. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

halal/haram alcohol pada tape ketan?

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Postby janggut » Fri Sep 21, 2007 1:57 pm

murtad mama wrote:oooo itu ye

Ketan + mo ----> alkohol + CO2

kalau tak silap baca ketan bisa menjadi alkohol dengan ada proses fermentasi yg dilakukan oleh mo (mikroba) yang mana suhu proses fermentasi sesuai dgn suhu optimun mo bekerja dgn aktive sehingga menghasilkan product dan inert berupa CO2, dalam hukum islam sesuatu yang dihasilkan dari proses fermentasi hukumnya haram, tapi kala tak silap juga keju merupakan hasil olahan fermentasi lo, rata2 muslim dimalaysia mengkonsumsinya padahal jelas2 haram lo

Kalo lupa nama bukunya ya udah. Yang jelas namanya Alkohol, sedikit atau banyak hukumnya haram, walaupun di surga berbeda QS 27:47: Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tidak mabuk karenanya.
QS 5:90: Hai org-org beriman, sesungguhnya meminum (khamar), berjudi,....adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
Jika ingin jelas mengenai tape ketan, sebaiknya tanya ke Majelis Ulama, ada bahasan khusus tentang itu. Tetapi mengenai keju, belum pernah saya lihat orang makan keju terus mabuk, apa dalam keju ada alkoholnya?
janggut
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 105
Joined: Thu Jul 12, 2007 4:15 pm

Postby Jibaok » Fri Sep 21, 2007 2:47 pm

murtad mama wrote:
Jibaok wrote:
murtad mama wrote:dalam hukum islam sesuatu yang dihasilkan dari proses fermentasi hukumnya haram


keju haram ??? temoe haram ???
gara2 sudah hilang akal kali. dari ayat mana nih neng ?


ye dodol nie, anak kan setiap product fermentasi haram dalam hukum islam, nah entu keju etc dll bukannya produk olahan fermentasi dgn bantuan mo???


setiap product fermentasi haram dalam hukum islam ??? ini hukum nyai mu ya ?
bangga skali neng menonjolkan kebodohan.
Jibaok
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1335
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Postby ganteng_maut » Fri Sep 21, 2007 3:06 pm

Adadeh wrote:
ganteng_maut wrote:Khamr bisa mengandung alkohol, tapi belum tentu semua alkohol itu khamr.

Yang tegas sekarang:
Halal atau tidak bagi Muslim untuk minum minuman beralkohol seperti whiskey, vodka, brem bali, tuak jawa, tequilla mexico, rum, gyn, tonic?
Semuanya tidak mengandung khamr tuh.

Halal atau tidak???


Whiskey, vodka, tuak, tequila, rum, gyn adalah khamr maka haram.

Brem bali, tonic, gua kagak tahu..
User avatar
ganteng_maut
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1197
Joined: Sun Jun 11, 2006 3:48 am
Location: Somewhere in the World

Postby murtad mama » Fri Sep 21, 2007 3:34 pm

bukannya keju produk hasil olahan fermentasi????
User avatar
murtad mama
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby murtad mama » Fri Sep 21, 2007 3:40 pm

Keju memang merupakan bahan makanan yang mengandung titik kritis dari sisi kehalalan. Hal ini disebabkan bukan karena bahan bakunya, tetapi oleh bahan penggumpal yang dipakai untuk memisahkan keju dan whey atau cairan. Bahan pembuatan keju berasal dari susu. Tetapi penggumpalnya merupakan enzim yang bisa berasal dari perut anak sapi, perut babi, ataupun dari mikrobial. Keju yang sudah mendapatkan sertifikat halal cukup banyak Anda bisa melihat daftarnya pada Jurnal Halal.

www.halalmui.or.id.

