. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby freax » Sat Oct 02, 2010 12:03 pm

Sabilla wrote:[b]"Mereka sampah masyarakat, kurang ajar, sok jago, pengacau dan perusak, penganiaya dan pembunuh! Kenapa mereka tidak ditembak di tempat oleh aparat?


NGACA DONG! NGACAAA!!!

:rock: freax
User avatar
freax
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 300
Joined: Tue Apr 13, 2010 9:29 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby gajahngepot' » Sat Oct 02, 2010 12:45 pm

well, kliatannya ada pengikut habib FPI yg ketakutan di trit ini..
gajahngepot'
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 117
Joined: Fri Sep 18, 2009 1:22 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby openyourmind » Sat Oct 02, 2010 2:59 pm

Saudaraku sekalian...

buat saya, apapun suku nya, apapun agamanya, kalo bikin susah masyarakat saya paling anti alias benci.

Damai itu engga susah kok [-o<
User avatar
openyourmind
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3051
Joined: Fri Oct 20, 2006 8:42 am

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby maz » Sat Oct 02, 2010 6:16 pm

freax wrote:Mereka sampah masyarakat, kurang ajar, sok jago, pengacau dan perusak, penganiaya dan pembunuh! Kenapa mereka tidak ditembak di tempat oleh aparat?

NGACA DONG! NGACAAA!!!

:rock: freax

gk ada
maz
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1704
Joined: Thu Apr 08, 2010 11:30 am
Location: set off

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby tak beres » Sun Oct 03, 2010 1:13 am

f wrote:Mereka sampah masyarakat, kurang ajar, sok jago, pengacau dan perusak, penganiaya dan pembunuh! Kenapa mereka tidak ditembak di tempat oleh aparat?

NGACA DONG! NGACAAA!!!

:rock: freax

gk ada[/quote]

Maksudnyeeee.... gak ada kaca utuk mengaca dikantor fbi ya???
Kaciaannn..... cup cup's :goodman:
tak beres
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 163
Joined: Thu Aug 19, 2010 11:23 am

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby becak » Mon Oct 04, 2010 11:01 pm

BIasa itu, habiz resek mau ambil jatah di discotiq2 kota. Cuma ga mampu ngadepin security yg kebanyakan org2 dari timor sana. Kayak ga tau aja, FPi itu preman berjubah agama. Soalnya mo mulai dgn baju biasa ga punya nyali :butthead: , makanya memulai dgn bawa2 agama biar ada dalih nya gitu loh :axe: ,
kalo habib jalan sendirian ke discotiq itu , gw yakin akan di tempelengin pakek golok :axe: :rolling: .
Level FPI tuh cuma buat nakut2 in kalangan bawah yg ga punya duit dan pendidikan. :drinkers:
User avatar
becak
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 991
Joined: Wed Apr 02, 2008 8:25 pm
Location: Ka'bah Umum @ [Team Haha Hihi]

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Dudekh » Tue Oct 05, 2010 3:19 pm

Penasaran.......
pengen tau bagaimana FPI kalau berhadapan dgn kekuatan yg seimbang
soalnya selama ini hanya berhadapan dgn pemilik warung, ibu2 dan anak2 AKKBB, jemaat HKBP
apakah si habib arab ini akan maju di depan memimpin?
atau kah seperti biasa hanya bertamengkan muslim pribumi di depan

to all muslim pribumi
apa sih keistimewaan habib2 arab ini sehingga kamu begitu tunduk kepada mereka?
setiap muncul organisasi islam radikal, rata2 pemimpinya adalah habib arab
dan yang jadi pion2 nya (pengantinnya) adalah pribumi, yg sebelumnya menurut keluarganya adalah orang yg santun.
sampai kapan kalian akan selalu di perbudak habib arab ini dgn janji2 kosongnya?

prihatin dgn segala kekerasan di negeri ini [-(
User avatar
Dudekh
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Sabilla » Tue Oct 05, 2010 7:15 pm

Bentrok di Ampera
Mereka 'Nggak' Mau Disebut Preman
Senin, 04 Oktober 2010 09:00 WIB
Image
Foto : Korban terluka sedang dipapah rekannya saat bentrok di jalan Ampera, Jaksel (Antara)


JAKARTA--MI: Istilah preman memang melekat di masyarakat. Tapi kelompok yang bertikai dan bentrok di jalan Ampera Jakarta Selatan sehingga menewaskan tiga orang itu enggan disebut preman.

