. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

HONOUR KILLINGS di Negara Barat (I)

HONOUR KILLINGS di Negara Barat (I)

Postby ali5196 » Thu Jul 27, 2006 1:22 am

Lihat HONOR KILLINGS DI NEGARA MUSLIM (II) :
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=21930

DASAR HUKUM HONOUR KILLING DLM QURAN DAN HADIS lihat: http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 538#228538

http://www.news.faithfreedom.org/index. ... le&sid=276
"UK: MEMBUNUH DEMI KEHORMATAN MUSLIM"
By Giraldus Cambrensis, July 20, 2006

Image
ISRAEL, 1995: Ibtihaz Hasoun, ditikam mati oleh kakak lelakinya, yg memanggil penduduk desanya utk menontonnya membunuh 'adiknya yg sudah terlaknat' itu. Para penduduk desa merayakan honor killing tsb.

Antara tahun 1993 dan 2001, ada paling tidak 109 kasus honour killings di INGGRIS. Pada permulaan bulan Juli, Diana Nammi, pendiri badan the International Campaign Against Honour Killings, bermarkas di London, mengatakan bahwa dlm satu tahun terakhir ini, organisasinya mengalami peningkatan 4 kali permintaan bantuan wanita yg takut akam menjadi korban honor killings ini. Katanya: "Jumlah honour killings meningkat karena semakin banyak wanita menyadari hak2 mereka." Kebanyakan wanita yg mencari bantuan, katanya, berasal dari keluarga2 Muslim Afghan, Iran dan Kurdi.

Katanya, "Percayalah, bahkan keluarga wanita2 ini membayar orang utk melacak mereka."

The International Campaign Against Honour Killing
s dibentuk thn 2003. DI situsnya dinyatakan : "Lebih dari 5000 wanita dan gadis2 dibunuh setiap tahunnya oleh anggota keluarga dlm 'honour killings', menurut PBB. Tindak pidana ini terjadi dlm budaya yg percaya bahwa tingkah laku seksual wanita membawa aib bagi keluarga dan bahwa setiap wanita yg dituduh atau dicurigai harus dibunuh. Alasan pembunuhan bervariasi, mulai dari berbicara dgn lelaki, sampai pemerkosaan (si gadis yg dibunuh karena dianggap ‘mengundang’ pemerkosaan’ tsb)."

Western Resistance melaporkan bahwa bulan Mei lalu, kasus2 honour killings dari Pakistan, Palestina, Turki dan Kurdi. Praktek ini berhubungan dgn adat perkawinan paksa. Walau dianggap sbg adat istiadat, honour killings merupakan praktek Muslim secara eksklusif. Artikel itu mencatat bahwa di Turki, dimana perubahan dlm UU tidak lagi mengijinkan pelaku honour killing menerima hukuman ringan, gadis2 di kawasan Kurdi dipaksa utk BUNUH DIRI.

Bln Juni, pengamat khusus PBB bagi kekerasan terhdp wanita, Nn Yakin Erturk, mengunjungi Turki utk memeriksa meningkatnya bunuh diri diantara wanita muda. Ia melihat bahwa kasus2 ini berhubungan erat dgn adapt spt perkawinan paksa dan kekerasan domestik. Katanya: "Mayoritas wanita di provinsi2 yg saya kunjungi hidup sesuai dgn perintah partriarkh yg didasarkan pada ‘kehormatan’ terhdp tradisi, budaya dan persekutuan antar suku. Berbagai bentuk kekerasan digunakan secara sengja terhdp wanita yg dianggap melanggar aturan2 itu. Bunuh diri wanita di kawasan itu oleh karena itu timbul dlm konteks tsb."

Laporan surat kabar the International Herald Tribune mengatakan bahwa di Turki, bunuh diri secara paksa itu disebut dgn "virgin suicides," atau 'perawan2 yg bunuh diri.'

Laporan itu menyebut kasus Derya, gadis 17 tahun dari kota Kurdi, Batman. Ia menerima perintah utk bunuh diri dari pamannya, lewat SMS dari cellphone-nya. Pesan itu berbunyi: "Kau mencoreng namamu. BUNUH DIRIMU DAN BERSIHKAN KAMI DARI RASA MALU atau KAMI AKAN MEMBUNUHMU TERLEBIH DAHULU."

Derya membina hubungan dgn seorang pemuda di sekolahnya. Ia tahu risikonya, karena kakeknya juga membunuh tantenya karena pacaran. Derya mencoba bunuh diri tapi gagal. Setelah mendptkan counseling ia melarikan diri dari keluarganya. Katanya: "Daerah itu sangat religius dan tidak mungkin bagimu utk membebaskan diri jika kau perempuan. Pilihannya adalah, melarikan diri dari keluarga dan pindah kesebuah kota, atau bunuh diri. Di desa saya, dlm suku ayah saya, lelaki berada di langit ketujuh sementara perempuan diperlakukan spt dibawah bumi. Selama keluarga2 tidak mempercayai puteri2 mereka, hal2 buruk akan terus berlangsung."

---------------------------------------

Image
Di Inggris, kasus2 honour killing terus menerus membuat kaget masyarakat umum. Kasus baru2 ini melibatkan Samaira Aziz (foto atas), yg kakak dan sepupunya diberikan hukuman seumur hidup pd tgl 14 Juli. Pembunuhan wanita cerdas lulusan universitas berusia 25- thn itu terjadi di rumahnya di Southall, London Barat, saat keluarganya memutuskan ia harus dihukum karena melakukan affair dgn lelaki Muslim yg bukan pilihan keluarganya.

