. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Imam Mahdi: Sang Juru Selamat Islam

Download Tulisan2 Penting tentang Islam; Website, referensi buku, artikel, latar belakang dll yang menyangkut Islam (Sunni) & Syariah.

Imam Mahdi: Sang Juru Selamat Islam

Postby Adadeh » Sat May 24, 2008 1:00 pm

Imam Mahdi: Sang Juru Selamat yang Ditunggu-tunggu Muslim

Dari semua tanda2 jaman, yang paling dinantikan dan diharapkan Muslim adalah datangnya orang yang dikenal sebagai “Mahdi.” Dalam bahasa Arab, al-Mahdi berarti “Sang Teladan” [1] Sang Mahdi ini juga dianggap penganut Islam Syiah sebagai Sahib Al-Zaman atau Al-Mahdi al-Muntadhar yang artinya adalah “Penguasa Jaman” dan “Yang Ditunggu-tunggu.” Kedatangan sang Mahdi hanyalah satu dari tanda2 besar lainnya. Hal ini pun dibenarkan oleh Ibn Kathir, cendekiawan Islam dari abad ke-8:
[1] Shaykh Muhammad Hisham Kabbani, The Approach of Armageddon? An Islamic Perspective (Canada, Supreme Muslim Council of America, 2003), hal. 228

Setelah tampak tanda2 kecil Hari Kiamat segera datang dan semakin dekat, umat manusia akan mengalami banyak penderitaan. Maka sang Mahdi yang ditunggu-tunggu akan muncul; Dia adalah tanda yang jelas, besar, yang pertama akan terjadinya Hari Kiamat. [2]
[2] Ibn Kathir, The Signs Before the Day of Judgment (London, Dar Al-Taqwa, 1991), hal. 18

Kedatangan sang Mahdi merupakan unsur utama dari semua kisah2 Islami tentang Hari Kiamat. Jadi, pusat eskatologikal (cabang teologia yang mempelajari akhir jaman) adalah kedatangan Mahdi, dan bahkan beberapa cendekiawan Muslim memandang “tanda2 akhir jaman sebagai tanda kedatangan sang Mahdi.” [3] Meskipun ada perbedaan kepercayaan dalam berbagai aliran Islam seperti Sunni dan Syiah, pada umumnya Muslim percaya dan tidak mempermasalahkan pengertian tentang sang Mahdi dalam Islam. Menurut Sheikh Muhammad Hisham Kabbani, ketua Konsul Pusat Islam di Amerika:
[3] Muhammad ibn Izzat, Muhammad ‘Arif, Al Mahdi and the End of Time (London, Dar Al-Taqwa, 1997), hal. 18

Kedatangan sang Mahdi ditetapkan dalam doktrin2 Sunni dan Syiah, dan bagi semua umat manusia. [4]
[4] Kabbani, hal. 228

Ayatullah Baqir al-Sadr dan Ayatullah Murtada Mutahbari, keduanya adalah cendekiawan Muslim Syiah, dalam bukunya yang berjudul The Awaited Savior, yang menjelaskan sang Mahdi sebagai berikut:

Tiada sosok manusia yang lebih legendaris dalam sejarah umat manusia selain sang Mahdi, yaitu Juru Selamat Manusia yang ditunggu-tunggu. Kejadian2 dalam dunia telah merajut keberadaan umat manusia, tapi tanda2 kedatangan sang Mahdi lebih unggul daripada semuanya itu. Dia adalah pusat dari segala sejarah penglihatan masa depan. Dia adalah jawaban dari yang diimpikan umat manusia. Bagi penyelamatan paling utama umat manusia, dia adalah bintang kutub harapan di mana semua tatapan mata manusia tertuju… Dalam pencarian akan kebenaran tentang Mahdi, tiada perbedaan kasta, kepercayaan, atau negara. Pencarian ini bersifat universal (berlaku untuk seluruh dunia), sama seperti Mahdi sendiri adalah universal. Dia berdiri tinggi di atas tembok2 rendah yang menyekat dan memecah belah manusia. Dia milik setiap manusia. Di atas semua itu, siapakah sebenarnya Mahdi itu? Tentunya inilah pertanyaan yang dipikirkan semua manusia. [5]
[5] Ayatullah Baqir al-Sadr dan Ayatullah Muratda Mutahhari, The Awaited Savior, (Karachi, Islamic Seminary Publications), prologue, hal. 1

Memang betul, tentunya orang ingin mengetahui siapakah “dia yang ditunggu-tunggu” di dunia Islam, dan apakah yang dimilikinya sehingga dia begitu dinantikan? Tulisan ini berusaha menjawab pertanyaan ini dengan seksama melalui kutipan berbagai ahadis dan pengertian2 cendekiawan Islam yang mempelajarinya. Aku anjurkan agar pembaca membaca setiap kutipan dengan teliti. Dalam tulisan2 Islam itulah terdapat jawaban pusat kepercayaan dan harapan semilyar Muslim yang mendiami bumi bersama kita semua. Siapa yang benar2 ingin mengerti salah satu unsur rohani utama yang mempengaruhi dunia saat ini sebaiknya menaruh perhatian dengan seksama.


Sang Messiah (Juru Selamat) Islam

Dalam pengertian sederhana, sang Mahdi adalah sang Messiah (Juru Selamat) Islam. Meskipun kata2 “Messiah” dan “Messianisme” jelas berasal dari akar Yudaisme-Kristen, Profesor Abdulaziz Abdulhussein Sachedina dari Universitas Virginia setuju bahwa kata2 ini dalam Islam berkenaan dengan sang Mahdi. Dalam tulisan ilmiahnya yang berjudul Islamic Messianism, Sachedina menjelaskan sebagai berikut:

Kata “messianisme” dalam pengertian Islami digunakan terus-menerus untuk menerjemahkan konsep penting akan sosok yang datang di hari kiamat, yakni sang Mahdi, yang adalah pemimpin yang akan melakukan perubahan sosial besar2an untuk membangun dan mengatur kembali semua hal di bawah bimbingan illahi. Sang Messiah Islam akan memimpin para pengikutnya untuk menegakkan kembali kemurnian Islam yang memberi bimbingan yang murni dan benar bagi segala umat manusia, mendirikan tata sosial yang adil dan dunia yang bebas dari penindasan di mana Islam menjadi hukum bagi semua negara. [6]
[6] Abdulaziz Abdulhussein Sachedina, Islamic Messianism, The Idea of the Mahdi in Twelver Shi’ism, (Albany, State University of New York, 1981), hal. 2

Dengan pengertian di atas, maka bisa dikatakan bahwa kedatangan Mahdi bagi mayoritas Muslim adalah sama dengan kedatangan kembali Yesus bagi umat Kristen. Jikalau umat Kristen menunggu kembalinya Yesus sang Messiah untuk memenuhi janji2 Tuhan pada umat Tuhan, para Muslim menunggu kedatangan Mahdi untuk memenuhi tujuan2 Islamiah. Sheikh Kabbani juga menyatakan Mahdi sebagai sosok messiah utama dalam Islam:

Umat Yahudi menunggu sang Messiah, umat Kristen menunggu Yesus, dan umat Muslim menunggu Mahdi dan Yesus. Semua agama menjelaskan mereka sebagai orang2 yang datang untuk menyelamatkan dunia. [7]
[7] Kabbani, hal. 229


Pria dari Keluarga Muhammad

Yang pertama dan yang paling sering dikutip dalam Islam tentang Mahdi adalah bahwa dia merupakan keturunan keluarga Muhammad dan akan menyandang nama Muhammad:

Dunia tidak akan musnah sebelum seorang pria dari kalangan keluargaku, yang namanya sama dengan namaku, memimpin seluruh masyarakat Arab. [8]
[8] Tirmidhi Sahih, Sunan Abu Dawud, (Sahih), vol. 5, hal. 207; juga dikisahkan oleh Ali b. Abi Talib, Abu Sa’id, Umm Salma, Abu Hurayra

Sang Nabi berkata: Sang Mahdi akan berasal dari keluargaku, dari keturunan Fatimah (anak perempuan Muhammad). [9]
[9] Sunan Abu Dawud, buku 36, nomer 4271, dikisahkan oleh Umm Salamah, Ummul Mu’minin


Pemimpin Utama bagi Seluruh Muslim

Di seluruh dunia Islam saat ini, terdapat keinginan untuk mendirikan kembali kekalifahan Islam. Dalam Islam, sang Khalifa merupakan pemimpin politik dan agama tertinggi bagi seluruh Muslim. Sang Khalifa dipandang sebagai wakil Allah di bumi. Penting untuk dimengerti bahwa jika Muslim ingin mendirikan kembali kekalifahan, ini berarti mereka mengharapkan kedatangan sang Mahdi. Hal ini karena sang Mahdi merupakan Khalifa terakhir dalam Islam. Dengan begitu, Muslim di seluruh dunia harus tunduk pada sang Mahdi.

Jika kau melihat dia, pergilah dan berikan padanya pengabdianmu, juga bahkan jikalau kau harus merangkak di atas es, karena dialah sang Khalifa (wakil) Allah, yakni sang Mahdi. [10]
[10] Ibn Maja, Kitab al-Fitan #4084 seperti yang dikutip oleh Kabbani, hal. 231

Dia akan menyusun jalan dan mendirikan Pemerintahan dari keluarga (atau masyarakat) Muhammad … Setiap Muslim wajib mendukungnya. [11]
[11] Sunan Abu Dawud, dikisahkan oleh Umm Salamah, Ummul Mu’minin


Pemimpin Dunia

Dipercaya bahwa sang Mahdi tidak hanya berkuasa atas dunia Islam, tapi juga dunia non-Muslim. Dinyatakan bahwa sang Mahdi akan memimpin revolusi dunia untuk mendirikan negara Islam baru di seluruh dunia:

Sang Mahdi akan menegakkan hukum dan keadilan di dunia dan menghapus kejahatan dan korupsi. Dia akan berperang melawan musuh2 Muslim dan dia akan menang. [12]
[12] Sideeque M.A. Veliankode, Doomsday Portents and Prophecies (Scarborough, Canada, 1999), hal. 277

Dia akan muncul di hari yang telah ditetapkan, dan lalu dia akan berperang melawan kekuatan jahat, memimpin revolusi dunia dan mendirikan dunia baru berdasarkan keadilan, kebenaran, dan kebajikan … akhirnya kebenaran akan mengambil alih dunia dan Islam akan unggul dari segala agama2 lainnya. [13]
[13] Al-Sadr dan Mutahhari, prologue, hal. 4, 5

Dia menegakkan kemenangan Kebenaran dan menghancurkan tirani2. Dia mengakhiri ketidakadilan dan penindasan dan memulai terbitnya sinar mentari Islam yang tidak akan pernah terbenam lagi dan kebahagiaan akan meliputi semua umat manusia… Sang Mahdi adalah tanda jelas dari Allah yang akan segera dilihat oleh setiap orang. [14]
[14] Izzat dan Arif, hal. 4

Cara sang Mahdi mencapai tujuannya adalah dengan melakukan revolusi dunia yang menggunakan berbagai penyerangan militer atau perang suci (jihad). Meskipun sebagian Muslim percaya bahwa kafir akan memeluk Islam secara damai, tapi berbagai keterangan ahadis menunjukkan bahwa dunia kafir berubah menjadi dunia Islam setelah ditaklukkan oleh sang Mahdi. Abduallrahma Kelani, penulis buku The Last Apocalypse (Hari Kiamat), menjelaskan berbagai perang yang akan dilakukan sang Mahdi:

Al-Mahdi akan menerima kedudukan sebagai Khalifa bagi umat Muslim. Dia akan memimpin Muslim di berbagai peperangan dalam jihad. Dia akan berkuasa sama seperti yang dilakukan oleh sang Nabi. Akan terjadi banyak peperangan antara Muslim dan kafir dalam masa kekuasaan sang Mahdi … [15]
[15] Abdulrahman Kelani, The Last Apocalypse, An Islamic Perspective, (Fustat, 2003), hal. 34-35

Bahkan Harun Yahya, yang adalah penulis Islam moderat yang sangat terkenal, menyatakan bahwa sang Mahdi akan melakukan berbagai penyerangan di tanah2 non-Muslim:

Sang Mahdi akan menyerang semua daerah diantara Timur dan Barat. [16]
[16] Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi’Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 50 seperti yang dikutip oleh Harun Yahya, The End Times and the Mahdi (Clarkesville Katoons, 2003), hal. 96


Pasukan Tentara Berbendera Hitam

Disebutkan bahwa naiknya sang Mahdi ke takhta kekuasaan didahului oleh pasukan dari Timur yang membawa bendera perang berwarna hitam. Sheikh Kabbani menulis:

Hadis menunjukkan bahwa bendera2 hitam datang dari daerah Khorasan yang menandakan kedatangan sang Mahdi sudah semakin dekat. Khorasan adalah Iran sekarang, dan beberapa cendekiawan mengatakan bahwa hadis ini berarti tatkala bendera2 hitam muncul dari Asia Tengah, yakni daerah Khorasan, maka kemunculan sang Mahdi sudah sangat dekat. [17]
[17] Kabbani, hal. 231

Hadis lain menyatakan:

Sang Rasul Allah berkata: Bendera2 hitam akan datang dari Timur dan hati mereka menjadi sekeras besi. Siapapun yang mendengar mereka akan bergabung dan bersekutu bersama mereka, meskipun ini harus dilakukan dengan merangkak di atas salju. [18]
[18] Abu Nu'aym dan As-Suyuti, disampaikan oleh Thawban, seperti yang dikutip oleh ‘Izzat dan ‘Arif, hal. 44

Dalam Islam terdapat dua jenis bendera. Yang pertama adalah bendera putih dan yang lain adalah bendera hitam. Tertulis di atas kedua bendera itu kata2 Arab yang berarti, “Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah.” Bendera putih bernama Al-Liwaa dan merupakan tanda pemimpin tentara Muslim dan merupakan bendera negara Islam. Bendera hitam bernama Ar-Raya dan digunakan oleh tentara Muslim. Bendera hitam ini juga dikenal sebagai bendera jihad yang dibawa dalam peperangan. [19] Setelah tinggal di Medina selama 8 tahun, Muhammad kembali ke Mekah dengan melakukan penyerangan militer. Dia datang bersama 10.000 tentara Muslim berbendera hitam. Di bendera2 itu tercantum satu kata Arab yang berarti: hukuman. [20]
[19] Flags of The Islamic State, www.islamic-state.org/resources/flags-o ... state.html
[20] Ibn Kathir, The Beginning and The End, vol. 2, pt. 3, hal. 288, seperti yang dikutip oleh Mark A. Gabriel, Jesus and Muhammad (Lake Mary, Charisma house, 2004), hal. 60

Image Image
Bendera putih (Al-Liwaa) dan bendera hitam (Ar-Raya)

Aku pernah berbicara dengan sekelompok Muslim muda dan mengajukan beberapa pertanyaan pada mereka. Aku bertanya apakah Muslim merasa tidak senang bahwasanya kekuatan militer AS dan Israel jauh di atas kekuatan militer negara Islam manapun. Salah satu dari mereka menjadi marah sekali atas pertanyaan ini dan membentak, “Kamu kafir Amerika dan Zionis hati2 ya, karena bendera2 hitam akan segera datang!” Saat itu aku tidak tahu apa makna ucapannya. Tapi sekarang aku mengerti.


Penaklukkan Israel

Ahadis Islam menyatakan bahwa sang Mahdi akan bergabung bersama pejuang2 Muslim membawa bendera2 hitam. Sang Mahdi akan memimpin pasukan tentara ini untuk menyerbu dan menaklukkan Israel di bawah Islam. Masyarakat Yahudi akan dibantai sampai sisa sedikit saja dan kota Yerusalem akan menjadi pusat kekuasaan sang Mahdi di seluruh dunia.

Rasul Allah berkata: “Tentara2 berbendera hitam akan datang dari Khurasan. Tiada kekuatan manapun yang dapat menghentikan mereka dan akhirnya mereka akan mencapai Eela (Baitul Maqadas di Yerusalem) di mana mereka akan menegakkan bendera2 mereka.” [21]
[21] Tirmidhi seperti yang dikutip dari Mohammed Ali Ibn Zubair Ali, Signs of Qiyamah (Islamic Books Service, New Delhi, 2004), hal. 42 dan Prof. M. Abdullah, Islam, Jesus, Mehdi, Qadiyanis and Doomsday, (Adam, New Delhi, 2004), hal. 54

Perhatikan nama “Baitul Maqadas.” Dalam bahasa Arab, kata ini berarti “rumah suci.” Rumah suci yang dimaksud adalah mesjid Kubbat as-Sakhra (Dome of Rock) yang terletak di daerah Temple Mount (al-haram al-qudsī ash-sharīf) di Yerusalem.
Image
Dome of Rock

Dengan sikap penuh permusuhan, penulis Muslim Mesir bernama Muhammad ibn Izzat dan Muhammad ‘Arif memberi penjelasan atas hadis tersebut:

Sang Mahdi akan menang perang dan membunuhi babi2, anjing2, dan berhala2 di jaman modern sehingga akan berdiri lagi kekalifahan berdasarkan yang diramalkan sang Nabi dan dinyatakan dalam hadis… Yerusalem menjadi tempat Kalifah tauladan dan pusat kekuasaan Islam, yang akan diketuai oleh Imam al-Mahdi… Ini akan menghapus segala kekuasaan Yahudi… dan menghentikan kekuasaan setan yang menyebarkan kejahatan pada umat manusia dan menyebabkan kejahatan dunia, membuat mereka menjadi budak berhala palsu dan memerintah dunia dengan tidak menggunakan hukum Syariah dari Tuhan. [22]
[22] ‘Izzat dan ‘Arif, hal. 40

Berikut adalah hadis yang sangat terkenal yang sering dikutip di dunia Islam jika membicarakan penyerangan militer yang dilakukan Mahdi terhadap Israel. Isi hadis ini penuh kebencian dan membuat kafir jadi waspada:

Sang Nabi berkata … Jam2 terakhir tidak akan terjadi keculai jika para Muslim akan berperang melawan kaum Yahudi dan para Muslim membunuh mereka sampai kaum Yahudi menyembunyikan diri mereka di balik batu atau pohon dan batu dan pohon itu akan berkata, “Muslim, atau budak Allah, ada Yahudi di belakangku; datang dan bunuhlah dia… [23]
[23] Sahih Muslim, Buku 041, Nomer 6985.


Sang Pembuat Muzizat yang Dicintai Semua Orang

Dinyatakan bahwa sang Mahdi akan menguasai angin, hujan, dan tanam2an. Di bawah pemerintahan Mahdi, dunia akan makmur. Hadis Islam menyatakan bahwa Muhammad berkata:

Di hari2 terakhir umatku, sang Mahdi akan muncul. Allah memberinya kekuasaan atas angin, hujan, dan bumi akan menghasilkan panen. Dia akan memberikan banyak kekayaan, ternak akan berlimpah, dan umah akan jadi besar dan terhormat… [24]
[24] Sahih Hakim Mustadrak, disampaikan oleh Abu Sa’id al-Khudri (4:557 dan 558), seperti yang dikutip oleh Kabbani di hal. 233.

Di tahun2 ini, umatku akan menikmati masa bahagia yang tidak pernah mereka alami sebelumnya. Surga akan melimpahkan air hujan dengan deras, bumi tidak akan menahan tanam2an, dan kekayaan akan dinikmati siapapun. Orang akan berdiri dan berkata, “Berikan padaku, Mahdi!” dan sang Mahdi akan berkata, “Ambillah.” [25]
[25] At-Tabarani, yang disampaikan oleh Abu Hurayra, seperti yang dikutip oleh ‘Izzat dan ‘Arif, hal. 9.

Karena banyaknya kemakmuran yang diberikan sang Mahdi, maka dikatakan bahwa seluruh penduduk dunia akan sangat mencintainya:

Allah menumbuhkan rasa cinta padanya di hati setiap orang. [26]
[26] El-Kavlu’l Muhtasar Fi Alamet-il Mehdiyy-il Muntazar, seperti yang dikutip oleh Harun Yahya, http://www.endoftimes.net/08mahdiandtheendtimes.html

Al Mahdi muncul dan semua orang hanya membicarakan tentang dia, merasakan cinta pada dirinya, dan hanya mau membicarakan tentang dia saja. [27]
[27] Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman, seperti yang dikutip oleh Harun Yahya, http://www.endoftimes.net/08mahdiandtheendtimes.html


Waktu Kekuasaan sang Mahdi

Meskipun ada beberapa hadis yang menjelaskan kejadian dan waktu sang Mahdi akan berkuasa, terdapat satu hadis yang menjelaskan bahwa saat ini terjadi di saat terjadi perjanjian damai antara orang2 Arab dan orang2 Romawi (orang2 Romawi di sini berarti orang2 Kristen, atau lebih umumnya adalah orang2 Barat). Meskipun perjanjian damai terjadi dengan orang2 “Romawi”, dinyatakan bahwa ini terjadi melalui perantara seorang Yahudi keturunan Harun (saudara Musa). Perjanjian damai ini akan berlangsung selama tujuh tahun.

Rasul Allah berkata: “Akan terjadi empat perjanjian damai antara kamu dan Romawi (Kristen). Perjanjian keempat akan ditengahi oleh seorang yang berasal dari keturunan Harun dan perjanjian ini akan berlangsung selama tujuh tahun. [28]
[28] Tabarani, seperti yang disampaikan oleh Hadrat Abu Umamah, seperti yang dikutip oleh Zubair Ali, hal. 43 dan Abduallah, hal. 55

Tampaknya tujuh tahun damai ini berkenaan dengan masa kekuasaan sang Mahdi. Meskipun ada beberapa hadis yang dengan jelas menyatakan bahwa Mahdi akan berkuasa di bumi selama delapan atau sembilan tahun, tapi pada umumnya ahadis menyatakan bahwa dia akan berkuasa selama tujuh tahun.

