned We the drop (semen) a CLOT OF
CONGEALED BLOOD then fashioned We the Clot a little lump (foetus),
fashioned We the little lump into bones, then clothed the bones with flesh, and then produced it another creation. So blessed be Allah, the Best of Creators. ( Bengali translated Quran said: “Zamaa’t Raokto theeke Manoosh banieesi” And this Ayat has been repeated again and again throughout the Quran )

Quran-75:38: Then he becomes a CLOT; then (Allah) shaped and fashioned…

Quran 96: 2 Created man, out of a mere clot of congealed blood

There are serious scientific problems here:
Blood clot cannot grow into anything. This idea also came from the Greek. Aristotle erroneously believed that, humans are originated from the action of male semen upon female menstrual blood, which is absolutely an incorrect assumption.

Quran’s assertion on Clot (alaqa) is completely wrong about human development, since there is absolutely no stage during which the embryo consists of a clot. The only situation in which an embryo might appear like a clot is during a miscarriage, in which case the clotted blood that is seen to emerge (much of which comes from mother) is solidified and by definition no longer alive. Therefore, if ever an embryo appeared to look like a clot it would never develop any further into a human; it would be a dead mass of bloody miscarrying flesh. Since Prophet Muhammad (pbuh) had some thirteen wives it is entirely possible that he would be very familiar with miscarriages.

Modern science tells us that, the formation of human embryo is a seamless continuation from conception to birth; hence there are no hard- and- fast boundaries of stages as Quran describes. Quran describes 4 stages, which matches exactly with Galenic description of development of human embryo (which was proved wrong by modern science).

Creation of bones and clothing of bones with flesh: According to modern embryologists including Prof. Moore, the tissue from which bone originates, known as mesoderm, is the same tissue as that from which muscle (flesh) develops. Thus bone and muscles begin to develop simultaneously, rather than sequentially (as the Quran is telling us). Moreover, most of the muscle tissue that we humans have is laid down before birth, but bones continue to develop and calcify (strengthen with calcium) right into one’s teenage years. So it would be more accurate if the Quran had said that muscles started to develop at the same time as bones, but completed their development earlier. The idea that bones are clothed with flesh is not only scientifically completely wrong/false, but was directly copied from the ancient Greek doctor Galen’s hypothesis.

Also, the idea of saying: “made into bones and clothed the bones with muscle” came from the technique of making animal statue out of rod and cement or mud.

People usually make the skeleton (out of rod or stick) first and, then cover it up with cement or mud. This is scarcely a scientific description of embryonic development. It is rather a description of an unlettered man.

14. Adakah paksaan dalam memeluk Islam?

Quran 02: 256 There is no Compulsion in religion….

OR

Quran 9: 29 Fight those who do not profess the true faith(Islam) till they pay the polltax (jiziya) with the hand of humility.

Quran 9: 5 Then, when the sacred months have passed, slay the idolators wherever ye find them and take them captive, and besiege them and prepare for them each ambush….

Quran 47: 4 When you meet the unbelievers in the Jihad strike off their heads….

Quran 2: 191 And slay (kill) them wherever ye catch them, and turn them out from where they have turned you out such is the reward of those who suppress faith.

Quran 8: 65 O Apostle ! rouse the believers to the fight of….unbelievers.

Very often apologetics claim that, Islam is a religion of peace and there is no compulsion. Yet punishment of an apostate in Islam is, of course, death penalty.

15. Benarkah Quran begitu mudah dipahami?

In very many Ayats Allah claimed that, He has given this Quran in the easy and clear language so that, it will not be difficult to understand by the ordinary Arabs.

Quran 44: 58 Verily, We have made This Quran easy in the tongue, in
order that they may give heed.

No matter which translated Quran we read, the Quranic materials remain the same to us and every sentence is self explanatory and it does not take a rocket scientist to comprehend what is the message Allah wanted to transmit for Arabs. Yet, bigot Mullahs will always blame translators for Quranic contradictions/errors/inconsistencies etc. and will try to find lame excuses to cover up Allah’s ignorance.

Comments:
The Holy Qur’an is full of inaccuracies, contradictions, inconsistencies,
redundancies, no chronology or chapters, grammatical errors, etc. One can find hundreds of contradictions/errors/inconsistencies in the Holy Quran. The above-mentioned Ayats are just selected samples from the Quran. But still it is a miracle to those who are blindfolded bigots.


“Pemikiran seorang bigOOT sebagaimana pupil sebuah mata. Semakin diterangi cahaya (pengetahuan), semakin berkontraksi (semakin OOT dan ngotOOT mempertahankan pendapatnya yang salah)” - Oliver Wendell Holmes
Athan
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1061
Joined: Mon Jul 03, 2006 10:40 am

Postby abdann » Thu Sep 14, 2006 11:02 am

Tampaknya anda kewalahan menghadapi lawan bicara lebih dari satu orang, sehingga tidak bisa memilah-milah mana tulisan yang saya buat dan yang bukan.

Rupanya anda harus fokus pada seorang saja dulu, silakan anda teruskan debatnya dengan Kristen_pusing ato Gen X, nanti kalo sudah beres bisa dilanjutkan dengan saya. :D
Last edited by abdann on Thu Sep 14, 2006 11:25 am, edited 1 time in total.
abdann
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 937
Joined: Fri Sep 08, 2006 2:08 pm

Postby yusuf_bin_sanusi » Thu Sep 14, 2006 11:17 am

Argument yang sangat bagus Athan...!

Problem TERBESAR muslim :
1. Sebagian besar pengikutnya buta huruf
2. Sudah buta huruf, ****...pula tidak mau "MENCOBA MENDENGAR"..MENCOBA..saja tidak mau, mereka lebih suka membenamkan kepalanya dalam-dalam ke dalam pasir spt kata A.Sina
3.Menyangkal..menyangkal,..menyangkal dan membohongi dan membunuh akal sehatnya.
4. Senang sekali mengklaim milik orang lain sebagai miliknya
5. Yang scholar SUKA SEKALI berbohong dan memutarbalikkan fakta, menarik-narik dan menghubung-hubungkan berbagai hal SECARA PAKSA SAMPAI SESUAI DENGAN KEINGINAN dan LOGIKA PAKSAAN MEREKA.
User avatar
yusuf_bin_sanusi
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 596
Joined: Wed Aug 02, 2006 8:47 am
Location: Di Luar Tenda si Momed, ngintip doi ber-Pedophil ria..asyiikk.. :)

Postby curious » Thu Sep 14, 2006 11:40 am

tak ada gunanya berdebat dengan abdann, seperti yang telah saya alami di thread ini. dia rupanya malah tidak tahu kalau dulunya muslim berkiblat ke yerusalem, dan malah mengecam orang yang menyuruh berkiblat selain ke mekka (yaitu mr muhammad bin abdullah sendiri) adalah orang ****.

dari tulisan sanggahan dago yang panjang lebar, yang dia dapat kembali dari abdann hanyalah komentar / tuduhan bahwa dago kewalahan :D
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby abdann » Thu Sep 14, 2006 4:04 pm

curious wrote:tak ada gunanya berdebat dengan abdann, seperti yang telah saya alami di thread ini. dia rupanya malah tidak tahu kalau dulunya muslim berkiblat ke yerusalem, dan malah mengecam orang yang menyuruh berkiblat selain ke mekka (yaitu mr muhammad bin abdullah sendiri) adalah orang ****.

dari tulisan sanggahan dago yang panjang lebar, yang dia dapat kembali dari abdann hanyalah komentar / tuduhan bahwa dago kewalahan :D


Bela nih yee... :D
Ini contoh yang saya katakan, baca dulu baik-baik post saya sebelumnya. Muhammad tidak pernah berkiblat shalat ke Yerusalem. Tetapi sebelum Ka'bah di Mekkah bersih oleh khurafat, beliau berkiblat ke kutub utara.

