Tell A Friend

Share/Bookmark

FATWA UNTUK para MUALAF

Pembahasan tentang buku² Islam yang tersedia di berbagai toko buku di Indonesia. Isi buku² ini membenarkan penjelasan FFIndonesia tentang wajah Islam dan ajaran Muhammad yang sebenarnya.

Moderator: Forum Watch

FATWA UNTUK para MUALAF

Postby M-SAW » Fri Oct 05, 2007 12:01 pm

Mod.topik ini saya masukkan disini karena ini emang PEMBELAAN ISLAM.
isi topik ini adlah PEMBELAN MUSLIM yang berusaha MELURUSKAN beberapa pemahaman yang salah di dalam masyarakatr muslim,terutama para MUALAF nya :)

OK mod :)

ini lah 6 "DOKTRIN" yang saya angkat ,yg perlu DILAKSANAKAN oleh para MUALAAF supaya semakin ISLAMI :)

1. Penetapan kekufuran Yahudi dan Nashrani serta Bantahan terhadap Orang-Orang yang Berpandangan, "Tidak Boleh Mengkafirkan Mereka"
2 .Orang kafir bukan saudara bagi orang islam
3 Sedekah kepada Non Muslim
4. Memperingati Hari-Hari Libur Yahudi dan Nashrani Tidak Boleh
5.Hukum Salam kepada Orang-Orang Kafir
6.Hukum Bercampur baur dengan Orang Kafir.



*******************************************************************

Fatwa Fatwa untuk Mualaf (Edisi Indonesia)
Penulis : Abu Anas Ali bin husain Abu Lux
Muhammad Nashir Ath-thawil
Pernerjemah : M.Nur Yasin
Wafi Marzuki,Lc
Korektor Terjemah : Ainul Haris , Lc M.Ag
Website : www.pustakaelba.com

cet 1 ,juli 2006
Dibaca dan dikoreksi kembali oleh Center Of Arabic Translation Anda Islamic Science

Image

***********************************************************************



Hlm :101

Penetapan kekufuran Yahudi dan Nashrani serta Bantahan terhadap Orang-Orang yang Berpandangan, "Tidak Boleh Mengkafirkan Mereka"

Pertanyaan:
Di salah satu masjid di Eropa, ada salah seorang pemberi nasihat yang memandang bahwa tidak boleh mengkafirkan Yahudi dan Nashrani. Sebagaimana Syaikh ketahui -hafizhakumullah- sebagian besar orang yang mendatangi masjid-masjid di Eropa masih sangat sedikit ilmunya. Maka dikhawatirkan hal semacam ini akan menyebar. Karenanya kami mengharap penjelasan untuk meluruskan masalah ini.

Jawaban:
Saya katakan, "Perkataan yang keluar dari orang semacam ini adalah sesat, dan bahkan bisa menjadi sebab kekafiran. Karena Yahudi dan Nashrani telah dikafirkan oleh Allah, sebagaimana dalam firman-Nya,
    "Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dila`nati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?
    Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan."
(QS.At-Taubah: 30-31}

Ini menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang musyrik. Allah menjelaskan dalam ayat-ayat lain secara lebih jelas tentang kekufuran mereka,
"Sungguh telah kafir orang-orang yang mengatakan, 'Sesungguhnya Allah adalah salah satu dari yang tiga." (QS. Al-Maidah 17)
"Sungguh telah kafir orang-orang yang mengatakan, "Allah adalah Al-Masih putra Maryam. " (QS. Al-Maidah: 73)
"Dilaknat orang-orang kafir dari ibani Israil dengan lisan Daud dan ha putra Maryam." (QS. Al-Maidah: 78}
"Sesungguhnya orang-orang kafir dari ahli kitab dan orang-orang musyrik berada di Neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk." (QS. Al-Bayyinah: 6)

Ayat-ayat dan hadis-hadis dalam masalah ini banyak sekali. Maka barangsiapa yang mengingkari kekufuran Yahudi dan Nashrani, yang tidak mengimani Muhammad & dan mendustakannya, maka la telah mendustakan Allah . Mendustakan Allah adalah kafir. Barangsiapa yang ragu-ragu akan kekufuran mereka, maka tidak diragukan lagi ia telah kafir. Subhanallah!!