Sang Nabi berkata … Dia akan membagi kekayaan, dan akan memimpin orang dengan Sunnah Nabi dan menegakkan Islam di dunia. Dia akan berkuasa selama tujuh tahun, lalu mati, dan kaum Muslim akan berdoa baginya. [29]
[29] Sunan Abu Dawud, Buku 36, Nomer 4273, dikisahkan oleh Umm Salamah, Ummul Mu’minin

Sang Nabi berkata: Sang Mahdi … akan memenuhi bumi dengan keadilan sedangkan sebelumnya bumi dipenuhi dengan penindasan dan tirani, dan dia akan berkuasa selama tujuh tahun. [30]
[30] Sunan Abu Dawud, Buku 36, nomer 4272, dikisahkan oleh Abu Sa’id al-Khudri


Al-Mahdi, si Penunggang Kuda Putih

Dikatakan bahwa sang Mahdi akan mengendarai kuda putih. Tidak jelas apakah ini merupakan simbol atau arti sebenarnya. Menarik untuk diperhatikan bahwa hadis Muslim ini merupakan pengertian Muslim atas apa yang tercantum dalam kitab suci Kristen. Meskipun Muslim menuduh bahwa Alkitab Kristen telah diubah dan diganti oleh umat Yahudi dan Kristen, para Muslim tetap percaya beberapa bagian yang dianggap mereka masih “asli”. Karena itulah, maka terdapat hadis dalam literatur Islam yang jelas diambil dari Alkitab Kristen yang dianggap Muslim tidak dipalsu oleh orang2 Yahudi dan Kristen. Hadis Yudaisme-Kristen ini disebut Muslim sebagai isra’iliyyat. Seorang cendekiawan Islam yang sering mengutip Alkitab adalah Ka’b al-Ahbar. Dia dipandang Muslim sebagai pengutip Hadis dan isra’iliyyat yang dipercaya. [31] Ka’b al-Ahbar menyatakan bahwa penunggang kuda putih dalam kitab Wahyu Alkitab adalah sang Mahdi, dan pandangannya didukung oleh penulis2 Islam Mesir terkenal yakni Muhammad Ibn ‘Izzat dan Muhammad ‘Arif dalam buku mereka yang berjudul Al Mahdi and the End of Time (Sang Mahdi dan Hari Kiamat). ‘Izzat dan ‘Arif mengutip tulisan Ka’b al Ahbar yang berbunyi:
[31] M S M Saifullah, Muhammad Ghoniem, Abu Hudhayfah & Khalid al-Khazraji, On The Transmitter of Isra’iliyyat (Judeo-Christian Material)
http://www.islamic-awareness.org/Hadith ... srael.html


Aku menemukan bahwa sang Mahdi ditulis dalam buku2 para Nabi … Contohnya, di kitab Wahyu tertulis: “Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya … Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.” (Adadeh: Wahyu 6:2) [32]
[32] ‘Izzat dan ‘Arif, hal. 15

‘Izzat dan ‘Arif menulis lagi:
Sudah jelas bahwa orang ini adalah Imam Mahdi yang akan mengunggangi kuda putih dan memerintah dengan Qur’an (dengan keadilan) dan bersamanya adalah orang2 yang punya tanda menyembah di jidat mereka (sholat lima kali sehari sehingga kulit jidat menghitam karena bergesekan dengan lantai). [33]
[33] Ibid, hal. 15

Dikatakan bahwa karena hadis inilah maka Saddam Hussein memerintahkan pembuatan berbagai lukisan dinding dan patung di seluruh Baghdad yang menggambarkan dirinya sebagai Ksatria Muslim menunggangi kuda putih dengan pedang terhunus melakukan perang terhadap para kafir. [34]
[34] Majalah Time, Michael Elliot, 29 Desember, 2003. The Semiotics of Saddam

Image
Patung Saddam Hussein naik kuda putih.


Al-Mahdi, si Arkeologis Sakti

Dari berbagai ahadis tentang Mahdi, teradapat satu hadis yang menarik yang menyatakan bahwa Mahdi akan menemukan kembali naskah2 Alkitab yang hilang dan bahkan juga Tabut Perjanjian:

Ka’b al-Ahbar berkata, “Dia akan disebut ‘Mahdi’ karena dia akan membimbing (yahdi) kepada sesuatu yang tersembunyi dan menemukan kembali Taurat dan Injil dari kota yang bernama Antiokhia.” [35]
[35] ‘Izzat dan ‘Arif, hal. 40.

Cendekiawan Islam bernama As-Suyuti menulis dalam bukunya yang berjudul al-Hawi bahwa Rasul Allah berkata, “dia akan disebut Mahdi karena dia akan membimbing orang ke gunung di Syria dan di sana dia akan menemukan naskah2 Taurat untuk membuktikan bahwa orang Yahudi salah. Di tangan sang Mahdi, Tabut Perjanjian akan dibawa keluar dari Danau Tiberias dan akan diletakkan di Yerusalem.” [36]
[36] ibid, hal. 16

Ad-Dani berkata bawha dia disebut Mahdi karena dia akan membimbing orang ke gunung di Syria di mana dia akan menemukan naskah2 Taurat yang akan digunakan untuk membantah orang2 Yahudi dan karenanya sebagian orang2 Yahudi itu akan menjadi Muslim. [37]
[37] ibid, hal. 16

Sudah jelas bahwa maksud menemukan kembali bagian naskah Alkitab Perjanjian Lama dan Baru dan juga Tabut Perjanjian adalah agar Mahdi bisa mengubah iman umat Kristen dan Yahudi ke Islam sebelum akhirnya membunuh semua yang tetap menolak memeluk Islam. Kita akan membahas hal ini berdasarkan hadis Islam di bab2 berikut.

Image
Replika Tabut Perjanjian.


Kesimpulan

Setelah menelaahi berbagai ahadis Islam dan pendapat2 cendekiawan Islam, marilah kaji ulang apa yang tertulis mengenai sang Mahdi dan tujuannya sebagaimana yang dimengerti Muslim pada umumnya.
1. Sang Mahdi adalah sosok utama sang Juru Selamat Islam.
2. Dia berasal dari keturunan Muhammad dan akan memiliki nama Muhammad (Muhammad bin Muhammad).
3. Dia adalah Muslim sejati.
4. Dia adalah pemimpin rohani, politik, dan militer dunia yang tak terkalahkan.
5. Dia akan muncul di saat terjadi bencana dan penderitaan hebat di dunia.
6. Dia akan menegakkan keadilan dan kebajikan di seluruh dunia dan menghapus penindasan dan tirani.
7. Dia akan menjadi Kalifah dan Imam (wakil illahid dan pemimpin) Muslim di seluruh dunia.
8. Dia akan memimpin revolusi dunia dan mendirikan pemerintahan dunia baru.
9. Dia akan memimpin serangan militer terhadap siapapun yang bertentangan dengannya.
10. Dia akan menyerang banyak negara.
11. Dia akan membuat perjanjian damai selama 7 tahun dengan orang Yahudi dari garis keturunan nabi Yahudi.
12. Dia akan menaklukkan Israel di bawah Islam dan memimpin Muslim taat di perang terakhir melawan orang2 Yahudi.
13. Dia akan mendirikan pusat pemerintahan Islam di Yerusalem.
14. Dia akan berkuasa selama 7 tahun (atau mungkin 8 sampai 9 tahun).
15. Dia akan membuat Islam menjadi satu2nya agama di bumi.
16. Dia akan muncul mengendarai kuda putih (meskipun ini bisa berarti simbolis saja).
17. Dia akan menemukan kembali bagian naskah2 Alkitab yang akan digunakannya untuk membuktikan umat Yahudi salah sehingga sebagian akan beralih memeluk Islam.
18. Dia akan menemukan kembali Tabut Perjanjian dari Laut Galilea, dan akan dibawanya ke Yerusalem
19. Dia akan punya kesaktian dari Allah untuk menguasai angin, hujan, dan tanam2an.
20. Dia akan punya sangat banyak kekayaan.
21. Dia akan dicintai semua orang di bumi.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Sun May 25, 2008 10:05 am

Adadeh: Kutipan ayat2 Alkitab diambil dari terjemahan Alkitab LAI, tapi nama “Allah” dalam diganti dengan kata “Tuhan” agar tidak membingungkan dengan nama Allah SWT, Tuhan umat Islam.

Anti-Kristus dan Sang Mahdi

Sang Anti-Kristus

Kebanyakan orang yang tidak pernah membaca Alkitab sekalipun telah pernah mendengar julukan Anti-Kristus. Pengertian sederhana menurut Alkitab adalah Anti-Kristus merupakan utusan Setan di bumi pada saat akhir jaman. Dalam Alkitab sendiri, julukan Anti-Kristus hanya disebut sekali saja di 1 Yohanes 2:18. Meskipun demikian, julukan2 nama lain yang berhubungan dengan sang Anti-Kristus terdapat di seluruh bagian Alkitab. Beberapa nama lain bagi Anti-Kristus adalah “Binatang” (Wahyu 13:4), “Pembinasa Keji” (Matius 24:15), “Pemusnah” (Daniel 9:27), “Pendurhaka,” “Lawan yang Meninggikan Diri” (2 Tesalonika 2), “Tanduk Kecil” (Daniel 7:8 ), “Orang Asyur (Assyria)” (Mikha 5:5, Yesaya 10:5, 14:25), “Raja Babel” (Yesaya 14) dan bahkan “Gog” yang misterius (Yehezkiel 38:1, Wahyu 20:7). Ada sebutan2 lain lagi dalam Alkitab bagi sang Anti-Kristus.

Tapi di atas segala julukan tersebut, siapakah sebenarnya Anti-Kristus itu? Di bagian ini, kita akan mempelajari penjelasan utama dan perbuatan2 yang dilakukan sang Anti-Kristus berdasarkan apa yang tertulis di Alkitab. Pengamatan hanya terpusat pada beberapa kesamaan yang sangat jelas antara Anti-Kristus dan sang Mahdi.


Anti Kristus: Pemimpin Politik dan Militer Dunia

Di Alkitab tertulis bahwa di akhir jaman, sang Anti-Kristus akan muncul sebagai pemipin negara yang sangat kuat yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah. Pemimpin dunia Anti-Kristus ini dengan jelas ditulis oleh Daniel dalam Alkitab. Di kitab Daniel bagian ke tujuh, Daniel menulis sebuah kesaksian akan “binatang2” berjumlah empat yang tampak aneh dan mengerikan. Setelah menjelaskan tentang ketiga binatang pertama, Daniel bertutur tentang binatang keempat:

Daniel 7: 7,8
(7) Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu, tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan ia sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi; ia melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kakinya; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagipula ia bertanduk sepuluh.
(8 ) Sementara aku memperhatikan tanduk2 itu, tampak tumbuh diantaranya suatu tanduk lain yang kecil, sehingga tiga dari tanduk2 yang dahulu itu tercabut; dan pada tanduk itu tampak ada mata seperti mata manusia dan mulut yang menyombong.


Lalu, di ayat 15 dan 16, Daniel bertanya pada malaikat apakah maksud penglihatan akan empat ekor binatang tersebut. Malaikat menyatakan bahwa keempat binatang mewakili empat kerajaan2 atau kekaisaran2 yang sangat besar:

Daniel 7:15-17
(15) Maka aku, Daniel, terharu karena hal itu, dan penglihatan2 yang kulihat itu menggelisahkan aku.
(16) Lalu kudekati salah seorang dari mereka yang berdiri di sana dan kuminta penjelasan tentang semuanya itu. Maka berkatalah ia kepadaku dan diberitahukanyalah kepadaku maknanya:
(17) Binatang2 besar yang empat ekor itu ialah empat raja yang akan muncul dari dalam bumi;


Penjelasan sang malaikat sangat jelas. Daniel lalu bertanya lagi pada sang malaikat tentang binatang keempat, dan terutama tentang “tanduk kecil” yang mencabut tiga tanduk lainnya. Sang Malaikat menjawab dengan jelasnya:

Daniel 7:23, 24
(23) Maka demikianlah katanya: Binatang yang keempat itu ialah kerajaan yang keempat yang akan ada di bumi, yang akan berbeda dengan segala kerajaan dan akan menelan seluruh bumi, menginjak-injaknya dan meremukannya.
(24) Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerjaan itu. Sesudah mereka, akan muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja2 yang dahulu dan akan merendahkan tiga raja.


Intinya, sang malaikat menjelaskan bahwa kerajaan keempat akan menjadi negara besar yang mengakibatkan banyak kekacauan di seluruh dunia. Kerajaan ini memiliki 10 raja. Lalu raja berikutnya yakni raja yang ke-11 akan muncul dan mengenyahkan tiga dari ke-10 raja tersebut. Raja ke-11 inilah sang Anti-Kristus yang disebut sebagai “Tanduk Kecil.” Dari penglihatan Daniel, sang Anti-Kristus adalah pemimpin masa depan yang pertama-tama akan menguasai tiga negara lain, dan akhirnya menguasai seluruh 10 negara, sehingga negaranya jadi negara yang sangat besar. Negara besar ini disebut sebagai negara “Binatang.” Negara ini punya kekuasaan dan kekuatan yang tidak terbandingkan, yang akan “menelan seluruh bumi, menginjak-injaknya, dan meremukkannya.”

Di bagian akhir, sang malaikat menjelaskan pada Daniel apa yang akan dilakukan raja besar ini dan bagaimana akhir nasibnya:

Daniel 7: 25-26
(25) Dia akan berkata menentang Yang Maha Tinggi dan menganiaya orang2 kudus milik Yang Maha Tinggi dan mencoba mengubah waktu dan hukum. Orang2 kudus akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
(26) Tapi pengadilan akan ditetapkan, dan kekuasaanya akan diambil dan dihancurkan sama sekali untuk selama-lamanya.


Raja “Tanduk Kecil” ini akan menganiaya orang2 kudus Tuhan dalam jangka waktu yang dimengerti para ahli Alkitab selama tiga setengah tahun (satu masa dan dua masa dan setengah masa). Tapi akhirnya kekuasaannya akan diambil dari dirinya, dan diganti dengan kekuasaan Yang Maha Tinggi yakni Tuhan sendiri.

Setengah abad kemudian, di kitab Wahyu, Rasul Yohanes menjabarkan sang Anti-Kristus dan kerajaan “Binatang”nya dengan kata2 serupa:

Wahyu 13:1-2, 4-8
(1) Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk2nya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama2 hujat.
(2) Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.
(4) Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberika kekuasaan kepada binatang itu, sambil berkata, “Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?”
(5) Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
(6) Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Tuhan, menghujat namaNya dan kemah kediamanNya dan semua orang yang diam di surga.
(7) Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang2 kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.
(8 ) Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.


Meskipun bahasa simbolis terasa kuat dalam ayat2 Wahyu tersebut, jika kita memahami bahasa Alkitabiah yang menggunakan istilah2 simbolis tertentu, maka makna pesan ayat akan menjadi sangat jelas. Kata “binatang” sekali lagi digunakan sebagai julukan sang Anti-Kristus yang merupakan pemimpin negara besar yang berkuasa atas 10 negara lainnya. Tanduk2 melambangkan kekuasaan dan kekuatan. Sepuluh tanduk melambangkan kepemimpinan yang besar dan juga jumlah negara2 dan raja2nya yang bersatu membentuk negara milik sang binatang. Sang “naga” yang memberi kekuasaan bagi sang “binatang” adalah Setan. Dalam Alkitab, Setan sering dilambangkan sebagai naga atau ular. Pengaruh negara besar binatang atas dunia tampak jelas pada kalimat berikut:
“dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.”
Orang2 tentunya akan bertanya, “Siapakah orang yang seperti sang binatang ini? Siapakah yang berani berperang melawannya?” Tampaknya di dunia ini sang binatang tidak terkalahkan. Sekali lagi pula dinyatakan bahwa jumlah waktu kekuasaan yang dimiliki sang binatang untuk menganiaya orang2 kudus milik Tuhan adalah empat puluh dua bulan. Empat puluh dua bulan adalah tiga setengah tahun. Jenjang waktu yang sama ini sudah dinyatakan di Daniel 7:25.

Dari penjelasan tersebut sudah jelas bahwa Alkitab mengungkapkan bahwa Anti-Kristus merupakan penguasa militer dan negara yang kekuasaannya tidak akan tertandingkan oleh pemimpin dunia manapun sepanjang sejarah.


Mahdi: Pemimpin Politik dan Militer Dunia

Seperti yang telah dinyatakan dalam ahadis Islam dan cendekiawan Muslim, sang Mahdi, sama seperti Anti-Kristus, akan menjadi pemimpin dunia politik dan militer yang tak tertandingkan dalam seluruh sejarah manusia. Sang Mahdi dinyatakan akan “memerangi kejahatan, memimpin revolusi dunia dan mendirikan negara baru yang berdasarkan keadilan, kebenaran, dan kebajikan.” [1] Pada saat itu, menurut ahadis, sang Mahdi akan berkuasa di seluruh dunia sebagai Kalifah Islam yang terakhir. Tentunya, seperti yang telah dinyatakan di hadis, kaum Muslim akan “menguasai dunia dan Islam akan unggul di atas segala agama2 lainnya.” Sudah jelas bahwa Islam memandang Mahdi sebagai orang yang berkuasa di seluruh dunia. Hal ini menunjukkan kesamaan antara Anti-Kristus dan Mahdi karena keduanya dijabarkan sebagai penguasa politik dan militer yang kuat yang belum pernah disaksikan sebelumnya di dunia. Meskipun telah banyak bermunculan penguasa besar di sepanjang sejarah, penjelasan tentang Anti-Kristus dan Mahdi melampaui semua penguasa yang pernah ada. Selain jadi pemimpin besar politik dan militer, baik Anti-Kristus maupun Mahdi akan dianggap sebagai pemimpin rohani pula.
[1] Ayatullah Baqir al-Sadr dan Ayatullah Muratda Mutahhari, The Awaited Savior, (Karachi, Islamic Seminary Publications), prologue, hal. 4, 5


Anti-Kristus sebagai Pemimpin Rohani Dunia

Alkitab menjelaskan fakta bahwa Anti-Kristus akan menjadi penguasa rohani yang kekuasaannya diakui seluruh dunia. Setelah mengamati peranan Anti-Kristus sebagai pemimipin rohani dunia, banyak ahli Alkitab meramalkan munculnya “Satu Agama Dunia” atau “gereja palsu” yang akan didirikan Anti-Kristus dan diterapkan paksa di seluruh dunia. Konsep agama duniawi dominan yang dipimpin Anti-Kristus dijelaskan di berbagai bagian Alkitab. Di kitab Wahyu dijelaskan bahwa Anti-Kristus akan menuntut untuk disembah. Penyembahan ini diatur oleh Setan yang dijuluki sebagai “sang naga” dan Anti-Kristus yang dijuluki “sang binatang”:

Wahyu 13:4, 8
(4) Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberika kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: “Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?”
(8 ) Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.


Selain pernyataan bahwa Anti-Kristus akan mendirikan agama dunia, hal lain yang juga menyatakan bahwa dia adalah pemimpin rohani dunia adalah karena Alkitab menyatakan bahwa dia akan dibantu oleh orang yang disebut sebagai “Sang Nabi Palsu.” Nabi yang palsu tentunya mengajarkan agama yang palsu pula. Salah satu peranan utama sang Nabi Palsu adalah melakukan “tanda2 dan muzizat2” palsu yang membuat masyarakat dunia menyembah sang Anti-Kristus atau sang Binatang:

Wahyu 19:20
Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda2 ajaib di depan matanya.

Dengan begitu sudah jelas bahwa Alkitab menyatakan Anti-Kristus sebagai pemimpin gerakan rohani dunia untuk menyingkirkan dan mengambil alih ibadah pada Tuhan di Alkitab. Ibadah Anti-Kristus ini diarahkan bagi dirinya sendiri dan bagi Setan yang merupakan sumber pemberi motivasi, kekuasaan, kekuatan sang Anti-Kristus untuk mencapai tujuan duniawinya.


Sang Mahdi sebagai Pemimpin Rohani Dunia

Sudah jelas bahwasanya Imam Mahdi Islam akan juga menjadi pemimpin gerakan rohani dunia. Tujuannya adalah agar tiada seorang pun melakukan ibadah selain ibadah Islam dan menyembah Allah SWT, sang Tuhan Islam. Seperti yang telah tertulis di bagian sebelumnya, sang Mahdi, “akan memimpin orang2 dengan Sunnah Nabi dan menegakkan Islam di dunia.” [2] Dan, “Islam akan menang di atas segala agama2 di dunia.” [3]
[2] Sunan Abu Dawud, Buku 36, Nomer 4273, dikisahkan oleh Umm Salamah, Ummul Mu’minin
[3] Al-Sadr dan Mutahhari, prologue, hal. 4, 5


Karena itulah maka Mahdi akan memimpin revolusi dunia yang menegakkan “aturan dunia” berdasarkan agama Islam. Islam akan menjadi satu2nya agama yang boleh dipeluk. Baik Anti-Kristus maupun Mahdi akan menjadi pemipin rohani dunia yang menyingkirkan ibadah pada Tuhan dalam Alkitab dan putraNya Yesus Kristus.

Seperti yang telah dijelaskan di bab sebelumnya, ibadah pada Tuhan Islam merupakan penyangkalan langsung atas Tuhan dalam Alkitab dan putraNya Yesus Kristus. Karena inilah maka sebagian Muslim dengan sangat yakin mengatakan bahwa Mahdi akan, “mengenyahkan babi2 dan anjing2 itu” – dan ini maksudnya adalah umat Kristen dan Yahudi yang menolak memeluk Islam. Tentunya hal ini menunjukkan kesamaan jelas antara sang Anti-Kristus dan sang Mahdi.


Penyerangan Sang Anti-Kristus terhadap Umat Yahudi dan Umat Kristen

Alkitab menjelaskan bahwa Setan, melalui Anti-Kristus, akan menyerang, pertama-tama, orang Yahudi, dan lalu orang Kristen sampai mati. Di kitab Wahyu, bagian 12 dan 13, dapat dibaca penglihatan yang sarat dengan bahasa simbolis. Memang awalnya sulit dimengerti, tapi begitu simbol2 diterjemahkan, maka semuanya akan menjadi sangat jelas:

Wahyu 12:1
Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

Sang “perempuan” di sini melambangkan negara Israel dan masyarakat Yahudi. Dinyatakan bahwa dia bermahkota 12 bintang. Ke-12 bintang ini mewakili 12 putra2 Israel yang menjadi 12 suku yang membentuk negara Israel (Kejadian 35:23-26).

Wahyu 12:2-5
(2) Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
(3) Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
(4) Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang2 di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkanNya.
(5) Maka ia melahirkan seorang Anak laki2, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba2 Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Tuhan dan ke takhtaNya.


Sang perempuan – yakni negara Israel – menjadi hamil dan melahirkan “anak laki yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi.” Anak ini melambangkan Yesus Kristus sebagai Messiah kaum Yahudi (lihat Mazmur 2:9). Sang naga merah yang disebut di ayat 3 adalah sama dengan naga besar di ayat 9: “Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia.” Dinyatakan bahwa Setan ingin membunuh Yesus, tapi Yesus lalu “dirampas dan dibawa lari kepada Tuhan dan takhtaNya.” Hal ini melambangkan kenaikan Yesus ke surga setelah mati (Kisah Para Rasul 1:8 ). Setelah itu, inilah yang terjadi:

Wahyu 12:9, 13, 14, 17
(9) Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Setan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat2nya.
(13) Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki2 itu.
(14) Kepada perempuan itu diberikan dua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
(17) Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum2 Tuhan dan memiliki kesaksian Yesus.


Kita baca bahwa Setan “marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum2 Tuhan dan memiliki kesaksian Yesus.” Anak2 Israel yang lain adalah umat Kristen “yang menuruti hukum2 Tuhan dan memiliki kesaksian Yesus.” Ini merupakan bagian satu2nya yang menjelaskan penyerangan Setan terhadap umat Yahudi dan umat Kristen. Dan bagian ini sudah jelas menyatakan kejadian akhir jaman karena dua kali dinyatakan jangka tiga setengah tahun (42 bulan atau “satu masa, dua masa, dan setengah masa”) Anti-Kristus akan berkuasa memerangi orang2 suci:

Wahyu 13:5-7
(5) Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
(6) Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Tuhan, menghujat namaNya dan kemah kediamanNya dan semua orang yang diam di surga.
(7) Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang2 kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.


Daniel juga melihat penampakan Anti-Kristus yang akan berkuasa memerangi orang2 suci. Orang2 suci di sini adalah pengikut sejati Yesus yang mengenal dan berbakti pada Tuhan yang sejati.