Maka orang yang menganggap Muhammad pernah berkiblat shalat ke Yerusalem adalah ****, tidak tahu fakta astronomi, geologis, history.
abdann
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 937
Joined: Fri Sep 08, 2006 2:08 pm

Postby abdann » Thu Sep 14, 2006 4:27 pm

Saudara Gen X, sesuai yang dikatakan oleh Dago, dan Athan kronologis penciptaan alam semesta yang anda paparkan simpang siur.
Maka dalam tulisan ini, saya meluruskan persepsi anda, tetapi saya batasi pada masalah penciptaan alam semesta yang ada kaitannya secara tidak langsung dengan masalah Mi’raj Nabi Muhammad.

Pada ayat (QS:11/7) al Qur’an menyatakan bahwa semesta raya ini diciptakan dari Alma’. Seterusnya ayat 21/30 menyatakan bahwa semua yg hidup diciptakan Allah SWT dari Alma’ (Air/Hydrogen/H2O) juga.
Walaupun demikian, ayat 11/7 itu berkesimpulan; “Dan adalah semestaNya di atas alma”. Bukan saja ayat itu menerangkan semesta diciptakan dari alma, tetapi juga berada di atas alma, karenanya tambah lagi pengertian bahwa alma tersebut lebih kecil dari hydrogen.
Akhirnya didapatlah kunci keilmuan tentang itu dari ayat 41/10 bahwa alma adalah kekosongan mutlak..
Ayat 21/30 menyatakan langit dan bumi mulanya bersatu sebingkah, lalu dipisah-pisahkan. Ini berarti bahwa dulu semuanya adalah kekosongan yg sebingkah, bukanlah dari sesuatu yang telah ada. Semesta raya diciptakan Allah dari kekosongan, semua itu mudah saja bagi Allah sebagaimana dimaksudkan dalam ayat 84/1-4.

Originally posted by Gen X
Quran mengindikasikan bahwa langit dan bumi ini dulunya adalah sesuatu yang padu

Quran mengindikasikan bahwa bahwa materi akan menjadi kerajaan bumi dan anti materi menjadi kerajaan langit. Artinya anti materi terlontar lebih jauh ke batas luar dan materi ada di batas dalam yang menjadi alam galaksi. Lalu langit sendiri akan terdiri dari tujuh lapis. Bintang-bintang menjadi penghias lapisan langit yang terdekat. Berarti ilmuwan dapat mengajukan hipotesa bahwa di luar tepi alam galaksi ini masih ada enam langit



Kekosongan yg dinamakan alma itu lalu diberi rawasia (medan magnit), maka berputarlah kekosongan tadi jadi inti atom yg berputar di sumbunya. Kini alma telah jadi nuclear. Kemudian nuclear tsb berputar menimbulkan electron dan positron selaku pembungkus. Komposisi itu dinamakan dengan hydrogen, selaku atom asal (Mar’a).
Kadang-kadang electron dan positron melakukan emisi (terpelanting) disebabkan atom melakukan kegiatan sesamanya, maka electron yg negatip dan positron yg positif bersatu menjadi nutrieno yg bersifat netral. Lali dia mengapungke angkasa dan tak kembali lagi seperti yg berlaku dalam proses atom yg dinamakan proton-proton cycle dan carbon cycle.

Originally posted by Gen X
Ilmuwan masih menghadapi teka-teki pasca big bang. Diawal big bang jumlah pasangan materi dan anti materi adalah sama, namun alam galaksi saat ini merupakan alam materi dg sedikit ditemukan anti materi. Kemanakah larinya anti materi ?


Pada proses demikian itu terwujudlah berbagai macam benda konkrit, bentuk, warna, dan perubahan dari muda jadi tua, dari bagus jadi buruk, kemudian melebur untuk menjadi wujud lain, dst.

Allah menciptakan semesta ini dari kekosongan yg diberi rawasia berbeda-beda, hingga akhirnya terbentuklah bintang-bintang selaku pusat edaran dari planet-planet dengan bulan-bulan yg mengorbitnya.
Tiadalah bintang-bintang yg baru lahir, masih muda atau yg sudah tua, tetapi semua berumur sama.

Originally posted by Gen X

11:7. Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah Arasy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata".

41:9. Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam".

41:10. Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.

41:11. Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati".

41:12. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Originally posted by Athan
Tulisan Judas menunjukkan bahwa sekalipun dia bukan scientist tetapi dia adalah pengikut pseudo scientist. Quran tidak pernah menghitung kecepatan cahaya. Quran hanya mengatakan satu hari sama dengan 1.000 tahun. Dan ini bukan hal yang baru karena Alkitab dalam II Petrus 3:8 pun mengatakan hal yang sama. Namun dalam ayat lain Muhammad lupa bahwa dia pernah mengatakan sehari sama dengan 1.000 tahun. Dalam ayat lain (Quran 70:4) dikatakannya satu hari sama dengan 50.000 tahun. Karena Tuhan tidak mungkin lupa, maka pastilah Muhammad yang lupa! Tuhan tidak mungkin salah hitung, Muhammad mungkin, karena itu Quran pasti ciptaan Muhammad.

Sekarang pertimbangkan, walaupun Alkitab 6 abad sebelumnya menulis bahwa sehari di mata Tuhan sama dengan 1.000 tahun, tak ada seorang Kristen pun yang mengklaim bahwa dalam Alkitab terdapat perhitungan kecepatan cahaya. Jadi bagaimana mungkin seorang Islam bisa mengatakan demikian? Alangkah memalukan dan menggelikan!

Ayat Quran mana yang menunjukkan 1000 tahun = 12.000 bulan.




Tapi harus disadari bahwa dalam jangka waktu 2000 th planet-planet, termasuk bumi belum beku seperti keadaan kini. Permukaannya masih berapi yg bergolak. Globenya masih empuk dan belum padat.

Waktu itu planet yg lebih dekat ke matahari lebih kecil masanya, planet yg lebih jauh masanya lebih besar. Setiap planet itu saling bertarikan (grafitasi) dengan matahari yg memakai kekuatannya sebesar tenaga yg dapat menahan planet itu (sentrifugal) tak keluar dari orbitnya (eqalibrium/mizaan)
Jika kebetulan planet besar itu atau planet lain yg berada di bawah orbitnya sejajar dg bumi menjurus pd matahari (eclipse) maka waktu berlakulah transit of planet (Yaumuz Zulah) yg amat berbahaya. Waktu itu terjadi pembesaran radiasi matahari yg menimbulkan berbagai akibat gawat.
Karena planet-planet mash empuk maka pembesaran radiasi matahari ketika itu jadi merusak hingga memecah beberapa planet menjadi kecil, satu diantaranya benar-benar hancur yg diketahui menjadi 30.000 bh yg kita kenal sebagai Asteroid, mengorbit antara mars dan Jupiter.
Sesudah masa 4000 th (41/10) kemudian, terlaksanalah rotasi dan orbit menurut semestinya. Permukaan planet menjadi membeku hingga ccok untuk tempat kehidupan mahluk.
Ayat 22/47 dan 32/5 menyatakan bahwa matahari kita berputar di sumbunya 360° selama 1000 th menurut kalender qomariah (lunar year) . Putaran atau rotasi tata surya itulah yg menjadi dasar bilangan Allah.
Dalam pada itu tata surya yg berputar disumbunya selama 1000 th baru 2x berpotar 360°. Artinya selama 2000 th itu planet terpinggir dari tata surya kita baru 2x mengitari matahari. Hal yg demikian berlaku dalam waktu yg sama di seluruh tata surya dalam semesta raya ini (41/12)
Planet yg terluar (ke-10) mengorbit 360° selama 1000 th lunar year keliling matahari. Planet-planet itu berotasi maka terwujudlah hari/waktu. Hari adalah putaran 360°, itulah waktu. Alam semesta diciptakan oleh Allah SWT selama 6 hari/6.000 th menurut perhitungan manusia. 1 hari bagi Allah = 1000 th bagi manusia (QS:22/47)

Planet yg mengorbit di atas bumi ada tujuh, seperti pada ayat 71.15, 78/12, dan ayat 2/6 menerangkan ada pula buat yg beredar di bawah orbit bumi. Demikianlah semua planet dalam tata surya kita ada sepuluh.