Saat kakaknya dijemput polisi setelah membunuh Samaira, ia mengatakan: "Adik perempuan saya membuat masalah. Ia tidak mau kawin dgn jodoh yg disediakan. Kami hanya mengijinkan perkawinan antar saudara. Adik saya ingin lari dari rumah dan kami menghalanginya."

Seluruh keluarganya menyaksikan peristiwa pembunuhan itu, dan ayah Samaira lari ke Pakistan, utk menghindari penangkapan, karena tidak adanya perjanjian ekstradisi. Ibunya hanya berdiri dan menonton Samaira ditikam dan diseret pada rambutnya agar ia masuk kembali kedalam rumah saat ia mencoba melarikan diri. Samaira ditusuk 18 kali dan lehernya digorok 3 kali ! Kedua anak Azhar Nazir berusia 2 dan 4 thn & kakaknya yg berusia 29, sampai kena cipratan darahnya.

Ann Cryer adalah anggota parlemen yg mewakili sebuah daerah dgn taraf penduduk Muslim yg tinggi. Ia berkampanye secara aktif melawan perkawinan paksa dan mensponsori studi bahwa perkawinan2 Muslim2 Pakistan antara saudara sepupu mengakibatkan sejumlah penyakit. Katanya : "Ingatlah apa yg terjadi selama 30 tahun terakhir ini: banyak keluarga2 Pakistan dan Kurdi pindah kesini dan kini anak2 mereka mencapai usia layak kawin. Jumlah 'honour killings' meningkat karena jumlah wanita sbg korban juga meningkat. Sering asal muasal kasus2 ini adalah hubungan yg tidak disetujui keluarga."

Organisasi Diana Nammi, the International Campaign Against Honour Killings, dibentuk setelah kasus Heshu Yones menjadi topik luas.

********************
CASE STUDY 1: HESHU YONES

Image
Heshu Yones dibunuh ayahnya pd tgl October 12, 2002. Gadis muda berusia 16 tahun ini dibunuh oleh ayahnya berdarah Kurdi-Irak berusia 48 thn, Abdullah Yones, karena dianggap terlalu "kebarat2an".

Ayahnya tiba di Inggris, 10 thn yg lalu sbg pengungsi politik. Ia kaget ketika mengetahui bahwa Heshu mengadakan hubungan dgn Samnizam Elkhouri, lelaki Kristen Lebanon berusia 18 tahun.

Ia menusuk Heshu 11 kali sambil tidak lupa menggorok lehernya. Puterinya dibiarkan mati karena kehilangan darah. Tubuhnya ditemukan dgn pisaunya masih menancap dilehernya. Pisau itu ditancapkan dgn begitu kerasnya dilehernya sampai ujungnya patah. Abdullah Yones dihukum seumur hidup pd tgl September 29, 2003.

Polisi mengatakan: "Abdullah Yones mencoba melindungi 'kehormatannya.' Beberapa bulan sebelum kematian puterinya, ia dibawa ke Kurdistan utk dinikahkan secara tradisional tetapi keluarga calon suaminya menolaknya karena mereka menganggap ia bukan lagi perawan. Oleh karena itu Abdullah memutuskan utk membunuhnya dan seluruh keluarganya menyetujui pembunuhan itu."

Abdullah Yones adalah orang pertama di Inggris yg mengakui pembunuhan demi "kehormatan.”

-------------------------------------

FENOMENA BUDAYA ?

Memang honor killing juga terjadi di kawasan non-Muslim, spt di India misalnya. Alasan ini selalu digunakan Muslim utk menunjukkan bahwa bukan honor killing berasal dari 'tradisi sosial' dan bukan dari agama.

Betulkah ? Kalau gitu, apa dong gunanya Islam, yg katanya agama terakhir dan paling hebat, pembawa rahmat bagi umat manusia, kalau tidak sanggup mengatasi kejahatan pada perempuan ini dan kalau pada akhirnya tidak berbeda dari Hindu2 musyrikun yg begitu dibenci Muslim ?

Ini hanyalah pertanda bahwa Islam telah mengadopsi tradisi biadab dari jaman jahiliyah (termasuk perajaman, pencambukan, pencabutan tangan, pemenggalan dan honor killing!). Islam tidak dgn tegas menolak praktek2 ini.

Ingat bahwa Muslim selalu ingin mencuci darah dari tangan mereka dgn menunjuk pada tindak kriminal orang lain.
Last edited by ali5196 on Sun Apr 06, 2008 11:05 pm, edited 9 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Aug 07, 2006 3:23 am

lanjutan ...

Banyak kasus honour killing diakibatkan saat sang gadis memilih calon suami "beda agama". Ini jelas menentang Islam.

Abdul Fattah Idris, professor studi hukum agama komparatif di Al-Azhar
University di Kairo mengatakan: "Shariah melarang muslimah menikahi lelaki Ahlul Kitab (yi Yahudi dan Kristen)."

26 Mei (th ?) dilaporkan ttg kasus Zena, muslimah UK yg menikahi lelaki non-Muslim, Jack Briggs. Mereka melarikan diri setelah keluarga Zena memaksanya utk menikahi lelaki dari Kashmir.
http://www.westernresistance.com/blog/a ... 02223.html
Image

Pasangan itu harus bersembunyi selama 13 thn. Ayah Zena menyuruh seorang detektif utk melacaknya. Kakak2 lelaki Zena mengatakan pada Jack bahwa 'mayatnya akan ditemukan dlm keranjang sampah.' Pada akhirnya, kakak2nya menemukan alamatnya dan bahkan melemparkan batu pada jendela ibu Jack.