Hal ini dikemukakan Jos Rahawadan (55 th), tokoh masyarakat asal Key, Maluku dalam pertemuan terbatas antara tokoh-tokoh masyarakat asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku yang difasilitasi Wakil Ketua DPD Laode Ida di gedung DPD RI Jakarta, Minggu (3/10) malam.


Dalam siaran pers yang diterima Senin (4/10), disebutkan para tokoh masyarakat Indonesia bagian Timur ini menggugat istilah preman. Istilah itu dianggap sebagai kurang tepat, Karena sesungguhnya mereka menjalankan pekerjaan sebagai 'jasa pengaman informal'.

"Mereka menyediakan jasa informal kepada pihak yang membutuhkan, hanya sekedar untuk menyambung hidup. Dan jasa itu dibutuhkan oleh pihak pebisnis dan juga membantu tugas aparat keamanan", kata Jos Rahawadan.

Sementara keberadaan para pemuda asal kawasan timur Indonesia (KTI) yang tak sedikit dari mereka bekerja dalam bidang jasa pengamanan informal itu, sebenarnya dianggap sebagai dampak dari kesenjangan pembangunan, di mana kawasan KTI mengalami ketertinggalan atau setidaknya masih banyak yang sangat terbelakang dengan kondisi masyarakatnya yang miskin.


Akibatnya, banyak pemuda asal KTI, termasuk dari Maluku dan NTT, yang datang di Jakarta dengan mimpi memperoleh kehidupan yang lebih baik. "Tapi ternyata, memperoleh pekerjaan di Jakarta sangat sulit. Sehingga dengan modal fisik dan keberanian, mereka digunakan oleh pihak-pihak tertentu sebagai jasa pengamanan informal," jelas Jacob Jack Ospara, seorang pendeta dan juga anggota DPD asal Maluku.

Dalam menjalankan tugas sebagai jasa pengamanan, sebenarnya tak ada sekat-sekat etnik, kendati diakui mereka diorganisir oleh figur-figur yang sudah terlebih dulu namanya menonjol. Maka dikenalah seperti antara lain 'kelompok John Key' (asal Maluku, khususnya dari Key) dan atau 'kelompok Hercules' (asal Timor Timur).
"Tetapi orang-orang yang ada di dalamnya sebenarnya sudah campur aduk, tidak hanya berasal dari suatu suku tertentu," jelas Clemen Dama, tokoh asal NTT.


Oleh karena itu, lanjutnya, kalau terjadi perkelahian atau bentrok di antara mereka, pada dasarnya bukanlah bentrok kelompok etnik, melainkan lebih pada bentrok antara kelompok bahkan individu.

"Celakanya, para pemuda itu hanyalah sebagai korban yang dimainkan oleh para figur untuk kepentingan gengsi dan materi," tambah Herman Hery, tokoh masyarakat asal NTT yang juga anggota DPR RI. Maka dalam bentrok yang terjadi di jalan Ampera, Jakarta Selatan, harus juga memeriksa pihak Klub Malam Blowfish sebagai pihak pengguna jasa pengamanan informal dan asal usul kejadian Ampera itu. (*/X-11)

http://gresnews.com/ch/Metropolitan/cl/ ... but_Preman
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Sabilla » Wed Oct 06, 2010 6:12 am

Bentrok di Jalan Ampera
Tokoh Masyarakat NTT-Maluku Teken Tujuh Kesepakatan
Senin, 04 Oktober 2010 15:46 WIB


JAKARTA--MI: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Laode Ida mengungkapkan, pertemuan lanjutan antara tokoh-tokoh masyarakat Nusa Tenggara Timur dengan Maluku yang dilakukan di Gedung DPD pada Minggu (3/10), berhasil mencapai tujuh kesepakatan.

Ketujuh kesepakatan itu, ujarnya di Gedung DPD Jakarta, Senin (4/10), adalah

pertama,
peristiwa Blowfish dan Jalan Ampera diharapkan tidak terulang lagi dan isu-isu yang terkait dengan pertikaian dua kelompok, tidak lagi dipertajam.

Kedua, Polda Metro Jaya perlu mengusut akar penyebab perkelahian yang menimbulkan korban jiwa sampai menyentuh pemilik Blowfish.

Ketiga, aparat kepolisian agar mempertemukan tokoh atau pemimpin informal pengelola jasa pengamanan informal.