Originally posted by Gen X
65:12. Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.


Samawaat dalam tafsir konvensional diterjemahkan sebagai LANGIT tanpa memahami arti sebenarnya, tetapi ALLAH menjelaskan arti tersebut dalam;

Dari ayat ini jelas dapat dipahami bahwa samawaat ialah planet-planet, bersamaan wujud dan rupanya dengan Bumi.

Menurut tatabahasa, istilah itu berasal dari “samaa” sebagai singular dari samawat, tetapi wujud dan keadaannya berbeda. Samaa’ berarti angkasa atau atmosphere di mana hujan turun membasahi bumi, sedangkan Samawaat berarti planet-planet yang bersamaan wujudnya dengan bumi.

Manusia pertama dalam tata surya ini ditempatkan di muntaha, planet yg terjauh dari matahari. Dari sana itu manusia dipindahkan Allah SWT ke permukaan planet yg mengorbit lebih dekat ke matahari, maka ekspansi ini berlaku dari planet yg tinggi ke planet yg rendah dan yg lebih rendah, (2/38, 3/59).
Ayat 65/12 menyatakan bahwa seluruh planet sama dg bumi, rupa dan keadaannya. Jika kita memperhatikan ayat-ayat al Qur’an akan dilihat bahwa seringkali istilah “ardhu” yg berarti bumi didahului oleh istilah “samawat” yg erartikan planet-planet. Karena susah untuk mendapatkan peegertian, jika orang selalu menerjemahkan istilah “samawat” dg “langit” tanpa penunjukan tertentu.
Ayat 3/83, 12/105 menjelaskan disetiap planet lain itu diturunkan juga ajaran islam seperti di bumi. Ayat 44/38, 23/17, 45/22 menjelaskan bumi dan planet-planet lain sengaja diciptakan untuk tempat pengujian hidup manusia untuk penilaian diri mereka di akhirat kelak.
Ayat 42/12 menerangkan bahwa planet-planet dan bumi sama ditumbuhi oleh tanaman sebagai kebutuhan hidup.
42/11 menerangkan bahwa di planet-planet dan bumi berlaku perkembangbiakan hewan dan manusia.
3/190, 30/22 menyatakan disetiap planet berlaku pergantian siang dan malam, manusia di sana berbangsa-bangsa dan dan berbagai bahasa.
45/13, 34/22, 31/20 menyatakan di planet-planet dan yg ada dibumi sengaja diciptakan Allah untuk keperluan hidup manusia.

Al Qur’an memberitakan bahwa kehidupan dalam tata surya ini akan ditutup, sekaligus secara mendadak dengan alasan dan pembuktian yg logis (wajar)


Ayat QS: 21/30 menerangkan bahwa dengan rawasia seperti itu terpisahlah kekosongan seperti yg dimaksud pada ayat 11/7. Hal demikian berlaku pada makro kosmos dan begitu pula pada mikro kosmos.
Hydrogen, terdiri dari satu medan magnet yg berputar dilingkupi electron dan positron disebut proton.
Dengan sifat kohesinya electron dan positron itu terbang mengapung meninggalkan atom hydrogen. Yg mengapung itu dinamankan orang Nutrieno (meson/tachyon). Pada ayat 21/32 disebut sebagai lapisan yg terjaga dan menjaga.

Mara yg melingkupi proton senantiasa beredar keliling proton sesuai dengan arah putaran proton itu sendiri. Keadaannya sama dengan atmosfir yg membungkus bumi. Dari itu mar’a bukanlah partikel tetapi non partikel.
Benturan gelombang sinar menyebabkan mar’a jadi aktif dan inipun menimbulkan keaktifan proton berputar disumbunya. Hal itu memperlihatkan warna dan benda sesuatu benda konkrit. Bila proton berputar semakin giat maka timbulah panas yg mengubah susunan molekul sembari menimbulkan gelombang sinar yg oleh pandangan mata dilihat sebagai api yg bercahaya. Sementara itu berlakunya panas, keluarlah mar’a yg mengapung ke angkasa, sedangkan yg ditingalkannya terus menerus membentuk mar’a yg baru. Hal demikian tetap berlaku di dunia ini.
Mar’a yg melingkupi proton, walaupun yg telah meninggalkannya selalu memiliki sifat kohesi (berkumpul sesamanya). Sifat demikian menimbulkan lapisan ionosfir yg semakin tebal melingkupi planet. Dengan kebijaksanaan Allah melalui rawasia simple yg dimiliki planet, maka lapisan ionisfir tsb berada pada ketinggian yg telah ditetapkannya (Sakfam Mahfudza) 21/32.

Mar’a yg mengapung dari bintang-bintang dan satellite, dg sifat kohesinya berubah jadi nebula, kelihatan seperti awan susu diangkasa luas. Maka akhirnya nebula itulah yg berkumpul jadi komet. Baik ionosfir, nebula, dan komet semuanya adalah non partikel karena wujudnya berasal dari mar’a yg juga non partikel. Karena mar’a meninggalkan atom pd hidup kini maka keadaan itu memperlihatkan suatu benda berubah jadi usang menurut pandangan mata.

Komet terbentuk di luar galaxy-galaxy. Akhirnya terbentuklah delapan komet (69/17) besar dan bertambah besar dg nebula-nebula yg menggabungkan diri di ssemesta raya ini.
Kita paham bumi bergerak keliling matahari yg menjadi pusat orbit planet-planet. Matahri bergerak pula keliling galaksi dg kecepatan yg amat tinggi. Sebaliknya, komet yg lari dari seluruh partikel jadi terpaksa mengelakan diri dari bintang-bintang tadi.

Kecepatan gerak komet yg demikian itu, pd mulanya melarikan diri dari bintang-bintang, akhirnya berubah melanda, menabrak bintang yg menghalangi geraknya yg amat cepatitu sambil mengubah arah beberap derajat. Bintang dg segala planet yg ditabrak komet langsung terseret menjadi ekornya yg panjang (37/1-4)
Ketika itu musnahlah segala kehidupan yg berlaku dipermukaan setiap planet tata surya itu (69/13-14, 39/68. Itulah SA’AH sebagai waktu penutupan riwayat kehidupan suatu tata surya seperti yg dimaksud pd ayat 33/63 hingga habislah semua bintang di angkasa itu semuanya terseret pd waktu tertentu berturut-turut.
Kecepatan gerak komet tsb tercatat dlm al qur’an pd ayat 16/77 yg maksudnya bergerak sekejap mata melintasi jarak antar bintang. Allah SWT pd ayat 37/2 menyamakan arti semesta raya g berjuta milyar bintang dengan delapan rombongan komet.

Originally posted by Gen X
Quran mengindikasikan proses menggulung langit seperti menggulung lembaran kertas. Al Quran mengindikasikan proses menggulung sebagai akhir alam galaksi merupakan kebalikan dari proses pemisahan langit dan bumi.
21:104. (Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai kejadian pertama begitulah Kami akan mengembalikannya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kami lah yang akan melaksanakannya.


Pembenturan komet atas setiap bintang berturut-turut, satu persatu dalam masa yg amat panjang, mungkin jutaan atahun. Hingga yg teah dibentur dan diseretnya berlakulah saah bagi kehidupan tata surya bintang itu yg kini kelihatan sebagai ekor komet.
Bintang lain sedang menunggu waktu dan tiap-tiapnya pasti akan mengalami kemusnahan total pd kehidupan yg ada padanya (39/68).