Pasangan itu sampai harus berpindah2 dan tidak dapat tinggal disebuah tempat dlm waktu yg lama. Setiap kali menemukan apartemen, Jack harus mengecek apakah ada cara utk mudah melarikan diri dari rumahnya. Ia tidur dgn sebuah baseball bat dibawah tempat tidurnya.

---------------------------------------

Juni 9, Inshana menikahi lelaki Kristen. Kasusnya sama dgn diatas. Orang tuanya memaksanya utk menikahi saudara sepupunya dari Bangladesh yg 30 thn lebih tua darinya dan bertubuh memuakkan.

Keperawanannya dijadikan alat tawar menawar, katanya. 'Dan ketika saya menolak permintaan mereka, mereka menyeret saya kedlm tempat tidur dan menyiksa kaki saya dgn puntung rokok, padahal mereka tokoh2 masy yg dihormati secara luas,' katanya.

Ketika ia menikah, ibunya memakinya sbg kafir dan menyumpahinya agar masuk neraka karena memilih masuk Kristen. Alamatnya disembunyikan.

--------------------------

April 2004, pengadilan Edinburgh memutuskan bahwa perkawinan paksa macam ini adalah ilegal. Aneeka Sohrab, pada usia 16, diancam secara emosional agar menikahi saudaranya, kalau tidak, ibunya akan bunuh diri.

Ia hanya diberitahu satu minggu sebelum perkawinannya di mesjid Glasgow. Suaminya, Raja Sulman Khan, memaksanya utk memasak dan melayani seluruh keluarga besarnya. Aneeka melarikan diri.

-----------------------------------

July 6, hakim memutuskan illegal perkawinan seorang gadis yg dirayu ke Pakistan dgn alasan liburan namun ternyata dikawinkan secara paksa kpd saudara sepupunya. Ibunya mengancam akan bunuh diri dan menyembunyikan paspornya saat ia menolak utk menikah. Suaminya mengaku bahwa ia hanya ingin kawin dgn wanita tsb karena ingin hidup di Inggris.

-----------------------------------------------

Kasus perkawinan paksa di Inggris diperkirakan = 300 per tahun.

Hukum Inggris menganggap perkawinan paksa sbg ilegal, namun Dewan Muslim Inggris (Muslim Council Britain) mengatakan bahwa pelarangan perkawinan paksa hanya akan mengakibatkan anak2 memberi kesaksian melawan orang tuanya dan bisa mengakibatkan masy Muslim menjadi "stigmatised"/ bulan2an. :shock: :shock: ????

*************

Rukshana Naz dipaksa menikah pada usia 15 di Pakistan. Pada usia 19, ketika ia ingin menceraikan suaminya yg tidak dicintainya dan menemukan pacar baru (dan hamil 7 bulan oleh pacar itu), ia dibunuh oleh ibu dan kakak lelakinya, dgn cara mencekiknya dgn tali.

May 25, 1999, pengadilan Inggris menghukum ibu Rukshana dan kakaknya, 22 thn, dgn penjara seumur hidup.

Image

******************

Image

Masih di Bradford, th 1999, Jahangir Hussein, 49 thn, dihukum penjara karena membunuh istri dan kedua puterinya karena ia curiga mereka berzinah.

Jaspal Sohal dipukul dgn palu sampai mati oleh suaminya karena ia takut istrinya akan meninggalkannya dan menghancurkan kehormatannya, "izzat"nya.

********************

Seorang wanita di Nottingham tewas setelah disekap dlm rumahnya selama 24 jam per hari dan 7 hari per minggu.

Di Birmingham, seorang wanita dirantai di dapurnya selama berbulan2 utk menghindarinya keluar rumah dan berkelakuan 'tidak Islami.'

***************************

August 2001, Nuziat Khan ditemukan mati tercekik di rumahnya di London Selatan. Ia dibunuh suaminya karena istrinya minta cerai karena tidak tahan dgn pemukulan suaminya. Putera 3 thnnya berada dirumah saat ibunya dibunuh dan puteranya berusia 15 thn menemukan jenazah ibunya. Suaminya lari ke Pakistan.

***************************

Yasmin Akhtar, 35, diculik, dicekik dan dibakar pd bln Maret 2002 setelah memohon perceraian dari suaminya, Mohammed Jamil. Putera tirinya menyewa 3 tukang pukul utk mencarinya dan mereka mencekiknya dgn selotape utk membungkamnya. Keempatnya dihukum seumur hidup th 2002.

****************************

September 2002, Nurjahan Khatun dibunuh oleh suaminya dgn pisau dapur karena suaminya curiga ia berzinah. Ia juga membunuh puteri 4 thn mereka dan adiknya yg cacad badan. e

****************************

February 18, 2002, Faqir Mohammed, 69 thn, dihukum penjara di Manchester karena membunuh puterinya, Shahida Perveen, 24.

Setelah ia pulang dari mesjid, ia menemukan puterinya di kamar tidurnya dgn pacarnya, Bilal Amin. Bilal loncat dari jendela namun Faqir membabi buta menyerang perut puterinya dgn pisau dapur. Shahida mati karena 19 tusukan di kepala dan perut.

Mohammed, ayah 10 anak mengatakan bahwa kesemua puterinya harus kembali ke Pakistan utk dikawinkan. Ia menolak mengaku telah membunuh Shahida.

Ia mengatakan kpd polisi: "Menurut hukum (Inggris) jelas ini tidak benar, tapi menurut agama (Islam), ini benar."

*************************

Masih banyak kasus lagi :

Manna Begum dan pacarnya, Arash Ghorbani-Zarin, dibunuh oleh ayah dan kedua kakak lelakinya.

Shafilea Ahmed, dibunuh orang tua dan tubuhnya dilemparkan kedlm sungai.