Daniel 7:25
Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Maha Tinggi, dan akan menganiaya orang2 kudus milik Yang Maha Tinggi; ia berusaha mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Perhatikan pernyataan waktu tiga setengah tahun di mana sang Anti-Kristus akan menganiaya mereka yang menentangnya.

Alkitab sudah menyatakan dengan jelas bahwa sang Anti-Kristus akan menyerang orang yang menentang usahanya menegakkan agamanya di seluruh dunia. Di kitab Wahyu dan Daniel dinyatakan bahwa Setan paling marah terhadap dua kelompok umat yakni umat Yahudi dan Kristen.


Penyerangan Sang Mahdi terhadap Umat Yahudi dan Umat Kristen

Menarik untuk diperhatikan bahwa ahadis Islam banyak menjelaskan usaha khusus sang Mahdi agar umat Yahudi dan Kristen beralih iman dan memeluk Islam, tapi ahadis tidak banyak membicarakan peralihan iman dari agama lainnya. Hal ini menyiratkan bahwa usaha pengalihan iman Yahudi dan Kristen ke Islam merupakan usaha kegiatan rohani sang Mahdi yang utama. Pernyataan Ayatollah Ibrahim Amini berikut memperkuat pengertian tersebut:

Sang Mahdi akan menawarkan agama Islam kepada umat Yahudi dan Kristen; jika mereka menerimanya maka nyawa mereka akan selamat, jika tidak maka mereka akan dibunuh. [4]
[4] Ayatollah Ibrahim Amini, Al-Imam Al-Mahdi: The Just Leader of Humanity, diterjemahkan oleh Dr. Abdulaziz Sachedina, bisa dilihat di http://al-islam.org/mahdi/nontl/Toc.htm

Dan tentunya kita tidak boleh lupa hadis terkenal yang menjadi hadis favorit banyak Muslim anti Yahudi. Perhatikan penjelasan khusus mengenai akhir jaman:

Akhir jaman tidak akan terjadi kecuali umat Muslim akan memerangi orang2Yahudi dan umat Muslim akan membunuhi mereka sampai orang2 Yahudi menyembunyikan diri mereka di belakang batu atau pohon dan batu atau pohon itu berkata: Muslim, atau hamba Tuhan, ada Yahudi di belakangku; datanglah dan bunuhlah dia; tapi pohon Gharqad tidak akan berkata apa2, sebab ia adalah pohon orang2 Yahudi. [5]
[5] Sahih Muslim, Buku 041, Nomer 6985

Setelah membahas hadis ini, biasanya penulis2 Muslim dengan cepat menulis keterangan tambahan bahwa pohon Gharqad ini banyak ditanam orang Yahudi di Israel saat ini. Maksudnya adalah jelas bahwa pembantaian massal orang Yahudi diharapkan Muslim akan terjadi di negara masyarakat Yahudi yakni Israel. Hal ini menunjukkan kesamaan lain antara sang Anti-Kristus dalam Alkitab dan sang Mahdi Islam.


Serangan Militer Sang Anti Kristus terhadap Israel dan Penetapan Haram Ash-Sharif’ (Temple Mount) sebagai Pusat Kekuasaan

Alkitab menerangkan bahwa sang Anti-Kristus dengan negara besarnya yang terdiri dari banyak negara2 lain akan menyerang Israel, dan akan menguasai Yerusalem:

Zakharia 14:2
Aku akan mengumpulkan segala bangsa untuk memerangi Yerusalem; kota itu akan direbut, rumah2 akan dirampoki dan perempuan2 akan diperkosa. Setengah dari penduduk kota itu harus pergi ke dalam pembuangan, tetapi selebihnya dari bangsa itu tidak akan dilenyapkan dari kota itu.

Yehezkiel 38:9-12
(9) Engkau (Gog – sebutan lain bagi Anti-Kristus) muncul seperti angin badai dan datang seperti awan yang menutupi seluruh bumi, engkau beserta seluruh bala tentaramu dan banyak bangsa menyertai engkau.
(10) Beginilah firman Tuhan Tuhan: Pada hari itu timbullah niat dalam hatimu dan engaku membuat rancangan jahat.
(11) Engkau berkata: Aku akan bangkit bergerak menyerang tanah yang kota2nya tanpa tembok dan akan mendatangi orang2 yang hidup tenang2 dan diam dengan aman tenteram; mereka semuanya diam tanpa tembok atau palang atau pintu gerbang.
(12) Engkau bermaksud untuk merampas dan menjarah dan mengacungkan tanganmu terhadap reruntuhan2 yang sudah didiami kembali dan menyerang umatKu yang dikumpulkan dari tengah bangsa2. Mereka sudah mempunyai ternak dan harta benda dan mereka diam di pusat bumi.


Menurut Alkitab, penyerangan ini dilakukan sang Anti-Kristus di Rumah Tuhan (Bet-el). Rasul Paulus menulis keterangan jelas:

2 Tesalonika 2:4
Yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Tuhan. Bahkan ia duduk di Bait Tuhan dan mau menyatakan diri sebagai Tuhan.

Tempat rumah ibadah (rumah Tuhan – Bet-el) Yudaisme dikenal terletak di Gunung Moriah di Yerusalem. Saat ini, bangunan tersebut sudah tidak ada lagi, karena dihancurkan oleh Kaisar Romawi bernama Titus di tahun 70 Masehi, seperti yang sudah diramalkan oleh Yesus:

Matius 24:1,2
(1) Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Tuhan, lalu pergi. Maka datanglah murid2Nya dan menunjuk kepada bangunan2 Bait Tuhan.
(2) Ia berkata kepada mereka: “Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.”


Di jaman sekarang, Gunung Moriah dikenal sebagai Temple Mount atau bahasa Arabnya adalah Haram Ash-Sharif, yang merupakan tempat dua mesjid dan dianggap sebagai tempat tersuci ketiga dalam Islam. Terdapat berbagai perkiraan apakah Bait Tuhan yang baru akan dibangun di Temple Mount. Berdasarkan ramalan Rasul Paulus di kitab Tesalonika, tampaknya akan dibangun kembali rumah ibadah utama Yahudi di Yerusalem. Rasul Paulus menyatakan bahwa sang Anti-Kristus akan meninggikan diri sendiri di rumah Tuhan atau tepatnya akan duduk di rumah Tuhan. Tentunya ini tidak menekankan kegiatan duduknya, tapi lebih pada kekuasaannya atas Yerusalem. Jadi sang Anti-Kristus akan menetapkan Gunung Moriah dan Bait Tuhan yang dibangun kembali sebagai pusat kekuasaannya. Yesus sudah memperingatkan hal ini dua ribu tahun yang lalu. Dalam keterangannya tentang Anti-Kristus yang akan menguasai tempat ibadah Yahudi, Yesus berkata:

Matius 24:15-22
(15) Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel – para pembaca hendaknya memperhatikannya –
(16) Maka orang2 yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.
(17) Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk mengambil barang2 dari rumahnya,
(18 ) dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.
(19) Celakalah ibu2 yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.
(20) Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.
(21) Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.
(22) Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang2 pilihan waktu itu akan dipersingkat.


Dalam ayat2 di atas, Yesus menyebut sang Anti-Kristus yang menguasai Rumah Tuhan sebagai Pembinasa Keji. Pembinasaan ini berhubungan dengan kekacauan dan pembantaian terhadap orang2 Yahudi dan Kristen yang akan segera terjadi setelah jati diri sesungguhnya sang Anti-Kristus dinyatakan. Setelah menguasai Yerusalem, sang Anti-Kristus akan menetapkan Temple Mount sebagai pusat kekuasaannya. Di saat itulah kebenciannya yang sesungguhnya terhadap Israel diwujudkan sepenuhnya. Kehancuran yang dilakukannya sedemikian hebat sehingga Yesus memperingatkan penduduk Yerusalem untuk segera melarikan diri ke pegunungan.


Serangan Militer Sang Mahdi terhadap Yerusalem dan Penetapan Kekalifahan Islam di Yerusalem

Sama seperti sang Anti-Kristus, sang Mahdi pun akan menyerang Yerusalem dan menaklukkannya kembali bagi Islam agar bisa mendirikan kekuasaan Islam yang baru atas seluruh dunia dari Yerusalem:

“(Pasukan tentara yang membawa) bendera2 hitam datang dari Khurasan (Iran). Tiada kekuatan mana pun yang sanggup menghentikan mereka dan mereka akhirnya akan mencapai Eela (Dome of Rock di Yerusalem) di mana mereka akan menegakkan bendera2 mereka.” [6]
[6] Tirmidhi seperti yang dikutip dari Mohammed Ali Ibn Zubair Ali, Signs of Qiyamah (Islamic Books Service, New Delhi, 2004), hal. 42 dan Prof. M. Abdullah, Islam, Jesus, Mehdi, Qadiyanis and Doomsday, (Adam, New Delhi, 2004), hal. 54

Yerusalem akan menjadi daerah Kalifah tauladan dan pusat pemerintahan Islam, yang akan diketuai oleh Imam al-Mahdi. [7]
[7] ‘Izzat dan ‘Arif, hal. 40

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sang Mahdi tidak akan melakukan penaklukkan atas Yerusalem dengan cara damai. Akhir jaman Islamiah akan terjadi dengan pembantaian orang2 Yahudi berusaha menyelamatkan diri dari pedang Islam dengan bersembunyi di belakang batu atau pohon. Penyerangan atas Yerusalem dan pendirian kekalifahan Islam tidak akan berakibat perdamaian antara orang Yahudi dan Imam al-Mahdi. Hal ini dijelaskan sebagai berikut:

… Ini akan menghapus segala kekuasaan Yahudi… dan menghentikan kekuasaan setan yang menyebarkan kejahatan pada umat manusia dan menyebabkan kejahatan dunia. [8]
[8] Ibid.

Sehubungan dengan penyerangan terhadap masyarakat Israel, terdapat kesamaan lain yang sangat jelas antar perbuatan sang Mahdi dan perbuatan Anti-Kristus dalam Alkitab. Jikalau persamaan2 lain yang telah dibahas tampak mengejutkan, maka kesamaan berikut ini sungguh sangat luar biasa.


Perjanjian Damai Tujuh Tahun antara Sang Anti-Kristus dan Israel

Setelah berkuasa, sebagai awal usahanya menyerang Israel, tertulis bahwa sang Anti-Kristus mengadakan perjanjian damai dengan negara Israel selama tujuh tahun.

Daniel 9:27
Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu.

Ayat ini menerangkan bahwa Anti-Kristus akan mengadakan “perdamaian” dengan Israel selama tujuh tahun. Kata Ibrani yang digunakan dalam ayat ini adalah shabuwa yang berarti tujuh. Arti harafiah kata shabuwa adalah seminggu, tapi kata ini juga bisa berarti tujuh hari atau tujuh tahun. Dalam pemahaman Yahudi, jangka waktu tujuh tahun sama dengan pengertian kita akan jangka waktu sepuluh tahun. Perhitungan latin barat mengukur jumlah tahun dengan sistem desimal yang berdasarkan kelipatan sepuluh, dan menghitung jumlah minggu dengan kelipatan tujuh. Dalam sistem Ibrani, baik hari dan tahun dihitung dalam kelipatan tujuh. Kata terjemahan “tujuh masa” dalam Daniel 9:27 berarti tujuh tahun. Ini merupakan jangka waktu di mana Anti-Kristus akan menetapkan perjanjian damai dengan Israel. Lalu di tengah2 masa tujuh tahun ini, sang Anti Kristus akan membatalkan perjanjian dan berhenti melakukan persembahan di Rumah Tuhan dan lalu menyatakan diri sebagai penguasa dunia dan Tuhan. Nabi Yesaya membahas tentang “perjanjian damai” dan mencela Israel yang menyetujuinya. Nabi Yesaya menyebut bangsa Israel mengikat perjanjian dengan maut (Yesaya 28:14-15). Di bawah perjanjian ini, bangsa Israel tertipu dengan rasa aman yang salah.


Perjanjian Damai Tujuh Tahun antara Sang Mahdi dan Israel

Dalam Islam, sang Mahdi dinyatakan membuat perjanjian keempat dan yang terakhir dengan “bangsa Romawi” dan umat Muslim (maksud dari kata bangsa Romawi di sini sebenarnya adalah orang Kristen dan Barat pada umumnya – para jihadis pemenggal Nicholas Berg dalam pengumumannya menyebut Presiden Bush sebagai, “Kau, anjing2 Romawi”). Yang menarik adalah keterangan bahwa perjanjian damai keempat ini akan dibuat melalui keturunan Harun yang adalah saudara Nabi Musa. Keturunan seperti ini dikenal sebagai Cohanim yang berarti anggota keluarga keturunan nabi. Diantara orang2 Yahudi, hanya Cohanim saja yang boleh melakukan tugas2 kenabian dalam Rumah Tuhan. Hal ini penting untuk dimengerti karena banyak cendekiawan Kristen yang menduga perjanjian Israel dan sang Anti-Kristus termasuk ijin bagi orang Yahudi untuk mendirikan kembali Rumah Tuhan mereka. Tapi hal yang paling mengejutkan adalah jenjang waktu perjanjian antara sang Mahdi dan Israel. Jenjang waktunya persis sama dengan jenjang waktu perjanjian sang Anti Kristus dan Israel yakni tujuh tahun! Muhammad Ali ibn Zubair menerangkan dalam hadis berikut tentang munculnya dan kekuasaan sang Mahdi:

Rasul Allah berkata: “Akan terjadi empat perjanjian damai antara kamu dan orang2 Romawi. Perjanjian keempat akan ditengahi oleh seorang yang berasal dari keturunan Harun dan perjanjian ini akan berlangsung selama tujuh tahun.
Orang2 bertanya, “Wahai Nabi Muhammad, siapakah yang menjadi pemimpin umat pada saat itu?”
Sang Nabi menjawab: “Dia akan berasal dari keturunanku dan berusia persis 40 tahun. Wajahnya bersinar bagaikan bintang …
[9]
[9] Tabarani seperti yang dikutip oleh Mufti A.H. Elias dan Muhammad Ali ibn Zubair Ali, Imam Mahdi, artikel online di http://www.islam.tc/prophecies/imam.html


Merubah Hukum dan Waktu

Tujuan Anti-Kristus yang lain yang tertera dalam kitab Daniel adalah bahwa dia akan “mencoba mengganti waktu dan hukum”:

Daniel 7: 25
Dia akan berkata menentang Yang Maha Tinggi dan menganiaya orang2 kudus milik Yang Maha Tinggi dan mencoba mengubah waktu dan hukum. Orang2 kudus akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Ayat di atas sebenarnya merupakan keterangan penting tentang siapa sebenarnya sang Anti-Kristus. Dari tindakannya, kita bisa memperkirakan asal-usulnya. Dikatakan bahwa dia ingin mengubah dua hal: waktu dan hukum. Kita telah tahu bahwa sang Mahdi ingin mengubah hukum dengan menerapkan hukum Syariah Islam di seluruh dunia, tapi kita belum melihat dari bukti literatur Islam bahwa dia ingin mengubah “waktu.” Akan tetapi, pertanyaan sederhananya adalah, siapa lagi selain Muslim yang berhasrat mengubah “waktu dan hukum”? Umat Yahudi atau Hindu bukanlah umat yang berhasrat memaksakan hukum agamanya atau perhitungan penanggalannya diterapkan di seluruh dunia. Akan tetapi Islam punya sistem hukum dan penanggalannya sendiri, dan Muslim jelas ingin seluruh dunia mengikuti kedua sistem tersebut. Penanggalan Islam berdasarkan perkembangan karir kenabian Muhammad yang dimulai dengan hijrahnya Muhammad dari Mekah ke Medinah. Penanggalan Islam dipercaya Muslim sebagai penanggalan bagi seluruh umat manusia. Dr. Waleed Mahanna menjelaskan posisi Islam dalam penanggalan Hijrah Islam:

Sudah dianggap sebagai perintah Illahi untuk memakai penanggalan (Hijrah) dengan pembagian murni 12 bulan tanpa penambahan hari atau bulan, seperti yang tertulis dalam … Al’Qur-an. [10]
[10] Dr. Waleed A. Muhanna, A Brief Introduction to The Islamic (Hijri) Calendar, http://fisher.osu.edu/~muhanna-1/hijri-intro.html

Islam tidak hanya punya sistem penanggalannya tersendiri, tapi juga sistem hari dalam minggu yang tersendiri pula. Sistem minggu barat menganggap hari Senin sampai Jum’at sebagai hari2 kerja dan hari Sabtu dan Minggu sebagai hari libur. Di hari Sabtu dan Minggu, umat Yahudi dan Kristen melakukan ibadah. Dalam Islam, hari ibadah suci adalah hari Jum’at. Di hari inilah umat Muslim pergi ke mesjid untuk melakukan sholat bersama dan mendengarkan khotbah.

Berdasarkan penjelasan itu, dapat diduga bahwa Anti-Kristus, yang disebut Alkitab mencoba mengganti waktu dan hukum, adalah seorang Muslim. Marilah kita lihat garis besarnya. Hanya Islam saja yang cocok dengan kesaksian Alkitab karena hanya Islam yang menuntut umatnya menerapkan sistem penanggalan dan hukum Syariah Islam di seluruh dunia. Sudah jelas bahwa jika seorang Muslim muncul menjadi pemimpin yang sebesar sang Mahdi, maka dia jelas akan berusaha menerapkan hukum Syariah dan penanggalan Islam di seluruh dunia.


Penunggang Kuda Putih

Kesamaan terakhir antara sang Anti-Kristus dan sang Mahdi adalah bahwasanya keduanya dinyatakan dalam Alkitab sebagai penunggang kuda putih. Meskipun naik kuda putih bisa berarti pengertian harafiah yang sebenarnya, tapi hal ini bisa juga dianggap sebagai pengertian simbolis. Harap diperhatikan bahwa kedua keterangan Anti-Kristus menunggang kuda putih dan hadis Islam sang Mahdi menunggang kuda putih berasal dari ayat yang sama dalam Alkitab.

Dasar simbolis yang menggambarkan Anti-Kristus dan Mahdi menunggang kuda putih terdapat di bagian keenam kitab Wahyu. Di sini Rasul Yohanes menggambarkan penglihatannya akan hal2 yang akan terjadi di akhir jaman. Dalam penglihatannya tampak Yesus memegang gulungan kitab – di bagian luar gulungan terdapat tujuh materai. Setiap satu materai dibukan akan terjadi kejadian tertentu di akhir jaman:

Wahyu 6:1-2
(1) Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh materai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: “Mari!”
(2) Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.


Materai2 selanjutnya yang mengikuti penunggang kuda ini adalah:
1. Tiada damai di bumi
2. Kelaparan
3. Penyakit dan kematian
4. Penganiayaan dan pembunuhan orang2 milik Tuhan
5. Gempa dahsyat
6. Murka Tuhan


Jadi perhatikan apa yang terjadi setelah penunggang kuda putih muncul. Dunia jatuh ke lembah kesengsaraan tanpa batas dan menjadi sangat kacau di akhir jaman. Pengertian keadaan ini dari para ahli Alkitab adalah sebagai berikut:

Orang menunggangi kuda putih ini berusaha untuk meniru kuda putih yang dikatakan akan ditunggangi Yesus pada saat Dia kembali lagi ke bumi (Wahyu 19:11). Dengan demikian, orang ini adalah Kristus palsu, yang sebenarnya adalah sang Anti-Kristus. Panah (dalam hal ini adalah busur tanpa anak panah – lihat terjemahan Alkitab King James) yang dipegangnya merupakan perdamaian palsu. Penunggang kuda itu digambarkan sebagai orang yang muncul dan berkuasa dengan janji2 damai yang palsu. Hal ini berhubungan dengan perjanjian palsu antara sang Anti-Kristus dengan Israel di masa awal kekuasaannya selama tujuh tahun. Mahkota di kepalanya sudah jelas merupakan lambang kekuasaan dan kepemimpinan yang akan diberikan kepadanya. Hasratnya yang sebenarnya adalah untuk menaklukkan. Setelah jati diri dan niat asli orang ini telah menjadi jelas pada saat dia berkuasa, maka tidak heran jika yang terjadi bukanlah perdamaian, tapi malahan kehancuran akhir jaman. Rupanya hal ini tidak jadi masalah bagi para cendekiawan Islam yang pada umumnya memang suka serampangan mengambil ayat2 Alkitab dan mengartikannya sesuai dengan keinginan sendiri. Begitu membaca ayat2 Alkitab yang menyatakan seorang penunggang kuda putih dengan mahkota dan menjadi pemenang, para cendekiawan Muslim melihat jelas sosok sang Imam al-Mahdi di situ. Seperti yang telah disebut sebelumnya di bagian awal tentang sang Mahdi, ahli hadis Islam Ka’b al Ahbar menulis:

Aku menemukan bahwa sang Mahdi ditulis dalam buku2 para Nabi … Contohnya, di kitab Wahyu tertulis: “Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya … Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.” [11]
[11] ‘Izzat dan ‘Arif, hal. 15

Jadi kesimpulannya, kita melihat beberapa hal yang sangat unik dan tersendiri tentang sosok, tujuan dan perbuatan sang Anti-Kristus yang sangat serupa dengan penjabaran akan sang Mahdi dalam literatur Islam. Juga jelas nyata bahwa ahli2 Islam ternyata mengambil ayat2 Alkitab tentang Anti-Kristus untuk menjelaskan sang Juru Selamat Islam yakni Imam al-Mahdi. Kesamaan ini tentunya sangat ironis.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Mon May 26, 2008 1:34 am

Sang Yesus Muslim alias Isa al-Masih

Setelah sang Mahdi berkuasa, kejadian berikutnya yang tidak kalah pentingnya diantara Tanda2 Besar akhir jaman adalah kedatangan kembali Yesus Kristus. Orang2 Kristen yang cinta Yesus tentunya senang sewaktu mendengar bahwa bahkan Muslim pun menunggu-nunggu kedatangan kembali Yesus. Tapi sayangnya, Yesus Muslim dalam Islam dan apa yang dilakukannya setelah datang kembali sangatlah berbeda dengan apa yang dipercaya orang2 Kristen tentang Yesus.

Hal pertama yang perlu dimengerti umat Kristen adalah mengerti bahwa dalam Islam, Yesus atau Isa adalah Muslim, dan dengan begitu sudah jelas bahwa Yesus Muslim bukanlah Anak Tuhan. Menurut Islam, Yesus Muslim bukanlah seperti yang dijabarkan di Alkitab sebagai Tuhan dalam wujud manusia. Hal yang kedua yang harus dimengerti umat Kristen adalah, dalam Islam, Yesus Muslim tidak pernah mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Qur’an dengan jelas menyangkal Yesus Muslim disalib atau mengalami kematian. Muslim percaya bahwa setelah Allah SWT secara ajaib menghindarkan Yesus dari kematian, dia tentunya hidup di surga sama seperti yang tertulis tentang nabi Elia yang diangkat ke surga. Sejak itu, Muslim percaya bahwa Yesus Muslim tetap hidup bersama Allah SWT dan menunggu kesempatannya untuk kembali ke bumi untuk menyelesaikan tugasnya dan menuntaskan hidupnya. Karena itu, dalam benak Muslim, Yesus Muslim bukanlah “Juru Selamat.” Bagi Muslim, Yesus Muslim hanyalan nabi biasa yang sama seperti nabi2 lain yang telah dikirim Allah SWT ke bumi. Pengertian gelar Messiah (al-Masih) bagi Yesus Muslim sangatlah berbeda dengan pengertian gelar Mesiah (Juru Selamat) bagi Yesus dalam Alkitab. Berdasarkan literatur Islam, seperti yang nanti akan segera dibahas, tatkala Yesus Muslim kembali, dia jelas tidak akan mendirikan kembali negara Israel bagi masyarakat Yahudi. Yesus Muslim juga tidak akan menyelamatkan umat Kristen dari penganiayaan yang dilakukan oleh sang Anti-Kristus. Untuk mengerti konsep Islamiah tentang kedatangan kembali Yesus Muslim, orang harus sadar bahwa Yesus Muslim akan kembali lagi sebagai Muslim radikal!