Sesuai dg hukum magnet setiap rawasia yg bersamaan akan bertolakan, dari itu tdk ada kejadian dua bintang akan berdempet. Begitu juga nanti sewaktu diseret oleh komet setiap planet memiliki rawasia simple karenanya tdk akan kejadian dua planet dempet bersatu. Sebaliknya setiap planet dalam tata surya ini akan dempet bersatu dg matahari tetapi tdk akan lebur karena masing-masing dikungkung oleh medan magnit masing-masing. Lapisan ionosfir hilang pd setiap planet turut begabung dg komet sesuai sifat kohesinya. Berbeda dg bulan dan globe asteroid, mereka tdk bisa mempertahankan wujudnya, setiap bulan dan astrid meleleh menjadi satu dg matahari. Mulai waktu itu hilanglah bulan-bulan dan asteroid (berikut meteornya) selamanya dan orang tak akan melihatnya lagi walaupun sampai di akhirat nanti.

Susunan planet jadi kacau balau. Orbit dan jarak tertentu sudah tdk ada. Masing-masing tertarik jatuh pd matahari disebabkan rawasia yg berbeda. Setiap planet melekat dlm keadaan utuh berupa proton yg senantiasa bulat dan juga berputar di sumbunya. Dg itu tdk ada kejadian adanya satu planet dlm tata surya ditarik oleh bintang lain. Tetapi hal itu pulalah yg menyebabkan permukaan setiap planet terbakar, lautan menguap habis. Gunung2 meleleh. Setiap benda mencair jadi atom asal seperti diterangkan ayat 81/1-6.

Sesudah delapan rombongan komet selesai membentur dan menyeret semua bintang berupa ekornya, berlakulah ketentuan Allah, kosonglah angkasa luas itu dari bintang gemerlapan. Dan komet it uterus juga melayang dg kecepatan lebih tingi tanpa penghalang. Dalam hal ini semua komet yg berasal dari mar’a memiliki sifat bergabung (kohesi). Selama itu usaha bergabung tdk terjadi karena selalu dihalangi bintang2 yg membelokan arah gerak komet. Masing2 akhirnya berbelok melengkung untuk bergabung jadi satu.
Masing-masing komet akhirnya menuju satu titik pertemuan. Pd titik tsb bertubrukanlah semua komet secara tepat. Inilah ledakan terbesar dalam sejarah semesta raya yg mat luas. Kalau benturan komet pd tata surya kita, yg biasanya disebut orang tiupan terompet pertama sudah begitu hebatnya, maka alngkah dahsyatnya benturan delapan komet sekaligus yg disebut dalam Al qur’an sebagai tiupan terompet kedua. Imajinasi tdk mungkin dapat membayangkan kedelapan komet tadi langsung bergabung menyatu dan membentuk diri bagaikan bola besar melingkupi daerah semesta raya ini. Semua bintang yg terseret jadi dikungkung dalam lingkungan besarnya sebesar daerah semesta raya dewasa ini.
Last edited by abdann on Thu Sep 14, 2006 4:58 pm, edited 1 time in total.
abdann
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 937
Joined: Fri Sep 08, 2006 2:08 pm

Postby curious » Thu Sep 14, 2006 4:29 pm

bela? membela apa / siapa? tidak ada yang perlu dibela. saya cuma MENGUNGKAPKAN kecetekan pengetahuan islam anda saja supaya netter yang lain tidak membuang waktu berdebat dengan anda yang hasilnya akan percuma saja.

jadi setelah diberi beberapa hadist sahih yang menunjukkan muhammad & pengikutnya sungguh-sungguh berkiblat ke YERUSALEM (bukan kutub utara ahhhh, mana buktinya???) elu masih saja berkeras mengatakan muhammad ****. ya terserah lah. anyway, anda tidak pernah menjawab pertanyaan saya tentang apa halangan yang membuat dia tidak berkiblat ke mekka walaupun katanya berkeinginan. anda kabur saja dari debat itu. ya sudahhhhh... spt saya bilang. tak ada gunanya berdebat dengan anda sebelum anda pergi belajar dulu.
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby abdann » Thu Sep 14, 2006 4:51 pm

Originally posted by Gen X
Ilmuwan belum tahu apa yg terjadi setelah big crunch
Quran menceritakan proses terbentuknya neraka dan surga setelah langit lenyap. Dari sini ilmuwan dapat mengambil hipotesa bahwa setelah big crunch maka black hole tunggal akan semakin massive hingga 'menyala', sedangkan anti partikel terdorong mendekat kebatas luar alam semesta
81:11-13. dan apabila langit dilenyapkan, dan apabila neraka Jahim dinyalakan, dan apabila surga didekatkan,



Sejak dari waktu benturan kedua itu semua bintang mengambil posisi masing-masing. dipaksa oleh rawasia yg dimilikinya. Dan kesempatan itulah yg dipakai oleh delapan komet yg menadi satu tadi menghindarkan diri sebagai kulit bola, menempatkan semua bintang di dalam lingkungannya. Keadan komet sepeti itu persis bersamaan dg lapisan ionisfir yg melingkupi planet.
Akibat benturan ke dua semua planet yg memang tetap utuh dan melekat pd matahari jadi tergoncang hebat dan akhirnya melepaskan setiap planet yg dempet tadi. Kemudian mengadakan orbit seperti keadaan semula (14/48, 29/30)
Maka kehidupan tata surya terlaksana lagi seperti semula pula, Cuma berbeda wujud. Di akirat nanti planet-planet tanpa ionosfir hingga pandangan tak terhalang. Setiap benda berwujud permanent karena mar'a yg harus berangkat telah pergi sewaktu dibentur komet.

Perasaan seseorang sesudah dibangunkan Allah SWT dari mati keadaannya mirip perasaan orang yg baru bangun dari tidur (39/42, 10/45, 46/35, dan 79/46)

Pada setiap diri dihidupkan kembali di akhirat nanti terdapatlah dua macam bentuk manusia yg memperlihatkan perbedaan mencolok.
Golongan yg menurut nilai hidupnya ditentukan jadi penduduk surga memiliki rupa yg amat sempurna (56/60-61), sedangkan yg ditentukan masuk neraka berupa batu hitam atau besi (2/24, 12/50, 41/20). Derajat yg paling rendah diantara benda konkrit yg diciptakan Allah ialah batu.
Dicabut lebih dahulu orang yg paling kafir kepada Allah untuk itempatkan ke neraka di matahari, kemudian barulah yg kafir biasa. Sementara itu orang mukmin diberangkatkan ke tempatnya di surga, maka Allah membiarkan dulu orang2 yg berdosa yg akan diberi ampun oleh Allah SWT.
Setiap diri yg pernah masuk neraka tdk ada yg keluar lagi untuk selamanya, karena neraka itu bukanlah untuk penebusan dosa tetapi siksaan abadi tanpa akhir (QS:5/7).

Kebangkitan untuk hidup kembali berlaku sekligus di seluruh planet, mereka muncul dari tanah dan langsung diterbangkan menuju alamat tertentu.
Ayat 70/39-41 bila dibaca sepintas menerangkan bahwa penduduk negeri di bumi kini akan diganti dg penduduk yg lebih baik, tetapi sebenarnya menerangkan ketinggian wujud dan rupa para muttaqien waktu di akhirat nanti.