Keempat, Polda perlu selalu mempertemukan pengelola klub malam dengan memberikan pesan-pesan khusus terkait penggunaan jasa pengamanan informal.

Kelima, tokoh masyarakat asal Kawasan Timur Indonesia (KTI) perlu membuat semacam forum sebagai wadah komunikasi dan persahabatan abadi di antara pelaku pengamanan jasa informal asal KTI.

Keenam, dalam waktu singkat, Polda diminta untuk mempertemukan kedua belah pihak yang bentrok di Jalan Ampera Jakarta seraya menindaklanjuti proses penyidikkan.

Ketujuh, pemerintah diminta mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan di KTI.

Pertemuan itu, kata Laode, berlangsung dengan penuh kekerabatan seraya sesekali mengenal masa lalu terkait hubungan persaudaraan dan budaya antara masyarakat Maluku dan NTT, termasuk para tokohnya yang selalu berada dalam hubungan harmonis.

"Pada masa lalu, antara warga NTT dan Maluku yang ada di Jakarta tidak pernah ada bentrok fisik yang membawa korban jiwa. Kalaupun ada sedikit benturan, maka para tokohnya langsung turun tangan," ujar Laode.


Dalam pertemuan itu, istilah "preman" digugat oleh para tokoh masyarakat yang hadir karena istilah itu dinilai kurang tepat mengingat sesungguhnya mereka menjalankan pekerjaan sebagai jasa pengamanan informal.

Keberadaan pemuda asal KTI yang banyak berkecimpung dalam bidang jasa pengamanan informal itu, menurut Laode, sebenarnya dianggap sebagai dampak dari kesenjangan pembangunan, dimana KTI mengalami ketertinggalan atau masih banyak yang sangat terbelakang dan miskin.

Akibatnya banyak pemuda asal KTI, termasuk dari Maluku dan NTT, datang ke Jakarta dengan mimpi memperoleh kehidupan yang lebih baik. Tapi kemudian faktanya tidak mudah memperoleh pekerjaan di Jakarta sehingga hanya dengan modal keberanian serta fisik saja, mereka digunakan oleh pihak-pihak tertentu sebagai jasa pengamanan informal. (Ant/OL-2)

http://gresnews.com/ch/Metropolitan/cl/ ... esepakatan


Untuk forum masyarakat Timor atau KTI,
agar kalian senantiasa mewaspadai dan berjaga-jaga atas "pemain dan pemancing" di air keruh. :-k
Macam gonggongan oportunis Habib Rizieq FPI di bawah ini :


"Mereka sampah masyarakat, kurang ajar, sok jago, pengacau dan perusak, penganiaya dan pembunuh! Kenapa mereka tidak ditembak di tempat oleh aparat? kemana Densus 88? Jangan beraninya cuma nembak dan bunuh ustadz," sebut Habib Rizieq.

Lebih lanjut Habib Rizieq juga mendesak kepolisian segera menangkap dan menghukum mati Hercules dan Jhon Key apabila keduanya memang terbukti terlibat dalam peristiwa maut tersebut.

"Jika polisi membiarkan, maka Laskar FPI yang akan kejar para begundal," tukas dia.
[wid]

http://www.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=5151


[-(
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Akukomkamu » Wed Oct 06, 2010 8:32 am

Dah yg keberapa neh FPI seenak udel memerintahkan pada aparat POLRI ??? Emang FPI itu lebih punya hak atas kerja POLRI ya ??? ](*,)


pisss... :heart:
Akukomkamu
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby siberat » Wed Oct 06, 2010 2:21 pm

Dudekh wrote:Penasaran.......
pengen tau bagaimana FPI kalau berhadapan dgn kekuatan yg seimbang
soalnya selama ini hanya berhadapan dgn pemilik warung, ibu2 dan anak2 AKKBB, jemaat HKBP
apakah si habib arab ini akan maju di depan memimpin?
atau kah seperti biasa hanya bertamengkan muslim pribumi di depan
[-(