• Bagaimana seseorang rela mengatakan, "Tidak boleh mengkafirkan orang-orang Yahudi dan Nashrani." Padahal mereka itu mengatakan, "Sesungguhnya Allah adalah salah satu dari yang tiga"? Dan yang menciptakan mereka juga telah mengkafirkan mereka?

•Bagaimana seseorang tidak rela untuk mengkafirkan orang-orang yang mengatakan,"Al-Masih adalah putra Allah," "Tangan Allah terbelenggu," "Sesungguhnya Allah fakir, sementara kami adalah kaya"?

• Bagaimana seseorang tidak rela untuk mengkafirkan orang-orang yang telah distempel "kafir"? Dan mereka mensifati tuhan mereka dengan sifat-sifat jelek yang semuanya adalah aib, mengolok-olokdan mencaci-maki?


Saya mengajak orang tersebut untuk bertaubat kepada Allah dan agar dia membaca firman Allah
"Maka mereka mengharap supaya kamu bersikap lunak, lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu)." (QS. Al-Qalam: 9)
Janganlah dia mencari muka kepada orang-orang Yahudi dan Nashrani di dalam kekufuran mereka dan hendaknya diterangkan kepada setiap orang bahwa mereka adalah Kuffar dan calon-calon penghuni Neraka.

Nabi bersabda,
"Demi jiwa Muhammad yang berada di Tangan-Nya, tidaklah mendengarkan (dakwah)ku orang Yahudi atau Nashrani dari umat ini, (maksudnya umat dakwah) kemudian ia tidak mengikuti apa yang aku, kecuali dia adalah termasuk penghuni Neraka."
(HR, Muslim)

Kepada orang yang mengatakan hal ini, ber-taubatlah kepada Allah dari perkataan yang membuat gaduh ini. Lalu anda hendaknya mengumumkan, bahwa mereka adalah kafir dan penghuni Neraka. Yang wajib bagi mereka adalah mengikuti Nabi Muhammad

Sesungguhnya Nabi Muhammad dikenal di kalangan Yahudi dan Nashrani. Mereka mengenalnya sebagaimana mengenal anak-anak mereka sendiri.

Allah berfirman,
"(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma`ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
." (QS. Al-A'raf: 157)

Saya katakan, "Setiap orang yang berpandangan bahwa di muka bumi ini ada agama yang diterima oleh Allah selain Islam, maka dia kafir yang tidak diragukan lagi kekufurannya. Allah berrfirman,
"Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka tidak akan diterima darinya dan di Akhirat termasuk orang-orangyang rugi." (QS. Ali-Imran: 85)
"Sesungguhnya agama yang diterima di sisi Allah adalah Islam." (QS. Ali-Imran: 19)
"pada harl Ini telah Aku sempurnakan baglmu agamamu dan telah Kusempurnakan baglmu nlkmat-Ku, dan Aku telah ridha Islam sebagal agamamu." (QS.Al-Maidah:3)

Dengan demikian, saya ulangi untuk ketiga kalinya, agar orang yang mengatakan hal ini segera bertaubat kepada Allah , dan agar menjelaskan kepada manusia bahwa Yahudi dan Nashrani adalah kafir, karena hujjah telah ditegakkan atas mereka, juga risalah pun telah sampai kepada mereka, tetapi mereka tetap ingkar dan membangkang.

Yahudi telah disifati bahwa mereka adalah "golongan yang dlmurkai", karena mereka menge-tahui yang hak, tetapi menyelisihinya. Nashrani telah disifati bahwa mereka "golongan yang sesat", karena mereka menghendaki kebenaran, tetapi tersesat darinya.

Adapun sekarang, rnereka semua mengetahui hak, tetapi menyelisihinya. Oleh karena itu, mereka semua kini masuk dalam "golongan yang dimurkai". Saya mengajak orang-orang Yahudi dan Nashrani untuk beriman kepada Allah dan semua Rasul-Nya, serta mengikuti Nabi Muhammad . Karena kepada inilah mereka diperintahkan, sebagaimana yang terdapat dalam kitab-kitab mereka. Allah berfirman,
"Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. Allah berfirman: "Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami".
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma`ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Katakanlah: "Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk".
" (QS. Al-A'raf: 156-158)