Ahmed Bashir, ditusuk 40 kali karena pacaran dgn muslimah yg dijanjikan pada orang lain.

Banaz Mahmod Babakir Agha, dibunuh dan mayatnya disimpan dlm sebuah kopor di sebuah mobil.

************************

Desember 2004, kejaksaan Inggris utk pertama kalinya mengadakan konferensi ttg honour killings. Polisi menyidik 122 kematian dan kasus2 gadis2 Asia yg hilang secara misterius selama 10 thn terakhir ini.

Andy Baker, kepala Scotland Yard's homicide unit mengatakan : "Kami memiliki insiden2 dimana wanita2 muda menderita luka2 bakar serius yg oleh keluarga mereka dikatakan diakibatkan oleh kecelakaan didapur, padahal tidak nampak satupun panci penggorengan."

Di Pakistan, kasus2 'kecelakaan wanita2 muda' sangat umum. The Pakistan Human Rights Commission (HCRP) memperkirakan adanya 1.000 kasus honour killing dan 400 kasus siraman air keras setiap tahunnya.

Di Bangladesh th 2005, ada 268 kasus penyerangan dgn air keras, khususnya terhdp wanita.

Konferensi CPS itu diketuai Nazir Afzal yg berkata : "Pembunuhan adalah yg paling ekstrim, tapi kita juga melihat pemenjaraan secara paksa, serangan pemukulan, tindak pidana seksual, gadis2 yg diperkosa dan lalu dibunuh oleh keluarga mereka karena dianggap 'memancing pemerkosaan tsb.'

Katanya: "Keluarga saya dari Pakistan, jadi saya sering melihatnya sepanjang umur saya. Baru2 ini saya mengunjungi ibu saya di Birmingham dan seorang tetangga diserang oleh sekelompok wanita yg membawa kayu dan batu. Tetangga itu menolak menyerahkan puterinya utk dikawinkan kpd keluarga kelompok wanita tsb, jadi mereka merasa bahwa kehormatan mereka dilanggar shg merasa perlu membalas dendam. Ini sungguh sulit dipercaya."

Memang ada juga beberapa kasus honor killing di Inggris yg melibatkan orang Sikh. Tapi ini sangat jarang. Islamlah yg menjadi masalah disini, karena Islam memberlakukan wanita spt sampah !

Image

LANJUTAN:
uk-ancaman-honor-killing-tetap-walau-pasangan-cerai-t33896/
Last edited by ali5196 on Fri Jul 24, 2009 5:17 pm, edited 11 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Aug 07, 2006 1:58 pm

Kasus heboh di PERANCIS :
http://en.wikipedia.org/wiki/Sohanne_Benziane

SOHANNE BENZIANE, Muslimah berusia 19 tahun dari Vitry-sur-Seine, selatan Paris, DIBAKAR HIDUP2 di tempat sampah di kompleks perumahannya pd thn 2002 karena menolak ajakan pacaran dgn sesama Muslim dan menolak bersikap pasrah dan tundukspt layaknya wanita Muslim. Sang pembunuh yg dipenjara 25 thn malah di-elu2kan oleh remaja2 di tempat pemukimannya itu, saat ia kembali dgn polisi saat mengadakan rekonstruksi perbuatannya.

Detil2 mengejutkan ttg kematian Benziane begitu menggetarkan Perancis sampai mendorong dibentuknya badan 'Ni Putes Ni Soumises' (bahasa Jawanya : KAMI BUKAN LONTE, BUKAN JUGA BARANG MILIK !)

Ni Putes Ni Soumises memiliki 6.000 anggota plus sukarelawan dan puluhan cabang. http://news.bbc.co.uk/1/hi/audiovideo/p ... 456204.stm, http://niputesnisoumises.quickseek.com/

Image Pada saat upacara penguburan Sohanne

Image
Pemimpin gang, Jamal Derrar, ditahan setelah pembunuhan Sohanne Benziane
Last edited by ali5196 on Sat Jan 26, 2008 12:40 am, edited 7 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Sep 18, 2006 11:04 pm

http://www.westernresistance.com/blog/a ... 02905.html

September 06, 2006
Jerman: Ancaman Mati dari Muslim Memaksa Pengacara Undur Diri

Seyran Ates, usia 43, adalah pengacara yg membantu hak2 wanita. Ia dinamakan sbg "German woman of the year" thn 2005.
Image
Ia berkampanye giat agar perkawinan paksa dilarang di Jerman. Kebanyakan kliennya memang Muslimah yg sengsara karena terjerat perkawinan paksa dan hal2 budaya menghina lain demi mempertahankan 'kehormatan' Muslim. Kebanyakan wanita itu berasal dari latar belakang Turki/Kurdi spt dirinya. Ia juga berkampanye melawan aspek kehormatan tertinggi Muslim : honour killing.

Katanya, lebih dari 50 % Muslimah di Jerman hidup dalam ketakutan honor killing. Mereka takut utk bercerai, karena suami mereka mengatakan, 'kalau kau berani cerai, kau kuBUNUH !'

"Jadi kita memiliki jumlah tinggi wanita yg diam, yg tinggal dirumah dan tidak berani keluar rumah, tidak berani minta cerai, karena takut dibunuh."

Kini karena ancaman mati yg terus2an dari lelaki Muslim, ia terpaksa menutup praktek hukumnya. Ia menyalahkan polisi, yg enggan memberinya perlindungan.

20 tahun lalu, Seyran ditembak oleh Muslim. Tahun lalu saat membela Muslimah di pengadilan melawan suaminya, suaminya itu menyerang wanita itu dan kemudian menyerang Seyran.. Inilah permulaan dari akhir karir sbg pembela Muslimah.

