. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby jhony_williamson » Wed Feb 16, 2011 11:31 pm

Lihat Videonya Di sini:
http://video.vivanews.com/read/13038-massa-tak-dikenal-serang-pesantren_1

sumber- fajar online:
Pola Pandeglang Terjadi di Pasuruan
BANGIL – Kapolri Jenderal Timur Pradopo harus memeras otak lebih keras. Sebab, belum tuntas kasus kerusuhan berbau SARA di Cikeusik, Pandeglang, Banten (6/2), lalu Temanggung, Jawa Tengah (8/2), Selasa 15 Februari, terjadi peristiwa serupa di Pasuruan, Jawa Timur. Insiden itu terjadi hanya berselang dalam hitungan hari.
Image
Kali ini para santri Al Ma’hadul Islam Yayasan Pondok Pesantren Islam (Yapi) di Desa Kenep, Kecamatan Beji, diserang ratusan orang tak dikenal. Akibat serangan itu, enam santri dan dua penjaga pondok pesantren yang berlokasi di pinggir jalan raya Bangil-Pandaan, Kabupaten Pasuruan, itu terluka serius di kepala.

Kemarin sore Kapolri langsung mengontak Kapolda Jatim Irjen Pol Badrodin Haiti untuk memberikan arahan penting terkait dengan insiden anarkis tersebut. ”Bapak Kapolri memerintahkan agar segera dilakukan pengusutan dan penyidikan secara menyeluruh,” kata sumber di Mabes Polri tadi malam.

Pagi ini, 16 Februari, Mabes Polri juga akan mengirimkan tim ke Jawa Timur untuk mendampingi pengusutan kasus tersebut. ”Tim yang berangkat dari Intelkam dan Bareskrim,” katanya.

Hasil analisis sementara Polri, penyerangan Ponpes Yapi di Pasuruan mempunyai kecenderungan hampir sama dengan dua kejadian sebelumnya. Yakni, melibatkan massa, terkait sentimen agama, terorganisasi, dan masif.

Massa di Pasuruan juga mempunyai titik kumpul sebelum berangkat, persis dengan dua kejadian sebelumnya. Di Cikeusik, massa penyerang Ahmadiyah dibagi dalam titik-titik kumpul. Mereka juga diberi identitas pita biru yang digunakan sebagai simbol pembeda antara massa dan jamaat Ahmadiyah.

Di Temanggung, massa bahkan didanai, disewakan bus dan mobil untuk menuju lokasi persidangan. Mereka juga mempunyai pimpinan dalam kelompok kecil. Untuk Cikeusik, Polri telah menetapkan delapan tersangka, sedangkan untuk kerusuhan Temanggung sudah 25 tersangka.

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mendesak Polri segera mengungkap aktor intelektual di balik kasus-kasus kerusuhan berbau agama. ”Harus segera dituntaskan. Kalau memang ada pihak-pihak yang menskenariokan, harus diungkap juga,” kata Anas di Jakarta kemarin.

Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar menjelaskan, kasus di Pasuruan sudah ditangani Polda Jatim dan Polres Pasuruan. ”Perkembangannya, sudah ada yang ditangkap. Besok (hari ini) di Mabes Polri ada penjelasan,” kata mantan Kapolres Pasuruan.

Kemarin para korban luka serius dilarikan ke RS Masyitoh, Bangil, untuk mendapat perawatan medis. Mereka adalah Miqdat, 17, siswa kelas 2 SMA; Abulfas alias M. Baraqbah, 19, siswa kelas 2 SMA; Ali Reza, 15, siswa kelas 1 SMA dan Abdul Qodir, 15, siswa kelas 1 SMA. Dua korban lain adalah karyawan Ponpes YAPI, yakni Syaroni dan Soir.

Namun, keduanya tidak dibawa rumah sakit. Mereka hanya mendapat perawatan di lokasi kejadian.

Dari data yang dihimpun Radar Bromo (Group FAJAR) di lapangan, penyerangan itu terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Namun, massa terlihat bergerak dari arah selatan (dari arah Pandaan) sekitar pukul 14.05. Jumlah mereka sekitar 100 orang. Semuanya mengendarai motor dan mengenakan baju koko. Sebagian lagi mengenakan sarung dan peci.

Begitu tiba di depan ponpes sekitar pukul 14.15, massa mengolok-olok salah satu tokoh Ponpes YAPI, yakni ustaz Husain. ’’Awalnya mereka di depan mengolok-olok ustaz Husain. Tiba-tiba mereka masuk (ke areal yayasan),” kata Ahmad, 16, siswa SMA yang kemarin asyik bermain basket di lapangan depan.