Suruhlah mereka mengambil pahala dari dua bagian, sebagaimana sabda Rasulullah,
"Ada tiga golongan yang mendapatkan dua pahala, (di antaranya) seseorang dari ahli kitab yang beriman kepada Nabinya dan beriman kepada Muhammad &" (HR. Bukhari)

Kemudian setelah apa yang saya sampaikan di atas, saya meneliti perkataan penuiis kitab Al-Iqnaa; , dalam bab hukum keluar dari Islam beliau berkata, "...atau tidak mengkafirkan orang yang beragama selain Islam seperti Nashrani, atau ragu-ragu dengan kekafiran mereka atau membenarkan cara beragama mereka, maka dia telah kafir. "

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, "Barang siapa yang berkeyakinan bahwa gereja-gereja adalah rumah-rumah Allah yang dipakai untuk beribadah kepada-Nya, bahwa apa yang dilakukan oleh Yahudi dan Nashrani adalah ibadah kepada Allah dan bentuk ketaatan kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya, atau mencintai dan rela terhadap hal yang demikian, menolong mereka untuk melakukannya dan untuk menegakkan agama mereka, kemudian berpan-dangan bahwa itu semua adalah bentuk pendekatan (ibadah kepada Allah) dan ketaatan, maka dia adalah orang kafir."

Di tempat lain Syaikhul Islam berkata, "Barang-siapa berkeyakinan bahwa kepergian ahli dzimmah ke gereja mereka adalah bentuk ibadah kepada Allah, maka ia telah murtad (keluar dari Islam)."

Perkataan Syaikhul Islam di atas memperkuat apa yang kita sebutkan di permulaan jawaban, Inilah perkara yang tidak ada kerancuan di dalamnya. Allah lah tempat meminta pertolongan.

Syaikh Ibnu Utsaimin , Fatawa Islamiyyah, 1/87

===

Hlm : 118
Orang kafir bukan saudara bagi orang islam

Pertanyaan:
    Saya tinggal di suatu daerah yang mayoritas penduduknya adalah saudara-saudara Nashrani. Kami makan dan minum bersama dengan sebagian mereka, maka apakah shalat saya batal? Apakah keberadaan saya bersama mereka dilarang?

Jawaban:

Sebelum menjawab pertanyaan anda, saya ingin menyebutkan satu peringatan dan saya ber-harap apa yang keluar dari lisan anda tidaklah disengaja, yaitu ketika anda berkata, "Saya tinggal bersama saudara-saudara Nashrani." Karena tidak ada persaudaraan antara kaum muslimin dan kaum Nashrani selamanya. Persaudaraan adalah karena iman.
Allah berfirman,
"Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara."
(QS. Al-Hujurat: 10)

Jika kekerabatan nasab menjadi hilang karena perbedaan agama, bagaimana mungkin anda menetapkan persaudaraan dengan orang-orang yang berlainan agama dan tidak ada hubungan famili?

Allah berfirman tentang Nuh dan anaknya, ketika Nuh berkata,
"Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku, termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya."
046. Allah berfirman: "Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatannya) perbuatan yang tidak baik "
(QS. Hud: 45-46)

Tidak ada persaudaraan antara mukmin dan kafir, selamanya. Wajib bagi mukmin untuk tidak menjadikan orang kafir sebagai teman setia.

Allah berfirman,
    "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, ." (QS. Al-Mumtahanah: 1)

Siapakah musuh-musuh Allah? Musuh-musuh Allah adalah orang-orang kafir. Allah berfirman,
    " Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.
" (QS. Al-Baqarah: 98}

    "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim."
(QS.Al-Maidah:51)

Tidak halal bagi seorang muslim untuk mensifati orang kafir -apapun jenis kekufurannya; Nashrani, Yahudi, Majusi ataupun ateis- dengan sifat "saudara", selamanya. Hati-hatilah dengan ungkapan seperti ini.wahai saudaraku!!!

Adapun jawaban tentang pertanyaan anda, maka saya katakan bahwa seyogyanya anda menjauh dari bercampur baur dengan non muslim, Karena bercampur baur dengan mereka akan meng-hilangkan semangat keagamaan dari dalam diri anda dan mungkin bisa menyebabkan anda mencintai mereka.