Ayat 2/24, 12/50, 41/20, insyaflah manusia kafir waktu itu juga atas kedurhakaannya terhadap Allah SWT selama hidup di dunia fana. Mereka diberi wujud batu hitam atau besi untuk itempatkan dalam neraka. Kepada mereka diberikan catatan riwayat hidup, dan kesadaran mereka dipertinggi tentang segala hal. Akhirnya mereka menelan penyesalan untuk selamanya, nasib mereka berlangsung terus tanpa ubah. Atas hal yg mereka tanggung itu perlu diadakan Tanya jawab dg pemeriksaan seperti hakim atas tertuduh. Putusan Allah berlaku tanpa pemeriksaan atas jutaan milyar persoalan dari penduduk yg mendiami milyaran planet di semesta raya ini. Walaupun demikian putusan Allah berlaku atas dasar keadilan dg alasan ;
A.Ilmu pengetahuan manusia diberikan sepenuhnya sekaligus sewaktu bangun di akhirat, melebihi sewaktu di dunia kini semuanya memiliki kesadaran dan pengetahuan yg sebanding(6/130, 16/27, 27/66, 39/48)
B.Pandangan dan pendengaran manusia di akhirat sangat tajam. Kalau manusia di dunia kini hidup dalam 3 dimensi, dimana penglihatan dan pendengarannya terbatas pd ukuran tertentu dalam dalam lingkungannya, maka di akhirat nanti manusia akan hiup dalam 4 dimensi. Dimana penglihatan dan pendengaran tak terhalang dan tak dibatasi oleh ukuran tertentu. Malah mereka akan meliat serta mendengar sesuatu pg gelombang yg sudah lama menggelombang ke angkasa yg kemudian kembali memantul pd panca indra mereka (50/22)
C.Kitab catatan riwayat hidup manusia selama tinggal di dunia adalah mar'a satu neutrino yg mengapung dari setiap diri manusia. Mar'a senantiasa merekam segala gerak-gerik yg berlaku dalam hidup diri kemudian mengapung ke angkasa sebagai anti partikel. Allah telah menentukan mar'a tsb demikian rupa, murnilah cattan yg dilakukan atas dirinya tanpa campur dg catatan diri lain (50/16-18, 13/11,43/80, 83/7-9,83/18-20, 79/30-31, 87/4-5, 17/13, 18/49, 17/17, 23/62, 45/28-29, 50/4-5)

Ketetapan Alah yg telah mendahului seluruh gerak tindak yg berlaku di semesta raya ini juga menjadi unsur paling utama bahwa ketetapan demikian bila dilanggar jelas sanksinya.


Originally posted by Athan
Sangat menyedihkan orang yang hanya bisa mengklaim sesuatu yang sebenarnya bukan miliknya. Orang seperti itu tidak akan menemukan sesuatu tetapi hanya bisa mencontek dari orang lain. Karena itu tidak mengherankan jika sangat sedikit ilmuwan muslim yang mendapatkan hadiah Nobel (less than 1% dibandingkan persentasenya yang 20%). Bahkan seandainya yang dijadikan rujukan adalah buku kesukaan Muslim karangan Michael Hart (bukan hanya ilmuwan) tetap saja jumlahnya hanya 2%.


Masalah kreatifitas adalah fitrah manusia. Orang non muslim yang tidak mengenal Al Qur’an pun bisa mengungkap rahasia-rahasia alam semesta, namun tetap Al Qur’an berfungsi sebagai Validator keilmuan (Allahusammad).

Sebagai contoh adalah Bible sendiri. Masalah penciptaan alam semesta seperti yang dijelaskan oleh ayat-ayat permulaan Genesis berlawanan dengan capaian logika wajar. Bahwa yang pertama ialah Tuhan dan Air, bertentangan dengan teori Edwin Hubble dan Albert Einstein sebagai Master of Cosmology, apalagi dengan ajaran Al Qur’an.
Tuhan tidak bersama ada dengan air, dan bukan pula air itu pertama kali diciptakan-Nya tetapi medan magnet (rawasia) pada berbagai system dan stelsel disetiap micro dan macro cosmis.

Ayat-ayat genesis ini jelas disusun begitu rupa sesuai dengan peradaban pra-ilmiah oleh manusia biasa, dan hal ini diketahui setelah pengetahuan tentang benda semakin meningkat.
Al Qur’an menyatakan tiap sesuatu diciptakan dari Alma’ menimbulkan pengertian manusia zaman dulu bahwa benda angkasa ini diciptakan dari AIR, padahal istilah mengandung dua pengertian yaitu Hydrogen dan Air. Malah hydrogen itu sendiri diartikan kehampaan total dan barulah memiliki wujud sesudah diberi rawasia dan mar’a (electron positif dan negatif).

Alma’ yang berarti AIR ialah yang jatuh dari atmosphere sebagai hujan dan ini baru terlaksana setelah permukaan Bumi mendingin.

Genesis
1:6 And God said, Let there be a firmament in the midst of the waters, and let it devide them from the waters.

Maka firman ALLAH hendaklah ada suatu bentangan pada sama tengah air itu, supaya diceraikannya air dengan air

1:8 And God called the firmament Heaven. And the evening and the morning were the second day

Lalu dinamai ALLAH akan bentangan itu langit. Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang kedua

1:9 And God said, Let the waters under the heaven be gathered together unto one place, and let the dry land appear: and it was so

Maka firman ALLAH: Hendaklah segala air yang di bawah langit itu berhimpun kepada suatu tempat, supaya kelihatan yang kekeringan itu, maka jadilah demikian

1:10 And God called the dry land Earth; and the gathering together of the waters called he Seas: and God saw that is was good

Lalu dinamai ALLAH akan yang kekeringan itu darat, dan akan perhimpunan segala air itu dinamakannya laut; maka dilihat ALLAH itu baiklah adanya

Dengan keterangan Bible seperti ini jelaslah yang dimaksudkan WATERS di atas tadi benar-benar Air (H2O) dengan demikian hal ini berlawanan pada pengetahuan tentang penciptaan benda angkasa. Seterusnya dinyatakan bahwa air itu dipisahkan dengan firmamaent, dan ini dinamakan HEAVEN atau LANGIT, di atasnya ada air dan di bawahnyapun ada air. Tentunya yang dimaksud air yang di atas firmament turun jadi hujan yang kemudian berkumpul dengan lautan, penyusun ayat lupa betapa kalau air itu sudah habis turun tentunya akan tiada hujan lagi. Karenanya semakin jelaslah betapa tingkatan pengetahuan kalangan yang menyusun genesis itu dulunya mengira hanya Bumi inilah benda angkasa yang paling besar sesuai dengan anggapan umum masa itu.

Dengan pengertian lain mereka menganggap heaven yang dimaksud dalam Bible berarti planet bukan atmosphere, maka keadaannya sama dengan istilah Sama’ dan Samawat dalam Al Qur’an yang artinya atmosphere dan planet, tetapi bukanlah semua itu berartikan surga seperti air yang sering dipakaikan untuk istilah heaven yang lain dalam Bible.

Suatu hal yang harus menjadi perhatian serius ialah bahwa genesis dalam menerangkan penciptaan pertama itu tidak pernah menerangkan planet-planet yang sama dengan Bumi ini mengitari matahari. Yang ada hanya heaven dengan arti atmosphere dan itupun dengan Mufrad (singular number ), padahal kitab lainnya dalam Bible banyak ditemui istilah Heavens dengan arti planet-planet Jamak (plural number).

Penyusun Genesis berpendapat Tuhan itu sama dengan manusia biasa, mengalami kelelahan dalam pekerjaan dan harus istirahat pada hari ketujuh (Genesis 2:3), padahal Pencipta itu tidaklah dipengaruhi lelah, lupa dan kantuk. Kalau masih demikian berarti DIA masih lemah sama keadaannya dengan makhluk yang diciptakan.

Semua yang dimuat dalam genesis bersumber dari ayat-ayat Al Qur’an tetapi kebanyakan salah pasang. Walaupun masa itu penyusun genesis belum mengerti sesungguhnya perbedaan arti Sama’ dari Samawat maka dengan keberanian saja mereka telah memasukan persoalan Samawat itu ke dalam Genesis.