Hanya kekuatan Banser NU dan Garda Bangsa PKB yang mampu bikin mereka kocar kacir, masih inget ga peristiwa penghinaan terhadap Gus Dur oleh FPI bbrp tahun lalu...Banser NU dan Garda Bangsa akhirnya kehilangan kesabaran.
Banser dan Garda Bangsa nyaris menyerbu kekuatan FPI di Petamburan, namun FPI berhasil bersembunyi di balik ketiak para Polisi yang menjadi tameng mereka.
Di Jawa Timur tepatnya di Surabaya, Banser dan Garda Bangsa berhasil membuat FPI untuk membubarkan diri...sayang ternyata ini hanya sementara saja.
siberat
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 126
Joined: Tue Jul 21, 2009 2:11 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Dudekh » Thu Oct 07, 2010 9:29 am

siberat wrote:Hanya kekuatan Banser NU dan Garda Bangsa PKB yang mampu bikin mereka kocar kacir, masih inget ga peristiwa penghinaan terhadap Gus Dur oleh FPI bbrp tahun lalu...Banser NU dan Garda Bangsa akhirnya kehilangan kesabaran.
Banser dan Garda Bangsa nyaris menyerbu kekuatan FPI di Petamburan, namun FPI berhasil bersembunyi di balik ketiak para Polisi yang menjadi tameng mereka.
Di Jawa Timur tepatnya di Surabaya, Banser dan Garda Bangsa berhasil membuat FPI untuk membubarkan diri...sayang ternyata ini hanya sementara saja.


oh iya bro.......ingat.....ingat
ternyata ada darah bancinya juga si habib arab ini
kapan yah para habib arab ini di usir dari Indonesia supaya negara ini aman tenteram kembali
User avatar
Dudekh
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Alay & Kafir » Thu Oct 07, 2010 10:58 am

rizieg dongok..

yah kalo ustadznya bawa bom, ya tembak aja daripada bikin korban lebih banyak..

nah daripada para banci yang beraninya Nusuk orang yang menganut ajaran kasih..
kan berat sbelah tuh, satunya penganut kekerasan, satunya penganut kasih

nah sekarang uda bener ni si rizieq bikin panas mafioso mafioso Indonesia.. kan fair tuh, penganut kekerasan Vs. penganut kekerasan,

gw tunggu ni rizieg dijadiin saksang sama orang timor..
Alay & Kafir
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 97
Joined: Tue Jun 29, 2010 1:57 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Sabilla » Thu Oct 07, 2010 6:08 pm

FPI menampar wanita di sidang Rizieq Shihab
Posted on Agustus 28, 2008 by sumardiono

Berita di DetikCom, hari ini (28/8/2008) para aktivis FPI yang menghadiri sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjambak dan menampar seorang wanita yang ada di dalam ruang sidang. Menurut berita DetikCom itu, alasannya adalah karena wanita itu meneriakkan “teroris”.
***
Berita itu begitu menghentak kesadaranku. Jika ada sekumpulan preman laki-laki mengeroyok perempuan saja menurutku sebuah hal yang gila dan sangat tidak pantas. Sekarang, sekumpulan orang yang menyatakan sedang membawa kebenaran (bahkan kebenaran dari Tuhan) mengeroyok seorang perempuan. Betul-betul tidak masuk akal.

Selengkapnya : http://turunkebumi.wordpress.com/2008/0 ... eq-shihab/


uwwooOOOWWWW.................................. [-(
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Sabilla » Sat Oct 09, 2010 12:32 pm

Calon Kapolri
DPR Masih Tuntut Penjelasan Timur Soal Kasus Ampera

Tribunnews.com - Senin, 4 Oktober 2010 20:46 WIB
Image
tribunnews.com/dany permana
Komjen Timur Pradopo menjadi calon tunggal Kapolri pengganti Bambang Hendarso Danuri



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peristiwa Ampera yang memakan korban tiga orang masih santer terdengar. Polda Metro Jaya dianggap sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden bentrok di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut.

Meski begitu, mantan Kapolda Metro Jaya Timur Pradopo dengan cepat naik pangkat menduduki Kabaharkam dan diajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi calon tunggal Kapolri ke DPR RI.


Namun, pencalonan Timur Pradopo sebagai calon Kapolri tampaknya tidak bakal mulus. Kasus Ampera disebut-sebut akan menjadi sandungan Timur dalam menjalani fit and proper test di DPR nanti. Peristiwa Ampera dianggap noda hitam bagi perjalanan karier Timur Pradapo menuju Polri 1. Anggota Dewan pun hingga kini masih menuntut penjelasan dari Timur Pradopo soal bentrok berdarah tersebut

"Persoalan Ampera kita tunggu saja penjelasannya nanti. Saya rasa ini akan lancar karena merupakan pilihan dari SBY dan tim kita hanya melihat dari sisi DPR saja. Apapun yang diusulkan Presiden diterima saja," jelas Marzuki di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Senin (4/10/2010).