Faktor Kehalalan Keju
Keju adalah produk olahan susu, dimana susu adalah sumber protein hewani yang halal. Namun ketika sudah menjadi keju, maka produk olahan susu ini menjadi subhat hukumnya hingga dipastikan bahwa produk keju tersebut menjadi aman dari segi kehalalannya. Sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Prof K.H.Ibrahim Hosen LML (alm) bahwa produk yang awalnya aman, maka ketika bersentuhan dengan teknologi produk tersebut menjadi subhat statusnya.

Produk keju, sebagaimana telah dijelaskan di atas terbuat dari susu dan bahan tambahan lainnya seperti kultur bakteri, enzim dan pewarna. Bahan-bahan tambahan tersebut harus diteliti sumbernya, terutama enzim dan kultur bakteri. Enzim rennet yang biasa digunakan dapat berasal dari hewan atau pun diproduksi secara microbial. Jika berasal dari hewan maka sumber hewan dan proses penyembelihannya harus menjadi fokus utama dari penelusuran kehalalannya. Sedangkan jika diproduksi secara microbial, maka harus jelas media yang digunakan untuk pertumbuhan dan produksinya.

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika , MUI bekerja dalam wilayah dimana produk-produk yang akan dikonsumsi oleh masyarakat mengandung suatu nilai subhat. Untuk produk keju, LP POM MUI telah melakukan sertifikasi pada sejumlah produk yang diproduksi di Indonesia atau yang diproduksi di luar negeri Indonesia, misalnya Selandia Baru. Karenanya bagi konsumen muslim yang akan membeli keju pastikan dulu kehalalannya dengan adanya logo halal pada produknya.

konklusi gw kepada muslim

hati2 pilih keju apalagi dari enzim rennet anak babi, solanya keju luar sudah masuk kedalam negeri dan MUI juga bingung tuh rennet dri mana asalnya apa dri enzim mikrobiology ataukah enzim rennet hewan semacam BABI atau SAPI :lol: :lol: :lol:
User avatar
murtad mama
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby endfinal » Fri Sep 21, 2007 3:48 pm

menurut gue gini :

KHAMAR adalah bahan yang mengandung alkohol yang memabukkan

Semua yang memabukkan berarti arak, dan setiap arak adalah haram." (Riwayat Muslim)

Dan Umar pun mengumumkan pula dari atas mimbar Nabi, "Bahwa yang dinamakan arak ialah apa-apa yang dapat menutupi fikiran." (Riwayat Bukhari dan Muslim).

- semua yang memabukkan itu adalah arak. apakah drugs arak?
- khamar = arak = haram

kesimpulan :
product makanan yang prosesnya menghasilkan arak yang dapat memabukkan adalah khamar dan HARAM.

tape jelas menghasilkan arak yg dapat bikin mabok. seharusnya HARAM menurut islam.
endfinal
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4000
Joined: Tue May 16, 2006 4:50 pm

Postby dewanto » Fri Sep 21, 2007 5:42 pm

murtad mama wrote:Keju memang merupakan bahan makanan yang mengandung titik kritis dari sisi kehalalan. Hal ini disebabkan bukan karena bahan bakunya, tetapi oleh bahan penggumpal yang dipakai untuk memisahkan keju dan whey atau cairan. Bahan pembuatan keju berasal dari susu. Tetapi penggumpalnya merupakan enzim yang bisa berasal dari perut anak sapi, perut babi, ataupun dari mikrobial. Keju yang sudah mendapatkan sertifikat halal cukup banyak Anda bisa melihat daftarnya pada Jurnal Halal.

www.halalmui.or.id.

Faktor Kehalalan Keju
Keju adalah produk olahan susu, dimana susu adalah sumber protein hewani yang halal. Namun ketika sudah menjadi keju, maka produk olahan susu ini menjadi subhat hukumnya hingga dipastikan bahwa produk keju tersebut menjadi aman dari segi kehalalannya. Sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Prof K.H.Ibrahim Hosen LML (alm) bahwa produk yang awalnya aman, maka ketika bersentuhan dengan teknologi produk tersebut menjadi subhat statusnya.