Lebih jauh lagi dalam ayat Genesis 1:26 bukan Adam yang dimaksud, tetapi pribadi yang tidak dikenalnya dengan pengertian amat kabur karena keterangan itu sengaja diambil dari Al Qur’an ayat 4/1. dikatakan oleh genesis bahwa Tuhan menciptakan manusiapertama sesuai dengan rupaNYA sendiri, ini bertentangan dengan keadaan sebenarnya karena Tuhan tidaklah berupa dan tidaklah berwujud konkrit.
Genesis menyatakan pula bahwa penciptaan atas manusia pertama terjadi di Bumi ini padahal di Muntaha yaitu planet ketujuh mengorbit di atas garis edar Bumi.

Dalam genesis 3:8 dan 3:9 nampak Tuhan yang demikian pasti tidak mungkin menguasai semesta raya, tuhan yang berwujud konkrit membutuhkan jalan-jalan dalam kebun yang lindung. Bagaimana pula tuhan yang seperti itu akan mengetahui keadaan yang terjadi pada jutaan milyar bintang di angkasa sedangkan keadaan Adam yang berada dalam satu kebun dengannya tidak diketahui keberadaannya malah dia harus bertanya di mana Adam berada.

Apa yang disampaikan oleh Genesis tidak dapat diterima akal. Dan dalam hal yang demikian pulalh terletak ketentuan ALLAH memberi keilmuan ayat-ayat Al Qur’an berangsur-angsur dengan keterangan terpisah-pisah dimana diuji kecerdasan manusia.

Atas dasar demikian orang hendaknya jangan terpesona tergetar hati jika semua berita tentang peristiwa pada periode pertama dalam sejarah manusia itu dapat dikumpulkan oleh penyusun Genesis, hingga semuanya tercantum sebagai kitab pertama dalam Bible. Bukankah kitab suci pertama adalah Taurat yang disampaikan oleh Nabi Musa dan Nabi itu tidak pernah membentangkan periode pertama itu!

Hal yang bersangkutan dengan Adam, Banjir besar di zaman Nabi Nuh (http://nomind.3.forumer.com/index.php?s ... &#entry175) atau pada psotingan saya sebelumnya masih dalam topik ini, kisah-kisah Ibrahim, Luth, Yusuf adalah peristiwa yang tidak diketahui oleh bani Israil kecuali mengambilnya dari Al Qur’an, dan setiap ayat Bible dapat diteliti bahwa Musa dan Jesus begitupun nabi-nabi lainnya tidak pernah menerangkan detail-detail sejarah itu.

Al Qur’an
3/102 Wahai oang-orang beriman, insaflah akan ALLAH dengan keinsafan logis, dan janganlah meninggal dunia kecuali kamu telah jadi Muslim.

54/17 Dan sesungguhnya telah Kami permudah Alquran itu untuk pemikiran, maka adakah yang memperhatikan?

Taurat yang tercantum dalam Bible tergolong Old Testament yang terdiri 39 bagian. Bahasanya telah diubah dari aslinya tidak seperti yang diterima Musa dari Allah.
Mengenai hal ini di bawah ini ayat Bible tanpa terjemahan bicara mengenai Taurat, Nebukadnezar dan ‘Uzair;

II. Chronicles:
36:7 Nebukadnezar also carried of the vessel of the house of the Lord to Babylon, and put them in his temple at Babylon.

36/19 And they burnt the house of God, and brake down the wall of Jerusalem, and burnt all the palace thereof with fire, and destroyed all the goodly vessels thereof.

36:20 And them that had escaped form the sword carried he away to Babylon where servants to him and his sons until the reign of the Kingdom of Persia.

Ezra 7:6
This Ezra went up from Babylon: and he was a ready scribe in the law of Moses, which the Lord God of Israel had given: and the king granted him all his request, according to the hand of the Lord his God upon him.

Mengena Injil yang ditujukan untuk Bani Israil diterima oleh bangsa itu dengan berbagai tanggapan negatif dan psoitif dicampuri oleh pengertian berbeda-beda dalam meneima ayat-ayat mutasyabihat (parables) yang disampaikan Nabi Isa Almasih serta politik separatis yang dilancarkan kerajaan Roma yang menjajah palestina waktu itu. Untuk hal ini telah saya sampaikan pula sebelumnya dalam topik ini.

Katakanlah, adakah dari serikat-serikatmu yang memberi petunjuk untuk hal yang logis? Katakanlah, hanya ALLAH yang memberi petunjuk untuk hal yang logis. Apakah yang memberi petunjuk kepada hal yang logis itu lebih logis untuk diikuti ataukah yang tidak memberi petunjuk apa-apa malah dialah yang ditunjuki? Maka bagaimana caranya kamu memberi hukum? (QS Yunus 35)
Last edited by abdann on Fri Sep 15, 2006 10:54 am, edited 1 time in total.
abdann
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 937
Joined: Fri Sep 08, 2006 2:08 pm

Postby dago » Fri Sep 15, 2006 6:06 am

abdann wrote:Tampaknya anda kewalahan menghadapi lawan bicara lebih dari satu orang, sehingga tidak bisa memilah-milah mana tulisan yang saya buat dan yang bukan.

Rupanya anda harus fokus pada seorang saja dulu, silakan anda teruskan debatnya dengan Kristen_pusing ato Gen X, nanti kalo sudah beres bisa dilanjutkan dengan saya. :D


Andalah yang kewalahan dengan rebutal and komen saya sehingga tak dapat menjawabnya. Sudah terang Muslimspintar menghayal seperti nabinya. :lol: :lol:
User avatar
dago
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1404
Joined: Tue Sep 27, 2005 9:27 am

Postby dago » Fri Sep 15, 2006 6:31 am

yusuf_bin_sanusi wrote:Argument yang sangat bagus Athan...!

Problem TERBESAR muslim :
1. Sebagian besar pengikutnya buta huruf
2. Sudah buta huruf, ****...pula tidak mau "MENCOBA MENDENGAR"..MENCOBA..saja tidak mau, mereka lebih suka membenamkan kepalanya dalam-dalam ke dalam pasir spt kata A.Sina
3.Menyangkal..menyangkal,..menyangkal dan membohongi dan membunuh akal sehatnya.
4. Senang sekali mengklaim milik orang lain sebagai miliknya
5. Yang scholar SUKA SEKALI berbohong dan memutarbalikkan fakta, menarik-narik dan menghubung-hubungkan berbagai hal SECARA PAKSA SAMPAI SESUAI DENGAN KEINGINAN dan LOGIKA PAKSAAN MEREKA.


Problem utama agama Islam adalah total submission dan dilarang bertanya. Sehingga mental Muslim menjadi lumpuh dan pasrah, tak dapat berpikir normal/logical.
Payahnya total submissionnya bukanlah di arahkan kepada Tuhan yang benar melainkan kepada god/Allah yang dicipta oleh Muhammad.
Muhammad adalah seorang diktator(politisi) yang diilhami oleh Iblis.
Makanya dalam Islam tak ada kasih, pengampunan terhadap sesama, melainkan membenci dan memaksa kafir untuk masuk Islam.
Dalam hal ini Islam tak ada nilai spiritual.
Muslims yang masih punya moral mencoba mengspiritualized Islam dalam bentuk Sufism. Tetapi Islam dasarnya spirituallless, usaha suffism hanya seperti petualang scholar Muslims yang mencoba meng scientifikan Quran. Yang mana kita lihat hasilnya disini dengan ceramah abdann, genx dll.
You can not blame them. Mereka adalah buah2 Islam.
User avatar
dago
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1404
Joined: Tue Sep 27, 2005 9:27 am

Postby abdann » Fri Sep 15, 2006 1:31 pm

sampai abad pertengahan ilmuwan di Eropa berpaham geosentrik yaitu menganggap Bumi ini adalah pusat edaran semua benda angkasa. Bumi inilah yang paling besar, sedangkan bulan, matahari, dan jutaan bintang lain hanyalah benda-benda kecil. Orang takut mengarungi dan berlayar jauh, akan jatuh di ujung lautan Bumi yang datar. Dan ketika itu orang belum mengenal kutub utara dan selatan, oleh karena itu bumi dianggap hamparan luas dikitari oleh benda-benda angkasa yang terbit di timur dan terbenam di barat.