Menurutnya, semuanya akan terlihat dalam uji kelayakan dan kepatutan nanti di Komisi III DPR RI. "Kapolri baru harus bisa menyelesaikan persoalan internal jangan sampai terkotak-terkotak dalam rangka memperbaiki internal kepolisian serta berani untuk tidak diintervensi," katanya.(*)

Penulis : Adi_suhendi
Editor : Juang_Naibaho

http://www.tribunnews.com/2010/10/04/dp ... sus-ampera
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Sabilla » Sat Oct 09, 2010 7:23 pm

Calon Kapolri
Timur Dipilih karena Faktor Kedekatan

Selasa, 5 Oktober 2010 | 16:22 WIB
Image
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Komjen Timur Pradopo usai mengikuti perayaan HUT Ke-65 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (5/10/2010). Ia dicalonkan sebagai Kapolri untuk menggantikan Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri yang akan memasuki masa pensiun.



JAKARTA, KOMPAS.com — Prestasi Komjen Timur Pradopo dinilai biasa-biasa saja, mulai dari lulus Akpol pada tahun 1978 sampai terakhir berkarier sebagai Kapolda Metro Jaya, sebelum diangkat sebagai Kepala Bagian Pemeliharaan Keamanan Mabes Polri. Penilaian Indonesia Police Watch (IPW) ini bisa menjadi alasan keterkejutan publik terhadap pengajuan nama Timur Pradopo sebagai calon Kapolri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dinilai terlalu dipaksakan.

Sepertinya sejak awal SBY memang inginkan Timur. Timur adalah teman dia bersama-sama ketika bertugas di Bosnia.
-- Neta S Pane


"Tapi sepertinya sejak awal SBY memang inginkan Timur. Timur adalah teman dia bersama-sama ketika bertugas di Bosnia sebagai pasukan perdamaian. Ini faktor kedekatan personal," ungkap Koordinator IPW Neta S Pane di Hotel Millenium, Selasa (5/10/2010).


Sayangnya, lanjut Neta, SBY terlalu lamban mengeluarkan nama Timur Pradopo untuk dilempar ke publik. Sementara nama Komjen Imam Sudjarwo dan Komjen Nanan Soekarna belum sempat ditarik.

Menurut Neta, SBY terlalu lamban bertindak. "Dari informasi yang diterima IPW, Timur sebenarnya sudah dipersiapkan oleh SBY, tapi sayangnya dia ragu dan ini jadi berlarut-larut. Di saat terakhir, dia paksakan supaya nama Timur masuk dan paksakan kehendaknya sehingga tampaknya Timur begitu tiba-tiba," tambahnya.

Karena cenderung ragu, Neta menilai SBY memainkan politik tingkat tinggi dengan memaksakan nama Timur. Sementara itu, prestasi Timur juga dinilai tak luar biasa.

Bahkan sejumlah catatan hitam juga melekat pada Timur, antara lain, belum tuntasnya kasus pelanggaran HAM berat dalam penembakan mahasiswa Trisakti ketika Timur menjabat sebagai Kapolres Jakarta Barat, kasus tewasnya pengusaha yang diduga terbunuh ketika Timur menjabat sebagai Kapolda Jabar, hingga kasus ledakan bom di kantor Tempo, penganiayaan aktivis ICW, kasus HKBP Ciketing, dan aksi premanisme di Ampera ketika terakhir menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

"Ini menunjukkan, Timur tidak mampu deteksi dini apa yang terjadi di Jakarta. Bagaimana mau tangani Polri, kalau Jakarta saja tidak mampu," tandasnya.


Penulis: Caroline Damanik | Editor: I Made Asdhiana
Dibaca : 8103

http://nasional.kompas.com/read/2010/10 ... .Kedekatan
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Sabilla » Sat Oct 09, 2010 9:10 pm

Jumat, 30/04/2010 14:38 WIB
Seminar Waria di Depok Digeruduk Massa FPI
Chazizah Gusnita - detikNews


Jakarta - Para "wanita" berambut panjang sontak berlarian. Beberapa di antara mereka tak sempat mengemasi barang-barangnya. Semuanya jejeritan ketakutan sembari keluar ruangan.