Tulisan ini akan membahas ahadis yang menyatakan tetnang kembalinya Yesus Muslim. Beberapa ahadis berikut menyebut Yesus Muslim sebagai Isa. Muslim di negara Barat seringkali mengganti Isa dengan Yesus agar orang2 Barat mengira Isa sama dengan Yesus. Tapi dalam Qur’an sudah jelas bahwa Yesus Muslim adalah Isa (atau Esau) al-Masih (sang Mesiah). Julukan Islam lain bagi Yesus Muslim adalah Hadrat Isa (Isa yang Terhormat), Isa binti Maryam (Isa anak Maryam) atau Nabi Isa. Julukan2 berikut dipakai dalam ahadis berikut.


Kembalinya Yesus Muslim

Menurut ahadis Islam, Yesus Muslim kembali ke bumi di daerah luar Damaskus:

Di saat inilah, Allah akan mengirim Kristus, anak Maryam, dan dia akan datang dengan menara mesjid putih di sebelah Timur Damaskus dengan mengenakan dua kain yang dicelup sedikit dengan warna merah tua dan meletakkan tangan2nya pada sayap2 dua malaikat. Ketika dia hendak merendahkan kepalanya, butir2 keringat jatuh dari kepalanya, dan ketika dia mendongakkan kepala, butir2 bagai mutiara bertebaran dari kepalanya. [1]
[1] Sahih Muslim, Buku 041, Nomer 7015


Bawahan Sang Mahdi

Pada saat ini, Yesus Muslim bergerak untuk bertemu dengan tentara Sang Mahdi yang sedang bersiap-siap untuk melakukan peperangan. Ini terjadi tak lama sebelum waktu sholat.

Para Muslim sedang mempersiapkan posisi mereka untuk berperang. Sebenarnya waktu sholat hampir tiba dan lalu Isa, anak Maryam, akan muncul. [2]
[2] Sideeque M.A. Veliankode, Doomsday Portents and Prophecies (Scarborough, Canada, 1999), hal. 351

Berdasarkan hadis yang serupa, para cendekiawan Muslim tampaknya setuju bahwa sang Mahdi akan meminta Yesus Muslim memimpin sholat. Yesus akan menolak permintaan ini dan sebaliknya meminta sang Mahdi untuk memimpin sholat.

Rasul Allah berkata: Sebagian dari umatku tidak akan berhenti berperang bagi kebenaran dan akan tetap teguh sampai Hari Kiamat. Dia berkata: Isa binti Maryam kemudian akan datang dan sang komandan (Mahdi) akan mengundangnya untuk datang dan memimpin mereka bersholat, tapi dia akan berkata: Tidak, beberapa diantaramu adalah pemimpin yang lainnya. [3]
[3] Sahih Muslim, Buku 001, Nomer 0293, dikisahkan oleh Jabir bin ‘Abdullah

Hal yang penting untuk diperhatikan di sini adalah Yesus Muslim akan sholat di belakang sang Mahdi sebagai pernyataan resmi bahwa jabatan Yesus Muslim adalah di bawah kepemimpinan sang Mahdi.

Isa al-Masih akan menolak tawaran dan undangan Imam Mahdi untuk datang dan memimpin umat Muslim sholat, dan berkata dia sholat di belakang Imam Mahdi. [4]
[4] Veliankode, hal. 350

Isa (semoga damai menyertainya) akan datang dan akan melakukan sholat wajib di belakang sang Mahdi dan mengikutinya. [5]
[5] Sais I-Nursi, The Rays, The Fifth Ray, hal. 493, seperti yang dikutip oleh Harun Yahya, Jesus will Return, (London, Ta Ha, 2001), hal. 66

(Isa) akan mengikuti sang Mahdi, penguasa jaman, dan itulah sebabnya dia (Isa) bersholat di belakangnya (Mahdi). [6]
[6] Ayatullah Baqir al-Sadr dan Ayatullah Murtada Mutahhar, The Awaited Savior, (Karachi, Islamic Seminary Publications), prologue, hal. 3


Yesus Muslim adalah Muslim Takwa

Setelah Yesus Muslim kembali ke bumi, untuk menunjukkan bahwa dia adalah Muslim takwa, dia akan melakukan ibadah haji di Mekah.

Sang Nabi berkata: Sebenarnya Isa ibn Maryam akan datang sebagai hakim sejati dan pemimpin yang adil. Dia akan melakukan ibadah haji dan mengunjungi kuburanku untuk mengucapkan selamat padaku dan aku akan segera menjawabnya! [7]
[7] Hami Mustadrak (2:651) #4162 seperti yang disampaikan oleh Abu Harayra dan dikutip di Kabbani, hal. 237


Yesus Muslim akan Menerapkan Syariah Islam

Sang Mahdi adalah sang Kalifah dan Imam umat Islam dan kedudukannya jelas lebih tinggi daripada Yesus Muslim. Kedudukan Yesus Muslim adalah sebagai pembimbing umat Islam. Menurut ahadis, tugas utama Yesus Muslim adalah menerapkan dan menegakkan hukum Syariah Islam di seluruh dunia.

Ibn Qayyim menyatakan di Manar al-munif bahwa sang pemimpin … yang adalah sang Mahdi akan meminta Yesus memimpin Muslim melakukan sholat. Yesus akan tetap tinggal di bumi, bukan sebagai nabi, tapi sebagai salah satu umat Nabi Muhammad. Umat Muslim akan mengikutinya sebagai pemimpinnya. Menurut Shalabi, sang Mahdi akan memimipin umat Muslim sholat, dan Yesus akan memimpin umat Muslim sesuai dengan Syariah Islam. [8]
[8] Sahih Ashrat as-Sa’at, seperti yang dikutip di Kabbani, hal. 236

Isa, anak Maryam, akan datang dan memimpin mereka sesuai dengan Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad. [9]
[9] Veliankode, hal. 351


Yesus Muslim: Penyebar Agama Islam yang Hebat

Ahadis Islam menyatakan bahwa karena Yesus menyatakan dirinya sebagai Muslim, dia akan membimbing banyak orang Kristen beralih iman dan memeluk Islam. Tentang orang2 Kristen yang menolak Islam, Qur’an menyatakan bahwa Yesus Muslim akan menjadi saksi yang menyerang mereka di Hari Kiamat:

Q 4:159
Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen), kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

Dalam menjelaskan Q 4:159 tersebut, Mufti Muhammad Shafi dan Mufti Mohammad Rafi Usmani dalam bukunya yang berjudul Signs of the Qiyama and the Arrival of the Maseeh (Tanda2 Kiamat dan Kedatangan Sang Juru Selamat) menjelaskan bahwa kalimat “berima kepadanya sebelum kematiannya” berarti bahwa umat Yahudi dan Kristen akan:

… menyadari bahwa dia hidup dan tidak mati dan dia bukan Tuhan atau Anak Tuhan tapi dia hanyalah budak Allah dan Utusan dan Isa akan bersaksi melawan mereka yang memanggilnya anak Tuhan, orang2 Kristen, dan mereka yang mendustakannya yakni orang2 Yahudi. [10]
[10] Mufti Mohammad Shafi dan Mufti Mohammad Rafi Usmani, Signs of the Qiyama and the Arrival of the Maseeh, (Karachi, Darul Ishat, 2000), hal. 60

Sheikh Kabbani, pemimpin Konsul Tinggi Islam di America menjelaskan pandangan Islamiah tentang peranan Yesus Muslim dalam menyebarkan Islam setelah dia datang kembali ke bumi.

Sama seperti semua nabi, Nabi Isa datang dengan pesan Illahi agar manusia tunduk pada Tuhan yang Maha Kuasa, yang adalah Islam. Ayat ini menunjukkan bahwa tatkala Isa kembali dia sendiri yang akan memperbaiki segala pengertian yang salah tentang dirinya. Dia akan menyampaikan keterangan yang benar bahwa dia datang sebagai nabi dan tidak pernah mengaku sebagai Anak Tuhan. Terlebih lagi, dia akan menegaskan kembali di kedatangannya yang kedua kali tentang hal yang dulu diwahyukannya tentang kedatangan nabi terakhir yakni Nabi Muhammad. Di kedatangannya yang kedua, banyak non-Muslim akan menerima Isa sebagai hamba Allah yang Maha Kuasa, sebagai seorang Muslim dan anggota dari umat Muhammad. [11]
[11] Kabbani, hal. 237

Al-Sadr dan Mutahhari juga mengutarakan hal yang sama:

Isa akan datang dari surga dan bergabung bersama sang Mahdi. Orang2 Kristen dan Yahudi akan melihatnya dan mengenal kedudukannya yang sebenarnya. Orang2 Kristen akan meninggalkan keyakinan mereka bahwa dia adalah tuhan. [12]
[12] Al-Sadr dan Mutahhari, prologue hal. 3


Yesus Muslim akan Mengenyahkan Agama Kristen

Penting untuk dimengerti bahwa menurut ahadis dan agama Islam, ketika Yesus Muslim kembali lagi, dia tidak hanya membuat orang2 Kristen beralih ke Islam, tapi dia juga akan benar2 menghancurkan agama Kristen secara menyeluruh. Hal ini dijelaskan dalam ahadis yang mengatakan tentang empat hal yang akan dilakukan Yesus Muslim ketika kembali lagi ke bumi:

1. Mematahkan salib.
2. Membunuh semua babi.
3. Meniadakan pungutan Jizya (pajak yang dibayar non-Muslim pada Muslim).
4. Membunuh anti-kristus Muslim dan pengikut2nya.

Sang Nabi berkata: Tiada nabi manapun diantara aku dan dia, yakni Isa. Dia akan datang ke bumi… Dia akan mematahkan salib, membunuh babi, dan menghapus Jizya. Allah akan menghancurkan semua agama kecuali Islam. [13]
[13] Sunan Abu Dawud, Buku 37, Nomer 4310, dikisahkan oleh Abu Hurayrah: jika lihat Sahih Bukhari, Volume 3, Buku 43, Nomer 656

Tiga kegiatan mematahkan salib, membunuh babi, dan menghapus pajak Jizya adalah berdasar pada pengertian bahwa Yesus Muslim akan menghancurkan semua agama di bumi kecuali Islam. Shafi dan Usmani menjelaskan bahwa “mematahkan salib” berarti “menghapus penyembahan terhadap salib.” Beberapa rekan Muslim yang aku ajak bicara juga mengungkapkan pengertian yang sama tentang hadis itu: Yesus Muslim akan membuang semua salib dari atap2 gereja dan di mana2 di seluruh dunia. Perbuatan ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa Yesus Muslim menentang segala pendangan yang salah bahwa dia mati di kayu salib. Pembunuhan babi dilakukan untuk menentang kepercayaan Kristen yang salah. Alasan penghapusan Jizyah adalah karena ketika Yesus Muslim kembali lagi di dunia, pembayaran Jizyah tidak akan diterima lagi. Pilihannya hanya dua bagi orang Kristen: memeluk Islam atau mati. Hal ini juga ditulis oleh Sideeque M.A. Veliankode di bukunya yang berjudul Doomday Portents dan Prophecies:

Isa, putra Maryam, akan segera muncul diantara umat Muslim sebagai hakim yang adil … Isa lalu akan menghakimi orang2 dengan hukum Islam … Semua orang harus memeluk Islam dan tidak ada pilihan lainnya. [15]
[15] Veliankode, hal. 358

Bahkan Harun Yahya juga membenarkan hal itu dalam bukunya yang berjudul Jesus Will Return tatkala dia berkata, “Yesus akan menyingkirkan semua sistem kafir di masa itu.” [16]
[16] Yahya, hal. 52

Ahli hukum Muslim juga membenarkan pengertian itu: lihatlah contohnya pada keterangan hukum dair Ahmad ibn Naqib al-Misri (1368) dalam buku The Reliance of the Traveller, yang merupakan buku hukum Islam utama:

“… waktu dan tempat bagi pajak Jizya adalah sebelum kedatangan kembali Isa (semoga damai menyertainya). Setelah Isa datang kembali, tiada yang dapat diterima selain Islam, karena penerimaan pajak hanya berlaku sampai kedatangan kembali Isa (damai besertanya dan beserta Nabi kami) …” [17]
[17] The Reliance of the Traveller and Tools of the Worshipper, a Classic Manuel of Islamic Sacred Law, diterjemahkan oleh Noah Ha Mim Keller, (Amana Publications, Beltsville Maryland, ditulis ulang di tahun 1994), hal. 603.


Yesus Muslim si Pembantai Yahudi

Selain “berprestasi besar” menghapus agama Kristen di dunia, tugas Yesus Muslim utama lainnya adalah membunuh tokoh yang bernama si Dajjal dan juga pengikut2 Dajjal, yang tentunya adalah orang2 Yahudi. Muhammad Ali Ibn Zubair dalam tulisannya yang berjudul Who is The Evil Dajjal? Menjelaskan:

Para Yahudi dari Isfahaan akan menjadi pengikut utama sang Dajjal. Selain pengikut2 utama orang2 Yahudi, dia juga akan punya banyak pengikut wanita. [18]
[18] Muhammad Ali Ibn Zubair, Who is the Evil Dajjal (“the Anti-Christ”)? Artikel internet di http://www.islam.tc/prophecies/masjad.html

Veliankode menjelaskan bahwa satu dari beberapa alasan mengapa Yesus Muslim kembali lagi ke bumi adalah untuk “menyangkal anggapan bahwa orang Yahudi membunuh Isa … Akan tetapi Isa akan membunuh mereka dan juga pemimpin mereka yakni sang Anti-Kristus.” [19] Untuk menjelaskan urutan kejadian di akhir jaman, Muhammad Ali Ibn Zubair, penulis buku The Signs of Qiyama, menyatakan:
[size=1019] Veliankode, hal. 360, Sahih Bukhari, Volume 3, Buku 43, Nomer 656[/size]

Para pengikutnya yakni orang2 Yahudi akan berjumlah 70.000 … [Lalu] Hadrat Isa (Isa yang terhormat) membunuh Dajjal di Pintu Gerbang Hudd, dekat lapangan udara Israel, di lembah “Ifiq.” Perang terakhir dengan orang Yahudi akan terjadi, dan Muslim akan menang. [20]
[20] Muhammad Ali Ibn Zubair, The Signs of Qiyama, diterjemahkan oleh M. Afzal Hoosein Elias di http://members.cox.net/arshad/qiyaama.html

Bab berikut akan membahas perang terakhir antara orang2 Yahudi dan umat Muslim secara lebih terperinci. Sekarang perlu diingat bahwa apabila perang terakhir (atau pembantaian terakhir) ini terjadi, berdasarkan ahadis Islam, yang melakukan pembantaian adalah sang Yesus Muslim.


Yesus Muslim: Kepala Keluarga

Satu hal lain tentang kedatangan kembali Yesus Muslim yang perlu diketahui adalah bahwa setelah dia kembali dan membantai Dajjal dan para pengikutnya, dia lalu akan menikah, punya anak, dan lalu mati.

Sang Nabi berkata: Tiada nabi lain diantara aku dan dia, yakni Isa … Dia akan menghancurkan sang Anti-Kristus dan akan terus hidup di bumi selama 40 tahun dan dia lalu akan mati. Para Muslim akan berdoa baginya. [21]
[21] Sunan Abu Dawud, Buku 37, Nomer 4310, dikisahkan oleh Abu Hurayrah

Setelah dia tiba di bumi, Isa akan menikah. Dia akan punya anak, dan tetap tinggal di bumi selama 19 setelah menikah. Dia lalu akan mati dan para Muslim akan menjalankan doa penguburan baginya dan menguburnya di samping Nabi Muhammad. [22]
[22] Tirmidhi, seperti yang dikutip dalam Jesus (Isa) A.S. in Islam, and his Second Coming oleh Mufti A.H. Elias di http://www.islam.tc/prophecies/jesus.html


Kesimpulan

Mari kaji ulang berbagai keterangan dan perbuatan yang dilakukan Yesus Muslim saat kembali lagi ke bumi:
1. Yesus dikatakan akan kembali lagi ke bumi di akhir jaman di dekat mesjid di Damaskus.
2. Dia akan datang di saat Imam al-Mahdi dan bala tentaranya hendak melakukan sholat.
3. Dia akan ditawari memimpin sholat oleh sang Mahdi, tapi akan menolak sebagai tanda pernyataan bahwa Mahdi adalah pemimpin para Muslim.
4. Dia akan sholat di belakang sang Mahdi sebagai bawahan sang Mahdi.
5. Dia adalah Muslim takwa.
6. Dia akan melakukan ibadah haji di Mekah.
7. Dia akan berziarah ke kuburan Muhammad, dan memberi salam pada Muhammad, dan Muhammad sendiri akan membalas salam dari kuburnya.
8. Dia akan mengenyahkan agama Kristen.
9. Dia akan menghapuskan Jizyah karena pilihan bagi orang Kristen dan Yahudi hanyalah masuk Islam atau mati.
10. Dia akan menegakkan Syariah Islam di seluruh dunia.
11. Dia akan membunuh Anti-Kristus dan para pengikutnya yang sebagian besar orang2 Yahudi dan kaum wanita.
12. Dia akan tetap tinggal di bumi selama kira2 40 tahun, dan akan menikah, punya anak, dan lalu mati.

Seperti yang telah dijabarkan, sang Yesus Muslim sangatlah berbeda sifat dan perbuatannya dari Yesus yang tertulis di Alkitab. Bukannya datang sebagai Raja di Yerusalem dan menjadi Juru Selamat dunia, Yesus Muslim malahan membuat seluruh dunia takluk di bawah Islam dan membunuhi semua orang yang menolak Islam. Bukannya menyelamatkan nyawa umat Yahudi dan Kristen, Yesus Muslim malahan membantai mereka.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Mon May 26, 2008 4:28 am

Nabi Palsu dan Yesus Muslim

Persamaan ramalan2 Alkitab Kristen dan buku2 suci Islam tidak hanya pada sang Anti-Kristus dan sang Mahdi saja. Jika memang begitu, maka akan mudah menganggap semua persamaan sebagai kebetulan saja. Tapi nyatanya, persamaan tidak berhenti pada Anti-Kristus dan Mahdi saja, melainkan melangkah lebih jauh lagi pada orang yang disebut dalam Alkitab Kristen sebagai Nabi Palsu dan orang yang disebut dalam Islam sebagai Isa al-Masih, yakni Yesus Muslim.

Rencana khusus Setan sepanjang jaman telah ditulis jelas dalam Alkitab. Alkitab menjelaskan bahwa Setan tidak hanya akan mengirim satu orang, tapi dua orang ke bumi untuk membujuk umat manusia beribadah pada Tuhan yang sejati. Orang pertama yang dikirim Setan adalah sang Anti-Kristus. Kita sudah membahas peranannya di tulisan terdahulu. Orang kedua yang diutus Setan dikenal dalam Alkitab dengan julukan Nabi Palsu. Mari telaah peranannya.


Persekutuan antara Anti-Kristus dan Nabi Palsu

Alkitab menjelaskan hubungan sang Nabi Palsu dengan sang Anti-Kristus sebagai partner pelaku kejahatan. Kitab Wahyu menjelaskan tentang Nabi Palsu ini. Rasul Yohanes adalah penulis pertama dan satu2nya dalam Alkitab yang menerima penglihatan tentang Nabi Palsu si pembantu Anti-Kristus. Di Wahyu 13, Yohanes memperkenalkan pembaca pada tokoh yang disebut “binatang yang lain,” tapi Yohanes juga menyebutnya sebagai Nabi Palsu di bagian lain kitab Wahyu.

Wahyu 13:11-14
(11) Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.
(12) Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Isa menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.
(13) Dan ia mengadakan tanda2 yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
(14) Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda2, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untu menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun tetap hidup itu.


Ayat2 di atas menjelaskan beberapa hal tentang sang Nabi Palsu. Pertama-tama, dia disebut binatang. Dia, seperti sang Anti-Kristus, adalah orang yang dikuasai Setan. Dia adalah budak sang Naga (Setan), yang melakukan apa yang dikehendaki Setan di bumi. Tidak seperti sang Anti-Kristus yang punya 10 tanduk, sang Nabi Palsu hanya punya 2 tanduk. Tanduk2 ini melambangkan kekuasaan. Sudah jelas bahwa sang Nabi Palsu punya kesaktian besar, tapi dia tidak sekuat sang Anti-Kristus yang bertanduk 10. Sang Nabi Palsu juga mampu melakukan muzizat2 hebat. Diantara muzizat2nya, yang jelas akan dia lakukan adalah: menurunkan api dari langit ke bumi. Tujuan penciptaan semua muzizat ini adalah agar umat manusia mengikuti dan menyembah sang Anti-Kristus. Dua tokoh Anti-Kristus dan Nabi Palsu merupakan satu tim yang bekerja sama dengan menggunakan tipu muslihat, godaan, dan penyesatan agar umat manusia tidak lagi beribadah pada Yahweh, sang Tuhan dalam Alkitab.


Persekutuan antara Mahdi dan Yesus Muslim

Dalam buku2 suci Islam juga tertulis bahwa tidak hanya ada satu tokoh saja yang berperang penting di akhir jaman, tapi ada dua orang yang bekerja sama sebagai satu tim. Kedua orang itu adalah Mahdi dan Yesus Muslim. Sebagaimana Nabi Palsu membantu sang pemimpin yakni Anti-Kristus, dalam Islam pun disebut bahwa Yesus Muslim membantu sang pemimpin yakni Mahdi. Sang Mahdi jelas merupakan Kalifah Allah [1], dan Yesus Muslim disebut sebagai orang yang “membantu sang Mahdi” [3] dan “mengikutinya.” [2] Hubungan Mahdi dan Yesus Muslim adalah hubungan pemimpin dan bawahannya. Dari penjelasan di tulisan terdahulu, sudah jelas bahwa hubungan Mahdi dan Yesus Muslim bukanlah hubungan yang suci, terutama jika kau bukan Muslim dan tidak berniat jadi Muslim. Sebagai orang yang menolak Islam, maka kau jelas merupakan orang yang nantinya akan dibunuh oleh Mahdi dan Yesus Muslim di akhir jaman. Yesus Muslim merupakan versi palsu dari Yesus dalam Alkitab:
[1] Ibn Maja, Kitab al-Fitan #4084 seperti yang dikutip dalam Shaykh Muhammad Hisham Kabbani, The Approach of Armageddon? An Islamic Perspective (Canada, Supreme Muslim Council of America, 2003), hal. 231
[2] Ayatullah Baqir al-Sadr dan Ayatullah Murtada Mutahhari, The Awaited Savior, (Karachi, Islamic Seminary Publications), prologue, hal. 3
[3] Sais I-Nursi, The Rays, The Fifth Ray, hal. 493, seperti yang dikutip oleh Harun Yahya, Jesus will Return, (London, Ta Ha, 2001), hal. 66


Yohanes 6:38-40
(38 ) Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendakKu, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus aku.
(39) Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikanNya kepadaKu jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir jaman.
(40) Sebab inilah kehendak BapaKu, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir jaman.