Keadaan astronomi demikian tercatat oleh Claudius Ptolemy, seorang astronom Greco-Egypt 140 M. doktrin ini terdapat dalam Almagest yaitu Astronomical Encyclopedia yang terkenal dan dipakai orang sampai abad pertengahan. Kemudian lahirlah paham Helisentrik yang dimulai oleh Copernicus (1473-1543 M) astronom Polandia yang mengatakan Bumi ini adalah planet kecil diantara beberapa planet yang mengitari Matahari. Copernicus telah membuat revolusi ilmu pengetahuan agama Kristen. Tetapi pendapatnya itu barulah diterbitkan sewaktu dia hampir meninggal. Sayang keadaan pribadinya sebagai pemuka agama tidak mempertahankan teorinya, karena Martin Luther menamakannya seorang **** dan pendapatnya itu dinyatakan menentang dan anti Bible.

David Bergamini bersama Editor Life Nature Library The Universe pada halaman 13 buku ini menjelaskan sbb;

“Pendapat Hipparcus mengenai planet-planet telah disempurnakan oleh Caludius Ptolemy pada tahun 140 M, dikenal sebagai Ptolemy’s Almagest yang dipakai berbentuk astronomical encyclopedia selama abad-abad pertengahan. System itu begitu baik hingga sempat bertahan selama 13 abad untuk test observasi, dengan bantuan usaha Ptolemy itulah, pendapat Hipparcus jadi terkenal pada dunia arab dan kemudian pada orang-orang Eropa sebagai Ptolemic System.”

Sebagai astronom bangsa Greco-Egypt, Ptolemy hidup pada abad ke-2 Masehi dimana Old testament sebagai bagian pertama dari The Bible telah berkembang luas diantara manusia, namun tidak pernah mendapat keterangan bahwa The Bible memuat penjelasan tentang umur dan penciptaan semesta dalam buku yang ditulisnya. Oleh karena itu heran dalam the Bible ada keterangan Genesis di mana terdapat cerita tentang penciptaan semesta raya. Kalau benar sejak dulu, atau ketika Ptolemy hidup, Genesis telah menerangkan penciptaan semesta tentulah Caludius Ptolemy juga ikut memuatkan penciptaan semesta dalam Encyclopedia-nya dengan keterangan lengkap.

Maka jika diteliti dari sudut lain secara kritis, akan tampak bahwa keterangan-keterangan yang tercantum dalam Genesis itu bersumber pemberitaan Al Qur’an. Hanya salah pasang dan tidak dimengerti oleh penulis-penulis Genesis tanpa sadar sebanding dengan tingkat pengetahuan masyarakat waktu itu.
Dan hendaklah diketahui bahwa Bible yang ada kini, pada awalnya disusun pada tahun 325 Masehi dikenal dengan Konsili Nicae, dan pertama kali dicetak pada tahun 1450 M di Mainz –German, dinamakan Gutenberg Bible.

Kesimpulannya, bahwa Genesis yang menerangkan kejadian pertama, sejarah Adam, Nuh, Ibrahim sampai Nabi Yusuf, ditulis dan disusun seperti keadaan kini adalah sesudah Al Qur’an tersebar luas pada abad ke-8 masehi waktu kesadaran manusia tentang keadaan-keadaan ilmiah masih rendah. Sesudah abad ke-8 barulah The Bible memuat cerita-cerita yang terkandung dalam Genesis kini, cerita mana dulunya tidak pernah dimilikinya.

Wahai Ahli Kitab, kenapa kamu menantang pada Ibrahim, padahal tidaklah diturunkan Taurat dan Injil sesudahnya, apakah tidak kamu pikirkan? (QS Ali Imran 65)
Last edited by abdann on Fri Sep 15, 2006 1:40 pm, edited 1 time in total.
abdann
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 937
Joined: Fri Sep 08, 2006 2:08 pm

Postby abdann » Fri Sep 15, 2006 1:34 pm

"curious" alias anda yang berarti ‘ingin tahu’ tidak cocok, karena ternyata tidak pernah cari tahu bahwa apa yang ditanyakan sebenarnya ada dalam postingan saya sebelumnya dan masih dalam topik ini.
Anda terus saja merengek supaya saya mau meladeni pembahasan soal hadist-hadist yang dikatakan dari Nabi.

Dalam Musthalah Hadist diketahui bahwa dulunya hadist Nabi mulai dikumpulkan pada abad ke-2 dan ke-3 H yaitu sesudah 200/300 tahun Nabi meninggal, hingga terkumpul hadist sebanyak 300.000 macam malah ada yang mengatakan 600.000. tetapi setelah diteliti dan dinilai hanya 7.000 saja yang mungkin diterima dan ada pula yang mengatakan 3.00 saja yang shahih, dan itupun tidak dijelaskan siapa yang menjadi anggota penelitinya, kapan bersidangnya dan apa nama buku yang memuat 3.000 hadist sahih itu sebagai hasil penelitian ahlus sunnah wal jama’ah.

Gerak perkembangan islam yang mulanya sampai berpengaruh di bagian daratan Eropa tetapi kemudian menurun sesudah penyebaran hadist yang setengahnya memang disusun untuk melemahkan kekuatan umat muslimin sendiri.

Selama hidupnya Nabi Muhammad dalam bertindak dan berbicara tidak pernah keluar dari hukum-hukum Al Qur’an. Dan sesuai dengan kaidah ilmu fiqh yang belum pernah dikenal oleh anda, bila redaksi hadist ternyata tidak cocok dengan fakta-fakta yang tercantum dalam Al Qur’an maka sudah dapat dipastikan hadist tersebut adalah Palsu atau di palsukan.


curious wrote:bela? membela apa / siapa? tidak ada yang perlu dibela. saya cuma MENGUNGKAPKAN kecetekan pengetahuan islam anda saja supaya netter yang lain tidak membuang waktu berdebat dengan anda yang hasilnya akan percuma saja.

jadi setelah diberi beberapa hadist sahih yang menunjukkan muhammad & pengikutnya sungguh-sungguh berkiblat ke YERUSALEM (bukan kutub utara ahhhh, mana buktinya???) elu masih saja berkeras mengatakan muhammad ****. ya terserah lah. anyway, anda tidak pernah menjawab pertanyaan saya tentang apa halangan yang membuat dia tidak berkiblat ke mekka walaupun katanya berkeinginan. anda kabur saja dari debat itu. ya sudahhhhh... spt saya bilang. tak ada gunanya berdebat dengan anda sebelum anda pergi belajar dulu.



13 tahun sebelum hijrah, Muhammad secara resmi telah diangkat menjadi Nabi terakhir bagi seluruh manusia dengan tugas Rasul menyampaikan ayat-ayat suci AL Qur’an. Ketika itu beliau bermumur 40 tahun, dan langsung malakukan Shalat dengan menjuruskan kiblatnya ke arah kutub utara Bumi.