Saya harus memikirkan puteri2 saya, katanya.
Last edited by ali5196 on Sat Oct 14, 2006 6:04 pm, edited 3 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Sep 21, 2006 5:46 pm

DENMARK :

http://www.altmuslim.com/perm.php?id=1760_0_25_0_C
Juni 2006, kedua pembunuh korban honor killing berusia 19 thn, GHAZALA KHAN, dijatuhi hukuman mati seumur hidup di Denmark.
Image
RIP ...

September 2005, Ghazala Khan, warga Denmark keturunan Pakistan, ditembaki oleh kakak lelakinya sendiri di sebuah rel kereta api karena menikahi lelaki pilihannya. Suaminya, Emal Khan, selamat walau ditembak di perut. 7 orang lainnya, termasuk tante dan saudara2 sepupu juga dituduh bekerja sama. Perveen Khan, sang tante, dgn licik menjerat Ghazala dan suaminya agar bertemu ayah dan kakaknya di stasiun utk reuni.

Ayahnya Ghulam Abbass, pemilik perusahaan taksi, dan salah satu orang Pakistan-Denmark yg terkaya, mencoba membunuh Emal Khan, bahkan saat Khan berbaring lemah di RS.
Last edited by ali5196 on Sat Jan 26, 2008 12:44 am, edited 3 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Oct 02, 2006 5:46 am

http://www.spiegel.de/international/0,1 ... 74,00.html

March 2, 2005
KEMATIAN MUSLIMAH - 'Lonte itu hidup spt orang Jerman'
By Jody K. Biehl in Berlin

Image
RIP ...

HATIN SURUCU adalah korban honor killing berikutnya di Berlin. Kakak2 Muslimnya dari Turki menembakinya karena ia hidup spt orang barat.

Ibu muda yg sedang berdiri di tempat bis di Berlin tiba2 kena peluru.
Ia meninggalkan seorang putera mungil.

Kejatahan Hatin ? Ia ingin hidup secara normal di Jerman, tanpa ikatan tradisi orang tuanya. Ia dipaksa menikahi sepupunya pada usia 16. Ia meninggalkan jilbabnya dan ikut kursus menjadi ahli listrik dan mulai pacaran dng lelaki Jerman.

Bagi keluarganya, ini tidak dapat diterima. Setelah pembunuhannya, ketiga kakak lelakinya berusia 25, 24 dan 18 ditangkap. Salah satu dari mereka malah membanggakan pembunuhan itu pada pacarnya.

Organisasi Wanita Turki di Jerman mendokumentasi 40 kasus honor killing di Jerman sejak th 1996. ... Saat ini 6 bocah lelaki sedang mendekam di penjara anak2 di Berlin karena melakukan honor killings. Mereka dipaksa utk membunuh kakak perempuan mereka. :shock: :shock:
Last edited by ali5196 on Wed Oct 03, 2007 9:47 pm, edited 3 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Oct 02, 2006 6:21 am

PERANCIS:


Image
RIP : Samira

Samira Bellil (November 24, 1972 - September 7, 2004) menjadi terkenal karena otobiografinya Dans l'enfer des tournantes (Dalam Neraka Gangrape) (2002).

Buku itu membahas kekerasan yg dialami dirinya dan wanita2 muda lainnya dlm masy imigran Muslim dipinggir kota Paris. Sbg remaja ia di gang-rape (diperkosa ramai2) secara bertubi2, yg terdiri dari teman2nya sendiri. Ia malah diusir oleh keluarga dan teman2nya.

Bukunya mencerminkan nasib gadis2 dlm keluarga Afrika Utara (Muslim) yg miskin di kota2 Perancis.

Bellil lahir dari orang tua Aljazair dan migrasi ke Perancis. Mereka tinggal di pinggir Paris, di Seine-Saint-Denis. Sbg teenager, Bellil berontak melawan kekangan tradisi keluarga dan masyarakatnya dan ingin hidup bebas spt layaknya wanita Perancis. Dlm lingkungan yg menuntut seorang gadis agar tunduk pada peran tradisionalnya, ini merupakan tindakan berbahaya.

Pertama kali di gang-rape, Samira berusia 14, oleh gang yg dikenalinya. Mereka memukulinya secara brutal dan memperkosanya semalam suntuk. Sebulan kemudian, salah seorang penyerangnya, mengikuti jejaknya dan menyeretnya di rambut agar turun dari sebuah kereta, sementara penumpang tidak mengacuhkannya. Ia kembali di gang-rape secara brutal oleh gang tsb.

Total lelaki yg memperkosanya : 80 !! http://en.wikipedia.org/wiki/Ni_Putes_N ... es#_note-0

Ia tidak melaporkan pemerkosaan itu sampai suatu saat kedua temannya juga diperkosa oleh gang yg sama. Intimidasi juga umum, apartemen dibakar, adik2 perempuan diancam dan keluarga2 diserang. Namun Samira tidak takut dan berani melaporkan mereka. Akhirnya para anggota gang dihukum penjara 8 tahun.

Setelah ia menerbitkan bukunya, keluarga dan tetangga2nya malahan menolaknya karena malu. . Ia menulis bgm dlm lingkungannya, WANITA YG TIDAK NAMPAK SOLEH, DIANGGAP PANTAS DIPERLAKUKAN DGN KERAS.