Ya, meski kemarin libur, banyak santri Ponpes YAPI yang masih berada di yayasan. Bahkan, saat penyerangan terjadi, beberapa santri asyik bermain basket, voli, dan futsal. ’’Jumlah yang menyerang itu sekitar 100 orang,” tambah Nurkholis, salah satu satpam ponpes.

Setelah mengolok-olok ustaz, massa masuk melewati pintu gerbang ponpes. Di sebelah kiri pintu gerbang sebenarnya ada pos satpam. Saat itu dua satpam berjaga-jaga. Namun, mereka tak kuasa menahan massa yang menyerbu masuk.

Massa langsung melempari pos satpam dan ruang tamu kantor yang terletak di belakang pos satpam. Akibatnya, kaca dua gedung itu pecah. Setelah itu, massa merangsek masuk ke areal yayasan. Mereka lantas menyerang beberapa santri yang berolahraga di lapangan. ’’Saya dilempar dengan batu,” kata Miqdat, yang terluka di pipi.

Mendapat penyerangan itu, para santri pun tak tinggal diam. Mereka memberikan perlawanan. Bahkan, santri yang ada di dalam ruang ikut keluar untuk membantu teman-temannya. Setidaknya, sekitar lima menit para santri mencoba memberikan perlawanan.

Selain santri, dua petugas Polres Pasuruan yang berpakaian preman ternyata juga ada di tempat itu. Aksi penyerangan itu memang disebutkan sudah terendus petugas. Karena itu, Polres Pasuruan mengamankan areal ponpes. Namun, karena hanya berdua, mereka tidak bisa berbuat banyak. Mereka akhirnya melepaskan tembakan peringatan dua kali ke udara. Setelah itu, massa penyerang langsung balik kanan.

Mereka lari ke arah utara (Bangil). Beberapa saat kemudian, massa yang menyerang kembali ke arah Pandaan lewat di depan Ponpes YAPI. ’’Orangnya cukup banyak. Cuma sepenglihatan saya ada yang membawa bendera putih,” tambah Nurkholis.

Tak berselang lama petugas kepolisian Polres Pasuruan datang untuk melakukan olah TKP. Pengelola yayasan kepada petugas kepolisian mengaku sudah mencurigai siapa yang menyerang ponpesnya. ’’Kita ini dalam kondisi tiba-tiba mereka datang dan menyerang. Seharusnya hal seperti ini dilakukan dialog-dialog dahulu,” ujar ustad Muchsin, ketua yayasan.

Kepada polisi, para pengurus yayasan meminta agar para penyerang segera ditangkap. ’’Kejadian seperti ini sudah sering terjadi. Dikira kami tidak bisa melawan,” ucap Ridho, salah satu pengurus yayasan, kepada petugas kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Syahardiantono.

Meski sudah banyak polisi yang mengamankan, para santri juga ikut siaga. Sebagian membawa pentungan. Bahkan, ketika salah satu pengurus yayasan datang dengan memakai jas hujan kuning, para santri sempat mengepalkan tangan ke atas sebagai tanda siap memberikan perlawanan bila kembali diserang.

Aksi penyerangan ke Ponpes YAPI itu mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian. Kapolda Jatim Irjen Pol Badrodin Haiti langsung turun ke lokasi kejadian. Dia bahkan menggelar pertemuan dengan jajaran muspida dan pengurus yayasan di lokasi.

Kapolda menyatakan, kasus penyerangan itu terus diselidiki. Bahkan, polisi bergerak cepat. Sebab, menurut Kapolda, kemarin sore polisi sudah mengamankan tiga pelaku. Ketiganya disebutkan sudah diamankan di Mapolres Pasuruan.

’’Tadi kami sudah dapat gambaran dari anak-anak santri di sini. Kemudian, juga sudah ditangkap tiga orang. Sementara ini kami kembangkan. Mungkin bisa mengarah kepada pelaku lain,” katanya.

Saat ini, kata Kapolda, polisi fokus untuk menjaga keamanan di sekitar ponpes. Meski sudah menahan tiga pelaku, Kapolda belum bisa menyebutkan motif penyerangan tersebut. ’’Tentu harus dikembangkan dari penyelidikan. Kita bisa tahu kelompoknya,” jelasnya.