Pertanyaan :
    Salah seoarang nasrani tingal bersamaku dan berkata "Wahai saudaraku,kita adalah bersaudara"
    Dia makan dan minum bersama kami.maka apakah sikap ini dibolehkan atau tidak?

Jawaban:

Orang kafir bukanlah saudara bagi orang Islam. Allah berfirman,
"Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara."
(QS. Al-Hujurat: 10)

Nabi bersabda,
"Orang Islam adalah saudara bagi orang Islam lainnya."
(HR. Bukhari Muslim)

Orang kafir -Yahudi, Nashrani, Majusi, Komunis dan yang lainnya- bukanlah saudara bagi orang Islam. Karena itu tidak boleh menjadikannya sebagai teman atau sahabat. Tetapi jika makan bersamanya kadang-kadang, dengan tidak menjadikannya teman atau sahabat, seperti di resepsi umum, maka hal itu tidaklah mengapa. Namun jika sampai menjadikannya sahabat, teman duduk atau teman makan, maka hal ini tidak boleh. Karena Allah telah memutus perwalian dan persahabatan antara kaum muslimin dan kaum kafirin.
Allah berfirman,
    "Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran) mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja
." (QS.Al-Mumtahanah:4)
    "Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka.
" (QS. Al-Mujadaiah: 22)


Syaikh Muhammad bin Utsaimin , Fatawa islamiyyah, 1/123

************************************************************

*********************************************************************************
*****************************************************

Hlm : 136

Sedekah kepada Non Muslim

Pertanyaan:
Apakah boleh bersedekah kepada non muslim?

Jawaban:
Tidak boleh memberikan zakat kepada orang kafir. Dan makruh hukumnya memberikan sedekah sunnah kepada non muslim. Karena hal itu akan membantu di dalam kekufuran mereka.
Allah berfirman,
"Dan janganlah kamu saling tolong-menolong di dalam dosa dan permusuhan.'" (QS. Al-Maidah: 2)

Tetapi jika diharapkan ia masuk Islam, maka hal itu dibolehkan, agar lebih memotivasinya masuk Islam. Dan jika dikhawatirkan mati kelaparan bila tidak dibantu, maka boleh menyelamatkannya dari kernatian, sehingga dia mengetahui kebaikan-
kebaikan Islam.

Syaikh Abdullah bin Jibrin - hfizhahullah, Fatawa - Islamiyah, 1/125
**********************************************************************************************

Hlm : 137
Memperingati Hari-Hari Libur Yahudi dan Nashrani Tidak Boleh

Pertanyaan:
    Sebagian kaum muslimin memperingati hari-hari libur Yahudi dan Nashrani. Sehingga ketika tiba hari raya Yahudi dan Nashrani mereka meliburkan sekolah-sekolah Islam karena bertepatan dengan hari raya mereka. Tetapi jika datang hari raya Islam mereka tidak meliburkan sekolah-sekolah Islam dan mengatakan, "Sesungguhnya memperingati hari-hari libur Yahudi dan Nasrani adalah sebagai upaya agar mereka masuk agama Islam". Kami mengharap-kan penjelasan hukum terse
but.

Jawaban:
1) Yang sunnah adalah menampakkan syiar agama Islam di antara kaum muslimin dan mening-galkan apa yang bertentangan dengan petunjuk Rasulullah . Beliau bersabda,

"Wajib atas kalian untuk mengikuti sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yangteiah mendapat petunjuk. "
(HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

2) Orang Islam tidak boleh bergabung dengan orang-orang kafir di dalam hari-hari raya rnereka, tidak boleh menampakkan kegembiraan dan kebahagiaan dalam kesempatan tersebut, atau melibur-kan pekerjaan, baik urusan agama atau dunia. Karena hal itu merupakan salah satu bentuk tasyabbuh (penyerupaan) dengan musuh-musuh Allah yang diharamkan.. Rasulullah bersabda,
"Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka."
(HR. Ahamd dan Abu Daud)
Kami nasihatkan anda untuk merujuk kitab "Iqtidha'us Shirathal Mustaqim" karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Kitab tersebut sangat ber-manfaat dalam penjelasantentangbabini.