Bukannya melakukan kehendak Bapa di Surga, tapi Yesus Muslim malahan melakukan kehendak sang Mahdi. Bukannya menyelamatkan umat yang telah ditetapkan Tuhan, tapi Yesus Muslim malahan akan membantai mereka yang tetap setia pada firman Yesus di Alkitab. Yesus Muslim bukanlah penggembala yang lemah lembut tapi berani seperti yang tercantum di Injil, tapi dia adalah serigala berbulu domba.


Sang Nabi Palsu sebagai Panglima Utama Sang Anti-Kristus

2 Tesalonika 2:9-10
(9) Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa2 perbuatan ajaib, tanda2 dan muzizat2 palsu,
(10) dengan rupa2 tipu daya jahat terhadap orang2 yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.


Wahyu 13: 13, 14
(13) Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
(14) Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.


Alkitab menjelaskan bahwa sang Nabi Palsu akan datang dengan “rupa2 perbuatan ajaib, tanda2, muzizat2 palsu, dengan rupa2 tipu daya jahat terhadap orang2 yang harus binasa.” Dia akan melakukan “tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit … menyesatkan mereka yang diam di bumi.” Tapi setelah tanda2 ajaibnya gagal mengubah iman orang2 tertentu, maka tawaran yang diajukannya hanya dua: menyembah Anti-Kristus atau mati dibunuh. Ditulis bahwa sang Nabi Palsu akan menciptakan suatu patung yang bisa bicara. Seperti apa persisnya patung tersebut, hal ini hanya bisa diketahui jika telah benar2 terjadi.

Wahyu 13:15
Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.

Tampaknya patung ini akan punya keampuan untuk menerapkan hukum dari Nabi Palsu; dan mengakibatkan orang yang menolak terbunuh. Patung seperti ini sesuai fungsinya dengan “tanda binatang” yang merupakan bagian dari sistem sang Nabi Palsu.

Wahyu 13:16,17
(16) Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
(17) dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.


Jadi berdasarkan penjelasan Alkitab, sang Nabi Palsu merupakan pengawas penerapan penyembahan dunia bagi sang Anti-Kristus. Coba bayangkan sebentar, seorang imam pembuat banyak muzizat dikuasai Setan dan membunuh semua orang yang menolaknya. Ini benar2 gambaran yang tepat tentang Nabi Palsu.


Sang Yesus Muslim sebagai Panglima Utama Sang Mahdi

Menurut Islam, sang Yesus Muslim akan menjadi imam penyebar agama Islam yang sangat hebat, yang belum pernah disaksikan dalam sejarah dunia sebelumnya. Dia benar2 cocok dengan gambaran sang Nabi Palsu. Sama seperti sang Nabi Palsu, Yesus Muslim pun datang untuk mengubah iman umat Kristen ke iman Islam:

Tatkala Isa kembali, dia sendiri yang akan memperbaiki segala pengertian yang salah tentang dirinya. Dia akan menyampaikan keterangan yang benar bahwa dia datang sebagai nabi dan tidak pernah mengaku sebagai Anak Tuhan. Terlebih lagi, dia akan menegaskan kembali di kedatangannya yang kedua kali tentang hal yang dulu diwahyukannya tentang kedatangan nabi terakhir yakni Nabi Muhammad. Di kedatangannya yang kedua, banyak non-Muslim akan menerima Isa sebagai hamba Allah yang Maha Kuasa, sebagai seorang Muslim dan anggota dari umat Muhammad. [4]
[4] Kabbani, hal. 237

Berdasarkan keterangan di atas, kemampuan Yesus Muslim mengubah iman orang tampaknya lebih berdasar pada ketegasan pernyataannya, kehadirannya, dan tindakannya, dan bukan tergantung pada muzizat2. Akan tetapi, sama seperti sang Nabi Palsu, Yesus Muslim pun tidak akan menerima penolakan dengan lapang dada. Seperti yang telah dibahas, Mahdi dan Yesus Muslim akan menerapkan hukum Syariah Islam di seluruh dunia dan juga menghapus sistem pajak Jizyah (pembayaran pajak keamanan oleh non-Muslim kepada Muslim yang sama sifatnya seperti uang keamanan yang ditarik paksa para mafia dari penduduk daerah kekuasaannya). Setelah Yesus Muslim datang, Jizyah akan dihapus, dan “semua orang harus memeluk Islam dan tidak ada pilihan lain.” [5] Tapi bagaimana jika tidak mau memeluk Islam? Maka tentunya para pemimpin agama damai yakni Mahdi dan Yesus Muslim akan membunuh mereka.
[5] Mufti Mohammad Shafi dan Mufti Mohammad Rafi Usmani, Signs of the Qiyama and the Arrival of the Maseeh, (Karachi, Darul Ishat, 2000), hal. 59


Nabi Palsu: Tukang Jagal

Alkitab menjelaskan bahwa tujuan utama sang Nabi Palsu menciptakan patung adalah agar orang yang menolak menyembah dibunuh:

Wahyu 13:14,15
(14) … Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.
(15) Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.


Keterangan lebih lanjut cara pembunuhan dijabarkan di ayat berikut:

Wahyu 20:4
Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

Alkitab memberitahu bahwa mereka yang tidak mau mengikuti sistem agama sang Nabi Palsu untuk menyembah Anti-Kristus akan dipenggal. Cara pembunuhan ini akan dibahas di bagian tulisan selanjutnya. Yang jelas, keterangan dari kitab Wahyu menunjukkan bahwa Nabi Palsu akan menjadi penjagal terbesar dunia.


Yesus Muslim: Tukang Jagal

Bagaimana dengan Yesus Muslim? Kita sudah membaca ahadis yang menjelaskan bahwa Yesus Muslim akan menghapus Jizya sehingga umat Kristen dan Yahudi seluruh dunia hanay punya dua pilihan: masuk Islam atau mati dibunuh.

Isa, putra Maryam, akan segera muncul diantara umat Muslim sebagai hakim yang adil … Isa lalu akan menghakimi orang2 dengan hukum Islam … Semua orang harus memeluk Islam dan tidak ada pilihan lainnya. [6]
[6] Sideeque M.A. Veliankode, Doomsday Portents and Prophecies (Scarborough, Canada, 1999), hal. 358

Waktu dan tempat bagi pajak Jizya adalah sebelum kedatangan kembali Isa (semoga damai menyertainya). Setelah Isa datang kembali, tiada yang dapat diterima selain Islam, karena penerimaan pajak hanya berlaku sampai kedatangan kembali Isa [7]
[7] Ahmad ibn Naqib al-Misri, The Reliance of the Traveller and Tools of the Worshipper, a Classic Manuel of Islamic Sacred Law, diterjemahkan oleh Noah Ha Mim Keller, (Amana Publications, Beltsville Maryland, ditulis ulang di tahun 1994), hal. 603.

Kita juga sudah membaca gambaran Yesus Muslim dari ahadis Islam sebagai pemimpin pasukan yang membantai puluhan ribu orang2 Yahudi yang disebut sebagai pengikut Dajjal (Anti-Kristus).

Orang2 Yahudi … adalah pengikutnya yang utama. [8]
[8] Muhammad Ali Ibn Zubair, Who is the Evil Dajjal (“the Anti-Christ”)? Artikel internet di http://www.islam.tc/prophecies/masjad.html

Hadrat Isa (Isa yang terhormat) membunuh Dajjal di Pintu Gerbang Hudd, dekat lapangan udara Israel, di lembah “Ifiq.” Perang terakhir dengan orang Yahudi akan terjadi, dan Muslim akan menang. [9]
[9] Muhammad Ali Ibn Zubair, The Signs of Qiyama, diterjemahkan oleh M. Afzal Hoosein Elias di http://members.cox.net/arshad/qiyaama.html

Di akhir jaman, umat Muslim akan berperang dengan umat Yahudi. Karena orang2 Yahudi merupakan bagian dari pasukan Dajjal, dan umat Muslim adalah prajurit2 Nabi Isa, mereka akan saling bunuh satu sama lain dan umat Muslim akan menang sampai setiap batu dan pohon mengatakan: Datanglah ke sini, Muslim, ada Yahudi bersembunyi di belakangku; bunuhlah dia. [10]
[10] Veliankode, hal. 218

Baik Nabi Palsu di Alkitab maupun Yesus Muslim di kitab2 suci Islam akan menegakkan sistem hukum baru yang mengakibatkan pembunuhan besar2an bagi mereka yang menolak tunduk di bawah agama baru ini.


Naga Berbulu Domba

Kita semua sudah pernah mendengar istilah “serigala berbulu domba.” Orang2 pada umumnya tidak tahu bahwa sebenarnya Yesuslah yang pertama-tama mengucapkan istilah ini. Menarik untuk diperhatikan bahwa Yesus menggunakan istilah ini terutama bagi nabi2 palsu. Kalimat ini tepatnya berbunyi:
Matius 7:15
Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.

Rasul Yohanes juga menyebut Nabi Palsu sebagai orang yang “bertanduk dua bagaikan domba, tapi bicara bagaikan naga” (Wahyu 13:11). Hal ini menjelaskan bahwa sang Nabi Palsu akan tampak lemah lembut dari luar – bagaikan domba, tapi sebenarnya hatinya dirasuk Setan. Dia adalah orang yang penuh tipu muslihat, nafsu membunuh, kemarahan, dan kebencian. Tujuannya adalah untuk menipu orang sebanyak mungkin agar mereka semua, seperti dirinya sendiri, menyembah sang naga.

Penampakan luar sang Nabi Palsu yang bagaikan domba lemah lembut itu adalah karena dia sendiri mengaku sebagai Sang Domba, yakni Yesus Kristus (Yohanes 1:36; Wahyu 5:6,13). Di Matius 24:4-5, Yesus memperingatkan murid2Nya bahwa akan banyak nabi palsu bermunculan di akhir jaman. Meskipun tidak semua akan mengaku sebagai Yesus Kristus, tapi ada satu yang akan melakukan hal itu (Wahyu 13). Ini merupakan rencana tipuan mujarab, karena tentunya banyak orang yang mendukung pemimpin negara yang punya tangan kanan Yesus Kristus. Rupanya inilah siasat cemerlang nan keji dari Setan bagi Anti-Kristus/Mahdi.


Kesimpulan

Muslim paling senang menggunakan nama Yesus untuk menyebarkan Islam diantara orang2 Kristen, terutama di negara2 Barat di mana Islam tidak banyak dikenal. Begitu banyak buku2 Islam yang telah terbit yang memuji-muji Isa/Yesus Muslim dan mengungkapkan rasa cinta yang besar padanya. Satu website Muslim menyatakan, “Yesus membimbingku pada Islam.” Muslim menggunakan nama Isa untuk membujuk orang Kristen melihat kebenaran Islam. Tapi ternyata Isa yang diiklankan di luar sangatlah berbeda dengan jati dirinya yang sebenarnya sebagai Muslim fundamentalis yang paling radikal. Yesus Muslim yang akan kembali lagi ke bumi akan membuat Osama bin Laden tampak seperti anak macan ompong saja. Yesus Muslim datang untuk menegakkan hukum Syariah Islam di seluruh penjuru dunia dan menghalalkan pembantaian bagi siapapun yang menolak Islam. Dia digambarkan sebagai pemimpin pasukan militer yang membantai puluhan ribu Yahudi yang disebut sebagai pengikut Dajjal. Jika ada orang yang layak disebut sebagai “binatang,” maka julukan ini sangatlah tepat bagi Yesus Muslim.

Para Muslim menantikan orang yang akan datang dan mengaku sebagai Isa al-Masih. Dia akan tampil lemah lembut bagaikan domba. Jika orang seperti itu memang ada, maka dia akan mengaku bahwa berdasarkan keterangan ahadis, dia telah hidup di surga selama 2.000 tahun, menunggu kesempatan kembali memenuhi hidupnya dan menyelesaikan tugasnya di bumi. Orang seperti itu adalah pendusta besar. Dia benar2 murid teladan dari gurunya yakni Bapak Segala Dusta. Dia akan datang untuk memenuhi keinginan Setan, yakni menipu seluruh umat manusia untuk menyembahnya dan jika tidak mau akan dibunuh. Alkitab menunjukkan bahwa inilah tujuan utama Iblis memberi kekuasaan pada nabi2 palsunya. Penjabaran Alkitab tentang Nabi Palsu dan penjabaran Islam tentang Yesus Muslim cocok sekali dalam segala hal yang utama.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Tue May 27, 2008 3:04 am

Dajjal: Anti-Kristus dalam Islam

Tokoh ketiga yang mendominasi ramalan akhir jaman dalam Islam adalah orang yang disebut sebagai Al-Masih (Sang Juru Selamat) Ad-Dajjal (Pembohong/Penipu/Palsu). Biasanya tokoh ini dikenal sebagai Dajjal. Dia merupakan tokoh aneh yang kisahnya bahkan lebih mencengangkan dibandingkan dengan Mahdi ataupun Yesus Muslim. Ada banyak ahadis yang memberi keterangan siapakah Dajjal sebenarnya.


Penipu Ulung

Dajjal dijabarkan sebagai penipu yang memiliki kesaktian dan akan berkuasa beberapa saat di seluruh dunia:

Sang Nabi memperingatkan kami bahwa di akhir jaman akan muncul seseorang yang akan menipu seluruh umat manusia. Dajjal akan memiliki kekuasaan atas dunia. Maka dari itu, umat Muslim harus berhati-hati agar tidak cinta dunia dalam hatinya agar mereka tidak meninggalkan agamanya dan mengikuti Dajjal. Dia akan mampu menyembuhkan orang2 sakit dengan menyentuhkan tangannya pada mereka, sama seperti yang dilakukan Isa, tapi dengan tipu muslihatnya, Dajjal akan membimbing orang ke jalan menuju neraka. Karena itu Dajjal adalah sang Mesiah palsu, atau Anti-Kristus (Masih ad-Dajjal). Dia akan berpura-pura jadi sang Mesiah, dan menipu banyak orang dengan muzizat2nya. [1]
[1] Shaykh Muhammad Hisham Kabbani, The Approach of Armageddon? An Islamic Perspective (Canada, Supreme Muslim Council of America, 2003), hal. 233


Dajjal Bermata Satu

Mungkin yang paling sering disebut sebagai ciri2 khas Dajjal adalah satu matanya buta. Tapi keterangan2 Hadis saling bertentangan akan bagian mata mana yang buta:

Rasul Allah telah menyatakan tentang Dajjal di hadapan umat dan berkata: “Allah tidaklah bermata satu dan lihatlah bahwa Dajjal buta mata kanannya dan matanya tampak seperti anggur mengapung.” [2]
[2] Sahih Muslim, Buku 041, Nomer 7005, dikisahkan oleh Ibn Umar

Rasul Allah berkata: “Dajjal buta mata kirinya dengan rambut tebal dan terdapat taman dan api bersamanya dan apinya akan menjadi taman dan tamannya akan menjadi api." [3]
[3] Sahih Muslim, Buku 041, Nomer 7010, dikisahkan oleh Hudhalfa


Kafir

Dikatakan bahwa Dajjal memiliki sebuah tulisan diantara kedua matanya atau dahinya yang bermakna “kafir.” Tapi hanya Muslim sejati yang sanggup membacanya, orang lain tidak bisa:

Rasul Allah berkata: Dajjal buta satu matanya dan terdapat tulisan diantara kedua matanya yang berbunyi “kaafir”. Dia lalu mengeja kata itu sebagai k. f. r., yang mana bisa dibaca semua Muslim. [4]
[4] Sahih Muslim, Buku 041, Nomer 7009, dikisahkan oleh Anas b. Malik

Yang terpenting adalah; kata “kafir” ini hanya bisa dibaca oleh Muslim, baik yang bisa baca atau yang buta huruf. Non-Muslim yang berpendidikan sangat tinggi dari “Oxford” atau “Harvard” sekalipun tidak akan mampu membaca tulisan itu. [5]
[5] Kamran R’ad, Freemasons and Dajjal, (London, Islamic Academy, 2003), hal. 173


Pembuat Muzizat Palsu

Sheikh Kabbani menjabarkan beberapa muzizat sang Dajjal:

Sang Dajjal akan memiliki kekuatan dari setan. Dia akan meneror umat Muslim agar mengikutinya, menjadikan mereka kafir. Dia akan menyembunyikan kebenaran dan mengajukan kebohongan. Sang Nabi berkata bahwa Dajjal punya kekuatan menghadirkan rupa kakek moyang yang telah mati di tangannya, seperti layar tv. Anggota keluarga yang telah mati itu akan berkata, “Oh, putraku! Orang ini sungguh benar. Aku berada di surga karena aku baik dan percaya padanya.” Padahal sesungguhnya dia berada di neraka. Jika anggota keluarga yang mati itu berkata, “Percayalah pada orang ini, aku berada di neraka karena aku tidak percaya padanya,” maka Muslim harus berkata pada Dajjal, “Tidak, dia ada di surga. Ini tipuan palsu.” [6]
[6] Kabbani 223-4

Sang Nabi berkata: Dajjal akan berkata pada orang Baduy Arab, “Apakah pendapatmu jika aku menghidupkan kembali ayah dan ibumu bagimu? Apakah kau mau bersaksi bahwa akulah tuanmu?” Orang Baduy itu akan menjawab, “Ya.” Maka dua setan akan muncul seperti ibu dan bapaknya, dan berkata, “Wahai putraku, ikutlah dia karena dialah tuanmu…” [7]
[7] Sunan Ibn Majah #4067, disampaikan oleh Abu Umamam Al-Bahili, dikutip oleh Kabbani, hal. 225


Dajjal akan Mengaku sebagai Yesus Kristus

Hadis di atas menunjukkan bahwa Dajjal melakukan tipu muslihat muzizat untuk membimbing Muslim percaya bahwa dialah “tuannya.” Para cendekiawan Islam pada umumnya menyimpulkan bahwa Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan. Menurut cendekiawan Islam terkemuka yakni Abu Ameenah Bilal Phillips, sang Dajjal akan “mengaku sebagai Tuhan.” [8]
[8] Abu Ameenah Bilal Philips, Ph.D. Ad-Dajjal, The Antichrist, (Alexandria, Soundknowledge Audio Publishers, 2001)

Meskipun tidak ada hadis yang menyatakan hal itu secara langsung, tapi hadis menyatakan bahwa Dajjal adalah sang Mesiah Yahudi palsu yang mengaku sebagai Tuhan. Dengan demikian, Muslim pada umumnya beranggapan bahwa Dajjal mengaku sebagai Yesus Kristus.


Dajjal dan Keledainya yang Ajaib

Cendekiawan Muslim bernama Muhammad Ali ibn Zubair Ali berkata bahwa Dajjal, “akan bepergian dengan kecepatan tinggi dan dia menunggangi keledai raksasa … Dia akan bepergian ke seluruh dunia.” [9] Meskipun terdengar aneh, tapi pernyataan ini menunjukkan kesamaan dengan Yesus sang Messiah yang naik keledai sewaktu memasuki Yerusalem di minggu terakhir sebelum disalib.
[9] Mohammad Ali Ibn Zubair Ali, Signs of Qiyamma, (Abdul Naeem, New Delhi, 2004), hal. 17


Kota2 Tempat Berlindung

Dikatakan bahwa ada tiga kota di mana Dajjal tidak akan masuk: Mekah, Medina, dan Damaskus. Muslim dinasehatkan untuk mencari perlindungan dari Dajjal di ketiga kota tersebut:

Sang Nabi berkata, “Ad-Dajjal akan datang ke Medina dan menemukan para malaikat menjaga kota itu. Maka sesuai kehendak Allah, baik Ad-Dajjal maupun penyakit tidak akan bisa datang mendekat.” [10]
[10] Sahih Bukhari, Volume 9, Buku 88, Nomer 248, dikisahkan oleh Anas bin Malik

Kedatangan sang Anti-Kristus (Dajjal) akan terjadi di akhir jaman. Kejadian mengerikan ini semakin dekat, dan di saat itu hanya tiga kota yang aman: Makka, Madina, dan Sham (Damaskus). Siapapun yang ingin selamat harus berlari ke salah satu dari tiga kota ini. [11]
[11] Kabbani, hal. 226

Selain ketiga kota ini, dikatakan bahwa Dajjal akan memasuki setiap kota dan dusun di seluruh dunia untuk menguji dan mencoba menipu setiap manusia. [12]
[12] .Philips


Sura Penjaga

Para Muslim percaya bahwa mereka harus hafal bagian2 tertentu Qur’an agar mereka dilindungi dari sang Dajjal. Hafalan ini bagaikan jimat dalam bentuk kata yang melindungi Muslim dari kekuatan jahat:

Jika Dajjal datang kepada seseorang yang telah menghafal setidaknya sepuluh ayat dari Sura al-Kahf (Sura Gua), maka Dajjal tidak akan dapat menyakitinya. Dan siapapun yang menghafal setidaknya sepuluh ayat dari Sura al-Kahf akan mendapat pencerahan di hari Kiamat. [13]
[13] Suyuti, Durr al-Manthur, seperti yang dikutip oleh Kabbani, hal. 227


Dajjal adalah Orang Yahudi dan Pengikutnya adalah Yahudi dan Wanita

Berdasarkan berbagai ahadis, para Muslim percaya bahwa Dajjal adalah orang Yahudi. Buku berjudul Emergence of the Dajjal, the Jewish King oleh Matloob Ahmed Qasmi dengan tegas menyatakan hal ini. Imam Sheikh Ibrahim Madhi dari Pemerintahan Palestina menjelaskan pandangan Islam tentang masyarakat Yahudi dalam bagian khotbahya:

Orang2 Yahudi menunggu sang Mesiah Yahudi palsu, sedangkan kita menunggu, dengan bantuan Allah, sang Mahdi dan Isa, semoga damai menyertainya. Tangan Isa yang suci akan membunuh Mesiah Yahudi palsu. Di manakah ini terjadi? Di kota Lod, di Palestina. Palestina, seperti di masa lampau, akan menjadi kuburan para penjajah. [14]
[14] Cuplikan khotbah Jum’at yang disampaikan Ketua Imam Palestina Sheikh Ibrahim Madhi di mesjid Sheikh ‘Ijlin di kota Gaza, disiarkan langsung di tanggal 12 April, 2002 di siaran resmi tv Palestina http://memri.org/bin/articles.cgi?Page= ... ID=SP37002

Samuel Shahid, seorang ilmuwan Arab Kristen, dalam penelaahan ilmiahnya tentang akhir jaman Islam menyatakan tentang Dajjal bahwa dia akan “menjadi harapan dan penantian umat Yahudi. Tentara Dajjal diambil dari orang2 Yahudi.” [15]
[15] Samuel Shahid, The Last Trumpet: A Comparative Study of Christian-Islamic Eschatology (US, Xulon, 2005), hal. 254

Seperti yang telah dijelaskan, para pengikut Dajjal terutama adalah orang2 Yahudi dan para wanita. Dalam Islam dipercaya bahwa wanita adalah kaum yang **** dan mudah ditipu. Veliankode menyatakan, “Di saat itu, wanita2 juga akan terjebak tipuan sang Anti-Kristus karena mereka tidak waspada dan tidak tahu akan Islam.” [16]
[16] Sideeque M.A. Veliankode, hal. 312


Dajjal Dibunuh Yesus Muslim

Seperti tercantum di bagian tulisan sebelumnya, Yesus Muslim akan membunuh Dajjal dan para pengikutnya:

Rasul Allah berkata: … waktu sholat akan tiba dan lalu Isa anak Maryam akan muncul dan memimpin mereka sholat. Ketika musuh Allah (Dajjal) melihatnya … Allah akan membunuh mereka melalui tangan (Isa) dan dia akan menunjukkan pada mereka darah mereka mengucur dari irisan luka yang dibuat Isa. [17]
[17] Sahih Muslim, Buku 041, Nomer 6942, dikisahkan oleh Abu Huraira
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Tue May 27, 2008 4:05 am

Yesus Kristus dan Dajjal

Hal ketiga yang sama dalam ramalan akhir jaman antara Kristen dan Islam adalah tokoh yang bernama Dajjal dalam Islam dan Yesus Kristus dalam Alkitab Kristen. Di atas segala penjelasan yang aneh2 tentang Dajjal, jika kita ambil inti terpenting, maka Dajjal adalah orang yang mengaku sebagai Tuhan dalam diri Yesus Kristus, sang Mesiah bangsa Yahudi. Dia akan membela Israel dalam berperang melawan sang Mahdi dan Yesus Muslim, dan dia akan membuat banyak Muslim murtad meninggalkan Islam.