Produk keju, sebagaimana telah dijelaskan di atas terbuat dari susu dan bahan tambahan lainnya seperti kultur bakteri, enzim dan pewarna. Bahan-bahan tambahan tersebut harus diteliti sumbernya, terutama enzim dan kultur bakteri. Enzim rennet yang biasa digunakan dapat berasal dari hewan atau pun diproduksi secara microbial. Jika berasal dari hewan maka sumber hewan dan proses penyembelihannya harus menjadi fokus utama dari penelusuran kehalalannya. Sedangkan jika diproduksi secara microbial, maka harus jelas media yang digunakan untuk pertumbuhan dan produksinya.

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika , MUI bekerja dalam wilayah dimana produk-produk yang akan dikonsumsi oleh masyarakat mengandung suatu nilai subhat. Untuk produk keju, LP POM MUI telah melakukan sertifikasi pada sejumlah produk yang diproduksi di Indonesia atau yang diproduksi di luar negeri Indonesia, misalnya Selandia Baru. Karenanya bagi konsumen muslim yang akan membeli keju pastikan dulu kehalalannya dengan adanya logo halal pada produknya.

konklusi gw kepada muslim

hati2 pilih keju apalagi dari enzim rennet anak babi, solanya keju luar sudah masuk kedalam negeri dan MUI juga bingung tuh rennet dri mana asalnya apa dri enzim mikrobiology ataukah enzim rennet hewan semacam BABI atau SAPI :lol: :lol: :lol:


selain dari enzim rennet yg biasanya berasal dr jar epitel perut anak sapi or babi, sekarang lg dikembangkan enzim baru untuk pengganti dr enzim rennet ( coz enzim rennet tsb mahal ) yaitu enzim papain yg berasal dr pepaya.

Yah... jangan sampe lah kami mengkonsumsi keju yg enzim rennet nya berasal dr babi..... mirip spt kasus pd MSG ******** (tidak ingin nyebut merk dagang)

"Semua yang memabukkan berarti khamer, dan setiap khamer adalah haram." (HR. Muslim).

bisa tulung diperjelas, tape nya tape ketan ya?
kalo tape ketan halal koq fermentasi nasi haram?
yg menjadikan haramnya ketan vs. nasi apa gimana, bingung nih.

trus depinisi khamer buat tiap2 orang beda2, tergantung komunitas & geografis, apa gimana?
pan "memabukan" ntu relatif banget, contoh extrim: buat orang siberia minum vodka bisa dibilang merupakan kebutuhan.

trims...


contoh yg ku beri tuh tape singkong....

Tape ketan Kalo masih berbentuk padat (solid) masih halal kok (selama itu semua tidak memabukan)

Yang haram ialah air hasil perasan dr beras ketan tsb difermentasi oleh Mikroba.

Fermentasi air beras/nasi biasanya menghasilkan suatu produk yg dapat memabukan peminumnya (bisa disebut tuac, bir, sake).

Khamer : segala sesuatu yg masuk ke dalam tubuh yg mengakibatkan timbulnya mabuk ato mengganggu pikiran & menutupi akal.

Khamer di terjemahkan ke bahasa malay menjadi arak.

Minum vodka kira2 mabok gak???? :?:
Dibilang kebutuhan ya karna mereka telah terbiasa mengkonsumsi vodka tsb (menghangatkan tubuh)

@ EF
Drugs, narkotik juga disebut khamer karena bahan2 tsb dpt menutupi pikiran manusia, walaupun dlm NAPZA tsb tidak mengandung alkohol. (sesuai hadits yg dikau berikan).

tape jelas menghasilkan arak yg dapat bikin mabok. seharusnya HARAM menurut islam.


Kami kan hanya mengkonsumsi ketan nya aja... bukan dr hasil fermentasi air perasan beras ketan tsb...


@ Eneng K.
Malah *** nya muslim tidak mau pake minyak wangi karena mengandung alkohol karena haram, pantesan muslim bau bandot.