Ia kemudian menjadi guru; ia wafat tgl 7 September 2004 karena kanker perut. Ia hanya 31. Ia merupakan pencetus gerakan Ni Putes Ni Soumises.
Last edited by ali5196 on Sat Oct 14, 2006 6:35 pm, edited 2 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Oct 02, 2006 6:26 am

http://www.spiegel.de/international/0,1 ... 60,00.html

JERMAN ; GAGALNYA INTEGRASI MUSLIM

Ribuan-mungkin puluhan ribu- wanita Turki hidup spt budak di Jerman. Mereka dikunci di apartemen, dipukuli dan dibiarkan agar tetap ****. Lelaki mereka tidak ingin agar mereka berintegrasi. Hidup mereka berkisar antara 4 hal: Quran, superioritas lelaki, pentingnya keluarga,
kekerasan dan kehormatan
.

Image

Dlm sebuah studi, fakta2 ini muncul: wanita Turki di Jerman lebih besar kemungkinan dilecehkan secara fisik ketimbang wanita Jerman.
25 % wanita Jerman dipukuli suami atau diancam dgn senjata selama hubungan mereka, sementara 38 % wanita Turki mengatakan mereka juga mengalami serangan2 macam itu. Dari ke 38% itu, 2/3 luka2 akibat serangan tsb.

25% wanita Turki mengatakan bertemu suami mereka di tempat pelaminan. 9% mengaku dipaksa dlm perkawinan yg tidak mereka inginkan.

30 % dari wanita yg meminta perlindungan adalah Muslim, kebanyakan dari Turki. Kebanyakan menderita pelecehan -- utk waktu yg lebih lama dan pada tingkat yg lebih serius daripada yg dialami wanita Jerman.
Last edited by ali5196 on Sat Oct 14, 2006 6:34 pm, edited 1 time in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Oct 02, 2006 7:20 am

KANADA:
http://www.cfra.com/headlines/index.asp?cat=1&nid=42909

Cops Downplay Rumours Surrounding Murder
Cindy Clyne
Thursday, September 21, 2006

Ottawa Police are downplaying speculation that the murder of a young woman early Tuesday might be an honour killing.

Responding to some published reports, Constable Steven Desjourdy says that there is no evidence to suggest an honour killing at this point.

20 year old Hasibullah Sadiqi is wanted for questioning in the shooting that killed his sister, 20 year old Khatera Sadiqi, and seriously wounded her fiance, 23 year old Feroz Mangal.

Ottawa Police have asked police in neighbouring cities like Toronto and Montreal to be on the look-out for Sadiqi.

The two victims were shot as they sat in a car in the parking lot at the Elmvale Shopping Centre.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Oct 05, 2006 6:42 pm

SWEDIA :

http://www.aftenposten.no/english/local ... 479172.ece
TIGA KAKAK BERADIK PEREMPUAN DARI PAKISTAN MATI DITEMBAK

Image

Ketiganya, berusia 13, 24 dan 27, tinggal disebuah flat di distrik
Kalbakken di Oslo dgn ketiga kakak lelaki mereka, isteri2 mereka dan anak2 mereka. Kakak lelaki berusia 30 thn itu adalah yg tertua, dan sang kepala rumah tangga karena sang ayah sedang berlibur ke Pakistan.

Polisi menerima panggilan telpon dari salah satu saudara lelaki di rumah itu dan melaporkan "ditembaknya seorang wanita." Ketika polisi datang, ketiganya sudah mati.

Kakak tertua itu melarikan diri tetapi setelah 1/2 jam menunjukkan monyongnya pada polisi.

Para teman korban mengatakan bahwa sering terjadi cekcok dlm keluarga itu.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sat Oct 14, 2006 5:35 pm

ISRAEL : Dokter2 Yahudi Menyelamatkan Nyawa Muslimah akibat Honour Killing

http://www.jpost.com/servlet/Satellite? ... 2FShowFull
Oct. 11, 2006 1:29 | Updated Oct. 11, 2006 10:35
By REBECCA ANNA STOIL
Wanita berusia 24 thn di Galilea Atas ditemukan berbaring dlm darahnya hari selasa kemarin, sementara tim2 dan dokter David Adom (MDA) berjuang menyelamatkan nyawanya. Polisi menahan kakak lelakinya yg mengaku mencoba membunuh adik perempuannya.

Polisi mengatakan, wanita itu diserang anggota2 keluarganya sendiri dlm 'honor killing,' sebuah fenomena yg rawan di masy2 Arab.

Wanita itu kena babatan pisau dibelakang lehernya tetapi pisaunya menyangkut di tulang punggungnya yg menghindari luka2 lebih dalam atau pemenggalan, tetapi setengah bagian lehernya menganga terbuka.
Wanita itu berada dlm keadaan serius tetapi stabil setelah mendapat transfusi darah (yahudi, btw).

Tapi bulan Mei lalu, polisi dan petugas ambulans terlambat mencapai
Ramle, wanita 24 thn yg juga terbaring berlumuran darah di tempat parkir dibelakang sebuah bank. Polisi berhasil menangkap kakak lelaki wanita itu yg bajunya penuh lumuran darah adiknya.

3 minggu sebelumnya di Yom Ha'atzma'ut, tubuh wanita berusia 25 thn dari desa Rama ditemukan disebuah jalan menuju markas tentara israel, tidak jauh dari Kibbutz Ayelet Hashahar. Polisi kemudian menangkap sejumlah anggota keluarganya dan percaya bahwa ini juga merupakan kasus honor killing.
Last edited by ali5196 on Sat Oct 14, 2006 6:49 pm, edited 1 time in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sat Oct 14, 2006 5:41 pm

dobel ...
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Oct 26, 2006 1:12 am

BELANDA : kabinet ingin atasi 'honour killing'
http://www.expatica.com/actual/article. ... y_id=16870
11 February 2005

AMSTERDAM — Kabinet berjanji utk bertindak cepat utk menangani ancaman yg dihadapi wanita2 imigran dari negara Islam yg diancam "honour killing".

