. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Islam & Korupsi

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Islam & Korupsi

Postby religionofpiss » Wed May 21, 2008 2:16 pm

Thread ini saya buka atas permintaan Daniel-ntl ketika saya menanggapi thread yang berjudul Islam Baru Ala Turki

Daniel-ntl wrote:
bro buat tread baru donk tentang islam dan korupsi???gw tertarik nih.

Baca linknya di sini:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... ghlight=3d

Menurut pendapat saya, negara-negara mayoritas Islam memiliki penyakit yang sulit disembuhkan yaitu korupsi. Islam dan korupsi adalah satu kesatuan yang sulit dipisahkan.

Ada netter yang mau membantah/mendukung pendapat saya ini? Silahkan.
User avatar
religionofpiss
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 322
Joined: Wed Nov 21, 2007 12:30 pm
Location: Indonesia

Postby ibra » Wed May 21, 2008 2:51 pm

Islam dan korupsi adalah satu kesatuan yang sulit dipisahkan.

Justifikasi tanpa hipotesis, pengujian statistik, inferensi. wah bahaya kalau anda nulis tesis (ato skripsi deh) kayak gini. hehe
Memang negara paling tidak korup bukan negara-negara Islam, tapi dengan kondisi bahwa negara islam mayoritas adalah negara-negara terjajah, IMO akan semakin baik kondisi ke depan

Dari website Transparansi Internasional.
Biar gampang saya kasih
Untuk lebih mudah, dari opini saya I :Islam, NI : bukan islam, atau NA (saya tidak tahu), somebody else can help
bisa based on population

150. Azerbaijan 2.1 I
Belarus 2.1 NI
Congo, Republic 2.1 NI
Côte d´Ivoire 2.1 ? CENDERUNG I
Ecuador 2.1 NI
Kazakhstan Uzbekistan 2.1 I/I
Kenya Bangladesh 2.1 NI/I
Kyrgyzstan 2.1 I
Liberia 2.1 NI
Sierra Leone 2.1 NI
Tajikistan 2.1 I
Zimbabwe Iraq 2.1 NI/I
162. Bangladesh 2.0 I
Cambodia 2.0 NI
Central African Republic 2.0 NI
Papua New Guinea 2.0 NI
Turkmenistan 2.0 I
Venezuela 2.0 NI
168. Congo, Democratic Republic of 1.9 NI
Equatorial Guinea 1.9 NI
Guinea 1.9 NI
Laos 1.9 NI
172. Afghanistan 1.8 I (we have take it into account pengaruh US sendiri)
Chad 1.8 I
Sudan 1.8 I
175. Tonga 1.7 NI
Uzbekistan 1.7 I
177. Haiti 1.6 NI
178. Iraq 1.5 I
179. Myanmar 2.0 NI
Somalia 2.0 I

Kalau saya gak salah itung 17 out of 34 samples negara Islam (50%)
Jadi jauh banget dari sepenggal kalimat anda di atas yang anda buat semacam konklusi...hehehe

Kalau mau lebih akurat, kita bikin aja Spearmen Rank Correlation, jadi lebih kelihatan kalau Islam lebih korup pa gak?
Nice trial!

Ibra
ibra
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 593
Joined: Sat Mar 22, 2008 9:08 am

Postby Garin laksana » Wed May 21, 2008 5:58 pm

@atas,
Pengalaman gw (dulu) ketika jadi Panitia:
1. Pemnagunan Mesjid: dari hasil sumbangan entah sponsor, saweran di jalan-jalan dst ... ada bagian +/- 10% yg "panitia embat";

2.Idul Adha, Memilih sekaligus memilah bagian2 tertentu dari daging2 kurban khusus untuk gw & temen2 panitia ... he..he...

3.Panitia2 lain yg... (gak ah...malu sndiri)... ntar dituduh belum sembuh...kan gak lucu!!