Waktu itu masyarakat Mekkah mengira bahwa manusia hanya ada di Bumi saja. Tidak terlintas dalm pikiran bahwa di permukaan planet lain juga telah berkembang manusia ramai, pandangan ini berlaku pada manusia bumi sampai abad sekarang. Orang baru mengatahui adanya mesjid ialah yang di Mekkah dan satu lagi di Palestina, peninggalan dari Nabi Sulaiman sebagai penyebar agama Islam di antara bani Israil dan orang belum mengetahui persoalan ka’bah secara geografis. Ketika orang melihat Muhammad berkiblat shalat ke arah utara maka orang mengira bahwa kiblat itu diarahkan ke mesjid yang ada di Palestina itu, karena kalau di tarik garis lurus dari Mekkah ke kutub utara maka garis itu kelihatan melintasi Palestina, dan harus pula diingat bahwa masyarakat manusia waktu itu masih menyangka bumi ini datar bukan bulat, dikitari oleh bulan, matahari, dan semua bintang.

Pendapat mengatakan Muhammad berkiblat ke arah Palestina atau Baitul Maqdis ditimbulkan oleh istilah “Masjidil Aqsha” (QS 17/1). Pendapat itu masih dipertahankan oleh hampir semua kaum Muslimin sampai abad 14 H. Tetapi sebenarnya jika diteliti dengan seksama ayat-ayat suci dengan perhatian penuh, akan terpaksalah ditinggalkan pendapat itu karena tidak ada alasan yang dapat diterima oleh pemikiran wakar.

Menurut dalil Al Qur’an; jika diartikan istilah “Masjidil Aqsha” di Palestina sebagai “masjid yang jauh” dari mekkah, maka pengertian itu tidak mungkin dipakai lagi saat ini karena ada ribuan masjid di daratan bumi yang lebih jauh daripada yang ada di Palestina itu. Padahal Al Qur’an berfungsi seluruh zaman, jika dipakaikan juga pendapat itu maka akan menjadikan al Qur’an ketinggalan zaman. Akhirnya menimbulkan gejala pikiran bahwa Al Qur’an itu tidak benar dan tidak cocok dengan kenyataan. Maka, “Masjidil Aqsha” itu bukanlah di Palestina tetapi di planet Muntaha sesuai dengan maksud ayat QS 17/1 itu sendiri yang menyangkut dengan Mi’raj Nabi.

Selanjutnya, ayat QS 30/2-3 memberitakan kemenangan Persia dalam memerangi Roma yang menguasai Palestina waktu itu, dan dalam beberapa tahun dijanjikan kemenangan untuk Roma. Kenyataan janji itu terlaksana dalm sembilan tahun. Tetapi yang penting di sini ialah Palestina itu sendiri dalam ayat itu disebut “negeri yang dekat” bukan yang jauh.

Telah dikalahkan Roma. Di negeri yang dekat (adnan ardhi), dan mereka sesudah kekalahan mereka itu akan mengalahkan. (QS 30/2-3)

Kemudian pada ayat QS. 2/145 secara jelas dinyatakan bahwa Muhammad tidak pernah berkiblat mengikuti kiblat agama lain, sedangkan Baitul Maqdis atau Palestina waktu itu malah sampai kini adalah kiblat agama lain.

Setelah Nabi hijrah ke Medinah dalam usia 53 th dan sesudah ka’bah yang ada di Mekkah dapat dibersihkan dari segala tanda kemusyrikan barulah Allah memerintah Nabi memindahkan kiblat shalat kepada yang dikehendaki oleh Muhammad karena beliau mengetahui geofisika Bumi ini, baik mengenai keadaan bumi sebelum topan Nuh maupun keadaan sesudahnya, terutama setelah beliau melakukan Mi’taj pada 11 tahun kenabiannya (QS 2/144).

Di samping itu ada ayat suci lain yang menyatakan orang-orang yang tidak mengetahui persoalan pemindahan kiblat shalat dikatakan sebagai orang **** ;

Akan berkata yang bodoh-bodoh dari manusia itu: “Apakah yang memalingkan mereka (muslimin itu) dari kiblat mereka yang mereka ada (berkiblat) atasnya dulu?“ Katakanlah: “Kepunyaan Allah timur dan barat itu, DIA tunjuki orang yang DIA kehendaki kepada tuntunan yang kukuh. (QS 2/145)

Dan ketika dikatakan kepada mereka: “Ikutlah apa yang Allah turunkan”. Mereka berkata: “Malah kami mengikuti apa-apa yang kami dapati Bapak-bapak kami atasnya”, dan walaupun setan menyeru mereka ke arah siksaan yang perih. (QS 31/21)

Malah Bible mengandung pengakuan Isa Almasih atas kenabian Muhammad. Mengenai Mi’raj Muhammad disebut oleh Jesus dalam bentuk Parables (Mutasyabihat) di mana Muhammad disebut sebagai “Queen” yang menjadi kebiasaan Jesus yang hanya memakai istilah kiasan untuk maksud tertentu dimana orang harus bersikap kritis dengan penelitian yang seksama;

St. Matthew 12:42
The Queen of the south shall rise up in the judgment with this generation, and shall condemn it: for she came from the uttermost part of the earth to hear the wisdom of Solomon; and behold, a greater than Solomon is here.

Sewaktu Jesus berbicara menyampaikan ayat itu beliau berada di daerah sekitar Palestina di utara Mekkah. Satu-satunya kerajaan yang sesuai dengan apa yang dimaksud oleh ayat itu adalah yang ada di Mekkah diaman ada seorang besar yang dikiaskan denga sitilah “Queen” oleh Jesus yaitu Muhammad yang pernah mengalami Mi’raj kepada bagian Bumi yang paling tinggi yaitu ke planet Muntaha, Bumi paling luar dari tatabintang ini.

Pengakuan Isa Almasih atas Mi’raj Muhammad sebagai hal yang wajar dan sepantasnya karena kedua tokoh besar itu adalah sama-sama Nabi dan Utusan Allah.
abdann
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 937
Joined: Fri Sep 08, 2006 2:08 pm

Postby dago » Sat Sep 16, 2006 5:34 am

abdann wrote
sampai abad pertengahan ilmuwan di Eropa berpaham geosentrik yaitu menganggap Bumi ini adalah pusat edaran semua benda angkasa. Bumi inilah yang paling besar, sedangkan bulan, matahari, dan jutaan bintang lain hanyalah benda-benda kecil. Orang takut mengarungi dan berlayar jauh, akan jatuh di ujung lautan Bumi yang datar. Dan ketika itu orang belum mengenal kutub utara dan selatan, oleh karena itu bumi dianggap hamparan luas dikitari oleh benda-benda angkasa yang terbit di timur dan terbenam di barat.


abdann wrote:
Ayat 15/19 menyatakan bahwa Bumi ini diperganda, dilapis unitkan, pada setiapnya tumbuh berbagai tetumbuhan yang memiliki bobot.
[15:19] Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gununggunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran-.


Menghamparkan berarti, to spread out seperti menghamparkan tikar, selimut, suatu objek berbentuk datar dan luas. Ayat ini membuktikan bahwa menurut Allah/Muhammad bumi itu datar, bukan bulat.
:oops: :lol: :lol:

St. Matthew 12:42
The Queen of the south shall rise up in the judgment with this generation, and shall condemn it: for she came from the uttermost part of the earth to hear the wisdom of Solomon; and behold, a greater than Solomon is here.

Sewaktu Jesus berbicara menyampaikan ayat itu beliau berada di daerah sekitar Palestina di utara Mekkah. Satu-satunya kerajaan yang sesuai dengan apa yang dimaksud oleh ayat itu adalah yang ada di Mekkah diaman ada seorang besar yang dikiaskan denga sitilah “Queen” oleh Jesus yaitu Muhammad yang pernah mengalami Mi’raj kepada bagian Bumi yang paling tinggi yaitu ke planet Muntaha, Bumi paling luar dari tatabintang ini.


Oh tak tahukah kamu bahwa Queen itu seorang RATU bukan Raja atau nabi?
Jadi menurutmu Muhammad adalah transvestite :oops:
User avatar
dago
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1404
Joined: Tue Sep 27, 2005 9:27 am

PreviousNext

Return to Muhammad



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: Yahoo [Bot]