Lajnah Da'imah,
Fatawa Islamiyah, 1/120

***********************************************************************8

Hlm :130
Hukum Salam kepada Orang-Orang Kafir

Pertanyaan:

    Dengan apa kita menjawab orang-orang kafir yang mengucapkan salam kepada kita?
Jawaban:
Rasulullah & bersabda,
"Janganhh kalian memulai mengucapkan salam kepada Yahudi dan Nashrani. Apabila kalian bertemu dengan mereka di jalan, maka desaklah mereka sampai ke tempat yang sempit" (HR. Muslim)

Diriwayatkan oleh Imam Muslim di dalam Shahih-nya, Rasulullah bersabda,
"Jika ahlul kitab mengucapkan salam kepada kalian, maka ucapkanlah, 'Wa'alaikum'" (Muttafaq Alaih)

Ahlul kitab adalah Yahudi dan Nashrani. Hukum golongan-golongan kafir lainnya dalam perkara ini adalah sebagaimana orang-orang Yahudi dan Nashrani. Karena tidak adanya dalil tentang golongan-golongan lain, sepanjang yang kami ketahui.
Kita tidak boleh memulai mengucapkan salam kepada orang kafir secara mutlak. Ketika dia mulai mengucapkan salam, maka kita wajib menjawabnya dengan ucapan 'Wa'alaikum', sebagaimana perintah Rasulullah.

****************************************************************************************************


Hlm :123

Hukum Bercampur baur dengan Orang Kafir.

Pertanyaan:
    Apa hukum bercampur baur dan bergaul dengan orang-orang kafir dengan ramah dan lemah lembut, karena kita berharap agar dia masuk Islam?

Jawaban:
Tidak diragukan lagi, bahwa seorang muslim wajib membenci musuh-musuh Allah dan berlepas diri dari mereka. Inilah jalan yang ditempuh para Rasul dan pengikut mereka.
Allah berfirman,
"Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran) mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. "
" (QS. Al-Mumtahanah: 4}

"Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka." (QS. Al-Mujadaiah: 22)

Karena itu, tidaklah halal bagi seorang muslim jika di hatinya terdapat rasa cinta dan kasih sayang kepada musuh-musuh Allah. Mereka adalah musuh Allah di dalam realita. Allah berfirman,

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu..." (QS. Al-Mumtahanah: 1)

Adapun jika seorang muslim bergaul dengan mereka secara ramah dan lemah lembut, karena berharap agar mereka masuk Islam dan beriman, maka tidaklah mengapa. Karena hal itu termasuk mendekatkannya kepada Islam. Akan tetapi, apabila tidak bisa diharapkan masuk Islam maka berikanlah hak-hak pergaulan yang menjadi hak mereka.

Masalah ini dibahas secara rinci di dalam kitab-kitab para ulama, terutama di dalam kitab Ahkamu Ahlidz Dzimmah karya Ibnul Qayyim .

Syaikh Ibnu Utsaimin , Fatawa Lil Musafirin Wal Mughtaribin
*******************************************************************************



:)
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 633#229633
M-SAW
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5249
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby berani_murtad » Fri Oct 05, 2007 12:39 pm

Good topic. sangat mengerikan melihat ajaran islamnya. walaupun muslim melarang untuk bergaul dan memberikan bantuan kepada kaum kafir, kami yang kafir masih jauh lebih mulia dari pada kalian yang muslim. kami yang kafir tidak pernah mengenal perbedaan mana yang seiman kami atau tidak, karena kami diajarkan untuk memberikan cinta kasih kepada seluruh manusia tanpa mengenal perbedaan apapun. tenyata kafir lebih mulia dari pada allahnya muslim. kita lihat waktu terjadi tsunami di aceh, kaum kafirlah yang memberikan bantuan terbesar kepada rakyat aceh. Sedangkan yang negara Islam hanya diam2 saja( termasuk arab yang sudah banyak dapat keuntungan devisa dari orang indonesia yang naik haji). Islam adalah pemersatu???? di irak sesama muslim bisa saling membantai. emang aneh ya bro mengikuti aliran islam. thx untuk ilmunya.
berani_murtad
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2592
Joined: Sat May 19, 2007 3:11 pm
Location: Surga 72 bidadari