Meskipun aku tidak percaya ada sosok penipu bermata satu, yang terbang menunggangi keledai raksasa seperti Dajjal dalam literatur Islam, tapi pengertian jati diri Yesus Kristus yang akan datang sebagai Mesiah Yahudi, sangatlah cocok dengan apa yang dimengerti umat Muslim tentang Dajjal.


Kembalinya Yesus Kristus

Alkitab menjelaskan bahwa Yesus Kristus yang asli memang akan datang sebagai Tuhan pembela bangsa Israel dan anak2 rohani Israel, yakni orang2 Kristen. Jika ramalan akhir jaman Islam memang berkaitan dengan ramalan akhir jaman Alkitab, maka kita bisa lihat bagian dari rencana Setan di sini. Saat Yesus Kristus datang kembali, dunia sudah punya pemimpin rohani dunia yang mengaku sebagai Yesus, yakni sang Nabi Palsu (Yesus Muslim). Jika ini benar2 terjadi, maka tentunya umat Muslim seluruh dunia akan menuduh Yesus Kristus yang asli sebagai Dajjal, yakni sang Anti-Kristus Muslim / Pendusta besar. Muslim akan lebih yakin lagi akan hal ini begitu melihat bangsa Israel mengakui Yesus sebagai sang Mesiah bagi Israel. Sekitar 600 tahun sebelum Muhammad lahir, Nabi2 dan Rasul2 Yahudi telah menjabarkan saat kedatangan Yesus kembali ke Israel dan membantu Israel mengalahkan musuh2nya dan akhirnya bangsa Israel akan menerimaNya secara penuh:

Zakharia 12:9,10
(9) Maka pada waktu itu Aku berikhtiar untuk memunahkan segala bangsa yang menyerang Yerusalem.
(10) Aku akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem, dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia seperti orang meratapi anak tunggal, dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung.


Zakharia 14:1,3,4
(1) Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan TUHAN, maka jarahan yang dirampas dari padamu akan dibagi-bagi di tengah-tengahmu.
(3) Kemudian TUHAN akan maju berperang melawan bangsa-bangsa itu seperti Ia berperang pada hari pertempuran.
(4) Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan.


Roma 11:26
Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: ''Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.”

Wahyu 7:3-4; 14:1-3
(3) katanya: ''Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!''
(4) Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.


Wahyu 14:1-3
(1) Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
(3) Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorang pun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.


Alkitab menjelaskan bahwa tatkala Yesus kembali lagi untuk “memunahkan segala bangsa yang menyerang Yerusalem,” “kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun.” Yesus secara jasmani akan benar2 berada di Israel. Di saat ini, dikatakan bahwa orang2 Yahudi akan “memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia.” Karenanya pengakuan atas Yesus sebagai sang Mesiah Yahudi yang sejati dan Sang Juru Selamat Illahi akan memenuhi hati mereka, sehingga mereka selamat.


Ahadis Islam

Berdasarkan ahadis Islam, Muslim memang sudah menduga bahwa orang2 Yahudi akan menganggap Dajjal sebagai Sang Mesiah Yahudi yang dianggap sebagai Tuhan. Dengan demikian, berdasarkan pengertian Islam, sosok Yesus dalam Alkitab memenuhi tiga pengertian utama tentang Dajjal:
1. Dajjal datang sebagai orang Yahudi dan pengikut2nya adalah orang Yahudi
2. Dajjal mengaku sebagai Tuhan
3. Dajjal akan berperang membela orang2 Yahudi melawan Imam al-Mahdi dan Yesus Muslim (Isa al-Masih)

Sudah jelas bahwa Setan telah menggunakan ahadis agar Muslim tidak hanya menolak sang Mesiah sejati, tapi bahkan menyerangNya pula. Rencana Setan semakin jelas tatkala kita baca keterangan dari cendekiawan Islam bernama Osamah Abdallah. Pertanyaan yang diajukan kepadanya adalah, “Apakah yang dipercayai umat Muslim tentang akhir jaman dan peranan Yesus dalam hal ini?” Ini jawabannya:

Secara singkat, orang2 Kristen percaya bahwa Yesus akan datang lagi ke bumi dan berperang membela negara Israel … Hal yang sangat ironis bagiku adalah bahwa orang2 Yahudi yang dibela Yesus tidak percaya bahwa Yesus itu TUHAN atau utusan Tuhan … Yesus tidak pernah disukai orang2 Yahudi … Sekarang tanpa ingin mengaburkan apapun, kita para Muslim punya kisah sendiri yang jauh lebih masuk akal dan tidak bertentangan sama sekali! Kita percaya bahwa Yesus (Isa) akan datang lagi ke bumi di akhir jaman untuk berperang melawan tentara Setan yang kebanyakan terdiri atas orang2 Yahudi jahat atau Yahudi Zionis yang kita kenal saat ini, dan orang2 Kristen Politheis (menyembah 3 Tuhan dalam 1) dan orang2 pagan seperti Hindu, Budha, dll… Sebagian orang2 Yahudi dan Kristen akan beralih jadi baik dan diberkati sehingga berperang di pihak Yesus (Isa). Tentara Setan akan dipimpin oleh orang yang mengaku sebagai Yesus Kristus sendiri. Umat Muslim menyebut orang ini sebagai Dajjal atau Pendusta. Tentara Yesus (Isa) yang sejati akan berperang melawan tentara Dajjal dan akan mengalahkannya. Negara Israel akan runtuh, dan agama Islam akan unggul. [1]
[1] http://www.answering-christianity.com/que5.htm

Mencengangkan, bukan? Kita lihat sebagai hasil pengertian langsung dari ahadis Islam, umat Muslim menunggu kedatangan dua Yesus; yang satu asli, dan yang lain palsu. Berdasarkan penjelasan Pak Abdallah, sang Yesus Muslim (Isa) dianggap sebagai Yesus yang sejati karena dia benci orang2 Yahudi; dan dengan begitu tentunya tidak heran jika Yesus Muslim ini akan menyerang dan membantai orang2 Yahudi. Begitu juga sebaliknya, Yesus palsu (menurut Islam) tentunya akan membela dan berperang bagi orang2 Yahudi. Jadi jelas bahwa Pak Abdallah dan umat Muslim di mana pun sedang menantikan kedatangan Yesus Muslim bersama pemimpinnya sang Imam al-Mahdi untuk menyerang Israel dan berperang melawan Dia yang dimengerti orang2 Kristen sebagai Yesus Kristus yang sejati. Perang akhir jaman yang diramalkan Alkitab bisa jadi sudah semakin tampak jelas.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby love_peaceful2 » Tue May 27, 2008 8:51 pm

@atas

SEKALI LAGI..... KISAH TTG AKAN TURUNNYA IMAM MAHDI O/ SYIAH ISLAM MENUNJUKKAN ISLAM YG BENAR2 KACAU!

ISLAM SYIAH MENGKLAIM BHW KETURUNAN MAMAT MASIH ADA HINGGA DETIK INI, SEMENTARA ISLAM SUNNI JELAS2 MENGAMINI BHW KETURUNAN MAMAT SDH MUSNAH SELURUHNYA (HABIS DIBANTAI O/ MUSLIM SENDIRI).

DARI TULISAN2 TTG SEJARAH ISLAM, SANGAT DIMUNGKINKAN SEKALI BHW SELURUH KETURUNAN MAMAT SDH TEWAS, TAK ADA YG TERSISA.

CERITA IMAM MAHDI ADALAH CONTEKAN DARI KITAB YOHANNES DALAM PERJANJIAN BARU!!!
MALU2IN SAJA!
User avatar
love_peaceful2
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1764
Joined: Fri May 09, 2008 2:01 pm
Location: Di Surga Islam, provokator para houris berontak dr perbudakan olloh w*s demi ego nabi sakit jiwa.

Postby Adadeh » Wed May 28, 2008 1:16 am

Bagi yang benar2 ingin mengerti pembahasan ramalan akhir jaman Islam dan Kristen, sebaiknya meluangkan waktu untuk membaca pelan2 dan seksama dari bagian pertama sampai akhir. Cara membaca tak beraturan hanya akan membuat kepalamu pusing dan menghabiskan waktumu saja.

Saya akan berusaha merangkum di sini secara singkat agar lebih mudah dimengerti. Dalam Islam, akan ada 3 tokoh utama yang datang di akhir jaman:
1. Imam al-Mahdi
2. Isa al-Masih (Yesus Muslim)
3. Al-Masih ad-Dajjal (Dajjal /Anti Kristus versi Islam)

Nah, dalam Alkitab Kristen ditulis bahkan juga akan ada 3 tokoh utama yang datang di akhir jaman:
1. Anti-Kristus
2. Nabi Palsu (yang tertulis di kitab Wahyu)
3. Yesus Kristus

Penjelasan2 di atas menunjukkan perbandingan tugas, sifat, perbuatan, kedudukan, dan tujuan masing2 tokoh. Kesimpulannya adalah begini:
1. Imam al-Mahdi (dalam Islam) = Anti Kristus (dalam Kristen)
2. Isa al-Masih (Yesus Muslim dalam Islam) = Nabi Palsu (dalam Kristen)
3. Dajjal (Anti Kristus versi Islam) = Yesus Kristus (dalam Kristen)

Menurut Islam, Imam al-Mahdi adalah Kalifah Terakhir yang akan menaklukkan Israel dan punya pusat kekuasaan di Yerusalem. Dia dibantu oleh tangan kanannya yakni sang Isa al-Masih (Yesus Muslim). Baik Mahdi maupun Yesus Muslim nantinya akan membantai puluhan ribu orang2 Yahudi di Israel. Yesus Muslim juga nantinya akan membunuh Dajjal. Pokoknya akhirnya Islam menang dan berkuasa di seluruh dunia dengan pusat pemerintahan di Yerusalem.

Image

Menurut Kristen, Anti-Kristus akan menjadi pemimpin negara raksasa yang akan menyerang Israel. Anti-Kristus dibantu tangan kanannya yakni sang Nabi Palsu. Yesus Kristus akan datang lagi ke Yerusalem, bertempur bersama-sama masyarakat Israel untuk melawan Anti-Kristus/Imam Mahdi yang adalah titisan dan utusan Setan. Pada saat itu, seluruh masyarakat Yahudi akan mengetahui bahwa Yesus adalah benar2 sang Mesiah (Juru Selamat) bagi mereka, dan mereka menangis terharu. Yesus mengalahkan Imam Mahdi dan tentaranya, dan memasukkan Imam Mahdi, Isa al-Masih (Yesus Muslim/Nabi Palsu) dan sang Setan ke neraka untuk selama-lamanya. Yesus akan mendirikan negara Illahi di seluruh dunia yang berpusat di Yerusalem.

Jelas bukan?
Berikut adalah pembahasan negara2 apa saja yang akan menyerang Israel.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Wed May 28, 2008 3:29 am

Kebangkitan Kembali Kekalifahan Islam Anti-Kristus

Berdasarkan berbagai keterangan yang telah dibahas, Islam merupakan alat Setan utama untuk melaksanakan pemberontakannya yang terakhir pada Tuhan. Apakah yang dikatakan Alkitab tentang kerajaan Anti-Kristus?

Alkitab penuh keterangan yang membuktikan bahwa kerajaan Anti-Kristus akan hanya terdiri atas negara2 modern Islam. Jika dilakukan penyelidikan atas semua keterangan para Nabi di Alkitab, maka tulisan ini akan jadi sangat panjang. Untuk mempersingkat, kita pakai keterangan dari dua kitab saja, yakni kitab Yehezkiel dan kitab Wahyu. Meskipun banyak dugaan bahwa kerajaan Anti-Kristus adalah Kekaisaran Romawi Eropa yang bangkit kembali, tapi bukti2 Alkitabiah saat ini menunjukkan bahwa kerajaan Anti-Kristus akan terdiri dari negara2 Islam saja. Kenyataan yang ada saat ini menunjukkan dua kemungkinan.

Kemungkinan pertama adalah kebanyakan negara2 Islam mengalami perubahan besar2an dan masyarakatnya melakukan murtad massal meninggalkan akar Islam mereka. Masalah dalam hal ini adalah: Meskipun terdapat berbagai laporan banyak Muslim murtad di dunia Islam, tidak tampak bukti jelas bahwa negara2 Islam meninggalkan akar Islam mereka dalam skala besar. Pada kenyataannya, banyak negara Islam yang menunjukkan kebangkitan fundamentalis Islam.

Kemungkinan kedua yang lebih nyata dan masuk akal adalah kerajaan Anti-Kristus masa depan adalah benar2 Negara Kalifah Islam. Jika memang negara2 Islam akan membentuk Negara Raksasa Anti-Kristus, maka sebaiknya para kafirun, murtadin, dan terutama para Ahli Kitab mengamati peranan Islam di akhir jaman dengan lebih seksama.


Penjelasan Nabi Yehezkiel

Nabi Yehezkiel menyebutkan nama2 negara yang terlibat dalam penyerangan masa depan yang akan dilakukan Kerajaan Anti Kristus terhadap Israel. Di Kitab Yehezkiel bagian 38, Yehezkiel langsung menjelaskan sang Anti-Kristus yang disebut Tuhan dengan nama “Gog.” Orang bernama Gog ini adalah penguasa tanah Magog, sama halnya seperti Firaun adalah penguasa Mesir.

Yehezkiel 38:1-7
(1) Datanglah firman TUHAN kepadaku:
(2) ''Hai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada Gog di tanah Magog, yaitu raja agung negeri Mesekh dan Tubal dan bernubuatlah melawan dia
(3) dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, hai Gog raja agung negeri Mesekh dan Tubal.
(4) Aku akan menarik engkau dengan mengenakan kelikir pada rahangmu dan membawa engkau ke luar beserta seluruh tentaramu, yaitu pasukan berkuda, semuanya berpakaian lengkap, suatu kumpulan orang banyak dengan perisai besar dan kecil dan semuanya berpedang di tangannya.
(5) Orang Persia, Etiopia, dan Put menyertai mereka dan semuanya dengan perisai dan ketopong;
(6) orang Gomer dengan seluruh bala tentaranya, Bet-Togarma dari utara sekali dengan seluruh bala tentaranya, banyak bangsa menyertai engkau.
(7) Bersedialah dan bersiaplah engkau dengan semua kumpulan orang yang menggabungkan diri dengan engkau dan jadilah pelindung bagi mereka.


Sebaiknya kalian membaca secara perlahan dan seksama seluruh bagian Yehezkiel 38. Di situ dia mengungkapkan sejarah terbentuknya kembali negara Israel modern. Kata Yehezkiel, (38:8 ) “Sesudah waktu yang lama sekali engkau akan mendapat perintah; pada hari yang terkemudian engkau akan datang di sebuah negeri yang dibangun kembali sesudah musnah karena perang, dan engkau menuju suatu bangsa yang dikumpul dari tengah2 banyak bangsa di atas gunung2 Israel yang telah lama menjadi reruntuhan.” Israel disebut sebagai, “bangsa ini telah dibawa ke luar dari tengah bangsa2 dan mereka semuanya diam dengan aman tenteram.” Sudah jelas bahwa Yehezkiel berbicara tentang negara Israel modern.

Lalu Yehezkiel menyebut nama2 negara yang akan terlibat dalam penyerangan yang dipimpin Gog terhadap Israel. Disebutkan berurutan, negara2 itu adalah Magog, Meshech, Tubal, Persia, Cush, Put, Gomer, dan Beth Togormah, dan juga “banyak negara2 lain bersamanya.


Apakah Gog itu Anti-Kristus?

Terdapat perbedaan pendapat dari antara cendekiawan Alkitab tentang siapakah Gog sebenarnya dan negara2 yang bergabung bersamanya. Pada umumnya, pendapat beberapa dekade terakhir mengatakan bahwa tentara negara2 yang menyerang Israel di Yehezkiel 38-39 bukanlah tentara Anti-Kristus, tapi tentara lain yang diketuai pemimpin dunia yang lain. Aku menolak pendapat bahwa Gog bukanlah Anti-Kristus. Jika kuajukan alasannya satu-per satu, maka bisa jadi tulisan panjang berbentuk buku. Untuk singkatnya, kuajukan dua alasan utama mengapa aku yakin bahwa Gog itu adalah Anti-Kristus.


Tiada Gog yang Lain

Nama Gog dan Magog disebut dua kali dalam Alkitab. Gog tidakhanya disebut di kitab Yehezkiel saja, tapi juga di kitab Wahyu. Lihatlah bagian berikut dari Wahyu:

Wahyu 20:7-10
(7) Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya,
(8 ) dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut.
(9) Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,
(10) dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.


Bahkan setelah jangka waktu seribu tahun di bawah Kristus dari Yerusalem, Alkitab menyatakan bahwa akan pasukan tentara lain yang akan menyerang kota suci Yerusalem. Sekali lagi, pemimpin tentara ini adalah Gog dan tentaranya, Magog. Orang2 yang tidak sependapat bahwa Gog adalah Anti-Kristus harus bergulat dengan anggapan bahwa “Gog” dan tentaranya bangkit kembali seribu tahun setelah Gog yang pertama. Ini tentunya sulit, sebab “Gog dan Magog” yang pertama (dalam Yehezkiel) tidak hanya namanya saja yang dengan “Gog dan Magog” yang kedua (dalam Wahyu). Ada banyak kesamaan lain antar keduanya daripada hanya sekedar kesamaan nama, sehingga sangat masuk akal bahwasanya “Gog dan Magog” dalam Yehezkiel = “Gog dan Magog” dalam Wahyu. Mereka yang beranggapan bahwa Gog dan Anti-Kristus adalah dua orang yang berbeda harus mampu menjelaskan apa perbedaan antara Gog di Yehezkiel dan Gog di Wahyu sehingga keduanya mempunyai nama yang sama.

Untuk mengetahui siapa Gog sebenarnya, yang harus dilakukan adalah mengamati siapa Anti-Kristus sebenarnya. Anti-Kristus adalah titisan Setan. Beberapa bagian Alkitab membicarakan tentang Setan dan lalu membicarakan Anti-Kristus seakan keduanya adalah sama dan satu tokoh (lihat contohnya di Yesaya 14). Seperti yang kita lihat, Setan membagi penyembahan baginya dengan sang Anti-Kristus. Anti-Kristus adalah boneka Setan yang akan digunakan Setan untuk menyerang Yerusalem. Di kitab Wahyu pun jelas tampak bahwa Gog adalah boneka Setan yang juga digunakan untuk tujuan yang sama. Setan menggunakan sosok manusia sebagai alat untuk mencapai tujuan perang pemberontakan terakhirnya di akhir jaman. Baik Yehezkiel dan Wahyu menyebut pemimpin pemberontakan Setan melawan Yerusalem adalah Gog dan tentaranya Magog. Tiada perbedaan antara Gog di Yehezkiel dan Gog di Wahyu. Karena Gog akan berperang di akhir jaman, tentunya dia pun adalah sosok yang sam a dengan Anti-Kristus.

Tapi jika masih kurang yakin, maka pikirkan hal berikut. Yehezkiel berkata tentang Gog yang dahulu telah dinyatakan Tuhan melalui para Nabi sebelum Yehezkiel:

Yehezkiel 38:17
Beginilah firman Tuhan: Engkaulah itu tentang siapa Aku sudah berfirman pada hari2 dahulu kala dengan perantaraan hamba2Ku, yaitu nabi2 Israel, yang bertahun-tahun bernubuat pada waktu itu, bahwa Aku akan membawa engkau melawan umatKu.

Berdasarkan ayat ini, jika nabi2 Israel sebelum Yehezkiel telah membicarakan tentang Gog dan Magog, lalu mana ayat2nya? Tidak ada keterangan lain tentang Gog dan Magog dari Nabi2 sebelum Yehezkiel. Tapi jikalau dimengerti bahwa Gog = Anti-Kristus, maka sangatlah mudah menemukan berbagai ayat dari para Nabi sebelum Yehezkiel tentang Anti-Kristus dan tentaranya.

Meskipun masih ada alasan2 lain yang menguatkan pendapat bahwa Gog = Anti-Kristus, tapi kukira kedua alasan di atas sudah cukup. Sekarang mari perhatikan negara2 apa yang bersekutu dengan Gog.

Image
Peta Timur Tengah, Asia Tengah, Afrika Utara, Eropa Selatan.

Rosh?

Yehezkiel 38:2
“Hai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada Gog di tanah Magog, yaitu raja agung negeri Mesekh dan Tubal dan bernubuatlah melawan dia…

Beberapa terjemahan Alkitab berbeda dalam mengartikan kata “raja agung.” Dalam bahasa Ibrani, kata yang digunakan adalah “rosh.” Masalahnya adalah, meskipun kata rosh umumnya berarti “raja,” atau “pemimpin,” beberapa cendekiawan Alkitab beranggapan kata rosh adalah nama tempat. Mereka mengira “rosh” di sini berarti nama negara, dan tepatnya adalah negara Rusia. Alasan pemikiran ini hanyalah karena kata “rosh” kedengarannya sama dengan kata Rusia. Alasan lain dari dugaan ini adalah karena Yehezkiel menyatakan bahwa Gog akan datang dari arah Utara. Meskipun memang Rusia terletak di sebelah utara Israel, pendapat bahwa kata rosh = Rusia tidak punya dasar yang kuat. Kita tidak dapat mengambil kata Ibrani kuno dan lalu mencocok-cocokannya dengan nama negara modern yang berasal dari bahasa yang sama sekali berbeda (dalam hal ini bahasa Skandinavia) hanya karena kedua kata itu kedengarannya serupa.