4. Sering korupsi waktu, kalau di kantor.... ngaku sholad.... terus molor deh...

Yg jelas kebiasaan spt itu lumrah terjadi di kalangan / budaya muslim / islam!! Akhirnya disadari atau tidak, budaya korupsi tumbuh suburrr...***
User avatar
Garin laksana
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1198
Joined: Mon Sep 24, 2007 5:07 pm
Location: Al-Quds

Postby religionofpiss » Thu May 22, 2008 9:13 am

@ Garin Laksana

Ya, kita semua bisa melihat fakta di lapangan ini dalam kehidupan sehari-hari kita di Indonesia ini.
(Christian mode on) Karena Quran nyontek Injil. Quran = Corrupted Bible (christian mode off).
Saya baca Kompas hari ini dan saya tertarik pada artikel yang menyebutkan bagaimana kebiasaan mencontek adalah awal mula dari korupsi. Nah kalau Quran saja hasil contekan (walau sayang banyak contekan yang ngawur seperti yang dungkpakan banyak rekan Kristen di FFI ini), bagaimana dengan orang yang membacanya?

@Ibra

Saya membuat pendapat berani dengan mengatakan Islam dan korupsi adalah satu kesatuan karena kalau saya analisis semua negara mayoritas Islam memenuhi hampir semua situasi dan kondisi yang menyuburkan korupsi, sbb (saya ambil dari wikipedia mengenai political corruption):

Information deficits

- Lack of government transparency.
- Lacking freedom of information legislation.
- Contempt for or negligence of exercising freedom of speech and freedom of the press.
- Weak accounting practices, including lack of timely financial management.
- Lack of measurement of corruption. For example, using regular surveys of households and businesses in order to quantify the degree of perception of corruption in different parts of a nation or in different government institutions may increase awareness of corruption and create pressure to combat it. This will also enable an evaluation of the officials who are fighting corruption and the methods used.
- Tax havens which tax their own citizens and companies but not those from other nations and refuse to disclose information necessary for foreign taxation. This enables large scale political corruption in the foreign nations.

Lacking control over and accountability of the government.

- Democracy absent or dysfunctional. See illiberal democracy.
- Lacking civic society and non-governmental organizations which monitor the government.
- An individual voter may have a rational ignorance regarding politics, especially in nationwide elections, since each vote has little weight.
- Weak rule of law.
- Weak legal profession.
- Weak judicial independence.
- Lacking protection of whistleblowers.
- Lack of benchmarking, that is continual detailed evaluation of procedures and comparison to others who do similar things, in the same government or others, in particular comparison to those who do the best work.

Opportunities and incentives

- Individual officials routinely handle cash, instead of handling payments by giro or on a separate cash desk — illegitimate withdrawals from supervised bank accounts are much more difficult to conceal.
- Public funds are centralized rather than distributed.
- Large, unsupervised public investments.
- Sale of state-owned property and privatization.
- Poorly-paid government officials.
- Government licenses needed to conduct business, e.g. import licenses, encourage bribing and kickbacks.
- Long-time work in the same position may create relationships inside and outside the government which encourage and help conceal corruption and favoritism. Rotating government officials to different positions and geographic areas may help prevent this.
- Costly political campaigns, with expenses exceeding normal sources of political funding.
- Less interaction with officials reduces the opportunities for corruption. For example, using the Internet for sending in required information, like applications and tax forms, and then processing this with automated computer systems. This may also speed up the processing and reduce unintentional human errors. See e-Government.
- A windfall from exporting abundant natural resources may encourage corruption. See the resource curse.

Social conditions

- Self-interested closed cliques and "old boy networks".
- Family-, and clan-centered social structure, with a tradition of nepotism being acceptable.
- A gift economy, such as the Chinese guanxi or the Soviet blat system, emerges in a Communist centrally planned economy.
- In societies where personal integrity is rated as less important than other characteristics (by contrast, in societies such as 18th and 19th Century England, 20th Century Japan and post-war western Germany, where society showed almost obsessive regard for "honor" and personal integrity, corruption was less frequently seen)
- Lacking literacy and education among the population.