Postby Jadilah Bijaksana » Fri Oct 05, 2007 1:18 pm

berani murtad,kami umat islam ,berterima kasih kepada ALLAH, untuk bantuan dari kafir kafir. mungkin dengan bantuan itu kami bisa menganggap kafir kafir tertentu sebagai kafir jimmni,dan berdamai dengan kami.
User avatar
Jadilah Bijaksana
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 642
Joined: Thu Sep 20, 2007 12:04 pm

Postby Eneng Kusnadi » Fri Oct 05, 2007 1:21 pm

Jadilah Bijaksana wrote:berani murtad,kami umat islam ,berterima kasih kepada ALLAH, untuk bantuan dari kafir kafir. mungkin dengan bantuan itu kami bisa menganggap kafir kafir tertentu sebagai kafir jimmni,dan berdamai dengan kami.


Haduuuhhhh , tapi jangan dipungut dzizah, yaaahhh!!! :lol: :lol: :lol: :lol:
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3001
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby Phoenix » Fri Oct 05, 2007 4:47 pm

Baru jadi mualaf udah dicekokin kebencian..
User avatar
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 10909
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby widon » Fri Oct 05, 2007 5:07 pm

ISLAM murtad ke KRISTEN ----> JADI BAIK, PASTI !!!!

KRISTEN murtad ke ISLAM -----> PENUH DGN KEBENCIAN !!!!!

Masak orang tuanya masih beragama kristen, terus salah satu anaknya murtad masuk islam, MENGHARUSKAN MEMBENCI KEDUA ORANG TUANYA gara-gara ortu masih kristen ?

WAH AJARAN MODEL SETAN ITU !!!!

WONG JELAS-JELAS TUHAN MEMERINTAHKAN UNTUK MENYAYANGI & BERBAKTI KEPADA ORANG TUA KITA, Lha kok ini malah di suruh MEMBENCI ?

ada komen ?
widon
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 120
Joined: Thu Apr 12, 2007 2:06 pm

Postby murtad mama » Fri Oct 05, 2007 5:16 pm

widon wrote:ISLAM murtad ke KRISTEN ----> JADI BAIK, PASTI !!!!

KRISTEN murtad ke ISLAM -----> PENUH DGN KEBENCIAN !!!!!

Masak orang tuanya masih beragama kristen, terus salah satu anaknya murtad masuk islam, MENGHARUSKAN MEMBENCI KEDUA ORANG TUANYA gara-gara ortu masih kristen ?

WAH AJARAN MODEL SETAN ITU !!!!

WONG JELAS-JELAS TUHAN MEMERINTAHKAN UNTUK MENYAYANGI & BERBAKTI KEPADA ORANG TUA KITA, Lha kok ini malah di suruh MEMBENCI ?

ada komen ?


kayaknya dulu saya pernah postkan deh ttg muhammad tidak mengizinkan mendo'akan orang tuanya yg telah kafir...ntar gw cariin de :wink:
User avatar
murtad mama
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4128
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Kangkar Teberau, Malaysia

Postby Rouen » Fri Oct 05, 2007 5:20 pm

klo si momoh oga do'ain ibu +pamannya sih klo ga salah diungkit jg di buku mengenal Momoh.
User avatar
Rouen
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 799
Joined: Mon Jun 11, 2007 4:45 pm
Location: Amazon

Postby doski » Fri Oct 05, 2007 5:24 pm

gue pernah liat acare agame islam di indosiar katanye tuh pembawa acara. orang islam tuh ga boleh nerima zakat, sedekah atau infaq dari orang kafir. Trus kalau zakat, sedekah dan infaq dari orang kafir itu kalau dikasih ke orang islam kaga diterima pahalanye. Dalam hati gue. Emangnye nolong orang apa kudu lihat agamanye apa dulu? Dasar sok suci, tapi kaga ngerti arti nolong.
doski
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1348
Joined: Fri Oct 05, 2007 8:41 am
Location: maunya di SURGA bukan SYUURGA

Postby NoeMoetz » Fri Oct 05, 2007 5:38 pm

Agama yang mengajarkan kebencian
adalah
agama yang telah meluruskan agama2 sebelumnya....

Harap para kafir memahami hal ini....
User avatar
NoeMoetz
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1510
Joined: Fri Dec 08, 2006 9:32 am
Location: Indonesia

Postby kapirun » Fri Oct 05, 2007 6:21 pm

widon wrote:ISLAM murtad ke KRISTEN ----> JADI BAIK, PASTI !!!!