Minyak wangi/Parfum tidak haram kok.... kan minyak wangi/parfum tsb bukan untuk ditelan, dimakan... sama hal nya kita pake alkohol 70% sbg antiseptik pada luka kulit luar aja.


trims...
dewanto
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 57
Joined: Fri Feb 16, 2007 12:08 pm
Location: Indonesia

Postby Sashimi » Fri Sep 21, 2007 6:51 pm

guwa heran sama muslim, bisa aja bikin standar ganda

kalo haram ya haram, kok bisa yang haram2 jadi halal kalo di oles di kulit?

kalok gitu, kenapa kalo di jilad anjing mesti cuci pake tanah?

kenapa sentuhan cewe cowo hukumnya haram?

mestinya kalo alkohol itu haram, bersentuhan aja udah di kategorikan bersentuhan sama barang najis
Sashimi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3813
Joined: Sun Jul 09, 2006 8:19 am

Postby Phoenix » Fri Sep 21, 2007 7:03 pm

Eneng Kusnadi wrote:Nah kalau Gas Ketawa kan juga bukan alkohol tapi bisa memabukan, demikian juga uap bensin, uap lem, duren, peuyuem, tape bisa memabukan kalau dikonsumsi dalam jumlah tertentu. Haram tidak?

Nah kalau ganja , ophium tidah mengandung alkohol tapi asoy geboy maboknya, gimana?

Malah *** nya muslim tidak mau pake minyak wangi karena mengandung alkohol karena haram, pantesan muslim bau bandot.

Pantes muslim itu bau.-bau. APelagi bulan puasa ini. Udah bau badan, bau mulut pulak..iyyyy...

Kalau gitu muslimah mau melahirkan nggak boleh donk pake gas atau obat lainnya..kan itu nutupin pikiran supaya kaga sakit. Kikikikikik.........
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby Jadilah Bijaksana » Fri Sep 21, 2007 7:50 pm

Iya kami doyan vagina,atau sex,karena berhubungan dengan populasi.

-Poligam dapat meningkatkan populasi, poligami HALAL.

- pasangan pengantin diatas 9 tahun HALAL.

- tape ketan/singkong HARAM.

-menyembah Kayu,batu,patung ,manusia,binatang ,bintang,planet, HARAM. karena hanya pencipta alam beserta isinya,ALLAH yang patut disembah

Itulah salah satu dogma dogma kami
User avatar
Jadilah Bijaksana
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 642
Joined: Thu Sep 20, 2007 12:04 pm

Postby murtad mama » Fri Sep 21, 2007 8:01 pm

Jadilah Bijaksana wrote:Iya kami doyan vagina,atau sex,karena berhubungan dengan populasi.

-Poligam dapat meningkatkan populasi, poligami HALAL.

- pasangan pengantin diatas 9 tahun HALAL.

- tape ketan/singkong HARAM.

-menyembah Kayu,batu,patung ,manusia,binatang ,bintang,planet, HARAM. karena hanya pencipta alam beserta isinya,ALLAH yang patut disembah

Itulah salah satu dogma dogma kami


bisa dimasukka cara berfikir islam
User avatar
murtad mama
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby Sashimi » Fri Sep 21, 2007 8:04 pm

Jadilah Bijaksana wrote:Iya kami doyan vagina,atau sex,karena berhubungan dengan populasi

ngga pake otak, apa guna populasi kalo ngga bisa menunjang populasi?

-Poligam dapat meningkatkan populasi, poligami HALAL.


ngga pake otak, apa guna populasi kalo ngga bisa menunjang populasi?
pantesan aja negara islam miskin2, kebanyakan bini kebanyakan anak, duit ngga dablek, habis aru ada duit dikit langsung kawin lagi sama bini baru
Sashimi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3813
Joined: Sun Jul 09, 2006 8:19 am

Postby Eneng Kusnadi » Fri Sep 21, 2007 8:23 pm

Jadilah Bijaksana wrote:Iya kami doyan vagina,atau sex,karena berhubungan dengan populasi.