ketika saya masih duduk di SMA saya mengira kalaupun ada Muslim yang korupsi itu hanyalah oknum, namun semakin bertambahnya usia, pengalaman dan info, saya mengubah pendapat saya, dan mulai melihat dengan jelas bahwa justru ajaran agama Islam yang dasarnya korup itulah yang membuat korupsi merajalela di negara-negara mayoritas Islam. Internet membuka mata saya ketika saya mulai mengenalnya tahun 1990-an. Saya mendapatkan banyak informasi mengenai Islam, awalnya bukan dari FFI tapi dari website sekuler. Dan akhirnya saya menemukan FFI dan semua informasi itulah yang makin menguatkan pendapat saya.
User avatar
religionofpiss
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 322
Joined: Wed Nov 21, 2007 12:30 pm
Location: Indonesia

Postby religionofpiss » Thu May 22, 2008 9:58 am

@ Ibra

Kalaupun kita menggunakan CPI (Corruption Perceptions Index) atau IPK (Indeks Persepsi Korupsi) maka kita melihat bahwa 30 besar negara yang relatif bersih dari korupsi adalah negara-negara Non Islam.
Ini menguatkan pendapat saya.
Sehebat-hebatnya negara mayoritas Islam tak bisa menembus 30 besar. Dan itupun nilainya hanya 6 dari maksimal 10 (Qatar, urutan ke-32).

Indonesia sebagai negara mayoritas Islam terbesar di dunia hanya menempati ranking 143 dari 179 negara yang disurvey dengan nilai/indeks 2,3.

Ini masih lebih parah dibanding negara terbesar di dunia : China (ranking 72 dengan nilai 3,5), atau kedua terbesar di dunia: India (juga ranking 72 dengan nilai 3,5), atau negara terebesar ketiga di dunia: Amerika Serikat (ranking 20 dengan nilai 7,2).

Anda harus bertanya secara kritis: MENGAPA NEGARA MAYORITAS ISLAM TERBESAR DI DUNIA KOQ JUGA MAYORITAS KORUP BERAT?

Bagi saya, hal ini bukanlah misteri yang sulit dijawab. Jawaban saya sudah jelas, tidak perlu mencari kambing hitam atau oknum: Indonesia dilanda korupsi berat karena penduduknya mayoritas beragama Islam yang menciptakan situasi dan kondisi yang sesuai untuk korupsi. That's the answer.
User avatar
religionofpiss
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 322
Joined: Wed Nov 21, 2007 12:30 pm
Location: Indonesia

Postby NoISlAM » Thu May 22, 2008 10:15 am

dah mendarah daging kali yach dari jaman mahmud
NoISlAM
Translator
 
Posts: 477
Joined: Sat Apr 19, 2008 10:32 pm

Postby NoISlAM » Thu May 22, 2008 10:38 am

dah mendarah daging kali yach dari jaman mahmud
NoISlAM
Translator
 
Posts: 477
Joined: Sat Apr 19, 2008 10:32 pm

Postby makanhati » Thu May 22, 2008 11:04 am

Soal korupsi , siapa saja bisa, mau islam, kristen, katolik, budha, hindu, atheis dll. Jangan juga mendiskreditkan salah satu ah.

Hanya, emang, banyak kasus di komunitas muslim baik tingkat RT sampe pejabat gede, biarpun tingkat keimanan udah nyampe haji, bahkan haji kuadrat, enak2 aja tuh makan uang negara/rakyat. Beuki duit. Karena kita di negara yang mayoritas muslim, ya gitu deh, sample bobroknya kebanyakan dari muslim.

Ada juga yang jadi pendeta, makan uang jemaah nya, sumbangan2 di lokasikan untuk keluarganya ( lupa lagi di majalah mana aku baca ).

Di Bali juga gitu, saudaraku sendiri salah satu pimpinan agama di sana, suka juga dpt bagian.

Di BAndung, temen aku yang Budha juga ada yang ngelipet uang perusahaan papa aku.

Yang atheis belum ada referensi, tapi aku yakin ada juga yang korup.