Gagasn ini datang dari anggota partai Liberal VVD MP Ayaan Hirsi Ali. Hirsi Ali, mengatakan bahwa tindakan Donner (menteri sosial) tidak memuaskan dlm melindungi wanita2 Islam. Malah, katanya, sang menteri belum juga melek dari mimpinya dan hidup dlm angan2.

...

Partai2 politik lainnya juga merasa perlu ditanganinya kekerasan terhdp wanita Muslim demi kehormata keluarga.

Baru2 ini, seorang lelaki 37 thn menembak mati isterinya, 32 thn di tempat perlindungan wanita di Koog aan de Zaan, dekat Zaandam, dipenjara 9 thn. Pengadilan tidak menganggapnya sbg "honour killing".
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby BanzaiII » Wed Nov 15, 2006 8:46 am

Terkutuklah para pelaku kejahatan itu..:tonqe:
User avatar
BanzaiII
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 44
Joined: Fri Nov 10, 2006 10:20 pm

Postby ali5196 » Sat Nov 25, 2006 7:56 pm

Di CANADA ada kasus honour killing dan sang pembunuh (Muslim) mengajukan AGAMA sbg unsur pembelaannya. Bukti bahwa memang agamanya menganjurkan utk membunuh isterinya yg berzinah. Namun pengadilan menolak pembelaannya itu.

http://www.islamreview.com/news/2006_news.htm
Pengadilan Canada menolak alasan 'agama' sbg pembelaan
Janice Tibbetts, CanWest News Service

OTTAWA - Mahkamah Tinggi Canada menolak permintaan utk mempertimbangkan budaya dan kepercayaan dlm ''family honour'' utk mendapatkan keringanan hukuman bagi pembunuhan isteri yg tidak setia.

Adi Abdul Humaid, Muslim taat dari United Arab Emirates, mengakui telah menusuk isterinya, Aysar Abbas sampai mati dgn pisau dapur th 1999.

Pengacaranya, Richard Bosada, mengatakan Humaid diprovokasi oleh pengakuan isterinya bahwa ia tidak setia, sebuah hinaan yg begitu parah dlm agama Islam sampai mengakibatkannya kehilangan kontrol.
Humaid bersikeras bahwa agamanya harus dijadikan faktor mengapa ia membunuh isterinya.

Abbas berusia 46 tahun ketika tewas oleh 23 tusukan di tenggorokannya.

Humaid SENDIRI mengaku MENYELEWENG DGN PEMBANTUnya !! :lol: :lol: :lol: Tetapi ia tetap bersikeras bahwa isterinyalah yg patut dibunuh.

Pakar hukum Islam, Mahmoud Mustafa Ayoub, memberi kesaksian pada pengadilan Humaid bahwa banyak masyarakat2 Islam MENGIJINKAN SUAMI menghukum dan membunuh isteri mereka karena dicurigai berzinah. Dibawah hukum Islam, hukuman bagi perzinahan biasanya pencambukan atau rajam dgn batu sampai mati, kata Ayoub. Dlm sejumlah budaya2 Muslim, wanita yg tidak setia BISA DIBUNUH !

Pengadilan Ottawa rupanya menganggap hukum Islam ini sama sekali tidak cocok dgn prinsip persamaan jenis kelamin yg terukir dlm Deklarasi HAM.

:lol: :lol: :lol:
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Nov 30, 2006 9:59 pm

http://stophonourkillings.com/index.php

Kampanye Internasional Melawan Honour Killings

Lebih dari 5000 wanita dan anak2 dibunuh setiap tahun oleh anggota keluarga dlm 'honour killings', demikian laporan PBB. KEjahatan ini terjadi dlm budaya2 yg masih percaya bahwa kelakuan wanita membawa aib keluarga dan wanita macam itu wajib dibunuh. Alasan pembunuhan berkisar dari ngobrol dgn lelaki tidak semuhrim atau pemerkosaan.

Pakistan:
Kekerasan terhdp wanita menjalar terus di Pakistan. Dibawab peraturan HUDUD di Pakistan, bukti pemerkosaan diperlukan pengakuan sang tertuduh atau kesaksian 4 lelaki Muslim dewasa yg menyaksikan serangan perkosaan tsb. Jika sang wanita tidak punya saksi, maka justru ia yg dianggap berzinah, dan ialah yg kena hukuman, entah dgn dicambuk, atau dirajam sampai mati (walau jarang terjadi).

MIANWALI: Dua wanita setengah baya dihukum penjara dibawah UU Hudud dan dibebaskan. Tetapi ia tidak memilih utk pulang, karena ia tahu bahwa keluarganya akan membunuhnya. Ia tinggal di 'Darul Aman', sebuah tempat penampungan wanita.

SARGODHA, Sept 2, 2006: Setelah meracuni isteri dan kedua puterinya, sang lelaki melarikan diri tetapi akhirnya ditangkap polisi. Sang pembunuh, Ahmad Nawaz, mencurigai isterinya berzinah dgn kakaknya, Muhammad Arif. Kecurigaan ini berkembang menjadi kebencian terhdp isteri dan kedua puterinya dna mendorongnya membunuh mereka.

ROME bulan lalu, wanita (Muslim) India bunuh diri dgn loncat diatas rel kereta api karena menolak utk menikahi lelaki pilihan orang tuanya di India. Beberapa minggu sebelumnya, wanita Pakistan membunuh puterinya karena menganggapnya membawa aib bagi keluarga.