-Poligam dapat meningkatkan populasi, poligami HALAL.

- pasangan pengantin diatas 9 tahun HALAL.

- tape ketan/singkong HARAM.

Tenkyu buat pengakuannya :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

Jadilah Bijaksana wrote:-menyembah Kayu,batu,patung ,manusia,binatang ,bintang,planet, HARAM. karena hanya pencipta alam beserta isinya,ALLAH yang patut disembah

Itulah salah satu dogma dogma kami


Hajar Aswad dan Kabah bukankah sama juga benda? Bukankah Allah adalah Dzat juga (bukan pribadi?)
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby sergius » Fri Sep 21, 2007 9:48 pm

Bukan hanya si JB yang doyan Vegi tapi nabinya juga.... liat aja dia banyak menyimpan vegi dan bahkan diberikan tenda masing2.

eh tape ketan haram tuh katanya....

Batu hitam, kotak hitam itu pasti bukan benda tuh, Eneng. Menurut JB, kabah dan batu hitam itu adalah Allah. Dia kan bilang hanya Allah yang patut disembah. Artinya semua yang disembah muslim adalah Allah. Termasuk batu hitam dan kotak hitam itu.
User avatar
sergius
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2063
Joined: Sun Sep 24, 2006 3:46 am
Location: Tzu Chi homebase

Postby Mademoiselle » Fri Sep 21, 2007 10:18 pm

Ngakak sendiri gua liat komen muslim....yang tadinya hitam dibilang putih kalau bla bla bla bla dan bla lagi.

Doyan vagina?Jadi inget sumanto...hihi
User avatar
Mademoiselle
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1164
Joined: Sat Aug 25, 2007 12:18 pm
Location: Bukan di surga Brothel!

Postby Phoenix » Fri Sep 21, 2007 10:37 pm

Jadilah Bijaksana wrote:Iya kami doyan vagina,atau sex,karena berhubungan dengan populasi.

-Poligam dapat meningkatkan populasi, poligami HALAL.

- pasangan pengantin diatas 9 tahun HALAL.

- tape ketan/singkong HARAM.

-menyembah Kayu,batu,patung ,manusia,binatang ,bintang,planet, HARAM. karena hanya pencipta alam beserta isinya,ALLAH yang patut disembah

Itulah salah satu dogma dogma kami


Pantesan asal bikin anak aja. EMangnya meningkatkan populasi seenak udel itu bagus. Mending kalau pade mampu semua. Ujung-ujungnya jadi kayak preman tanah bang?? Bikin sengsara en kriminal aje!

Makanya mau nganak dipikir dulu! bolod amat ye!


- pasangan pengantin diatas 9 tahun HALAL
.


Lupa ngomentarin yg ini. Pasangan pengantin DIATAS 9 tahun dibawah 10 tahun juga halal yah? hehehe.....Gimana dgn pasangan dibawah 9 tahun?
Last edited by Phoenix on Sat Sep 22, 2007 1:25 am, edited 1 time in total.
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

nyambung lagi

Postby CrazyFPI » Fri Sep 21, 2007 11:53 pm

Shalom semua,

ada yang lucu nih:

Tape ketan Kalo masih berbentuk padat (solid) masih halal kok (selama itu semua tidak memabukan) .

Asumsi: Tape ketan padat berarti keras berarti belum jadi tape.
Fakta : Tape ketan lembek dan mengandung air alkohol hasil fermentasi
dari ragi tape, jadi yang benar ???


Yang haram ialah air hasil perasan dr beras ketan tsb difermentasi oleh Mikroba. .

Kami kan hanya mengkonsumsi ketan nya aja... bukan dr hasil fermentasi air perasan beras ketan tsb... .