Kata Ibrani “rosh” digunakan lebih dari 500 kali di Alkitab dan setiap kata berarti “pemimpin, ketua, teratas, terbaik” atau yang sama artinya. Kata rosh ini sama seperti kata yang dipakai dalam Rosh Hashana – “Hari Raya Terpenting dalam Setahun” – yakni hari Tahun Baru Yahudi. Juga pikirkan ini: dari seluruh delapan negara yang disebut Yehezkiel, kecuali satu, semuanya bangsa2 adalah keturunan Nuh. Perkecualian satu negara itu adalah Persia. Di jaman Yehezkiel, Persia adalah negara yang sangat terkenal karena merupakan pemimpin dari Kekaisaran Medo-Persia yang berkuasa atas seluruh Timur Tengah. Sekarang bandingkan dengan Rusia, yang bahkan belum ada di jaman Yehezkiel. Negara Rusia bukanlah bangsa keturunan Nuh, dan tidka pula dikenal di jaman itu. Sudah jelas Rusia bukanlah negara2 yang disebut Yehezkiel akan menyerang Israel di akhir jaman. Ahli Alkitab Dr. Merrill F. Unger menyatakan, “Bukti linguistik bagi persamaan Rosh dengan Rusia hanyalah dugaan tak berdasar.” [1]
[1] Merrill F. Unger, Beyond The Crystal Ball (Chicago: Moody Press, 1974), hal. 81

Di jaman Perang Dingin, pendapat ini sangat populer. Hal ini karena saat itu Rusia adalah “pemimpin” negara2 Komunis (Atheis) Uni Sovyet, dan tentunya kekaisaran Anti-Tuhan seperti tampak cocok dengan ramalan Alkitab. Tapi kita harus berhati-hati untuk tidak memasukkan dugaan jaman modern ke dalam penjelasan Alkitab. Kita harus membiarkan Alkitab bicara dengan bahasa jamannya sendiri. Sayangnya, banyak ahli Alkitab yang masih saja berpendapat demikian. Anggapan bahwa Rusia disebut dalam Yehezkiel merupakan spekulasi belaka tanpa dasar kenyataan yang kuat.


Persekutuan Sukarela dengan Setan

Mari perhatikan nama2 negara yang disebut. Ada delapan negara yang disebut: Magog, Mescheh, Tubal, Persia, Cush, Put, Gomer dan Togormah. Tujuh dari delapan negara itu disebut dalam kitab Kejadian sebagai bangsa2 keturunan Nuh dan tiga putranya. Ahli2 Alkitab dan sejarah mampu menyelusuri nama2 putra Nuh dalam beberapa kelompok masyarakat, daerah, dan lalu mengenalnya dalam negara2 modern. Meskipun jati diri kelompok2 masyarakat ini bisa diperdebatkan, ada kesepakatan umum diantara cendekiawan Alkitab tentang siapa mereka sebenarnya.


Mesekh dan Tubal

Tentang Meshek dan Tubal, lagi2 pengertian yang paling populer berkaitan dengan nama2 Rusia. Banyak ilmuwan2 Alkitab yang sangat terkenal menyatakan pendapat mereka hanya berdasarkan Penelaahan Alkitab Scofield yang menyebut kedua “negara” ini sebenarnya adalah kota Moskow dan Tobolsk di Rusia modern. Masalahnya, sekali lagi, adalah bahwa pendapat ini semata-mata terwujud dari kesamaan bunyi nama belaka: Meshek – Moskow, dan Tubal – Tobolsk. Meskipun ini tampaknya meyakinkan, kelemahan pemikiran seperti ini telah diungkapkan di bagian tulisan di atas. Sekali lagi, untuk mengerti nama suatu tempat, maka orang harus menyusuri akar asli nama tersebut yang berhubungan dengan bahasa Ibrani kuno dan kehidupan masyarakat Yahudi di jaman Yehezkiel. Tanpa pengetahuan ini, maka penetapan suatu tempat di jaman kuno berdasarkan kesamaan bunyi nama tempat di jaman modern sangatlah lemah. Ini bagaikan memaksa menempatkan keping jigsaw puzzle pada tempat yang salah.

Mark Hitchcock, seorang cendekiawan Alkitab termahsyur menunjukkan bahwa Meshek dan Tubal yang disebut di Yehezkiel 27:13 adalah daerah2 teman dagang dengan Tyre kuno. Tyre kuno adalah Lebanon di jaman modern. Kata Hitchcock, “Sangat diragukan bahwa Tyre kuno berdagang dengan orang2 Moskow dan Tobolsk yang sangat jauh di utara.” Bahkan kemungkinan besar kota2 Moskow dan Tobolsk juga belum ada di jaman Yehezkiel. Hitchcock menyimpulkan:

Pengamatan seksama atas nama2 ini mengungkapkan bahwa Meshek dan Tuba adalah masyarakat kuno Moschi/Mushki dan Tubalu/Tibareni yang berdiam di daerah sekitar Israel, terutama di sebelah selatan Laut Hitam dan Laut Kaspia di jaman Yehezkiel. Negara2 ini di jaman modern adalah negara Turki, bagian selatan Rusia, dan Iran utara. [2]
[2] Hitchcock, hal. 44,45

Meshek terletak dekat daerah yang sekarang bernama Phrygia, di bagian tengah dan barat Asia Kecil, sedangkan Tubal terletak di sebelan timur Asia Kecil. Dengan begitu, Meshek dan Tubal adalah bagian dari Turki modern. Di jaman sekarang, daerah ini adalah daerah Islam. Meksipun Turki mengalami perubahan drastis di abad terakhir, dalam hanya beberapa tahun saja akhir2 tampak semakin kuatnya kebangkitan fundamentalis Islam. [3]
[3] BBC Roger Hardy BBC Islamic laporan pengamatan: Islam in Turkey: Odd One Out 26 September, 2003.


Magog

Tentang negara manakah Magog, terdapat perbedaan pendapat antar cendekiawan Alkitab dan ahli sejarah. Buku Magogites yang berjudul The Matthew Henry Complete Commentary on the Whole Bible membicarakan perbedaan pendapat ini:

Beberapa ahli berpendapat mereka menemukan Gog dan Magog di Scythia, Tartary, dan Russia Selatan. Yang lain berpendapat keduanya terletak dekat Israel, yakni di Syria dan Turki. [4]
[4] Matthew Henry Complete Commentary on the Whole Bible Ezekiel 38 http://bible.crosswalk.com/Commentaries

Pendapat bahwa Magog adalah Scythia berdasarkan atas tulisan ahli Yahudi kuno bernama Josephus yang menulis, “Magog menurunkan bangsa Magogia, yang diberi nama berdasarkan nama Magog sendiri, dan orang2 Yunani menyebut mereka sebagai bangsa Sythia.” Beginilah pendapat Hithcock:

Bangsa Sythia kuno adalah bangsa nomadis besar yang mendiami daerah kuno dari Asia Tengah sampai ke bagian selatan Rusia kuno. Keturunan Magog adalah penduduk asli dataran Asia Tengah. Di jaman modern, tanah Magog dihuni oleh bekas republik2 yang dulu tergabung dengan Uni Sovyet yakni Kazakhstan, Kyrgystan, Uzbekistan, Turkmenistan, Tajikistan, dan mungkin bagian utara Afghanistan modern. [5]
[5] Mark Hitchcock, The Coming Islamic Invasion of Israel (Multnomah, Sisters, Oregon, 2002), hal. 31

Murtadin Walid Shoebat setuju akan pendapat ini. Shoebat menunjukkan bahwa:
The Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge, mengutip tulisan2 Asyria kuno, menetapkan lokasi Magog di daerah luas antara Armenia dan Media di jaman kuno – tepatnya, republik2 bagian selatan Rusia dan utara Israel, yakni Azerbajian, Afghanistan, Turkestan, Chechnya, Turkey, Iran and Dagestan. Mereka semua adalah negara2 Islam. [6]
[6] Walid Shoebat, Why I left Jihad, www.shoebat.com, Islam and the Final Beast http://www.answering-islam.org/Walid/gog.htm

Jadi, negara2 apa saja yang bergabung bersama Magog masih belum bisa ditetapkan dengan tepat, tapi terdapat hal umum yang disetujui bersama. Magog terdapat di Asia Kecil, dan kemungkinan juga Asia Tengah – yakni bagian2 selatan bekas Uni Sovyet. Di jaman sekarang, Islam mendominasi seluruh daerah tersebut.

Bagaimana jika kita gunakan pendapat lain para cendekiawan Alkitab yang menyatakan Magog adalah Syria? Jikalau pendapat ini yang dipakai, keadaannya masih sama, yakni Magog adalah negara Islam.

Tapi ada cara lain yang lebih tepat untuk mengetahui di manakah Magog: yakni dengan menetapkan letak Meshek dan Tubal – dan ini telah kita lakukan. Alasan akan hal ini adalah dari kalimat yang ditulis Yehezkiel: “Gog di tanah Magog, yaitu raja agung negeri Mesekh dan Tubal.” Magog adalah daerah yang menguasai Mesekh dan Tubal. Sudah jelas bahwa Mesekh dan Tuba terletak di daerah Turki modern. Dengan begitu, tentunya Magog terletak tidak jauh dari Turki atau bahkan berada di daerah Turki sendiri. Baik perkiraan Magog adalah Syria atau pun Magog adalah Turki, keduanya menyatakan bahwa Magog adalah negara Islam.

Hal ini penting. Karena Gog – sang Anti Kristus – akan datang dari tanah Islam Magog, maka terdapat kemungkinan sangat besar bahwa Gog adalah Muslim. Sangatlah jarang ada kepala negara Islam yang bukan Muslim.


Persia

Persia sangatlah mudah untuk dikenal, karena Persia adalah Iran di jaman modern. Banyak masyarakat Iran di Amerika yang menyatakan mereka berasal dari Persia. Sebenarnya bahkan Iran tetap bernama Persia sampai tahun 1935. Sudah jelas bahwa Iran adalah negara Islam. Meskipun terjadi banyak pertanda bahwa generasi muda Iran mulai tidak suka akan Islam, tapi sampai sekarang belum terjadi gejala bahwa mayoritas Iran akan meninggalkan akar Islam mereka dalam waktu dekat. [7]
[7] Ruling Shiites' Influence Eroded by Other Faiths by Ramin Mostaghim, Inter Press Service News Agency May 5, 2004


Cush

Cush juga mudah untuk dikenal. Beberapa terjemahan Alkitab menyebut Cush sebagai Ethiopia di jaman modern, meskipun hal ini tidak sepenuhnya benar. Cush di jaman Yehezkiel terletak di sebelah baratdaya Ethiopia jaman kini. Dalam Alkitab, Cush seringkali dihubungkan dengan Mesir dan bertetangga dengan Mesir:

Yehezkiel 29:9-10
(9) Mesir akan menjadi tanah yang sunyi sepi. Maka tahulah kamu bahwa Akulah TUHAN." TUHAN berkata, "Hai raja Mesir! Karena engkau mengatakan bahwa Sungai Nil adalah milikmu dan bahwa engkaulah yang membuatnya,
(10) maka Aku menjadi musuhmu, dan musuh Sungai Nilmu. Seluruh Mesir akan Kujadikan tanah yang sunyi sepi mulai dari kota Migdol (Mesir utara) di utara sampai ke kota Aswan (selatan Mesir modern) di selatan, hingga perbatasan Cush (Sudan modern).


Juga salah satu karakter menentukan dari Cush adalah sungai2nya (Yesaya 18:1).
Yesaya 18:1
Wahai! Negeri dengingan sayap di seberang sungai-sungai Etiopia,

Karena negeri ini berseberangan dengan Mesir, tentunya sungai2 yang dimaksud adalah lima sungai yang membentuk sungai Nil. Jika kita melihat peta, sungai Nil mengalir langsung ke perbatasan selatan Mesir ke negara Sudan modern. Di negara Sudan terdapat lima buah sungai yang semuanya bersatu ke sungai Nil ke arah utara. Dari keterangan ini, maka Cush di jaman dulu adalah Sudan di jaman modern, yang dikenal sebagai Republik Islam Sudan sejak tahun 1989. Meskipun Sudah punya minoritas Kristen, tapi negara itu diperintah oleh mayoritas Muslim. Pemerintah Islam Sudan juga menindas minoritas Kristen dengan keras. Ini tidak heran, karena Pemerintah Islam Sudan memang benar2 Islam sejati. Seperti yang dikatakan Hitchcock dengan tepatnya, “Orang2 tidak akan menemukan musuh Israel dan Barat yang lebih parah daripada Sudan.” Karena itulah Sudan merupakan bagian dari partisipasi Islam dalam negara besar Anti-Kristus.


Put

Berdasarkan Alkitab, Put (atau Phut) adalah wilayah barat. Di jaman modern, Put adalah negara Libya. Septuagin (terjemahan Alkitab Perjanjian Lama dalam bahasa Yunani) menerjemahkan nama Put dengan nama Libue. Kebanyakan ilmuwan Alkitab modern setuju dengan pendapat ini. Akan tetapi Shoebat mengikutsertakan negara2 Aljeria, Maroko, dan Tunis bersama-sama dengan Libya. Semua negara2 tersebut merupakan negara2 Islam.


Gomer

Para ahli Alkitab pada umumnya setuju bahwa Gomer adalah daerah Simeria Keltik atau Krim-Tartary. [8] Tentang jati diri Gomer, Pendeta Baptis Fred Zaspel menulis:
[8] http://www.blueletterbible.org

Gomer terkenal di jaman kuno sebagai Gimarrai yang terletak di bagian utara Asia Kecil tengah (Kapadokia). Orang2 di sini dikenal sebagai masyarakat Simeria. Ini tampaknya pengertian yang termudah. [9]
[9] Fred G. Zaspel, The Nations of Ezekiel 38 – 39 Who Will Participate in the Battle?, http://www.biblicalstudies.com/bstudy/e ... zekiel.htm

Jadi Gomer adalah Gimmara adalah Simeria adalah Kapadokia. Kapadokia adalah bagian tengah Turki. Lagi2 ini adalah bagian dari negara Islam.


Togarmah

Zaspel kembali mengungkapkan jati diri Togarmah dengan tepat:

Togarmah adalah keturunan dari Nuh melalui Yafet lalu Gomer (Kejadian 10:1-3). Dia dikenal oleh masyarakat Asiria sebagai Tilgarimmu … Tilgarimmu adalah negara kota di daerah Anatolia Timur (Asia Minor, Turki modern), tepatnya, seperti yang dikatakan Ryrie, “bagian tenggara Turki dekat perbatasan Syria.” Pendapat ini juga umumnya disetujui bersama. [10]
[10] ibid.

Sekali lagi kita menemukan bagian daerah yang merupakan bagian dari Turki modern.


Negara ke-Delapan

Lima dari delapan negara yang disebut Yehezkiel adalah bagian negara Turki modern, sebagian juga merupakan daerah selatan Rusan dekat Pegunungan Kaukasus, juga sebagian daerah Turkik di Asia Tengah. Sudah jelas bahwa Tuhan membimbing Yehezkiel untuk memperhatikan daerah Turki. Tiga negera yang lain: Libya, Sudan, dan Iran, bersama-sama dengan Turki membentuk lingkaran sempurna di sekeliling Israel. Turki menguasai semua daerah sebelah utara Israel, sedangkan Iran berada di sebelah timur Israel, Sudan di sebelah selatan, dan Lybia di sebelah barat. Seluruh empat penjuru Israel dikelilingi oleh negara2 Islam anggota negara besar Anti-Kristus.

Penyerangan akhir ke Israel, kemungkinan besar akan dipimpin oleh Turki dan melibatkan setidaknya tiga atau lebih negara2 Islam. Meskipun akan selalu ada kemungkinan untuk memasukkan musuh Israel jaman sekarang ke dalam kitab suci, tapi sebaliknya kita harus membiarkan Alkitab bicara sendiri. Meksipun sekarang tidak tampak alasan kuat bagi Turki untuk jadi pemimpin kekalifahan akhir, setidaknya begitulah yang dinubuatkan Yehezkiel. Nantinya akan kita lihat bahwa ini memang dibenarkan oleh bagian lain di Alkitab.


Apakah Negara yang Ketujuh dan Kedelapan?

Keterangan akan hal ini diambil dari buku Walid Shoebat yang berjudul Why I left Jihad. Buku ini bisa dibeli di www.shoebat.com

Selain negara2 yang disebutkan di Yehezkiel 38, kitab Wahyu juga menegaskan bahwa memang benar daerah Turki akan menjadi ketua negara besar Anti-Kristus. Mari telaah ayat berikut:

Wahyu 17:3
Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.

Ayat di atas menunjukkan bentuk akhir negara besar “binatang” Anti-Kristus. Sang binatang memiliki tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Dari kitab Daniel kita tahu bahwa sepuluh tanduk melambangkan sepuluh negara atau raja yang bergabung di bawah negara besar Anti-Kristus. Tujuh kepala melambangkan tujuh kerajaan besar yang telah muncul di masa lalu dan mereka semua tampak kecil dibandingkan kerajaan/negara besar terakhir yang akan muncul. Seperti biasa, nubuat dalam Alkitab tidak mudah dimengerti karena sarat simbolisme, tapi Alkitab juga menjelaskan arti simbol dan nubuat bagi kita:

Wahyu 17:9-11
(9) Ini ajakan bagi orang berakal yang berhikmat: ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk,
(10) ketujuhnya adalah juga tujuh raja: lima di antaranya sudah jatuh, yang satu ada dan yang lain belum datang, dan jika ia datang, ia akan tinggal seketika saja.
(11) Dan binatang yang pernah ada dan yang sekarang tidak ada itu, ia sendiri adalah raja kedelapan dan namun demikian satu dari ketujuh itu dan ia menuju kepada kebinasaan.


Berdasarkan penjelasan di atas, tujuh kepala disebut sebagai tujuh gunung. Alkitab seringkali menggunakan kata pegunungan sebagai lambang kekaisaran atau negara besar. Yang terpenting, pasal di atas menunjukkan fakta bahwa sebelum Yesus datang kembali, kekaisaran/negara besar ke delapan akan terbentuk terlebih dahulu. Negara ini akan dipimpin oleh sang Anti-Kristus. Bagaimana pasal di atas dapat membantu kita melihat siapakah kekaisaran/negara besar Anti-Kristus yang terakhir ini? Pertam-tama, kita lihat bahwa pada waktu Yohanes menulis kitab Wahyu, lima negara besar telah jatuh. Ini dijelaskan pada kalimat “lima di antaranya sudah jatuh.” Negara2 besar ini umumnya diakui para ahli Alkitab sebagai berikut:
(1) Mesir
(2) Asyria
(3) Babilonia
(4) Persia
(5) Yunani

Setelah kelima negara besar di atas, malaikat memberitahu Yohanes bahwa “yang satu ada.” Di saat Yohanes menulis kitab Wahyu, negara besar yang masih ada adalah negara/kekaisaran Romawi yang berkuasa di seluruh Timur Tengah, Afrika Utara dan sebagian besar Eropa. Maka sudah jelas bahwa negara besar keenam adalah kekaisaran Romawi. Negara besar berikut, yakni yang ketujuh, dan lalu kedelapan akan menjadi negara besar Anti-Kristus. Kita perlu mengetahui siapakah negara besar ketujuh ini, karena menurut ayat2 di atas, negara besar kedelapan merupakan versi negara besar ketujuh yang dibangkitkan kembali:

“Dan binatang yang pernah ada dan yang sekarang tidak ada itu, ia sendiri adalah raja kedelapan.”
Inilah maksud kalimat di atas:
“Kerajaan/negara besar binatang yang ketujuh yang pernah ada, dan sekarang tidak ada lagi, tapi akan bangkit kembali sebagai kerajaan/negara besar yang kedelapan.”

Jadi jika kita sedang menantikan negara besar binatang yang kedelapan, apakah negara besar yang ketujuh itu? Kerajaan besar apakah yang muncul setelah Romawi?

Banyak ahli Alkitab yang mengira kerajaan/negara besar ketujuh adalah kekaisaran Jerman III (German third Reich) yang hancur di Perang Dunia 2 dan dikira akan bangkit kembali sebagai kerajaan/negara besar kedelapan. Hal ini karena Nazi Jerman begitu benci terhadap Yahudi. [11]
[11] Lihat misalnya, Robert Van Kampen, The Sign (Crossway, Wheaton, Illinios, 1992)

Perkiraan lain yang juga populer adalah Kekaisaran Romawi akan bangkit kembali sebagai negara besar Anti-Kristus yang kedelapan. Tapi perkiraan ini tidak tampak tepat karena jika Romawi adalah negara besar keenam dan juga yang terakhir, maka apakah negara besar yang ketujuh? Teori ini mengandung lubang besar di tengahnya. Apakah mungkin bahwa Romawi adalah negara besar keenam, ketujuh, dan kedelapan? Alkitab dan akal sehat tidak mendukung teori ini. Hal lain adalah semua enam negara besar tersebut berkuasa atas Timur Tengah, termasuk Yerusalem. Ini keterangan yang sangat penting karena semua keterangan Alkitab tentang tempat dan kejadian berpusat pada Yerusalem, dan bukan pada Amerika atau tempat lain. Dalam pandangan Alkitab, pusat dunia terletak di Yerusalem. Segala teori yang memperkirakan bangkitnya kembali negara beasr Romawi berpusat pada Eropa – contohnya Pasar Bersama Eropa – dan konsep ini asing dan tak dikenal dalam Alkitab. Hal2 yang berkaitan dengan Alkitab berakibat langsung pada Yerusalem, dan keadaan ekonomi Eropa tidak berdampak langsung pada Yerusalem.

Hal berikut yang juga harus diperhitungkan adalah keenam negara2 besar yang telah disebut di atas, saling menggantikan atau menaklukkan negara sebelumnya. Ini sifat kejadian penaklukkan yang berulang terus. Setiap negara besar itu berkuasa atas Yerusalem dan lalu negara besar itu dikalahkan atau dikuasai negera besar berikutnya. Ini contohnya:
1. Mesir berkuasa atas seluruh Mesir dan Israel;
2. Asyria lalu mengalahkan Mesir dan berkuasa di seluruh Timur Tengah, termasuk Israel.
3. Babylonia mengalahkan Asyria dan bahkan menjadi lebih besar daripada Asyria, sambil tak lupa tetap menguasai Israel.
4. Medo/Persia mengalahkan dan menguasai Babilonia.
5. Yunani mengalahkan Medo/Persia.
6. Romawi mengalahkan Yunani


Berikutnya adalah negara besar ketujuh yang mengalahkan Romawi. Siapakah yang mengalahkan Romawi? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus mengamati secara singkat kejatuhan Kekaisaran Romawi. Apakah yang sebenarnya terjadi?