INGGRIS Para pemimpin masy di Bradford (mayoritas Muslim) mendorong bagi dibicarakannya fenomena honour killing ini secara terbuka. Survey minggu ini menunjukkan bahwa satu dari 10 anak muda Asia percaya bahwa pembunuhan macam itu SAH-sah saja ! :shock: :shock:

UK : Setiap tahun 13 anak muda dibunuh dan ribuan lagi dilecehkan atau di-intimidasi demi nama baik keluarga (‘honour’). Sekitar 200 pembunuhan sudah terjadi dlm 10 thn belakangan.

DI UK, kejahatan ini secara eksklusif di-asosiasikan dgn Komunitas ASIA (baca : MUSLIM!).
----------------------------
Dan masih banyak lagi contoh2 kasus HONOUR KILLING ! Baca sendiri situsnya ...
Last edited by ali5196 on Tue Jul 03, 2007 12:37 pm, edited 2 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Fri Dec 01, 2006 12:24 am

http://mensnewsdaily.com/2006/11/15/med ... countries/
Media jarang melapor pelecehan wanita di negara2 Islam
November 15, 2006

Sangat jarang sebuah laporan ttg pelecehan wanita di negara2 Muslim
dihubungkan dgn Islam. Kasus2 itu selalu dipaparkan sbg kasus kriminal biasa, tidak berhubungan dgn agama atau budaya yg menghasilkannya.

Malah kantor berita seperti AP (Agence Presse) jarang menyebutkan kata2 Islam atau Muslim dlm laporan2 mereka. ... baca terus ...
Last edited by ali5196 on Wed Oct 03, 2007 8:53 pm, edited 1 time in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Dec 21, 2006 11:41 pm

SWISS: honour killing istri yg tolak hijab****
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=5179
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Jan 22, 2007 3:19 am

http://www.haaretz.com/hasen/spages/814315.html

ISRAEL: Polisie tidak heran dgn honor killing ke7 dlm satu keluarga
By Roni Singer-Heruti

Ditemukannya tubuh tidak bernyawa gadis 19 thn, bernama Hamda Abu-Ganem di rumahnya di kawasan Ramle, Juarish. Ia adalah wanita ketujuh dlm keluarganya yg dibunuh dlm rangka "honor killing". Tiga remaja ditahan sehubungan dgn peristiwa ini.

"Mereka membentuk grup yg memutuskan wanita mana yg melanggar kehormatan keluarga," kata kepala polisi. "Misalnya jika seorang wanita berbicara di mobile phonenya terus menerus, atau tertawa dgn seorang lelaki, ini bisa dianggap sbg melanggar kehormatan keluarga. Mereka merencanakan bagaimana dan kapan pembunuhan itu akan dilangsungkan dan bgm menyusun alibi. Sejak detik seseorang disebut sbg target, tidak ada jalan keluar."

Hamda Abu-Ganem lari dari rumahnya pada usia 16 dan tinggal di sebuah tempat penampungan wanita selama dua thn setelah kakak laki2nya memukulinya sampai babak belur karena ia dicurigai telah melanggar kehormatan famili. Sang kaki ditahan tapi pengadilan membebaskannya dan menempatkannya dibawah tahanan rumah.

"Namun tragisnya, Hamda kangen pulang dan iapun tewas ditangan saudaranya sendiri. Dan kini adiknya juga bersembunyi disebuah tempat penampungan wanita," kata polisi.

Hamda ditembak di perut dgn dua peluru ditempat tidur.

...

Aida Touma-Suleiman, director Women Against Violence, mengatakan, dalam 20 thn belakangan ini, ada 24 honor killing di Ramle dan Lod dan cuma secuil pelakunya ditahan polisi.

Polisi mengatakan, "Bagian yg paling mengerikan adalah adegan2 bungkamnya semua anggota keluarga. Setiap saat saya merinding meilhat tubuh berdarah dan tidak bernyawa seorang gadis muda, tapi semua orang disekitarnya, dirumahnya sendiri bungkam seribu bahasa ...
Semuanya berdiri sambil berdiam. Tidak ada tangisan, tidak ada teriakan dan tidak ada kerjasama."

(MUNGKINKAH INI BUKTI ISLAM = AGAMA DAMAI alias DIAM - salah cetak kata 'damai' kali ! Harusnya 'DIAM' ???)

:shock: :shock: :shock:
Last edited by ali5196 on Mon Jan 29, 2007 10:18 pm, edited 2 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Mar 12, 2007 1:26 am

http://www.thestate.com/mld/thestate/ne ... 856299.htm

AS : Lelaki Surfside Beach tembak mati adik iparnya
Mar. 08, 2007
Associated Press

MYRTLE BEACH, S.C. - Lelaki dari Surfside Beach yg dinyatakan bersalah menembaki adik iparnya (wanita), TUJUH KALI DI WAJAHNYA setelah menuduhnya berzinah, dihukum penjara seumur hidup.

Chukrallah Yaghi membunuh Miray Saad (40 thn) didepan orang tuanya pada Hari Ibu 2005 di lapangan parkir bisnis keluarganya, Brant's Restaurant Ice Cream di Myrtle Beach.

Yaghi menyangka bahwa wanita itu membohongi saudara lelakinya dan berzinah dgn orang lain, kata jaksa.

Yaghi menembaki wajah Saad dua kali, lalu ia menembaki ayah Saad, namun tidak kena, ketika ayahnya mencoba mencari pertolongan.

Yaghi kemudian menembaki 5 peluru ke wajah Saad dan mengarahkan senjata pada ibu Saad. Untung bagi sang ibu, senjata itu sudah kehabisan peluru. :shock: :shock:
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Next

Return to Resource Centre: Kekerasan terhdp WANITA dlm Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users