Asumsi: Air hasil perasan dari beras ketan haram.
Fakta: Tape ketan kalau diperas jadi kagak enak, yang enak kalau
lembek dan berair (harus begitu makannya, tidak perlu diperas)


Jadi mas dewanto kalau makan tape ketan harus dengan kondisi dan syarat:

1. Harus diperas dulu sampai kering baru dimakan (emang enak tape
ketan kayak gitu).
2. Kalau bisa dimakan seperti syarat no. 1 di atas, dimana beli tape
ketan yang kering seperti itu. Dan bukan tape ketan namanya kalau
kondisi seperti nomor 1.

Kesimpulan: mas dewanto kalau ngomong kgak mikir dulu alias asbun.

Sekolah nggak sih! :-k Simak yang benar :air tape ketan (hasil fermentasi) beras ketan berasal dari bubuk ragi ketan, kemudian setelah jangka waktu tertentu, yang ditandai dengan perubahan fisik beras ketan (keras menjadi lembek berair dan warna memucat dan timbulnya bau yang menyengat (enak lho baunya)), kemudian dianginkan dan dipindahkan ke wadah yang bersih dan kering. Dan tape beras ketan dapat bertahan hingga satu minggu, bahkan kondisi terenak tape dan sejenisnya (ketan maupun singkong) adalah setelah lebih dari tiga hari. Pedagangnya bahakan bilang bahwa segala produk tape baru enak dan mantap kali stelah tiga hari dari kondisi setelah matang fermentasinya.

Jadi tidak ada satupun pedagang tape ketan yang memerasnya hingga keluar semua air yang terkandung di dalamnya dan membuangnya, kemudian menjual tape dalam kondisi kering kerontang (hilang sama sekali kadar airnya) kepada konsumen.

Sehingga dengan pasti: tape keringnya tidak laku dan langsung dibuang konsumen karena hilang kemantapannya. Dimana-mana tape harus lembek dan basah karena alkohol yang keluar sebagai akibat dari fermentasi.

Anda bisa buktikan dengan bertanya kepada para pembuat dan pengusaha tape, bahkan yang bergelar Haji dan Kyai Haji. Pasti jawabannya sama dengan paparan saya di atas.

JBU.
User avatar
CrazyFPI
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 74
Joined: Mon Jun 05, 2006 8:32 pm
Location: MARKAS FPI JABOTABEK

Postby alley_shatree » Sat Sep 22, 2007 12:12 am

kalo menurut gw....dulu pada masa awal2 Islam (masa Mohammad) kan belum dikenal istilah Al kohol....masa itu hanya dikenal sebagai khamer yg MEMABUKKAN....kemudian oleh ilmuwan2 kimia Muslim ditemukanlah zat kimia yg menyebabkan mabuk tersebut yaitu Al kohol(salah satunya) makanya meminum Alkohol baru diharamkan kemudian...tapi pada masa Mohammad yg diharamkan bukan Alkohol tapi khamernya yaitu minuman yg memabukkan.
jadi inti masalahnya kan di 'MEMABUKKANNYA' bukan jenis zatnya...makan tape ketan juga kalo kebanyakan bisa mabuk juga...ya itu hukumnya bisa berubah menjadi haram juga.
dalam segala hal itu kita dilarang Islam untuk berlebih2an karena bisa memabokkan.....makna maboknya bisa luas yaitu bisa berarti 'LUPA DIRI'.

seperti kalo mendengarkan musik yg berlebihan hingga memabokkan juga diharamkan oleh Islam.
makanya hukum itu bisa berubah oleh keadaan. makan babi diharamkan tapi dalam keadaan darurat dibolehkan asal tidak berlebihan. makan tape itu jelas ada alkohol yg masuk ke tubuh tapi kalo kita bisa memakannya dengan bijaksana hingga tidak mabok ya gw rasa gpp. kita udah dibekali akal tentunya bisa menimbang kan mana yg berpotensi memabukkan dan yg tidak ya pergunakanlah. kalo yg paling parah kan ada orang yg memang niat pengen mabuk2an..yg itu jelas haram.