Jadi, soal gitu2 an mah, tergantung mental orangnya masing2, nda bisa kita tunjuk satu -satu ya.
makanhati
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 269
Joined: Sun Feb 24, 2008 11:25 pm

Postby Cake » Thu May 22, 2008 11:18 am

KORUPSI jangan nanya kalau di Indonesia,yang Mayoritas Islam anda pasti BISA tebakk sendiri kan?!
YANG KORUPSI JUGA MAYORITAS...???

Kasusnya banyakk yg melibatkan umat Islam,dalam setiap praktekKORUPSI,sampai2 ada yang keluarganya,BISA naikk HAJI dengan duitt KORUPSI.truss kalau pelakunya di tangkap di hukum di dunia,ntar di akhiratt bebass dari hukum,dan tiggal masukk Syurga ASALKAN uda pernah INJAKK tanah SUCI pluss keliling Kotak Itamm.
User avatar
Cake
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 159
Joined: Fri Apr 25, 2008 4:42 pm

Postby gaston31 » Thu May 22, 2008 11:21 am

@religipiss
Saya baca Kompas hari ini dan saya tertarik pada artikel yang menyebutkan bagaimana kebiasaan mencontek adalah awal mula dari korupsi.
Nah kalau Quran saja hasil contekan (walau sayang banyak contekan yang ngawur seperti yang dungkpakan banyak rekan Kristen di FFI ini), bagaimana dengan orang yang membacanya?
====
anda ini aneh, klo yg diklaim nyontek adalah isinya, lalu bgmn bs dgn membaca isi yg sama, tp hasilnya beda?btw, emng ada hubungannya?


Saya membuat pendapat berani dengan mengatakan Islam dan korupsi adalah satu kesatuan karena kalau saya analisis semua negara mayoritas Islam memenuhi hampir semua situasi dan kondisi yang menyuburkan korupsi, sbb (saya ambil dari wikipedia mengenai political corruption):
=========
Ajaran Islam jelas melarang korupsi, klo umatnya gemar korupsi, knp yg disalahkan ajaran Islam? jaka sembung donk...
tp salut atas keberanian pendapat anda!
User avatar
gaston31
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Postby Cake » Thu May 22, 2008 11:29 am

makanhati wrote:Soal korupsi , siapa saja bisa, mau islam, kristen, katolik, budha, hindu, atheis dll. Jangan juga mendiskreditkan salah satu ah.


BENARR!
TAPI kalau di Islam,KORUPSInya sudah di mulai sejakk jaman Muhammad,misalnya KORUPSI dengan merampass HAK HIDUP orang lainn,pokoknya macam2 dech dalam bentuk harta benda,uang dll.

MENCURI=KORUPSI
Muhammad kan suka mencuri,dari sejarahnya aja sudah jelass kalau AKARnya KORUPSI itu dari Islam.
User avatar
Cake
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 159
Joined: Fri Apr 25, 2008 4:42 pm

Postby Cake » Thu May 22, 2008 11:37 am

gaston31 wrote:@religipiss
Ajaran Islam jelas melarang korupsi, klo umatnya gemar korupsi, knp yg disalahkan ajaran Islam?


KARENA panutannya umat Islam itu Nabi Muhammad dan Quran,sedang Nabimu itu jelas2 indentik dengan MENCURI=KORUPSI.
User avatar
Cake
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 159
Joined: Fri Apr 25, 2008 4:42 pm

Postby religionofpiss » Thu May 22, 2008 12:47 pm

@ gaston

saya khan sudah bilang (christian mode on) Quran = corrupted Bible (christian mode off). mencontek adalah termasuk bentuk korupsi.

@ makanhati

Benar semua orang beragama bahkan tak beragama juga bisa korupsi, cuma sekali lagi kita harus melihat apakah sebuah agama/ideologi berpotensi menyuburkan korupsi atau tidak.

saya beri contoh (sesuai dengan kondisi2 yang dapat menyuburkan korupsi yang saya kutip dari wikipedia sebelumnya): di negara-negara mayoritas islam dapat dipastikan tidak ada FRREDOM OF SPEECH (ingat heboh film FITNA?). Islamis takut freedom of speech akan menghantam balik tidak hanya ideologi mereka yang otoriter tapi juga pemimpin-pemimpin mereka yang korup. Ingat pepatah: power tends to corrupt! Dalam negara-negara mayoritas Islam yang menduduki posisi penting seringkali adalah ustad dsj. dan ini sangat berbahaya bila negara tersebut tidak menganut sistem sekuler murni yang menjamin freedom of speech, tidak hanya dalam UU tapi juga dalam pelaksanaannya (jangan hanya NATO).