Di tahun 395 M, Kekaisaran Romawi terpecah menjadi dua bagian: barat dan timur. Bagian Timur dikenal sebagai Kekaisaran Byzantium. Di tahun 410 M, ibukota Kekaisaran Romawi Barat yakni kota Roma runtuh karena serangan suku Jerman yang dikenal sebagai suku Visigoth atau Barbaria. Meskipun ibukota Romawi Barat telah jatuh, Kekaisaran Romawi tetap hidup. Bagaimana bisa begitu? Setelah Roma jatuh, ibukota Romawi dipindah ke kota Konstantinopel di Romawi Timur – yang jauhnya adalah sekitar 1.600 kilometer dari Roma. Romawi Barat di Eropa runtuh, tapi Romawi Timur masih tetap hidup sekitar seribu tahun dengan ibukotanya Konstantinopel. Kekaisaran Romawi lalu benar2 runtuh setelah Muslim Turk menyerangnya di tahun 1453 M. Selain itu, Kalifah Islam Umar Ibn al-Khattab menjajah Yerusalem mulai tahun 637. Berbagai kekalifahan saling bergabung dan berganti sehingga akhirnya membentuk Kekalifahan Islam Ottoman yang menggantikan Kekaisaran Romawi dan berkuasa di atas seluruh Timur Tengah, termasuk Yerusalem, selama 1.300 tahun. [12] Kekalifahan Turki mengalami keruntuham dimulai pada tahun 1909.
[12] http://www.worldhistory.com/ancientrome.htm

Maka sekarang tampak jelas bahwa satu2nya negara besar yang cocok dengan pola penaklukkan sebagai negara ketujuh adalah Kekalifahan Turki/Ottoman. Ini cocok pula dengan daftar negara2 yang disebut Yehezkiel yang kebanyakan berada di daerah Turki pula.


Bangkitnya Kembali Kekalifahan Islam

Negara besar Turki merupakan tempat kedudukan Kalifah Islam. Di tahun 1923, Kalifah Islam secara resmi dihapuskan. Di jaman sekarang, dunia Islam sedang menunggu-nunggu dibentuknya kembali Kalifah. Alkitab menunjukkan bahwa tak lama lagi Kekalifahan Turki akan bangkit kembali.

Wahyu 17:8
Adapun binatang yang telah kaulihat itu, telah ada, namun tidak ada, ia akan muncul dari jurang maut, dan ia menuju kepada kebinasaan. Dan mereka yang diam di bumi, yaitu mereka yang tidak tertulis di dalam kitab kehidupan sejak dunia dijadikan, akan heran, apabila mereka melihat, bahwa binatang itu telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul lagi.

Pada saat nubuat di atas terpenuhi, kita akan saksikan berdirinya kembali Kekalifahan Islam. Akhirnya kedudukan Kalifah akan diberikan pada orang yang dikenal dunia Muslim sebagai Mahdi, tapi yang disebut Alkitab sebagai Anti-Kristus.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby yusup_didin » Wed May 28, 2008 4:21 am

INI YANG OGUT CARI.........!!!
iran dan bangsa Gog sudah siap menyerang isarel!
User avatar
yusup_didin
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 421
Joined: Tue Nov 20, 2007 9:19 pm
Location: kolam berlumpur.......

Postby Adadeh » Thu May 29, 2008 5:34 am

Kebencian Luar Biasa Islam Terhadap Yahudi

Meskipun Islam melihat harapan masa depan di mana orang2 Kristen dan Yahudi akan berbondong-bondong memeluk Islam, terdapat perbedaan jelas dalam Islam tentang perang akhir jaman melawan Kristen dan perang akhir jaman melawan Yahudi. Dalam versi akhir jaman Islam, orang2 Kristen harus memeluk Islam atau mati dibunuh.

Dari sini saja sudah jelas terlihat bahwa Islam tidak senang terhadap agama dan umat Kristen. Tapi ketidaksenangan terhadap Kristen itu belum apa2 jika dibandingkan dengan kebencian luar biasa Islam terhadap Yahudi. Begitu hebatnya rasa benci tersebut, sehingga Islam hanya menetapkan satu2nya nasib bagi Yahudi yakni pembantaian menyeluruh dan total. Kita lihat dalam agama Islam terdapat banyak keterangan yang penuh kebencian pekat, terus-menerus, dan konsisten terhadap orang Yahudi, dan ini serupa dengan ideology Nazisme. Ideologi kebencian ini sangat ditunjang dan dikompori oleh ayat2 Qur’an dan ahadis Islam. Contohnya:

Surah 5:64
Orang-orang Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu", sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan di muka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.

Ayat ini jelas mengungkapkan bahwa ada “permusuhan dan kebencian” terhadap orang2 Yahudi sampai Hari Kiamat. Hal ini membuktikan bahwa Qur’an tidak hanya mengutuki Yahudi di jaman Muhammad, tapi juga sampai sekarang. Qur’an tidak hanya menuduh orang2 Yahudi yang terlebih dahulu melakukan perang dan menimbulkan kekacauan di bumi, tapi Qur’an juga mengungkapkan bahwa Allah SWT begitu muak dengan orang2 Yahudi sehingga dia mengutuki mereka dan mengubah mereka menjadi “monyet dan babi,” sebagai lambang tingkat terendah diantara umat manusia:

Surah 7:166
Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang mereka dilarang mengerjakannya, Kami katakan kepadanya: "Jadilah kamu kera yang hina”

Surah 5:60
Katakanlah: "Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?" Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.

Surah 2:65
Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: "Jadilah kamu kera yang hina".

Ayat2 di atas merupakan ayat2 favorit Muslim yang paling benci Yahudi. Murtadin bekas Muslim Walid Shoebat yang besar di daerah Palestina mengisahkan pengalamannya. Suatu hari, sekolahnya mengadakan acara bersama ke kebun binatang. Pada saat mereka berada di depan kandang gorila, Walid ingat bahwa, “Guru Islam memberitahu kami, ‘Gorila ini sebenarnya orang Yahudi.’ Jika aku memikirkan hal itu sekarang, maka aku sadar bahwa ini adalah ajaran Nazisme dalam bentuk yang paling keji. Inilah ajaran yang disebarkan di seluruh Timur Tengah.” [1] Sama seperti Nazisme menyatakan orang2 Yahudi bukanlah manusia seutuhnya agar mereka tidak merasa bersalah menganiaya dan membunuh orang2 Yahudi, begitu pula dunia Islam mengikuti ajaran Qur’an yang mengaggap orang2 Yahudi sebagai makhluk rendah.
[1] Wawancara radio Walid Shoebat oleh Joseph Farah. www.shoebat.com

Jika Muslim mendengar akan hal ini, maka mereka cepat2 mengatakan bahwa Qur’an juga mengandung banyak ayat yang baik2 tentang Yahudi. Meskipun ayat2 itu memang ada, tapi pengertian sebenarnya bukanlah demikian. Murtadin bekas Imam dan profesor sejarah Islam dari Universitas Al-Azhar di Kairo yang bernama Mark A. Gabriel, Ph.D. dalam bukunya yang berjudul Islam and the Jews, menerangkan pengertian Qur’an terhadap Yahudi. Gabriel menerangkan bahwa menurut agama Islam, ayat2 yang manis tentang Yahudi telah dibatalkan (mansukh) oleh ayat2 yang diwahyukan Muhammad di akhir karir kenabiannya. Muslim tahu jika mereka menemukan ayat2 yang saling bertentangan satu sama lain, maka yang berlaku adalah ayat yang terbaru yang membatalkan ayat yang lebih lama. Hal ini merupakan doktrin Islam yang disebut naskh. [2] Banyak Qur’an yang bahkan mencantumkan daftar ayat2 lama dan ayat2 baru agar Muslim mengerti ayat mana yang telah dibatalkan dan mana yang masih berlaku. Karena ayat2 agresif terhadap Yahudi merupakan ayat2 baru, maka ayat2 ini membatalkan ayat2 manis terhadap Yahudi yang lebih lama. Hal ini sudah dimengerti luas di dunia Islam.
[2] Mark A. Gabriel, Ph.D., Islam and the Jews, The Unfinished Battle, (Lake Mary, Florida, Charisma House, 2003), hal. 46-49

Kebencian mendalam terhadap Yahudi tidak hanya terdapat di Qur’an, tapi bahkan juga terlebih lagi dalam Hadis tentang pembantaian akhir atas orang2 Yahudi. Ini hadisnya sekali lagi:

Kebangkitan orang mati tidak akan terjadi kecuali umat Muslim akan memerangi orang2Yahudi dan umat Muslim akan membunuhi mereka sampai orang2 Yahudi menyembunyikan diri mereka di belakang batu atau pohon dan batu atau pohon itu berkata: Muslim, atau hamba Tuhan, ada Yahudi di belakangku; datanglah dan bunuhlah dia; tapi pohon Gharqad tidak akan berkata apa2, sebab ia adalah pohon orang2 Yahudi. [3]
[3] Sahih Muslim, Buku 041, Nomer 6985

Nubuat akhir jaman yang berakhir dengan perang hebat Islam melawan Israel dan pembantaian seluruh Yahudi sangat dipercaya umat Muslim. Saat ini, Islam dan dunia Muslim merupakan satu2nya kekuatan anti-Semitik (benci Yahudi) terbesar di dunia. Palestina menggunakan ramalan2 Islam akhir jaman untuk menyerang Israel dan masyarakat Yahudi sampai detik ini. Berikut adalah kutipan khotbah Sheikh Ibrahim Madhi, imam resmi yang ditunjuk Pemerintah Palestina:

Kita negara Palestina, Allah telah menentukan nasib kita sebagai garis depan dalam perang melawan Yahudi di hari kiamat, seperti yang dikatakan nabi Muhammad, ‘Kebangkitan orang mati tidak akan terjadi kecuali kau mulai memerangi kaum Yahudi dan membunuh mereka …’ Kita orang2 Palestina adalah garis depan tugas ini, tidak peduli kita mau atau tidak …
Wahai, saudara2 Arab kami, jangan tinggalkan bangsa Palestina sendirian dalam perang menghadapi Yahudi … bahkan jika telah ditetapkan bahwa kami harus berada di garis depan … Yerusalem, Palestina, dan Al-Aqsa (Temple Mount), tanah yang diberkati Allah SWT dan sekitaranya akan tetap menjadi daerah pertempuran antara yang Benar dan yang Salah, antara orang2 Yahudi dan non-Yahudi di tanah suci ini, tidak peduli betapa banyaknya perjanjian damai yang ditandatangani, tidak peduli berapa banyak perjanjian yang disetujui. Karena kebenaran adalah dalam Qur’an, seperti yang dinyatakan sendiri oleh Nabi Muhammad, bahwa perang akhir akan terjadi di Yerusalem dan sekitarnya: ‘Kebangkitan orang mati tidak akan terjadi kecuali kau mulai memerangi kaum Yahudi …’
Perang dengan Yahudi pasti akan terjadi … kemenangan Muslim tanpa ragu akan terjadi, dan sang Nabi menyatakan hal ini di beberapa hadis dan Hari Kebangkitan tidak akan terjadi tanpa kemenangan umat Muslim atas orang2 keturunan monyet dan babi dan kehancurannya.
[4]
[4] Palestinian Media Watch, Studies on Palestinian Culture and Society by Itamar Marcus, www.pmw.org.il

Oh Allah, terimalah mati syahid kami di surga tertinggi
Oh Allah, tunjukkan pada kaum Yahudi hari yang hitam …
Oh Allah, bantailah Yahudi dan para pendukungnya …
Oh Allah, tegakkan bendera Jihad di seluruh bumi …
[5]
[5] Middle East Media Research, Friday Sermon on Palestinian Authority TV, April 17, 2002 Palestinian Authority Imam Sheikh Ibrahim Madhi at the Sheikh 'Ijlin Mosque in Gaza City, www.memri.org/bin/articles.cgi?Page=arc ... ID=SP37002

Tatkala dunia sangat mendambakan perdamaian berlangsung antara orang2 Yahudi dan Palestina, para imam dan pemimpin rakyat Palestina malahan mendambakan perang akhir jaman membantai seluruh masyarakat Yahudi.


Kebencian Luar Biasa Setan Terhadap Yahudi

Jika kita bandingkan semangat jiwa Islam dengan semangat jiwa pemerintahan Anti-Kristus dan Nabi Palsu, maka kita temukan semangat kebencian luar biasa yang sama terhadap orang2 Yahudi. Ini adalah kebencian yang berasal dari Setan sejak jaman dahulu kala. Sejak saat Tuhan berkenan pada masyarakat Yahudi, Setan seketika mengamuk hendak menghancurkannya. Alat2 utama penghancur yang dipakai setan adalah negara2 besar dunia. Merekalah negara2 besar “binatang” yang telah kita bahas di tulisan terdahulu. Sepanjang sejarah, kita melihat usaha Setan untuk menganiaya atau membasmi orang2 Yahudi:

1. Melalui Firaun, sang penguasa Mesir, ketika dia memerintahkan pembantaian setiap bayi lelaki Yahudi. (Keluaran 1:55-22)
2. Melalui Shalmaneser, sang penguasa Asyria, ketika dia menaklukkan kerajaan utara Israel dan membawa sepuluh dari dua belas suku Yahudi ke pengasingan. (2 Raja2 17:5,6)
3. Melalui Nebukadnezar, sang penguasa Babilon, ketika dia menyerang Yerusalem, ibukota Kerajaan Yudea di selatan, dan membawa sebagian besar Yahudi ke pengasingan. (2 Raja2 24:10-16)
4. Melalui Haman, kaki tangan penguasa Kekaisaran Medo/Persia, ketika dia berusaha membunuh setiap orang Yahudi di Kekaisaran tersebut. (Esther 3:9)
5. Melalui Antiokhus Epifanus, sang penguasa Yunani di Syria, ketika dia mengepung Yerusalem di mana ahli sejarah Yahudi bernama Yosefus menggambarkannya sebagai pengepungan paling berdarah di sejarah Israel. (Daniel 8:23-25; 1 Maccabees 1-6) [6]
[6] Josephus, Wars of the Jews, Book VI, Chapter V, Section 3
6. Melalui Titus, sang Kaisar Romawi, yang menyerang dan menaklukkan Yerusalem, sambil tak lupa membantai 1,1 juta Yahudi, dan memperbudak 97.000 Yahudi. (Wars of the Jews, VI, ix, 3).
7. Melalui berbagai penguasa Islam dan Kristen. Bahkan beberapa penguasa Kristen sekalipun juga melakukan pembantaian terhadap masyarakat Yahudi.
8. Melalui Adolf Hitler yang membunuh lebih dari 6 juta Yahudi selama Perang Dunia 2.
9. Dan akhirnya melalui sang Anti Kristus dan Nabi Palsu dengan negara raksasa masa depannya, yang dinubuatkan dengan begitu jelas oleh Nabi Zakharia dan Yehezkiel, untuk menyerang Yerusalem dan membantai 2/3 penduduk Israel. (Zakharia 13:8,9; Yehezkiel 38 )

Image Image
Image Image

Orang bernalar akan berhenti dan bertanya:
Apa lagi yang dapat menjelaskan sejarah penuh banjir darah dan penindasan terus-menerus atas suatu bangsa yang sangat kecil selain dari kebencian luar biasa Setan terhadapnya?
Siapakah yang dapat membangkitkan rasa benci yang sedemikian hebat terhadap masyarakat kecil yang hanya mewakili sebagian sangat kecil dari 1% populasi dunia – di mana pun mereka tinggal?
Siapa lagi jika bukan Setan itu sendiri?
Sejarah bangsa Yahudi sendiri merupakan bukti bagi mereka yang berpikiran luas bahwa Setan itu benar2 ada dan dia sangat membenci orang2 yang dikasihi Tuhan, yang disebut sebagai “biji mata Tuhan.” (Zakharia 2:8 )


Kesimpulan

Melalui sejarah, kita bisa melihat bangsa2 yang sukarela mau menjadi alat Setan dalam mengungkapkan kebencian terhadap masyarakat Yahudi. Yang lebih menakutkan lagi, ketiga kitab suci dari agama Yahudi, Kristen, dan Islam, semuanya menunjukkan perang akhir jaman yang dahsyat terhadap bangsa Israel. Dalam Alkitab dinyatakan bahwa wakil setan sang Anti Kristus, beserta tangan kanannya sang Nabi Palsu dan semua yang mengikuti mereka akan melakukan pembantaian masal terakhir ini. Dalam Islam, adalah sang Mahdi, Yesus Muslim dan umat Muslim sejati yang akan melakukan pembantaian masal terakhir ini. Ini merupakan bukti bahwa Islam memang cocok dengan sifat utama roh Anti-Kristus; yang penuh kebencian tak terperikan terhadap orang2 Yahudi.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby cahayaterang » Tue Oct 28, 2008 12:32 pm

Wah, tulisan bung Adadeh , benar2 membuka mata saya. masih ada lanjutannya kah ?
User avatar
cahayaterang
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 132
Joined: Wed Oct 15, 2008 11:34 am
Location: somewhere out there

Re: Imam Mahdi: Sang Juru Selamat Islam

Postby Abigail_Cohen » Fri Jan 16, 2009 9:40 pm

Wah, tulisan2 ini membuka mataku..... gawat kalau gitu! pasti banyak orang yang kena tipu.
Abigail_Cohen
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 66
Joined: Thu Sep 25, 2008 7:28 pm

Re: Imam Mahdi: Sang Juru Selamat Islam

Postby Ahmadibejad » Sun Oct 25, 2009 3:17 pm

MANTAP....
Ahmadibejad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1341
Joined: Sun Sep 06, 2009 9:16 am

Re: Imam Mahdi: Sang Juru Selamat Islam

Postby Dogol » Sun Dec 06, 2009 2:34 pm

Pada waktu mahdi lewat negara besarnya menyerbu yahudi pada akhir jaman, apakah negara barat yang notabene US dan sekutunya tidak membantu kok sampe bisa diduduki
Dogol
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 9
Joined: Sun Dec 06, 2009 2:12 am

Re: Imam Mahdi: Sang Juru Selamat Islam

Postby saia » Wed Mar 17, 2010 5:43 am

@atas

mungkin US di Alkitab ini di deskripsikan dengan "Penduduk-penduduk di pesisir" yg tak luput dari serangan "binatang ini",
ga tau juga sich, kita tunggu aja jawaban dari Alkitab


wassalam
saia
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: Imam Mahdi: Sang Juru Selamat Islam

Postby dr.setan » Fri Apr 30, 2010 11:56 pm

Adadeh wrote:Imam Mahdi: Sang Juru Selamat yang Ditunggu-tunggu Muslim


sorry bang..aye mo nanye neh berhubung baru dimari dan baru mengetahui..tentang islam..aye baru bace seh jadinye ade sesuatu nyang gak ngerti neh.
pertanyaannye : bukankah mang mamad tuh bikin ayatnye..berdasarkan khayalan dianye..mangkanye banyak ayat nyang diulang² karena lupa dan juga penyangkalan ayat nyang udah dibuatnye..nah nyang bikin aye bingung..kalo mang mang mamad suka bikin ayat sendiri..lalu kenapa die bise meramalkan kejadian waktu hari kiamat yang hampir sama dengan ajaran kristen punye (walau dibalikin ma dianye)..apa karena die dolonye sering mendengar dari penganut nasrani arab..sewaktu die tinggal ma pamannye..jadinye die hanya mendengar begitu..lalu ditafsirkan ma dianye..dengan kebalikan dari ajaran kristen..apa benar perkiraan saya itu bang?

mohon penjelasannye yeh bang..terima kasih sebelumnya..salam kenal bang :-)
dr.setan
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 107
Joined: Sat Mar 27, 2010 9:42 pm

Re: Imam Mahdi: Sang Juru Selamat Islam

Postby Phao » Tue May 11, 2010 1:57 pm

dr.setan wrote:sorry bang..aye mo nanye neh berhubung baru dimari dan baru mengetahui..tentang islam..aye baru bace seh jadinye ade sesuatu nyang gak ngerti neh.
pertanyaannye : bukankah mang mamad tuh bikin ayatnye..berdasarkan khayalan dianye..mangkanye banyak ayat nyang diulang² karena lupa dan juga penyangkalan ayat nyang udah dibuatnye..nah nyang bikin aye bingung..kalo mang mang mamad suka bikin ayat sendiri..lalu kenapa die bise meramalkan kejadian waktu hari kiamat yang hampir sama dengan ajaran kristen punye (walau dibalikin ma dianye)..apa karena die dolonye sering mendengar dari penganut nasrani arab..sewaktu die tinggal ma pamannye..jadinye die hanya mendengar begitu..lalu ditafsirkan ma dianye..dengan kebalikan dari ajaran kristen..apa benar perkiraan saya itu bang?



Tepat! Bukan hanya kebalikan agama Kristen, melainkan juga wahyu2 yg didapat di bawah selimut wanita!! :stun:
\:D/ \:D/

Phao Image
Phao
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 456
Joined: Sun Jul 05, 2009 7:15 pm
Location: 'Atapiluloh Al Ajib' city - Arab Saudi

Re: Imam Mahdi: Sang Juru Selamat Islam

Postby Al-Kafirun_Mukmin » Mon Feb 07, 2011 8:58 am

@ Adadeh
= bikin soft book (e-book) aje, pk lock biar ga bisa d edit.. Sy mau bacanya dngn senang hati..

@ Dr. Setan
= "jika" Iblis beserta Muhammad.. Bisa jadi kn?..
User avatar
Al-Kafirun_Mukmin
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1135
Joined: Sat Jan 22, 2011 7:13 am

Re: Imam Mahdi: Sang Juru Selamat Islam

Postby koboi_kucai » Mon Feb 07, 2011 8:29 pm

Kesimpulan

Melalui sejarah, kita bisa melihat bangsa2 yang sukarela mau menjadi alat Setan dalam mengungkapkan kebencian terhadap masyarakat Yahudi. Yang lebih menakutkan lagi, ketiga kitab suci dari agama Yahudi, Kristen, dan Islam, semuanya menunjukkan perang akhir jaman yang dahsyat terhadap bangsa Israel. Dalam Alkitab dinyatakan bahwa wakil setan sang Anti Kristus, beserta tangan kanannya sang Nabi Palsu dan semua yang mengikuti mereka akan melakukan pembantaian masal terakhir ini. Dalam Islam, adalah sang Mahdi, Yesus Muslim dan umat Muslim sejati yang akan melakukan pembantaian masal terakhir ini. Ini merupakan bukti bahwa Islam memang cocok dengan sifat utama roh Anti-Kristus; yang penuh kebencian tak terperikan terhadap orang2 Yahudi.

Ha....ha.....ha.... cerita ini kan bermula orang ngarang2 buku agama jalan ceritanya nanti di akhir zaman yesus akan diturunkan ke bumi, Imam Mahdi juga, ada juga yang namanya Dajjal, trus dibilang dari Muhammad, Ada orang yang percaya ada pula yang tidak percaya seperti anda.

Kalo saya bilang anda2 yang percaya ato yang kagak percaya sama gilenye. Orang berkhayal, terus bikin buku dapet duit ...trus anda2 pada sewot, mencaci maki MUhammad padahal dia kagak tahu ape2.

apa ajaran kristen kayak gitu, mencaci maki orang ----> he...he...he.... loe2 pade juga kagak tahu mane ajaran kristen yang bener, mane ajaran setan.
koboi_kucai
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 179
Joined: Tue Jan 18, 2011 11:03 am

Next

Return to Resource Center: Hal2 PENTING ttg Islam (Sunni)



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users