Saat ditanya tentang pihak yang dicurigai pihak Ponpes YAPI, Kapolda belum bisa menjabarkannya. Menurut dia, semuanya masih butuh pengembangan.

Badrodin Haiti menegaskan, tidak ingin terburu-buru mengaitkan penyerangan di Pasuruan dengan insiden di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Dia mengatakan, penyerangan di Pasuruan itu bermula dari saling ejek. ’’Ada jamaah pengajian dari Singosari, Malang, yang lewat situ (pesantren YAPI). Mereka lalu mengejek orang-orang yang ada di sana,’’ katanya.

Saling ejek itu berkembang menjadi pelemparan batu. Aksi yang terjadi di depan itu merembet ke halaman ponpes. Akibatnya, satpam yang menjaga ponpes itu lari dan masuk ke dalam.

Saat itulah santri dari dalam ponpes keluar dan terjadi bentrok. ’’Dari pihak YAPI tidak ada yang ditangkap karena mereka dalam kondisi membela diri,’’ katanya. Untuk mengamankan situasi di Pasuruan, Polda Jatim menerjunkan dua tim dari Brimobda Jatim.

Menurut sebuah sumber di kepolisian, pihaknya juga menahan seorang ustad berinisial N. Satu dari tiga orang ini diduga sebagai provokator. ’’Rata-rata, pelaku penyerangan memang hanya alat. Mereka mengaku katanya Islam di ponpes itu sesat, terus diajak menyerbu, mereka mau-mau saja,’’ ucapnya.

Sumber tersebut menambahkan, tak tertutup kemungkinan jumlah orang yang diamankan bertambah. Namun, dia menduga penyerangan itu sudah direncanakan. ’’Hanya siapa aktor intelektualnya dan bagaimana rencana penyerbuannya, ini yang masih kami dalami,” bebernya.

Dalam waktu dekat, data ini akan digabungkan dengan pola penyerangan oleh tim Mabes Polri,’’ ucapnya. Namun, dia menolak menyebut detail kemungkinan siapa aktor intelektual di balik penyerangan tersebut. ’’Sulit untuk tidak menyebut bahwa penyerangan ini tak berpola. Pasti ada aktor intelektualnya,’’ imbuhnya.

Hanya, dari gambaran sementara, penyerangan tersebut direncanakan di kawasan Singosari. Nah, dari Singosari itulah, kemudian ustad N dihubungi dan massa dari ustad N itulah yang berperan paling banyak dalam penyerbuan. ’’Tapi, itu masih gambaran sementara,’’ tandasnya.

Insiden penyerangan ke Ponpes YAPI kemarin juga mendapat perhatian serius semua elemen. Jajaran muspida Kabupaten Pasuruan datang ke lokasi kejadian dan menggelar rapat tertutup di salah satu ruang kantor YAPI.

Di situ ada Wabup Eddy Paripurna, Kapolres AKBP Syahardiantono, dan Dandim Letkol Inf Abubakar. Tampak juga Ketua PC NU Kabupaten Pasuruan Gus Sonhadji. Menurut Gus Son (panggilannya), penyerangan itu tidak ada sangkut pautnya dengan warga Nahdliyin. Insiden itu diawali dengan perbedaan akidah.

’’Ada yang bilang, massa yang menyerang membawa bendera aswaja. Tapi, yang jelas itu bukanlah aswaja warga Nahdliyin. NU tidak mungkin melakukan tindak kekerasan, karena NU mengajarkan toleransi antarumat beragama,” beber Gus Son.

Hal senada diungkapkan KH Choiron Syakur, salah satu tokoh NU yang kemarin mendatangi lokasi kejadian. Menurut dia, penyerangan itu merupakan adu domba umat Islam. ”Ada upaya mengadu domba sesama umat Islam. Ada pihak yang menginginkan perpecahan. Ini murni kriminal,” jelas tokoh NU Bangil tersebut.

Sementara itu,insiden penyerangan tersebut sudah diendus petugas kepolisian. Bahkan, polisi sempat menawarkan bantuan pengamanan kepada Ponpes YAPI. Namun, pengurus yayasan menolak bila ada petugas yang menjaga dengan mengenakan seragam polisi. Karena itu, saat kejadian, hanya ada dua anggota intel berpakaian preman yang berjaga di sekitar lokasi.