Contoh sederhananya begini kalau kebetulan Anda seorang murid dari ustad A dan kemudian Anda tahu ustad A itu melakukan korupsi uang zakat atau sumbangan umat, beranikah Anda melaporkan atau mengungkapkannya? Anda sebagai whistle blower malah bisa-bisa dituduh memfitnah. Konsep fitnah adalah senjata ampuh bagi Islamis untuk menekan freedom of speech dan juga perisai dalam melakukan korupsi. Jangan lupa dalam otak Islamis: fitnah dianggap lebih kejam dari pembunuhan! Karena itu sulit diharapkan ada whistle blower di kalangan Muslim. Ujung-ujungnya malah mereka melakukan korupsi berjamaah (istilah yang populer belakangan ini).

Dalam kasus ini, negara-negara Eropa Barat yang mayoritas Kristen sudah benar dengan memberikan freedom of speech, freedom of press, bahkan freedom FROM religion dalam hal politik (baca: sekulerisme). Dalam masyarakat Barat modern, agama termasuk pemimpinnya tidak lagi dianggap sakral. Dan kondisi ini baik untuk pencegahan dan pemberantasan korupsi. Apalagi ditambah hukum sekuler yang berwibawa.

Hanya bila Islam mau mereformasi ajarannya dan juga perilakunya seperti yang sudah dilakukan Kristen di Barat maka korupsi bisa ditangani dengan baik. Tapi masalahnya adalah Islam tidak bisa direformasi ataupun direvisi. Setiap reformasi ataupun revisi dapat dipastikan akhirnya gagal (Turki adalah contoh yang terkenal). Karena itulah saya berani menyatakan bahwa Islam dan korupsi adalah satu kesatuan yang sulit dipisahkan.
User avatar
religionofpiss
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 322
Joined: Wed Nov 21, 2007 12:30 pm
Location: Indonesia

Postby religionofpiss » Thu May 22, 2008 1:35 pm

@ gaston

saya khawatir Anda belum jelas juga dengan analogi saya. Baik untuk gampangnya begini, misalnya Islam "mencontek" dari Perjanjian Lama mengenai "halal"nya darah unbeliever/infidel tanpa pernah mengerti bahwa dalam Perjanjian Baru, Yesus/Isa sudah memberikan Hukum Kasih yang dapat dikatakan adalah "revisi" dari Perjanjian Lama, maka Islam yang mencontek tanpa pernah tahu revisinya jelas terjerumus dalam penghalalan pembunuhan kafir "harbi" (baca: Non Islam yang berani mengkritik/menghujat Islam). Konsep halal-nya darah "infidel" juga ada dalam agama Yahudi.

Inilah bahaya mencontek tanpa tahu apa yang dicontek. Kalau mencontek yang bagus atau benar sih ok ok saja sebenarnya. Tapi kalau mencontek yang buruk atau salah? Btw kalau nggak salah Muhammad dapat contekan dari Kristen Nestorian yang kental Tauhid/monoteis-nya atau pamannya yang Kristen ya?

saya tahu Kristen awalnya juga begitu, terpengaruh dengan Perjanjian Lama (yang dicontek dari Taurat Yahudi), tapi pada abad 21 ini sudah berbeda jauh, kebanyakan Kristen mulai menyadari untuk lebih memfokuskan diri ke Perjanjian Baru>> ini nggak nyontek dari Yahudi (terutama Empat Injil Utama: Markus, Matius, Lukas, Yohanes).

Dan lebih fokus lagi pada Hukum Kasih: kasihilah sesamamu seperti engkau mencintai dirimu sendiri. Well, dengan itulah Kristen menjadi "civilized" sama seperti Buddha yang sudah lebih dulu kuat humanisme / perikemanusiaannya.