Wallahu Alam
User avatar
alley_shatree
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby nayagenggong » Sat Sep 22, 2007 12:54 am

dewanto wrote:
Minyak wangi/Parfum tidak haram kok.... kan minyak wangi/parfum tsb bukan untuk ditelan, dimakan... sama hal nya kita pake alkohol 70% sbg antiseptik pada luka kulit luar aja.

trims...


Kosmetik yang mengandung babi tidak haram kok.... kan kosmetik tersebut bukan untuk ditelan, dimakan...sama halnya kita pake lotion mengandung babi dioles untuk kulit luar aja. :prayer:

trims...
User avatar
nayagenggong
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Postby CrazyFPI » Sat Sep 22, 2007 1:20 am

kalo menurut gw....dulu pada masa awal2 Islam (masa Mohammad) kan belum dikenal istilah Al kohol....masa itu hanya dikenal sebagai khamer yg MEMABUKKAN....kemudian oleh ilmuwan2 kimia Muslim ditemukanlah zat kimia yg menyebabkan mabuk tersebut yaitu Al kohol(salah satunya) makanya meminum Alkohol baru diharamkan kemudian...


Kalau ngomong pakai logika dikit ah (malu dong kelihatan bodonya)
1. Dari Jaman Pra-Sejarah
Ditemukan di utara China dalam sebuah wadah keramik dari jaman Neolitik
(Referensi : Roach, J. "9000 Years-Old Beer Re-Created From Chinese Recipe, National Geographic News, July, 18, 2005)


2. Dari Sejarah Modern:
(1796)----> Ditemukan pertama kali oleh Johan Tobias Lovits
(1808)----> Saussure pertama kali menemukan rumus kimianya
(C2H5OH)
(1858)----> Couper menemukan rumus banguan alkohol (tanya anak
MIPA atau Kedokteran apa itu rumus bangun kimia)(

Referensi buku: "On A New Chemical Theory", Philosophical Magazine 16, page 104-116, Coupe, A.S. , 1858)

tapi pada masa Mohammad yg diharamkan bukan Alkohol tapi khamernya yaitu minuman yg memabukkan.


Yang haram ialah air hasil perasan dr beras ketan tsb difermentasi oleh Mikroba.


Kalian yang mengaku muslim sejati kok saling ngomong kagak nyambung, satu bilang alkohol tidak haram<alley_shatree>, sedangkan yang satunya air hasil fermentasi (alkohol juga) haram <dewanto>.


Kalian berdua pernah sekolah dari SD sampai SLTA (lokal), Elementary sampai Senior High School (internasional), atau ustadz yang ngajar kalian pada kgak sekolah umum alias jebolan pesantren doang.

AKU TIDAK BILANG KALIAN *** ATAU OOT, TETAPI FAKTANYA KALIAN MIKIR KGAK PAKAI DASAR YANG ILMIAH.

jadi inti masalahnya kan di 'MEMABUKKANNYA' bukan jenis zatnya...makan tape ketan juga kalo kebanyakan bisa mabuk juga...ya itu hukumnya bisa berubah menjadi haram juga.
dalam segala hal itu kita dilarang Islam untuk berlebih2an karena bisa memabokkan.....makna maboknya bisa luas yaitu bisa berarti 'LUPA DIRI'. .

Asumsi dari anda: Yang memabukkan adalah kalau segala sesuatu dilakukan dengan berlebih2an alias LUPA DIRI.

Jadi kalau beristri lebih dari 1 berarti haram, karena kalau istrinya berlebihan menjadi LUPA DIRI karena keenakan banyak istri.....AM I RIGHT?
Last edited by CrazyFPI on Sat Sep 22, 2007 2:03 am, edited 2 times in total.
User avatar
CrazyFPI
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 74
Joined: Mon Jun 05, 2006 8:32 pm
Location: MARKAS FPI JABOTABEK

PreviousNext

Return to Quran & Hadist



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users