Ketua YAPI ustad Muchsin saat bertemu Kapolda Jatim Irjen Pol Badrodin Haiti mengatakan, pihak yayasan keberatan kalau petugas yang berjaga berseragam lengkap. ”Kami takut wali murid khawatir. Karena itu, kami meminta polisi yang berjaga berpakaian preman,” jelasnya.

Namun, Kapolda menegaskan, seharusnya pengamanan oleh petugas kepolisian tidak masalah. ”Memakai seragam itu merupakan tindakan preventif,” katanya.

Saat ditemui sejumlah wartawan, Kapolda menyebutkan telah terjadi miskomunikasi antara petugas kepolisian dan pihak yayasan. Menurut dia, pihak yayasan keberatan dengan pengamanan petugas berseragam.

Karena itu, Polres Pasuruan mengirimkan dua anggota intelkam untuk bersiaga di lokasi kejadian. Karena jumlah personel kalah banyak itulah, mereka tak mampu membendung aksi penyerangan itu. ’’Petugas yang berjaga tadi juga sempat meletuskan dua kali tembakan peringatan untuk meredam massa,” jelas Kapolda. [colour=Red]Karena tembakan peringatan itulah, massa penyerang agak keder dan langsung pergi[/color]. Di bagian lain, Pemprov Jatim mengapresiasi dan mem-back up penuh Polda Jatim. ’’Kami salut dengan langkah cepat polisi dan Pak Kapolda yang begitu cepat tiba di lokasi kejadian,’’ kata Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. Menurut dia, langkah cepat polisi tersebut bisa membuat kerusuhan tidak menjalar, terlokalisasi, dan segera tertangani. ’’Kami betul-betul berterima kasih terhadap upaya cepat polisi,’’ imbuhnya.

Saifullah mengatakan bahwa gubernur telah memerintahkan untuk segera mengambil langkah-langkah demi membantu polisi meredam suasana. ’’Kami sudah menghubungi sejumlah kiai kultural yang berpengaruh untuk membantu pengamanan Jatim,’’ tandasnya.

Saifullah berharap kasus Pasuruan menjadi yang terakhir di Jatim untuk penyerangan atas nama agama. (jpnn)

Kutipan:


’’Petugas yang berjaga tadi juga sempat meletuskan dua kali tembakan peringatan untuk meredam massa,” jelas Kapolda. Karena tembakan peringatan itulah, massa penyerang agak keder dan langsung pergi.
Paling juga banci2 Bersurban dengar tembakan peringatan Langsung kabur.
Last edited by jhony_williamson on Wed Feb 16, 2011 11:49 pm, edited 1 time in total.
User avatar
jhony_williamson
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 673
Joined: Fri Jul 21, 2006 3:33 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby jhony_williamson » Wed Feb 16, 2011 11:35 pm

KUTIPAN dari sumber di atas wrote:
Hasil analisis sementara Polri, penyerangan Ponpes Yapi di Pasuruan mempunyai kecenderungan hampir sama dengan dua kejadian sebelumnya. Yakni, melibatkan massa, terkait sentimen agama, terorganisasi, dan masif
Massa di Pasuruan juga mempunyai titik kumpul sebelum berangkat, persis dengan dua kejadian sebelumnya
. Di Cikeusik, massa penyerang Ahmadiyah dibagi dalam titik-titik kumpul. Mereka juga diberi identitas pita biru yang digunakan sebagai simbol pembeda antara massa dan jamaat Ahmadiyah



Benar2 agama damai sekaleee... :axe:
User avatar
jhony_williamson
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 673
Joined: Fri Jul 21, 2006 3:33 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby jhony_williamson » Wed Feb 16, 2011 11:42 pm

Sumber Jpnn.com
Kasus Pasuruan Kental Provokasi

jpnn.com:
Yapi Yakini Pelakunya OKNUM

Image
Salah satu korban penyerangan yang juga santri YAPI

Pesantren Di Serang Ratusan Orang tak Dikenal
Image
Salah satu korban penyerangan yang juga santri YAPI

Pesantren YAPI Sudah ada sejak 1980-an
Image

Para santri Pondok Pesantren (ponpes) Yayasan Pesantren Islam (YAPI) di Desa Kenep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan

Dan MUSLIm Kembali berkata: "ini pasti Ulah Yahudi, AS, CIA dan Kafir.
ISLAm tdk Mungkin begini ! Finaaaahhhhh
:turban:
User avatar
jhony_williamson
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 673
Joined: Fri Jul 21, 2006 3:33 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby Momad Narsis » Thu Feb 17, 2011 12:07 am

ruuuuuaaaarrrr biasa, gak selang satu hari pada ribut lagi,konflik lagi, bisa panen darah nich setan soalnya bisa banyak yg mati..
setaaan ngakak.com
User avatar
Momad Narsis
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby AkuAdalahAink » Thu Feb 17, 2011 12:27 am