Btw, bahkan di kalangan Yahudi di Amerika Serikat, mayoritas adalah liberal dan tidak lagi percaya pada kesakralan Taurat, dan tak sedikit yang menganggap Taurat tak lebih dari sekedar contekan mitos-mitos Mesir dan Babilonia! Beranikah Islamis menganggap Quran sebagai contekan seperti kebanyakan Yahudi Liberal di AS? Jawabannya adalah TIDAK! (Entah sampai kapan Islamis sadar). Islamis tetap akan bersikeras bahwa Quran ASLI FIRMAN TUHAN bukan contekan dari Kristen/Yahudi.
User avatar
religionofpiss
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 322
Joined: Wed Nov 21, 2007 12:30 pm
Location: Indonesia

Postby NoISlAM » Thu May 22, 2008 2:07 pm

anda ini aneh, klo yg diklaim nyontek adalah isinya, lalu bgmn bs dgn membaca isi yg sama, tp hasilnya beda?btw, emng ada hubungannya?


itu lah kehebatannya mas, hebat dalam merangkai kata agar tidak secara mutlat dikatakan menjiplak.

hasilnya memang beda jauh mas.

memutarbalikan apa yang ada dikitab sebelumnya,
misalkan kasihilah musuhmu menjadi perangilah orang-orang kafir dan masih banyak lagi.
NoISlAM
Translator
 
Posts: 477
Joined: Sat Apr 19, 2008 10:32 pm

Postby ibra » Thu May 22, 2008 4:50 pm

Seriously...
Saya seneng banget tret ini!
Saya hanya ingin katakan..everything is still IN PROGRESS.
Tapi kalau anda tertarik, saya punya jurnal ilmiah berikut:

S[b]ick of Local Government Corruption? Vote Islamic

J. VERNON HENDERSON
Brown University - Department of Economics; National Bureau of Economic Research (NBER)

ARI KUNCORO
University of Indonesia March 2006

NBER Working Paper No. W12110
[/b]

Abstract:
Indonesia has a tradition of corruption among local officials who harass and collect bribes from firms. Corruption flourished in the Suharto, pre-democracy era. This paper asks whether local democratization that occurred after Suharto reduced corruption and whether specific local politics, over and above the effects of local culture, affect corruption. We have a firm level data set for 2001 that benchmarks bribing activity and harassment at the time when Indonesia decentralized key responsibilities to local democratically elected governments. We have a second data set for 2004 on corruption at the end of the first democratic election cycle. We find that, overall, corruption declines between these time periods. But specific politics matter. Islamic parties in Indonesia are perceived as being anti-corruption. Our data show voting patterns reflect this belief and voters' perceptions have some degree of accuracy. In the first democratic election, localities that voted in legislatures dominated by secular parties, including Megawati's party, experienced significant relative increases in corruption, while the reverse was the case for those voting in Islamic parties. But in the second election in 2004, in those localities where corruption had increased under secular party rule, voters threw the bums out of office and voted in Islamic parties.

Bottom Line

Insya Allah
Semakin Kaffah Islam anda
semakin baik hati anda
semakin tidak corrupt anda

Kalau anda tertarik saya punya soft copynya karena saya bekerja di mana pak Ari juga bekerja

Wallahu alam

Ibra
ibra
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 593
Joined: Sat Mar 22, 2008 9:08 am

Re: Islam & Korupsi

Postby daniel-ntl » Thu May 22, 2008 5:40 pm

religionofpiss wrote:Thread ini saya buka atas permintaan Daniel-ntl ketika saya menanggapi thread yang berjudul Islam Baru Ala Turki

Daniel-ntl wrote:
bro buat tread baru donk tentang islam dan korupsi???gw tertarik nih.

Baca linknya di sini:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... ghlight=3d

Menurut pendapat saya, negara-negara mayoritas Islam memiliki penyakit yang sulit disembuhkan yaitu korupsi. Islam dan korupsi adalah satu kesatuan yang sulit dipisahkan.