KRISTEN murtad ke ISLAM -----> PENUH DGN KEBENCIAN !!!!!

Masak orang tuanya masih beragama kristen, terus salah satu anaknya murtad masuk islam, MENGHARUSKAN MEMBENCI KEDUA ORANG TUANYA gara-gara ortu masih kristen ?

WAH AJARAN MODEL SETAN ITU !!!!

WONG JELAS-JELAS TUHAN MEMERINTAHKAN UNTUK MENYAYANGI & BERBAKTI KEPADA ORANG TUA KITA, Lha kok ini malah di suruh MEMBENCI ?

ada komen ?


Adalah...

ISLAM murtad ke KRISTEN, BUDHA,HINDU,KONGHUCU ----> JADI BAIK, PASTI !!!!

KRISTEN,BUDHA,HINDU,KONGHUCU murtad ke ISLAM -----> PENUH DGN KEBENCIAN !!!!!

Gw lom pernah liat ada agama lain selain ISLAM yang ngajarin kebencian untuk agama2 lainnya..
Orang jadi mualaf kok malah didoktrin tuk nyebarin kebencian.

murtad mama wrote:kayaknya dulu saya pernah postkan deh ttg muhammad tidak mengizinkan mendo'akan orang tuanya yg telah kafir...ntar gw cariin de


Cariin donk gue pengen liat....
User avatar
kapirun
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 539
Joined: Mon Aug 27, 2007 9:05 pm
Location: Surga tanpa bidadari

Postby nongkon » Fri Oct 05, 2007 7:02 pm

widon wrote:ISLAM murtad ke KRISTEN ----> JADI BAIK, PASTI !!!!

KRISTEN murtad ke ISLAM -----> PENUH DGN KEBENCIAN !!!!!

Masak orang tuanya masih beragama kristen, terus salah satu anaknya murtad masuk islam, MENGHARUSKAN MEMBENCI KEDUA ORANG TUANYA gara-gara ortu masih kristen ?

WAH AJARAN MODEL SETAN ITU !!!!

WONG JELAS-JELAS TUHAN MEMERINTAHKAN UNTUK MENYAYANGI & BERBAKTI KEPADA ORANG TUA KITA, Lha kok ini malah di suruh MEMBENCI ?

ada komen ?


Lo pastikah apa yang lo tulis itu betul tanpa keraguan???
User avatar
nongkon
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 545
Joined: Sun Aug 05, 2007 3:40 pm
Location: Dunia akhir zaman

Postby sergius » Fri Oct 05, 2007 7:18 pm

Jadilah Bijaksana wrote:berani murtad,kami umat islam ,berterima kasih kepada ALLAH, untuk bantuan dari kafir kafir. mungkin dengan bantuan itu kami bisa menganggap kafir kafir tertentu sebagai kafir jimmni,dan berdamai dengan kami.
Setelah dapat bantuan dari kafir, msh ada tulisan..... mungkin dengan bantuan itu kami bisa mengganggap kafir2 tertentu.....

Blm cukup bila hanya bantuan buat muslim dari kafir. Kalo kafir mau menunjukkan itikat baiknya, mendingan kafir potong leher di depan muslim aja. Pasti gak ada lagi kata "mungkin".
User avatar
sergius
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2057
Joined: Sun Sep 24, 2006 3:46 am
Location: Tzu Chi homebase

Postby Littleman » Fri Oct 05, 2007 8:03 pm

Oooohhh...pantes aja waktu ada bencana di NTT, para pejabat dan pemerintah serta masyarakat pada umumnya diem-diem aja. Apa karena di sana mayoritas non muslim?

Waktu bencana di Bengkulu kemarin, mereka pada sibuk memberi bantuan, sampai rebutan helikopter segala.
Di jalan jalan muncul peminta sumbangan uang yang mau dikirimkan ke Bengkulu. Tapi apa iya sampai ke sana?