[muslim mode: on]
islam itu damai
[muslim mode: off]
:rolling: :rolling: :rofl:
User avatar
AkuAdalahAink
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1083
Joined: Thu Mar 11, 2010 9:44 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby great_destroyer » Thu Feb 17, 2011 1:07 am

AkuAdalahAink wrote:[muslim mode: on]
islam itu damai
[muslim mode: off]
:rolling: :rolling: :rofl:
Momad Narsis wrote:ruuuuuaaaarrrr biasa, gak selang satu hari pada ribut lagi,konflik lagi, bisa panen darah nich setan soalnya bisa banyak yg mati..
setaaan ngakak.com

kalo setan ketawa, ente juga ketawa, trus apa bedanya ente ama setan bos? :partyman:

Pelakunya emang oknum, tepatnya orang yg gak sadar kalo dirinya oknum setan yg ngaku2 islam
great_destroyer
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 514
Joined: Fri Jan 01, 2010 10:16 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby becak » Thu Feb 17, 2011 1:14 am

Destroyer, yah kita liat aja , rata2 yg buat rusuh di Indonesia dgn mengatasnamakan agama pengikut apa !! :finga: kita sih kafir2 cuma korban dari org yg ente anggap "oknum" itu :finga:
Oknum koq merata ? tanya kenapa ?


KESALAHAN FATAL tdk sepenuhnya pd pengikut nya, tapi pada buku MANUAL (baca: ALQURAN) :vom: :supz: :rolling: :lol:
User avatar
becak
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 991
Joined: Wed Apr 02, 2008 8:25 pm
Location: Ka'bah Umum @ [Team Haha Hihi]

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby great_destroyer » Thu Feb 17, 2011 6:37 am

becak wrote:Destroyer, yah kita liat aja , rata2 yg buat rusuh di Indonesia dgn mengatasnamakan agama pengikut apa !! :finga: kita sih kafir2 cuma korban dari org yg ente anggap "oknum" itu :finga:
Oknum koq merata ? tanya kenapa ?


KESALAHAN FATAL tdk sepenuhnya pd pengikut nya, tapi pada buku MANUAL (baca: ALQURAN) :vom: :supz: :rolling: :lol:

indo lagi.. indo lagi.. sejak kapan Indonesia jdi barometer baik buruknya islam bos?
trus yg rata2 bikin rusuh di Argentina islam jg ya, di Roma, di China, di Brazil perusuhnya rata2 islam jg ya?
perusuh ya perusuh, mau mengatasnamakan agama apapun jg tetep aja perusuh

gak ada yg salah dgn buku manual bos, pengikutnya aja yg error gak paham isinya
ente kalo kgk lulus pelajaran moral disekolah apa mau salahin bukunya?
great_destroyer
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 514
Joined: Fri Jan 01, 2010 10:16 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby Momad Narsis » Thu Feb 17, 2011 9:09 am

@GD
yah marah..hehe
gwkan cuma mau kasih tau loe2 pade biar kagak saling bunuh...hehe
malu nich ye..udah terlihat betapa "damainya" islam..kita juga mau lihat kelanjutan "damainya" islam di indonesia ampe stage berapa? ini kan baru masuk stage 3..hehe
User avatar
Momad Narsis
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby a_man » Thu Feb 17, 2011 7:48 pm

klo buku manualnya bilang : bunuhlah, pancunglah, penggallah, yg salah jelas2 bukunya.

gitu aja koq bingung.
User avatar
a_man
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4319
Joined: Mon Sep 01, 2008 5:12 pm
Location: http://code.google.com/p/a-manffi/downloads/list

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby Al-Kafirun_Mukmin » Tue Feb 22, 2011 3:30 pm

a_man wrote:klo buku manualnya bilang : bunuhlah, pancunglah, penggallah, yg salah jelas2 bukunya.

gitu aja koq bingung.



agama yg memiliki dasar untuk pembenaran anarki kepada yg lain..
User avatar
Al-Kafirun_Mukmin
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1135
Joined: Sat Jan 22, 2011 7:13 am

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby abbadul » Tue Feb 22, 2011 3:46 pm

Kenapa islam selalu membuat keributan ?