Itulah pemandangan saat para waria yang mengenakan seragam warna merah tiba-tiba digeruduk oleh belasan anggota FPI, di sebuah ruangan di Hotel Bumi Wiyata, Jl Margonda Raya, Depok, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pukul 10.15 WIB, Jumat (30/4/2010).

Massa dengan emosi memukul-mukul meja dengan kayu panjang yang mereka bawa. Aksi itu merupakan bentuk protes mereka pada seminar yang diikuti para waria berbusana layaknya perempuan itu.


Massa FPI membubarkan acara itu karena menduga acara itu akan menampilkan kontes pakaian seksi. Mereka sempat memukul sejumlah polisi yang mencoba menenangkan.

"Mereka menduga ada kontes, padahal kenyataannya tidak ada kontes. Pikirannya kalau kontes menampilkan pakaian seksi," kata Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Ade Rahmat kepada detikcom, Jumat (30/4/2010).

Ade mengatakan, acara seminar itu bertemakan sosialisasi hukum dan HAM bagi waria. Acara itu juga diselenggarakan oleh Komnas HAM. Ada sekitar 30 waria yang diundang. Namun yang hadir sekitar 25 orang.

"Kejadiannya sekitar pukul 10.15 WIB. Cuma 15 menit FPI di sana. Seminar ini sudah hari kedua mulai tanggal 29 April," jelasnya.

Tiba-tiba saja, lanjut Ade, sekitar 13 orang anggota FPI datang memasuki ruangan dan merusak gelas, piring, dan kursi. Mereka minta agar seminar itu dibubarkan. Namun kepolisian tidak bisa serta merta membubarkan acara itu.

"Kita mengevakuasi para waria. Mereka ketakutan. Kita pindahkan lokasinya. Langsung kita siapkan bus tadi," imbuhnya.
(gus/nrl)

http://www.detiknews.com/read/2010/04/3 ... -massa-fpi

Kelakuan FPI Pimpinan Habib Rizieq. :-k
Beraninya sama waria ??! [-(
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: FPI Nantang Duel Orang TIMOR (eks TIMTIM, MALUKU, & NTT)

Postby Sabilla » Sun Oct 17, 2010 8:15 am

Wagub Jakarta
Perlu Ada Forum Komunikasi Antaretnis

Laporan wartawan KOMPAS.com Laksono Hari Wiwoho
Sabtu, 2 Oktober 2010 | 00:36 WIB

Image
BERITAJAKARTA.COM
Wagub DKI Jakarta, Prijanto.



JAKARTA, KOMPAS.COM - Konflik di Jakarta akhir-akhir ini menyadarkan warga soal pentingnya persatuan dan kesatuan antarkelompok.

Saya kira seperti halnya forum kerukunan umat beragama FKUB, perlu juga dibentuk forum komunikasi antaretnis. Kami akan memfasilitasi.
-- Wagub DKI Jakarta, Prijanto


Oleh karena itu, perlu dibentuk forum komunikasi antaretnis untuk menghindari persinggungan dalam masyarakat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto, menyatakan hal tersebut usai mengikuti acara Silaturahim Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dengan Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama di Balai Agung Jakarta, Jumat (1/10/2010) malam.

Prijanto merasa senang karena pada dasarnya setiap organisasi kemasyarakatan baik organisasi keagamaan maupun kedaerahan tidak senang dengan adanya premanisme.

Ormas-ormas ini justru mengusulkan agar pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera membentuk adanya forum komunikasi antaretnis sebagai media untuk menjalin hubungan yang lebih baik.

Prijanto mengatakan, forum komunikasi ini nantinya perlu dilakukan secara rutin tanpa harus menunggu munculnya konflik seperti terjadi di Jalan Ampera Raya awal pekan ini.

"Saya kira seperti halnya forum kerukunan umat beragama (FKUB), perlu juga dibentuk forum komunikasi antaretnis. Kami akan memfasilitasi pertemuan-pertemuan yang lebih rutin untuk forum ini," katanya.

Dalam kesempatan itu, Prijanto juhga mengingatkan pentingnya peran tokoh-tokoh masyarakat maupun agama dalam menciptakan situasi yang kondusif dalam kehidupan bermasyarakat.

Untuk itu, para tokoh tersebut perlu mengingatkan kembali perilaku santun dan budaya gotong-royong sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila.

Editor: yuli
Dibaca : 603

http://nasional.kompas.com/read/2010/10 ... Antaretnis

Apakah berhenti hanya di tingkat wacana ? :-k
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Previous

Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users