Sedangkan sumbangan untuk bencana Aceh yang begitu menderita pada saat itu saja masih sempat-sempatnya dikorupsi...menyedihkan.
User avatar
Littleman
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 19
Joined: Wed Sep 26, 2007 6:56 am

Postby charles-mattel » Fri Oct 05, 2007 8:17 pm

agama oportunis? islam pastinya
agama mau enak sendiri? islam pastinya
awloh islam ***** banget, kalo betul awloh sempurna, ngapain juga agama sebelumnya yang katanya buatan dia juga disempurnakan?
cape deh............................
charles-mattel
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 829
Joined: Fri Jun 15, 2007 12:13 pm

Postby NoeMoetz » Fri Oct 05, 2007 9:55 pm

charles-mattel wrote:agama oportunis? islam pastinya
agama mau enak sendiri? islam pastinya
awloh islam ***** banget, kalo betul awloh sempurna, ngapain juga agama sebelumnya yang katanya buatan dia juga disempurnakan?
cape deh............................
SOalnya kurikulumnya sudah diganti dengan kurikulum yang disempurnakan....Image
User avatar
NoeMoetz
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1510
Joined: Fri Dec 08, 2006 9:32 am
Location: Indonesia

Postby cahkangkung » Sat Oct 06, 2007 10:54 am

MSAW, tolong cariin Fatwanya menerima sedekah,sumbangan dari Kafir dong??? kok ga dibahas sih??

Soalnya kalo ada fatwanya yang melarang tidak boleh, berarti fatwa ini yang paling sering dilanggar, even ama si monyong2 FPI yang suka morotin tempat2 hiburan agar terlindung dari razia, belum lagi menjelang lebaran semakin banyak yang meminta sedekah tanpa pandang bulu siapa yang dimintainnya.
User avatar
cahkangkung
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1429
Joined: Mon Sep 25, 2006 8:43 am
Location: Malta

Postby doski » Sat Oct 06, 2007 11:05 am

liat acare di indosiar nyang pembawa acaranye mamah dedeh tadi pagi,

katanye tuh si nabi, bayar zakat harus sebelum sholat idul fitri, kalau lupa meski diganti bebasin budak sebanyak2 nye, kate nabi pahalanye tetep kaga sebanding kalo bayar zakat sebelum sholat idul fitri.

Dasar tuh nabi mau buat baik aje harus ade waktunye biar dapat pahale lebih banayk, orang hidup egois, hanye untuk pahale diri sendiri. Nolong orang karene dienye pengen selamat dan dapet pahale aje (KAGA IKHLAS karena nyang dipikir pahale, jadi bise aje kaga mau bantu kalo kaga dapat pahale / tuh pahale cuma sedikit, ibadeh ade itung2annye). KAGA MUTU.
doski
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1348
Joined: Fri Oct 05, 2007 8:41 am
Location: maunya di SURGA bukan SYUURGA

Postby NabiMuhammadSAW » Sat Oct 06, 2007 4:43 pm

MURTAD MAMA wrote:kayaknya dulu saya pernah postkan deh ttg muhammad tidak mengizinkan mendo'akan orang tuanya yg telah kafir...ntar gw cariin de



Iya nih, kenapa search nya FFI ga jalan ya???


Noe Moetz wrote:Agama yang mengajarkan kebencian
adalah
agama yang telah meluruskan agama2 sebelumnya....

Harap para kafir memahami hal ini....



Iya yah, Budha Hindu kan agama sebelum Yahudi ama Kresten,

apa agama ini jg dilurusin ama biadab Muhammad ya?
User avatar
NabiMuhammadSAW
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 199
Joined: Sun Jun 03, 2007 7:22 pm
Location: Mesjid al-Jablay al-Sodomiah

Postby gaston31 » Mon Oct 08, 2007 10:45 am

Sedekah kepada Non Muslim

Pertanyaan:
Apakah boleh bersedekah kepada non muslim?

Jawaban:
Tidak boleh memberikan zakat kepada orang kafir. Dan makruh hukumnya memberikan sedekah sunnah kepada non muslim. Karena hal itu akan membantu di dalam kekufuran mereka.
Allah berfirman,
"Dan janganlah kamu saling tolong-menolong di dalam dosa dan permusuhan.'" (QS. Al-Maidah: 2)

ayat yg dibawa si penulis tidak cocok dgn yg ditanyakn. memberi sedekah bukan perbuatan dosa n tidak menimbulkan permusuhan.
User avatar
gaston31
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3744
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Next

Return to Buku² Islam Indonesia oleh Penulis² Muslim

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests