

Aku-Suka-Hujan wrote:Just In!!!!
Jam 8 malam, 14-3-2012... Katanya terjadi kerusuhan di kawasan antara Jalan Ahmad Yani hingga Sungai Jawi, Pontianak, Kalimantan Barat terjadi keributan antara sekelompok orang yang ditenggarai sebagai FPI dengan kelompok masyarakat dayak... Di tengah hujan, polisi berjaga2... Konon di sekitar daerah sana masih mencekam... Ada saksi yang menuturkan bahwa masing-masing kelompok membawa senjata tajam...
Ada isu, sekitar 150 truk berisi orang2 dayak mulai menuju Pontianak...
Saya mau pergi memastikan tapi suasana masih simpang-siur dengan isu... Dan saya tidak dapat mendekati lokasi yang katanya menjadi pusat keributan...
Besok mungkin malah jadi full-blown conflict...
Stay tune...




Albert Antonius Zhang
barusan pulang kerja aku kroscek kesana, dan benar di Jl. Penjara penuh dengan kompi" polisi
cuma udah ngak kelihat lagi huru haranya, cuma banyak lihat saudara kita (dayak) pada keluar asrama semua
permasalahan sih katanya karena Spanduk Penolakan FPI, tapi kita tunggu kabar berikutnya ya :D
Datuk Panglima Soju
Tolong jangan percaya atau menyebarkan isu yg bersifat provokatif. Jangan menyebarkan broadcast dan sms yg kita belum tentu tau kebenaran nya. Menanggapi kejadian tadi siang, memang benar ada penyerangan yg dilakukan oleh massa FPI ke asrama Pangsuma. Mereka menurunkan spanduk yg bertuliskan TOLAK FPI didepan asrama pangsuma Pontianak. Situasi dpt terkendali karena aparat kepolisian sigap dan dpt menenangkan massa. Kemudian sekitar Jam 5 tadi massa mereka kembali mendatangi asrama pangsuma. Dengan meneriakan alahuakbar. Mereka coba masuk dan mengoyangkan gerbang asrama. Namun mereka dipukul mundur pasukan brimob sebanyak 3 pleton. Sekarang anak2 asrama pangsuma sudah diungsikan kerumah betang Pontianak jln sutoyo. Dan konsentrasi massa masih ramai dibetang sutoyo. Tolong jgn terprovokasi terhadap permasalahn ini. Cari sumber berita yg jelas.




duren wrote:Dari views nya kelihatan ini trit di samber gugel
mikimos wrote:Mas ICU... Salah satu netter favorit saya juga di FFI. Terutama dengan kelengkapan referensi2 yang dimiliki beliau... Ada Tafsir At-Tabari yang maha lengkap..Ada kumpulan Hadist Bukhari, kumpulan Hadist Muslim... Masih ditambah pengetahuan sejarah Islam yang mantepz....
Dijamin postingan2 dari Mas ICU bikin muslim2 KTP terbelalak, bikin kafir2 terkejut mengenai wajah asli Islam yang tidak pernah mereka sangka2
; bagus banget untuk bikin pembaca melek Islam.
Q 2:54 BUNUH DIRI HALAL DALAM ISLAM!!
Qur'an, Sura At Tahrim, ayat 1: MUHAMMAD NGEBOR MARIAH QUBTIAH
Qur'an, Sura An-Nisaa', ayat 24: PERKOSAAN DAN MUT'AH
Qur’an, Sura At-Talaaq (65), ayat 4: PEDOFILIA DALAM ISLAM!
Qur'an, Sura Al Baqarah (2), ayat 223: PILIH DUBUR ATAU VAGINA?
Qur’an, Sura Al Azhaab (33), ayat 37: Muhammad Menghancurkan Pernikahan Zaid
Q 18:86 Matahari Terbenam (Allah SWT Maha TOLOL)
Q 23:12-14 Proses Kreasi Manusia (Allah SWT Maha TOLOL)
Qur'an, Sura Al Baqarah (2), ayat 54: BUNUH DIRI HALAL DALAM ISLAM
Qur'an, Sura Al-Ahzaab [33], ayat 50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW
Q 78:33 Dada Montoque!
E’ek & Pipis Nabi Halal Dimakan!
Muslim Juga Doyan Panggang Roti Pake Tahi Kebo
Q 9:28 Asal-Usul Jizyah
Q 2:256 Benarkah Tak Ada Paksaan Memeluk Islam
Q 2:193 Perangi Kafir Sampai Tiada Fitnah/Syirik
Mengapa Banyak Muslim Murtad Ke Kristen
Alasan Utama Wanita dan Anak2 Kafir Jangan Dibunuh
Dahsyat 1 RT Murtad Semua
Jerman: Imam Pukul Istri Sambil Kutip Q 4:34
Allah Sholat (Q:33:56)
Q 96:1-3 Alasan Mengapa Muhammad Benci Anjing
Jihad Nyawa & Harta = Ibadah Tertinggi
Mengapa Allah Menurunkan Ayat Tabok Istri Q 4:34
Hajar Buah Dada Istri dan Putri Sendiri
Hadis Muslim: Jaminan Surga Dari Allah
Muhammad yang Gemuk (Perang Uhud)
Quran & Hadis: Bunuh Murtadin
Q 23:12-14 Asal Mula Manusia
Q 4:24 Nikah Mut’ah Dalam Islam
Penghancuran Perpustakaan Alexandria Oleh Muslim
Q 4:24 Perkosaan Tawanan Wanita yang Bersuami
Buku: Kebenaran Tentang Muhammad by Rashid Alamir
bersambung...





Klarifikasi dari Polresta Pontianak:
“Aktifitas di Jalan Penjara/didepan RS. Antonius, sudah berjalan dgn lancar.
Info kerusuhan hanya di lebih2kn Oleh Pihak yg tdk bertanggung jwb.
1. FPI n dayak, hanya ribut dgn percakapan / debat saja. Tidak ada tindakan anarki. Memang sempat turun ke jalan. Tapi sudah diamankan oleh aparat Polisi n TNi.
Dan sekarang sudah berjalan dengan lancar.
2. Yang rusuh bukan dayak n madura atau melayu. Sekali lagi… yg Rusuh Bukan Dayak n Madura / melayu.. tp FPI n Dayak.
Jadi sekarang, semua sudah berjalan dengan lancar, dan tidak ada kerusuhan. Mohon bagi Masyarakat yg mendapatkn info2 tidak bagus untnk tidak terpancing. Demi keamanan Pontianak. Terima Kasih.“


http://suara-islam.com/read4328-Sultan-Pontianak-Pimpin-Umat-Islam-Berhadapan-dengan-Dayak-Kafir-di-Kalbar.html
Konflik antara umat Islam Kalimantan Barat dengan suku Dayak memanas. sore ini kedua kelompok saling berhadapan.
"Saat ini ashar, Kamis 15 Maret 2012, Sultan Pontianak memimpin langsung umat Islam berhadapan dengan orang-orang kafir dari luar Pontianak yang mau menyerang umat Islam", Ketua Umum DPP FPI Habib Rizieq Syihab, mengabarkan kepada Suara Islam Online, Kamis sore (15/3/2012).
Habib Rizieq meminta kepada segenap umat Islam untuk membaca doa keselamatan dan kemenangan untuk umat Islam Pontianak.
"Diserukan kepada segenap umat Islam saat ini juga ba'da sholat ashar baca hizib nashr dan doa untuk keselamatan dan kemenangan sultan dan umat Islam Pontianak", kata Habib dalam SMS-nya.
Kamis sore ini di halaman rumah Betang Pontianak, 3 truk terlihat merapat dan menurunkan massa Dayak. Dari mereka terdengar teriakan-teriakan "BAKAR FPI!!", lalu dilanjutkan dengan longmarch dengan membawa senjata tajam. Jalan Ahmad Yani di kota Pontianak macet total. Polisi juga sudah menutup akses menuju kota Pontianak untuk menahan massa yang dikabarkan telah berangkat dan hendak bergabung di kota Pontianak.
Sedangkan aparat keamanan pagi tadi melalui media massa, mengaku tidak mengetahui siapa pemilik spanduk tersebut sehingga belum bisa menentukan siapa pelaku nya. Keterangan ini berbeda dengan saksi mata, seorang penjaga bengkel di sekitar Asrama Pangsuma, bahwa pihak kepolisian sempat berbicara dengan pemilik spanduk tersebut. Apakah aparat keamanan takut sama preman-preman Dayak?.
http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/03/15/18188/gerombolan-preman-provokasi-tolak-fpi-muslim-kalbar-siaga-perang/
Gerombolan Preman Provokasi Tolak FPI, Muslim Kalbar Siaga Perang!
Rabu malam (14/03/2012), Kota Pontianak mencekam. Jalan-jalan utama menuju kota Pontianak diblokir oleh ratusan TNI dan Polri. SMS bernuansa jihad untuk melawan gerombolan preman anti FPI terus masuk ke semua elemen masyarakat, menyebar hingga ke kota-kota di pedalaman Kalimantan Barat.
Tentu saja hal ini bukan tanpa sebab, berdasarkan email yang diterima redaksi voa-islam.com, kejadian ini dipicu insiden pada Rabu siang (14/03/2012) di daerah Sui Jawi, tepatnya di Jl. KH Wahid Hasyim, Kalbar ketika seorang aktivis anti FPI memasang spanduk penolakan FPI yang mengatasnamakan organisasi pemuda dayak, spanduk tersebut dipasang di halaman asrama "PANAMA" yang merupakan asrama perkumpulan Mahasiswa Dayak.
Salah seorang anggota FPI yang kebetulan melintas dan melihat spanduk tersebut, meminta agar spanduk diturunkan, namun pemilik spanduk justru melawan laskar FPI tersebut dengan nada menantang. Anggota FPI yang lain beserta polisi pun mulai berdatangan.
Oleh pihak kepolisian, spanduk tersebut diminta untuk diturunkan, namun pemilik spanduk tersebut tetap melawan polisi tersebut. Massa yang tak suka ulah gerombolan preman pun geram lalu merebut dan menurunkan paksa spanduk tersebut dan berusaha memasuki asrama. Namun hal tersebut dibubarkan paksa oleh polisi. Aktivis dayak provokator itu pun diamankan oleh kepolisian.
Namun masyarakat muslim yang bersimpati kepada FPI tidak berhenti berdatangan dari berbagai penjuru kota, bahkan luar kota. Hingga Rabu sore hari (14/03/201) mereka mengepung asrama "PANAMA" yang berisikan para aktivis perkumpulan mahasiswa anti dakwah FPI. Teriakan takbir "Allahu Akbar!!!" bersahut-sahutan tanpa henti.
Penghuni asrama yang sebelumnya sudah memamerkan Mandau (sejenis parang khas Dayak) akhirnya ciut nyali. Asrama lalu dijaga ketat oleh pasukan anti huru-hara berpakaian lengkap. Para mahasiswa dayak yang ketakutan itu pun terkepung selama 3 jam hingga akhirnya dievakuasi secara oleh pihak kepolisian untuk dibawa ke rumah adat Dayak Kalimantan Barat yang merupakan "markas" pemuda-pemuda Dayak di Kota Pontianak.
Jalan-jalan menuju akses kota Pontianak pun mulai diblokir untuk mengantisipasi datangnya masyarakat menuju lokasi Asrama.
Melihat kondisi yang begitu memanas, maka pada malam tersebut diadakanlah pertemuan yang dimpimpin oleh Wakapolda Kalbar Komisaris Besar Syafarudin. Dihadiri Wakil Walikota Pontianak - Paryadi, Kapolresta Pontianak Kombes Muharrom Riyadi, Dandim Pontianak Letkol Bima Yoga dan Dewan Adat Dayak Yakobus Kumis, serta Ketua DPD FPI Pontianak Ishak Ali Al Muntahar.
Malam itu sebenarnya diputuskan bahwa dari pihak Dayak Kafir dan FPI sepakat untuk saling menahan diri. Namun, menurut informasi yang didapat voa-islam.com dari pengurus FPI pusat di Jakarta, sampai Kamis siang (15/03/2012) kondisi di Pontianak Kalimantan Barat masih mencekam, bahkan antara para preman dan pihak FPI bersama masyarakat Dayak muslim saling berhadap-hadapan dan siaga perang.
Semoga ini menjadi pelajaran bagi gerombolan preman anti dakwah, bahwa FPI sangat dicintai oleh mayoritas masyarakat Muslim di Kalimantan Barat dan umat Islam di Indonesia.
http://tarbiyatuna.com/component/k2/item...r-fpi.html
Rabu malam, Kota Pontianak mencekam.. jalan-jalan utama menuju kota Pontianak diblokir oleh ratusan TNI dan Polri... SMS bernuansa jihad untuk melawan kafir Dayak terus masuk ke semua elemen masyarakat, dan menyebar hingga ke kota-kota di pedalaman Kalbar. Ini terkait insiden yang terjadi pada siang hari (14/03/2012) di daerah Sui Jawi, tepatnya di Jl. KH Wahid Hasyim.. Ketika seorang yang tak dikenal memasang spanduk PENOLAKAN FPI yang mengatasnamakan sebuah organisasi pemuda dayak, spanduk tersebut dipasang di halaman asrama "PANGSUMA". Aksi penolakan terhadap FPI ini adalah kelanjutan dari aksi hari sebelumnya di Sintang. Puluhan mahasiswa Dayak melakukan aksi dengan memasang spanduk penolakan terhadap FPI.
Salah seorang anggota FPI yang kebetulan melintas dan melihat spanduk tersebut, meminta agar spanduk diturunkan, namun oleh pemilik spanduk, laskar FPI tersebut justru dilawan dengan nada menantang. Anggota FPI yang lain beserta polisi pun mulai berdatangan. Oleh pihak kepolisian, spanduk tersebut diminta untuk diturunkan, namun pemilik spanduk tersebut tetap melawan polisi tersebut. Massa yang geram pun merebut dan menurunkan paksa spanduk tersebut. Namun masyarakat muslim yang simpati kepada FPI tidak berhenti berdatangan dari berbagai penjuru kota, bahkan luar kota.. hingga sore hari mereka mengepung Asrama "PANgsuma" yang berisikan para aktivis Perkumpulan Mahasiswa Dayak... Teriakan "ALLAHHHU AKBAAAARR!!" bersahut-sahutan tanpa henti. Penghuni asrama yang sebelumnya sudah memamerkan Mandau (sejenis parang khas Dayak) mulai terlihat ciut. Setelah mahasiswa Dayak itu terjepit dan kalah karena jumlah mereka sedikit, ternyata sekitar seribu warga Dayak yang sudah disiapkan balik menyerang umat Islam. Orang Dayak yang membawa senjata tajam itu berkumpul di daerah Sungai Jawi, Pontianak Barat, Rabu (14/3/2012) sekitar pukul 17.00 WIB. Asrama lalu dijaga ketat oleh pasukan anti huru-hara berpakaian lengkap. Para mahasiswa dayak yang ketakutan itupun terkepung selama 3 jam hingga dievakuasi secara dilematis oleh pihak kepolisian untuk dibawa ke Rumah Adat Dayak Kalimantan Barat yang merupakan "markas" pemuda-pemuda dayak di Kota Pontianak. Jalan-jalan menuju akses kota Pontianak pun mulai diblokir untuk mengantisipasi datangnya masyarakat menuju lokasi Asrama.
Melihat kondisi yang begitu memanas, maka pada malam tersebut diadakanlah pertemuan yang dimpimpin oleh Wakapolda Kalbar - Komisaris Besar Syafarudin. Dihadiri Wakil Walikota Pontianak - Paryadi, Kapolresta Pontianak - Kombes Muharrom Riyadi, Dandim Pontianak - Letkol Bima Yoga, dan Dewan Adat Dayak - Yakobus Kumis, serta Ketua DPD FPI Pontianak - Ishak Ali Al Muntahar. Dari pihak dayak dan FPI sepakat untuk saling menahan diri. Hingga pagi ini, (15/03/2012) masih tampak ratusan polisi berjaga-jaga di depan Asrama Dayak tersebut.
"Ini cara-cara Zionis yang mereka lakukan, segelintir mahasiswa Dayak itu mereka pasang terlebih dahulu. Setelah mereka kalah diturunkanlah masyarakat Dayak yang sudah disiapkan sebelumnya", jelas Munarman kepada Suara Islam Online, Rabu malam (15/3/2012). "Ini kerjaan orang-orang Liberal seperti Guntur Romli dan Nong Darol Mahmada yang fasiq itu", lanjut Munarman.
Adapun berita terakhir, sore ini di halaman rumah betang pontianak, 3 truk terlihat merapat dan menurunkan massa dayak, terdengar teriakan-teriakan "BAKAR FPI!!" oleh masyarakat Dayak, lalu dilanjutkan dengan longmarch dengan membawa senjata tajam, yang membuat Jl. Ahmad Yani Pontianak mengalami kemacetan total. Polisi juga sudah menutup akses menuju kota Pontianak untuk menahan massa (dayak dan umat muslim) yang dikabarkan telah berangkat dan hendak bergabung di kota Pontianak.
Sedangkan aparat keamanan pagi tadi melalui media massa, mengaku tidak mengetahui siapa pemilik spanduk tersebut sehingga belum bisa menentukan siapa pelaku nya. Keterangan ini berbeda dengan saksi mata, seorang penjaga bengkel di sekitar asrama Pangsuma, bahwa pihak kepolisian sempat berbicara dengan pemilik spanduk tersebut. Apakah aparat keamanan takut sama preman-preman dayak? bukankah Allah saja yang berhak untuk ditakuti?
Semoga ini menjadi pelajaran bagi masyarakat Dayak, bahwa FPI sangat dicintai oleh mayoritas masyarakat Kalbar.



duren wrote:Dari views nya kelihatan ini trit di samber gugel
walet wrote:Okay, kasih iklan saja












Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional
Users browsing this forum: No registered users