@frans wrote :
Ali Sina
Tak seorangpun bisa menceritakan tentang Tuhan. Tak seorangpun bisa mengajar tuhan itu apa. Anda harus mengertinya sendiri. Jika warna tidak bisa dijelaskan pada orang yang lahirnya buta warna, gimana bisa menjelaskan Tuhan pada orang yang tidak pernah merasakan Tuhan? Itu sebabnya tak seorangpun bisa mengatakan padamu tentang Tuhan.
@saritan
mau ngawur lagi tak seorangpun bisa menceritakan tentang Tuhan..?
@frans wrote :
Jawabannya
YA. Anda gak percaya?? Coba ceritakanlah pada saya seperti apakah tuhan itu???
@saritan
lho..trus knapa anda bilang Tuhan itu 3 kemudian kayak film transformer gabung jadi satu sosok..??
@frans wrote :
Kapan saya nulis tuhan itu ada 3 ?? Coba bukti tulisan saya mana ??
@saritan
tak seorangpun bisa menceritakan tentang Tuhan..?

kalo begitu buang aja alkitab anda sebab isinya cuman perkataan Nabi-nabi..?
anda harus mengertinya sendiri..? jadi gak usah teladani nabi-nabi sebelumnya..?
@frans wrote :
Jawabannya
YA. Nabi adalah utusan untuk menyampaikan pesan tuhan, Tetapi jika saya menolaknya dan saya lebih memilih dengan pandangan siapakah tuhan menurut diri saya dan itu
benar lalu memang saya
nyaman di area itu, apa itu salah??
Kata
"mengikuti" teladan saja sudah menunjukan anda tidak akan pernah mampu mengenal siapa itu tuhan yg sebenarnya. Karena anda hanya ekor dari nabi tsb. Mata hati rohani anda akan selalu tertutup memandang siapakah tuhan karena mata anda terhalang oleh nabi tsb.
Jika anda berkata buang alkitab, saya pikir tidak saja alkitab, tetapi buang juga alquran anda, buang saja tripitaka umat buddha, buang saja weda umat hindu.
Karena tidak ada arinya kitab jika ternyata manusia gak mampu mengenal tuhan secara pribadi.
Makanya mas, kenapa kapir bertanya-tanya koq muslim mau2nya percaya omongan nabi islam yg katanya kenal tuhan, tahu siapa tuhan, tapi koq kelakuannya kayak setan...
Kenapa kapir juga tereak2 menghujat islam, habis islam memperkenalkan tuhannya seperti yg kayak nabi anda pikirkan sih...
Sedangkan menurut kapir tuhan tidak seperti itu..
Nah masalahnya lagi kalo kapir punya paradigma gak nurut seperti yg nabi anda mau atau maksud, kapir di bunuh, kepalanya di pancung, di rampok, di tindas, di tekan,kalo yg cewe di perkosa ....
Jelas kapir tereak2 lah mas..
Gimana mungkin ada banjir jika tidak ada air...
Mana mungkin ada situs ini kalau memang ada kejanggalan di islam...
Karena kapir melihat fakta bukan kata.
Mau islam bicara agama damai, kapir mikir lalu kenapa ada FPI?? (ngerti khan apa itu FPI?? bukan FFI lhooo... :lol)
Mau islam bilang toleransi, lalu kenapa kalo puasa kapir di paksa menghormati orang lg puasa?? Bukannya menghormati atau tidak itu terserah para kapir??
Kalo gitu mah refoottt mas.... Mau menang sendiri namanya..
Oleh karenya coba buka hati nurani anda, lihat dengan mata manusia anda, pakai hati anda dan cobalah rasakan apa yg para kafir rasakan, lalu coba anda nilai, apakah layak islam di sebut agama??