Itu memang dari sononya
Islam mau membuat semua negara menjadi seperti nagara islam kebanyakan
dimana keributan ga ada habisnya
Bahkan antara muslim sendiri

Coba telisik, .... pimpinan semua kelompok yg buat keributan yg mengatas namakan agama pastilah orang Arab

Mereka memang sangat suka keributan
User avatar
abbadul
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1097
Joined: Thu Jul 29, 2010 12:12 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby great_destroyer » Tue Feb 22, 2011 5:05 pm

a_man wrote:klo buku manualnya bilang : bunuhlah, pancunglah, penggallah, yg salah jelas2 bukunya.

gitu aja koq bingung.

klo orang2 kyk ente yg baca ya nafsirnya begitu
untung aja ente kapir, coba klo ente slimer ane jamin kgk ada bedanya ente sm oknum2 perusuh yg mengatas namakan islam disono
great_destroyer
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 514
Joined: Fri Jan 01, 2010 10:16 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby bagoong » Tue Feb 22, 2011 5:17 pm

@great_destroyer
katanya islam agama sempurna, kok bisa menghasilkan umat seperti itu ?
yang benar itu sempurna atau semprulna sih ?
bagoong
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 911
Joined: Tue Feb 15, 2011 4:33 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby Rahimi » Tue Feb 22, 2011 5:25 pm

great destroyer : klo orang2 kyk ente yg baca ya nafsirnya begitu
untung aja ente kapir, coba klo ente slimer ane jamin kgk ada bedanya ente sm oknum2 perusuh yg mengatas namakan islam disono


Nah, ini kan kesempatan bagus buat ente dan teman-teman yang memiliki pemahaman islam berbeda dengan perusuh-perusuh diatas untuk unjuk gigi? Silahkan beraksi dan katakan bahwa islam tidak seperti itu. Sekalian demo tuh markas FPI dan sidang si abu peot kena wasir..bahwa islam mereka salah..
Rahimi
 

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby great_destroyer » Tue Feb 22, 2011 5:29 pm

bagoong wrote:@great_destroyer
katanya islam agama sempurna, kok bisa menghasilkan umat seperti itu ?
yang benar itu sempurna atau semprulna sih ?

Islamnya sempurna, oknumnya yg semprulna [-(
great_destroyer
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 514
Joined: Fri Jan 01, 2010 10:16 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby great_destroyer » Tue Feb 22, 2011 6:01 pm

Rahimi wrote:Nah, ini kan kesempatan bagus buat ente dan teman-teman yang memiliki pemahaman islam berbeda dengan perusuh-perusuh diatas untuk unjuk gigi? Silahkan beraksi dan katakan bahwa islam tidak seperti itu. Sekalian demo tuh markas FPI dan sidang si abu peot kena wasir..bahwa islam mereka salah..

Hehehee.. ane muslim cinta damai bos O:)
lebih baik ane dibejeg dri pd ane ikut2an ngebejeg2 org lain
yg rusuh biarin aja deh dgn kerusuhannya, nti juga kena batunya..
"siapa yg bermain api siap2lah kebakar"
great_destroyer
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 514
Joined: Fri Jan 01, 2010 10:16 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby Momad Narsis » Wed Feb 23, 2011 12:09 am

@GD
bolehlah GD.. paling tidak kan loe slimer yg udah jinak..tapi hati2 loh kalau jadi kaffah loe bisa kerasukan jin arab yg bisa merubah loe jadi kalap..be cereful aza..asal jgn kamuflase..soalnya akhir2 ini (menurut gw pribadi ya) sulit buat percaya slimer kaya loe apalagi ditambah dgn berita slimer yg hobi dgn kekerasan buat modal takwanya sama aolloh..hehehe gw hargain dech koment loe yg satu ini.
User avatar
Momad Narsis
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby Al-Kafirun_Mukmin » Wed Feb 23, 2011 10:36 am

@ GD
keren :supz:

nah misalkn bgini pak GD, ada yg mnghina Muhammad d depan pak GD, apa yg pak GD lakukan?..
User avatar
Al-Kafirun_Mukmin
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1135
Joined: Sat Jan 22, 2011 7:13 am

Re: Insiden Penyerangan kembali Terulang Di Pasuruan

Postby Momad Narsis » Thu Feb 24, 2011 2:18 am

@al-kafirun
hehe ya udah pasti di kiss bye ama pak GD lah..!
iya gak GD..? hehe
User avatar
Momad Narsis
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Next

Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]