Ada netter yang mau membantah/mendukung pendapat saya ini? Silahkan.
YOU GO BRO!!!!!!!!!!!!! :lol:

thanks,akhirnya keluar juga thread ini, maju terus pantang mundur bro.

ini link untuk memperlihatkan argumen ISLAM DAN KORUPSI: http://makkah.wordpress.com/2006/11/28/ ... s-fiction/

link PEMIMPIN ISLAM BANGLADESH KORUPSI : http://www.speroforum.com/site/article.asp?id=15286

link Pakistan: Islam, Dictatorship, Corruption : http://www.westernresistance.com/blog/a ... 03916.html

link Malaysia: Muslim Laws And Corrupt Politicians: http://www.westernresistance.com/blog/a ... 02537.html

cuplikan:Malaysia claims to be a "moderate Muslim country", but is also practises one of the most corrupt and bizarre travesties of religious freedom imaginable. It claims to be "enlightened", but the policies of its two main parties are based on discrimination against non-Muslim minorities.
daniel-ntl
Translator
 
Posts: 1636
Joined: Mon Mar 31, 2008 2:03 pm

Postby ibra » Thu May 22, 2008 5:47 pm

Hi juga Bro....
have a nice comparison below:

http://www.infoplease.com/ipa/A0921295.html

Ibra
ibra
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 593
Joined: Sat Mar 22, 2008 9:08 am

Postby Garin laksana » Fri May 23, 2008 1:26 am

Islam / Muslim.. Korup?!...Bukan rahasia lagi!!
Lah...wong umatnya sendiri saja sdh dgn terang2an berani mengkorup ajaran2 yg tertulis di qur'annya kok?!
Misal:, sudah jelas2 Isa Ibn Maryam adalah.. MANUSIA TERKEMUKA di Dunia & di AKherat...(Al-baq:45)...eeee...masih ngaku-ngaku muhammad adalah manusia "sempurna";

Teori: Allah swt (katanya) membenci perceraian... tapi umatnya paling hobi serai2an!!
Bukankah hal itu merupakan kategori Korupsi?!
Muhammad sendiri telah "abuse power" (baca: korupsi)... dgn meniduri yg bukan muhrimnya ...menantunye...

Kenyataan atau Fakta adalah sebuah Kebenaran
Sedangkan Teori, tidak selalu menjadi Kebenaran;

Contoh Teori: Islam adalah damai...
Fakta: ada islam ada keributan;
Jadi islam tdk identik dgn kedamaian;
Dus dimana ada islam, di situ ada keributan (termasuk abuse of power) atau Korupsi!!*
User avatar
Garin laksana
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1198
Joined: Mon Sep 24, 2007 5:07 pm
Location: Al-Quds

Postby NoISlAM » Fri May 23, 2008 1:46 am

Islam / Muslim.. Korup?!...Bukan rahasia lagi!!
Lah...wong umatnya sendiri saja sdh dgn terang2an berani mengkorup ajaran2 yg tertulis di qur'annya kok?!
Misal:, sudah jelas2 Isa Ibn Maryam adalah.. MANUSIA TERKEMUKA di Dunia & di AKherat...(Al-baq:45)...eeee...masih ngaku-ngaku muhammad adalah manusia "sempurna";

Teori: Allah swt (katanya) membenci perceraian... tapi umatnya paling hobi serai2an!!
Bukankah hal itu merupakan kategori Korupsi?!
Muhammad sendiri telah "abuse power" (baca: korupsi)... dgn meniduri yg bukan muhrimnya ...menantunye...

Kenyataan atau Fakta adalah sebuah Kebenaran
Sedangkan Teori, tidak selalu menjadi Kebenaran;

Contoh Teori: Islam adalah damai...
Fakta: ada islam ada keributan;
Jadi islam tdk identik dgn kedamaian;
Dus dimana ada islam, di situ ada keributan (termasuk abuse of power) atau Korupsi!!*


mas garin memang pedas yach omongan nya hiihihi
NoISlAM
Translator
 
Posts: 477
Joined: Sat Apr 19, 2008 10:32 pm

Next

Return to Quran & Hadist



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users